Prosiding Semnastek
Not a member yet
1032 research outputs found
Sort by
RANCANG BANGUN MESIN PANEN PADI MINI DUA LAJUR DENGAN MOTOR PENGGERAK TENAGA SURYA
Teknologi mesin panen padi telah mengalami perkembangan menggantikan sabit sebagai alat panen manual, mesin panen combine harvester telah diterapkan, tetapi masih ditemukan beberapa kendala di lapangan diantaranya belum mampu digunakan pada sawah dengan kondisi rawa, lahan sempit dan gambut. Kondisi sawah tersebut sebahagian besar berada di wilayah kabupaten Aceh Barat, ini menjadi latar belakang penelitian untuk merancang bangun mesin pemanen padi mini dua lajur dengan motor penggerak tenaga surya, Penelitian dilaksanakan melalui tahapan perencanaan desain, tahapan manufaktur, tahapan pengujian fungsional (tiga kali pengujian) dan elementer (enam kali pengujian). Perencanaan desain menghasilkan gambar teknik 2 dan 3 dimensi dengan perencanaan motor penggerak 50 watt digerakkan oleh baterai 12 volt 45 AH yang diisi dayanya oleh panel surya 50 watt peak pada siang hari dan dilengkapi dengan pengisian daya charger listrik 12 volt 8 Ampere. Tahapan manufaktur menghasilkan 1 unit mesin pemanen padi mini dua lajur dengan spesifikasi daya 1,4 HP putaran maksimum 7000 rpm, diameter pisau potong 33 cm, tinggi potong batang padi 30 cm dan dimensi keseluruhan panjang 120 cm, lebar 40 cm dan tinggi 100 cm dengan bobot 65,26 Kg. Perkiraan kemampuan baterai untuk menggerakkan motor listrik adalah 8,66 jam, kemampuan panel surya dan charger listrik untuk mengisi daya ke baterai adalah 10,8 jam dan 8,625 jam. Hasil pengujian fungsional menunjukkan bahwa komponen mesin telah berfungsi dan mampu melaksanakan fungsi pemotongan dengan baik dengan rata-rata kemampuan panen padi 27,32 jam per hektar
DESAIN ALGORITMA STEGANOGRAFI DENGAN METODE SPREAD SPECTRUM BERBASIS PCMK (PERMUTASI CHAOTIC MULTIPUTARAN MENGECIL DAN MEMBESAR) YANG TAHAN TERHADAP GANGGUAN
Kriptografi dan steganografi adalah dua alat untuk menawarkan keamanan data. Kriptografi menyediakan fitur seperti kerahasiaan, keaslian, dan integritas data. Pada steganografi ada 3 hal penting yang perlu diperhatikan yaitu imperceptibility, fidelity, dan recovery, Steganografi biasanya terdiri dari dua sistem, yaitu sistem untuk menyembunyikan pesan dan sistem untuk mengambil pesan. Metode steganografi yang dipakai merupakan metode yang berbasis sistem chaos, dalam ilmu fisika dan matematika, teori chaos berhubungan dengan suatu kegiatan atau kebiasaan sistem nonlinear yang dinamis, yang untuk beberapa kondisi menampilkan sebuah fenomena acak (chaos). Spread Spectrum steganography terpencar-pencar sebagai pesan yang diacak (encrypt) melalui gambar. Untuk membaca suatu pesan, penerima memerlukan algoritma yaitu crypto-key dan stego-key. Metode permutasi multiputaran memiliki dua pasang metode yaitu permutasi multiputaran mengecil (PCMPK) dan permutasi multiputaran membesar (PCMPB) yang merupakan proses kebalikan satu dengan lainnya. Metode yang diusulkan juga diukur kinerjanya dari sisi ketahanan terhadap gangguan, diantaranya terhadap kompresi JPEG, terhadap gangguan standar (Gaussian noise, Poisson noise, Salt and Pepper noise, dan speckle noise), terhadap kehilangan data, serta terhadap perubahan kecerahan dan kontras. Dari beberapa hasil analisis dapat disimpulkan kinerja algoritma steganografi yang dihasilkan dapat tahan tehadap gangguan gangguan terhadap kompresi JPEG, terhadap noise standar (Gaussian noise, Poisson noise, Salt and Pepper noise, dan speckle noise), terhadap kehilangan data, serta terhadap perubahan kecerahan dan kontras
ANALISIS EFEKTIVITAS TEKNOLOGI PROSES BIOLOGIS ANAEROB – AEROB DENGAN MENGGUNAKAN MOVING BED SYSTEM CONTACT MEDIA PADA PENGOLAHAN AIR LIMBAH DOMESTIK DI PERKANTORAN
