Teknik Mesin "TEKNOLOGI"
Not a member yet
    106 research outputs found

    Analisis Gaya-gaya Hambatan Dinamis Pada Kendaraan

    Full text link
    Pada penelitian ini akan dibuktikan dengan cara menganalisis gaya-gaya hambatan pada kendaraan pada berbagai tingkat kecepatan, kondisi jalan (material jalan, dan belokan) dan beban dari kendaraan. Berat kendaraan divariasikan pada tiga tingkat yaitu berat kosong, menengah dan penuh, sedangkan kecepatan divariasikan pada 5 kecepatan, 35 km/h, 50 km/h, 65 km/h, 80 km/h, dan 95 km/h, diperoleh gaya hambatan pada kendaraan yang paling tinggi terjadi pada hambatan belokan yaitu pada kecepatan 95 km/h dan berat kendaraan 1375 kg yaitu sebesar 66678,6988 kgf

    Pengaruh Suhu dan Tekanan Vakum Terhadap Penguapan Air dan Perubahan Warna (b) Keripik Buah Selama Proses Penggorengan Vakum

    No full text
    Warna (b) menunjukkan warna kromatik antara biru dan kuning, warna (b) adalah salah satu yang berpengaruh pada warna keripik buah, agar warna (b) pada buah tidak banyak mengalami perubahan selama penggorengan, maka perlu pengendalian proses dengan cara memperhatikan kondisi dan perubahan yang terjadi selama penggorengan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu dan tekanan terhadap penguapan air, penurunan kadar sukrosa dan perubahan warna (b) pada keripik buah selama proses penggorengan vakum. Sampel penelitian adalah buah nangka digoreng pada suhu 90 dan 100OC, lama penggorengan 15 sampai 60 menit dan tekanan vakum 10 dan 15 kPa. Parameter yang diamati adalah warna (b), kadar air dan kadar sukrosa sebelum dan setelah sampel digoreng. Hasil penelitian menunjukkan perubahan warna (b) dipengaruhi oleh suhu dan tekanan vakum. Disamping itu perubahan warna (b) juga dipengaruhi oleh penguapan air bebas dan penurunan kadar sukrosa dari dalam padatan, bilamana penguapan air bebas dan penurunan kadar sukrosa dari dalam padatan belum konstan sebelum kadar air dan kadar sukrosa mencapai 15% warna (b) terus mengalami perubahan, namun ketika penguapan air bebas dan penurunan kadar sukrosa mulai konstan atau di bawah 15% warna (b) juga sudah cenderung konstan. Kata kunci : Suhu, tekanan, kadar air, kadar sukrosa dan warna (b)

    Analisis Kekuatan Tarik Las Baja Lunak ST 37 dengan Menggunakan Elektroda RD-260 dan Lion-26

    No full text
    Penelitian ini adalah penelitian eksperimen, dan tujuan untuk mengetahui perbedaan kekuatan sambungan las kampuh V dengan menggunakan elektroda jenis RD-260 diameter 2,6 mm, dan Lion-26 diameter 2,6 mm hasil pengelasan baja lunak (mild steel) ST 37. Jumlah sampel penelitian adalah sebanyak 10 buah yang dibagi dalam dua kelompok, kelompok pertama sebanyak 5 buah dilas dengan elektroda jenis RD-260 diameter 2,6 mm, dan kelompok kedua dilas dengan elektroda jenis Lion-26 diameter 2,6 mm. Sampel benda uji ditarik menggunakan mesin uji tarik untuk mengetahui nilai kekuatan tarik sambungan las dari masing-masing sampel dengan cara memberikan beban atau gaya secara perlahan-lahan sampai benda uji putus. Tegangan tarik Baja ST 37 setelah dilas dengan menggunakan elektroda RD-260 diameter 2,6 mm, dan elektroda Lion-26 diameter 2,6 mm masing-masing sebesar 42,298 kg/mm2 dan 45,228 kg/mm2 dengan tingkat perbedaan sebesar 1,299 kg/mm2, Sehingga besarnya kekuatan tarik sambungan las kampuh V dengan menggunakan elektroda RD-26 diameter 2,6 mm, dan elektroda Lion-26 diameter 2,6 mm pada pengelasan baja lunak ST 37 tidak ada perbedaan yang signifikan. Kata Kunci: Kekuatan Tarik, Baja Lunak ST 3

    Rekayasa Mesin Pengering Metoda Vakum dengan Suhu dan Tekanan Terkendali (Design of Vacuum Dryer with Controlled Temperature and Pressure)

    No full text
    The objective of this research was to design and construct a model of vacuum dryer under an environmental air pressure of less than 1 atm and test its performance. Drying is a method of reducing water content containing in a material from initial condition until desired final level. Vacuum drying is a method of drying that is still rarely used. This drying method has the advantage of reducing drying time using lower temperature and pressure compared to that of the conventional one commonly used. This research has resulted in such vacuum drying machine model with air temperature and pressure that can be controlled. Key words: dryer, vacuum, design, construction, contro

