Hasanuddin University

Hasanuddin University Repository
Not a member yet
    26908 research outputs found

    Isolasi Metabolit Sekunder Fraksi n-heksan Yang Tidak Aktif Terhadap Artemia salina dari Kayu Batang Melochia umbellata (Houtt.) Stapf var. Visenia dan Uji Bioaktivitasnya Sebagai Antibakteri

    No full text
    Penelitian isolasi metabolit sekunder fraksi n-heksan yang tidak aktif terhadap Artemia salina dari kayu batang Melochia umbellata (Houtt.) Stapf var. Visenia dan uji bioaktivitasnya sebagai antibakteri telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi senyawa dari fraksi n-heksan yang tidak aktif terhadap A. salina dan menentukan aktifitas antibakterinya terhadap bakteri E. coli dan S. aureus. Ekstraksi dan fraksinasi dilakukan dengan maserasi menggunakan pelarut n-heksan kemudian difraksinasi dengan KKV. Hasil BST menunjukkan fraksi B, D, dan F tidak aktif terhadap A. salina. Zona hambat terbesar terhadap bakteri S. aureus dimiliki oleh fraksi D yaitu sebesar 9 mm dan terhadap bakteri E. coli dimiliki oleh fraksi B yaitu sebesar 10 mm

    PENGARUH KOMPETENSI, PENGGUNAAN TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI, DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA AUDITOR

    No full text
    ABSTRAK\ud Pengaruh Kompetensi, Penggunaan Teknologi Sistem Informasi Akuntansi,\ud dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Auditor\ud The Effect of Competence, The Use of Accounting Information System\ud Technology, and Organizational Culture to The Auditor Performance.\ud Nur Fitriani\ud Muhammad Ashari\ud Muhammad Achyar Ibrahim\ud Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi, penggunaan\ud teknologi sistem informasi akuntansi, budaya organisasi terhadap kinerja auditor.\ud Instrumen yang digunakan berupa kuesioner yang dibagikan kepada auditor di\ud Kantor Badan Pengawasan Keungan dan Pembangunan perwakilan Sulawesi\ud Selatan. Metode sampel yang digunakan adalah simple random sampling\ud dengan responden sebanyak 51 orang. Data yang diperoleh diuji dengan uji\ud regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial\ud kompetensi dan budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja\ud auditor, sedangkan penggunanaan teknologi sistem informasi akuntansi tidak\ud berpengaruh signifikan terhadap kinerja auditor. Hasil uji simultan menunjukkan\ud bahwa kompetensi, penggunaan teknologi sistem informasi akuntansi, dan\ud budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja auditor.\ud Kata kunci: kompetensi, penggunaan teknologi sistem informasi akuntansi,\ud budaya organisasi, kinerja auditor\ud This study aims to know the effect of competence, the use of accounting\ud information system technology, and organizational culture to the auditor\ud performance. The instrument is used questionnaire; it is distributed to the auditor\ud office in Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan agency of South\ud Sulawesi. Sample method is used simple random sampling with 51 respondents.\ud The data have been obtained then tested by multiple linear regression. The\ud results of partial test show that competence and organizational culture have\ud significant effect to auditor performance, while the use of accounting information\ud system technology has no significant effect to the auditor performance. The\ud results of simultaneously test show that competence, the use of accounting\ud information system technology and organizational culture have significant effect\ud to the auditor performance.\ud Key words: competence, the use of accounting information system technology,\ud organizational culture, auditor performanc

    Perencanaan Low Cost Terminal Kedatangan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin

    No full text
    Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin merupakan pintu gerbang bandar udara (gateway airport) di kawasan timur Indonesia dan provinsi Sulawesi Selatan. Padatnya terminal penumpang bandara hasanuddin maka perlu dilakukan perencanaan pembangunan Low cost terminal kedatangan, Low Cost Terminal (LCT) dimaksudkan dalam menyelenggarakan kegiatan pengelolaan suatu bandar udara diupayakan dapat dilakukan dengan biaya operasional yang rendah. penelitian ini akan mencoba mengkaji lebih jauh tentang perencanaan bangunan terminal kedatangan berbasis low cost pada Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar dalam menghadapi pertumbuhan penumpang serta peningkatan maskapai yang menerapkan low cost carrier , dengan mengangkat judul ???Perencanaan Low Cost Terminal Kedatangan Sultan Hasanuddin (Studi Kasus : Bandar Udara Hasanuddin)??? yang bertujuan untuk memprediksi jumlah penumpang yang datang di terminal kedatangan penerbangan murah di Bandar Udara Hasanuddin dan merencanakan pola (layout) jangka pendek perencanaan terminal kedatangan di Bandar Udara Sultan Hasanuddin. Cara ini dilakukan dengan mengadakan observasi lapangan ke lokasi penelitian untuk memperoleh data-data survey terhadap obyek kasus seperti jumlah pesawat udara pada saat jam puncak, jenis pesawat udara dan jumlah seat, serta jumlah penumpang pada waktu sibuk. kemudian dikumpulkan dan dilakukan analisis serta perencanaan. Dari hasil penelitian mendapatkan bahwa jumlah prediksi penumpang yang akan menggunakan terminal kedatangan low cost akan terus meningkat dan hasil perhitungan luas area terminal kedatangan di peroleh luas 6.663 m2 untuk tahun rencana 2021 dengan pola distribusi 1 lantai ( one level ) dan dengan konsep distribusi linear

    FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELELAHAN KERJA PEKERJA KONSTRUKSI PROYEK NIPAH MALL MAKASSAR

    No full text
    International Labour Organization menyebutkan hampir setiap tahun sebanyak dua juta pekerja meninggal dunia karena kecelakaan kerja yang disebabkan oleh kelelahan kerja. Pekerja konstruksi merupakan salah satu pekerja yang memiliki jenis pekerjaan yang berat. Bekerja dengan beban kerja berat dan jam kerja diluar batas normal membuat pekerja konstruksi mudah mengalami kelelahan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan umur, lama kerja, masa kerja, beban kerja dan status gizi dengan kelelahan kerja pekerja konstruksi proyek Nipah Mall Makassar. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional study. Pengumpulan data dilakukan pada Desember 2017 terhadap 74 pekerja sebagai sampel yang diambil dengan teknik purposive sampling. Pengukuran kelelahan dilakukan menggunakan reaction timer, beban kerja menggunakan digital omron, IMT meggunakan timbangan dan microtoice, dan lama dan masa kerja menggunakan kuesioner. Analisis data yang dilakukan adalah univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan umur (p=0,002), lama kerja (p=0,011), masa kerja (p=0,007%), beban kerja (p=0,036) dan status gizi (p=0,030) dengan kelelahan kerja. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara umur, lama kerja, masa kerja, beban kerja dan status gizi dengan kelelahan kerja pada pekerja konstruksi Proyek Nipah Mall Makassar

    Evaluasi Dampak Banjir Tahun 2013 di Kota Makassar Berbasis GIS

    No full text
    Kejadian banjir tahun 2013 di Kota Makassar merendam sebagian besar wilayah kota Makassar. Dengan menggunakan GIS dapat dilihat kecamatan yang wilayahnya paling banyak terendam banjir, yaitu Kecamatan Manggala, Tamalanrea, dan Panakkukang. Besar kecilnya dampak banjir dalam penelitian ini dianggap sebagai risiko (risk), yang diperoleh dari bahaya (hazard) banjir dan kerentanan (vulnerability) suatu wilayah. Tujuan penelitian ini adalah melakukan evaluasi dampak banjir tahun 2013 di Kota Makassar khususnya di ketiga kecamatan tersebut berdasarkan bahaya (hazard) banjir dan kerentanan (vulnerability).\ud Penelitian ini dilakukan dengan mengikuti alur kerja dari BNPB. Bahaya diperoleh dari data banjir tahun 2013 di Kota Makassar. Data ini berupa data spasial ketinggian banjir dan luas area banjir yang diperoleh dari BPBD Kota Makassar. Kerentanan diperoleh dari data kependudukan, jumlah produksi komoditi, bangunan, luas bangunan, dan data guna lahan. Analisa data dilakukan dengan menggunakan calculator GIS\ud Dampak terbesar yang ditimbulkan dari kejadian banjir tahun 2013 terjadi di Kecamatan Tamalanrea dengan nilai risiko 0,61 dimana dampak yang terjadi adalah banjir yang tersebar luas memengaruhi sejumlah besar properti dan komunitas, membahayakan kehidupan karena arus yang cepat/dalam, gangguan tersebar luas atau kehilangan infrastruktur, evakuasi skala besar mungkin diperlukan, dan gangguan yang besar pada akes perjalanan