Air limbah domestik di perkantoran merupakan sisa air pembuangan yang berasal kantin, pantry, toilet, urinoir dan wastafel yang apabila langsung dibuang ke saluran umum atau diresapkan ke dalam tanah akan menimbulkan pencemaran lingkungan. Teknologi proses biologis anaerob-aerob dengan menggunakan moving bed system contact media merupakan sistem pengolahan air limbah secara biologis dengan memanfaatkan media sebagai tempat berkembangbiak mikroorganisme secara alamiah yang dilakukan dengan anaerobic dan aerobic melalui teknologi proses moving bed system. Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk menganalisis efektivitas teknologi proses biologis anaerob-aerob dengan menggunakan moving bed system contact media dalam menurunkan polutan zat pencemar pada parameter pengujian yaitu nilai pH, BOD, COD, TSS, Minyak & lemak. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif berdasarkan data hasil observasi, wawancara, dan pengumpulan data sekunder berupa studi dokumentasi dan studi literatur. Pengolahan data dilakukan untuk menghitung fluktuasi debit polutan dalam air limbah dalam menghasilkan jumlah effluent. Teknik yang digunakan untuk menganalisis efektivitas parameter nilai pH, BOD, COD, TSS, Minyak & lemak berdasarkan hasil pengujian laboratorium dibandingkan dengan standar baku mutu air limbah domestik. Hasil perhitungan debit polutan dalam air limbah sangat berfluktuasi menghasilkan jumlah effluent dengan kapasitas sebesar 5.3 m3/hari dan hasil pengujian konsentrasi air limbah dapat menghilangkan senyawa organik yang cukup stabil sesuai dengan standar baku mutu air limbah domestik pada parameter pengujian yang diamati yaitu nilai pH, BOD, COD, TSS, Minyak & lemak dengan efektivitas sebesar 90,77 %
KONSEP FORECAST-BASED-FINANCING UNTUK PERTANIAN PRESISI DI INDONESIA
Sebagai negara berkembang, aktivitivas ekonomi Indonesia hampir sepenuhnya bergantung pada aktivitas agrikultur. Meskipun sebagai produser makanan terbesar di Asia Tenggara, Pemerintah Indonesia didominasi oleh kekhawatiran mengenai ketahanan pangan dalam negeri. Sehingga, dalam upaya menghadapi kekhawatiran tersebut, Pemerintah Indonesia mengupayakan perbaikan dan peningkatan fasilitas di sektor pertanian. Namun, tujuan peningkatan ini menghadapi banyak kendala yang muncul seperti dampak dan risiko ketidakpastian cuaca ekstrim atau peristiwa iklim. Salah satu cara alternatif untuk memitigasi risiko adalah dengan pendekatan yang dikenal sebagai Climate Smart Agriculture (CSA). Konsep CSA juga membantu petani dengan melalui pembiayaan berbasis prediksi, penggabungan asuransi berbasis indeks dan prediksi indeks, dalam konteks spesifik dari El Nino Southern Oscillation (ENSO) terkait peristiwa cuaca. Penelitian ini akan memperkenalkan konsep pembiayaan perkiraan yang menggabungkan asuransi berbasis indeks dan prediksi indeks untuk perlindungan kegiatan pertanian Indonesia. Secara umum, asuransi berbasis indeks menyajikan alternatif unik untuk produk asuransi tradisional, terutama di Indonesia, di mana kapasitas administrasi rendah, kredit terbatas, dan bantuan untuk bencana masa lalu telah tertunda. Asuransi berbasis indeks dapat memainkan peran besar dalam meningkatkan ketahanan masyarakat
STUDI ANALISIS SIMPANGAN PADA KONSTRUKSI DENGAN TITIK PUSAT MASSA BERADA DI LUAR BANGUNAN AKIBAT RESPONS SPEKTRUM BERDASARKAN SNI 03-1726-2012
Dalam perencanaan struktur gedung, bentuk bangunan memiliki pengaruh terhadap kemampuan bangunan menahan gaya lateral akibat gempa, salah satu indikasi yang menyatakan bangunan tersebut aman terhadap gempa adalah simpangan bangunan, dimana simpangan yang terjadi (Δ) harus lebih kecil dari simpangan ijin (Δa). Penelitian ini menganalisis perilaku simpangan bangunan dari struktur bangunan berbentuk C dan U yang memiliki titik pusat massa lantai bangunan di luar bangunan dengan momen inersia arah X yang sama. Pembebanan yang diinput; beban mati, beban hidup dan beban gempa, Masing-masing struktur berlantai 5 dengan menggunakan sistem rangka pemikul momen khusus. Digunakan respon spektra desain kota jakarta selatan dengan asumsi tanah lunak. Analisis struktur