Preventif: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Not a member yet
259 research outputs found
Sort by
Efektivitas Teknik Pemberian Asi Dengan Metode Latch Terhadap Kemampuan Menyusui Pada Ibu Postpartum
Teknik menyusui yang benar merupakan cara memberikan ASI kepada bayi dengan perlekatan dan posisi ibu dan bayi dengan benar pula. Untuk mencapai keberhasilan menyusui diperlukan pengetahuan mengenai teknik-teknik menyusui yang benar. Indikator dalam proses menyusui yang efektif meliputi posisi ibu dan bayi yang benar (body position), keefektifan hisapan bayi pada payudara (effective sucking) dan perlekatan bayi yang tepat (latch). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas edukasi metode LATCH terhadap kemampuan menyusui pada ibu postpartum. Jenis penelitian ini adalah literature riview dengan metode PICOST dalam menganalisis masalah dan proses pencarian artikel hasil penelitian. Pendekatan literatur juga menggunakan metode PRISMA yang dilakukan secara sistematis dengan mengikuti protokol dan tahapan yang baik dan benar. Pencarian artikel tahun 2018-2022 dilakukan menggunakan fitur database online dari situs Google Scholar, PubMed, dan Science Direct. Hasil penelitian menujukan bahwa metode LATCH efektif digunakan sebagai alat ukur menyusui dimana dapat menilai terkait perlekatan, bunyi menelan, bentuk puting, tingkat kenyamanan ibu, posisi bayi, serta dapat digunakan oleh tenaga kesehatan professional yang akan membantu ibu menyusui dan juga sebagai alat prediktor keberhasilan dalam menyusu
Perubahan Aktivitas Fisik Selama Pandemi Covid-19: Studi di Mahasiswa Gizi FKM Unair
Tingkat aktivitas fisik mahasiswa Program Studi Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga sebelum pandemi covid-19 sebagian besar memiliki aktivitas fisik kategori ringan yaitu sebesar 97,2% dan 2,8% berkategori sedang. Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) merupakan kebijakan yang diambil untuk menekan penyebaran penularan penyakit covid-19. Kebijakan tersebut menyebabkan perkuliahan dialihkan melalui daring sehingga aktivitas fisik mahasiswa berisiko mengalami perubahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat perubahan aktivitas fisik mahasiswa Gizi FKM Unair antara sebelum dan selama pandemi covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian cross sectional. Sampel penelitian sebesar 124 orang yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner melalui google form yang meliputi karakteristik sosio demografi dan kuesioner Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ). Analisis statistik yang digunakan adalah uji beda Wilcoxon Sign Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden paling banyak berusia 19 tahun (33,9%), sebesar 91,1% responden berjenis kelamin perempuan. Responden terbanyak (54,8%) berada di semester 2 dan 4. Sebagian besar (83,1%) responden tinggal di daerah perkotaan dan sebesar 75% pendapatan orang tua responden ≥2.700.000. Terdapat perubahan yang signifikan pada aktivitas fisik (p= 0,000) dan rata-rata perilaku sedentari (p=0,000) selama pandemi covid-19. Penurunan aktivitas fisik dan peningkatan rata-rata waktu aktivitas sedentari selama pandemi covid-19 pada mahasiswa disebabkan karena adanya keterbatasan ruang gerak. Program olahraga bersama setiap minggu melalui media online diperlukan untuk menjaga produktivitas mahasiswa selama pandemi covid-19
Hubungan Paparan Video Pornografi Dengan Perilaku Berpacaran Pada Remaja Di Kabupaten Lombok Barat Tahun 2021
