26908 research outputs found
Sort by
PROGRAM SEARCH FOR COMMON GROUND DALAM REHABILITASI REMAJA PASCA PERANG DI REPUBLIK DEMOKRATIK KONGO
ABSTRAK\ud
AMALIA HASANAH ISMAIL, E13112256, Program Search for Common Ground dalam Rehabilitasi Remaja Pasca Perang di Republik Demokratik Kongo. Dibimbing oleh H. Darwis MA, Ph.D selaku pembimbing I dan Aswin Baharuddin, S.IP, MA selaku pembimbing II, departemen Ilmu Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Hasanuddin. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik, dengan teknik pengumpulan data yakni dengan studi kepustakaan, kemudian jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari literatur-literatur, buku-buku, dokumen, jurnal, dan informasi yang diakses melalui internet yang berkaitan dengan masalah yang dibahas. Teknik analisis yang digunakan penulis dalam penulisan ini adalah teknik analisis data kualitatif, adapun data kuantitatif merupakan data pelengkap untuk menjelaskan data kualitatif.\ud
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi yang digunakan Search For Common Ground dalam merehabilitasi remaja di Republik Demokratik Kongo yaitu melalui pendidikan formal dan non formal, pembentukan ruang dialog dan pemberdayaan remaja, serta membangun jejaring komunikasi antara remaja untuk dapat bertukar pikiran. Implementasi program Search For Common Ground memiliki faktor pendukung seperti kondisi remaja yang memiliki pemikiran kreatif dan inovatif, dapat digerakkan dan saling mempengaruhi satu sama lain, serta adanya hubungan yang baik dengan militer di Republik Demokratik Kongo. Adapun faktor penghambat yaitu adanya trauma pasca perang yang dialami masyarakat, kurangnya pendanaan, dan kurangnya managemen kerja dalam SFCG.\ud
Kata Kunci: Peacebuilding, Transformasi Konflik, Organisasi Internasional Non Pemerintah, Republik Demokratik Kong
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PENGGUNA JASA TRANSPORTASI UMUM BUS RAPID TRANSIT (BRT) KOTA MAKASSAR
ABSTRAK\ud
M. Satria Putra (B111 13 107), dengan judul ???Perlindungan Hukum Bagi Pengguna Jasa Transportasi Umum Bus Rapid Transit (BRT) Kota Makassar???, di bawah bimbingan Bapak Anwar Borahima sebagai pembimbing I dan Ibu Oky Deviany sebagai pembimbing II.\ud
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami pelayanan Bus Rapid Transit (BRT) Kota Makassar dalam memenuhi hak-hak konsumen dalam kaitannya dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, serta untuk mengetahui dan memahami pelaksanaan aturan yang dilakukan oleh Bus Rapid Transit (BRT) Kota Makassar sebagaimana yang telah diatur dalam Undang-Undang Pengangkutan Darat dalam memberi pelayanan terhadap pengguna jasa transportasi.\ud
Penelitian ini adalah penelitian hukum empiris. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam peneltian ini adalah berupa kuesioner, wawancara, observasi, dan studi kepustakaan. Data yang diperoleh dari hasil penelitian dianalisis secara kualitatif, yaitu mengemukakan masalah, menggunakan pendapat dan memecahkan permasalahan dari aspek hukumnya.\ud
