Bogor Agricultural University

Bogor Agricultural University Repository
Not a member yet
    31665 research outputs found

    Formulasi dan Karakterisasi Fisikokimia Minuman Kopi Rempah.

    No full text
    Komoditas kopi Indonesia menempati urutan produksi tertinggi ke-4 dunia. Besar potensi yang dimiliki komoditas kopi menjadikan Indonesia mempunyai daya saing yang tinggi dengan komoditas kopi luar negeri. Potensi yang dimiliki kopi Lampung Barat sangat besar dalam pengembangan produk olahannya.. Perlu adanya diversifikasi produk olahan kopi untuk meningkatkan konsumsi kopi. Salah satu pengembangan produk olahan kopi Lampung Barat yang dapat dilakukan adalah dengan membuat kopi rempah yang mempunyai cita rasa rempah yang menghangatkan. Rempah yang digunakan sebagai campuran minuman kopi adalah jahe dan kayu manis. Perbandingan komposisi antara kopi dan jahe akan mempengaruhi sifat fisikokimia kopi rempah, sehingga perlu dilakukan pengujian sifat fisikokimia kopi rempah. Penelitian ini bertujuan mengetahui formulasi terbaik dalam pembuatan kopi rempah dan mengetahui karakteristik fisikokimia kopi rempah. Penelitian ini menggunakan 5 jenis formulasi yang dihasilkan dari perbandingan bobot kopi dan jahe dengan rasio 100:0, 94:6, 90:10, 70:30 dan 50:50 (b/b). Pemilihan formulasi terbaik berdasarkan perhitungan pembobotan yang dihitung karakterisasi produk yaitu uji total padatan terlarut, aktivitas antioksidan, dan uji hedonik. Berdasarkan hasil total padatan terlarut, diperoleh nilai tertinggi total padatan terlarut dengan konsentrasi kopi 94% dan jahe 6%, Hasil uji aktivitas antioksidan menunjukkan kenaikan nilai aktivitas antioksidan setiap penambahan persentase jahe

    Efektivitas Program Coorporate Social Responsibility (CSR) terhadap Peningkatan Taraf Hidup Masyarakat.

    No full text
    Fredian Tonny Nasdian. Program Corporate Social Responbility (CSR) merupakan program yang dilaksanakan dengan tujuan menciptakan kesejahteraan masyarakat. Tujuan penulisan ini adalah untuk menganalisis efektifitas pelaksanaan salah satu program CSR PT Indocement Tbk yaitu “Program Kampung Jamur Merang” di Desa Palimanan Barat, Gempol, Cirebon terhadap peningkatan taraf hidup masyarakat. Metode penelitian yang dilakukan yaitu metode kuantitatif didukung dengan metode kualitatif yaitu dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara mendalam yang selanjutnya akan diuji stastistika menggunakan uji hubungan. Berdasarkan tahapan tersebut, maka dapat diketahui efektifitas dari pelaksanaan program CSR melalui variabel manfaat, kesesuaian, keberlanjutan, dampak, dan pemberdayaan. Efektivitas pelaksanaan program CSR selanjutnya dapat digunakan untuk mengukur hubungannya terhadap peningkatan taraf hidup masyarakat yaitu dari status rumah, jenis lantai, jenis atap, fasilitas buang air, sumber penerangan rumah tangga, sumber air minum, sumber bahan bakar, akses kesehatan, aset kepemilikan, akses pendidikan, dan hutang

    Penerapan Teori Perilaku Terencana untuk Menganalisis Niat Menyisakan Makanan pada Mahasiswa IPB

    No full text
    Salah satu permasalahan yang berkaitan dengan makanan adalah ketika tidak semua individu menghabiskan makanan yang telah disajikan sehingga makanan yang layak konsumsi menjadi terbuang (sisa makanan). Teori perilaku terencana (TPB) dapat digunakan untuk mengetahui faktor-faktor niat menyisakan makanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor pembentukan perilaku menyisakan makanan pada mahasiswa IPB. Penelitian dengan desain cross sectional dilakukan melalui pengisian kuesioner oleh 96 mahasiswa gizi dan non gizi. Pengetahuan tentang sisa makanan pada seluruh mahasiswa tergolong cukup (60-80%). Sikap, norma subjektif, persepsi kontrol perilaku, dan niat menyisakan makanan berada pada kategori tinggi pada kedua kelompok. Pada mahasiswa non-gizi, variabel yang berhubungan signifikan dengan variabel TPB adalah usia, pendidikan ayah, status kerja ayah, dan pengeluaran konsumsi (p<0.05). Selain itu, terdapat hubungan antara niat menyisakan makanan dengan sikap, norma subjektif, dan persepsi kontrol perilaku (p<0.05)

