Psikodimensia: Kajian Ilmiah Psikologi
Not a member yet
190 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN ANTARA COPING STRES DENGAN KECEMASAN PADA ORANG-ORANG PENGIDAP HIV/AIDS YANG MENJALANI TES DARAH DAN VCT (VOLUNTARY COUNSELING TESTING)
Permasalahan AIDS (Acquired Immuno Deficiency Virus) berkembang
dengan cepat dan menjadi sebuah ancaman kesehatan dunia yang utama.
Salah satu layanan terhadap pemberian informasi seputar HIV/AIDS adalah
melalui VCT (Voluntary Counseling Testing). Adanya diskriminasi
terhadap HIV/AIDS ini membuat keikutsertaan seseorang mengikuti VCT
(Voluntary Counseling Testing) atau tes konseling sukarela bagi seseorang
yang ingin mengetahui status HIV nya mungkin rendah akibat takut
mendapat diskriminasi. Bagi seseorang yang akan menjalankan tes, muncul
berbagai reaksi emosi seperti cemas dan takut, terutama ketika mengetahui
hasil yang diperoleh positif.. Kemampuan seorang individu untuk dapat
menyesuaikan diri dengan stressor yang dialaminya itulah yang disebut
dengan coping stress. Hipotesis penelitian adalah ada hubungan yang
negatif antara coping stres dengan kecemasan. Artinya semakin baik coping
stres maka semakin rendah kecemasan dan sebaliknya. Teknik analisa data
yang dipakai dalam penelitian ini adalah analisa kuantitatif non parametrik:
Spearman’s rho. Hasilnya adalah ada hubungan yang negatif antara coping
stres dengan kecemasan
STRES DAN SENSE OF HUMOR PADA GURU SLB C
Sekolah Luar Biasa Bagian C adalah sekolah untuk siswa-siswa yang tergolong
retardasi mental. Karaktertisk siswa, mereka kurang mampu menangkap pelajaran secara
cepat. Guru perlu banyak mengulang materi agar siswa dapat memahami pelajaran.
Perilaku mereka juga bervarasi, ditambah dengan orangtua siswa yang kadang kurang
memahami keterbatasan pada anak mereka. Selain tuntutan dalam metode mengajar,
guru juga dituntut untuk menyelesaikan masalah admisnistrasi setiap semester. Kondisi
ini memunculkan stres pada guru SLB C. Salah satu faktor yang mempengaruhi stres
adalah sense of humor. Hipotesis penelitian ini adalah ada hubungan yang negatif
antara sense of humor dengan stres. Jumlah subjek penelitian ada 30 guru SLB C (guru
SLB C Hj. Soemijati, SLB C Swadaya, SLB C Pelita Ilmu). Hasil penelitian: hipotesis
yang diajukan oleh kami, ditolak (r xy = 0,248 dengan p > 0,05). Hasil penelitian yang
diketemukan oleh kami adalah tidak ada hubungan antara sense of humor dengan stres
pada guru SLB C
KONSEP DIRI PADA PEKERJA SEKS KOMERSIAL
Penelitian ini bertujuan mengetahui dan memahami konsep diri PSK (Pekerja Seks
Komersial). Metode penelitian dengan pendekatan kualitatif, pengumpulan data dengan
wawancara, observasi dan tes grafis. Subjek penelitian adalah tiga (3) PSK di Resosialisasi
Argorejo Semarang. Berdasarkan pemahaman pada konsep diri ketiga subjek yang mencakup
diri pribadi, sosial, moral dan masa depan, dapat disimpulkan konsep diri PSK merupakan
konstruksi dari jati diri sebelum menjadi PSK dan pemaknaan diri subjektif sebagai PSK. Hal
