Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer
Not a member yet
    1290 research outputs found

    Pengamanan Pesan E-Complaint Fasilitas dan Kinerja Civitas Akademika Menggunakan Algoritma RSA

    Get PDF
    Keluhan merupakan suatu bentuk pengaduan yang muncul karena ketidakpuasan produk atau layanan perusahaan.  ISB Atma Luhur tidak terlepas dari adanya keluhan mengenai fasilitas kampus, serta kinerja dosen dan karyawan.  Meskipun keluhan identik dengan hal negatif dan sulit ditangani, namun harus diselesaikan karena menyangkut kredibilitas perusahaan.  Kebanyakan mahasiswa memilih untuk tidak melaporkan keluhan, khususnya mengenai kinerja dosen dan karyawan, karena takut terjadi kebocoran pada keluhan yang disampaikan.  Hal tersebut bisa mengakibatkan pengurangan nilai akademik dan pelayanan yang buruk ketika mengurus administrasi perkuliahan.  Penggunaan teknik kriptografi dengan algoritma RSA dijadikan sebagai solusi untuk mencegah kebocoran pesan.  Kriptografi digunakan untuk menerjemahkan pesan ke dalam bentuk kode sehingga isi pesan sebenarnya tidak dapat diketahui secara langsung.  Pemilihan RSA sebagai algoritma kriptografi karena sulitnya pemfaktoran bilangan prima dalam pembuatan kunci.  Pemfaktoran tersebut akan menghasilkan kunci publik untuk proses enkripsi pesan, dan kunci privat untuk proses dekripsi pesan.  Proses enkripsi menghasilkan ciphertext dan proses dekripsi menghasilkan plaintext.  Pengujian brute force menghasilkan bahwa dengan panjang kunci sebesar 24 bit, maka waktu yang dibutuhkan untuk menemukan kunci privat sebanyak 16.777.216 adalah selama 16,77 detik/106 percobaan. Berdasarkan pengujian tersebut, peluang untuk menemukan kunci privat yang tepat membutuhkan waktu yang lama, sehingga kebocoran pesan pada aplikasi e – complaint dapat dicegah dengan baik. AbstractA grievance is a complaint that arises because of the emergence of the company\u27s products or services. ISB Atma Luhur is inseparable from complaints about campus facilities and the performance of lecturers and employees. Because complaints can be company problems, so must be correct. Most students choose not to report their grievances, especially regarding lecturers and employees, for fear of leaks in the complaints submitted. However, it can decrease academic grades and poor service when taking care of lecture administration. This study proposes the application of cryptography, which converts messages into code, so the actual message is not known. The use of cryptographic techniques with the RSA algorithm is used as a solution to prevent message leakage. The choice of RSA as a cryptographic algorithm is due to the difficulty of factoring prime numbers in key generation. This factoring will generate a public key for the message encryption process and a private key for the message decryption process. The encryption process produces ciphertext, and the decryption process produces plaintext. Brute force testing results that with a key length of 24 bits, the time required to find the private key of 16,777,216 is 16.77 seconds/106 attempts. Based on these tests, the opportunity to find the right private key in a long time so that there is no message on the e-complaint application can result in good.

    Implementasi Algoritme Morus V2 untuk Pengamanan Data Pada Perangkat Bluetooth Low Energy

