Center for Scientific Publication
Not a member yet
    4029 research outputs found

    Analysis of Embankment Slope Failure And Effectiveness Of Reinforcement With Full Displacement Column on Soft Soil (Case Study : Construction Of Padang Sicincin Toll Road Section STA 7+400 – 7+550)

    Get PDF
    The package that is currently under construction on the Trans Sumatra toll road network section Padang - Pekanbaru is the Padang - Lubuk Alung - Sicincin section which is targeted for completion in July 2024. One of the obstacles in the work process is that there is an embankment landslide at STA 7 + 450 which is indicated due to a decrease in the subgrade. This resulted in the construction process not being able to continue so there was a delay in the progress of construction implementation. Therefore, a study is needed that focuses on analyzing the causes of landslides and follow-up recommendations to overcome problems in the STA 7 + 450 embankment work on the Padang - Pekanbaru Toll Road Construction project section Padang - Lubuk Alung - Sicincin. The method used in this research is finite element modeling analysis using the help of the PLAXIS 2D program by looking at the Safety Factor value of the embankment slope under initial conditions and back analysis. The landslide modeling results with the finite element method are also compared with the landslide lines that occur in the field. From the back analysis, new parameters are obtained when a landslide occurs as input in the reinforcement analysis to be used. For follow-up improvement, full displacement column reinforcement is proposed where the effect of FDC column spacing, thickness, and load transfer platform material combination on slope stability, settlement, and changes in soil mechanical parameters will be analyzed. It was found that the embankment structure before the collapse had a critical SF value of SF = 1.010. The cause of the landslide was indicated to be due to the additional load from the project vehicle traffic. Parameter changes were obtained in the form of c' = 8.17 kN/m2 and Ø' =19.68o, cc = 0.8175, and cs =0.1204 in the organic soft soil which was indicated to be the cause of the landslide. From the modeling results to find the effectiveness of reinforcement with FDC, the optimum parameters were obtained concerning a distance of 3 times the column diameter, and a Load Transfer Platform thickness of 1.8 meters with geogrid reinforcement

    Bilangan Kromatik Lokasi Graf Amal(K_n, K_m)

    Get PDF
    Misalkan G=(V,E) graf terhubung dan c adalah suatu pemetaan warna pada graf G yang didefinisikan sebagai c:V(G)→{1,2,…,t}, dengan t bilangan asli. Jika u dan v bertetangga di G, maka c(u)≠c(v). Misalkan S_h adalah himpunan titik yang diberi warna h untuk h∈{1,2,… ,t}, maka S_h disebut kelas warna. Misalkan Π={S_1,S_2,… ,S_t} adalah partisi dari himpunan titik V(G) untuk suatu pewarnaan. Kode warna c_Π (v) untuk titik v di G didefinisikan sebagai t-vektor c_Π (v)=(d(v,S_1 ),d(v,S_2 ),… ,d(v,S_t )), dimana d(v,S_h )=min⁡{d(v,x)|x∈S_h} untuk h∈{1,2,… ,t}. Jika setiap titik di G mempunyai kode warna yang berbeda untuk suatu Π, maka c disebut sebagai pewarnaan lokasi. Minimum t sedemikian sehingga G mempunyai pewarnaan lokasi dengan t warna disebut bilangan kromatik lokasi, dinotasikan sebagai χ_L (G). Pada penelitian ini dibahas tentang bilangan kromatik lokasi graf Amal(K_n,K_m). Graf Amal(K_n,K_m) adalah suatu graf yang diperoleh dengan menggabungkan satu titik di setiap K_n ke setiap titik di K_m secara satu-satu, dengan m,n≥2,m,n ∈N. Dengan menentukan batas bawah dan batas atas bilangan kromatik lokasi, diperoleh bahwa bilangan kromatik lokasi graf Amal(K_n,K_m) adalah n+1 untuk m≤n dan m untuk m>n

    Analysis of the Influence of Infrastructure, Costs, and Services for the Crew's PT. PELNI on Customer Satisfaction Using Principal Component Analysis (PCA) Method

