Prosiding Semnastek
Not a member yet
1032 research outputs found
Sort by
PENINGKATAN KEAMANAN PADA SIMPLE NETWORK TIME PROTOCOL(SNTP) UNTUK MENDITEKSI CYBER CRIME DI DALAM AKTIFITAS JARINGAN
Di era sekarang ini teknologi informasi dan komputasi telah berkembang pesat sehingga kejahatan dunia maya meningkat secara drastis karena pandemi, penjahat dunia maya kini juga menargetkan orang, bukan hanya sistem. Modus kejahatan di dunia maya saat ini sangat beragam. Cara yang digunakan oleh penyerang semakin beragam dan kompleks. Dengan mengimplementasi antivirus client server bertujuan melakukan scan di setiap client yang sudah terhubung jaringan local secara real time maupun terpusat juga mengupdate secara terpusat pula, serta mendeteksi jenis serangan yang sering terdapat system jaringan serta medeteksi jenis serangan yang sering terdapat system jaringan dan meberikan proteksi seluruh komputer client dari segala serangan (malware, virus, worm, Trojan) yang terdapat pada jaringan.Sebagai upaya meningkatan keamanan dijaringan perusahaan dan mermerikan kenyaman disaat melaukan aktivitas komunikasi di jaringan Internet, peneliti melakukan migrasi software sophos ke trend Micro. Hasil log dari scanning antivirus dengan menggunakan Trend Micro, Risk Level High, action yang harus dilakukan segera Blocke
KARAKTERISTIK PERUBAHAN FASA PADA PROSES KALSINASI DOLOMIT DENGAN METODE KALKULASI MATCH!3
Proses kalsinasi mineral dolomit berperan penting dalam pembuatan bahan industri yang bernilai tinggi. Hal ini karena dolomit alam sulit untuk dirubah menjadi produk lain dengan proses pelarutan kimia karena memerlukan waktu yang cukup lama. Melalui pengaturan proses kalsinasi maka dapat diperoleh proses pemisahan magnesium dan kalsium dari dolomit. Dengan terpisahkanya magnesium dan kalsium dari dolomit mampu diperoleh peningkatan nilai tambah yang tinggi. Pada paper ini akan dipaparkan hasil dari pengamatan perubahan fasa dolomit pada proses kalsinasi dengan metode Match!3. Proses kalsinasi dolomit yang dipilih untuk dilakukan analisis kalkulasi match!3 adalah temperatur 675OC selama 4 jam, temperatur 725OC selama 4 dan 6 jam dan temperature 900OC selama 4 jam. Hasil kalkulasi Match!3 menunjukkan titik krusial proses kalsinasi pada temperatur725OC selama 4, yaitu mulai terbentuk fasa CaO dengan kadar 0,1 %. Sehingga untuk mendapatkan proses pemisahan magnesium dan kalsium pada dolomit, kisaran proses kalsinasi dilakukan pada temperatur 725OC dan waktu 4 jam. Oleh karena itu pada percobaan berikutnya perlu dilakukan analisis kinetika reaksi kalsinasi dolomit, melalui analisis perubahan fasa hasil kalsinasi dengan perhitungan match!3
ANALISIS NILAI OEE DAN FMEA SEBAGAI DASAR PERAWATAN MESIN FINE DRAWING 24 B PT. ABC
PT. ABC adalah perusahaan manufaktur dengan hasil produksi kabel dan peralatan listrik. Tahun 2021 kendala yang dialami perusahaan adalah tingginya tingkat kerusakan mesin, yaitu mesin Fine Drawing 24 B. Berdasarkan perhitungan dapat diketahui nilai OEE sebesar 56,68% yang artinya berada dibawah standar OEE Internasional yaitu 85,40%. Rendahnya nilai OEE ini dikarenakan penurunan Availability ratio sebesar 65,63%, Performance Efficiency 86,59%. Tahap selanjutnya dilakukan pengukuran terhadap OEE losses untuk menentukan faktor penyebab penurunan kehandalan mesin Fine Drawing 24 B. Diketahui penyebab penurunan kehandalan mesin adalah breakdown losses 67,63%. Tahap berikutnya adalah mencari prioritas perbaikan komponen mesin Fine Drawing 24 B menggunakan metode FMEA, didapat prioritas utama