Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer
Not a member yet
1290 research outputs found
Sort by
Optimasi Rute Rencana Perjalanan Pesawat Menggunakan Algoritma Late Acceptance Hill Climbing (Studi Kasus : Travelling Salesman Challenge 2.0)
Permasalahan Traveling Salesman Problem (TSP) merupakan permasalahan klasik yang popular diteliti dalam bidang optimasi kombinatorika. Permasalahan ini bertujuan menentukan rute perjalanan terpendek untuk mengunjungi setiap lokasi tepat satu kali dan diakhir perjalanan harus kembali ke lokasi awal perjalanan dimulai. Permasalahan ini telah digolongkan sebagai permasalahan NP-Hard, sehingga membutuhkan algoritma non-deterministic untuk dapat menyelesaikan permasalahan ini. Dalam permasalahan nyata, salah satu penerapan TSP ada pada permasalahan untuk menentukan rute perjalanan termurah untuk mengunjungi beberapa kota di beberapa negara. Kompetisi Travelling Salesman Challenge 2.0 (TSC 2.0) mengangkat permasalahan ini dalam sebuah kompetisi pada tahun 2018. Untuk menyelesaikan studi kasus tersebut, penelitian ini menyembangkan algoritma Late Acceptance Hill Climbing (LAHC) menggunakan metode hiper-heuristik. Algoritma LAHC merupakan algoritma yang sederhana namun telah terbukti mampu mengoptimasi dengan baik pada beberapa permasalahan TSP. Algoritma LAHC diuji coba pada 14 dataset dari TSC 2.0. Hasil penelitian menunjukan algoritma LAHC menghasilkan solusi yang kompetitif dengan mampu menurunkan biaya perjalanan dengan rata-rata 58% dan menghasilkan hasil yang lebih baik dengan rata-rata 9% dari algoritma Threshold Acceptance (TA) yang digunakan sebagai algoritma pembanding. AbstractThe Traveling Salesman Problem (TSP) is a classic problem that is popularly researched in the field of combinatorics optimization. This problem aims to determine the shortest travel route to visit each location exactly once and, at the end of the trip, must return to where the trip started. This problem has been classified as an NP-Hard problem. Therefore it requires a non-deterministic algorithm to solve it. In the real world, one of the applications of TSP is the problem of determining the cheapest travel routes to visit several cities in several countries. The Traveling Salesman Challenge 2.0 (TSC 2.0) competition raised this issue in a competition in 2018. This study developed the Late Acceptance Hill Climbing (LAHC) algorithm using the hyper-heuristic method to complete the case study from TSC 2.0. The LAHC algorithm is simple but has been proven to optimize well for several TSP problems. The LAHC algorithm was tested on 14 datasets from TSC 2.0. The results show that the LAHC algorithm produces competitive solutions by reducing travel costs by an average of 58% and making better results by an average of 9% than the Threshold Acceptance (TA) algorithm used as a comparison algorithm
Prediksi Produksi Biofarmaka Menggunakan Model Fuzzy Time Series dengan Pendekatan Percentage Change dan Frequency Based Partition
Masa depan biofarmasi semakin cerah. Akibat mahalnya harga obat modern, maka permintaan tanaman obat meningkat di dalam dan luar negeri. Hal ini karena biofarmaka banyak digunakan di industri lain, seperti makanan, minuman, dan kosmetik. Konsumen di seluruh dunia termasuk di Indonesia bergerak menuju produk makanan dan kesehatan yang lebih sehat dengan slogan "kembali ke alam". Dengan demikian permintaan tanaman obat sebagai bahan baku industri lainnya juga meningkat. Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan suatu prediksi untuk menentukan besaran kenaikan atau penurunan jumlah produksi komoditas strategis biofarmaka untuk beberapa tahun ke depan, sehingga Memungkinkan analisis pergerakan tren dari perkembangan data sebelumnya. Saat ini belum dijumpai studi peramalan deret waktu untuk memprediksi produksi biofarmaka dengan tingkat akurasi baik. Dalam eksperimen ini kami mengusulkan model peramalan fuzzy time series berdasarkan pendekatan percentage change sebagai himpunan semesta dan frequency-based partition yang dapat memberikan tingkat akurasi peramalan yang tinggi. Prediksi difokuskan pada biofarmaka untuk empat jenis rimpang yaitu Jahe, Lengkuas, Kencur, dan Kunyit yang dinilai menjadi prioritas utama pengembangan tanaman obat di Indonesia. Dalam penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistika tahun 1997-2020. Tujuan dari survei adalah untuk memprediksi dan menganalisa perkembangan produksi biofarmaka untuk empat jenis rimpang. Hasil prediksi menunjukan akurasi luar biasa dengan nilai Mean Absolute Percentage Error yang sangat kecil yakni Jahe 0,03%, Lengkuas 0,02%, Kencur 0,14%, dan Kunyit 0,03%. Dengan demikian hasil eksperimen ini dapat berkontribusi dan digunakan