    Karakteristik Dan Efektivitas Alat Pengering Jagung Sistem Hibrid

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik dan tingkat efektifitas dari alat pengering jagung sistem hibrid (ganda). Pada prinsipnya alat pengering ini dapat digunakan untuk dua sistem pengeringan yaitu menggunakan energi dari kolektor surya dan dan energi yang berasal dari bahan bakar biomassa (sekam padi). Fungsi utama alat ini adalah untuk mengeringkan jagung sehingga dapat disimpan dalam waktu yang lama. Sistim pengering yang menggunakan kolektor surya bekerja dengan mengumpulkan panas yang berasal radiasi termal matahari. Adapun sumber panas yang berasal dari tungku pembakaran terlebih dahulu akan memanasi rak, kemudian panas dari permukaan rak akan memanaskan bahan–bahan yang tertata di atas rak pengering, pemanasan dibantu oleh udara panas yang mengalir pada dinding samping kanan dan kiri ruang pengering, dimana gas panas sisa pembakaran dialirkan melalui pipa udara panas dan keluar melalui cerobong asap, untuk meningkatkan pemanfaatan energi panas sisa pembakaran tersebut, aliran gas disalurkan dengan arah melintang melalui bagian tengah ruang pengering, dengan tujuan agar penyebaran panas akan lebih merata ke seluruh bagian ruang pengering. Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan yakni mutu produksi jagung dapat dipertahankan karena berada pada ruang tertutup; proses pengeringan dapat dilakukan pada malam hari atau cuaca mendung (hujan); kolektor surya dapat menurunkan kadar air gabah sebesar 15,37 % selama 5 hari (23 jam 20 menit); penggunaan bahan bakar sekam padi dapat menurunkan kadar air sebesar 12,0 % selama 3 hari (14 jam)

    Analisis Beban Kalor Penghuni Sistem Pengkondisian Udara pada Ruang Perkuliahan EJ 106 Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar

    No full text
    Kenyamanan suatu lokasi dipengaruhi oleh beberapa fakto diantaranya bentuk dan ukuran ruangan, warna dominan ruangan, penempatan obyek-obyek dalam ruangan, penghuni ruangan, pemilihan unit mesin pengkondisian udara. Kenyamanan suatu lokasi sangat penting untuk ditinjau karena dengan kondisi nyaman mampu memberikan inspirasi-inspirasi baru bagi orang yang berada pada tempat tersebut.  Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang bertujuan adalah untuk menghitung beban kalor penghuni ruangan pada sistem pengkondisian udara ruang perkuliahan EJ 106 Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar. Pada penelitian dilakukan dengan variasi jumlah penghuni ruangan 5-20 orang, 21-35 orang dan 36-50 orang. Dari hasil penelitian diperoleh data bahwa untuk jumlah penghuni 5-20 orang rata-rata perolehan beban kalor adalah 2257,5 Watt pada pukul 11.00, 2415 Watt pada pukul 12.00, 2555 Watt pada pukul 13.00 dan 264,5 pada pukul 14.00. Jumlah penghuni 21-35 orang rata-rata perolehan beban kalor adalah 3386,25 Watt pada pukul 11.00, 3622,50 Watt pada pukul 12.00, 3832,50 Watt pada pukul 13.00 dan 3963,75 pada pukul 14.00. Jumlah penghuni 36-50 orang rata-rata perolehan beban kalor adalah 4515,00 Watt pada pukul 11.00, 4830,00 Watt pada pukul 12.00, 5110,00 Watt pada pukul 13.00 dan 5285,00 pada pukul 14.00. Kata kunci: Beban kalor penghuni, A

    Pengaruh Kinerja Mesin Diesel Yanmar L-40-E-DT Terhadap Kandungan O2 dan CO2 pada Emisi Gas Buang

    No full text
    Proses pembakaran atau penguapan bahan bakar tersebut akan menghasilkan gas buang (emisi). Atmosfer yang bisa disebut udara yang terdiri dari gas utama, yaitu Oksigen (O2) sebanyak kurang lebih 21% volume dan Nitrogen (N2) sebanyak kira-kira 78% dari bagian atmosfer. Sisa 1% lainnya dari berbagai gas, yaitu Argon (Ar) sebanyak 0,94%, sisanya 0,06% terdiri dari CO2, CO, HC, NOx, SOx, dan lain-lain. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh kinerja mesin mesin diesel Yanmar  L-40-E-DT terhadap kandungan O2 dan CO2 pada emisi gas buang. Pada pengujian ini dilakukan variasi pembebanan yaitu 750,1000 dan 1250 gram pada putaran mesin konstan 3000 rpm. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat diketahui bahwa daya mesin 0,349 – 0,518 (Kw),  kadar oksigennya 18 – 16,5 %, kadar carbon dioksida mengalami kenaikan yaitu 2,5 – 3,7 %. Semakin besar pembebanan  pemakaian bahan bakar semakin naik yaitu 0,149 – 0,199 kg/jam  kadar oksigen menurun yaitu 18 – 16,5%, kadar carbon dioksida naik dari 2,5 hingga 3,7 %. Kata kunci: Kinerja mesin, Emisi gas buan

