Prosiding Semnastek
Not a member yet
    1032 research outputs found

    ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENDUKUNG KEPUTUSAN PENILAIAN PRESTASI KERJA PNS DENGAN ANALITYCAL HIERARCHY PROCESS

    Get PDF
    Penilaian prestasi kerja pegawai negeri sipil (PNS) adalah sebuah proses kegiatan yang dilakukan untuk mengevaluasi tingkat pelaksanaan pekerjaan atau unjuk kerja (perfomance appraisal) seorang pegawai. Penilaian ini bertujuan untuk menjamin objektivitas pembinaan PNS yang dilakukan berdasarkan sistem prestasi kerja dan sistem karier yang dititikberatkan pada sistem prestasi kerja. Obyektivitas penilaian prestasi kerja PNS memerlukan parameter penilaian sebagai ukuran dan standar penilaian hasil kerja yang diperoleh dari capaian Sasaran Kerja Pegawai (SKP) dan perilaku kerja pegawai yang bersangkutan. Parameter-parameter ini merupakan kriteria-kriteria yang sudah ditetapkan dari pusat. Kriteria-kriteria tersebut akan digunakan untuk menghitung dan menyeleksi prestasi kerja pegawai negeri sipil dan mengurutkan hasilnya berdasarkan nilai yang terendah ke nilai yang tertinggi. Kendala yang dihadapi adalah bagaimana membobotkan kriteria-kriteria tersebut dan menggunakannya ke dalam proses penilaian prestasi kerja tersebut. Salah satu cara untuk melakukan proses perhitungan dengan menggunakan Sistem Pendukung Keputusan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Analytical Hierarchy Process (AHP). Penelitian ini tidak akan membahas secara detail penggunaan algoritma AHP dalam proses perhitungan. Karena tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa dan merancang sebuah sistem informasi pendukung keputusan untuk melakukan perhitungan penilaian prestasi kerja pegawai negeri sipil. Metode analisis dan perancangan sistem informasi ini menggunakan metode prototype dan bahasa pemodelannya mengunakan UML (Unified Modeling Language). Disamping itu, penelitian ini juga akan merancang tampilan user interface-nya menggunakan mockup. Diharapkan, hasil dari penelitian ini dapat menjadi sebuah rujukan untuk mengimplementasikan sebuah sistem informasi pendukung keputusan berbasis web untuk membantu pemerintah daerah dalam menilai prestasi kerja pegawai negeri sipil

    Perencanaan dan Simulasi Indoor Building Coverage (IBC) Pada Jaringan Long Term Evolution (LTE) menggunakan Radiowave Propagation Simulation (RPS)

    Get PDF
    Suatu gedung, khususnya apartemen, tidak semuanya memiliki instalasi sistem jaringan indoor. Kondisi tersebut sering menyebabkan area gedung tidak mendapatkan kualitas sinyal jaringan khususnya pada penelitian ini yang diamati adalah jaringan LTE. Kondisi sinyal tersebut dikatakan tidak sebaik jika dibandingkan dengan kualitas sinyal di luar gedung. Selain itu konstruksi bangunan dan material gedung juga menjadi faktor lain yang menyebabkan terjadinya pelemahan sinyal. Salah satu solusi yang bisa dilakukan untuk mengatasi permasalahan yang terjadi yaitu dengan melakukan perencanaan instalasi Indoor Building Coverage (IBC) pada jaringan LTE. Dalam melaksanakan perancangan IBC LTE ini dilakukan analisa untuk melakukan perencanaan IBC tersebut dengan menganalisa dari sisi capacity dan coverage. Melalui perhitungan coverage dan capacity planning didapatkan jumlah antena yang diperlukan dalam perencanaan yaitu 172 antena. Berdasarkan hasil simulasi diperoleh rata-rata RSRP berkisar -50 hingga -74 dBm dan SINR dengan rata-rata berkisar 14 hingga 67 dB. Dengan membandingkan hasil simulasi dengan nilai standar radio parameter pada salah satu operator (XL Axiata) didapatkan bahwa perencanaan telah memenuhi standar operator yang menyebabkan area gedung mengalami peningkatan coverage

