Center for Scientific Publication
Not a member yet
    4029 research outputs found

    Intensitas Dan Sosialitas Keberagaman Di Lingungan/Unit Kerja

    No full text
    Research "intensity and sociality of diversity in the environment or work unit", aims to find indications of work effectiveness and the values of diversity in a pluralistic work environment on work optimization and productivity. This study uses a quantitative approach with a questionnaire as a random sampling instrument. The data population is 39 respondents. The correlation of the intensity of diversity values and work practices in a pluralistic environment is the main aspect that supports work effectively both internally and externally. Positive influence supports each person to feel safe, comfortable, and have very good relationships. Based on the results of the analysis, this study shows that there is a strong and positive correlation between performance and tolerance values in a pluralistic environment with a positive percentage of 93% and 0.7% value deviation that does not support the correlation of the two variable

    Front Cover Vol.7 No.2 2021

    No full text

    Back Cover

    No full text

    Simulasi Numerik Persamaan Gelombang Air Dangkal 1D dengan Topografi Tidak Datar Menggunakan Metode Beda Hingga

    Get PDF
    Tsunami merupakan salah satu contoh gelombang panjang yang dapat dimodelkan secara matematis menggunakan persamaan gelombang air dangkal. Persamaan gelombang air dangkal dikonstruksi berdasarkan hukum konservasi massa dan momentum. Persamaan gelombang air dangkal 1D terdiri dari variabel ruang  dan variabel waktu . Metode beda hingga secara umum dapat digunakan untuk menentukan solusi numerik dari persamaan gelombang air dangkal nonlinear. Pada metode beda hingga terdapat beberapa skema salah satunya adalah skema Lax-Friedrichs. Dalam penelitian ini dilakukan kontruksi ulang persamaan gelombang air dangkal 1D dengan topografi tidak datar. Kemudian ditentukan solusi numerik dari persamaan gelombang air dangkal 1D menggunakan metode beda hingga skema Lax-Friedrichs. Simulasi numerik dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara nilai awal amplitudo gelombang dan fungsi topografi terhadap tinggi gelombang tsunami yang dihasilkan. Hasil simulasi menunjukkan bahwa semakin besar amplitudo gelombang awal dan semakin curam fungsi topografi yang diberikan maka semakin besar tinggi gelombang yang dihasilkan waktu yang dibutuhkan gelombang untuk sampai ke daratan semakin singkat, dan jangkauan gelombang masuk ke daratan semakin jauh

    Pengaruh Metode Preparasi Ekstrak Daun Waru (Hisbicus tiliaceus) Sebagai Antioksidan Terhadap Kadar Flavonoid dan Fenolik Total

    Get PDF
    Kendala pemanfaatan ekstrak yang sering terjadi adalah zat aktif di dalamnya terperangkap di dalam ekstrak/simplisia yang berukuran besar sehingga sulit menembus membran lipid dari sel tubuh. Upaya untuk mengatasi masalah ini adalah dengan memperkecil ukuran partikel ekstrak, salah satunya dengan menjadikannya sebagai suspensi ekstrak. Penelitian diawali dengan mengekstrak daun waru (Hibiscus tiliaceus) dengan metode remaserasi menggunakan pelarut metanol. Setelah itu dilakukan pembuatan suspensi ekstrak daun waru dengan metode gelasi ionik. Kemudian keduanya (ekstrak metanol dan suspensi ekstrak) diukur kadar flavonoid dan fenolik total serta aktivitas antioksidannya dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan kadar flavonoid total, kadar fenolik total, dan aktivitas antioksidan ekstrak metanol dan suspensi ekstrak daun waru. Hasil penelitian menunjukkan ukuran partikel ekstrak metanol dan suspensi ekstrak secara berturut-turut 1,509 ± 0,553 µm dan 0,715 ± 0,390 µm. Kadar flavonoid total ekstrak metanol adalah 3434,890 ± 0,008 µgQE/mL sedangkan suspensi ekstrak adalah 409,891 ±0,001 µgQE/mL. Kadar fenolik total ekstrak metanol adalah 244352,685 ± 1016,713 µgGAE/mL sedangkan suspensi ekstrak adalah 12068,316 ± 86,970 µgGAE/mL. IC50 ekstrak metanol bernilai 58,564 ± 1,412 µg/mL sedangkan suspensi ekstrak bernilai 7917,333 ± 21,385 µg/mL. Kesimpulannya, kadar flavonoid total, kadar fenolik total, dan aktivitas antioksidan ekstrak metanol lebih tinggi dibandingkan dengan suspensi ekstrak

