Prosiding Semnastek
Not a member yet
    1032 research outputs found

    Pengembangan Model Bisnis Radio Melalui Kajian Business Model Canvas

    Full text link
    Industri radio memerlukan transformasi untuk tetap eksis di era digital. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model bisnis radio adaptif menggunakan pendekatan Business Model Canvas (BMC). Studi dilakukan terhadap 8 stasiun radio lokal di wilayah Madiun Raya, yaitu 5 dari Kota Madiun, 1 dari Kabupaten Madiun, 1 dari Kabupaten Magetan, dan 1 dari Kabupaten Ponorogo. Hasil penelitian menunjukkan customer segments sebanyak 75% stasiun radio menargetkan segmen keluarga dan dewasa dengan capaian usia ≥25 tahun. Value propositions mencakup enam nilai utama, terutama informasi lokal dan hiburan. Channels terdiri dari empat saluran dominan frekuensi radio, website, aplikasi mobile, dan media sosial. Customer relationships mencerminkan dua pendekatan utama, yaitu interaksi personal dan co-creation. Revenue streams didukung oleh empat sumber pendapatan, dengan 60% berasal dari iklan lokal. Key resources mencakup lima unsur penting seperti studio dan tim kreatif. Key activities melibatkan lima aktivitas utama, termasuk produksi konten dan promosi. Key partnerships menunjukkan bahwa seluruh stasiun menjalin setidaknya satu kemitraan strategis. Cost structure terbesar berasal dari gaji (40%), operasional studio (30%), biaya produksi konten (15%) dan biaya pemasaran (15%). Penelitian ini menghasilkan peta model bisnis radio berbasis BMC yang relevan dengan era digitalisasi serta memberikan rekomendasi strategis untuk pengembangan industri radio ke depan

    Analisis Resiko Operasional Produksi Pada Home Industry Konveksi Dengan Metode FAILURE MODE EFFECT ANALYSIS (FMEA)

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko operasional pada proses produksi di home industry konveksi menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Permasalahan utama yang dihadapi meliputi cacat produk, keterlambatan pengiriman, dan kerusakan peralatan akibat manajemen operasional yang tidak efisien. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi selama 10 bulan produksi. Setiap potensi kegagalan dianalisis berdasarkan tiga aspek utama: severity, occurrence, dan detection, yang kemudian dikalkulasi menjadi nilai Risk Priority Number (RPN). Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko operasional pada kategori proses memiliki rata-rata RPN tertinggi sebesar 578,67, dengan minimnya bahan baku dan kerusakan mesin sebagai penyebab dominan. Risiko eksternal menempati urutan kedua, diikuti oleh human error dan risiko internal. Penelitian ini merekomendasikan tindakan korektif berupa pelatihan karyawan, peningkatan pengawasan bahan baku, serta perbaikan sistem manajemen produksi untuk menurunkan tingkat kecacatan. Penerapan FMEA terbukti efektif dalam mengidentifikasi titik kritis dan menyusun strategi peningkatan mutu secara sistematis di industri konveksi skala kecil

    Aplikasi FLORYS : Deteksi Kesehatan Tanaman Hias Menggunakan Model YOLOv8

    Full text link
    Tanaman Hias kerap kali digunakan sebagai penghias rumah, kantor, dan sebagainya karena keindahannya. Namun banyak orang yang memiliki tanaman hias merasa kesulitan untuk merawatnya dengan baik karena minimnya pengetahuan tentang kondisi kesehatan tanaman hias dan cara merawatnya. Untuk mengatasi masalah ini, peneliti melakukan penelitian dengan membuat sebuah aplikasi berbasis android bernama Florys. Tujuannya adalah untuk membantu pemilik tanaman hias merawat tanamannya agar lebih sehat yang dapat dianalisis melalui foto atau hasil pemindaian tanaman, serta memberikan saran perawatannya. Metode yang digunakan adalah AI Project Cycle. Dimulai dengan pengumpulan dataset beranotasi dari platform Kaggle dan Roboflow, pelatihan model deteksi  serta evaluasi performa model dengan menggunakan metrik precision, recall, dan mean Average Precision. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model YOLOv8 mampu mendeteksi berbagai jenis penyakit tanaman hias dengan tingkat precision mencapai 73%, menunjukkan akurasi deteksi yang cukup tinggi. Model telah diuji dengan dua skenario yaitu untuk deteksi tanaman hias dalam kondisi sakit dan sehat. Pada pengujian deteksi tanaman sakit, model menghasilkan keluaran yang konsisten dengan tingkat kepercayaan tinggi, yang divalidasi dengan rata-rata hasil prediksi dikalikan faktor pengujian sebesar 0.5. Sedangkan untuk deteksi tanaman sehat, model menunjukkan hasil yang konsisten pula dengan faktor pengujian sebesar 0.8. Kedua pengujian ini membuktikan bahwa model memiliki kapabilitas dalam mengidentifikasi kondisi tanaman dengan akurat dan dapat memberikan rekomendasi perawatan yang tepat kepada pengguna