    Get PDF
    Pengamanan data merupan bagian penting dalam penerapan jaringan berbasis Internet of things (IoT). Sistem IoT membutuhkan sebuah protokol komunikasi, seperti Bluetooth Low Energy (BLE). BLE dinilai cepat dan hemat energi dalam pengiriman data jarak dekat. BLE digunakan sebagai komunikasi client-server yang menerima data dari sensor. Pengiriman data tidak aman tanpa adanya proses pengaman data. Kriptografi menjadi salah satu pilihan dalam pengaman data. Pada pengembangan diperlukan pertimbangan beberapa aspek seperti, resource yang digunakan, serta waktu untuk proses enkripsi dan dekripsi. Pada penelitian ini algoritme MORUS V2 dipilih untuk mengamankan data dari serangan. Algoritme ini mudah diimplementasikan pada hardware. Kecepatan dari algoritme ini dapat mencapai 0,69 cpb, lebih cepat dari algoritme lain. Proses enkripsi data dari sensor dilakukan pada server hingga menghasilkan ciphertext. Kemudian akan dilakukan dekripsi pada ciphertext ketika diterima oleh client, hingga plaintext ditampilkan. Dari hasil pengujian algoritme MORUS V2 telah berhasil diimplementasikan melalui pengujian test vector dengan nilai keystream yang sama. Pengujian confidentiality telah berhasil dilakukan melalui proses enkripsi dan dekripsi. Pada pengujian serangan pasif berhasil dilakukan dengan hasil nilai plaintext tidak diketahui ketika data dikirim, serta tidak ada perubahan ketika data sampai pada client. Pengujian serangan aktif menggunakan known-plaintext attack (KPA) dinyatakan gagal dalam memperoleh nilai plaintext.AbstractData security is an essential part of implementing an Internet of things (IoT) based network. IoT systems require a communication protocol, such as Bluetooth Low Energy (BLE). BLE is considered fast and energy-efficient in sending data over short distances. BLE is used as a client-server communication that receives data from sensors.  Data transmission will be insecure without a data security process. Cryptography is one of the options for securing data.  The development requires consideration of several aspects, such as the resources used, as well as the time for the encryption and decryption process.  In research, the MORUS V2 algorithm was chosen to secure data from attacks. This algorithm is easy to implement on hardware. The speed of this algorithm can reach 0.69 CPB, faster than other algorithms. The data encryption process from the sensor is carried out on the server to produce ciphertext.  Then decryption will be carried out on the ciphertext when received by the client until the plaintext is displayed.  From the test results, the MORUS V2 algorithm has been successfully implemented through test vector testing with the same keystream value.  Confidentiality testing has been successfully carried out through encryption and decryption processes. The passive attack test was successfully carried out with the result that the plaintext value was unknown when the data was sent, and there was no change when the data arrived at the client. Active attack testing using a known-plaintext attack (KPA) is declared to have failed in obtaining the plaintext value

    Career Development Center Berbasis Social Media Menggunakan Algoritma Gale-Shapley dan Framework Codeigniter

    Get PDF
    Banyaknya perusahaan yang berminat mencari tenaga kerja dari mahasiswa maupun alumni sebuah Perguruan Tinggi, terutama pada mahasiswa dan alumni yang memang memiliki keahlian khusus untuk mengisi posisi pada lowongan yang disediakan oleh perusahaan tersebut. Namun, apabila suatu Perguruan Tinggi tertentu belum memiliki sistem yang dapat menangani permasalahan itu. Informasi lowongan yang masuk ke pihak administrasi pun hanya akan ditempelkan di dinding pengumuman yang dirasa belum cukup untuk memberitahukan kepada mahasiswa dan alumni pencari kerja. Proses metodologi penelitian yang digunakan dalam pembuatan penelitian ini adalah dengan menggunakan metode SDLC (Software Development Life Cycle) dengan model Prototipe. Desain pemodelan menggunakan UML (Unified Modelling Language) yang diimplementasikan menggunakan Algoritma Gale-Shapley dan Framework Codeigniter dengan tools IDE Netbeans 7.4. Hasil aplikasi yang dirancang memiliki fungsi utama sebagai situs jejaring sosial pencarian kerja. Aplikasi ini dapat membantu mahasiswa menemukan lowongan yang cocok dengan keahlian yang dimiliki menggunakan fasilitas rekomendasi lowongan sedangkan perusahaan dapat lebih mudah mencari calon tenaga kerja dengan fasilitas rekomendasi calon pekerja. Aplikasi ini juga memudahkan mahasiswa dan perusahaan untuk berinteraksi secara langsung baik dengan saling berkirim pesan ataupun saling berkirim catatan. AbstractThe number of companies that are interested in seeking employment from students and alumni of a university, especially students and alumni who do have special skills to fill positions in the vacancies provided by the company. However, if a certain university does not yet have a system that can handle the problem. Information on vacancies that enter the administration will only be posted on the announcement wall which is deemed insufficient to inform students and alumni of job seekers. The research methodology process used in the making of this research is to use the SDLC (Software Development Life Cycle) method with the prototype model. The modeling design uses UML (Unified Modeling Language) which is implemented using the Gale-Shapley Algorithm and Codeigniter Framework with Netbeans 7.4 IDE tools. The results of the designed application have the main function as a job search social networking site. This application can help students find vacancies that match their expertise using the vacancy recommendation facility, while companies can more easily find prospective workers with the facility for recommending prospective workers. This application also makes it easier for students and companies to interact directly, either by sending messages to each other or sending notes to each other