perbaikan komponen mesin adalah bearing dengan nilai RPN 80, as pully nilai RPN 48 dan flat belting nilai RPN 27. Tahap selanjutnya mencari total failure cost untuk mengetahui besarnya kerugian secara keseluruhan, didapat biaya tertinggi yaitu komponen bearing yaitu Rp 213.008.300,00, biaya as pully Rp 77.431.650,00, flat belting Rp 28.330.520,00. Tindakan perbaikan yang diusulkan untuk meningkatkan performansi mesin yaitu perusahaan membuat jadwal pelatihan secara berkala untuk meningkatkan keperdulian dan kompetensi operator, melakukan identifikasi seluruh mesin terkait data umur mesin dan kemudian melakukan tindakan perawatan / pergantian part yang dibutuhkan. Dalam pengunaan komponen bearing, as pully dan flat belting agar memilih spare part dengan kualitas yang baik dan menganalisa kebutuhan petugas kebersihan serta menetapkan SOP kebersihan lingkungan kerja
ANALISIS PENGUKURAN KINERJA MENGGUNAKAN PENDEKATAN BALANCED SCORECARD DAN AHP PADA PERUSAHAAN JASA PENGIRIMAN (STUDI KASUS DI PT. XYZ)
Jasa pengiriman menjadi salah satu sektor bisnis yang sangat berpengaruh pada saat ini. Peningkatan penggunaan jasa pengiriman mengalami peningkatan yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Diikuti dengan peningkatan jumlah penyedia jasa pengiriman, persaingan pada bidang ini menjadi semakin ketat dan padat. PT. XYZ merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang Jasa Pengiriman Barang. Tujuan penelitian ini untuk mengukur kinerja PT. XYZ. Metode yang digunakan adalah pendekatan Balanced Scorecard dan Analitycal Hierarchy Process (AHP). Jenis penelitian ini adalah desktiptif kuantitatif. Beberapa teknik pengumpulan data yaitu dengan wawancara dan kuesioner. Berdasarkan hasil pengumpulan data didapatkan 14 sasaran strategi dan 16 indikator KPI yang dapat diolah untuk menghitung skor akhir dan menentukan kriteria kinerja perusahaan. Hasil penelitian didapatkan skor akhir perusahaan sebesar 98,988% yang berarti PT. XYZ sudah berada dalam kategori kinerja sangat baik (AAA). Dari pengukuran kinerja ini dapat disimpulkan bahwa berdasarkan nilai skor akhir dapat diketahui bahwa perspektif proses bisnis internal dengan skor akhir 9,480 belum memenuhi capaian target terutama berkaitan dengan waktu pengiriman dan penyelesaian komplain pelanggan. Adapun perspektif pertumbuhan dan pembelajaran memiliki skor akhir 25,954 telah mendekati target yang ditentukan. Perspektif keuangan dengan skor akhir 14,602 dan perspektif pelanggan dengan skor akhir 48,958 telah mencapai target yang ditentukan
Modifikasi Alat Pemanggang Jagung Kapasitas 2 kg/proses Dengan Pembalik
Penelitian ini bertujuan untuk membuat alat pemanggang dengan kapasitas 2 kg/proses dengan proses pengipasan menggunakan kipas bertenaga listrik dan proses pembalikan menggunakan shaft untuk memanggang daging ayam, pembakaran jagung, dan pembakar ubi. Modifikasi alat pemanggang dilakukan dengan menggunakan beberapa tahap. Tahap awal, pembuatan rangka yang berfungsi sebagai penopang dudukan pemanas dan komponen lain. Selanjutnya, perakitan laci pembuang abu/pemasuk bahan baku, Pemutar panggangan, Ducting untuk kipas, dan Plat penyekat. Tahap akhir yaitu pemasangan dinding alat dan pengecatan, kemudian dilakukan pengujian. Pengujian dilakukan dengan memanggang jagung, ubi, dan daging ayam dengan massa 1 kg sampai matang. Berdasarkan pengujian yang dilakukan alat pemanggang ini membutuhkan waktu kurang lebih 12 menit untuk dapat membuat daging ayam (dalam percobaan) matang. Alat ini bisa digunakan Untuk kapasitas 5-6 potongan ayam. Pengujian yang dilakukan untuk membuat jagung bakar didapat hasil, alat pemanggang ini membutuhkan waktu kurang lebih 15-20 menit untuk dapat membuat jagung (dalam percobaan) matang dengan kapasitas 8 jagung. Sedangkan pengujian untuk membakar ubi, didapatkan hasil alat pemanggang ini membutuhkan waktu kurang lebih 20-25 menit untuk dapat membuat ubi (dalam percobaan) matang untuk kapasitas 6 ubi jalar berukuran besar atau 8-10 ubi jalar berukuran kecil