yang kuat berpengaruh pada konsep dirinya adalah pemaknaan pada tahap dilematis terkait
pertentangan moral yang dialami atas kenyataan dirinya menjadi PSK. Konsep diri PSK
diwarnai oleh konsep diri semu karena sifat suka berbohong untuk menutupi aibnya dengan
memakai topeng dalam bentuk topeng sosial dan topeng moral
PERAN SELF-AWARENESS DAN EGO SUPPORT TERHADAP KEPUASAN HIDUP REMAJA TIONGHOA
The objective of this study was to investigate the impact of the self-awareness and
ego support on the life satisfaction of adolescence. Participants were 223
subjects (19-21 years). Collecting data by using questionnaires such as: selfawareness,
ego support, and the life satisfaction of adolescence. Data was
analyzed with multiple regression via SPSS 16.0 software program. Found was
the impact of self-awareness on life satisfaction (r2 = .052, t = 3.467 , p = .001
< .01), the impact of ego support on life satisfaction (r2 = 0,219, t = 7.877, p =
0,000 < 0,01), and the impact of self-awareness and ego support on the life
satisfaction of adolescence (r2 = 0,.243, F = 35.307, p =0, .000 < 0,01)
Gambaran Pendapatan Orang Tua dan Kekerasan pada Anak dalam Keluarga di Gampong Geulanggang Teungoh Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen
Munculnya kekerasan pada anak dalam rumah tangga sering terjadi yang melibatkan pihak ayah, ibu, dan saudara yang lainnya. Selain itu, kekerasan juga timbul karena tekanan ekonomi. Pendidikan dan pendapatan orang tua yang rendah merupakan salah satu faktor yang dapat memicu terjadi tingkat kekerasan yang dialami anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pendapatan keluarga dan kekerasan pada anak yang terjadi dalam keluarga di Gampong Geulanggang Teungoh, Kecamatan kota Juang, Kabupaten Bireuen. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan keluarga sebagian besar (60%) berada di atas UMR Provinsi Aceh. Selain itu, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa hampir semua jenis kekerasan pernah dilakukan orang tua pada anak kecuali kekerasan seksual.
Kata Kunci: pendapatan, kekerasan pada ana
PERKEMBANGAN MUTAKHIR DALAM PENELITIAN INTERVENSI UNTUK KEPRIBADIAN AMBANG
Orang dengan kepribadian ambang (ODKA) menurut DSM-IV, biasanya
dimulai sejak dewasa awal dan ditunjukkan dengan kriteria antara lain
gangguan identitas, impulsif, perasaan kosong dan ada keinginan untuk
bunuh diri. Orang dengan KA jika tidak segera diintervensi dikuatirkan
akan membahayakan dirinya sendiri dan orang di sekitarnya. Oleh karena
itu artikel ini dimaksudkan untuk melihat intervensi-intervensi mutkahir
yang telah dilakukan guna mengetahui keefektifan dari intervensi
tersebut.Hasilnya adalah karena kepribadian ambang menyentuh aspek
kognitif, afeksi dan interpersonal dan penyebabnya juga bisa karena aspek
beurobiologi, trauma masa anak dan kehidupan saat dewasa, maka
intervensi juga dilakukan dengan berbagai pendekatan.Pendekatan yang
digunakan adalah psikodinamik, kognitif, perilaku dan farmokologi.Tidak
ada satu terapi yang ditemukan lebih efektif dibanding terapi lainnya.
