Bogor Agricultural University

Bogor Agricultural University Repository
Not a member yet
    31665 research outputs found

    Uji Resistensi Escherichia coli dari Peternakan Ayam Ras Petelur di Desa Rumpin Kabupaten Bogor terhadap Antibiotik

    No full text
    Escherichia coli merupakan flora normal yang ada di usus manusia dan hewan. Sebagian besar strain E. coli tidak berbahaya namun beberapa strain dapat menjadi patogen. Antibiotik berperan sebagai terapi terhadap infeksi E. coli. Penggunaan antibiotik secara tidak bijak dapat menimbulkan resistensi. Tujuan penelitian ini adalah mengukur tingkat resistensi E. coli yang diisolasi dari ayam ras petelur terhadap sefpodoksim, sefoksitin, seftizoksim, aztreonam, oksasilin, nitrofurantoin, dan sulfametoksazol−trimetoprim. Sampel uji berasal dari swab kloaka ayam ras petelur. Pengujian resistensi E. coli terhadap antibiotik dilakukan dengan metode difusi agar yang didasarkan pada hubungan ukuran zona hambat dan sensitivitas bakteri. Hasil yang diperoleh kemudian dibandingkan dengan Clinical Laboratory Standards Institute (CLSI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 17 isolat E. coli mengalami resistensi terhadap sefpodoksim (100.0%), sefoksitin (58.82%), seftizoksim (100.0%), aztreonam (94.12%), oksasilin (100.0%), nitrofurantoin (58.82%), dan sulfametoksazol−trimetoprim (82.35%)

    Ambang Deteksi dan Perbandingan Metode Uji Segitiga dan Uji Tetrad pada Produk Minuman Serbuk Instan Rasa Jeruk Terhadap Panel Konsumen.

    No full text
    Perkembangan produk pangan yang cukup pesat di industri pangan mendorong perkembangan metode uji sensori yang dibutuhkan. Metode uji sensori digunakan untuk memenuhi permintaan konsumen. Salah uji yang biasa digunakan dalam industri pangan adalah uji pembedaan, yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan sifat sensori terhadap dua sampel. Uji pembedaan yang umum digunakan industri pangan adalah uji segitiga. Perkembangan metode uji pembedaan menghasilkan uji tetrad, menurut beberapa penelitian yang ada uji tetrad dinilai mampu menggantikan uji segitiga. Penelitian ini bertujuan menentukan ambang deteksi manis dan asam, membandingkan uji segitiga dengan uji tetrad pada produk minuman serbuk instan rasa jeruk, dan melihat korelasi nilai ambang deteksi manis dan asam dengan hasil uji beda produk minuman serbuk instan rasa jeruk. Panelis yang digunakan yaitu panelis konsumen minuman serbuk instan rasa jeruk yang terbagi ke dalam tiga kategori yaitu anak-anak, remaja dan dewasa. Data uji ambang deteksi dihitung dengan metode BET (Best Estimation Threshold), uji pembedaan dianalisis dengan konsep Signal Detection Theory dan Thurstonian Models, dan korelasi korelasi hasil uji ambang deteksi dan uji pembedaan dianalisis menggunakan Pearson correlation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai BET manis dan asam antar golongan panelis tidak berbeda secara signifikan. Hasil uji pembedaan menunjukkan bahwa panelis anak-anak tidak mampu dalam melakukan uji terhadap sampel. Berdasarkan parameter nilai Pvalue, perceptual noise dan test power, seluruh sampel dapat dilakukan uji tetrad terhadap panelis remaja dan panelis dewasa hanya dapat dilakukan pada sampel A dan sampel C. Hasil korelasi antara nilai BET dengan parameter uji beda, menunjukkan tidak adanya korelasi

    Modifikasi Silika Gel dengan L-lisina sebagai Media Penjerap Ion Logam Timbal(II).