Hasil penelitian menemukan bahwa pelayanan Bus Rapid Transit (BRT) Kota Makassar dalam memenuhi hak-hak konsumen dalam kaitannya dengan UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen belum sepenuhnya memenuhi hak-hak konsumen, khususnya hak untuk memilih dan mendapatkan barang dan/atau jasa sesuai dengan nilai tukar dan kondisi serta jaminan yang dijanjikan; hak atas informasi yang benar, jelas, dan jujur; hak untuk diperlakukan dan dilayani secara benar; hak untuk mendapatkan kompensasi, ganti rugi dan/atau penggantian akibat pelayanan yang diberikan oleh Bus Rapid Transit (BRT). Pelaksanaan UU Angkutan Darat oleh Bus Rapid Transit (BRT) Kota Makassar dalam memberikan pelayanan terhadap pengguna jasa transportasi belum sepenuhnya mengimplementasikan ketentuan yang diatur dalam UU LLAJ maupun peraturan pelaksanaannya, khususnya ketentuan mengenai fasilitas terminal yang yang wajib memenuhi persyaratan keselamatan dan keamanan; kewajiban untuk menyerahkan tiket penumpang; dan ketentuan yang mengharuskan adanya pelayanan dan fasilitas khusus terhadap penyandang cacat, lansia, maupun ibu hamil.\ud
Kata Kunci : Perlindungan hukum, konsumen, Bus Rapid Transit (BRT
Role of Negotiation in the Completion of Conflict: An Theoretical Perspective
-Negotiation is an instrument or tool in making an interaction each other, where internally in the human personality act as\ud
the negotiator or even externally who involving any actors in order to obtain specific goals. In the implementation, negotiation is not an\ud
instant way to get or having any limitation time, but will be proceed in time until it is reaching the goals by struggled through the step by\ud
step and its mechanism. These conflict phenomenom have been an existing thing at the very beginning of human life which\ud
continuously happening and developing in the limitless time, whether it is conflict between state with state or non-state actor with nonstate\ud
actor. Negotiation become the options in solving a conflict because assumed as the good step, where the conflicted actors able to\ud
meet together and seeking the solutions of faced problems
Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai dengan Pemberian Streptomyces spp dan Bradyrhizobium spp Diperoleh dari Tiga Daerah di Sulawesi Selatan
-ABSTRAK \ud
ASMIATY SAHUR.Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai dengan Pemberian\ud
Streptomyces spp dan Bradyrhizobium spp Diperoleh dari Tiga Daerah di Sulawesi\ud
Selatan (dibimbing oleh Ambo Ala, Baharuddin dan Elkawakib Syam???un). \ud
Penelitian ini bertujuan: 1) mengisolasi dan mengkarakterisasi secara morfologserta mengidentifikasi isolat Streptomyces spp dan Bradyrhizobium spp sebagai Plan\ud
Growth Promoting Rhizosfer yang diisolasi dari tiga daerah pertanaman kedelai dSulawesi Selatan,2) menguji kemampuan kedua bakteri tersebut dalam memfiksasinitrogen dan melarutkan fosfat, 3) menguji kemampuan kedua bakteri tersebumemperoduksi IAA, GA\ud
3\ud
dan siderofor, 4) menguji pengaruh aplikasi inokulasterhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai. \ud
Penelitian dilaksanakan dalam empat tahapan yaitu: 1) mengisolasimengkarakterisasi morfologi dan mengidentifikasi isolat sebagai PGPR yang diisolasdari berbagai rizosfer tanaman kedelai di Sulawesi Selatan,2) menguji kemampuan\ud
memfiksasi nitrogen dan melarutkan fosfat, 3) menguji kemampuan baktememproduksi IAA, GA\ud
3\ud
dan 4) mempelajari pengaruh aplikasi isolat yang terpilih\ud
terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai. \ud
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima puluh enam isolat bakteyang dikelompokkan ke dalam bakteri gram positif dan bakteri gram negatif. Ada 3isolat yang menghasilkan lendir tebal atau berlendir ketika dikultur pada media\ud