Remaja merupakan masa yang sangatlah rentan terkena dampak dari kemajuan teknologi saat ini, baik dampak positif maupun dampak negatif. Saat ini kemajuan teknologi di Indonesia sangatlah pesat, banyak manfaat dari hal ini tetapi banyak juga risiko yang terjadi karena ini misalnya seperti semakin mudahnya orang mengakses video pornografi. Dari beberapa penelitian yang dilakukan sebelumnya diniali terdapat hubungan antara paparan video pornografi dengan berilaku seksual pada remaja. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara paparan video pornografi dengan perilaku berpacaran pada remaja usia 16-18 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancang bangun cross sectional yaitu beberapa variabel diambil datanya dan dianalisis dalam satu waktu yang sama. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu remaja usia 16-18 tahun di Kabupaten Lombok Barat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat remaja berperilaku berpacaran berisiko dengan mayoritas usia 18 tahun dan berjenis kelamin laki-laki serta penelitian ini juga menunjukkan mayoritas responden memiliki pentahuan tinggi tentang pornografi dan memiliki sikap tidak mendukung terhadap pornografi. Pada penelitian ini ditemukan sebanyak 41 orang mengaku pernah melihat atau mendapatkan tayangan video ponografi, dari 41 orang tersebut terdapat 21 orang terpapar video pornografi dengan frekuensi serin
Meta Analisis Beda Rata-Rata Pada Pengobatan HIV/AIDS Di Indonesia
Terapi ARV masih menjadi andalan untuk terapi pengobatan HIV/AIDS di dunia. Terapi ARV dilakukan untuk menurunkan jumlah virus di dalam tubuh. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk melihat seberapa efektif terapi ARV dalam mengubah jumlah CD4 dalam jangka waktu tertentu. Penelitian ini merupakan penelitian unobtrusive dengan menggunakan metode meta analisis. Penelitian unobtrusive merupakan penelitian yang tidak mengganggu subjek penelitian. Penelitian menggunakan 5 artikel yang berdesain penelitian observasional dengan kriteria yang telah ditentukan. Analisis data yang telah dilakukan menggunakan software CMA versi trial 3.0 dengan tingkat kepercayaan α = 5%. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan bahwa nilai mean difference Pada random effect model sebesar 0.499 dengan nilai lower level 0.27 dan nilai upper level 0.728. Nilai p-value untuk random effect size sebesar 0,000 < α (5%) yang artinya bahwa pemberian terapi ARV memberi perubahan jumlah pada jumlah cd4 dalam tubuh. Kesimpulan pada penelitian ini dilihat dari summary effect dari penelitian dengan variabel hipertensi menggunakan random effect model memperoleh nilai beda rata-rata 0.499 , artinya orang yang mendapat terapi ARV mengalami perubahan nilai CD4 rata-rata 0.499 dari pada yang tidak menjalani terapi ARV dengan nilai lower level 0.27 dan nilai upper level 0.728. Nilai p-value untuk random effect model sebesar 0,000 < α (5%) yang artinya bahwa terapi ARV memberi perubahan nilai CD4 dalam tubuh penderita HIV/AIDS
Gambaran Perilaku Masyarakat Terhadap Pandemi COVID-19 Di Wilayah RW 021 Desa Andongsari Jember
Percepatan penularan COVID-19 mengakibatkan penyebaran terjadi di seluruh Provinsi di Indonesia, dengan angka kasus tertinggi di Provinsi Jawa Timur. Penyebaran COVID-19 telah terjadi di seluruh kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Jawa Timur termasuk Kabupaten Jember. COVID-19 telah memiliki status kedaruratan kesehatan masyarakat. Masyarakat diharapkan untuk dapat membiasakan perilaku baru yaitu melakukan upaya pencegahan penularan COVID-19. Pemerintah diharuskan memberikan edukasi kepada masyarakat, dengan masyarakat mengetahui bahaya dari COVID-19 masyarakat akan melakukan upaya pencegahan dengan baik. Upaya pemberian edukasi atau informasi mengenai COVID-19 sudah dilakukan salah satunya melalui kegiatan relawan seperti RT Siaga yang dilakukan salah satunya di wilayah RW 021 Desa Andongsari.