    Get PDF
    The presence of efficient port infrastructure is of utmost importance in ensuring the seamless functioning of both cargo and passenger operations. In addition to infrastructure, providing high-quality service by a ship's crew is equally important to derive from the infrastructure. Another factor to consider is whether the cost levied for services and infrastructure meets the community's expectations, as excessive costs without adequate infrastructure and services will result in dissatisfied customers. Therefore, customer satisfaction cannot only be assessed from one aspect but must be seen from various aspects, which in this study will be seen from the infrastructure, costs, and crew services. This research focuses on ships owned by PT. PELNI because this company is one of the largest in Indonesia, leading in great demand for sea transportation services. The research on infrastructure aspects, costs, and crew services includes supporting aspects to link them to customer satisfaction with PT. PELNI will be analysed using the Principal Component Analysis (PCA) method. The principal component (PC) can be utilised for feature selection and variable interpretation for data with several variables and a correlation. The results found that infrastructure (X1) can explain the factor variance of 45.309%

    Pengembangan Ekowisata Susur Sungai Kejawan Putih Tambak, Kota Surabaya: Analisis Tingkat Partisipasi Masyarakat

    Get PDF
    Partisipasi masyarakat menjadi salah satu aspek penting dalam keberhasilan suatu program pembangunan. Ekowisata Susur Sungai Kejawan Putih Tambak telah ada sejak 2021 dan diresmikan secara langsung oleh Walikota Surabaya pada Juli 2023. Ekowisata Susur Sungai Kejawan Putih Tambak dibentuk dan digagas sendiri oleh masyarakat sekitar susur sungai, maka dibutuhkan peran aktif masyarakat dalam berpartisipasi di pengembangan ekowisata. Tujuan adanya penelitian ini yakni untuk menganalisis bagaimana tingkat partisipasi masyarakat di Ekowisata Susur Sungai Kejawan Putih Tambak pada tahap perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan hasil, hingga tahap evaluasi dan untuk melakukan identifikasi apa saja faktor yang mendukung dan menghambat partisipasi masyarakat dalam proses pengembangan Ekowisata Susur Sungai Kejawan Putih Tambak. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat Kejawan Putih Tambak dalam proses pengembangan Ekowisata Susur Sungai Kejawan Putih Tambak berada pada tingkatan tertinggi yakni citizen power. Faktor yang mendukung partisipasi yakni kerjasama, dukungan pemerintah hingga dukungan dari eksternal dan faktor penghambat partisipasi yakni keterbatasan dana dan keterampilan masyarakat. Idealnya pada tingkat partisipasi masyarakat, pengelola Ekowisata Susur Sungai Kejawan Putih Tambak diharapkan lebih menyeluruh dalam memberikan informasi kepada masyarakat dan hasil evaluasi dipaparkan secara transparan. Begitu juga pada faktor penghambat, disarankan untuk memberikan pelatihan intensif kepada masyarakat baik secara manajerial maupun pengembangan ekowisata dengan bekerja sama bersama pihak pemerintah atau eksternal

    Studi Keterlibatan Masyarakat dalam Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Bumi Perkemahan Bedengan Malang

    Get PDF
    Pariwisata berkelanjutan mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dengan mempertimbangkan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan. Kemenparekraf mendorong pengembangan pariwisata berkelanjutan, dengan partisipasi masyarakat lokal sebagai pilar utama. Bumi Perkemahan Bedengan di Desa Selorejo, Kabupaten Malang, adalah contoh konkret, dengan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan dan pengembangan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus untuk mengevaluasi partisipasi masyarakat dalam pegembangan pariwisata Bumi Perkemahan Bedengan Malang. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumen, dan studi pustaka. Metode analisis data melibatkan pengumpulan, reduksi, penyajian hasil reduksi, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi teknik untuk memastikan validitas dan reliabilitas data. Hasil penelitian menunjukkan telah mencerminkan keempat bentuk partisipasi masyarakat yaitu partisipasi ide, tenaga, harta/benda, dan keterampilan/kemahiran. Untuk tingkatan partisipasi berada dalam kategori tingkat kuasa tertinggi