bagi pihak yang berkompeten untuk membantu dalam menentukan kebijakan strategis di masa depan. AbstractBiopharmaceuticals\u27 future is brightening. Due to the exorbitant cost of modern treatment, the desire for medicinal herbs is growing. due to their widespread use in different industries such as food, beverages, and cosmetics. Consumers worldwide, especially in Indonesia, are gravitating towards healthier food and health goods. So the demand for medicinal plants as raw materials increases. To solve this issue, a forecast is required for the next few years on the increase or decline in production of strategic biopharmaca commodities. Currently, no reliable time series forecasting study exists for biopharmaca production. To achieve high predicting accuracy, we present a fuzzy time series forecasting model based on percentage change as a universal set and frequency-based partition. Ginger, Galangal, Kencur, and turmeric are predicted to be the most important rhizomes for biopharmaca research in Indonesia. Secondary statistics from the Central Statistics Agency for 1997–2020 This study\u27s goal was to anticipate and analyze biopharmaca synthesis in four rhizomes. The prediction results are incredibly accurate, with Mean Absolute Percentage Error values of just 0.03%, 0.02%, 0.14%, and 0.03% for Ginger, Galangal, Kencur, and Turmeric, respectively. Thus, competent parties can use the outcomes of this experiment to help determine future strategic policies
Keterlibatan Stakeholder Pada Strategi TI; Studi Pemetaan Sistematis
Mempelajari stakeholder bertujuan untuk menjelaskan bagaimana perusahaan memperlakukan stakeholder mereka dan dampak pilihan yang dibuat terhadap kinerja perusahaan secara keseluruhan. Mempelajari strategi stakeholder telah dilakukan pada berbagai bidang. Namun, penelitian sebelumnya kebanyakan pada bidang industri dan management, hanya ada sedikit literatur yang membahas menyeluruh analisis stakeholder pada teknologi informasi utamanya pada strategi TI. Padahal pada teknologi informasi (TI), manfaat keterlibatan stakeholders digunakan sebagai dasar konseptual untuk mengembangkan rencana teknologi. Berdasarkan keadaan yang ada, tujuan dari paper ini adalah untuk membuat peta sistematis berdasarkan literatur dari lima tahun terakhir yaitu periode 2017-2021. Review literatur yang digunakan berasal dari database jurnal internasional yaitu Emerald, Elsevier, Tandfonline, dan springer dengan pencarian berdasarkan tahun, bidang, dan jenis literatur yang digunakan yaitu jurnal. Berdasarkan hasil pencarian, selanjutnya diseleksi jurnal yang berfokus dapat menjawab pertanyaan penelitian. Adapun Pertanyaan penelitian yang digunakan adalah menjawab peran keterlibatan stakeholder dalam strategi teknologi informasi dan implementasi stakeholder pada masing-masing area TI. Selain menjawab pertanyaan penelitian paper ini juga melakukan klasifikasi literatur yang didapat menurut fokus yang berbeda, yaitu demografi jurnal penelitian dan jenis stakeholder yang digunakan. Hasil dari paper ini diharapkan dapat berkontribusi dalam merumuskan peran stakeholder dalam strategi TI dan mengidentifikasi faktor implementasi yang harus diperhatikan dalam strategi TI. AbstractStudying stakeholders aims to explain how companies treat their stakeholders and the impact of their choices on the company\u27s overall performance. Learning stakeholder strategies has been carried out in various fields. However, previous research has primarily been in the areas of industry and management; there is little literature that discusses a thorough stakeholder analysis on information technology, especially in IT strategy. Whereas in information technology (IT), the benefits of stakeholder involvement are used as a conceptual basis for developing technology plans. Based on the existing circumstances, this paper aims to create a systematic map based on the literature from the last five years, namely the period 2017-2021. The literature review comes from a database of international journals, namely Emerald, Elsevier, Tandfonline, and Springer by searching by year, field, and type of literature used. The search results then selected journals that focus on answering research questions. The research question used is to answer the role of stakeholder involvement in information technology strategy and stakeholder implementation in each IT area. In addition to answering research questions, this paper also classifies the literature obtained according to different focuses, namely the demographics of research journals and the types of stakeholders used. The results of this paper are expected to contribute to formulating the role of stakeholders in IT strategy and identify implementation factors that must be considered in IT strategy