Natrium Broth dan sisanya 21 isolat dapat memproduksi spora. Hasil penelitiamenunjukkan potensi bakteri terisolasi menghasilkan Giberelin dalam konsentrastinggi. Isolat terbaik yang memproduksi Giberelin adalah RK 30 (4.670 mg/mL), RK 1(3,797 mg/mL), RK 15 (3,703) dan RK 35 (3.222 mg/mL). Empat isolat yanmenghasilkan konsentrasi tinggi IAA termasuk RK 32 (2,794 mg/mL) diikuti oleh RK (1.810 mg/mL), RK 23 (1,714 mg/mL), dan RK 30 (1.678mg/mL). InokulasStreptomyces spp dan Bradyhizobium spp memperlihatkan hasil yang lebih baiterhadap tinggi tanaman fase akhir, jumlah cabang, jumlah binti akar, jumlah daun\ud
fase awal dan fase vegetatif, kerapatan stomata dan bobot biji per-tanaman berkisaantara 14 gram hingga 17 gram
Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai dengan Pemberian Streptomyces spp dan Bradyrhizobium spp Diperoleh dari Tiga Daerah di Sulawesi Selatan
-ABSTRAK \ud
ASMIATY SAHUR.Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai dengan Pemberian\ud
Streptomyces spp dan Bradyrhizobium spp Diperoleh dari Tiga Daerah di Sulawesi\ud
Selatan (dibimbing oleh Ambo Ala, Baharuddin dan Elkawakib Syam???un). \ud
Penelitian ini bertujuan: 1) mengisolasi dan mengkarakterisasi secara morfologi\ud
serta mengidentifikasi isolat Streptomyces spp dan Bradyrhizobium spp sebagai Plant \ud
Growth Promoting Rhizosfer yang diisolasi dari tiga daerah pertanaman kedelai di\ud
Sulawesi Selatan,2) menguji kemampuan kedua bakteri tersebut dalam memfiksasi\ud
nitrogen dan melarutkan fosfat, 3) menguji kemampuan kedua bakteri tersebut\ud
memperoduksi IAA, GA\ud
3\ud
dan siderofor, 4) menguji pengaruh aplikasi inokulasi\ud
terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai. \ud
Penelitian dilaksanakan dalam empat tahapan yaitu: 1) mengisolasi,\ud
mengkarakterisasi morfologi dan mengidentifikasi isolat sebagai PGPR yang diisolasi\ud
dari berbagai rizosfer tanaman kedelai di Sulawesi Selatan,2) menguji kemampuan\ud
memfiksasi nitrogen dan melarutkan fosfat, 3) menguji kemampuan bakteri\ud
memproduksi IAA, GA\ud
3\ud
dan 4) mempelajari pengaruh aplikasi isolat yang terpilih\ud
terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai. \ud
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima puluh enam isolat bakteri\ud
yang dikelompokkan ke dalam bakteri gram positif dan bakteri gram negatif. Ada 35\ud
isolat yang menghasilkan lendir tebal atau berlendir ketika dikultur pada media\ud
Natrium Broth dan sisanya 21 isolat dapat memproduksi spora. Hasil penelitian\ud
menunjukkan potensi bakteri terisolasi menghasilkan Giberelin dalam konsentrasi\ud
tinggi. Isolat terbaik yang memproduksi Giberelin adalah RK 30 (4.670 mg/mL), RK 17\ud
(3,797 mg/mL), RK 15 (3,703) dan RK 35 (3.222 mg/mL). Empat isolat yang\ud
menghasilkan konsentrasi tinggi IAA termasuk RK 32 (2,794 mg/mL) diikuti oleh RK 8\ud
(1.810 mg/mL), RK 23 (1,714 mg/mL), dan RK 30 (1.678mg/mL). Inokulasi\ud
Streptomyces spp dan Bradyhizobium spp memperlihatkan hasil yang lebih baik\ud
terhadap tinggi tanaman fase akhir, jumlah cabang, jumlah binti akar, jumlah daun\ud
fase awal dan fase vegetatif, kerapatan stomata dan bobot biji per-tanaman berkisar\ud
antara 14 gram hingga 17 gram
KARAKTERISTIK RESERVOIR MENGGUNAKAN METODE SEISMIK INVERSI AKUSTIK IMPEDANSI DAN ATRIBUT SEISMIK DI LAPANGAN "RST" CEKUNGAN TARANAKI, NEW ZEALAND
