Psikodimensia: Kajian Ilmiah Psikologi
Not a member yet
    190 research outputs found

    Gratitude and Self-Regulation as Predictors of Fear of Missing Out among Generation Z in Indonesia

    Full text link
    Generation Z (gen Z) is a generation exposed to the digital world. The use of social media, coupled with the abundance of other trend information, for gen Z can lead to fear of missing out (FoMO) behavior. FoMO can cause harm to individuals, including psychological problems. For this reason, FoMO needs to be reduced. The current study believes that FoMO can be influenced by the level of gratitude and self-regulation of individuals. Therefore, the current study aims to look at the influence of gratitude and self-regulation on FoMO in generation Z in Indonesia. The current study used a quantitative approach with a correlational design and involved 158 generation Z individuals. The data analysis technique used was multiple linear regression test. The results of this study indicate that there is an influence between gratitude and self-regulation simultaneously on the fear of missing out in generation Z in Indonesia. In addition, this study identified that gratitude has a positive influence on FoMO. On the other hand, self-regulation negatively affects FoMO. Further research is expected to be able to explain the relationship patterns of these three variables, especially between gratitude and FoMO by involving other variables

    Hubungan Religiusitas Dengan Kematangan Emosi Pada Biarawan Kaul Sementara

    Full text link
    Seorang biarawan memiliki tugas untuk melayani dan membimbing umat baik dalam hal keduniawian maupun kerohanian umat. Oleh karena itu, diperlukan kematangan emosi yang tinggi agar biarawan dapat menjalankan tugasnya dengan baik sesuai kehendak Tuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan religiusitas dengan kematangan emosi pada biarawan kaul sementara. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan menyebarkan skala secara online melalui google form kepada 80 biarawan kaul sementara di kongregasi CSsR, SCJ dan MSF yang bertempat di Yogyakarta. Teknik pengumpulan data penelitian menggunakan skala religiusitas dan skala kematangan emosi. Teknik analisa yang digunakan adalah regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang sangat signifikan antara religiusitas dan kematangan emosi pada biarawan kaul sementara (p0,001). Kontribusi variabel religiusitas terhadap kematangan emosi pada biarawan sebesar 56,4% dan sisanya sebanyak 43,6% disebabkan oleh variabel lain

    Mindfulness dan Kepuasan Pernikahan pada Pasangan Suami Istri

    Full text link
    Adanya ketidaksesuaian akan peran dan harapan antara masing-masing pasangan dapat mengakibatkan ketidakpuasan dalam hubungan pernikahan, padahal kepuasan pernikahan sangat diperlukan sebagai fondasi utama bagi pasangan suami istri dalam membangun kehidupan rumah tangga melalui hubungan pernikahan yang bahagia dan harmonis. Sikap mindfulness dinilai dapat digunakan sebagai upaya untuk mencapai kepuasan pernikahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara mindfulness dengan kepuasan pernikahan pada pasangan suami istri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan teknik sampling incidental sampling. Terdapat 156 subjek dalam penelitian ini dengan kriteria pasangan menikah yang telah mempunyai anak dan berusia 19-40 tahun. Alat ukur yang digunakan adalah ENRICH Marital Satisfaction Scale (EMS) dan Five Factor Mindfulness Questionnaire (FFMQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara mindfulness dengan kepuasan pernikahan dengan nilai r = 0,434; p 0,01. Hasil ini bermakna semakin tinggi mindfulness pada individu maka semakin tinggi pula kepuasan pernikahan. Begitu pula sebaliknya apabila semakin rendah mindfulness maka kepuasan pernikahan yang dirasakan akan semakin rendah

    Regulasi Diri pada Taruna Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pelayaran

    Full text link
    Penelitian regulasi diri ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap regulasi diri pada taruna SMK, dalam penelitian ini penulis menggunakan metode wawancara bebas terpimpin dan observasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif fenomenologis. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara bebas terpimpin dan analisis data berupa koding. Teknik penentuan informan menggunakan teknik purposive sample, yaitu penentuan pemilihan informan  berdasarkan kriteria yang dipilih sebelumnya berdasarkan pertanyaan penelitian. Dengan kriteria taruna SMK Pelayaran kelas XII dan berusia minimal 15 tahun yang berjumlah tiga orang. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa terdapat faktor yang mempengaruhi regulasi diri taruna SMK, yaitu faktor eksternal yang meliputi standar penilaian diri dan penguatan serta faktor internal yang meliputi observasi diri, proses penilaian dan reaksi diri.  Terdapat beberapa faktor yang menonjol pada tiap-tiap informan. Informan I dan III memiliki kesamaan faktor yang mempengaruhi regulasi diri mereka yaitu faktor standar penilaian diri, hal ini mengacu pada pemberian standar pada perilaku informan yang akhirnya memunculkan pengertian akan kekurangan pada diri mereka kemudian diharapkan dapat dijadikan sebagai evaluasi untuk mencapai tujuan hidup

