Berkala Fisika Indonesia
Not a member yet
128 research outputs found
Sort by
MISKONSEPSI TENTANG SUHU DAN KALOR PADA SISWA KELAS 1 DI SMA MUHAMMADIYAH PURWOREJO, JAWA TENGAH
Telah dilakukan penelitian tentang  miskonsepsi suhu dan kalor pada siswa kelas  1  di SMA  Muhammadiyah Purworejo, Jawa Tengah, tahun pelajaran  2001/2002. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas 1B. Instrumen yang digunakan adalah  pretes uji miskonsepsi  berupa soal-soal konsep dan perhitungan untuk pokok bahasan suhu dan kalor.  Analisis  dilakukan terhadap  data  persentase  penguasaan tentang suhu dan kalor  pada setiap siswa. Berdasarkan  data  tersebut  diperoleh  nilai rata-rata  miskonsepsi  63,7% dan hal ini termasuk ke dalam kriteria miskonsepsi tinggi, sedangkan persentase penguasaan termasuk dalam kriteria sangat rendah
UPAYA PENINGKATAN PENGUASAAN KONSEP ARUS SEARAH DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF PADA SISWA KELAS III SMP NEGERI 3 PLAYEN, KABUPATEN GUNUNGKIDUL, D. I. YOGYAKARTA
Telah dilakukan penelitian tindakan kelas dalam upaya untuk meningkatkan penguasaan konsep fisika tentang arus searah dan meningkatkan keaktifan siswa selama proses pembelajaran melalui model pembelajaran kooperatif pada siswa Kelas III SMP. Tujuan lain penelitian adalah untuk meningkatkan kemampuan dasar guru dalam pembelajaran. Penelitian dilakukan pada siswa kelas III SMP Negeri 3 Playen, Kabupaten Gunungkidul, D. I. Yogyakarta tahun pelajaran 2004/2005. Penelitian ini menggunakan desain model Kemmis dan Mc Taggart, yang terdiri atas tiga siklus. Analisis data yang dilakukan menekankan pada deskripsi data, dengan cara menghitung rata-rata skor setiap variabel penelitian. Selanjutnya rata-rata tersebut dibandingkan dengan kriteria penilaian yang telah ditentukan, untuk melihat tingkat keberhasilan setiap aspek dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian, ternyata model pembelajaran kooperatif dapat meningkatkan keaktifan dan penguasaan konsep fisika siswa, serta dapat membantu perkembangan keterampilan sosial siswa.Kata kunci: penguasaan konsep fisika, pembelajaran kooperatif, penelitian tindakan kela
PENGUKURAN KONSENTRASI LURUHAN THORON DENGAN SPEKTROMETER GAMMA HP-Ge
Telah dilakukan pengukuran konsentrasi luruhan thoron dalam ruang tertutup yang dilengkapi dengan ventilasi yang dapat ditutup dan dibuka. Pengukuran konsentrasi luruhan thoron dilakukan menggunakan impaktor bertingkat 13 dengan laju alir 3 liter per menit. Setiap tingkat impaktor dicacah dengan spektrometer gamma HP-Ge pada energi 238,6 keV (212Pb). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi luruhan thoron dalam ruang saat ventilasi ditutup rata-rata sebesar (63,42  4,22) Bq/m3 dan ventilasi dibuka rata-rata sebesar (49,053,43) Bq/m3. Konsentrasi ini masih jauh di bawah konsentrasi yang dilaporkan UNSCEAR 2000 dengan sumber thoron yang sama. Kata kunci : konsentrasi, luruhan thoron, spektrometer gamma HP-Ge
Daftar Isi
BERKALA FISIKA INDONESIA JURNAL ILMIAH FISIKA, PEMBELAJARAN DAN APLIKASINYA  ISSN 2085-0409  DAFTAR ISI  VOLUME 3 NOMOR 1 & 2, EDISI JANUARI & JULI 2011  PENGUKURAN KONSENTRASI LURUHAN THORON DENGAN SPEKTROMETER GAMMA HP-Ge     Eko Mulyadi  ................................................................................................................1 PENENTUAN MOMEN KELEMBAMAN SILINDER PEJAL DENGAN PERCOBAAN BIDANG MIRING     Eko Setyadi K., Raden Oktova     ……………………………………………………6 UPAYA PENINGKATAN PENGUASAAN KONSEP ARUS SEARAH DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF PADA SISWA KELAS III SMP NEGERI 3 PLAYEN, KABUPATEN GUNUNGKIDUL, D. I. YOGYAKARTA      Andayaningsih ………………………………………………………………………..17 Â
PENENTUAN MOMEN KELEMBAMAN SILINDER PEJAL DENGAN PERCOBAAN BIDANG MIRING
Telah dilakukan percobaan untuk menentukan momen kelembaman silinder pejal dengan percobaan gerak menggelinding pada bidang miring, dan sebagai sampel digunakan tiga buah silinder pejal yang terbuat dari kuningan, tembaga, dan seng. Analisis yang digunakan adalah regresi linear tanpa bobot berdasarkan metode kuadrat terkecil dengan bantuan Microsoft Office Excel 2003. Besaran akhir yang diuji adalah ukuran momen kelembaman tak berdimensi 2 K  I / mR , yang secara teoretis untuk silinder pejal bernilai ½. Percobaan dan analisis menggunakan dua metode yang berbeda: pada metode pertama diukur waktu tempuh pada panjang lintasan (s) yang bervariasi pada sudut kemiringan (ï± ) tetap, sedangkan pada metode kedua diukur waktutempuh pada sudut kemiringan yang bervariasi pada panjang lintasan tetap. Pada metode pertama, hasil percobaan dengan tiga sudut kemiringan kecil hingga 150 memberikan nilai K yang sesuai dengan nilai teoretis, sedangkan pada sudut 200 diperoleh nilai K yang lebih besar dari nilai teoretis. Pada metode kedua, ternyata diperoleh nilai K yang sesuai dengan nilai teoretis untuk semua panjang lintasan.Kata kunci: momen kelembaman, silinder pejal, regresi linier, metode kuadrat terkecil