Lapangan ???RST??? Cekungan Taranaki New Zealand merupakan lapangan produksi pada Formasi Mahoenui, Formasi Kaiata, dan Bottom Kaiata yang merupakan reservoirnya adalah batupasir yang cukup baik sebagai tempat terakumulasinya hidrokarbon. Tujuan penelitian ini adalah menentukan sebaran hidrokarbon, zona target dan mengkarakterisasi reservoir. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah Analisis Atribut Seismik dan Inversi Akustik Impedansi untuk mengetahui penampang dibawah permukaan bumi dan untuk mengetahui sifat poros dan kompak dari suatu lapisan batuan. Analisis Atribut seismik adalah metode untuk mengindikasikan dan menggambarkan beberapa properti fisik dari penampang bumi yang lebih akurat, atribut seismik yang digunakan adalah trace envelope, instantaneouse frequency, instantaneouse fase, dan spektral dekomposisi. Metode inversi simulated annealing dan coloured inversion merupakan salah satu teknik pemodelan kebelakang untuk mendapatkan penampang akustik. Metode Coloured inversion merupakan teknik inversi dengan output impedansi relatif, mudah dan cepat untuk melihat anomali. Metode inversi simulated annealing merupakan teknik inversi dengan output impedansi absolut melalui pendekatan statistik dan probabilistik. Metode simulated annealing memiliki kelebihan dibandingkan dengan teknik inversi yang lain, pada inversi simulated annealing mendapatkan global optimisasi dengan penampang akustik yang memiliki resolusi yang lebih baik secara vertikal dan horizontal. Hasil proses inversi yang dilakukan pada data seismik 3D dilapangan RST diperoleh nilai Cut-Off akustik impedansi untuk reservoir pada Formasi Mahoenui, Formasi Kaiata, dan Bottom Kaiata antara 9000 kgm-2s-1 - 15.000 kgm-2s-1, nilai Cut-off Densitas berkisar 2.1 kg/m3 ??? 2.7 kg/m3 dan neutron porositynya 40 % - 50%. Persebaran hidrokarbon terjadi pada struktur geologi yang kompleks dengan arah penyebaran hidrokarbonnya dari arah Barat-Daya menuju arah Timur Lau
Pengaruh Tata Ruang Terhadap Volume Lalu Lintas (Studi Kasus Jalan Tun Abdul Razak)
Jalan Tun Abdul Razak merupakan salah satu jalan arteri berdasarkan fungsi dan perannya yang ada di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan dengan panjang kurang lebih 4 km. Seiring berkembangnya zaman, pembangunan di wilayah studi sudah tidak bisa dipungkiri. Melihat perkembangan tata ruang yang terus dilakukan dari tahun ke tahun tanpa memerhatikan volume lalu lintas dapat mengakibatkan kemacetan dikemudian hari. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh bangkitan dan tarikan pergerakan tata ruang terhadap lalu lintas di sepanjang Jalan Tun Abdul Razak. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan survey langsung di lapangan meliputi volume lalu lintas dan tarikan bangkitan pergerakan di kawasan studi. Dari data tersebut dilakukan analisis untuk mendapatkan nilai pengaruh tata ruang terhadap volume lalu lintas rata ??? rata. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa tata ruang mempengaruhi sebesar 9.94% jumlah pergerakan di kawasan studi dimana jumlah pergerakan terbesar pada perumahan Citraland dengan rata ??? rata pergerakan sebesar 332 smp/jam dan jumlah pergerakan terkecil pada perumahan Multi Niaga Townhouse dengan rata ??? pergerakan sebesar 14.9 smp/jam dari total pergerakan tata ruang sebesar 113.53 smp/jam
STUDI KARAKTERISTIK MEKANIS TANAH LATERIT STABILISASI KAPUR DAN SEMEN