    No full text
    Timbal (Pb) merupakan salah satu logam berat yang berbahaya bagi manusia, sehingga keberadaannya dalam air perlu di pantau agar tidak melewati ambang batas maksimum sebesar 0.01 ppm. Nilai tersebut lebih rendah dibandingkan nilai limit deteksi pengukuran Pb(II) menggunakan spektrofotometer serapan atom. Oleh karena itu, diperlukan tahap prekosentrasi. Prekonsentrasi dapat dilakukan dengan teknik ekstraksi fasa padat (SPE). Salah satu media pengekstraksi yang digunakan dalam SPE adalah silika gel. Akan tetapi, silika gel memiliki kelemahan, yaitu rendahnya selektivitas dan efektivitas permukaan dalam berinteraksi dengan ion logam. Dalam penelitian ini, silika gel dimodifikasi dengan L-lisina dan ditentukan kinerjanya untuk adsorpsi ion logam Pb. Kondisi optimum jerapan pada silika gel (SG) dan silika termodifikasi L-lisina (SLL) ialah, pada pH 5, massa adsorben 0.1 g dan waktu kontak optimum untuk SLL 10 menit sedangkan silika gel, yaitu 60 menit. Nilai kapasitas maksimum adsorpsi Pb(II) oleh SLL lebih besar dibandingkan SG, yaitu 16 mg/g vs 10 mg/g yang diperoleh pada konsentrasi 70 mg/L. Dengan keberadaan dua logam lain yaitu, Cd dan Zn, SLL juga mampu mengadsorpsi logam Pb(II) lebih baik

    Pengaruh Minyak Atsiri Kayu Putih (Melaleuca cajuputi) dan Nilam (Pogostemon cablin Benth) terhadap Penghambatan Pertumbuhan Patogen Botryodiplodia sp. secara In Vitro

    No full text
    Salah satu patogen yang dapat menyerang tanaman di persemaian ialah Botryodiplodia sp. Pengendalian saat ini yang banyak digunakan di lapangan menggunakan pestisida kimia, sehingga perlu pengendalian alternatif lain yang dapat mengurangi penggunaan pestisida kimia tersebut, salah satunya dengan menggunakan minyak atsiri nilam dan kayu putih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh minyak atsiri nilam dan kayu putih terhadap pertumbuhan patogen Botryodiplodia sp. Pengujian dilakukan secara in vitro menggunakan metode peracunan zat makanan dalam media PDA dan PDB. Penghambatan tertinggi pada media PDA ditunjukkan pada perlakuan minyak nilam 10% (43.17%), sedangkan pada media PDB ditunjukkan pada perlakuan kombinasi 10% (70.78%)

    Analisis Spasial Temporal Habitat Bentik Menggunakan Citra Sentinel-2 di Pesisir Pulau Bunguran dan Sekitarnya, Natuna

    No full text
    Natuna memiliki sumberdaya hayati perairan yang tinggi pada perairan dangkalnya. Namun, sebagai salah satu wilayah terluar Indonesia dengan lokasi yang cukup strategis dan berbagai aktivitas manusia telah membuat indikasi perubahan terhadap kondisi perairannya. Penelitian ini dilakukan untuk memetakan habitat bentik dan mengetahui akurasinya, serta mengkaji perubahan habitat bentik di Pulau Bunguran dan sekitarnya. Penelitian ini menggunakan citra Sentinel-2A tahun 2015, citra Sentinel-2B tahun 2019, dan data pengamatan lapang tahun 2019. Pengolahan data melalui koreksi atmosferik, koreksi geometrik, masking, cropping, koreksi kolom perairan, klasifikasi, dan deteksi perubahan. Hasil klasifikasi terbimbing menggunakan metode Maximum Likelihood terdiri dari 6 kelas habitat bentik yakni pasir, batu, karang, makroalga, karang mati ditutupi alga, dan patahan karang. Akurasi pemetaan habitat bentik sebesar 76.71%. Analisis spasial temporal dapat menampilkan perubahan luasan pada masingmasing habitat, dengan peningkatan luasan terbesar pada kelas karang mati ditutupi alga sebesar 1045.86 ha dan penurunan luasan terbesar pada kelas karang sebesar 2232.98 ha

