Prosiding Semnastek
Not a member yet
1032 research outputs found
Sort by
IDENTIFIKASI GELATIN DARI TULANG IKAN PATIN HASIL EKSTRAKSI MENGGUNAKAN KULIT NANAS DENGAN ELEKTROFORESIS VERTIKAL
Tulang ikan merupakan sumber alternatif yang paling potensial untuk produksi gelatin. Upaya pencarian gelatin dari berbagai jenis tulang ikan juga dilakukan melalui serangkaian penelitian di Indonesia. Namun, keberhasilan hasil ekstraksi hanya diukur dengan kadar protein kasar atau rendemen. Padahal identifikasi keberhasilan ekstraksi dapat dilakukan dengan metode yang lebih akurat. Penelitian ini dilakukan untuk mengindentifikasi gelatin tulang ikan patin hasil ekstraksi dalam cairan kulit nanas dengan metode elektroforesis vertikal. Tahapan ekstraksi gelatin dilakukan dengan pre-treatment tulang ikan patin dalam ekstrak kulit nanas selama 21-27 jam. Ekstraksi utama dalam air dilakukan 5 jam pada suhu 65-75 oC. Identifikasi keberadaan gelatin hasil ekstraksi dilakukan dengan metode sodium dodecyl sulfate polyacrylamide gel electrophoresis (SDS-PAGE). Penetapan keberhasilan hasil ekstraksi dengan metode SDS-PAGE dilakukan dengan bantuan protein penanda (marker) dan perbandingan terhadap penelitian-penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gelatin tulang ikan patin yang diekstrak dengan kulit nanas teridentifikasi dalam gel poliakrilamid pada kisaran berat molekul ~120 kDa (jenis alfa gelatin). Berat molekul ini sesuai dengan penelitian ekstraksi tulang ikan patin menggunakan asam klorida dan ekstraksi tulang ikan beloso. Berdasarkan identifikasi dengan SDS-PAGE diketahui bahwa pita yang lebih nyata dan cukup tebal antar perlakuan terdapat pada perlakuan pre-treatment 27 jam dan ekstraksi utama 5 jam suhu 75 oC.
OPTIMASI PERANCANGAN TURBIN ANGIN VERTIKAL TIPE DARRIEUS UNTUK PENERANGAN DI JALAN TOL
Penelitian ini dilakukan untuk optimasi perancangan dan analisis turbin angin sebagai teknologi alternatif yang dimanfaatkan untuk penerangan jalan tol. Penerangan jalan tol merupakan hal yang penting bagi aktivitas transportasi terutama dalam kondisi malam hari. Teknologi turbin angin yang dirancang memiliki prinsip kerja yaitu memanfaatkan hembusan angin dari kendaraan yang melintas untuk memutar sudu turbin dan menjadi energi listrik simpan. Data parameter yang mempengaruhi dalam perancangan turbin angin adalah variasi jumlah sudu turbin, sudut puntiran sudu turbin, kecepatan angin, tinggi rotor penggerak turbin, dan massa jenis udara. Metode penelitian yang digunakan dalam perancangan melalui empat tahapan yaitu review literatur, observasi lapangan, perancangan dan analisis turbin angin. Hasil perancangan didapatkan bahwa turbin angin vertikal tipe Darrieus yang optimal untuk penerangan jalan tol dengan jumlah sudu turbin sebanyak dua buah, sudut puntiran sudu turbin sebesar 300, diameter rotor sebesar 350 mm, dan ketinggian rotor sebesar 1,050 mm untuk kecepatan rata-rata angin sebesar 2.1 m/s. Daya yang dihasilkan oleh turbin angin sebesar 1.908 Wh, dimana energi listrik yang disimpan mampu bertahan selama 12 jam di dalam akumulator sebesar 24 V dan kapasitas sebesar 50 Ah. Aplikasi energi tersebut dapat diterapkan pada dua buah lampu LED dengan daya sebesar 40 Watt / 8-24 Volt DC dan total beban pemakaian sebesar 1.104 Wh
KAJIAN MODEL KESETIMBANGAN ADSORPSI LOGAM PADA LIMBAH PELUMAS BEKAS MENGGUNAKAN BENTONIT
AbstrakLimbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) dapat menyebabkan pencemaran lingkungan dan mengganggu keseimbangan ekosistem baik ekosistem di tanah maupun di air. Salah satu limbah B3 yang sering kita temukan ialah limbah pelumas. Beberapa senyawa yang banyak terkandung di dalam limbah pelumas bekas adalah logam berat, Polychlorinated Biphenyl (PCB), Polycyclic Aromatic Hydrocarbon (PAH). Limbah pelumas ini mengandung unsur logam berat yang dihasilkan dari pemakaian mesin pada kendaraan. Untuk mengurangi dampak dari pencemaran yang disebabkan oleh limbah pelumas, dapat dilakukan dengan mendaur ulang limbah tersebut menjadi pelumas dasar (Base Oil). Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan kadar logam berat yang terkandung di dalam limbah pelumas. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah (1) Aktivasi Bentonit (2) Tahap uji kandungan logam Limbah Pelumas Bekas (3) Proses Adsorbsi dengan variasi waktu dan jumlah adsorben bentonit . Setelah pengujian logam dengan menggunakan Inductively Couple Plasma (ICP), maka ditentukan efisiensi penurunan kadar logam Fe. Dari hasil penelitian diperoleh waktu kontak terbaik yaitu 4 jam dengan persamaan polynomial orde 4 y=4E-09x4-4E-06x3+0.0014x2-0.1356x+4.5982 R² = 1 massa bentonit 1 g. Proses penyerapan logam dikaji menggunakan model kesetimbangan freundlich
RANCANG BANGUN SISTEM ABSENSI MAHASISWA SEKOLAH TINGGI TEKNIK CENDEKIA (STTC) BERBASIS RADIO FREQUENCY IDENTIFICATION (RFID)
Perkembangan dunia elektronika dewasa ini demikian pesat utamanya dengan perkembangan teknologi semikonduktor yang dapat membuat rangkaian terintegrasi dengan skala yang semakin besar dan dapat mengintegrasikan berbagai sistem seperti elektronika dan informatika.Salah satu manfaat yang dapat dipetik dari perkembangan ini adalah membuat alat pencatat kehadiran mahasiswa elektronikyang datanya diintegrasikan dengan Sistem Informasi Akademis (SIA) untuk menggantikan model pencatatan kehadiran mahasiswa manual yang lama.Alat ini dirancang dengan memadukan kerja mikrokontroler dengan Radio Frequency Identification (RFID) kedalam sebuah sistem.Data berupa nomor unik dari RFID Tag dimanfaatkan sebagai data mahasiwa.Saat kartu mahasiswa yang berupa RFID Tag ditempelkan pada alat pencatat kehadiran, datanya secara otomatis masuk kedalam database kehadiran. Led berwarna hijau akan menyala apabila data mahasiswa sesuai, sebaliknya led merah akan menyala apabila data mahasiswa tidak sesuai. Dari beberapa percobaan, RFID Reader MFRC522 dapat membaca kartu RFID tag dengan baik pada jarak maksimum 3 cm dengan berbagai penghalang, kecuali penghalang berbahan logam. Data kehadiran dapat dicatat dengan baik dalam database yang dibuat dengan menggunakan Mysql
APLIKASI DETEKSI DINI UNTUK MENGENALI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS MENGGUNAKAN METODE BUSINESS INTELLIGENCE
Anak berkebutuhan khusus dapat ditemui pada beberapa sekolah, baik sekolah reguler maupun non reguler. Terkadang keberadaan anak berkebutuhan khusus disekolah tidak disadari oleh guru, karena kurangnya kompetensi guru untuk mengenali anak berkebutuhan khusus. Apabila hal ini dibiarkan, maka akan sulit untuk menangani anak berkebutuhan khusus, karena kebiasaan anak sudah sulit untuk diubah. Melalui penelitian ini menerapkan sebuah pendekatan baru menggunakan metode business intelligence dengan model Klasifikasi: algoritma C4.5 dan Naïve Bayes, metode ini digunakan untuk membantu proses deteksi dini untuk mengenali anak berkebutuhan khusus. Algoritma C4.5 digunakan untuk menciptakan pola, sehingga didapatkan atribut yang paling berpengaruh sampai yang tidak terlalu berpengaruh dari dataset. Nilai AUC(Area Under Curve) dan Akurasi sebagai model evaluasi. Dan Model perbandingan yang digunakan yaitu Metode Parametrik, Paired T-Test. Jenis berkebutuhan khusus yang digunakan sebagai kategori adalah Attention Deficit Hyperactive Disorder(ADHD), Autism Spectrum Disorder(ASD), Slow Learner, Tuna Laras. Aplikasi web dibangun sebagai sarana untuk melakukan proses deteksi dini. Hasil dari penelitian ini akan memberikan kategori bagi setiap anak, baik berkebutuhan khusus maupun normal. Penelitian ini dilakukan pada TK Kristen Kalam Kudus III Kosambi Baru Jakarta. Kata kunci: Anak berkebutuhan khusus, Metode Business Intelligence, Model Klasifikasi, Algoritma C4.5, Naïve Baye