    Generator Portofolio Pengajaran Dosen Berbasis Web

    Get PDF
    Salah satu acuan utama dalam proses perbaikan pengajaran di Universitas Telkom adalah dokumen portofolio pengajaran dosen. Selain sebagai bagian dari evaluasi dalam proses pembelajaran juga menjadi salah satu komponen penilaian dari kinerja dosen. Namun demikain, dalam proses pembuatannya terdapat kendala sehingga dosen telat mengumpukan bahkan tidak mengumpulkan dokumen portfolio dari mata kuliah yang diampunya. Hal ini akan membatasi proses perbaikan mutu pengajaran pada tahun ajaran selanjutnya. Oleh karena itu diperlukan tools otomasi yang dapat melakukan sebuah aplikasi yang mampu generate komponen data yang dibutuhkan dalam penyusunan portfolio. Metodologi yang digunakan untuk penelitian ini adalah information system design science research dengan pengembangan perangkat lunak menggunakan model waterfal. Metode black box testing dan user acceptance test digunakan untuk pengujian pasa setiap fungsionalitas yang terdapat dalam aplikasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi tersebut mengatasi kendala yang dihadapi saat ini oleh seluruh dosen pada Program Studi Diploma III Sistem Informasi Fakultas Ilmu Terapan Universitas Telkom. AbstractThe Lecturer teaching portfolio document is a document that is used as the main reference in the process of teaching improvement at Telkom University. Aside from being part of the evaluation, it also becomes one of the evaluation components of the lecturer\u27s performance. However, in the process of making, there are obstacles, so that the late lecturer does not even collect portfolio documents from the courses he is in charge of. This will limit the teaching quality improvement process in the next academic year. Therefore, automation tools are needed that can create an application that is able to generate the data components needed in the preparation of the portfolio. The methodology used for this research is information system design science research with software development using the waterfall model. Every functionality contained in this application has been through a series of tests using the black box testing method, and user acceptance tests. The test results show that the application has successfully overcome the constraints currently faced by all lecturers in the Diploma III Information System Study Program, Applied Sciences School, Telkom University

    Pengukuran Kepuasan Pengguna E-Learning Menggunakan Metode Evaluasi Heuristik dan System Usability Scale