    Pengaruh Parameter Proses Produksi Mi Instan terhadap Pemborosan Minyak Goreng

    No full text
    Kecacatan produk sebelum dan saat proses penggorengan dapat mengakibatkan kerusakan produk akhir. Hal ini mengakibatkan meningkatnya pemborosan minyak goreng dan jumlah produk cacat. Pemborosan dapat diminimalisir dengan meningkatkan efisiensi produk yaitu dengan menekan fluktuasi nilai kadar lemak produk akhir. Parameter proses yang diatur sesuai dengan kondisi jalannya produksi diduga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kadar lemak produk akhir. Tujuan dari penelitian ini adalah menekan fluktuasi kadar lemak produk akhir, menganalisis pengaruh parameter proses terhadap pemborosan minyak goreng dan mengidentifikasi solusi untuk menurunkan pemborosan minyak goreng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan waktu sampling menghasilkan nilai parameter mutu yang berbeda. Hasil analisis korelasi dari parameter proses berupa kecepetan cutter, tekanan steam out dan suhu proses penggorengan menunjukkan tidak adanya korelasi signifikan terhadap kadar lemak produk akhir dan potensi pemborosan minyak goreng akibat fluktuasi kadar lemak, namun kecepatan cutter memiliki korelasi signifikan terhadap pemborosan minyak goreng. Selain itu hasil penelitian menunjukkan bahwa proses produksi tidak terkendali. Analisis regresi parameter proses terhadap pemborosan minyak goreng menghasilkan persamaan Y = -188.857 – 3.714 X1 – 8.386 X2 + 2.437 X3 dengan nilai adjusted R2 0.167 menunjukkan bahwa parameter proses yang memiliki pengaruh paling signifikan terhadap pemborosan minyak goreng adalah kecepatan cutter (X1). Kecilnya nilai adjusted R2 menunjukkan hubungan linier yang rendah antara parameter proses dengan pemborosan minyak goreng sehingga diduga terdapat faktor lain yang lebih berpengaruh terhadap kadar lemak produk akhir dengan pemborosan minyak goreng

    Komposisi Jenis dan Struktur Agroforestri Mindi (Melia azedarach Linn.) di Desa Selaawi Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut.

    No full text
    Agroforestri salah satu teknik menggunakan dan mengelola lahan dengan menggabungkan tanaman pertanian dan kehutanan. Mindi merupakan jenis tumbuhan yang cepat tumbuh sangat menyukai cahaya, agak tahan terhadap kekeringan dan toleran terhadap salinitas tanah. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi komposisi dan struktur agroforestri mindi pada enam unit lahan dan membandingkan keanekaragaman jenis yang terdapat pada satu unit lahan dengan unit lahan yang lain. Metode pengambilan data di lapang dilakukan dengan membuat plot berukuran 20 m x 100 m yang dibagi ke dalam 5 subpetak berukuran 20 m x 20 m. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola agroforestri yang digunakan beragam dengan komponen penyusun yaitu tanaman pertanian dan tanaman MPTS (Multi Purpose Tree Species). Komposisi jenis yang dihasilkan dari keenam lahan penelitian menghasilkan lahan 4, 5, dan 6 merupakan lahan dengan jumlah jenis yang paling banyak ditemukan dengan jenis yang mendominasi ialah jenis tanaman mindi (Melia azedarach) dan kayu afrika (Maesopsis eminii). Struktur horizontal dengan kerapatan tertinggi dihasilkan pada lahan 6 sebesar 840 individu/ha dengan diameter > 10 cm dan kerapatan terendah pada lahan 3 yaitu 10 individu/ha dengan diameter > 5 cm. Struktur vertikal nilai dari kerapatan semakin menurun dari kelas tinggi > 5 m menuju kelas tinggi pohon > 10 m

    Respon Pertumbuhan Tanaman Mutan Alfalfa Pasca Iradiasi 200 Gy Melalui Cekaman Kekeringan Dengan Penambahan PEG (Polyethylene Glycol)