    Burst Pressure Analysis on Corroded Pipeline Using Finite Element Method

    Get PDF
    The oil and gas industry includes exploration, extraction, production or processing, and transportation. One of the important activities in the oil and gas industry is the hydrocarbon transportation system. The most commonly used hydrocarbon transportation facility is the subsea pipeline. Pipes operating in a marine environment can easily corrode. Corrosion will cause a metal loss on the pipe surface and worsen the strength of the pipe. The thinning of the pipe surface due to corrosion will result in localized holes of varying depths and uneven shapes on the outer and inner surfaces. A burst pressure will occur if the internal pressure in the pipe with corrosion defects exceeds the allowable internal pressure limit. Therefore, to prevent burst pressure, it is necessary to evaluate the residual strength of the pipe in order to determine whether the defective pipe with working pressure can continue to operate safely or not. The internal pressure value calculation results are as follows: until the pipe fails, it is considered to burst using an FEA of 19.42 MPa. Meanwhile, the internal pressure value using standard codes DNV-RP-F101 is 18.76 MPa. For the effect of variations in the dimensions of the corrosion defect size, the most influential is the length and depth of the defect due to a decrease in the graph that does not fluctuate. The percentage differences between the failure pressure values resulting from rectangle and semi-ellipsoidal corrosion defects and the burst pressure values from the burst test experiments are 0.61% and 0.15%, respectively

    Front Cover Vol.21 No.3 2024

    No full text

    Penilaian Kelaikan Jembatan Berdasarkan Parameter Dinamis Experimental pada Jembatan PC-I Girder 40 m

    Get PDF
    Jembatan dan terowongan jalan merupakan salah satu prasarana transportasi yang menyangkut hajat hidup orang banyak dan mempunyai fungsi sosial yang sangat penting sehingga harus dilakukan penyelenggaraan keamanan bagi pengguna jalan. Sebelum sebuah jembatan difungsikan harus dilakukan pengujian, untuk memastikan tingkat keselamatan dan keamanan jembatan. Pengujian pembebanan dinamik (uji getar) bertujuan untuk mendapatkan parameter dinamik seperti frekuensi alami, rasio redaman, kekakuan dan pola getar, sebagai salah satu indikator untuk menilai kelaikan fungsi jembatan. Hasil uji getar, baik sisi barat (JSB) maupun sisi timur (JST) menunjukkan performa yang baik dengan frekuensi alami JSB 4.093 Hz dan JST 4.956Hz lebih tinggi dari pendekatan teoritik yaitu 4.002 Hz. Hal ini menunjukkan bahwa kekakuan aktual lebih tinggi dibandingkan teoritisnya. Rasio redaman aktual JSB 2.138% dan JST 2.883%, nilai tersebut masuk katagori beton utuh. Berdasarkan penilaian parameter dinamik, jembatan dinyatakan laik fungs

    Lateks KKK60 Pravulkanisasi sebagai Modifier Campuran Aspal (AC-WC)

    Get PDF
    Untuk meningkatkan konsumsi karet domestik Pemerintah mengalakkan program penggunaan karet pada campuran beraspal. Karet alam yang umum digunakan dalam campuran beraspal adalah karet alam jenis lateks dan SIR20. Lateks Kadar Karet Kering 60% (KKK60) pravulkanisasi merupakan karet alam lateks dengan kadar karet kering minimum 60% yang telah dicampur bahan vulkanisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan lateks KKK60 pravulkanisasi terhadap karakteristik campuran beraspal AC-WC.Penelitian ini menggunakan metode pengujian eksperimen, dengan memodifikasi campuran beraspal menggunakan lateks KKK60 pravulkanisasi. Pengujian yang dilakukan adalah pengujian Marshall untuk mengetahui nilai stabilitas dan flow, serta pengujian dengan alat Wheel Tracking Machine (WTM) untuk mengetahui stabilitas dinamis dan laju deformasi. Dari hasil pengujian Marshall diketahui bahwa dengan adanya penambahan lateks KKK60 pravulkanisasi mampu meningkatkan nilai stabilitas Marshall. kadar optimum penambahan lateks adalah sebesar 5%. Sedangkan dari hasil pengujian dengan alat Wheel Tracking Machine, campuran beraspal menghasilkan nilai stabilitas dinamis yang lebih tinggi (2102 lintasan/mm)

    Editorial

    Get PDF
    This JIFAM 6 (Special Issue 2) January 2024 publishes 5 papers related to geotechnical aspects to develop the sustainable asset management for road network infrastructures. As regulated in Indonesian Scientific Journal Accreditation, a Scientific Journal can publish the Supplement and Special Edition.The JIFAM Editorial Team express their gratitude to the authors who already submitted their papers for the sixth volume (Special Issue 2)

    3,576

    full texts

    4,029

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Center for Scientific Publication
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