Prosiding Semnastek
Not a member yet
1032 research outputs found
Sort by
Upaya Menurunkan Tingkat Cacat pada Pipa Baja dengan Analisis Diagram Sebab Akibat dan Metode 5W+1H
Kualitas menjadi pertimbangan pelanggan untuk memilih produk yang akan dibeli, sehingga tingkat kepuasan terhadap kualitas berpengaruh terhadap performance perusahaan. Untuk mengurangi cacat produk diperlukan upaya tindakan perbaikan dengan menghilangkan sumber penyebab yang dapat menimbulkan kesalahan. Tujuan penelitian adalah menentukan tindakan perbaikan untuk menurunkan tingkat cacat pada pipa baja dan mendapatkan solusi untuk mencegah terjadinya cacat. Penelitian menggunakan desain penelitian deskriptif eksploratif dengan pendekatan kualitatif. Sample penelitian pada produk pipa baja dengan standar API 5L. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, diskusi, studi dokumentasi dan kajian literatur. Teknik analisis data berdasarkan diagram pareto, untuk menentukan sumber penyebab utama dengan melakukan analisis diagram sebab akibat dan metode 5W+1H. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa akar masalah penyebab cacat produk yang paling besar berasal dari faktor manusia karena human error dan tingkat keahlian yang belum merata, sedangkan dari faktor mesin karena adanya kerusakan mesin yang dipengaruhi umur pakai komponen yang singkat. Faktor material, metode dan lingkungan memiliki hubungan keterkaitan sebagai faktor penyebab terjadinya kesalahan namun tidak berpengaruh secara signifikan. Upaya tindakan perbaikan untuk menurunkan tingkat cacat produk dari faktor manusia dilakukan dengan meningkatkan kompetensi yang dimiliki oleh operator melalui kegiatan pelatihan secara rutin, untuk faktor mesin dengan melakukan pemeliharaan mesin secara teratur
Aplikasi Status Pemeriksaan Activity of Daily Living (ADL) dan Risiko Jatuh Pasien Geriatri
Orang tua lanjut usia (lansia) dengan usia 60 tahun ke atas dan memiliki penyakit yang bersifat majemuk (multipatologi) akibat dari gangguan fungsi jasmani dan rohani, dan atau disertai kondisi sosial yang bermasalah disebut dengan Pasien geriatri. Masalah yang ditemukan pada lansia umumnya adalah penyakit pada lansia, tingkat kemandirian lansia, dan gizi lansia. Dilakukan sebuah riset berupa proses diagnotik multidimensi dan interdisiplin dalam menentukan kemampuan medis, psikologis dan fungsional orang tua untuk membangun rencana tatalaksana dan tindak lanjut jangka panjang yang terkoordinasi dan terintegrasi berupa Pengkajian Paripurna pada Pasien Geriatri (P3G). Riset dilakukan dengan membuat sebuah aplikasi terhadap pasien geriatri dengan menggunakan instrumen Indeks Barthel Modifikasi pada skrining penilaian Activity of Daily Living (ADL) dan Penilaian Risiko Jatuh Pasien Lanjut Usia. Metode Forward Chaining digunakan untuk menarik kesimpulan dari hasil skor tiap skrining yang diperoleh untuk diberikan rekomendasinya.Output berupa data pengujian, identitas pasien, pemeriksaan tanda vital, dan ringkasan hasil pemeriksaan pasien yang diperoleh dari skrining tiap instrumen. Uji coba telah dilakukan terhadap 30 data secara manual maupun sistem, dan diharapkan ke depan dapat ditingkatkan jumlah uji coba datanya
Analisis Kalori Biodiesel Crude Palm Oil (CPO) dengan Katalis Abu Tandan Kosong Kelapa Sawit (ATKKS)