    No full text
    Tanaman Alfalfa merupakan salah satu jenis leguminosa berasal dari daerah subtropis yang mempunyai produktivitas yang tinggi dengan kandungan protein dan palatabilitas yang tinggi. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis tingkat toleransi mutan tanaman alfalfa terhadap cekaman kekeringan. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial dengan 2 faktor dan 10 ulangan. Faktor A adalah mutan tanaman (D2.25A dan D2.46C) dan faktor kedua adalah level penambahan PEG (Polyethylene Glycol) yaitu 0%, 5%, 10%, 15% dan 10%. Peubah yang diamati pada penelitian ini antara lain: tinggi tanaman, jumlah daun, kerontokan daun, warna daun, biomassa, penyusutan media, dan mortalitas. Data dianalisis menggunakan analisis of variance (ANOVA), jika ada perbedaan nyata antar perlakuan dilakukan uji lanjut tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara mutan tanaman dengan penambahan level PEG nyata meningkatkan pertumbuhan tinggi tanaman (P<0.05). Berdasarkan penelitian ini menunjukkan toleransi terhadap cekaman kekeringan mutan tanaman D2.25D lebih baik daripada mutan tanaman D2.46C yaitu mampu tumbuh hingga penambahan PEG 20

    Efisiensi Penggergajian Band Saw dengan Bantuan Alat Feeder Mekanis DD-1

    No full text
    Salah satu upaya peningkatan efisiensi fisik dari penggergajian mesin dengan tenaga operator amatir (belum professional) adalah dengan menggunakan alat bantu feeder mekanis seperti FMDD-1. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan konsistensi ketebalan dan kelurusan kayu yang kemudian berpengaruh terhadap peningkatan randemen dan nilai tambah kayu gergajian dengan adanya bantuan penggunaan FMDD-1. Analisis data menggunakan metode uji Z. Hasil penelitian terhadap konsistensi ketebalan dan kelurusan kayu hasil gergajian menunjukkan bahwa penggunaan alat bantu FMDD-1 berbeda secara signifikan dibandingkan dengan tidak menggunakan alat feeder mekanis tersebut. Sementara itu konsistensi ketebalan dan kelurusan kayu hasil gergajian yang dikerjakan tenaga amatir dengan menggunakan alat FMDD-1 tidak berbeda secara signifikan dengan yang dikerjakan oleh tenaga professional (terampil) tanpa alat FMDD-1, yang berarti penggunaan FMDD-1 diharapkan mampu mengatasi masalah kelangkaan tenaga kerja profesional. Efisiensi fisik dan nilai ekonomi kayu gergajian dengan penggunaan alat bantu FMDD-1 menunjukan peningkatan efisiensi sebesar 24% untuk ketebalan kayu dan 103% untuk kelurusan kayu. Peningkatan efisiensi fisik dan nilai ekonomi tersebut diharapkan akan memberi dampak lebih lanjut kepada harga kayu yang lebih tinggi bagi petani hutan rakyat, sehingga meningkatkan kesejahteraan petani, dan menjadi insentif bagi pengelolaan hutan rakyat secara lestari

    Analisis Biplot Bauran Pemasaran terhadap Aneka Produk Turunan Inti Kelapa Sawit (Dairy Products dan Toiletries).

    No full text
    Kelapa sawit merupakan komoditas andalan Indonesia pada sektor pertanian. Namun terjadi penurunan kinerja eskpor minyak kelapa sawit membuat pasar domestik mengolahnya menjadi aneka produk hilir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran yang tepat dengan melihat kedekatan bauran pemasaran melalui analisis Biplot terhadap produk turunan inti kelapa sawit yang menjadi objek penelitian yakni Dairy Products (roti tawar, coklat batangan, permen, es krim) dan Toiletries (detergen, sabun mandi, shampo, kosmetik). Penelitian ini menggunakan purpossive sampling di wilayah Jabodetabek dengan responden usia 15-49 tahun sebanyak 150 orang. Hasil menunjukkan bahwa coklat batangan, permen, es krim, dan shampo memiliki kedekatan dengan bauran produk dan harga. Roti tawar, sabun mandi, dan detergen memiliki kedekatan dengan bauran harga, produk, dan tempat. Sedangkan kosmetik diketahui dekat dengan bauran produk, harga, dan promosi konvensional

    6,252

    full texts

    31,665

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Bogor Agricultural University Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