OPTIMALISASI PERENCANAAN PENGELOLAAN TEMPAT PENGOLAHAN SAMPAH TERPADU (TPST) BERBASIS MASYARAKAT SECARA MANDIRI SEBAGAI UPAYA KONSERVASI LINGKUNGAN
meningkat seiring bertambahnya konsumsi masyarakat setiap harinya, yang berdampak kepada penumpukan sampah khususnya di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) GEMPEL – BEHI. Kondisi ini dapat mengganggu aktivitas warga, dikarenakan lokasi dari TPST ini terletak di samping jalan raya dan diseberang pasar. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka diperlukan perencanaan bangunan TPST yang sesuai fungsinya. Sehingga dengan perencanaan ini diharapkan sistem alur pengelolaan sampah mulai dari sampah masuk, letak penampungan sampah, tempat pemilahan sampah, tempat pengolahan sampah organik dan anorganik, tempat untuk sampah residu, dan sampah yang akan dibawa ke TPA Rawa Kucing dapat dikelola dengan baik sesuai fungsinya. Desain fungsi area bangunan TPST yang direncanakan menggunakan area kerja pengolah sampah yang terdiri dari area pemilahan dengan luas ± 60 m2, area organik dengan luas ± 60 m2, area anorganik dengan luas ± 135 m2, area penyimpanan dengan luas ± 30 m2, dan area residu dengan luas ± 15 m2. Setiap area yang didesain mempunyai fungsi dan luas lahan sesuai dengan alur pengelolaan serta volume sampah yang diolah. Perencanaan konsep alur pengelolaan TPST didasarkan kepada volume sampah yang masuk dan menambah jumlah tenaga kerja dimana pengoptimalan alur pengelolaan dilakukan dengan cara menambah alat biodigester yang dihitung berdasarkan volume sampah organik yang diolah dan kapasitas alat. Berdasarkan hasil perencanaan optimalisasi TPST GEMPEL- BEHI didapakan penurunan volume sampah yang dikirim ke TPA Rawa Kucing dari 74,37 m3 menjadi 10,5 m3 . Hal ini menunjukkan perencanaan fungsi bangunan dan alur pengelolaan sampah dapat menjadi salah satu penyelesaian permasalahan sampah pada TPST GEMPEL-BEHI.
IMPLEMENTASI TD-COX PADA ANALISA SURVIVAL MAHASISWA DI UNIVERSITAS INTERNASIONAL BATAM
Retensi mahasiswa di Universitas telah menjadi perhatian pendidik selama beberapa dekade. Konsekuensi dari kemunduran mahasiswa sangat penting bagi mahasiswa, staf akademik dan Universitas. Dengan demikian, peningkatan retensi mahasiswa merupakan tujuan jangka panjang dari setiap institusi akademik termasuk Universitas Internasional Batam (UIB). Penelitian in menggunakan data yang disusun dengan melacak 3306 mahasiswa yang terdaftar di UIB mulai tahun 2013 sampai dengan 2017. Variabel dependennya adalah semester pada saat putus kuliah (DO). DO didefinisikan sebagai mahasiswa yang tidak mendaftar dalam semester atau dengan IPK nol. Untuk mengevaluasi kinerja metode yang diusulkan dengan menjalankan dua rangkaian percobaan. Hasil percobaan untuk kedua jenis analisis yaitu prediksi dan estimasi. Membandingkan metode TD-Cox dengan lainnya seperti : Regresi Logistik (LR), Penguatan Adaptif (AB) dan Pohon Keputusan (DT). Kemudian melakukan uji kinerja model untuk mempresiksi putus kuliah (DO) pada semester yang berbeda untuk kedua percobaan. Hasil penelitian ini adalah metode TD-Cox merupakan metode yang terbaik dan kosisten. Berdasarkan temuan dari penelitian ini, kita dapat menggunakan informasi pra-pendaftaran seperti tes permulaan untuk mengidentifikasi mahasiswa yang beresiko tinggi untuk putus kuliah. Hal itu juga menunjukkan bahwa satu yang bisa digunakan untukmengidentifikasi yaitu jumlah yang ditarik atau lulus, status kerja saat kuliah dan IPK setiap semester sebagai peringatan awal untuk melakukan intervensi ketika mahasiswa mmepunyai kinerja yang tidak baik. Kata kunci: Analisis Daya Tahan, TD-Cox, Peningkatan Mahasiswa, Pendaftaran, Prediks