menggunakan software Etabs versi 9.7. Analisis respon struktur yang ditinjau adalah simpangan, perpindahan, waktu getar, torsi serta volume bangunan. Diperoleh hasil analisis sebagai berikut; Pola simpangan berbeda meski momen inersia arah X sama. Gedung bentuk C lebih tahan terhadap gempa dibanding bentuk U, Simpangan maksimum bangunan bentuk C (arah X 18,61mm; arah Y 20,34 mm) dan bentuk U (arah X 26,67mm; arah Y 25,60mm). Bangunan bentuk C membutuhkan volume shearwall sebesar 10% dan bangunan bentuk U membutuhkan volume shearwall 6% dari volume masing-masing bangunan, Periode getar bangunan bentuk C 0,835 detik dan bentuk U 1,052 detik
PENGARUH DESAIN LANSEKAP TERHADAP PERILAKU PENGUNJUNG PADA TAMAN KOTA LIWAN LAKE PARK GUANGZHOU, CHINA
Taman kota adalah taman yang berada di lingkungan perkotaan dalam skala yang luas dan dapat mengantisipasi dampak-dampak yang ditimbulkan oleh perkembangan kota. Taman kota tidak hanya untuk memperindah kota, tetapi juga berfungsi sebagai salah satu wadah bagi warga kota untuk bersosialisasi serta melakukan berbagai macam aktifitas. Penataan lansekap pada taman saling berkaitan dengan aktifitas dan perilaku pengunjung. Liwan Lake Park merupakan salah satu taman kota yang ada di kota Guangzhou, China. Hampir 2/3 bagian taman merupakan danau. Para pengunjung memanfaatkan taman tersebut untuk melakukan berbagai macam aktifitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi elemen-elemen lansekap pada taman kota Liwan Lake Park, karakteristik perilaku pengunjungnya dan merumuskan keterkaitan antara desain lansekap dengan perilaku pengunjungnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data dengan cara studi literatur dan observasi lapangan. Hasil pengamatan perilaku pengunjung dipetakan dalam behavior mapping. Hasil dari penelitian ini merumuskan bahwa ruang teduhan merupakan elemen yang sangat mempengaruhi aktivitas pengunjung dikarenakan banyak aktivitas yang dilakukan pada zoning tersebut. Danau yang sangat luas menjadi elemen yang sangat indah untuk dinikmati sehingga membuat pola aktivitas yang tinggi di sekitar danau sehingga menjadi faktor penting yang mempengaruhi pengunjung untuk berinteraksi sosial
DESAIN HARDWARE DAN PROTOKOL REMOTE CONTROL PADA TRACKING ANTENNA SYSTEM DENGAN MANUAL TRACKING
Tracking antenna system untuk penerima televisi terrestrial, baik yang memiliki kemampuan auto-tracking maupun manual tracking, keduanya membutuhkan remote control sebagai komunikasi antara pengguna dengan sistem. Pada Tracking antenna system dengan manual tracking, remote control adalah sarana bagi pengguna untuk memberi perintah agar sistem mengetahui kapan harus bekerja untuk melakukan proses tracking dan kapan harus berhenti. Remote control pada tracking antenna system tentu membutuhkan protokol dan desain hardware pendukung yang handal agar komunikasi dari pengguna menuju sistem dapat berjalan dengan lancar. Paper ini mengimplementasikan protokol dan desain hardware pendukung untuk komunikasi antara pengguna dengan sistem. Protokol disusun dengan cara sesederhana mungkin, yaitu dengan memanfaatkan timer counter pada mikrokontroler. Hasil uji coba menunjukkan bahwa protokol yang telah disusun dapat bekerja dengan baik pada prototype. Hal ini dibuktikan dari hasil uji coba pada sisi transmitter. Rerata prosentase kesesuaian antara desain protokol dengan realisasi pada prototype mencapai 93,79 %. Sementara jarak maksimum remote control adalah 14 meter
KOMPARASI KINERJA FLOKULAN AKRILAMIDA METHACRYLOYLOXYETHYLTRIMETHYLAMMONIUM CHLORIDE (AMDMC) DAN AKRILAMIDA ACRYLOYLOXYETHYLTRIMETHYLAMMONIUM CHLORIDE (AMDAC) PADA PENJERNIHAN AIR