Seiring dengan bertambahnya suatu kawasan, kebutuhan untuk pembangunan prasarana semakin bertambah, khususnya untuk bangunan jalan yang sangat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Pembukaan akses jalan, kadang harus melewati beberapa kondisi tanah yang kurang memenuhi syarat subgrade bangunan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh variasi campuran bahan stabilisasi terhadap sifat mekanis tanah laterit serta seberapa besar pengaruh waktu pemeraman bahan stabilisasi kapur dan semen terhadap sifat mekanis tanah.\ud
Perbaikan tanah pada lapis tanah dasar (subgrade) dengan stabilisasi merupakan salah satu pilihan untuk mengatasi kondisi tersebut. Stabilisasi tanah dimaksudkan untuk memperbaiki sifat-sifat tanah asli dengan cara antara lain menambahkan suatu bahan tertentu yang mengakibatkan perubahan sifat-sifat tanah asli tersebut. Stabilisasi tanah atau perbaikan tanah yang dikenal dalam rekayasa geoteknik secara umum terbagi dalam tiga kategori, yaitu cara mekanis, cara kimia, dan cara fisik. Cara mekanis didasarkan atas usaha-usaha mekanis, seperti kompaksi dan California Bearing Ratio (CBR). Bahan campuran yang coba digunakan adalah kapur dan semen karena mudah didapatkan. Tanah laterit adalah tanah yang terbentuk di daerah tropis atau subtropis dengan tingkat pelapukan tinggi pada batuan basa sampai batuan ultrabasa yang didominasi oleh kandungan logam besi. Tanah ini mengandung mineral-mineral lempung yang relative tinggi utamanya illite dan montmorilonite, sehingga potensi kerusakannya relative besar jika dilakukan pekerjaan konstruksi pada tanah seperti ini
Analisis citra darah untuk menentukan jumlah trombosit
Telah dilakukan penelitian dengan menganalisis citra darah guna menentukan jumlah trombosit. Tujuan dari penelitian ini membuat program untuk menghitung jumlah trombosit pada citra sel darah secara akurat dengan menggunakan Matlab. Citra yang diolah merupakan data sekunder yang diunduh dari internet dalam bentuk JPG. Terdapat 3 jenis citra yang diolah yaitu citra trombosit normal, Makrotrombositopenia, dan Pseudtrombositopenia. Metode yang digunakan adalah K ??? Means Clustering dan Local Minimization. Variabel hasil yaitu luas piksel, keliling, dan Roundness. Untuk klasifikasi jenis trombosit digunakan pohon keputusan. Analisis dilakukan dengan membandingkan presentasi kecocokan jenis citra dari pohon keputusan (program Matlab) dengan tampilan visual dari citra. Hasil yang diperoleh menunjukkan persentasi ketidakcocokan hanya 1%
Analisis Citra Darah Untuk Menentukan Jumlah Trombosit
Telah dilakukan penelitian dengan menganalisis citra darah guna menentukan jumlah trombosit. Tujuan dari penelitian ini membuat program untuk menghitung jumlah trombosit pada citra sel darah secara akurat dengan menggunakan Matlab. Citra yang diolah merupakan data sekunder yang diunduh dari internet dalam bentuk JPG. Terdapat 3 jenis citra yang diolah yaitu citra trombosit normal, Makrotrombositopenia, dan Pseudtrombositopenia. Metode yang digunakan adalah K ??? Means Clustering dan Local Minimization. Variabel hasil yaitu luas piksel, keliling, dan Roundness. Untuk klasifikasi jenis trombosit digunakan pohon keputusan. Analisis dilakukan dengan membandingkan presentasi kecocokan jenis citra dari pohon keputusan (program Matlab) dengan tampilan visual dari citra. Hasil yang diperoleh menunjukkan persentasi ketidakcocokan hanya 1%