    ANALISIS RISIKO DALAM UPAYA PENANGGULANGAN BENCANA TANAH LONGSOR

    No full text
    Penelitian ini dilakukan sebagai bentuk upaya penanggulangan bencana berdasarkan analisis risiko tanah longsor di Kabupaten Gowa berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk 1) membuat zona risiko bencana tanah longsor di Kabupaten Gowa; dan 2) membuat pemetaan tempat dan jalur evakuasi bencana di Kabupaten Gowa. Metoda yang digunakan dalam penelitian ini adalah metoda Analisis Spasial Overlay dan Network Analysis pada program ESRI ArcGIS. Peta zona risiko bencana tanah longsor dibuat dengan melakukan analisis tumpang tindih antara data spasial kapasitas daerah, kerentanan, dan bahaya bencana tanah longsor. Penelitian ini menghasilkan tiga kelas risiko bencana yaitu rendah, sedang, dan tinggi dengan masing-masing kelas mencakup luasan sekitar 88,12%; 10,90%; dan 0,98% dari total luas keseluruhan Kabupaten Gowa. Daerah yang memiliki tingkat risiko tinggi terbesar adalah Kecamatan Parigi, Tinggimoncong, dan Bungaya dengan luas masing-masing 804,78 Ha; 747,54 Ha; dan 158,58 Ha. Dari hasil analisis risiko, dilakukan analisis jaringan untuk menentukan jalur evakuasi dari daerah yang memiliki risiko bencana tanah longsor tinggi dengan luas cukup besar menuju lokasi ruang evakuasi terdekat di Kabupaten Gowa. Pada Kecamatan Parigi, terdapat dua buah jalur evakuasi, yang pertama menghubungkan Desa Jonjo dan Desa Sicini dengan lokasi Ruang Evakuasi di Desa Jonjo dan jalur evakuasi yang kedua menghubungkan Desa Manimbahoi dengan lokasi ruang evakuasi di Desa Majannang. Pada Kecamatan Tinggimoncong, jalur evakuasi menghubungkan Desa Garassi dan Desa Gantarang dengan beberapa lokasi ruang evakuasi di Desa Malino. Sedangkan pada Kecamatan Bungaya, jalur evakuasi menghubungkan Desa Bontomannai dengan ruang evakuasi di Desa Sapaya

    Kualitas Pelayanan Publik Terhadap Perspektif Pemikiran David Orborne dan Ted Gaebler

    No full text
    Pelayanan Publik di Indonesia masih sangat rendah. demikian salah satu kesimpulan Bank Dunia yang dilaporkan dalam World Development Report 200

    MONITORING PERUBAHAN TUTUPAN HABITAT TERUMBU KARANG DI PULAU KAPOPOSANG KEPULAUAN SPERMONDE

    No full text
    Ketersediaan data dan informasi tentang perubahan tutupan terumbu karang di suatu kawasan akan sangat bermanfaat dan menjadi hal penting sebagai bahan evaluasi dan rujukan untuk memaksimalkan pengelolaan terumbu karang secara berkelanjutan. Kondisi tutupan terumbu karang di Pulau Kapoposang didominasi oleh rubble pada tahun 2015 dan terjadi kecenderungan kematian karang dari tahun 2009-2015 (Saldi, 2017). Penelitian ini kemudian hadir untuk mengetahui perubahan tutupan habitat terumbu karang di Pulau Kapoposang menggunakan fungsi penginderaan jauh sehingga mampu menginterpretasi kawasan secara luas. Penelitian ini memanfaatkan citra satelit SPOT 5 akuisisi tanggal 11, bulan Desember, tahun 2006, pukul 02:15:04 WITA dan Sentinel-2 akuisisi tanggal 20, bulan Mei, tahun 2017, pukul 02:26:36 WITA. Selain pemanfaatan penginderaan jauh, pengambilan data penunjang juga dilakukan seperti data terumbu karang dan parameter-parameter yang berkaitan. Pengambilan data terumbu karang dilakukan secara langsung menggunakan metode RRA (Rapid Reef Assesment) sebagai sumber informasi antara kondisi sebenarnya di lapangan dengan hasil olahan citra. Pengelolaan data citra menggunakan algoritma Lyzenga untuk mempermudah klasifikasi dasar perairan\ud Kondisi tutupan terumbu karang mengalami perubahan pada setiap kategori tutupan dari tahun 2006 dan tahun 2017. Karang hidup pada tahun 2006 mengalami penurunan kualitas sebanyak 13,18% pada tahun 2017. Kondisi karang rusak (karang mati dan pecahan karang) pada tahun 2006 semakin bertambah pada tahun 2017 dengan selisih 9,63% dari karang mati dan selisih 0,15% dari pecahan karang

