Berkala Fisika Indonesia
Not a member yet
128 research outputs found
Sort by
Studi hukum Hagen-Poiseuille dalam menentukan diameter terbaik pipa kapiler pada eksperimen penentuan viskositas zat cair
Studi hukum hagen-poiseuille dalam menentukan diameter terbaik pipa kapiler pada eksperimen penentuan viskositas zat cair telah dilakukan dengan cairan berupa air, gliserin dan oli. Tujuan dari penelitian ini adalah menegtahui diameter pipa kapiler yang paling baik dalam proses penentuan nilai viscositas zat cair menggunakan hukum Hagen-Poisseuille. Eksperimen ini dirancang menggunakan hukum Hagen-Poiseuille pada beberapa diameter pipa kapiler yang berbeda, yaitu sebesar 1 mm, 2 mm, dan 3 mm. Proses pengambilan data menggunakan batuan interface Logger Pro dan sensor gaya serta analisis data menggunakan bantuan software Logger Pro. Jenis bahan yang digunakan yaitu air, gliserin dan oli SAE 10W-30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai viscositas zat cair yang terbaik dan sesuai dengan acuan yaitu pada diametet pipa 3mm dengan nilai viscositas masinng-masing adalah air 1.05± 0.13 mPa.s yang sesuai dengan acuan yaitu 1,002 mPa.S, Gliserin dengan nilai viscositas 589.79± 99.99 mPa.S yang sesuai dengan acuan yaitu 612 mPa.s dan oli SAE 10W-30 yaitu 73.18± 9.92 mPa.S yang sesuai dengan acuan yaitu 76,8 mPa.s. sedangkan pada diameter 1 mm dan 2 mm nilai viscositasnya tidak sesuai dengan acuan, hal ini disebabkan karen nilai viscositas zat cair tersebut terlalu besar sehingga sulit mengalir pada pipa dengan diameter kecil
Mengukur cepat rambat bunyi di udara menggunakan sound card stereo dengan metode time of flight
Salah satu topik yang menarik untuk diamati dan dilakukan eksperimen di dalam pembelajaran fisika adalah bunyi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur cepat rambat bunyi di udara. Pengukuran cepat rambat bunyi menggunakan sound card stereo dengan metode Time of Flight (TOF). Metode ini memanfaatkan selisih waktu yang ditangkap oleh mikrofon yang berbeda. Dalam penelitian ini, alat ukur yang digunakan yaitu dua buah mikrofon dan software pengolah audio Audacity. Hasil penelitian menunjukkan cepat rambat bunyi di udara sebesar (354 ± 5) m/s. Hasil yang diperoleh mendekati dengan nilai eksperimen sebelumnya. Jadi, metode ini terbukti dapat mengukur cepat rambat bunyi di udara dengan cukup akurat dan efektif dengan alat eksperimen yang cukup simpel dan mudah
Sistem akuisisi data percobaan pemanasan alkohol berbasis software plx-daq dan arduino uno
Penelitian ini bertujuan untuk merancang alat eksperimen untuk menguji suhu pemanasan pada alkohol. Software PLX-DAQ dan software arduino digunakan untuk membaca perangkat arduino uno. Software PLX-DAQ digunakan untuk menampilkan data yang berada pada perangkat arduino ke dalam excel. Pembuatan sensor LM35 anti air menggunakan heat shrink sebagai pelindung paling luar, lem epoxy yang tahan terhadap air. Kemudian sensor terhubung dengan arduino dan laptop yang diproses di dalam software PLX-DAQ. Dengan PLX-DAQ diperoleh sistem akuisisi data perubahan suhu alkohol dan didapatkan besar kalor jenis alkohol. Kalor jenis alkohol dengan sensor LM35 yaitu Q=67,968 J/kgoC, sedangkan dengan menggunakan termometer diperoleh Q=68,880 J/kgoC. Sehingga persentase ralat yang diperoleh adalah 1,324%. Simpulan pada penelitian ini adalah rancangan alat eksperimen sensor LM35 dapat digunakan untuk mengukur perubahan suhu pada pemanasan alkohol. Oleh karena itu, alat eksperimen yang dibuat dapat digunakan dalam pembelajaran fisika
Penentuan koefisien pemuaian panjang logam menggunakan metode difraksi celah tunggal
Abstrak tidak memuat sitasi, rumus, tabel dan gambar. Abstrak menjelaskan intisari dari Penelitian ini bertujuan untuk menentukan koefisien pemuaian panjang logam Alumunium (Al), Seng (Zn) dan Tembaga (Cu). Metode yang digunakan adalah difraksi celah tunggal. Penentuan koefisien pemuaian menggunakan pendekatan regresi linear antara perubahan suhu (T) terhadap seperlebar difraksi (1/Z). Pengukuran lebar difraksi dilakukan pada setiap kenaikan suhu 5oC dengan mengunakan penggaris dengan tingkat ketelitian hingga orde milimeter. Berdasarkan analisis yang dilakukan koefisien muai Alumunium, Seng dan Tembaga masing-masing sebesar (29,597549±0,000045)x10-6 (oC)-1, (32,065406±0,000096) x 10-6 (oC)-1, dan (11,622974±0,000013) x 10-6 (oC)-1
Pembelajaran online dengan google classroom pada materi gerak lurus di sekolah menengah
Penelitian ini bertujuan mengembangkan pembelajaran berbasis Learning Management System pada materi Gerak Lurus. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D). Siswa kelas X SMA Arrohmaniyah Ombul telah dilibatkan sebagai subyek dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli dan angket respon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa google classroom sebagai Learning Management System pada materi Gerak Lurus layak digunakan. Persentase rata-rata validasi ahli sebesar 78,8%, kategori valid. Hasil respon guru fisika rata-rata sebesar 82%, kategori sangat tertarik. Respon siswa yang setuju dan sangat setuju pada uji coba kelompok kecil dan kelompok besar masing-masing sebesar 76% dan 92%. Jadi, dapat simpulkan bahwa media pembelajaran Google classroom layak digunakan
