355 research outputs found

    TINJAUAN BEBERAPA KOMODITAS PERTANIAN STRATEGIS SEBAGAI BASIS PENETAPAN PRODUK UNGGULAN DAERAH TINGKAT DESA DI KABUPATEN PASER PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

    Get PDF
    Tinjauan Beberapa Komoditas Pertanian Strategis Sebagai Basis Penetapan Produk Unggulan Daerah Tingkat Desa Di Kabupaten Paser Provinsi Kalimantan Timur. Tujuan penelitian adalah : (1) mengidentifikasi komoditi pertanian dan bentuk produk yang dipasarkan di lokasi studi yang memiliki potensi untuk ditingkatkan daya saingnya;, (2) membuat ranking komoditi pertanian dan bentuk produk yang teridentifikasi di lokasi studi untuk ditetapkan sebagai sektor komoditi yang diunggulkan daya saingnya; (3) membuat daftar one village one product (OVOP) dan sebarannya pada lokasi studi sebagai usulan komoditas yang diunggulkan daya saingnya; (4) menganalisis faktor-faktor yang turut memberikan pengaruh dalam rencana pengembangan OVOP di Kabupaten Paser; dan (5) merekomendasikan alternatif strategi dalam rangka program percepatan pengembangan OVOP di Kabupaten Paser.Penelitian dilaksanakan di wilayah Kabupaten Paser Provinsi Kalimantan Timur dengan dua desa pada setiap kecamatan sebagai sampel. Penelitian dilaksanakan dalam rentang waktu selama kurang lebih delapan bulan sampai akhir pembuatan laporan.Data yang dikumpulkan meliputi : (1) data primer bersumber dari hasil wawancara dengan responden (tingkat rumah tangga/ kelompok dan/atau pelaku usaha) di lokasi penelitian; dan (2) data sekunder diperoleh dari instansi terkait seperti Dinas/Instansi yang menangani sektor komoditaspertanian tanaman pangan dankomoditas perkebunan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Bappeda, BPS di lingkup Kabupaten Paser dan Provinsi Kalimantan Timur. Metoda pengumpulan data dilakukan melalui survei, wawancara dengan informan kunci dan penelaahan data sekunder. Jumlah responden di setiap kecamatan sebanyak ± 10 pelaku usaha.  Alat analisis yang digunakan adalah model LocationQuotient (LQ) dan Shift-Share, khususnya dalam rangka untuk mengidentifikasi jenis sektor komoditas atau produk yang akan diunggulkan pada setiap kecamatan.  Hasil dari analisis ini akan menjadi pijakan dasar dalam melakukan kajian berikutnya, yaitu penetapan OVOP pada setiap kecamatan. Untuk merumuskan strategi dan kebijakan yang direkomendasikan untuk penerapan Program OVOP digunakan analisis SWOT.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kecamatan-kecamatan yang paling dominan di Kabupaten Paser untuk komoditas dari sub-sektor tanaman pangan dan palawija adalah kecamatan Kuaro, Muara Samu, Long Kali, dan Tanjung Harapan; dan (2)kecamatan-kecamatan yang paling dominan di Kabupaten Paser untuk komoditas dari sub-sektor perkebunan adalah kecamatan Muara Komam, Tanah Grogot, Tanjung Harapan, dan Kuaro

    Evaluation of Soil Revegetation Success Rate Ex-Pit Coal Mine in Kitadin site Embalut Kutai in East Kalimantan.

    Get PDF
    PT. Kitadin Embalut Site is one of mining companies in Kutai Kartanegara Regency of East Kalimantan Province with total concession area 2,973 ha. Coal mining activities, both directly and indirectly impact on decreasing the environmental quality include pollution of water, air, noise, soil damage, damage to vegetation and wildlife disturbance and optimize reclamation activities. The objective of this study to evaluate the implementation of the success rate of reclamation and revegetation implemented Kitadin Embalut site. The type of research is descriptive, observation data collection and primer documents.Tool of research including: brunton compass, measuring tape, Suunto clinometer, Gauges, plastic rope. Vegetation analysis performed using a circular swath diameter of 17.8 m. The number of plots generated for each year of planting is 1 (one) with a distance of between 50-100 meters plot, the plot would be carried out observations of plant growth on the whole plant is located on the plot example, height, diameter, and canopy closure , For parameters where local species and wildlife presence also performed on this plot.The results of this study illustrate the level of success of revegetation in PT. Kitadin Embalut site in 2010, 2011, and 2012 with growth rates with an average diameter is 22.3 cm, 18 cm and 10 cm. High average in 2010, 2011, and 2012 is 12.8 meters, 8.3 meters and 6.5 meters. Canopy closure rates are in 2010.2011 and 2012 crop year was 71.2%, 60.6%, 53.4%, percentage of growth in 2010.2011 and 2012 at 88%, 77.7%, 83.6%.Based on the indicators of the success rate of growth in both diameter and height it can be concluded that the reclamation and revegetation in PT. Kitadin Embalut site considered good. In addition it should also be increased monitoring of overall plant growth so the company has a data base of all levels petumbuhan existing plants in the area PT. Kitadin Embalut site

