Center for Scientific Publication
Not a member yet
4029 research outputs found
Sort by
Analisis Perpindahan Moda Dari Sepeda Motor Dan Mobil Pribadi Ke Angkutan Umum Di Stasiun Madiun
Tingginya jumlah penumpang di stasiun Madiun yang terjadi setiap tahunnya, membuat peningkatan jumlah pengguna sepeda motor dan mobil pribadi. Dengan bertambahnya jumlah pengguna kendaraan pribadi tersebut, membuat ruas jalan akses ke dan dari stasiun Madiun menjadi padat. Studi ini bertujuan untuk mengenai analisa perpindahan untuk mengetahui karakteristik penumpang yang bersedia untuk berpindah moda dari sepeda motor dan mobil pribadi ke angkutan umum di stasiun Madiun. Metode yang digunakan untuk menganalisa data menggunakan metode logit biner. Karakteristik usia dalam range 1 yaitu 21-30 tahun dimana diambil sampel 22 tahun dan penghasilan dalam range 2 yaitu Rp 1.500.000–Rp 2.500.000 dimana diambil sampel di penghasilan Rp 2.500.000 probabilitasnya sebesar 27,50%. Karakteristik usia dalam range 3 yaitu 41-50 tahun dimana diambil sampel 43 tahun dan penghasilan dalam range 2 yaitu Rp 1.500.000-Rp 2.500.000 dimana diambil sampel di penghasilan Rp 2.500.000 probabilitasnya sebesar 28,41%
Dewan Redaksi
Dengan rasa bersyukur yang dalam JMAIF telah terbit untuk keempat kalinya. Penertiban keempat ini adalah JMAIF, Volume 2, Nomor 2, September 2018. Dengan demikian terbitan regular JMAIF ber-ISSN telah genap 1 tahun.Pada penertiban ini terjadi fenomena sangat berarti bagi JMAIF. Dari kandungan 6 makalah, 3 makalah berasal dari instansi diluar ITS Semoga penyumbang makalah dari luar Instansi ITS akan semakin banyak, dan bervariasi pada terbitan – terbitan mendatang
Dewan Redaksi
Dengan rasa bersyukur yang dalam JMAIF telah terbit untuk kesembilan kalinya. Penerbitan kesembilan ini adalah JMAIF, Volume 3, Suplemen 1, Juni 2019. Penerbitan ini merupakan penerbitan ketiga untuk tahun 2019
Dewan Redaksi
Dengan rasa bersyukur yang dalam JMAIF telah terbit untuk ketujuh kalinya. Penertiban ketiga ini adalah JMAIF, Volume 3, Nomor 1, Maret 2019. Penerbitan ini merupakan penerbitan pertama untuk tahun 2019. Edisi ini secara keseluruhan memuat 6 makalah. Untuk pertama kali ini, keseluruhan 6 makalah tersebut tidak mengandung nama redaksi satupun sebagai penulis
Analisis Sedimentasi dari Pascabencana Banjir Sungai Belanting
Banjir adalah bencana yang banyak terjadi. Sepanjang tahun 2016, 766 peristiwa banjir dan menyebabkan 147 orang meninggal, 107 orang terluka dan 2,72 juta orang diungsikan dari tempat tinggal mereka dan 30.669 rumah rusak. Rawan banjir banyak terjadi yang tidak pernah terjadi sebelumnya seperti Banjir di wilayah kota Bima dan daerah Belanting dll.Topan tropis Yvette yang sekarang terletak di Samudra Hindia sekitar 620 km selatan Denpasar bergerak ke Timur Laut menyebabkan curah hujan yang tinggi di wilayah Indonesia selatan dan hujan yang lebih ekstrim di Nusa Tenggara Barat terutama di daerah Bima, daerah Sumbawa dan daerah Belanting di bagian timur Lombok distrik.Untuk mengendalikan energi yang dihancurkan air diperlukan penanganan non fisik melalui Konservasi, menjaga ketersediaan, keberlanjutan, karakteristik dan fungsi air untuk menjaga kuantitas dan kualitas air. Hal yang paling mendesak saat ini adalah mengidentifikasi jumlah sedimen setelah banjir bandang berdasarkan transportasi sedimen dan membuat peta data dasar sungai. Peta-peta ini berisi informasi laju transpor sedimen yang terisi dalam kurva laju sedimen untuk digunakan sebagai pedoman untuk menangani setiap kondisi sungai.Hasil penelitian diperoleh volume sedimen dasar sungai Volume Belanting maksimum yang langsung ditinjau dan diamati adalah 28.623 M3 / hari dan persamaan Kurva aliran sungai Belanting yang diamati berdasarkan kondisi debit momen yang terjadi selama penelitian adalah debit aliran yang lebih besar, Qw = 3.304 m3 / dt, sehingga hasil perhitungan transpor material sedimen pada musim kemarau sangat sedikit dibandingkan dengan Sediment Discharge untuk digunakan sebagai material Galian C
Penyusunan Model Bangkitan Pergerakan Angkutan Barang di Provinsi Kalimantan Timur