Biodiesel crude palm oil adalah bahan bakar nabati dengan menggunakan bahan baku minyak mentah sawit (Crude palm Oil(CPO)) dan abu tanda kosong kelapa sawit sebagai katalisnya. Abu tanda kosong mempercepat proses pembentukan biodiesel sehingga memikili nilai kalor yang cukup tinggi, sehingga dapat dilakukan proses pembakaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh Crude Palm Oil menjadi Bahan Bakar Nabati berupa Biodiesel. Metode penelitian yang dilakukan adalah eksperimental. Dalam proses pembuatan Crude palm oil menjadi biodiesel terlebih dahulu diperhatikan Free Fatty Acid (FFA) yang terkandung didalamnya. FFA yang dapat langsung diproses untuk menjadi biodiesel adalah ≥ 2% dengan menggunakan transesterifikasi dan CPO yang memiliki FFA ≤ 2% diproses dengan esterifikasi. Hasil penelitian dengan mempergunakan Abu tanda kosong kelapa sawit sebagai katalis dapat membentuk CPO menjadi biodiesel. Nilai kalor yang dihasilkan oleh biodiesel berbahan dasar minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil) dengan katalis abu tandan kosong kelapa sawit adalah -1.382 kJ dari biodiesel yang terbentuk seberat 36,25 gr
Proses Pembuatan CF (Check fictur) Menggunakan Mesin CNC 3 Axis
CNC (Computer Numerik Control) adalah mesin yang dikontrol dengan komputer. CNC ini di program dengan menggunakan Software Mastercam yang berfungsi sebagai Software pengendali CNC yang mudah digunakan karena dapat diinstall pada PC yang berfungsi sebagai server. Mesin CNC ini mampu memproduksi CF (Check Fictur) yang berbahan baja S45C. CF (cek fictur) yang berfungsi untuk mengecek hasil dari mesin bending apakah sesuai dengan CF atau tidak, jika sesuai maka hasil ending dapat diproses untuk lebih lanjut jika tidak akan diolah kembali. Penelitian ini berfokus pada proses produksi, pemilihan material, proses desain menggunakan autocad dan mastercam. Metodologi penelitian yang digunakan adalah dengan melakukan observasi lapangan secara langsung, dalam observasi lapangan penulis mendesain CF 2 dimensi, membuatan program CNC 3 Axis dan pengukuran CF setelah proses CNC, hasil akhir berbentuk part dengan ukuran panjang 140, lebar 100, tinggi 40 yang dapat digunakan untuk mengecek hasil dari mesin bending
Pemanfaatan Limbah Batang Pisang Sebagai Bioadsorbent Dalam Pengolahan Minyak Mentah (CPO ) Untuk Menurunkan Free Fatty Acid (FFA) Dengan Variabel Massa Bioadsorbent
Minyak kelapa sawit mentah (Crude Palm Oil, CPO) merupakan bahan baku utama pembuatan minyak goreng. Proses pembuatan minyak goreng tersebut melibatkan adsorbent dalam pengolahannya sebagai pengotor, pengikat,pemucat warna serta dapat menurunkan konsentrasi asam lemak bebas. Dalam proses pemurnian CPO Bioadsorbent yang banyak digunakan adalah bleaching earth. Penelitian ini bertujuan menghasilkan bioadsorbent dengan memanfaatkan batang pisang sebagai bahan utama. Batang pisang dipilih sebagai sumber bahan bioadsorbent berdasarkan akan kandungan selulosa yang banyak pada batang pisang yang diharapkan dapat untuk terjadinya proses adsorpsi. Bioadsorbent dibuat dengan perlakukan awal yaitu dengan aktivasi batang pisang terhadap NaOH dengan konsentrasi 0,4N. Bioadsorbent batang pisang sesudah diaktivasi selanjutnya dikeringkan dan digunakan untuk menurunkan kadar asam lemak bebas terhadap CPO. Hasil kadar FFA (Free Fatty Acid) pada CPO yang sudah diaktivasi dihitung, kemudian ditentukan pola isotermalnya menggunakan persamaan Langmuir dan Freundlich. Hasil yang diperoleh atas penelitian ini didapatkan massa bioadsorbent optimum yaitu 8 g dengan presentase kadar FFA yang terserap adalah 9,142% dengan R² = 0,9784. Proses penurunan konsentrasi atau kadar FFA dibuat dengan menggunakan persamaan Freundlich dengan R2 ± 0,9
Perbandingan Efektivitas Karbon Aktif Sekam Padi Dan Kulit Pisang Kepok Sebagai Adsorben Pada Pengolahan Air Sungai Enim