    PERANAN PENYULUH PERTANIAN DALAM PENINGKATAN PENDAPATAN PETANI KOMODITAS PADI DI KECAMATAN TANJUNGSELOR KABUPATEN BULUNGAN KALIMANTAN UTARA

    Get PDF
    Peranan Penyuluh  Pertanian Dalam Peningkatan Pendapatan Petani Komoditas Padi Di Kecamatan Tanjungselor Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara. Penyuluh pertanian mempunyai peran yang strategis dalam meningkatkan pendapatan masyarakat tani.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan penyuluh pertanian, mengetahui tingkat pendapatan petani padi serta pengaruh peran penyuluh terhadap pendapatan petani. Lokasi penelitian ini di Kelompok Tani binaan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kec.Tanjung Palas Tengah Kab.Bulungan Kalimantan Utara. Metode dalam penelitian ini adalah metode survai dengan responden sebanyak 30 petani. Metode analisis data untuk menghitung pendapatan petani padi yaitu Π=TR-TC. Analisis regresi sederhana digunakan untuk mengetahui pengaruh peran penyuluh terhadap tingkat pendapatan petani,persamaan regresinya adalah Y=a+bx+e, dimana ; Y=tingkat pendapatan, a=konstanta,b=koefisien regresi, x=peran penyuluh dan e= nilai residu.Secara keseluruhan 13,33% responden menyatakan bahwa 13,33% responden menyatakan PPL kurang berperan, 36,67% PPL berperan dan 50 % menyatakan PPL sangat berperan. Peran penyuluh yang dimaksud adalah peran penyuluh sebagai pembimbing, pemantau dan pengevaluasi, fasilitator serta konsultan.Berdasarkan analisis biaya produksi yang dikeluarkan petani padi  rata-rata per musim tanam dengan luasan rata-rata1,7 ha adalah: biaya tetap Rp 759.102,00, biaya variabel Rp 2.278.833,00,biaya produksi total Rp 3.037.935. Penerimaan rata-rata diperoleh sebesar Rp 10.613.333, sehingga pendapatan yang diperoleh rata-rata sebesar Rp 7.575.425,00. Analisis regresi sederhana diperoleh persamaan Y=2539220.838+196470,904X1+e,dengan R2 sebesar 69,6%

    A Comparative Analysis of Fuzzy Clustering and K-means Clustering for 15-day Rainfall Datain DIY Province.

    Get PDF
    This study aimed to compare performance two clustering methods (fuzzy c-means and K-means) on the basis validity index. The study used daily rainfall data for twenty five years (1985 to 2009) from 22 stations covering the DIY Province. PCA is used to reduce number 15-day rainfall variables and transform into new variable. Four validity index clustering: Xie-Beni index (XB), sum squared error (SSE), silhouette (Si) and standard deviation ratio (Sw/Sb) are used for compare performance of two clustering methods. The optimal number of cluster is determined using XBindex, and result SSE, Si and ratio (Sw/Sb) are compared to find appropriate clustering algoritms to 15-day rainfall data. The study results showed that the first 4 PCs explains more than 82 % of total variance, than are used for data input in fuzzy c-means and K-means algorithms. The optimal number clusters according XB index are sixand five forK-means and FCM methode, respectively.The average ratio Sw/Sb K-means methode (0.243) was smaller than fuzzy c-means methode (0.289). The Silhouette dan SSE index are 0.46 and 76, 0.24 and 254 for K-means and FCM respectively. The result indicated that K-means methodeto be better than fuzzy c-means for clustering 15-day rainfall data in DIY Province

    The Effect of Manure Cow Fertilizer and Super Natural Nutrition Foliar Fertilizer on the Growth and Yield of Tomato (Lycopercicum esculentum Mill.) Tymoti Variety