Maraknya pencemaran sumber air akibat pembuangan limbah rumah tangga, pertanian, industri dan kerusakan lingkungan menyebabkan semakin meluasnya krisis air bersih. Oleh karena itu, pengolahan air dari sumber air baku perlu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat. Salah satu teknologi yang tengah dikembangkan dalam industri pengolahan air adalah teknologi polimer sebagai zat flokulan. Polimer akrilamida methacryloyloxyethyl trimethyl ammonium chloride (AMDMC) dan akrilamida acryloyloxyethyl trimethyl ammonium chloride (AMDAC) merupakan flokulan polimer yang digunakan dalam proses flokulasi langsung dalam pengolahan air limbah. Dalam penelitian ini, dilakukan proses sintesis dan uji kinerja dari polimer AMDMC dan AMDAC. Polimer AMDMC disintesis dari monomer –monomer akrilamida, asam akrilat, dan methacryloyloxyethyl trimethyl ammonium chloride (DMC) sementara polimer AMDAC disintesis dari monomer akrilamida dan acryloyloxyethyl trimethyl ammonium chloride (DAC). Karaterisasi FTIR dan uji jar test dilakukan untuk menguji dan membandingkan kinerja kedua flokulan hasil sintesis. Pengujian dilakukan terhadap 5 sampel air limbah, dengan hasil pengujian menunjukkan bahwa flokulan kationik AMDAC lebih baik digunakan untuk penurunan turbiditas air olahan, dengan persentasi pengurangan turbiditas pada kisaran 74.08-99.63% dan dosis optimum pada kisaran 6-16 mg/L. Pengujian parameter konduktivitas dan pH terhadap air limbah sebelum dan sesudah pemberian flokulan tidak memberikan perubahan yang signifikan untuk kedua polimer sintesis. Uji COD hanya dilakukan pada dosis optimum flokulan dengan hasil penurunan COD berada pada rentang 9-70%
SIMULASI RANGKAIAN KOMBINASIONAL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN SISTEM DIGITAL PADA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA
Saat ini proses pembelajaran di Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta, khusunya pada Jurusan Teknik Informatika dan Teknik Elektro masih bersifat konvensional, yaitu dengan menggunakan buku dengan metode ceramah. Salah satu pembelajaran yang menggunakan metode ini adalah mata kuliah Sistem Digital. Dengan menggunakan metode ini dan waktu belajar yang singkat banyak mahasiswa yang kurang memahami cara kerja ataupun karakteristik dari Rangkaian Kombinasional yang terdiri dari : Rangkaian Comparator, Multiplexer, Demultiplexer, Adder, Decoder, Encoder dan Peraga Tujuh Segmen dengan baik dan benar. Berdasarkan permasalahan yang telah dijabarkan dibutuhkan suatu media berbantu komputer untuk mempermudah mahasiswa dan dosen melakukan proses belajar mengajar, yaitu suatu media pembelajaran yang disertai dengan simulasi. Media pembelajaran ini diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam memahami materi, cara kerja maupun karakteristik dari Rangkaian Kombinasional dan membantu dosen dalam pelaksanaan pembelajaran terhadap siswa didikny
KAITAN ANTARA FUNGSI EKONOMI DENGAN BENTUK FISIK LINGKUNGAN DI SEKITAR KOMPLEKS MASJID, MAKAM DAN MENARA KUDUS, JAWA TENGAH
Fungsi atau kegiatan yang terjadi pada suatu tempat akan berpengaruh terhadap bentuk fisik lingkungannya. Bentuk fisik lingkungan yang dimaksud bisa berupa ruang, rumah, permukiman maupun lingkungan sekitarnya. Lebih khusus lagi bahwa fungsi atau kegiatan yang terjadi pada dan di sekitar tempat bersejarah akan memberi pengaruh lebih besar terhadap bentuk fisik lingkungannya. Penelitian ini mengamati fungsi ekonomi yang terjadi di sekitar Masjid-Menara Kudus, dan melihat pengaruh terhadap bentuk fisiknya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan temuan melalui kaitan fungsi atau aktivitas ekonomi dengan bentuk fisik lingkungannya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif interpretatif. Fungsi atau kegiatan yang diamati adalah kegiatan ekonomi di sekitar bangunan Masjid, makam dan Menara Kudus. Bentuk fisik lingkungan yang diamati adalah ruang-ruang yang digunakan sebagai tempat kegiatan yang berkaitan dengan ekonomi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah fungsi atau kegiatan ekonomi dilakukan oleh masyarakat sekitar. Kegiatan ekonomi tersebut berkaitan erat dengan filosofi masyarakat kudus zaman dahulu yang identic dengan dua aktivitas utama yaitu mengaji dan berdagang