    Rancang Bangun dan Analisis Alat Penghemat Bahan Bakar Minyak dengan Proses Elektrolisis Hidrogen-Hidrogen Oksid (HHO)

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan rancang bangun alat penghemat bahan bakar dengan proses elektrolisis Hidrogen-hidrogen Oksid yang selanjutnya akan dianalisis dengan membandingkan prestasi penghematan bahan bakar yang memakai alat penghemat bahan bakar yang dirancang bangun tersebut dengan yang tidak menggunakan pada sebuah sepeda motor uji. Rancang bangun alat dibagi menjadi beberapa tahapan, yakni pertama adalah perakitan tabung, yaitu dimulai dari pembuatan dudukan elektroda yang dibentuk menyerupai tower dan bahan yang digunakan adalah plexyglass (acrylic), berfungsi sebagai pengikat kawat elektroda. Kedua adalah pemasangan kawat elektroda pada tabung elektroliser dimana 2 lubang yang berdiameter 8 mm dari 6 lubang pada tabung yang digunakan untuk memasang kawat anoda dan katoda. Ketiga pembuatan larutan elektrolit untuk proses elektrolisis HHO. Bahan yang digunakan adalah air sebanyak 1,5 liter dan soda kue 15 gram, kemudian aduk perlahan. Biarkan ada ruang sekitar 5 cm dari tutup tabung. Keempat adalah instalasi alat tersebut ke motor uji kemudian sambungkan arus listrik dari spull tambahan yang telah dirakit pada motor uji ke tabung elektrolisis. Spull tambahan ini berguna menambah pasokan arus listrik yang disupplai oleh batterei (accu) motor. Pengujian dilakukan dengan 2 bentuk yaitu pertama pengujian statik dimana kendaraan diuji prestasinya dilaboratorium. Kedua pengujian lapangan, kendaraan diuji prestasinya dijalan raya yang telah dipersiapkan. Dari pengujian didapatkan hasil prestasi kehematan bahan bakar 4% dalam 1 liter bensin. Sehingga disimpulkan dari perbandingan pada beberapa literatur maka hasil 4% itu belum maksimal karena pada literatur bisa didapatkan penghematan 3-15%. Harapan penulis bagi peneliti selanjutnya untuk menggunakan campuran elektrolit dan komponen-komponen yang tepat agar mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Kata kunci : rancang bangun, penghematan bahan baka

    Analisis Alat Destilasi Bioetanol Menggunakan Metode Rektifikasi

    Full text link
    Krisis energi yang dipicu oleh naiknya harga minyak dunia turut menghimpit kehidupan masyarakat di berbagai negara termasuk di Indonesia. Hal ini semakin menyadarkan berbagai kalangan di Indonesia bahwa ketergantungan terhadap BBM (Bahan Bakar Minyak) secara perlahan perlu dikurangi. Salah satu energi alternatif yang sedang digalakkan guna mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak (BBM) adalah pemanfaatan bioetanol. Untuk memperoleh bioetanol dengan konsentrasi lebih tinggi dari 99,5% atau yang umum disebut fuel grade ethanol, masalah yang timbul adalah sulitnya memisahkan hidrogen yang terikat dalam struktur kimia alkohol dengan cara distilasi biasa. Oleh karena itu, untuk mendapatkan fuel grade ethanol dilaksanakan pemurnian lebih lanjut dengan cara azeotropic distilation. bioetanol merupakan senyawa pengganti bensin yang terbentuk melalui proses fermentasi. Metode rektifikasi adalah metode modern yang digunakan di laboratorium maupun di pabrik. Metode ini sangat efisien untuk sekala besar yang menghendaki hasil distilasi berupa komponen-komponen yang hampir murni. Alat distilasi yang dirancang terdiri dari enam bagian utama, yaitu steam boiler, kolom bawah, kolom tray, tangki pemasukan, kondensor, dan pipa penampung distilat yang dilengkapi dengan pembagi distilat. Pengujian dengan metode refluks menghasilkan distilat dengan konsentrasi lebih tinggi dibandingkan dengan distilasi tanpa refluks yaitu pada metode KR.10 sebesar 94.84% dan metode BR.30 sebesar 97.6%

    Pemanfaatan Mesin Bubut Pindad Type PL 1500G Untuk Pengelasan Dengan Gesekan (Welding Friction)

    No full text
    Las gesek merupakan jenis las yang tanpa menggunakan bahan tambah melainkan dengan cara menggesekkan salah satu bahan terhadap banhan yang lain dengan memanfatkan putaran mesin bubut. Las ini digunakan untuk mendapatkan sambungan poros yang sesumbu. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa pada putaran 1020 rpm dan waktu 27 detik, kekuatan tarik maksimum 464,96 N/mm2. Ini menunjukkan bahwa untuk jenis poros yang tidak mengalami beban puntir cukup baik menggunakan las gesek karena kesumbuan ke dua poros dapat tercapai. Kata kunci: Mesin Bubut, Putaran, Kekuatan Tari

    60

    full texts

    106

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Teknik Mesin "TEKNOLOGI"
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