    Optimasi Mikroorganisme (LAB) terhadap Pembentukan Asam Laktat dengan Metode Batch Fermentasi

    No full text
    Pada penelitian ini, produksi asam laktat menggunakan tujuh jenis mikroorganisme (LAB) dengan metode batch fermentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja LAB secara optimal dalam memproduksi asam laktat sehingga didapatkan yield dan produktivas yang tinggi. Mikroorganisme yang digunakan adalah L. plantarum, L. sakei, Weisella sp. 26, Weisella sp. 28, Weisella sp. 29, Weisella cibaria dan Weisella paramesenteroides. Tahapan penelitian meliputi inkubasi mikroorganisme selama 14 jam kemudian dilanjutkan proses fermentasi selama 24 jam. Analisa glukosa dan asam laktat menggunakan High performance liquid chromatography (HPLC). Produktivitas asam laktat tertinggi 4,46 g/L/jam didapatkan dari hasil fermantasi dengan menggunakan Lactobacillus plantarum

    Desain Gerobak Pedagang Keliling pada Masa New Normal Covid-19

    Get PDF
    Abstrak—Pada masa pandemi Covid-19 saat ini, pedagang keliling adalah salah satu usaha kecil yang ikut terdampak. Pendapatan mereka menurun secara drastis, salah satu penyebabnya adalah pembatasan akses masuk ke wilayah pemukiman untuk berjualan dan kepercayaan pembeli yang menurun akibat takut tertular covid-19 dari pedagang tersebut. Memasuki masa new normal, terjadi perubahan aktifitas komsumsi masyarakat dimana pedangan keliling harus dapat beradaptasi dengan perubahan pola yang terjadi. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini  bertujuan untuk melakukan upgrade dan desain perangkat gerobak pedagang keliling yang dapat menyesuaikan dengan kondisi New Normal dimana ditekankan kepada desain gerobak pedagang keliling yang sesuai dengan protokol pencegahan covid-19 serta mengkondisikan berjualan dengan cara take way order. Metode yang dilakukan dalam pelaksanaan penelitian ini yaitu diawali dengan observasi lapangan, identifikasi aktifitas interaksi antara pedangan dan pembeli kemudian formulasi hasil data yang diperoleh selanjutnya menentukan spesifikasi yang diperlukan untuk proses uprade dan desain grobak. Hasil yang diperoleh yaitu desain gerobak dengani fitur yang dapat membatasi interaksi secara langsung antara penjual dan pembeli, peningkatan kebersihan melalui  penyediaan perangkat sanitasi dan disinfektan yang dapat digunakan oleh pembeli, penggunaan material gerobak dari material logam dengan standar foot grade (stainless steel) dan desain dengang menerapkan prinsip ergonomi. Abstract— During the Covid-19 pandemic, the food vendors cart as small businesses that were affected. Their income has decreased drastically; one of the reasons is the restriction of access to residential areas to sell and the decreased trust of sellers due to the infected Covid-19 from these sellers. Entering the new normal period, there is a change in community consumption activities where the food vendors traders must adapt to changes in behavior. This study aims to upgrade and design food vendors carts that can adapt to New Normal conditions. Based on these situations, this research emphasis designing food vendors carts that implement the Covid-19 prevention protocol and changing the selling process to take way orders system. The method applied in this research is by field observations, identifying interaction activities between seller and buyers, formulating the results of the data obtained, and then determining the specifications needed for upgrading and designing the cart. The results obtained are the design of the cart with features that can make limitation interaction between the seller and the buyer, the improvement of cleanliness through the provision of sanitation and disinfectant devices that the buyer can use, changing the cart materials with food-grade metal standards (stainless steel) and the design by applying the principles of ergonomics