Rancang Bangun Purwarupa Pemilah Sampah Pintar Berbasis Deep Learning
Pengolahan sampah di Indonesia masih menjadi pekerjaan rumah yang besar dan belum terselesaikan. Menurut penelitian aktual Sustainable Waste Indonesia (SWI) mengungkapkan bahwa 24% sampah di Indonesia masih tidak dikelola dengan baik. Dari sekitar 65 juta ton sampah yang diproduksi di Indonesia tiap harinya, sampah yang paling banyak dihasilkan adalah sampah organik sebanyak 60%, sampah plastik 14%, diikuti sampah kertas 9%, metal 4,3%, kaca, kayu dan bahan lainnya sebesar 12,7%. Sampah plastik yang dihasilkan Indonesia mencapai 1,3 juta ton. Berdasarkan banyaknya sampah yang diproduksi Indonesia, dapat diketahui besarnya peran daur ulang dalam menyelamatkan lingkungan. Peran yang paling utama adalah dapat membantu mengurangi limbah dimanapun dan mengurangi polusi. Langkah awal untuk pengolahan limbah adalah pemilahan. Dengan memilah sampah yang benar, masyarakat dapat dengan mudah mengidentifikasi bahan mana yang dapat didaur ulang dan mana yang tidak. Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti mengusulkan sebuah sistem yang mampu membedakan dan mengenal sampah organik dan sampah anorganik. Dalam hal ini, digunakan salah satu cabang ilmu pembelajaran mesin (Machine Learning) yang mampu mengetahui kumpulan gambar serta mengklasifikasikannya yaitu pembelajaran mendalam (Deep Learning). Salah satu metode pembelajaran mendalam (Deep Learning) yang digunakan adalah Convolutional Neural Network (CNN). Arsitektur tersebut menyerupai saraf manusia dan merupakan salah satu pembelajaran terawasi. Selain itu, peneliti memanfaatkan Raspberry Pi sebagai mikrokontroler, modul kamera Raspberry Pi yang digunakan untuk mengambil gambar, serta Intel Movidius Neural Compute Stick (NCS) yang berfungsi untuk mempercepat proses komputasi sehingga proses pendeteksian lebih mudah. Hal ini dikarenakan perangkat tersebut bersifat portable, cepat dan akurat. AbstractWaste processing in Indonesia is still a big homework and has not been solved. According to the latest research by Sustainable Waste Indonesia (SWI) 24% of waste in Indonesia is still not properly managed. From about 65 million tons of waste produced in Indonesia every day, the largest contributor to this is organic waste as much as 60%, plastic waste 14%, followed by paper waste 9%, metal 4.3%, glass, wood and other materials at 12.7%. The plastic waste in Indonesia reaches 1.3 million tons. Based on the amount of waste in Indonesia, it can be seen that the role of recycling is big in saving the environment. It is crucial to help reduce waste anywhere and reduce press down pollution. The very first step in waste processing is sorting. By properly sorting waste, people can easily identify which materials can be recycled and which are not. Based on these problems, the researcher proposes a system that is able to recognize and sort organic waste, and inorganic waste. In this case, Deep Learning, a branch of (Machine Learning) is used to be able to understand a set of images and classify them. Deep Learning method applied here is using Convolutional Neural Network (CNN). The algorithm is like human nerves and is one of supervised learning. In addition, this research use the Raspberry Pi as a microcontroller, the Raspberry Pi camera module which is used to take pictures, and the Intel Movidius Neural Compute Stick (NCS) to speed up the computing process so that the identification process is easier. These devices are portable, fast and accurate
Evaluasi Tingket Kepuasan Pengguna Layanan Semeton Denpasar Menggunakan Metode E-Govqual
Sistem Manajemen Perizinan Terintegrasi Online Kota Denpasar (SEMETON Denpasar) merupakan layanan e-government yang digunakan oleh masyarakat Kota Denpasar untuk mengajukan permohonan perizinan dan non perizinan. Hingga saat ini belum pernah dilaksanakan evaluasi terkait pengukuran tingkat kepuasan pengguna layanan sistem informasi. Selain itu, dalam mengoperasikan layanan SEMETON Denpasar masih ditemukan kesulitan oleh masyarakat. Dalam rangka penyempurnaan layanan SEMETON Denpasar untuk meningkatkan kepuasan pengguna, penelitian ini bertujuan untuk melaksanakan evaluasi kepuasan pengguna layanan SEMETON Denpasar menggunakan metode e-GovQual, yang meliputi 6 dimensi dengan beberapa atribut yang disesuaikan kondisi sistem informasi. Penelitian didahului dengan penyebaran dan pengisian kuesioner oleh 255 responden. Pengujian validitas dengan tingkat kesalahan yang digunakan sebesar 5% menggunakan teknik Pearson Product Momen dan software SPSS 24, diperoleh nilai validitas seluruh atribut pertanyaan berada di atas taraf signifikan. Pengujian