    PENGEMBANGAN METODE UJI KESESUAIAN PERILAKU KARTU CERDAS TERHADAP KTP ELEKTRONIK

    Get PDF
    Makalah ini melaporkan hasil pengembangan sebuah metode uji untuk mengukur kesesuaian perilaku sebuah kartu cerdas (smart card) terhadap KTP Elektronik. Tujuannya adalah untuk memastikan kemampuan dari kartu cerdas tersebut sebagai tempat bagi aplikasi KTP Elektronik. Metode uji ini memuat skenario-skenario pengujian yang menerapkan standar-standar ISO/IEC 7816-4, ICAO Doc 9303 dan ISO/IEC 9797-1. Metode uji ini telah diterapkan pada sebuah sistem sederhana yang terdiri dari sebuah pembaca kartu cerdas (smart card reader) dan program aplikasi komputer yang kemudian dicobakan ke blangko KTP Elektronik dan ke produk-produk kartu cerdas lainnya. Hasil uji coba memperlihatkan bahwa metode uji ini 100% akurat dan andal

    POTENSI ZEOLIT ALAM BAYAH BANTEN SEBAGAI KATALIS HETEROGEN PADA PEMBUATAN BIODIESEL SECARA TRANSESTERIFIKASI

    Get PDF
    Zeolit alam bayah banten (ZABBrht) mengandung modernit dan klipnotilonit yang berpontensi untuk dibuat katalis heterogen. untuk penghasil bioiesel. Pertama Zeolit di hancurkan dengan menggunakan palu untuk mendapatkan ukuran (50 – 60) mesh, keringkan pada suhu 1100C selama 24 jam di dalam Oven. Impregnasi menggunakan KOH dalam 100 ml aquadest selama 2 jam pada suhu 600C, keringkan dalam oven kembali selama 24 jam pada suhu 1100C, pisahkan dengan menggunkan pompa vakum, kalsinasi pada suhu 4500c selama 3 jam. Katalis heterogen ini ramah lingkungan dan mudah dipisahkan dan dapat digunakan kembali. biodiesel yang dihasilkan pada suhu 600C selama 2 jam dengan perbandingan rasio methanol dan minyak jelantah 1:7. Hasil biodieselnya adalah : 87,8% (75 gram KOH/100mL). Hasil Biodiesel di analisa dengan GC Ester content dan katalis termodifikasi dikarakterisasi dengan menggunakan FTIR, SEM-EDX, XR

    RANCANG BANGUN POTENTIOSTAT EKONOMIS BERBASIS MIKROKONTROLER UNTUK APLIKASI SENSOR ELEKTROKIKIA

    Get PDF
    Potentiostat merupakan perangkat elektronik yang digunakan untuk mengukur konsentrasi suatu zat hasil reaksi reduksi – oksidasi. Dalam penelitian ini telah dilakukan rancang bangun prototip potentiostat berbasis mikrokontroler ekonomis. Pada waktu yang bersamaan telah dikembangkan pula sensor elektrokimia untuk pengukuran konsentrasi kolesterol standar. Hasil eksperimen menunjukan bahwa potentiostat mampu menghasikan kurva cyclic voltametry dan kurva kalibrasi. Untuk mengetahui kehandalannya, potentiostat yang telah dikembangkan dibandingkan dengan potentiostat komersial. Hasil perbandingan diperoleh kesimpulan bahwa pengukuran dengan potentiostat hasil pengembangan mendekati hasil pengukuran dengan potentiostat komersial