Air merupakan zat penting kedua setelah oksigen. Air sungai adalah sumber daya alam yang menjadi kebutuhan makhluk hidup namun hingga kini banyak terjadi pencemaran yang diakibatkan oleh kegiatan industri. Tingginya konsentrasi logam besi (Fe) di sepanjang sungai Enim di Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim diakibatkan dari pembuangan air limbah cucian batubara yang bersifat asam yang masuk ke sungai alami yakni sub Daerah Aliran Sungai (DAS) Enim dan anak anak sungai enim. Sungai tersebut merupakan sumber kehidupan bagi masyarakat yang tinggal disekitarnya. Masyarakat menggunakan air sungai untuk keperluan mencuci dan mandi. Maka diperlukan suatu cara yang dapat mengurangi pencemaran pada air sungai dengan menggunakan berbagai adsorben salah satunya penggunaan karbon aktif sekam padi dan kulit pisang kepok. Tujuan penelitian mengetahui bagaimana kualitas karbon aktif dari sekam padi dan kulit pisang kepok degan variasi berat yang berbeda, mengetahui pengaruh keefektivitasan karbon aktif dari sekam padi dan kulit pisang kepok, mengetahui penurunan kadar besi (Fe), pH, TSS, setelah dilakukan penyaringan dengan karbon aktif dari sekam padi maupun penyaringan dengan karbon aktif dari kulit pisang kepok. Penelitian ini dilakukan dengan persiapan bahan baku, karbonisasi, aktivasi, dan penyerapan kadar air sungai dengan karbonaktif. Berdasarkan hasil penelitian karbon aktif sekam padi dengan konsentrasi H3PO4 15%, kadar Fe 0,57 mg/L menjadi 0,05 mg/L, TSS mengalami penurunan 80,2 mg/L menjadi 42,5mg/L namun untuk pH mengalami kenaikan setelah proses adsorbsi dari nilai awal 6,51 menjadi 7,03. Kesimpulan yang didapatkan bahwa karbon aktif sekam padi lebih baik dari karbon aktif kulit pisang kepok untuk mengurangi kadar pencemaran air sungai
Pengendali Jarak Jauh Peralatan Listrik Menggunakan Pengenal Suara Dan Smartphone Berbasis Mikrokontroller
Penerapan sistem kendali pada rumah pintar memungkinkan seseorang dapat mengendalikan perangkat listrik di rumah seperti Televisi, kipas angin (fan) serta lampu penerangan. Pengendalian ini dapat dilakukan menggunakan baik melalui perintah suara (voice) atau dari telepon pintar (smartphone) berbasis android, sehingga sesorang tidak perlu bergerak berpindah tempat atau mendekati perangkat hanya untuk menghidupkan atau mematikan peralatan-peralatan listrik tersebut. Pada makalah ini dibahas tentang suatu sistem aplikasi pengenal suara dan telepon pintar sebagai pengendali jarak jauh peralatan listrik berbasis mikrokontroller. Sistem terdiri atas modul EasyVR sebagai modul pengenalan suara, mikrokontroler arduino mega 2560 dan telepon pintar sebagai kendali jarak jauh menggunakan aplikasi berbasis android pada telepon pintar. Sebagai pengendali perangkat listrik pada jarak dekat dengan modul sistem, pengendalian dapat dilakukan baik melalui suara menggunakan modul suara easyVR maupun menggunakan aplikasi pada telepon pintar. Sedangkan untuk pengendalian yang dilakukan diluar rumah yang jarak nya jauh hanya dapat dilakukan menggunakan aplikasi pada telepon pintar. Pada proses pengujian yang telah dilakukan, diperoleh data-data yang menunjukan bahwa sistem dapat dijadikan sebagai saklar jarak jauh untuk menghidupkan atau mematikan peralatan listrik menggunakan telepon pintar selama sistem terhubung dengan internet dengan waktu respon kira-kira 13-15 detik. Sedangkan pada pengendalian menggunakan suara, jarak maksimum yang direkomendasikan pada penggunaan modul easyVR dan mikrofon nirkabel yaitu 20 meter dan pengucapan perintah dengan 3 kata memiliki tingkat keberhasilan lebih kecil dibandingan dengan 2 kata
Uji Karakteristik Magnesium Karbonat Sintetis Dari Mineral Dolomit