Pengembangan bahan ajar e-learning berbasis edmodo pada materi elastisitas dan hukum Hooke untuk peserta didik SMA
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar pembelajaran menggunakan edmodo pada materi elastisitas dan hukum. Penelitian ini menggunakaan model pengembangan 4-D. Hasil validasi dan respon siswa dikumpulkan menggunakan angket dan dianalisis menggunakan teknik persentase. Penelitian dilaksanakan di SMA N 9 Merangin, dengan subyek yang terlibat berasal dari siswa kelas XI IPA. Persentase rata-rata LKPD yang dikembangkan sebesar 99,76% (sangat baik). Respon siswa terhadap aspek desain atau penyajian bahan ajar mendapatkan 96% (sangat baik), aspek isi materi 95% (sangat baik), dan aspek kebahasaan mendapatkan 97,50% (sangat baik). Jadi, E-Learning berbasis edmodo layak digunakan sebagai sebagai bahan ajar
Resonansi Helmholtz: Pegas dalam Botol
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan nilai frekuensi akustik dari botol. Resonansi Helmholtz yang digunakan dalam penelitian ini adalah frekuensi Helmholtz pada botol kaca bekas sirup. Penelitian ini dilakukan dengan memanfaatkan sebuah botol yang memiliki leher untuk mengetahui nilai resonansi Helmholtz. Pengukuran resonansi Helmholtz menggunakan aplikasi dari android yaitu spectroid karena dapat mengukur besar frekuensi dan dB. Hasil yang diperoleh yaitu terjadi penurunan frekuensi pada variasi volume ke 2,1224955 m3. Berdasarkan data yang diperoleh sesuai dengan prinsip Helmholtz. Semakin besar volume udara maka akan semakin kecil frekuensinya. Sedangkan nilai dB akan kecil jika volume makin kecil
Lembar kerja peserta didik dengan konsep TPACK pada pokok bahasan gelombang stasioner dan gelombang berjalan
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan lembar kerja peserta didik dengan menggunakan konsep technologicalpedagogical and content knowledge. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan dengan mengadopsi model 4-D. Tahapan pengembangan meliputi Define, Design, Development, dan Dissemination. Penelitian dilaksanakan pada bulan april 2019 dan melibatkan siswa kelas XI MIPA di SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta sebagai subyek. Data dikumpulkan menggunakan lembar angket validasi ahli media, ahli materi, dan juga respon siswa. Instrumen menggunakan skala jenis likert. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa lembar kegiatan peserta didik berbasis TPACK valid dan mendapat respon yang baik dari guru dan siswa
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA MATA PELAJARAN FISIKA UNTUK POKOK BAHASAN VEKTOR SISWA KELAS X SMA NEGERI 4 LUBUKLINGGAU, SUMATERA SELATAN
Telah dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi kemampuan berpikir kritis siswa dalam pelajaran fisika. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X-4 SMA Negeri 4 Lubuklinggau, Sumatera Selatan tahun pelajaran 2016/2017 sebanyak 35 siswa diambil dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan triangulasi yaitu dokumentasi berupa hasil jawaban instrumen diagnosis KBK yang bejumlah delapan butir soal, observasi terhadap lembar jawaban siswa, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa terbagi menjadi empat kategori, yaitu kategori tinggi (KBK 3) dengan persentase pencapaian sebesar 74,09%, kategori sedang (KBK 2) dengan persentase pencapaian sebesar 51,14, kategori rendah (KBK 1) dengan persentase pencapaian sebesar 24,43%, dan kategori sangat rendah (KBK 0) dengan persentase pencapaian sebesar 11,67%. Dari hasil penelitian didapatkan juga pencapaian siswa pada setiap indikator KBK. Pencapaian siswa dalam memenuhi indikator interpretasi sebesar 71,19%, analisis sebesar 25,53%, evaluasi sebesar 27,14%, inferensi sebesar 32,86%, eksplikasi sebesar 36,67%, dan regulasi diri sebesar 32,38%. Dengan demikian kemampuan berpikir kritis siswa secara keseluruhan berada pada kategori rendah dengan persentase pencapaian sebesar 35,91%
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF FISIKA MODERN TENTANG DUALITAS PARTIKEL-GELOMBANG MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK LECTORA INSPIRE UNTUK MAHASISWA S-1 PENDIDIKAN FISIKA
Pokok bahasan Dualitas Partikel-Gelombang  dalam mata kuliah Fisika Modern S-1 Pendidikan Fisika bersifat abstrak, dan mahasiswa memerlukan suatu media interaktif untuk belajar secara mandiri di luar kegiatan tatap muka. Oleh karena itu dilakukan penelitian untuk mengembangkan media pembelajaran tentang Dualitas Partikel-Gelombang dalam bahasa Indonesia dengan menggunakan perangkat lunak Lectora Inspire. Penelitian ini dilakukan dengan model pengembangan ADDIE, yang meliputi langkah-langkah: analysis (analisis), design (desain), development (pengembangan), implementation (implementasi), dan evaluation (evaluasi). Untuk mengetahui kelayakan media dilakukan validasi melalui angket oleh ahli materi, ahli media (TI dan pengguna mahasiswa. Tingkat kelayakan media yang diberikan oleh ahli materi, ahli media dan pengguna berturut-turut adalah sebesar 80,36, 85,42 dan 85,54 %. Dapat disimpulkan bahwa media yang dikembangkan sangat layak digunakan sebagai sumber belajar mandiri