    Get PDF
    This experiment aims to: (1) to study of the effect of manure cow fertilizer and Super Natural Nutritionfoliar fertilizeras well as their interaction on the growth and yield of tomato plants; and (2) to find proper dosage of manure cow fertilizer and proper concentration of Super Natural Nutritionfoliar fertilizer for better growth and yield of tomato plants.The research carried out from February 2016 to April 2016, in the Village of Suka Rahmat Melak, Teluk Pandan Subdistrict, East Kutai District.  It applied Completely Randomized Block Design with factorial experiment 4 x 4 and three replications.  The first factor is the dosage of the manure cow fertilizer (P) consists of 4 levels, namely: no manure cow fertilizer application (p0), 5 Mg ha ̵ ¹, or 2kg plot ̵ ¹ (p1), 7,5 Mg ha ̵ ¹ or 3kg plot ̵ ¹ (p2), and 10 Mg ha ̵ ¹ or 4kg plot ̵ ¹   (p3). The second factor is the concentration of Super Natural Nutritionfoliar fertilizer (N) consists of 4 levels: without Super Natural Nutritionfoliar fertilizer (n0), 1 ml 1 ̵ ¹water (n1), 2 ml 1 ̵ ¹ water (n2), and 3 ml 1 ̵ ¹  water (n3).Result of the research revealed that : (1) application of manure cow fertilizer was affected significant to very significantly on plant height at 14, 28, and 42 days after planting, days of plant flowered, days of plant harvest,  the number of fruits per plant, weight of fruit per plant, and production of fruit. The highest production is attained by the 10 Mg ha-1 fertilizer manure cow fertilizer (p3), namely 31,15 Mg ha-1, In reverse, the least production is attained by without manure cow fertilizer (p0), namely 21,28 Mg ha ̵ ¹; (2) application of Super Natural Nutrition foliar fertilizer was significantly to very significantly on the plant height at 14, 28, and 42 days after planting, days of plant flowered, days of plant harvest,  the number of fruits per plant, weight of fruit per plant, and production of fruit. The highest production is attained by the 3 ml l-1 water (n3), namely 31,75 Mg ha-1, In reverse, the least production is attained by without Super Natural Nutrition foliar fertilizer (n0), namely 23,27 Mg ha ̵ ¹; and (3) interaction between manure cow fertilizer and Super Natural Nutrition foliar fertilizer was affected significantly to very significantly on the plant height at 28 and 42 days after planting, number of fruit per plant, and fruit weight per plant, but no significantly on the plant height at 14 days after planting, days of plant flowered, days of plant harvest,  and producton of fruit

    The influence of Cow Manure and Liquid Organic fertilizer Super Natural Nutrition towart growth and yield of land cress (Ipomoea reptans Poir).

    Get PDF
    This experience aims to result the influence of cow manure and liquid organic fertilizer Super Natural  Nutrition as well as their interaction and the resulting growth of land cress plant and obtain dosage of the cow manure and concentration of liquid organic fertilizer super natural nutrition is right to land cress plant.The research was carried out for two months, from late Maret 2016 to Mei 2016. From land preparation until crops.The location of the research in Mekar Jaya village, Sebulu Subdistric and Kutai Kartanegara regency, East Kalimantan Province.Experiment design using a factorial 4 x 4 in a random design group (RAK), with consists of two factors experiment and three group. The first factors is the cow manure (P)this research consists of 4 levels : without cow manure or control (p0), 5 ton/ha cow manureis equel to320 g/plot (p1), 10 ton/ha cow manure is equel to640 g/plot (p2), and 15ton/ha cow manure is equel to960 g/plot (p3). The second factors is the consentration of liquid organic fertilizer super natural nutrition (N) consists of 4 levels : without liquid organic fertilizer super natural nutrition(n0), the consentration of liquid organic fertilizer Super Natural Nutrition 1 ml/l.water (n1), consentration of liquid organic fertilizer Super Natural Nutrition 2 ml/l.water (n2) and then consentration of liquid organic fertilizer Super Natural Nutrition 3 ml/l.water (n3).The result showed that cow manure treatment (P) is significant effect plant height at 10 days after planting. The very significant effect plant height age at 20 days and 30 days after planting. Number of tilers for hill and weight of the crop per plant. The highest treatment  weight of the crop per plant is p3 (dosage cow manure 15 ton/ha equel 960 g/plot) is 69,32 g/plant and the lowest weight of the fresh plant in the treatment of p0 without cow manure or control is 40,00 g/plant.Treatment of liquid organic fertilizer Super Natural Nutrition (N) does not significant effect with number of tilers for hill. The Significanlyt effect plant height at 10 days after planting.Very significantly effect plant height at 20 days and 30 days after planting and weight of the crop per plant.The highest treatment  weight of the crop per plant is n3 (concentration Super Natural Nutrition 3 ml/l.water) is 65,25 g/plant and then The lowest treatment weight of the crop per plant p0 (control treatment), yaitu 46,70 g/plant.The treatment interaction (PxN) does not significantly effectwith plant height age at 10 days, 20 days and30 days after planting andnumber of tilers for hill. Very significant effect with weight of the crop per plant.The highest treatment  weight of the crop per plant is p3n3 (dosage cow manure 15 ton/ha andconcentration pupuk organik cair Super Natural Nutrition 3 ml/l.water) is 99,93 g/plant, and then the lowest treatment weight of the crop per plant p0n0 (control treatment) is 35,20 g/plant