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan gambaran perilaku masyarakat terkait pandemi COVID-19 di wilayah RW 021 Desa Andongsari Jember setelah diberikan edukasi terkait COVID-19 pada kegiatan RT Siaga. Pengambilan data dilakukan dengan membagikan kuesioner kepada responden melalui link google form yang dibagikan ke grup whatsapp masryarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada variable pengetahuan100% responden masuk dalam kategori baik, pada variable sikap 100% responden juga masuk dalam kategori baik, dan pada variable tindakan 96% dari responden masuk dalam kategori baik, dan 4% dari responden masuk dalam kategori buruk. Kesimpulan dari penelitian ini dapat digambarkan bahwa perilaku masyarakat terkait pandemi COVID-19 masuk dalam kategori baik
Kunjungan Ibu Hamil K1 Dan K4 Terhadap Angka Kematian Ibu Di Provinsi Jawa Timur
Kematian ibu menjadi salah satu fokus utama dalam pembangunan kesehatan dunia. Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia maupun di Jawa Timur mengalami penurunan yang cenderung stagnan dan masih belum mencapai target SDGs. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh antara rendahnya cakupan kunjungan ibu hamil K1 dan K4 terhadap AKI di Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Data diambil dari Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur Tahun 2019, yaitu data cakupan kunjungan ibu hamil K1 dan cakupan kunjungan ibu hamil K4 sebagai variabel independen, serta Angka Kematian Ibu (AKI) sebagai variabel dependen. Penelitian dilakukan pada Juni dan melibatkan 38 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur sebagai populasi penelitian. Data yang telah diperoleh selanjutnya dilakukan analisis uji regresi linear ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asumsi normalitas, homoskedastisitas, dan linearitas terpenuhi. Cakupan kunjungan ibu hamil K1 dan K4 memiliki pengaruh yang kuat dalam memprediksi AKI yang ditunjukkan dengan nilai p = 0,0014. Variasi pada variabel kunjungan ibu hamil K1 dan K4 sebesar 32,62%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa AKI dipengaruhi oleh kunjungan ibu hamil K1 dan K4
Determinan Yang Mempengaruhi Tindakan Memilih Makanan Pada Remaja Wanita di Kota Malang
Kota Malang termasuk ke dalam 10 besar kota di Jawa Timur dengan prevalensi obesitas tertinggi dimana obesitas adalah kondisi dimana terdapat akumulasi lemak yang berlebih di dalam tubuh sehingga dapat membahayakan kesehatan dan dapat dicegah dengan menerapkan pola hidup sehat yaitu meningkatkan aktivitas fisik dan perilaku makan yang sehat, termasuk di dalamnya adalah pemilihan makanan yang tepat. Menurut penelitian terdahulu, 80% tindakan memilih makanan remaja wanita di Kota Malang masih tergolong tidak sehat. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis determinan yang mempengaruhi tindakan memilih makanan pada remaja wanita di Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional serta non-probability sampling yaitu accidental sampling. Besar sampel dalam penelitian ini adalah minimal 96 orang ditentukan dengan Rumus Sampel Crossectional Lemeshow, ketika penelitian berlangsung ditemui 100 orang responden. Data diperoleh dengan cara responden mengisi kuesioner melalui Google Form. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis tabulasi silang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar remaja wanita di Kota Malang memiliki tindakan memilih makanan yang tepat. Didapatkan hasil bahwa pengetahuan, sikap, fasilitas akses informasi, dan budaya memiliki kecenderungan mempengaruhi tindakan memilih makanan responden remaja wanita di Kota Malang. Sedangkan pendapatan keluarga dan personal references memiliki kecenderungan tidak mempengaruhi tindakan memilih makanan responden remaja wanita di Kota Malang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengetahuan, sikap, fasilitas akses informasi, dan budaya memiliki kecenderungan mempengaruhi tindakan memilih makanan responden remaja wanita di Kota Malang.