    Identifikasi Perceived Reward pada Fans K-pop

    Full text link
    Ketenaran K-pop secara global, khususnya di Indonesia, menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Munculnya banyak fans yang secara loyal mendedikasikan diri dengan mengeluarkan waktu, uang, dan tenaganya untuk idola K-pop. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perceived reward yang diterima, fungsi dari reward, serta cost yang dikeluarkan oleh fans ditinjau dari hubungan social exchange dari sudut pandang fans terhadap idola. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa open ended questionnaire dan wawancara. Teknik sampling yang digunakan adalah snowball sampling. Pengambilan data dilakukan dengan memberikan kuesioner kepada 78 responden dan wawancara semi structured terhadap 3 narasumber yang merupakan fans K-pop. Data yang diperoleh diverbatim dan dikoding. Analisa data menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fans mendapatkan perceived reward dari idola mereka dalam bentuk reward intagible serta berasal dari sesama fans dalam bentuk reward intagible dan tangible. Fungsi reward bagi fans K-pop adalah sebagai moodbooster, support system, role model, melepas penat dan pelarian sementara. Cost yang dikeluarkan oleh fans antara lain pengeluaran uang, habisnya waktu yang diluangkan, dan emosi yang terkuras

    Self-Compassion Sebagai Mediator Antara Perceived Stress dan Depresi Pada Emerging Adulthood

    Full text link
    Depresi adalah gangguan kesehatan mental yang rentan dialami oleh emerging adulthood. Kondisi ini dipengaruhi oleh perceived stress terhadap berbagai tekanan dan tantangan pada masa transisi dari remaja menuju dewasa. Self-compassion merupakan kemampuan untuk menunjukkan sikap positif kepada diri sendiri yang dipandang sebagai faktor protektif terhadap depresi, namun penelitian yang berfokus pada peran self-compassion dalam hubungan antara perceived stress dan depresi belum banyak mendapat perhatian. Penelitian ini dilakukan untuk menguji apakah self-compassion menjadi faktor penengah yang menghubungkan perceived stress dan depresi pada emerging adulthood. Subjek penelitian terdiri dari 186 individu usia 18-29 tahun yang menyelesaikan Perceived Stress Scale-10 (PSS-10), Beck Depression Inventory-II (BDI-II), dan Skala Welas Diri (SWD). Pengujian hipotesis dilakukan dengan path analysis dan sobel test. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada emerging adulthood terdapat pengaruh perceived stress terhadap depresi (B = 0,352; p 0,05), perceived stress terhadap self-compassion (B = -0,715; p 0,05), dan self-compassion terhadap depresi (B = -0,573; p 0,05). Self-compassion juga ditemukan memiliki peran mediasi yang signifikan di dalam hubungan antara perceived stress dan depresi pada emerging adulthood (Z = 6,063; p 0,05)

    Adaptasi Skala Problematic Internet Use Questionnaire (PIUQ) Versi Indonesia

    Full text link
    Problematic Internet Use merupakan perilaku penggunaan internet yang menyebabkan berbagai masalah bagi penggunanya. Salah satu skala yang dapat digunakan untuk mengukur penggunaan internet adalah Problematic Internet Use Questionnaire (PIUQ) yang dikembangkan oleh Demetrovics et al., (2008). Kendala bahasa dan budaya menjadi salah satu faktor yang memengaruhi karakteristik psikometrik dari alat tes. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengadaptasi PIUQ sesuai dengan konteks Indonesia, (2) melakukan konfirmasi faktor dan reliabilitas. Penelitian ini melibatkan sebanyak 155 orang warga negara Indonesia dengan rentang usia 18 hingga 25 tahun yang termasuk kategori dewasa awal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PIUQ versi Indonesia memiliki nilai reliabilitas yang baik yaitu sebesar 0,850 secara keseluruhan; 0,724; 0,637; dan 0,711 untuk setiap dimensi obsession, neglect, dan control disorder. Hasil confirmatory factor analysis (CFA) diperoleh nilai  (325,462; N = 155) = 2,466; GFI= 0,951; CFI= 0,931; RMSEA= 0,098; SRMR= 0,098. Dapat disimpulkan bahwa skala Problematic Internet Use Questionnaire (PIUQ) versi Indonesia dengan model 3 faktor dapat dikatakan fit sesuai dengan skala aslinya