IMPLEMENTASI KONSEP BUSINESS INTELLIGENCE UNTUK MENENTUKAN KEBUTUHAN TRAINING PADA KLIEN
Persaingan bisnis dalam jasa training semakin tinggi, seiring dengan kebutuhan untuk meningkatkan kompetensi individu sebagai kebutuhan yang mendasar bagi karyawan sebuah perusahaan atau profesional. Perusahaan secara umum melaksanakan suatu pelatihan secara mandiri atau bekerjasama dengan penyedia layanan training. Kafila Consulting sebagai salah satu perusahaan penyedia jasa training, dirasa perlu dalam mem menentukan jenis training yang dibutuhkan oleh calon peserta training. Tujuan dalam penelitian ini adalah menyusun Training Need Analysis (TNA) menggunakan konsep business intelligence. Metode klasifikasi yang akan digunakan dalam penelitian ini yaitu Classification Method. Dari hasil pengolahan data yang telah dilakukan, dapat dilihat bahwa hasil pencapaian dari assessment center akan didapatkan nilai-nilai dari seluruh aspek yang diungkap tertuju pada nilai yang dibawah standar akan dapat menentukan kebutuhan training apa yang sesuai bagi klien Kata kunci: Bussiness Intelligence, Decision Tree, Training Need Analysi
PEMANFAATAN STATUS KREDIT NASABAH UNTUK MENGEVALUASI PEMBIAYAAN KPR PADA BANK MUAMALAT INDONESIA MENGGUNAKAN DATA MINING
Rumah adalah salah satu kebutuhan primer yang wajib dimiliki semua orang, tetapi tidak semua orang mampu untuk membeli rumah secara tunai. Bagi masyarakat yang tidak mampu untuk membeli rumah dengan cara cash bisa melalui bank sebagai salah satu penyalur penyedia pembiayaan pembelian rumahyang pembayaran bisa angsuran setiap bulan,dari penyaluran kredit pembiayaan rumah ada beberapa nasabah yang melakukan pembayaran angsuran tidak tepat waktu sebagai menjadi status kredit menjadi macet atau tidak lancar. Teknik klasifikasi data miningdapat membantu untuk mengevaluasi faktor apa saja yang mempengaruhi kredit macet nasabah.Hasil dari penelitian yang dilakukan ini dengan menggunakan decision tree menghasilkan nilai akurasi sebesar 90%. Kata Kunci :Data Mining, Status Kredit, Rumah, Pembiayaa
PERLAKUAN TERMOMEKANIKAL INGOT PADUAN Co-26Cr-6Mo-0,18N
Paduan Co-Cr-Mo banyak digunakan sebagai material implan tulang dan gigi, dimana komposisi paduan mengacu kepada standar material implan ASTM F75. Paduan Co-Cr-Mo memiliki sifat mekanis yang baik, bersifat biokompatibilitas dan memiliki ketahanan korosi yang tinggi. Akan tetapi ingot paduan ini masih memiliki sifat mekanik yang masih di bawah kekuatan yang dibutuhkan untuk digunakan sebagai material implan tulang seperti hip joint dan knee joint. Oleh karenanya sifat mekanik perlu ditingkatkan, salah satunya dengan proses thermomechanical treatment. Penelitian ini menggunkan material implant Co-26Cr-6Mo-0,18N untuk dilihat pengaruh proses thermomechanical treatment terhadap pembentukan struktur mikro dan kekerasannya. Paduan hasil coran (as cast) dihomogenisasi pada temperatur 1200°C selama 12 jam, kemudian dilakukan prosess hot roll dengan pemanasan awal 1200 °C selama 90 menit, reduksi 50% kemudian didiginkan dengan air es, air dan di udara. Paduan as cast maupun hasil hot roll kemudian diamati secara mikroskopis menggunakan mikroskop optik dan SEM serta dilakukan uji keras dengan metode Rockwell. Pengamatan matalografi menunjukkan adanya perubahan struktur presipitat dari bentuk blocky dense menjadi starlike dense. Nilai kekerasan paduan meningkat dari 39,7 HRc pada kondisi as cast menjadi 61,1 HRc pada pendinginan air es, 59,7 HRc pada pendinginan air dan 57,8 HRc pada pendinginan udara