Dengan kata lain intervensi akan sesuai jika dipilih berdasar penyebab dan
gejala yang paling menonjol dari ODKA
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA, KONTROL DIRI, DAN JENIS KELAMIN DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI SMA KRISTEN YPKPM AMBON
control
and gender with student’s learning achievement in SMA Kristen
YPKPM Ambon. The population in this research is the whole students of
SMA Kristen YPKPM Ambon which amounts 797 students, while the
number of the samples that has been used in this research were 168
students. To measure the variable of social support of peers it has been
used questionnaire adapted by Malecki (2002, cited in Dewolff 2012). To
measure the variable of self-control it has been used questionnaire by
Tangney et al (2004) which is then used by Gong, et al (2009) on his
research, while the student’s achievement has been measured using the
report of students education in the first semester period 2013/2014. Before
testing thehypothesis, first is measuring the validity and reliability of
measuring instruments by using a standard p>0.30 for validity and p>0.70
for reliability. After the writer/researcher test the hypothesis, then there are
some research results as follows: there is was relationship of peer social
support and self-control with student achievement, there is no interaction
effect of peer social support and gender with student achievement, there is
no interaction effect of self control and gender with student achievement,
there is no interaction effect of peer social support, self control and gender
with student achievement, and there was difference in student learning
achievement in terms of gende
HUBUNGAN SELF EFFICACY DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK PADA MAHASISWA FAKULTAS PSIKOLOGI KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI UNIKA SOEGIJAPRANATA SEMARANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self efficacy dengan
prokrastinasi akademik, sekaligus menguji secara empirik pengaruh self efficacy
terhadap prokrastinasi akademik. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan
cara penelitian kuantitatif dan menggunakan metode skala. Skala yang digunakan adalah
skala prokrastinasi akademik dan skala self efficacy. Jumlah subyek yang digunakan
dalam penelitian ini berjumlah 155 mahasiswa. Teknik analisis data yang digunakan
adalah teknik analisis korelasi Product Moment. Hasil analisis rxy = -0,429 (p < 0,01),
hal ini menunjukkan bahwa adanya hubungan negatif yang sangat signifikan antara
self efficacy dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa angkatan 2012 Fakultas
Psikologi Unika Soegijapranata. Hasil penelitian menyatakan bahwa hipotesis yang
diajukan peneliti diterima. Adapun sumbangan self efficacy terhadap prokrastinasi
akademik sebesar 18,4%
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA DAN KEPUASAN KERJA DENGAN WORK-FAMILY CONFLICT PADA ANGGOTA IKATAN WANITA PENGUSAHA INDONESIA (IWAPI) JAWA TENGAH
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara empirik hubungan antara
dukungan sosial keluarga dan kepuasan kerja dengan work-family conflict pada anggota
Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Jawa Tengah. Hipotesis mayor yang
diajukan adalah ada hubungan antara dukungan sosial keluarga dan kepuasan kerja
dengan work-family conflict pada anggota Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI)
Jawa Tengah. Hipotesis minor yang pertama adalah ada hubungan antara dukungan
sosial keluarga dengan work-family conflict, dengan mengontrol kepuasan kerja.
Sedangkan hipotesis minor yang kedua adalah, ada hubungan antara kepuasan kerja
dengan work-family conflict, dengan mengontrol dukungan sosial keluarga. Subyek
penelitian berjumlah 34 orang anggota IWAPI Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan
metode kuantitatif dengan alat ukur skala dukungan sosial keluarga, skala kepuasan
kerja, dan skala work-family conflict. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan
Teknik Analisis Regresi. Berdasarkan hasil analisis diperoleh R = 0,616 dengan F =
9,501 (
Perilaku Sehat Pelaku Olahraga Tai Chi
Penelitiam ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku sehat yang dimiliki oleh pelaku olahraga Tai Chi, sehingga mendapatkan gambaran mengenai dinamika seseorang mulai dari latar belakang melakukan olahraga Tai Chi hingga memunculkan perilaku sehat pada orang yang melakukan Tai Chi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, sedangkan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi. Subjek dalam penelitian ini berjumlah tiga orang yaitu orang yang sudah melakukan olahraga Tai Chi minimal selama tiga tahun secara rutin dan berdomisili di kota Semarang. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh peneliti, pelaku olahraga Tai Chi memiliki perilaku sehat yang beraneka ragam. Perilaku sehat yang dimunculkan oleh subjek penelitian meliputi pola makan, pola istirahat, olahraga, manajemen stress, ketaatan terhadap peraturan lalu lintas, serta tidak mengkonsumsi rokok, minuman beralkohol dan obat-obatan terlarang