    Peran Harapan terhadap Kelelahan Akademik Mahasiswa selama Perkuliahan Daring

    Full text link
    Mahasiswa mengalami tantangan dalam menyelesaikan studi di perguruan tinggi. Tantangan tersebut semakin meningkat selama perkuliahan daring. Mahasiswa yang tidak mampu mengatasi segala permasalahan yang ada dapat menimbulkan kelelahan akademik, yang jika tidak ditangani dengan baik akan mengakibatkan depresi. Salah satu penggerak mahasiswa untuk mampu mengatasi kelelahan akademik adalah harapan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk meneliti peran harapan terhadap kelelahan akademik pada 145 mahasiswa yang mengikuti perkuliahan daring. Hipotesis pada penelitian ini adalah harapan memiliki peran yang signifikan terhadap kelelahan akademik mahasiswa. Teknik sampling yang digunakan adalah convenience sampling. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur harapan adalah Undergraduate Student Hope Scale (Vincent et al., 2021)dan untuk mengukur kelelahan akademik menggunakan alat ukur Academic Burnout Test (Priscylia et al., 2021). Hasil regresi menunjukkan bahwa harapan berperan secara signifikan terhadap kelelahan akademik mahasiswa (β=-0.448,F=35.835, t=-5.986, p0.001). Hal ini menunjukkan bahwa harapan dapat memprediksi kelelahan akademik mahasiswa selama perkuliahan daring

    Gambaran Kepuasan Perkawinan pada Pasangan Antar Etnis Jawa-Tionghoa

    Full text link
    Relasi perkawinan antar etnis, khususnya Jawa-Tionghoa, merupakan fenomena yang cukup sering ditemui di Indonesia. Namun demikian, perbedaan budaya yang khas dari masing-masing etnis dapat menjadi sumber potensi konflik perkawinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dinamika pengalaman pasangan dalam mencapai kepuasan perkawinan pada relasi perkawinan antar etnis Jawa-Tionghoa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini melibatkan empat orang informan atau dua pasangan dengan suami beretnis Jawa dan istri beretnis Tionghoa. Teknik analisis data yang digunakan adalah interpretative phenonenological analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa adaptasi budaya, resolusi konflik, intimacy, relasi dengan lingkungan sosial dan pengelolaan keuangan menjadi aspek penting dalam pencapaian kepuasan perkawinan pada pasangan antar etnis Jawa-Tionghoa

    Hubungan Self-Regulated Learning dengan Kecemasan Akademik Mahasiswa Semester Akhir yang Mengikuti Pembelajaran Hybrid

    Full text link
    Fenomena penerapan metode pembelajaran hybrid saat ini banyak dibahas dalam dunia pendidikan jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Metode pembelajaran hybrid dapat menjadi solusi sekaligus tantangan tersendiri terutama bagi peserta didik khususnya mahasiswa semester akhir yang sedang menyusun skripsi di tengah berlangsungnya upaya pemerintah mencegah penularan COVID-19. Penelitian kuantitatif ini disusun dengan tujuan mengetahui hubungan self-regulated learning dengan kecemasan akademik pada mahasiswa semester akhir yang mengikuti pembelajaran hybrid. Penelitian ini melibatkan subjek sebanyak 151 mahasiswa semester akhir fakultas psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya yang memprogram skripsi pada semester Genap 2021/2022. Teknik sampel yang digunakan penelitian ini adalah probalitity sampling yaitu teknik simple random sampling. Hasil penelitian menggunakan uji Product Moment Correlation menunjukkan adanya korelasi negatif yang sangat signifikan, sehingga hipotesis penelitian ini diterima

    185

    full texts

    190

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Psikodimensia: Kajian Ilmiah Psikologi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