    Struktur Komunitas Plankton pada Tambak Udang Vaname dengan Sistem Intensif

    Get PDF

    Pertumbuhan Sengon Lokal (Falcataria moluccana) Umur 14 Bulan dan Produktivitas Padi (Oryza sativa) dalam Sistem Agroforestri

    No full text
    Sistem agroforestri dapat meningkatkan hasil dan produktivitas lahan dengan memanfaatkan hasil tanaman kehutanan dan tanaman pertanian. Sengon merupakan tanaman kehutanan yang dapat dibudidayakan dengan padi. Tujuan penelitian ini adalah mengukur pertumbuhan sengon lokal dan mengetahui produktivitas padi dibawah naungan sengon umur 14 bulan dalam sistem agroforestri. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktorial dengan jarak tanam sengon varietas padi sebagai perlakuan. Varietas padi yang digunakan yaitu LIPI Go 1, LIPI Go 2, IPB 3S, dan IPB 9G. Hasil penelitian menunjukkan diameter dan luas tajuk tidak berpengaruh nyata terhadap jarak tanam, sedangkan tinggi berpengaruh nyata pada selang kepercayaan 95% terhadap jarak tanam. Produktivitas terbesar dihasilkan oleh varietas IPB 3S pada jarak tanam sengon 1.5 x 3.0 m dengan berat 0.087 ton ha-1

    Pengaruh Umur Daun dan Jenis Pelarut terhadap Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Salam (Syzigium polyanthum).

    No full text
    Syzygium polyanthum yang dikenal dengan nama tanaman salam atau daun salam sering dimanfaatkan sebagai bumbu masakan. Tanaman ini juga digunakan sebagai obat tradisional untuk mengatasi hipertensi, hiperurisemia, dan diabetes. Beberapa penelitian melaporkan bahwa tanaman ini memiliki senyawa bioaktif yang dapat berperan sebagai antioksidan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh umur daun dan jenis pelarut dalam proses ekstraksi terhadap aktivitas antioksidan. Uji kadar total fenol dan asam kafeat dilakukan sebagai penunjang hasil uji aktivitas antioksidan. Pada penelitian ini, daun muda adalah daun yang berada di pucuk sedangkan daun tua berada di pangkal ranting. Proses ekstraksi dilakukan dengan metode sonikasi menggunakan pelarut metanol dan air. Aktivitas antioksidan ekstrak daun salam berkisar antara 28.82-63.93 μg/mL ekstrak. Kadar total fenol berkisar antara 116.98-304.48 μg GAE/mg ekstrak. Kadar asam kafeat berkisar antara 38.78-103.47 μg asam kafeat/mg ekstrak. Hasil uji statistika menunjukkan variabel umur daun dan jenis pelarut memiliki pengaruh yang signifikan terhadap aktivitas antioksidan dan kadar total fenol namun tidak signifikan terhadap kadar asam kafeat ekstrak daun salam. Daun tua memiliki aktivitas antioksidan dan kadar total fenol yang lebih tinggi dibandingkan daun muda. Ekstrak metanol memiliki aktivitas antioksidan dan kadar total fenol yang lebih tinggi dibandingkan dengan ekstrak air

    Feed Conversion Ratio Tikus Selama Masa Kebuntingan dan Pengaruhnya Terhadap Bobot dan Jumlah Anak

    No full text
    Pakan berperan secara langsung terhadap pertambahan bobot badan. Kebutuhan pakan dipengaruhi diantaranya oleh jenis kelamin, umur, status gizi, aktivitas dan status kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Feed Conversion Ratio (FCR) berdasarkan masa kebuntingan serta pengaruhnya terhadap bobot dan jumlah anak. Konsumsi pakan dari 25 tikus bunting diukur menggunakan timbangan dengan skala 1 gram. Data yang diperoleh diolah menggunakan Aplikasi SPSS 23 dengan uji One-Way ANOVA, Uji Posthoc, dan Regresi Linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FCR induk paling tinggi adalah ketika hari ke-1 tikus bunting yaitu sebesar 1.47±0.09% dan nilai paling rendah adalah 1.01±0.09% yaitu pada hari ke 13 kebuntingan. Nilai FCR yang rendah menunjukkan bobot badan yang tinggi. Bobot badan induk tikus bunting meningkat seiring dengan pertambahan umur kebuntingan dan turun ketika masa laktasi sampai sapih kemudian meningkat kembali ketika anak sudah disapih. Tikus bunting memiliki bobot badan yang bervariasi dengan jumlah anak berkisar antara 8 hingga 9 ekor dengan bobot antara 5.10 hingga 5.50 gram. Nilai FCR tikus bunting berfluktuasi, semakin kecil dengan bertambahnya umur kebuntingan, meningkat saat laktasi dan kembali turun setelah umur lepas sapih. Bobot badan induk tidak berkorelasi dengan bobot badan anak maupun jumlah anak. Begitu pula jumlah anak yang dilahirkan tidak berkorelasi dengan bobot badan anak (p>0.05)