    Get PDF
    Pandemik COVID-19 yang terjadi saat ini mempengaruhi banyak aspek kehidupan termasuk pendidikan, dimana pembelajaran dilakukan dari rumah untuk mengurangi resiko penularan virus corona dengan menerapkan e-learning. Hal ini yang membuat implementasi e-learning harus baik, oleh karenanya harus dilakukan evaluasi agar e-learning mudah digunakan. Salah satu aspek penting yang harus dievaluasi yakni dari sisi usability-nya dimana dapat diketahui kepuasan pengguna dari sisi “kebergunaan”nya. Penelitian ini menggunakan dua metode evaluasi usability yaitu System Usability Scale (SUS) dan evaluasi heuristik (HE) digunakan untuk hal ini. Penggunaan kedua metode ini dilakukan untuk mendapatkan hasil evaluasi yang lebih mendalam agar dapat dilakukan perbaikan oleh pihak terkait. Dalam evaluasi usability menggunakan HE, evaluator yang dipilih adalah lima user expert yang ahli dalam bidang usability (tiga orang) ahli dalam bidang IT dan pengembangan pembelajaran (dua orang), sedangkan lingkup evaluasi pada penelitian ini yaitu proses login, edit profile, organisasi perkuliahan, dan aktivitas perkuliahan. Sedangkan pada evaluasi menggunakan kuesioner SUS diperoleh skor 63,3 (grade C-) dengan 162 responden, dengan hasil uji realibitas sebesar 0,818 dan uji validitas semua item pertanyaan di atas 0,129 yang berarti bersifat realible dan valid. Hasil evaluasi usability menggunakan HE, didapatkan bahwa terdapat satu prinsip yang dianggap sebagai permasalahan mayor oleh user expert yaitu prinsip user control and freedom, dimana sistem (e-learning) tidak memfasilitasi fungsi undo dan redo yang menyebabkan pengguna kebingungan apabila dengan sengaja/tidak memilih menu yang tidak dikehendaki. AbstractThe COVID-19 pandemic affects many aspects including education, where learning is carried out from home to reduce the risk of coronavirus transmission by implementing e-learning. One important aspect that must be evaluated is from the usability side, where we can find out the user satisfaction from the "usability" side. This study uses two usability evaluation methods, namely the System Usability Scale (SUS) and the heuristic evaluation (HE). The use of these two methods is carried out to obtain more in-depth evaluation results so that related parties can improve them. In the usability evaluation using HE, the selected evaluators are five user experts who are experts in the field of usability (three people) who are experts in the field of IT and learning development (two people), while the scope of evaluation in this study is the login process, edit profile, lecture organization, and lecture activities. While the evaluation using the SUS questionnaire obtained a score of 63.3 (grade C-) with 162 respondents. The results of the usability evaluation using HE, it was found that there is one principle that is considered a major problem by user experts, namely the principle of user control and freedom, where the system (e-learning) does not facilitate the undo and redo functions which causes confusion if the user click unwanted menu

    Deteksi Kejadian Lalu Lintas Pada Teks Twitter Dengan Pendekatan Klasifikasi Multi-Label Berbasis Deep Learning