Kajian Konsep Healing Therapeutic Architecture Pada Fasilitas Pendidikan Anak-Anak Luar Biasa, Studi Kasus: Ifield School Sensory Garden
Anak-anak luar biasa membutuhkan fasilitas pendidikan yang sesuai untuk membantu mereka mengubah keluarbiasaan mereka menjadi rasa kepercayaan diri dalam berkarya dan mengabdi untuk bangsa. Kajian dalam penelitian ini adalah terkait penerapan konsep healing therapeutic pada fasilitas pendidikan anak-anak luar biasa. Metode kualitatif diskriptif adalah metode yang digunakan dalam penelitian ini. Studi literatur digunakan sebagai metode pengumpulan data dalam kajian ini. Studi kasus yang diambil adalah Ifield School Sensory Garden. Pendekatan dalam analisis menggunakan prinsip desain healing therapeutic (Chrysikou) dipadukan dengan prinsip media therapeutic (Holowitz), menghasilkan kajian bahwa: Ifield School Sensory Garden menerapkan konsep healing therapeutic meliputi pada seluruh prinsip yaitu care in community, design for domesticity, social valorization, integrated with nature, dan therapeutic media
Pemilihan Alternatif Supplier Alat kesehatan Dengan Pendekatan AHP dan TOPSIS
Pemilihan supplier merupakan salah satu aktivitas penting dalam manajemen rantai pasok. Penentuan supplier dilakukan karena adanya beberapa alternatif supplier yang dapat dipilih dimana hasil pemilihan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif pada perusahaan. Alat Kesehatan terutama produk face shield merupakan produk yang sangat dibutuhkan pada masa pandemic ini. Melonjaknya permintaan face shield membuat ketersediaan produk tersebut perlu untuk dikendalikan. Permasalahannya adalah tidak semua supplier siap memenuhi permintaan yang mengakibatkan produk alkindo face shield sering stock out. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan prioritas alternatif supplier alat Kesehatan alkindo face shield dengan pendekatan integrasi AHP dan Topsis. Kriteria dan subkriteria dipilih berdasarkan literatur dan divalidasi oleh responden ahli. Bobot kriteria dan sub kriteria ditentukan berdasarkan perhitungan menggunakan metode AHP . Sedangkan keputusan supplier terbaik ditentukan berdasarkan nilai preferensi yang diperoleh dari perhitungan menggunakan metode TOPSIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Supplier ke 2 yaitu PT Holistic Indonesia memiliki kinerja terbaik peringkat pertama dengan nilai preferensi 0,9363, supplier ke 1 yaitu CV Shubuh Diagnotics berada di peringkat kedua dengan nilai preferensi 0,8767, dan supplier ke 3 yaitu Arafah Medilab peringkat ketiga dengan nilai preferensi 0,7983. Dengan demikian PT Holostic Indonesia dapat dipilih sebagai pemasok utama untuk produk alat Kesehatan alkindo faceshield
Kajian Konsep Arsitektur Maskulin pada Museum Zhuhai, China