Magnesium karbonat merupakan salah satu bahan yang banyak dibutuhkan oleh dunia industri di Indonesia, seperti industri cat, kertas dan farmasi. Pada umumnya, harga magnesium karbonat beragam tergantung dari tingkat kemurnian, ukuran butiran dan sifat fisik. Hingga saat ini untuk memenuhi kebutuhan magnesium karbonat di Indonesia berasal dari impor, sedangkan Indonesia memiliki potensi akan bahan baku pembuatan magnesium karbonat yang cukup melimpah. Bahan baku yang dapat digunakan dalam pembuatan magnesium karbonat tersebut ialah dolomit. Penelitian ini dilakukan dengan mengikuti tahapan – tahapan berikut penggerusan dolomit, kalsinasi, pelarutan dolomit dengan air dan proses karbonasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa pembuatan magnesium karbonat dari dolomit berhasil dilakukan dalam bentuk senyawa hidromagnesit (C4H10Mg5O18) dengan kemurnian magnesium yang diperoleh hingga 95%. Pada tulisan ini akan dipaparkan mengenai karakteristik magnesium karbonat yang telah dihasilkan menggunakan metode XRD, XRF dan SEM-EDX
Upaya Perbaikan Kinerja Simpang Empat Bersinyal Pada Jalan Duren Tiga Selatan Dengan Metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2014
Jalan Duren Tiga Selatan, Jakarta Selatan, DKI Jakarta merupakan jalan yang cukup ramai karena dikelilingi oleh usaha masyarakat dan termasuk daerah komersil sehingga mengakibatkan terjadinya aktifitas kendaraan yang cukup padat pada jam kerja maupun pulang kerja. Maka penelitian ini dibuat bertujuan untuk memberikan upaya perbaikan kondisi awal sehingga adanya pengurangan konflik yang signifikan di masa yang akan datang, mengetahui tingkat pelayanan lalu lintas, dan mengetahui seberapa besar panjang antrian yang terjadi di setiap lengan pada jam sibuk. Metode yang dipakai untuk melakukan penelitian yaitu dengan mendatangkan secara langsung lokasi yang akan diteliti untuk merekam melalui handphone dan secara manual untuk mendapatkan data volume kendaraan lalu lintas di perempatan tersebut sesuai jam puncak yang terjadi yaitu pukul 06.00 – 09.00 WIB, pukul 11.00 – 13.00 WIB dan juga pukul 16.00 – 19.00 WIB, dimana pengamatan dilakukan dari hari Senin hingga Minggu. Hasil analisis yang didapatkan yaitu pada lengan utara dan selatan nilai DJ 0,98 melebihi syarat ketentuan sehingga perlu adanya upaya perubahan kriteria desain seperti mengubah ketentuan fase isyarat, memperlebar jalur pendekat, dan menerapkan manajemen lalu lintas tertentu disesuaikan dengan kondisi masing-masing lengan sehingga didapatkan alternatif solusi untuk meminimalisir panjang antrian pada persimpangan Duren Tiga Selatan
Optimalisasi Sambungan Perpipaan IPAL Komunal Di Kelurahan Sukaresmi Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor
Kelurahan Sukaresmi memiliki IPAL komunal KPP Istiqomah memiliki kapasitas yang dapat menampung limbah untuk 500 jiwa dari total pengguna eksisting 145 jiwa dari 41 sambungan rumah bedasarkan survei di lokasi penelitian. Penyebab kurangnya optimalisasi kapasitasn IPALkarena kontur tanah rumah warga yang berada di bawah bak inlet IPAL,perbedaan pendapat antar tetangga, lahan yang tidak boleh dilalui pipa, kurang berkenannya pemilik rumah jika dilakukan pemasangan ulang perpipaan ke IPALdan anggaran yang terbatas.Metode studi observasi, metode interview, metode Focus Group Discussion (FGD), metode tracking, dan metode literatur adalah Metode yang yang digunakan dama penelitian ini.Metode pengembangan optimalisasi IPAL terbagi menjadi beberapa tahap yaitu tahap pengambilan data, tahap analisis eksisting IPAL dan tahap pengembangan pemenuhan kapasitas IPAL.Terdapat 7 rumah dengan total 28 jiwa yang akan di rencanakan untuk pengoptimalisasikan layanan IPAL.Pengembangan layanan IPAL rencana terbagi menjadi 2 lokasi dengan menggunakan pipa berdiameter 4” dan 3” dengan kemiringan pipa 1% di lokasi A dan 2% di lokasi B. Mayoritas kecepatan aliran pada pipa sudah memenuhi standar self cleansing. Pada mengoptimalisasi kapasitas IPAL, memerlukan anggaran biaya sebesar Rp. 6.415.320,00.- pada dua lokasi yang direncanakan