    ANALISIS RUGI – RUGI DAYA PADA PENAMBAHAN PEMBANGKIT DISTRIBUTED GENERATION DI SISTEM KELISTRIKAN BAU – BAU DAN RAHA

    Get PDF
    Indonesia merupakan negara kepulauan dengan sistem kelistrikan terbagi – bagi di setiap pulaunya. Studi kali ini menjadikan Sistem Kelistrikan Bau – Bau dan Raha sebagai obyek studi dimana kedua pulau tersebut memiliki sistem kelistrikan yang saling terkoneksi. Sehingga dalam aplikasinya Sistem Bau – Bau dan Sistem Raha termasuk ke dalam sistem terdistribusi. Dalam memenuhi kebutuhan beban di Sistem Bau – Bau dan Sistem Raha maka hal yang paling memungkinkan saat ini adalah penambahan pembangkitpembangkit baru. Penambahan pembangkit baru di dalam suatu sistem distribusi saat ini lebih dikenal sebagai distributed generation (DG). Penambahan distributed generation baru di dalam sistem distribusi tentunya akan mempengaruhi kondisi rugi – rugi teknis (losses) pada sistem tersebut. Studi ini menggunakan ETAP Power Station versi 16.0.0 sebagai media untuk menghitung rugi - ruhi sistem yang diakibatkan adanya distributed generation baru pada Sistem Bau – Bau dan Sistem Raha. Perhitungan losses sistem dibagi atas dua skenario dimana skenario pertama adalah saat pembangkit listrik distributed generation dikoneksikan dengan bus 20 kV gardu induk di Bau – Bau, sedangkan untuk skenario kedua adalah pembangkit distributed generation akan dikoneksikan kepada salah satu bus 20 kV terujung penyulang. Setelah dilakukan kalkulasi hasil rugi - rugi sistem pada skenario pertama adalah sebesar 8,735% sedangkan rugi – rugi sistem yang dihasilkan dari simulasi skenario kedua adalah sebesar 8,443%

    PERANCANGAN PERMUKIMAN MASYARAKAT BANTARAN KALIMATI, BEROK NIPAH, KOTA PADANG

    Get PDF
    Pertambahan jumlah penduduk mengakibatkan terdegradasinya fungsi dan peranan sungai dalam kehidupan sehari-hari. Kurangnya lahan dan rendahnya perekonomian masyarakat menyebabkan masyarakat mengambil alih wilayah sungai sebagai wilayah bermukim sehingga kualitas sungai menjadi menurun. Bantaran Kalimati sebagai salah satu sungai pasang surut di Kelurahan Berok Nipah Kota Padang telah mengalami degradasi fungsi dan perannya. Lokasi yang strategis menjadi daya tarik tersendiri bagi kaum urbanis untuk membentuk kawasan permukiman baru yang terus tumbuh tanpa terencana. Penyelesaian masalah dengan merancang kembali hunian masyarakat menjadi hunian vertikal di lingkungan permukiman yang padat ini menjadi cara untuk menciptakan lebih banyak ruang hijau yang diperlukan bagi suatu kawasan permukiman. Tujuan yang dicapai yaitu menemukan suatu konsep penataan kawasan permukiman padat dan kumuh yang mampu menghidupkan kembali Bantaran Kalimati yang hanya digunakan sebagai area belakang rumah. Sasaran yang disusun adalah dapat mengakomodasi kebutuhan dan aktivitas yang direncanakan, serta mampu mengembalikan fungsi utama Bantaran Kalimati sebagai Daerah Aliran Sungai (DAS). Adapun metode yang digunakan dalam penelitiaan ini adalah metode deskriptif analitik. Analisa ruang luar dan ruang dalam dilakukan dengan menggunakan teori Doxiadis yang merupakan teori permukiman. Analisa yang dihasilkan akan mendapatkan arahan secara garis besar bahwa konsep mengintegrasikan bangunan dengan Kawasan Bantaran Kalimati dan bangunan dengan kawasan permukiman disekitarnya, diharapkan dapat turut serta mengkonservasi wilayah sungai