    Get PDF
    Kemacetan merupakan salah satu kejadian yang sering terjadi di kota-kota besar. Hal ini dapat merugikan pengguna jalan, oleh karena itu perlu dilakukan pendeteksian kejadian lalu lintas. Saat ini, twitter digunakan sebagai sumber informasi untuk mendeteksi suatu kejadian. Namun, pengguna twitter cenderung membagikan beberapa informasi sekaligus, sehingga dalam satu tweet bisa memiliki lebih dari satu label. Pada penelitian ini dilakukan klasifikasi multi-label menggunakan 18.000 data dari akun twitter terverifikasi di Surabaya. Klasifikasi multi-label pada penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi banyak situasi lalu lintas seperti kondisi cuaca, kecelakaan lalu lintas, kemacetan lalu lintas, lalu lintas padat, dan lalu lintas lancar. Klasifikasi dilakukan dengan menggunakan pendekatan deep learning (CNN dan LSTM) dan word embedding (word2vec dan fastText) dengan augmentasi dan non-augmentasi data. Eksperimen dilakukan dengan 3 skenario berbeda untuk melihat pengaruh data uji yang berbeda pada data latih yang sama. Selanjutnya dilakukan eksperimen untuk menguji pengaruh jumlah label terhadap klasifikasi multi-label pada data uji yang sama. Akurasi tertinggi pada non-augmentasi data adalah 0,75 dan pada augmentasi data adalah 0,95. Dari keseluruhan ujicoba akurasi tertinggi diperoleh dari kombinasi LSTM dan fastText. Abstract Congestion is one of the events that often occurs in big cities. This can be detrimental to road users, therefore it is necessary to detect traffic events accurately and efficiently. Currently, Twitter is used as a source of information to detect an incident. However, twitter users tend to share several information at once, so that in one tweet can have more than one label. Therefore, multi-label classification is necessary. This study utilizes 18,000 data from verified twitter accounts in Surabaya. Multi-label classification is carried out to identify many traffic situations, such as weather conditions, events, traffic jams, heavy traffic, and smooth traffic. Classification is performed using deep learning approach (CNN and LSTM) and word embedding (word2vec and fastText) with augmented and non-augmented . Experiments are carried out with 3 different scenarios to see the effect of different uji data on the same train data. Furthermore, the experiments are conducted to examine the effect of the number of labels on the multi-label classification on the same test data. The highest accuracy on non-augmented data is 0,75 and on augmented data is 0,95. All of the highest accuracy is obtained from the combination of LSTM and fastTextKemacetan merupakan salah satu kejadian yang sering terjadi di kota-kota besar. Hal ini dapat merugikan pengguna jalan, oleh karena itu perlu dilakukan pendeteksian kejadian lalu lintas. Saat ini, twitter digunakan sebagai sumber informasi untuk mendeteksi suatu kejadian. Namun, pengguna twitter cenderung membagikan beberapa informasi sekaligus, sehingga dalam satu tweet bisa memiliki lebih dari satu label. Pada penelitian ini dilakukan klasifikasi multi-label menggunakan 18.000 data dari akun twitter terverifikasi di Surabaya. Klasifikasi multi-label pada penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi banyak situasi lalu lintas seperti kondisi cuaca, kecelakaan lalu lintas, kemacetan lalu lintas, lalu lintas padat, dan lalu lintas lancar. Klasifikasi dilakukan dengan menggunakan pendekatan deep learning (CNN dan LSTM) dan word embedding (word2vec dan fastText) dengan augmentasi dan non-augmentasi data. Eksperimen dilakukan dengan 3 skenario berbeda untuk melihat pengaruh data uji yang berbeda pada data latih yang sama. Selanjutnya dilakukan eksperimen untuk menguji pengaruh jumlah label terhadap klasifikasi multi-label pada data uji yang sama. Akurasi tertinggi pada non-augmentasi data adalah 0,75 dan pada augmentasi data adalah 0,95. Dari keseluruhan ujicoba akurasi tertinggi diperoleh dari kombinasi LSTM dan fastText

    Sistem Pendeteksi Banjir dan Badai Angin serta Monitoring Cuaca Berbasis Internet of Things

    Get PDF
    Curah hujan yang tinggi disertai badai angin biasanya terjadi saat musim pancaroba, hal tersebut dapat mempengaruhi aktivitas masyarakat. Perlu adanya teknologi yang dapat memberikan peringatan dini agar dapat meminimalisir dampak yang ditimbulkan, salah satunya yaitu Internet of Things yang merupakan teknologi yang memungkinkan manusia untuk mengontrol dan menjalankan tugas secara otomatis pada suatu objek yang terhubung melalui internet. Penelitian ini menciptakan sebuah prototipe alat dengan menggunakan konsep Internet of Things yang dapat memberikan peringatan dini dan monitoring ketinggian air ketika terjadi banjir, kecepatan angin, suhu, kelembaban, intensitas cahaya, dan hujan pada suatu tempat secara spesifik dan real time yang ditampilkan pada aplikasi mobile Android untuk user dan aplikasi web untuk admin. Perangkat yang digunakan yaitu seperti mikrokontroler Arduino Mega 2560, sensor ultrasonik, sensor anemometer, sensor suhu dan kelembaban, sensor intensitas cahaya, sensor hujan, buzzer, Liquid Crystal Display (LCD), modul Wi-Fi ESP8266, modul SIM800L V2, stepdown LM2596 DC-DC, modul GPS NEO-6M, baterai 18650, dan switch on off dengan 3 pin. Hasil pengujian pada prototipe alat menghasilkan pengujian yang cukup baik dan akurat yang terdiri dari pengujian keseluruhan sensor, kalibrasi setiap sensor, serta pengiriman data ke server, demikian pula pada pengujian perangkat lunak yang terdapat pada setiap fungsi aplikasi Android dan web dapat berjalan dengan optimal. AbstractHigh rainfall accompanied by windstorms usually occurs during the transition season, this can affect community activities. It is necessary to have technology that can provide early warning to minimize the impact, one of which is the Internet of Things which is a technology that allows humans to control and perform tasks automatically on an object that is connected via the internet. This research creates a prototype tool using the concept of the Internet of Things that can provide early warning and monitoring of water levels in the event of flooding, wind speed, temperature, humidity, light intensity, and rain in a specific and real time place displayed on an Android mobile application for users and web applications for admins. The devices used are Arduino Mega 2560 microcontroller, ultrasonic sensor, anemometer sensor, temperature and humidity sensor, light intensity sensor, rain sensor, buzzer, Liquid Crystal Display (LCD), ESP8266 Wi-Fi module, SIM800L V2 module, stepdown LM2596 DC-DC, NEO-6M GPS module, 18650 battery, and on off switch with 3 pins. The measurement results of the prototype tool produce a fairly good and accurate test consisting of testing the entire sensor, calibrating each sensor, and sending data to the server, as well as testing the software contained in every function of Android and web applications that can run optimally