Arsitektur yang era kaitannya dengan sifat maskulin karena campur tangan para ahli di era modern. Eksistensinya yang sempat menjadi berkurang karena Gerakan feminism dalam arsitektur yang sempat mengambil perhatian penggiat arsitektur. maka dari itu untuk menghadirkan kembali wwasan mengenai konsep arsitektur maskulin maka penelitian ini dilakukan. Dalam metode ini sangat bertumpu dengan data literatur karena kondisi saat ini yang tidapat dapat melakukan kunjungan langsung ke lokasi studi kasus. Studi kasus yang menjadi pilihan adalah museum Zhuhai di Beijing, China. Dalam pengumpulan data tentunya mengacu kepada prinsip-prinsip arsitektur maskulin. Prinsip-prinsip tersebut meliputi kesan natural pada elemen, pemilihan warna, ornament bergaya industrial, serta penggunaan material baja. Beberapa prinsip tersebut selanjutnya diidentifikasi pada elemenelemen arsitektur yang dirasa mampu menampilkan kesan arsitektur maskulin pada bangunan museum ini. Hasil dari identifikasi tersebut membuktikan bahwa setiap prinsip tersebut mampu dihadirkan dengan cukup baik, selain itu, kita juga mendapati tentang strategi implementasi yang dirasa optimal untuk menghadirkan kesan arsitektur maskulin pada sebuah bangunan museum, dengan tetap menghadirkan sesuatu yang inovatif namun tetap memiliki ciri khasnya tersendiri
Perancangan Mesin Pencacah Sampah Botol Plastik Skala Rumah Tangga
Permasalahan sampah botol plastik di Indonesia merupakan masalah yang sudah cukup lama menjadi pembahasan. Khususnya, sampah botol plastik di lingkungan perumahan penulis menetap menjadi tanggung jawab semua warga perumahan termasuk penulis sendiri. Sampah botol plastik yang dihasilkan di blok perumahan penulis rata-rata 6 kg/ hari. Sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap lingkungan, penulis merancang sebuah mesin pencacah botol plastik skala rumah tangga yang akan menghasilkan cacahan yang nantinya bisa didaur ulang kembali menjadi produk cetakan plastic. Proses perancangan mesin pencacah ini akan mengadaptasi proses shearing, dimana pisau pencacah akan mencacah botol plastik menjadi cacahan kecil, diputuskan shear angle yang akan dipakai sebesar 5o. Sedangkan material pisau yang akan digunakan adalah S45C. Karena, material ini dinilai cukup kuat untuk mencacah material plastik khususnya PET. Berdasarkan hasil rancangan dan perhitungan, diperoleh ukuran mesin 250 x 500 x 750, dengan motor penggerak dan reducer NMRV 050, 1,5 HP/ 1,01kW 1 phase 220 V dengan putaran (n2) 284 rpm. Pisau pencacah yang digunakan terdiri dari 23 buah pisau putar Ø90 x 5 dan pisau tetap 45 buah. Kemudian terdapat sistem penyaringan cacahan yang memiliki lubang 5,5 mm, sehingga diharapkan menghasilkan cacahan <5,5 mm. Rangka yang digunakan adalah rangka alumunium frame 6 series 30x30, sehingga mudah dalam pemasangan
Kajian Konsep Generatif Dalam Dunia Konstruksi Kontemporer Pada Bangunan Heydar Aliyev Center di Azerbaijan
Bangunan Heydar Aliyev Center merupakan bangunan bergaya kontemporer yang diduga menerapkan konsep generatif pada konstruksinya. Tujuan penelitian ini untuk memahami konsep generatif dalam dunia konstruksi kontemporer, terhadap karakteristik dan penerapan pada bangunan Heydar Aliyev Center. Melalui metode kualitatif dan pendekatan deskriptif pada penelitian ini untuk memperoleh pengetahuan terhadap konsep generatif dalam dunia konstruksi kontemporer, terhadap studi kasus bangunan Heydar Aliyev Center. Bangunan Heydar Aliyev Center memiliki karakteristik dari ciri konsep generatif terhadap elemen konstruksi bangunan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsep generatif terhadap konstruksi kontemporer memiliki beberapa prinsip yang ada pada bangunan, seperti bentuk yang rumit dan kompleks; bentuk yang unity; bentuk yang dinamis; bentuk geometri lengkung yang kompleks; dan bentuk pengulangan dan simetri