 
Hubungan Kualitas Tidur dan Tindakan Olahraga dengan Tingkat Stres Mahasiswa pada Masa Pandemi Covid-19
Since the covid-19 pandemic came, the most schools and universities in Indonesia conducted online learning. Online learning has negative impact on college students, that is college students are prone to stress. The aim of this research is to analyze the correlation between quality of sleep and exercise with stress in college student during the covid-19 pandemic. This is a descriptive analysis research with quantitative approach. Design of this research is cross sectional design. This research was conducted in Madiun on November 2020 until Juli 2021. Respondent in this research are college students who stayed in Madiun during the covid-19 pandemic. This research was being analyzed by cross tabulation. The results of this research indicated that the most stess level in respondent is hard level of stress, that is 53,9%. This research showed that sex, age, quality of sleep, and exercise were correlated with stress respondent. The conclusion of this research is that the factors correlated with stress respondent are sex, age, quality of sleep, and exercise
Pemetaan AKI (Angka Kematian Ibu) Menggunakan Geoda di Provinsi Jawa Timur
Angka kematian ibu (AKI) merupakan indikator untuk melihat derajat kesehatan perempuan. Hal ini dikarenakan kematian ibu menjadi penyebab negara kehilangan sejumlah tenaga produktif, meningkatnya tingkat morbiditas dan mortalitas pada anak. Memvisualisasi data AKI di Provinsi Jawa timur menjadi sebuah peta yang dapat menggambarkan wilayah AKI pada kondisi tinggi, sedang, dan rendah.Metode yang digunakan untuk visualisasi data adalah menggunakan software GeoDa. Peta dibuat dengan memanfaatkan fitur dari toolbars map dengan memilih jenis map natural break map dengan menginput data AKI dan peta spasial provinsi Jawa Timur.Berdasarkan dari pemetaan adalah terdapat 7 wilayah dengan AKI berkategori tinggi, 16 AKI berkategori sedang, dan 15 AKI berkategori rendah, kategori AKI rendah menempati jumlah AKI terbanyak. Kabupaten/kota banyak yang berkatagori AKI rendah dan sedang, sedangkan kabupaten/kota dengan katagori AKI tinggi lebih sedikit
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dengan Pemanfaatan Prolanis Pada Pasien Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Kamonji Kota Palu
Indonesia mengalami kenaikan prevalensi Penyakit Tidak Menular (PTM) yang menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia salah satunya penyakit Diabetes Melitus (DM). Prevalensi penderita DM di Indonesia menempati urutan ke 7 dunia dengan jumlah penderita sebanyak 10,7 juta jiwa. Laporan tahunan PTM Dinas Kesehatan Kota Palu menunjukkan dari 13 Puskesmas yang ada di Kota Palu jumlah kasus DM di Puskesmas Kamonji berada di angka tertinggi pada tahun 2020. Jumlah cakupan peserta di Puskesmas Kamonji pada tahun 2020 yang aktif mengikuti Prolanis hanya 5% dari 75% indikator yang harus dicapai. Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) merupakan salah satu strategi preventif dan promotif dari BPJS Kesehatan yang dilakukan untuk menurunkan atau mencegah komplikasi penyakit kronis (hipertensi dan DM tipe 2) yang diderita oleh peserta sekaligus meminimalisir pembiayaan pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan, sikap, dukungan petugas kesehatan dan persepsi kebutuhan pelayanan kesehatan dengan pemanfaatan Prolanis pada pasien DM di wilayah kerja Puskesmas Kamonji Kota Palu. Jenis penelitian adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling. Jumlah sampel 96 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan tingkat pengetahuan (p=0,045), sikap (p=0,037), persepsi kebutuhan pelayanan kesehatan (p=0,003), dan tidak ada hubungan dukungan petugas kesehatan (p=0,862) dengan pemanfaatan Prolanis. Diharapkan kepada pihak Puskesmas untuk melakukan sosialisasi melalui Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) tidak hanya kepada penderita hipertensi dan DM melainkan pendekatan kepada keluarga penderita agar secara aktif memanfaatkan pelayanan Prolani