    MIXED METHODS UNTUK PENELITIAN SMART FEEDER SKALA AQUARIUM IKAN HIAS

    Get PDF
    Budidaya ikan hias di Indonesia merupakan salah satu usaha yang memiliki prospek cerah, karena masyarakatIndonesia banyak yang tertarik dengan ikan hias dengan variasi yang beragam. Salah satu faktor yang berpengaruh dalambudidaya ikan adalah pemberian pakan yang sesuai kebutuhan. Pemberian pakan ikan di aquarium ikan hias umumnyamasih dilakukan manual dengan cara ditaburkan menggunakan tangan yang mana waktu pemberian pakan tidak menentu.Di masa pandemi sekarang ini banyak kantor maupun institusi yang melakukan Work From Home (WFH), sehinggaaquarium di tempat tersebut tidak terurus dan ikan tersebut tidak diberi makan, akhirnya berimbas pada kematian ikanhias tersebut. Salah satu inovasi kami untuk menyelesaikan permasalahan tersebut yaitu melalui smart feeder fish ataualat pemberi pakan ikan otomatis yang khusus ditujukan untuk aquarium ikan hias. Pada penelitian alat ini, kamimenggunakan metode penelitian mixed method yang didapat dari kajian pustaka serta pengambilan data secara langsung.Selain memberi makan secara otomatis, alat ini bisa mendeteksi kualitas kadar air aquarium yang keruh dengan caramembunyikan alarm sebagai tanda pergantian air aquarium harus dilakukan. Alat ini juga dapat memberi peringatan jikacadangan makan pada runner telah habis. Dengan alat ini entitas ikan dalam aquarium dapat terjaga sehingga tidakmengganggu keberlangsungan hidupnya dan tidak perlu khawatir akan lalai dalam pemberian pakan

    SrTiO3 Nanokubus: Sintesis, Kontrol Morfologi dan Sifat Termoelektrik (Tinjauan)

    Get PDF
    Thermoelectrics (TE), enabling the conversion of heat energy into electricity directly, provide the opportunity as alternative energy for conventional power generator with high efficiency. To date, bulk SrTiO3 nanocubes is the most promising oxide-based TE materials candidate. The nanoarchitecture of 3-dimensional SrTiO3 nanocubes (3D-STO) is the main target in realizing high performance TE materials with high ZT value comparable to commercially available telluride-based compound. The proper synthesis method is needed to form SrTiO3 with uniform nano-sized cubic particles. Liquid synthesis technique namely hydrothermal and solvothermal, succeeded in forming 20 nm of SrTiO3 nanocubes with high crystallinity and homogeneous morpholog

    Perancangan Sistem Model Scale Alat Pencegah Bercampurnya Air Hujan dengan Air Laut menggunakan Sistem Kontrol Otomatis Sensor Suhu guna menjaga Kestabilan Produksi Garam pada Musim Hujan

    Get PDF
    Perubahan iklim yang cukup ekstrem menyebabkan intensitas curah hujan menjadi tinggi di Indonesiaakibatnya produksi garam rakyat turun drastis. Catatan data Kementerian Kelautan dan Perikanan menerangkan bahwaproduksi garam rakyat pada 2016 hanya 188 ribu ton menurun dari tahun sebelumnya 2,9 juta ton. Desa Pengarenganialah salah satu penyumbang garam tertinggi di Indonesia. Petambak garam di Desa Pengarengan, Kabupaten Sampangumumnya menggunakan teknologi evaporasi bertingkat sehingga butuh waktu 10-12 hari untuk menjadi garam. Olehkarena itu dibuat perancangan sistem model scale alat pencegah bercampurnya air hujan dengan air laut denganmenggunakan sistem kontrol otomatis sensor suhu guna menjaga produksi garam pada musim hujan. Dalamperancangan alat, terdapat beberapa komponen utama, diantaranya arduino, sensor suhu, LCD, motor servo, dan SDcard module. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa atap pada model scale alat dibuat miring agar airhujan yang mengenai atap turun ke bawah tanah dan ketahanan atap agar berlangsung lama. Hasil perbandingan garamyang dihasilkan menggunakan sistem model scale alat yang dirancang lebih baik dari metode konvesional. Parameter ujikualitas garam berdasarkan standar SNI 01-3556-2000. Garam yang diproses menggunakan model scale alat diperolehkadar NaCl 94,086% dan kadar air 4,73%. Sedangkan garam dengan metode konvensional diperoleh kadar NaCl 88,644%dan kadar air 8,909%. Garam yang dihasilkan oleh model scale alat adalah 170g. Sedangkan garam yang dihasilkan tanpaalat hanya diperoleh 150g. Untuk tingkat putih garam, garam dengan penguapan menggunakan alat mempunyai tingkatputih 86% lebih baik daripada garam tanpa menggunakan alat yaitu 80%

    3,576

    full texts

    4,029

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Center for Scientific Publication
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