    STUDI PENGENDALIAN KEBAKARAN HUTAN DI WILAYAH KELURAHAN MERDEKA KECAMATAN SAMBOJA KALIMANTAN TIMUR

    Get PDF
    Studi Pengendalian Kebakaran Hutan Di Wilayah Kelurahan Merdeka Kecamatan Samboja Kalimantan Timur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari, mendeskripsikan, dan memahami: Upaya pengendalian  kebakaran hutan  yang diterapkan di  wilayah Kelurahan Sungai Merdeka dan Partisipasi masyarakat sekitar hutan  dalam  strategi pengendalian kebakaran hutan.Penelitian  ini menggunakan  pendekatan  kualitatif  yang berusaha mempelajari dan mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan pengendalian kebakaran hutan di wilayah Kelurahan Sungai Merdeka Kecamatan Samboja.  Pendekatan kualitatif juga digunakan untuk mendeskripsikan   partisipasi masyarakat sekitar hutan dalam pengendalian kebakaran hutan serta diiringi dengan berbagai upaya dari masyarakat untuk  terus meningkatkan  partisipasi mereka dalam  penerapan strategi pengendalian kebakaran hutan.Dalam  penelitian  ini,  subyek  dibedakan  menjadi  informan dan responden;  informan merupakan pihak yang akan memberikan keterangan tentang pihak  lain  dan  lingkungannya.  Sedangkan  responden  merupakan  pihak  yang memberi keterangan tentang diri dan kegiatan yang dilaksanakan.Kebakaran Hutan merupakan salah satu faktor penyebab kerusakan hutan yang berakibat terdegradasinya hutan di Indonesia, untuk melindungi kerusakan hutan yang disebabkan oleh kebakaran dilakukan kegiatan pengendalian kebakaran hutan meliputi: pencegahan, pemadaman, penanganan pasca kebakaran. Dari hasil wawancara diperoleh informasi bahwa faktor penyebab kasus  kebakaran hutan di wilayah Kelurahan Sungai Merdeka ialah kegiatan manusi

    PENGARUH PUPUK ORGANIK GRANUL DAN PUPUK UREA TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KARET (Hevea brasiliensis Muell.Arg.) OKULASI

    Get PDF
    Pengaruh Pupuk Organik Granul Dan Pupuk Urea Terhadap Pertumbuhan Bibit Karet (Hevea brasiliensis Muell.Arg.) Okulasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pupuk organik granul dan Urea, dan juga untuk menentukan harga dosis yang tepat pupuk organik granul dan urea untuk pertumbuhan yang lebih baik dari bibit karet okulasi. Penelitian dilakukan dari Maret 2014 sampai Juni 2014 di Desa Sekolaq Darat, Kecamatan Sekolaq Darat, Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur. Desain penelitian diterapkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial 3 x 3, dan ulangi 4 kali, yang terdiri dari 2 faktor penelitian. Faktor pertama adalah pupuk organik granul (G), terdiri dari tiga tingkatan yaitu: tidak ada aplikasi granul organik pupuk (kontrol) atau (g0), 5 g granul polybag (G1), dan 10 g butiran / polibeg (g2). Faktor kedua adalah urea (N), yang terdiri dari 3 tingkatan, yaitu: tidak ada aplikasi urea (kontrol) atau (n0), 6g urea / polybag (n1), dan 9g urea / polybag (n2).Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pupuk organik granul tidak mempengaruhi secara signifikan terhadap tinggi tanaman pada 2 dan -3 bulan setelah okulasi, jumlah daun pada 3 bulan setelah okulasi, dan diameter bibit pada 2 bulan setelah okulasi. Ini mempengaruhi secara signifikan pada jumlah daun pada 2 bulan setelah okulasi dan bibit diameter 3 bulan setelah okulasi. Ini mempengaruhi sangat signifikan terhadap tinggi tanaman pada 4 bulan, jumlah daun pada 4 bulan dan bibit diameter 4 bulan setelah pencangkokan. urea treatmentdid tidak mempengaruhi secara signifikan terhadap tinggi tanaman pada 2-, 3- dan 4- bulan setelah okulasi, jumlah daun pada 2-, 3-, dan 4- bulan setelah okulasi, diameter bibit di 2- dan 3- bulan setelah Grafing, tapi itu mempengaruhi secara signifikan pada diameter bibit pada 4 bulan setelah pencangkokan.Interaksi antara pupuk organik granul dan pengobatan urea tidak berpengaruh secara signifikan terhadap tinggi tanaman pada 2-, 3- dan 4- bulan setelah okulasi, jumlah daun pada 2- dan 3- bulan setelah okulasi, dan bibit diameter di 2-, 3 - dan 4 bulan setelah okulasi. Tapi itu mempengaruhi secara signifikan pada jumlah daun pada 4 bulan setelah okulasi