    Analisis Sistem Mesin Pemanas Biji Kopi Berkapasitas 50Kg/Jam

    Full text link
    Salah satu penyebab rendahnya kualitas biji kopi hasil olahan petani adalah penggunaan alat pemanas manual seperti wajan tanah liat atau logam, yang menghasilkan panas tidak merata. Hal ini menyulitkan pencapaian kematangan dan warna kopi yang seragam karena biji harus terus diaduk, dan suhu tidak dapat dikontrol, sehingga biji mudah gosong. Oleh karena itu diperlukan alat dengan sistem pemantauan suhu dan distribusi panas yang dilengkapi kontrol otomatis untuk menghasilkan kopi sangrai yang berkualitas. Hingga kini, proses pemanasan kopi oleh masyarakat masih banyak menggunakan metode tradisional, yang memakan waktu lama, mengandalkan kayu bakar, dan tenaga manusia

    Pengaruh Massa Ekstrak Daun Tanaman Pala (Horspeldia spicata) Terhadap Aktivitas Antioksidan Sediaan Serum Anti-Aging Menggunakan Metode DPPH

    Full text link
    Antioksidan merupakan molekul yang mampu memperlambat atau mencegah oksidasi molekul lain yang menghasilkan radikal bebas. Tanaman yang memiliki potensi untuk mencegah terpapar radikal bebas dan masalah kesehatan lainnya yaitu rempah-rempah, terkhususnya daun tanaman pala. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh massa ekstrak daun tanaman pala (Horsfieldia spicata) terhadap aktivitas antioksidan sediaan serum anti-aging dengan formula yang umum digunakan dipasaran menggunakan metode DPPH. Daun tanaman pala diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan etanol 96% sebagai pelarut. Formula serum antioksidan diformulasikan menjadi basis serum dengan variasi konsentrasi ekstrak. Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak daun tanaman pala mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, fenolik, steroid, dan saponin. Rendemen yang dihasilkan dari proses ekstraksi sebesar 33,8%. Keempat formula sediaan serum memiliki pH pada rentang 7,6-8,0; daya sebar sebesar 5,0-5,4 cm; daya lekat 9 detik, dan viskositas 681,3-693,8 mPas. Hasil uji aktivitas antioksidan dari keempat formula sediaan serum menunjukkan bahwa penambahan massa ekstrak daun pala tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap aktivitas antioksidan sediaan serum anti-aging. Hal ini terlihat bahwa nilai IC50 dari keempat formula sediaan serum yang memiliki rentang nilai 0,59-0,60

    Tinjauan Komparatif Terhadap Standar Manajeme Aset Fisik : ISO 55001, PAS 55, DAN KERANGKA IAM

    Full text link
    Perkembangan standar manajemen aset fisik dalam dua dekade terakhir menunjukkan pergeseran dari praktik berbasis industri menuju sistem manajemen yang terstandarisasi dan evaluatif. Dimulai dari PAS 55 yang dikembangkan oleh British Standards Institution (BSI), kemudian diadopsi sebagai standar internasional ISO 55001, dan dilengkapi oleh pendekatan berbasis kapabilitas melalui kerangka kerja Institute of Asset Management (IAM). Artikel ini menyajikan tinjauan konseptual dan perbandingan terhadap ketiga pendekatan tersebut dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR), serta menganalisis perbedaannya berdasarkan struktur dokumen, pendekatan manajerial, fleksibilitas penerapan, dan alat bantu yang tersedia. Hasil kajian menunjukkan bahwa PAS 55 menitikberatkan pada integrasi strategi aset, ISO 55001 mengadopsi pendekatan sistem manajemen berbasis siklus PDCA, sementara IAM Framework memberikan panduan praktis untuk pengembangan kapabilitas organisasi secara bertahap. Kajian ini diharapkan dapat menjadi referensi awal bagi penelitian lebih lanjut dan mendukung pengembangan kerangka evaluasi manajemen aset yang adaptif pada berbagai sektor industri dan layanan publik

    Identifikasi Beritas Palsu Pada Situs Berita Di Indonesia Menggunakan Model Naive Bayes

    Full text link
    Penyebaran berita palsu di internet menjadi tantangan utama di era digital. Penelitian ini bertujuan membangun model identifikasi berita palsu pada situs berita di Indonesia menggunakan algoritma Naive Bayes Classifier. Dataset diperoleh dari Kaggle dan GitHub yang berisi berita dengan label fakta atau palsu. Tahapan penelitian mencakup text preprocessing, pembobotan TF-IDF, dan klasifikasi. Hasil evaluasi menggunakan data latih dan uji (skenario 80:20) menunjukkan model mampu mendeteksi berita palsu dengan akurasi sebesar 89%, precision 89%, dan recall 89%. Sistem yang dikembangkan diharapkan dapat membantu masyarakat mengenali berita palsu serta meningkatkan literasi digital