    Ukuran Tubuh G3 Ayam Arabmerawang dan Merawangarab Hasil Persilangan Interse Umur 2 Sampai 12 Minggu

    No full text
    Persilangan antara 2 jenis ayam dilakukan guna menghasilkan keturunan ayam yang unggul jenis dwiguna untuk meningkatkan produksi daging maupun telur. Peubah yang diamati yaitu panjang shank, lingkar shank, panjang femur, panjang tibia, lingkar dada, panjang dada, dalam dada, lebar dada, panjang punggung, dan panjang sayap. Rataan lingkar shank, panjang shank, panjang tibia, panjang dada, dan panjang sayap ayam dengan kompisisi genetik merawang 50% dan 75% pada umur 2 dan 4 minggu berbeda nyata serta rataan panjang femur dan dalam dada berbeda nyata pada umur 2 minggu. Terdapat perbedaan yang nyata lingkar dada pada ayam dengan komposisi genetik merawang 50% dan 75% betina pada umur 10 minggu 21.13±2.33 cm dan 19.87±2.05 cm. Panjang punggung berbeda nyata terdapat pada ayam dengan komposisi genetik merawang 50% dan 75% betina umur 6 minggu 10.67±1.72 cm dan 10.12±1.19 cm. Laju pertumbuhan cukup tinggi pada umur 2–4 minggu yaitu berkisar antara 35%–56%. Laju pertumbuhan ayam dengan komposisi genetik merawang 75% lebih tinggi dibandingkan dengan komposisi genetik merawang 50%. Berdasarkan hasil pengukuran tubuh, ayam yang berpotensi sebagai ayam dwiguna yaitu ayam dengan komposisi genetik merawang 75%. Pola pertumbuhan kerangka ayam dengan komposisi genetik merawang 50% dan 75% berbeda, namun ukurannya sama pada umur 12 minggu

    Penentuan Tingkat Kematangan Buah Nanas Smooth Cayenne Menggunakan Pengolahan Citra Digital

    No full text
    Salah satu tahapan pascapanen buah nanas yang perlu mendapat perhatian adalah grading. Pengolahan citra digital dibutuhkan agar mendapatkan hasil grading yang lebih efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari parameter tingkat kematangan buah nanas secara destruktif dan non-destruktif (metode pengolahan citra digital) serta melakukan pengelompokan berdasarkan data citra. Hasil pengamatan buah nanas di tiga tingkat kematangan dianalisis dengan uji beda nyata (DUNCAN) diketahui bahwa data TPT dan indeks warna hijau (g) yang berdeda nyatanya bervariasi. Hasil pengelompokkan awal tingkat kematangan, dengan parameter citra yaitu indeks warna merah (r), indeks warna hijau (g), dan persentase warna kuning masing-masing 25%, 25%, dan 35.17%. Kemudian, dilakukan metode analisis diskriminan untuk pengelompokan lanjutan, dan didapatkan nilai kesesuaian sebesar 99.3%

    Pertumbuhan Shorea leprosula Miq. pada Berbagai Jarak Tanam dan Kelas Kelerengan di Hutan Penelitian Gunung Dahu, Kabupaten Bogor

    No full text
    Shorea leprosula Miq. merupakan salah satu jenis dari famili Dipterocarpaceae yang berpotensi tinggi dalam pengembangan hutan tanaman. Penelitian dilakukan dengan mengukur karakteristik pertumbuhannya, seperti tinggi dan diameter, serta mengamati faktor lingkungan tempat tumbuhnya. Analisis data dilakukan dengan uji analisis ANOVA dan uji lanjut Duncan. Hasil analisis menunjukkan bahwa plot dengan jarak tanam 4 m x 6 m menghasilkan pertumbuhan S. leprosula yang lebih baik dibandingkan plot lainnya dengan nilai riap diameter dan tingginya berturut-turut sebesar 1.49 cm/tahun dan 0.82 m/tahun. Faktor kelerengan tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan diameter pada jenis S. leprosula, namun berpengaruh terhadap pertumbuhan tingginya. Kelas kelerengan datar (0-8%) memiliki pertumbuhan tinggi S. leprosula yang lebih baik dibandingkan kelas kelerengan lainnya dengan nilai riap tingginya 0.81 m/tahun. Interaksi antara jarak tanam 4 m x 6 m dan kelas kelerengan agak curam (15-25%) menghasilkan pertumbuhan S. leprosula yang lebih baik dibandingkan interaksi lainnya dengan nilai riap diameter dan tingginya sebesar 1.64 cm/tahun dan 0.83 m/tahun

    6,252

    full texts

    31,665

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Bogor Agricultural University Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