    PERBANDINGAN KINERJA MODEL ARIMA DAN THOMAS-FIERING DALAM MEMPREDIKSI DEBIT SUNGAI LONING, MAGELANG

    Get PDF
    Perbandingan Kinerja Model ARIMA Dan Thomas-Fiering Dalam Memprediksi Debit Sungai Loning, Magelang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa data debit bulanan sungai Loning Magelang menggunakan pendekatan stokhastik. Tahap awal adalah melakukan uji konsistensi data debit menggunakan metode Rescaled Adjusted Partial Sums (RAPS) untuk mendeteksi homogenitas data debit. Dua pendekatan stokhastik dalam simulasi debit bulanan sungai Loning adalah model ARIMA dan Thomas-Fiering. Indeks error (RMSE dan MAPE) prediksi dua model tersebut dibandingkan untuk menentukan model yang sesuai dalam mensimulasi debit sungai Loning. Nilai RMSE dan MAPE pada periode prediksi 2014 – 2015 diperoleh sebesar 9.710 lt/dt dan 27.23 %, 11,325 lt/dt dan 32.71 %, berturut-turut untuk model ARIMA dan Thomas-Fiering. Nilai indeks error tersebut mengidikasikan bahwa model ARIMA lebih sesuai untuk simulasi debit bulanan sungai Loning dibandingkan model Thomas-Fiering

    Analisa Pertumbuhan Tegakan Muda Meranti (Shorea sp.) Dengan Teknik Silvikultur Intensif (SILIN) Di PT. Triwiraasta Bharata Kabupaten Kutai Barat

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan diameter dan tinggi tegakan muda Meranti (Shorea sp.) pada jalur tanam yang diusahakan dengan teknik Silvikultur Intensif (SILIN) dan untuk mengetahui perbandingan antara pertumbuhan tegakan teknik Silvikultur Intensif (SILIN) yang dilaksanakan di PT. Triwiraasta Bharata dengan standar pertumbuhan yang sudah ditetapkan oleh tim pakar Silvikultur Intensif (SILIN).Lokasi penelitian ini dilaksanakan di PT. Triwiraasta Bharata Base Camp Senduru Km 31, Kecamatan Mook Manaar Bulatn, Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur.Data yang dikumpulkan di dalam penelitian ini adalah data tentang diameter dan tinggi masing-masing jenis tanaman yaitu Shorea leprosula, Shorea parvifolia, Shorea ovalis dan Shorea smithiana.Dari hasil analisis yang dilakukan, diperoleh rata-rata diameter dan tinggi pada tanaman yang berumur 4 tahun dari jenis Shorea leprosula adalah 4,80 cm dan 5,67 m, Shorea parvifolia adalah 4,18 cm dan 5,61 m, Shorea ovalis adalah 3,96 cm dan 5,91 m dan Shorea smithiana adalah 3,43 cm dan 5,05 m. Sedangkan riap diameter dan tinggi pada tanaman jenis Shorea leprosula adalah 1,20 cm/tahun dan 1,42 m/tahun, Shorea parvifolia adalah 1,05 cm/tahun dan 1,40 m/tahun, Shorea ovalis adalah 0,99 cm/tahun dan 1,48 m/tahun dan Shorea smithiana adalah 0,86 cm/tahun dan 1,26 m/tahun

    333

    full texts

    355

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    AGRIFOR
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