reliabilitas dilakukan dengan teknik Alfa Cronbach dan diperoleh nilai reliabilitas secara keseluruhan adalah sebesar 0,973 dan dinyatakan memiliki reliabilitas yang sangat baik (excellent reliability). Skor rata-rata tingkat kepuasan pengguna layanan SEMETON Denpasar secara keseluruhan adalah sebesar 3,80 dengan persepsi pengguna berada pada kategori puas. Berdasarkan capaian skor rata-rata atribut yang berada di bawah skor rata-rata dimensi e-GovQual pada atribut tersebut, selanjutnya dijadikan sebagai rekomendasi perbaikan layanan SEMETON Denpasar. Rekomendasi yang dihasilkan terdiri dari 10 rekomendasi yang disarankan dalam rangka meningkatkan kualitas implementasi e-government serta peningkatan kualitas pelayanan publik. AbstractSEMETON Denpasar is an e-government service used by the citizen of Denpasar City to apply for licensing and non-licensing. Until now, no evaluation has been carried out related to measuring the level of satisfaction of users of information system services. In addition, in operating the Denpasar SEMETON service, the community still finds difficulties. To improve the service of SEMETON Denpasar to increase user satisfaction, this study aims to evaluate the user satisfaction of SEMETON Denpasar services using the e-GovQual method, which includes 6 dimensions with several attributes that are adjusted to the conditions of the information system. The research was preceded by distributing and filling out questionnaires by 255 respondents. Validity testing with an error rate of 5% used the Pearson Product Moment technique and SPSS 24 software, it was found that the validity value of all question attributes was above the significant level. Reliability testing was carried out using Cronbach\u27s Alfa technique and it was obtained that the overall reliability value was 0.973 (excellent reliability). The average score of the overall satisfaction level of SEMETON Denpasar service users is 3.80 with the perception of the user being in the satisfied category. Based on the achievement of the average score of attributes that are below the average score of the e-GovQual dimension on these attributes, then it is used as a recommendation for improvement in SEMETON Denpasar services. The resulting recommendations consist of 10 recommendations suggested to improve the quality of e-government implementation and improve the quality of public services
Network Automation pada Beberapa Perangkat Router Menggunakan Pemrograman Python
Perkembangan teknologi dalam bidang jaringan komputer memberikan efek semakin banyak vendor yang memproduksi perangkat jaringan. Perancangan topologi jaringan dengan tipe Wide Area Network (WAN) membutuhkan lebih banyak perangkat jaringan termasuk router. Seorang network administrator yang mengkonfigurasi lebih dari satu router akan memberi peluang adanya human error. Selain itu waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan semakin banyak karena harus berpindah dari satu interface ke interface lain. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penulis merancang aplikasi network automation pada beberapa perangkat router. Tujuan penelitian ini adalah membuat sebuah dashboard berbasis web yang bisa mengontrol beberapa router melalui satu interface. Metode yang digunakan dalam penelitian ini melalui beberapa tahap. Tahap pertama adalah perancangan topologi perangkat keras pada network automation. Tahapan kedua adalah perancangan perangkat lunak menggunakan Unified Modelling Language menggunakan use case diagram dan aktivity diagram. Pengujian yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode white box dan black box. Hasil penelitian ini penulis telah membangun sebuah aplikasi network automation berbasis web menggunakan pemrograman Python dengan framework Django dan library paramiko. Aplikasi telah diuji coba untuk mengkonfigurasi tiga buah roter Cisco dan tugas buah router Mikrotik secara bersamaan.AbstractTechnological developments in the field of computer networks have an effect that more and more vendors are producing network devices. Designing a network topology with a Wide Area Network (WAN) type requires more network devices including routers. A network administrator who configures more than one router will give an opportunity for human error. In addition, the time needed to complete more and more because they have to move from one interface to another interface. To overcome this problem, the authors designed a network automation application on several router devices. The purpose of this research is to create a web-based dashboard that can control multiple routers through one interface. The method used in this study went through several stages. The first step is designing the hardware topology in network automation. The second stage is software design using Unified Modeling Language using use case diagrams and activity diagrams. Tests used in this study use the white box and black-box methods. The results of this study the author has built a web-based network automation application using Python programming with the Django framework and paramiko library. The application has been tested to configure three Cisco routers and the Mikrotik router tasks simultaneously