Kalimantan Timur merupakan provinsi dengan luas wilayah yang besar. Hal ini kemudian menyebabkan tingkat pergerakan angkutan barang di Provinsi Kalimantan Timur besar pula. Pola pergerakan barang di Provinsi Kalimantan Timur dipengaruhi oleh potensi sumber daya alamnya. Kurangnya perhatian yang diberikan terhadap transportasi barang dalam sistem transportasi di Indonesia khususnya Kalimantan Timur, menyebabkan harga barang yang sangat bervariasi dari tingkat produsen hingga ke tingkat konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model bangkitan pergerakan transportasi angkutan barang dalam Provinsi Kalimantan Timur serta jumlah pergerakannya pada masa yang akan datang. Metode yang digunakan adalah analisis model korelasi berbasis zona metode langkah demi langkah tipe 1. Pemodelan dilakukan dengan menggunakan bantuan aplikasi statistik SPSS 22. Dari Hasil pemodelan angkutan barang dalam Provinsi Kalimantan Timur, didapatkan model bangkitan yaitu Y= 77.041,534 - 0,001 X1 - 0,397 X5 + 102,167 X12 + 0,035 X13 + 11,399 X14 - 8,407 X16 Dengan nilai koefien korelasi (R) sebesar 0,977 dan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,954
Pola Pemantapan Penataan Ruang Terbuka Hijau Untuk Kawasan Kota Berkembang Di Batu Sopang Kabupaten Paser
Tujuan penelitian ini adalah untuk memperolah gambaran lokasi yang cocok dan luas kawasan peruntukan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang memungkinkan ditempatkan di kawasan perkotaan Batu Sopang yang memiliki luas wilayah ± 1.614,5 hektar dengan menerapkan konsep Green Spatial Planning (GSP). Metode yang digunakan adalah analisis spasial Peta Citra World View-3 - Bundle 8 Band - kategori Select Tasking/Fresh Archive < 90 Days skala 1 : 5000.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi eksisting keberadaan RTH publik di Batu Sopang yang tersedia hanya mencapai 7,18% sehingga luas wilayah yang ada belum memenuhi standar kawasan perkotaan. Pada masa mendatang, perlu mempertahankan kondisi RTH yang ada, disamping juga diperlukan adanya penambahan RTH yang baru dalam waktu 20 tahun ke depan. Upaya peningkatan intensitas dan kualitas RTH sebagai cara meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan sekaligus penyeimbang fungsi ekologis perkotaan. Kebutuhan ruang terbuka hijau di wilayah Kecamatan Batu Sopang adalah sebesar 30% dari total luas penggunaan lahan yang ada yakni terbagi atas 20% ruang terbuka hijau publik dan 10% untuk ruang terbuka hijau privat
Cover Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol.3 Sup.2 Desember 2019
Karakteristik Tingkat Okupansi dan Komposisi Barang Bawaan pada Perjalanan Berpenumpang pada Taksi Bluebird di Kota Surabaya Merlyn Mangopo & Hitapriya SuprayitnoPeran Analisis Kebutuhan Pengembangan Usaha dan Strategi bagi Jalan Tol Bali Mandara Yoga Pradana, Endo Petakasari, Rita Sri Jayanti, Ria Asih Aryani Soemitro & Hitapriya SuprayitnoKajian Awal Pengelolaan Aset Tetap pada Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali Rizky Kurniasih, Noor Rohman & Hitapriya SuprayitnoKajian Awal Manajemen Aset bagi Instalasi Pengelolaan Air Limbah Denpasar di Suwung Bali Andi Candra Septaprasetya, Ayu Rahmaniyah, Ratri Ayu, Riska Dewi Wijayanti & Hitapriya Suprayitno
Prediction of Rust Thickness in Reinforced Concrete Structures to Enhanced the Asset Management for Coastal Infrastructures
Corrosion in reinforced concrete structure is a serious problem, especially for coastal infrastructure. Managing the coastal infrastructure from corrosion is a really essential action to make sure that the infrastructure can be used properly throughout its service live. This research focused on analyzing the rust thickness on steel reinforcement due to corrosion. Series of corrosion test using galvanostatic was performed in this research. Furthermore, a predictive model based on Farraday’s Law with uniform corrosion assumption also developed in this research and compared with the experimental data. Based on the simulation result, it was found that the predictive model of rust thickness based on Farraday’s Law is capable to simulate the corrosion process and thickness of the rust