    EVALUASI TAMAN JANGKRIK SEBAGAI RTRA DI CIGANJUR, JAKARTA SELATAN

    Get PDF
    Taman Jangkrik terletak di Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Taman ini rencananya akan dijadikan salah satu ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA). Tujuan dari artikel ini yaitu mengevaluasi kondisi eksisting Taman Jangkrik untuk mendukung perencanaan RPTRA. Hal-hal yang dievaluasi antara lain, tautan lingkungan, daya dukung, sosial, visual, vegetasi, dan bangunan lanskap. Data dikumpulkan dengan pendekatan observasi, wawancara mendalam, dan studi literatur. Data dianalisis dengan statistika deskriptif. Khusus untuk analisis visual, digunakan analisis scenic beauty estimation (SBE). Hasil yang diperoleh antara lain 1) daya dukung kawasan sudah mencukupi, 2) belum ada pembagian ruang yang jelas, 3) sirkulasi dalam tapak belum optimal, 4) jenis dan cara penanaman vegetasi sudah sesuai, 5) elemen amphitheater pada tapak tidak sesuai dengan standar, 6) kualitas visual masih dapat ditingkatkan dengan pengindahan, 7) material pada playground sudah mulai rusak dan cenderung membahayakan anak

    ANALISIS PENGGUNAAN INBOUND MARKETING DI UMKM FASHION KELURAHAN PENGGILINGAN

    Get PDF
    Inbound marketing merupakan teknik marketing yang berfokus pada bagaimana menarik pelanggan dengan memanfaatkan content marketing, blogs, search engine optimization, social media marketing dan branding. Dari hasil kuesioner terhadap 38 pelaku UMKM fashion di Kelurahan Penggilingan, diketahui bahwa baru sebanyak 47.4% pelaku UMKM yang sudah menggunakan teknologi dalam pemasaran dan baru 39.5% yang memanfaatkan inbound marketing berupa website, blog dan/atau media sosial untuk pemasaran. Meski demikian, dari hasil penelitian, terlihat bahwa ada keterhubungan yang sangat kuat antara penggunaan inbound marketing dengan penambahan jumlah konsumen. Nilai korelasi yang dihitung menggunakan Pearson Correlation menunjukkan angka sebesar 0.942, yang berarti bahwa terdapat korelasi yang sangat kuat diantara keduanya. Pelaku UMKM fashion Kelurahan Penggilingan yang sudah menggunakan website, blog dan/atau media sosial untuk pemasaran telah mengalami peningkatan jumlah konsumen yang menunjukkan bahwa konten yang dibuat di website, blog dan/atau media sosial dapat menarik konsumen baru. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa inbound marketing merupakan hal yang cukup penting untuk meningkatkan penjualan, terutama bagi pelaku UMKM fashion Kelurahan Penggilingan yang telah memanfaatkannya

    RANCANG BANGUN MESIN PENGADUK SAMBAL LINGKUNG UNTUK MENINGKATKAN KAPASITAS PRODUKSI PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA

    Get PDF
    Saat ini pengadukan sambal lingkung/abon ikan yang dilakukan oleh industri rumah tangga di Kecamatan Sungailiat kabupaten Bangka Induk masih dilakukan dengan cara manual. Hasil pengadukan sambal lingkung dengan cara manual mempunyai kerugian yaitu waktu pengadukan sangat lama dan hasil penggadukan tidak merata, terjadinya penggumpalan maupun hangus. Hal ini menyebabkan cacat produksi dan penurunan permintaan sambal lingkung dari konsumen. Untuk mengatatasi permasalahan diatas dibuat mesin pengadukan sambal lingkung/abon ikan yang dapat melakukan pengadukan sambal lingkung dengan kapasitas 5-10 kg per proses dengan waktu 1.5-3 jam. Metedologi yang digunakan melakukan survey ke UKM untuk mengetahui cara pengadukan sambal lingkung secara manual, perancangan dan pembuatan mesin sistem pengadukan menggunakan lengan pengaduk pada wadah yang digerakkan dengan motor yang berputar 23 rpm dan pengujian mesin dilakukan dengan mencatat waktu proses pengadukan dan hasil dari pengadukan. Hasil dari pengujian didapatkan mesin dapat pengaduk sambal lingkung sampai 10 kg dalam waktu 3 jam lebih cepat dari pengadukan dengan cara manual yang memerlukan waktu 4,5 jam, sehingga dapat meningkatkan produksi sebesar 50%. Sedangkan hasil pengadukan didapatkan hasil adonan sambal lingkung yang merata, tidak hangus dan tidak menggumpal

    1,023

    full texts

    1,032

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Prosiding Semnastek
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