    PERUBAHAN FUNGSI DAN MAKNA SIRIH DALAM UPACARA PERKAWINAN MASYARAKAT ANGGALA DI KABUPATEN TORAJA UTARA

    No full text
    ABSTRAK\ud Saida Pasande??? (E51113008). Pangngan: Perubahan Fungsi dan\ud Makna Sirih Dalam Upacara Perkawinan Masyarakat Nanggala di\ud Kabupaten Toraja Utara. Dibimbing Oleh Ansar Arifin dan Tasrifin\ud Tahara. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin\ud Makassar.\ud Bagi masyarakat Toraja pangngan adalah sesuatu yang sangat\ud penting dalam kehidupan mereka khususnya saat pelaksanaan upacara\ud pernikahan. Pangngan merupakan simbol untuk saling menghargai dan\ud menghormati dalam masyarakat hingga saat ini. Penelitian ini bertujuan\ud untuk mendeskripsikan tentang Pangngan: Perubahan Fungsi dan Makna\ud Sirih Dalam Upacara Perkawinan Masyarakat Nanggala di Kabupaten\ud Toraja Utara. Dalam penelitian ini penulis turun ke lapangan untuk\ud mendapatkan informasi dari beberapa informan dan dari berbagai\ud kalangan yang terkait dengan fokus penelitian yang diteliti. Metode yang\ud digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Peneliti\ud sebagai instrumen utama dengan dilengkapi instrumen tambahan seperti\ud catatan lapangan, alat perekam dan camera untuk mengambil gambar.\ud Teknik penelitian dilakukan dengan cara menentukan informan kunci,\ud serta yang bersangkutan memiliki pengalaman dan pengetahuan\ud mendalam tentang fokus penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan\ud cara pengamatan, wawancara, studi pustaka dan dokumentasi.\ud Hasil penelitian menunjukkan bahwa pangngan merupakan suatu\ud simbol penghargaan kepada keluarga kedua belah pihak dalam upacara\ud perkawinan. Oleh karena itu, membawa pangngan adalah suatu adat yang\ud harus dilakukan dalam upacara perkawinan di Toraja khususnya di\ud masyarakat Nanggala sampai saat ini. Fungsi pangngan pada\ud kepercayaan Aluk Todolo adalah sebagai tanda bahwa lamaran sudah\ud diterima secara keluarga dan adat. Selanjutnya hal ini dibaharui dengan\ud hadirnya injil dan masyarakatnya sudah menganut agama Kristen bahwa\ud dalam upacara perkawinan tidak cukup jika hanya diterima secara adat\ud saja tetapi juga harus dibantu oleh gereja dan pemerintah. Dalam\ud masyarakat Nangggala disebut Tipori Tallu (diikat oleh tiga aturan).\ud Setelah masuknya injil, pangngan bukan lagi sebagai tanda lamaran\ud diterima tetapi sebagai suatu simbol untuk saling menghargai dan\ud menghormati antar keluarga kedua belah pihak bahwa dengan tulus dan\ud dengan sungguh-sungguh akan melangsungkan upacara perkawinan.\ud Seiring berjalannya waktu, banyak hal yant telah berubah dalam upacara\ud perkawinan sesuai dengan kemampuan yang bersangkutan tanpa melihat\ud strata sosial yang berlaku dalam masyarakat.\ud Kata kunci: Pangngan, Perubahan , Upacara Perkawinan

    Kandungan Logam Berat Tembaga (Cu) dan Kadmium (Cd) Pada Kerang Tahu Meretrix meretrix Linnaeus Asal Pasar Rakyat Makassar

    No full text
    Penelitian tentang Kandungan Logam Berat Tembaga (Cu) dan Kadmium (Cd) Pada Kerang Tahu Meretrix meretrix Linnaeus, 1758 Asal Pasar Rakyat Makassar telah dilakukan pada bulan April 2017 sampai Juli 2017. Kerang tahu M. meretrix Linnaeus, 1758 merupakan salah satu jenis bivalvia yang bernilai ekonomi tinggi dan digemari oleh masyarakat sehingga banyak di jual dipasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan logam berat tembaga (Cu) dan kadmium (Cd) pada Kerang Tahu M. meretrix Linnaeus, 1758. Kandungan logam berat tembaga (Cu) dan kadmium (Cd) dalam Kerang Tahu M. meretrix, air laut dan sedimen dianalisis menggunakan Spektofotometer Serapan Atom (SSA). Hasil analisis menunjukkan bahwa kandungan logam berat tembaga (Cu) dan kadmium (Cd) pada Kerang Tahu M. meretrix Linnaeus tidak terdeteksi. Air laut asal Metro Tanjung Bunga memiliki kadungan logam berat Cd sebesar 0.33 ppm dan Cu tidak terdeteksi. sedangkan air laut asal Pangkep logam Cd dan Cu tidak terdeteksi. Untuk sedimen asal Metro Tanjung Bunga, kandungan logam berat Cd sebesar 1.38 ppm dan Cu sebesar 1.84 ppm, sedangkan sedimen asal Pangkep kandungan logam berat Cd tidak terdeteksi dan Cu sebesar 15.96 ppm. Hasil menunjukkan bahwa Kerang Tahu M. meretrix Linnaeus asal pasar rakyat Makassar masih layak untuk dikonsumsi

    13,460

    full texts

    26,908

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Hasanuddin University Repository is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