Systematic Literature Review di Bidang Sistem Informasi dan Ilmu Komputer
Salah satu pendekatan studi pustaka adalah Systematic Literature Review (SLR). Walaupun sudah terdapat banyak naskah berbahasa Indonesia atau asing yang menggunakan SLR sebagai metodologi dalam penelitiannya, namun naskah berbahasa Indonesia yang mengulas tentang SLR masih terbatas atau malah tidak ada. Pada paper ini dirangkumkan langkah-langkah SLR berdasarkan publikasi-publikasi di jurnal berkualitas. Naskah ini berisi panduan untuk melakukan SLR bagi peneliti-peneliti pemula. Isi naskah ini meliputi: metode SLR yang terdiri dari empat tahap (menentukan tujuan SLR, inisiasi dan pemilihan pustaka, analisis dan coding, dan perencanaan untuk mempresentasikan hasil), penentuan kualitas SLR, dan kritik untuk SLR. AbstractThis paper provides a guideline for novel researchers to conduct SLR. Although SLR method is quite familiar in Indonesia, a complete essay that explains about SLR in Indonesia is hard to find. This paper resumes SLR stages from various papers published in high quality journals. This paper includes: four stages of conducting SLR (identifying the SLR objectives, searching strategies dan pilot searching, coding and analysing, and presenting the findings), things to be considered to evaluate SLR quality, and critics to SLR
Perencanaan Strategis Sistem Informasi dengan Metode WARD & PEPPARD Studi Kasus Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Boyolali
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Boyolali merupakan lembaga pemerintahan yang melayani administrasi kependudukan. Dalam menjalankan proses bisnisnya, Dispendukcapil sudah memanfaatkan SI/TI guna mendukung berhasilnya proses bisnis yang dijalankan, di Dispendukcapil Kabupaten Boyolali SI/TI sangat berperan penting untuk menunjang operasionalnya. Dari kondisi yang seperti itu maka dibutuhkan perencanaan strategis sistem informasi yang sejalan atau searah dengan kebutuhan bisnis dan tujuan organisasi. Saat ini Dispendukcapil belum memiliki adanya perencanaan strategis mengenai pemanfaatan SI/TI untuk kedepannya. Perencanaan strategis ini sangat diperlukan oleh Dispendukcapil Kabupaten Boyolali guna menghindari investasi atau pengadaan SI/TI yang tidak sesuai dengan tujuan dan fungsi utamanya sebagai kantor pelayanan masyarakat. Tujuan penelitian ini yaitu membuat suatu perencanaan strategis yang didasarkan dengan visi misi dari Dispendukcapil Kabupaten Boyolali. Penelitian ini menggunakan metode Ward and Peppard dengan melakukan analisis lingkungan bisnis dan lingkungan SI/TI secara internal maupun eksternal.Analisis yang digunakan didalam penelitian ini antara lain analisis SWOT, Value Chain digunakan untuk analisis lingkungan bisnis internal, adapun analisis PEST, Five Force Model, digunakan untuk menganalisis lingkungan bisnis eksternal, dan analisis Mc Farlan Strategic Grid digunakan untuk analisis lingkungan SI/TI internal sedangkan studi literatur dan observasi digunakan untuk melihat lingkungan SI/TI eksternal. Hasil dari penelitian ini yaitu rekomendasi portofolio perencanaan strategis sistem informasi yang sesuai dengan kebutuhan Dispendukcapil Kabupaten Boyolali dalam bentuk roadmap SI/TI yang sesuai dengan fungsi dan tujuan dari organisasi dan juga dapat dikembangkan dalam jangka waktu 4 tahun, hal ini tentunya akan memberikan dampak yang baik karena pemanfaatan SI/TI di Dispendukcapil Kabupaten Boyolali akan lebih maksimal sehingga kualitas pelayanan masyarakat akan lebih baik.AbstractThe Boyolali Regency Population and Civil Registration Service is a government institution that serves population administration. In carrying out its business processes, Dispendukcapil has utilized IS / IT to support the success of its business processes. In Boyolali Regency, SI / IT plays an important role in supporting its operations. From such conditions, it requires information system strategic planning that is in line or in line with business needs and organizational goals. Currently, Dispendukcapil has no strategic planning regarding the use of IS / IT for the future. This strategic planning is urgently needed by the Boyolali District Administration for Civil Service to avoid investment