    Analisis Keselarasan Teknologi Informasi dan Bisnis Menggunakan Strategic Alignment Model Maturity (SAMM) di Universitas Flores Nusa Tenggara Timur

    Get PDF
    Proses penyelarasan membutuhkan banyak faktor pendukung, namun berdasarkan pengamatan awal di lapangan faktor-faktor pendukung tersebut kurang atau belum terlaksana secara keseluruhan dalam proses perencanaan dan pengerjaan proyek teknologi informasi. Penilaian hasil pengamatan terhadap keselarasan antara teknologi informasi dan bisnis di Universitas Flores didasarkan pada observasi awal dilapangan yang terindikasi bahwa teknologi yang ada belum berjalan selaras dengan strategi dan tujuan bisnis. Tujuan dilakukannya penelitian ini yakni untuk mengetahui faktor-faktor penghambat dan pendukung dalam meningkatkan kinerja teknologi yang memberikan pengaruh pada kualitas sistem yang mendukung tujuan bisnis. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan metode studi kasus dan analisis data menggunakan metode Pattern Matching. Mengacu pada Strategic Alignment Model Maturity (SAMM) kerangka konseptual model pada penelitian ini memiliki 4 konstruk yakni Information Technology (IT), Business, Information Technology-Business Alignment (BITA), dan Information Technology Performance. Hasil penelitian menemukan bahwa konstruk performa/kinerja teknologi informasi belum optimal dan maksimal karena belum adanya keselarasan pada konstruk BITA. Selain itu, ditemukan juga bahwa Penelitian ini memberikan rekomendasi sebagai dasar acuan bagi manajemen puncak sisi TI dan sisi Bisnis dalam melakukan perencanaan dan pengerjaan proyek TI selanjutnya agar sesuai dan seimbang dengan tujuan bisnis Lembaga, hal ini terkait konstruk IT dan konstruk Bisnis yang tidak memiliki hubungan dan kolaborasi. AbstractThe alignment process requires many supporting factors, but based on initial observations in the field these supporting factors are lacking or have not been implemented as a whole in the process of planning and working on information technology projects. The assessment of the results of observations on the alignment between information technology and business at the University of Flores is based on initial observations in the field which indicate that the existing technology has not been running in line with business strategies and goals. The purpose of the alignment analysis in this study is to determine the inhibiting and supporting factors in improving technology performance that affect the quality of systems that support business goals. This research is a descriptive qualitativeresearch with a case study method approach and data analysis using the Pattern Matching method. Referring to the Strategic Alignment Model Maturity (SAMM) the conceptual framework of the model in this study has 4 constructs namely Information Technology (IT), Business, Information Technology-Business Alignment (BITA), and Information Technology Performance. The results of the study found that the construct of information technology performance/performance was not optimal and maximal because there was no alignment in the BITA construct. In addition, it was also found that this study provides recommendations as a basis of reference for top management on the IT side and the business side in planning and working on subsequent IT projects so that they are appropriate and balanced with the institution\u27s business objectives, this is related to IT constructs and business constructs that have no relationship. and collaboration