    Identifikasi Pneumonia Pada Anak Berbasis Citra X-Ray Paru-Paru Menggunakan Metode Convolutional Neural Network (CNN)

    Full text link
    Pneumonia merupakan salah satu penyebab utama kematian anak balita di seluruh dunia. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur yang menyebabkan paru-paru terisi nanah dan cairan sehingga menyulitkan anak-anak dalam bernafas. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan 99% kematian anak akibat pneumonia terjadi di negara berkembang. Salah satu cara pengidentifikasi penyakit pneumonia adalah dengan melakukan rontgen x-ray. Hasil rontgen x-ray termasuk citra kompleks sehingga diperlukan metode yang sesuai untuk melakukan identifikasi. Convolutional Neural Network (CNN) merupakan salah satu metode dalam deep learning yang dapat digunakan untuk melakukan klasifikasi. Pada penelitian ini dilakukan klasifikasi terhadap hasil rontgen x-ray paru-paru anak dengan menggunakan CNN. Klasifikasi dibagi kedalam dua kelas, yaitu terindikasi pneumonia dan normal. Hasil uji coba menunjukkan CNN dapat digunakan untuk melakukan klasifikasi apakah seorang anak terindikasi pneumonia atau tidak berdasarkan hasil rontgen x-ray paru-paru anak dengan tingkat akurasi 0.9632 dan loss 0.1139

    Analisa Penambahan Variasi Bahan Carburizing Pada Proses Pack Carburizing Baja EN 39 Untuk Pemakaian Cam Shaft

    Full text link
    Carburizing merupakan proses perlakuan panas pada permukaan benda kerja dengan memanfaatkan karbon sebagai unsur pengerasan. Prinsip kerja perlakuan proses  jenis ini adalah meletakkan karbon disekitar benda kerja pada saat dipanaskan, sehingga karbon akan berdifusi dengan permukaan benda kerja. Hasil yang diperoleh adalah benda kerja dengan permukaan yang keras akan tetapi bagian inti tetap ulet.Bahan yang biasanya digunakan untuk benda – benda yang mendapat perlakuan carburizing adalah baja dengan kadar kurang  2%..logam yang banyak diaplikasikan pada komponen automotive , seperti oda gigi , Camshaft dan Flywheel . Pada proses Carburizing diperlukan bahan yang mempunyai karbon rendah dengan temperature heating dan holding yang sesuai dengan material tersebut . Efek holding , dirasakan sangat berperan akktif dalam menentukan kekerasan dari komponen automotive. Pada penelitian ini ingin mengetahui sampai seberapa besar pengaruh Holding time terhadap prosses carburizing untuk baja EN 39 yang diaplkasikan untuk komponen Cam Sfatt. Variasi Holding Time yang akan dilakukan dari penelitian ini yaitu pada 80 menit , 120 menit , 160 menit dan 220 menit . Specimen dilakukan pada temperature 950 oC, Media pack Carburizing menggunakan arang batok kelapa dengan media quenching menggunakan oli SAE 40 . Tahap selanjutnya dilakukan uji kekerasan pada Cam sfaft yang terbuat dari baja EN 39. Dari pengujuan beberapa variable, tertinggi mempunyai nilai  47 HR

    KLASIFIKASI POSE MANUSIA BERBASIS POINT CLOUD MENGGUNAKAN DEEP LEARNING

    Full text link
    Dengan menggunakan teknologi untuk mengklasifikasikan pose manusia, pemantauan pekerjaan yang berisiko cedera dapat dilakukan dengan lebih aman, sejalan dengan prinsip mempertahankan keamanan dan privasi yang merupakan bagian dari prinsip-prinsip syariah dalam menjaga jiwa. Namun, dalam pengambilan sampel data tubuh manusia, terdapat risiko pengambilan data aurat yang melanggar prinsip privasi. Melalui penggunaan data point cloud dari LiDAR, bagian tubuh yang menjadi aurat dapat tersamarkan dan menjaga privasi. Meskipun demikian, pose manusia yang dihasilkan belum terlihat dengan jelas. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian yang dilakukan ini adalah untuk membuat model klasifikasi pose manusia berbasis voxel point cloud dengan menggunakan deep learning agar dapat mengetahui pose manusia. Dalam penelitian ini, model klasifikasi pose manusia berbasis voxel point cloud dengan menggunakan pendekatan deep learning Conv3D telah berhasil dikembangkan dengan akurasi sebesar 95.76%.Kata kunci: Human pose classification; LiDAR; Point cloud data; Deep learnin

    1,023

    full texts

    1,032

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Prosiding Semnastek
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