or procurement of IS / IT that is inconsistent with its main purpose and function as a community service office. The purpose of this research is to make a strategic plan based on the vision and mission of the Boyolali District Civil Service Office. This study uses the Ward and Peppard method by analyzing the business environment and IS / IT environment internally and externally. The analyzes used in this study include SWOT analysis, Value Chain is used for internal business environment analysis, as well as PEST analysis, Five Force Model, it is used to analyze the external business environment, and Mc Farlan Strategic Grid analysis is used for the analysis of the internal IS / IT environment, while the literature study and observation are used to see the external IS / IT environment. The results of this study are recommendations for information system strategic planning portfolios that are in accordance with the needs of the Boyolali District Government Office in the form of IS / IT roadmaps that are in accordance with the functions and objectives of the organization and can also be developed within a period of 4 years, this will certainly have a good impact. because the utilization of SI / IT in the Boyolali District Government Office will be maximized so that the quality of public services will be better
Joint Distribution pada Weighted Majority Vote (WMV) untuk Peningkatan Kinerja Sentiment Analysis Tersupervisi pada Dataset Twitter
Sentiment analysis adalah teknik komputasi text mining berbasis natural language processing (NLP) untuk mengekstraksi pendapat seseorang yang diungkapkan dalam platform online, termasuk dalam platform microblogging Twitter, salah satu platform microblogging yang paling popular digunakan di Indonesia. Ada dua pendekatan yang umum digunakan dalam teknik sentiment analysis yaitu pendekatan berbasis machine learning (ML) dan pendekatan berbasis sentiment lexicon (SL). Fokus penelitian ini adalah untuk pengembangan teknik sentiment analysis berbasis machine learning yang disebut juga teknik tersupervisi pada dataset Twitter. Sebagian besar sentiment analysis pada dataset Twitter berbahasa Indonesia mengandalkan single machine learning algorithm. Penelitian ini menggabungkan kinerja berbagai algoritma/experts seraya mengurangi tingkat kesalahan klasifikasi dengan meng-update bobot secara dinamis menggunakan weighted majority vote (WMV) berbasis joint distribution dari Bayesian Network. Pada tahap pertama, data di grabbing dari Twitter dengan 3 hashtag terkait Covid-19 sebagai data eksperimen. Selanjutnya kinerja weighted majority vote secara ekstensif dibandingkan dengan 4 metode baseline sebagai pembanding, yaitu: Naïve Bayes, Gaussian Naïve Bayes, Multinomial Naïve Bayes dan Majority Vote dari ketiga single classifier tersebut. Metrics kinerja yang digunakan adalah precision, recall, fmeasure, accuracy dan Mathews correlation coeficient (MCCC). Dalam eksperimen, terbukti bahwa WMV mampu meningkatkan kinerja sentiment analysis pada ketiga topik dataset dengan evaluator berbagai metrics kinerja sentiment analysis. AbstractSentiment analysis is a computational text mining technique based on natural language processing (NLP) to extract someone\u27s opinion expressed in online platforms, including the Twitter microblogging platform, one of the most popular microblogging platforms used in Indonesia. There are two approaches that are commonly used in sentiment analysis techniques, namely the machine learning (ML) based approach and the sentiment lexicon (SL) based approach. The focus of this research is the development of machine learning-based sentiment analysis techniques which are also called supervised techniques on the Twitter dataset. Most of the sentiment analysis on the Indonesian language Twitter dataset relies on a single machine learning algorithm. This study combines the performance of various algorithms/experts while reducing the level of misclassification by updating the weights dynamically using a joint distribution-based weighted majority vote (WMV) from the Bayesian Network. In the first stage, data was grabbed from Twitter with 3 hashtags related to Covid-19 as experimental data. Furthermore, the performance of the weighted majority vote was extensively compared with 4 baseline methods for comparison, namely: Naïve Bayes, Gaussian Naïve Bayes, Multinomial Nave Bayes and Majority Vote from the three single classifiers. Performance metrics used are precision, recall, fmeasure, accuracy and Mathews correlation coeficient. In experiments, it is proven that WMV is able to improve sentiment analysis performance on the three dataset topics with various evaluators of sentiment analysis performance metrics