    Analisis Kualitas Website Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangranggo (BBTNGGP) menggunakan Metode Webqual 4.0

    Get PDF
    Di abad ini pemanfaatan teknologi informasi sudah menjadi kebutuhan krusial bagi tiap individual, oganisasi, pendidikan, bisnis hingga ke pemerintahan. Dalam menjalankan tugas dan fungsinya Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangranggo (BBTNGGP) terus berusaha memberikan pelayanan, informasi dan edukasi prima kepada masyarakat dan pengunjung. Namun tidak sedikit di dapatkan pengunjung dan pengguna merasa kesulitan dalam mendapatkan informasi saat mengakses website Taman Nasional Gunung Gede Pangranggo. Seperti terbatasnya metode pembayaran yang menyulitkan pengunjung dalam pemesanan Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi (SIMAKSI) secara daring, Tampilan website yang kurang menarik dan up to date, Kualitas informasi yang kurang efisien dimana pengunjung melakukan transaksi ganda yaitu registrasi secara online , pengambilan tiket secara offline dan mengantri saat cek kesehatan, Kualitas layanan interaksi antara pengelola taman nasional dan pengunjung yang belum maksimal. Sehingga dibutuhkan evaluasi peningkatan kualitas layanan website dengan menganalisis kualitas website tersebut. Penelitian ini membatasi permasalahan yang di bahas yaitu menganalisis kualitas website resmi Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangranggo dari sisi end-user dengan menerapkan WebQual 4.0 dengan memakai 3 variable yaitu Usability, Quality Information dan Service Interaction sehingga dari ketiga variable tersebut dapat menghasilkan kepuasan pengguna User Satisfaction. Data penelitian ini menggunakan data 151 responden yang di bantu olah dengan software SPSS dan melalui beberapa tahap uji, seperti uji reliabilitas data, uji validasi data, analisis deskriptif, uji korelasi dan uji regresi linier berganda.  Kualitas website Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangranggo dengan WebQual 4.0 menggunakan teknik WQI (Webqual Index) dalam menentukan standar (benchmark). Dengan harapan mengetahui tingkat kualitas layanan website Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangranggo dari persepsi pengguna akhir dengan menganalisis system yang sesuai harapan para penggunanya. AbstractIn this century the use of information technology has become a crucial need for each individual, organization, education, business to government. In carrying out its duties and functions, the Gunung Gede Pangranggo National Park Center (BBTNGGP) continues to strive to provide services, information and education to the public and visitors. However, many visitors find it difficult to get information when accessing the Gunung Gede Pangranggo National Park website. Such as limited payment methods for ordering Conservation Area Entry Permits (SIMAKSI) online, less attractive website appearance, less efficient quality of information where visitors register online by taking tickets and health checks offline, quality of interaction services between national park managers and visitors who have not been maximized. Therefore it is necessary to evaluate the quality of the website service. This study limits the problems discussed, namely analyzing the quality of the official website of the Gunung Gede Pangranggo National Park Center from the end user side by applying the WebQual 4.0 using 3 variables, namely Usability, Quality Information and Service Interaction so that the three variables can produce user satisfaction.The data of this study used data from 151 respondents who were assisted by SPSS software and through several test stages, such as data reliability test, data validation test, descriptive analysis, correlation test and multiple linear regression test.  The results of the analysis of the quality of this website concluded that the variable usability and information quality had a good value compared to the variable service interaction quality. This it is necessary to improve the quality of the website of the Gunung Gede Pangranggo National Park Center by analyzing the website according to the perceptions of the end user and the expectations of its users

    Halaman Sampul dan Daftar Isi

    No full text
    Halaman Sampul dan Daftar Is

    1,183

    full texts

    1,290

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