Jurnal Arus Elektro Indonesia
Not a member yet
132 research outputs found
Sort by
Aplikasi Energi Terbarukan Melalui Pengukuran Potensi Angin dengan Metode Analisis Weibull pada Pantai Puger Jember
AbstractThe territory area of south sea Jember Regency gets potential to bebuilt a PLTA because it has great wind potential of energy whichsupports it. One of the parameters to know the wind characteristicsis by using weibull analysis. Wind speed characteristic on thePuger beach has range among 1,3-15,0 m/s, so it can be taken upabout the distribution-probability characteristic of it by making aWeibull characteristic curve by using a k-form(k) parameter is3.068; and for scale parameter (c) is 7.807. From this result, weconclude that the wind speed which can be used at the range of 3,5m/s-10.5 m/s reaches 91.11 %, so it still has enough potential to bebuilt a PLTA by a turbine from small to moderate range in size.Meanwhile, by looking from its power potential, by the averagewind speed of 6.1 m/s, it has power potential of 3025 watt and theabsorbed power by the turbine reaches 1758 watt. This value wouldbe useful enough if the number of used turbine getting bigger.Keywords—Weibull Analiys, Puger Beach, Power potentia
Perbandingan Kinerja Teknik Modulasi Inverter Dua-Level untuk Pengaturan Kecepatan Motor Induksi Tiga-Fase
AbstractThis paper compares various modulation techniques of twolevelinverter, i.e 180 conduction method, Sin-PWM (SPWM) andspace vector PWM (SVPWM). Simulation result shows that 180conduction mode is able to generate the highest voltage outputhowever it results the worse performance. Comparison offundamental component of the output voltage is 0.637 : 0.5 : 0.57p.u for 180 conduction method, SPWM and SVPWM respectively.Meanwhile comparison of voltage output THD is 31% : 68% : 30%and comparison of phase stator current THD is 50 % : 24% : 9.7%for 180 conduction method, SPWM and SVPWM respectively.Furthermore, relationship of speed - torque shows that when motoris fed by inverter using 180 conduction method, motor is able toreach the highest speed (1765 rpm) but results high torque ripplecompare to SVPWM (1685 rpm) and SPWM (1460 rpm). It is alsoshown that the SVPWM method performs the smoothest torqueripple among the three modulation methods. The results prove thatSVPWM method is the most suitable method for variable speeddrive of a three-phase induction motor.Keywords— 180 conduction method, SPWM method, SVPWM method, Total Harmonics Distortion (THD), Three-phase induction motor speed drive
Studi Aplikasi Sistem Energi Surya Fotovoltaik Hibrid Tanpa Sinkronisasi di Ponpes Mahfilud Duror
AbstractA study of the photovoltaic (PV) system implementation in aneducational institution has been done and leads to the conclusionthat economically there is no reason that could make this into afeasible implementation plan. However, this technology has beenvery mature and needs to be implemented as an activity that has avisionary goal. In this deployment scenario, SESF is hybridconfigured with PLN without synchronization. To make this systemproduces a more optimum benefits, some engineering activities isrequired such as reconfiguration of system load and loadscheduling to reduce the wasted excess energy during the day.Keywords—PV system, renewable energy, hybrid syste
Analisa Power Spectral Density pada Sistem Orthogonal Wavelet Division Multiplexing Berbasis Wavelet Packet
Pada komunikasi nirkabel, tuntutan untuk menyediakan layanan data kecepatan tinggi dengan memberikan kinerja yang baik memunculkan teknik baru dalam peningkatan efisiensi spektrum dan perbaikan kualitas sinyal akibat Frequency Selective Fading. Salah satu teknik multicarrier yaitu Orthogonal Wavelet Division Multiplexing (OWDM). Pada OWDM, Invers Wavelet Packet Transform (IWPT) digunakan untuk membangkitkan simbol terkirim pada Transmitter dan Forward Wavelet Packet Transform (WPT) akan mengembalikan simbol data terkirim tersebut pada Receiver. Sistem OWDM ini akan membagi band frekuensi ke dalam beberapa subband yang berdiri independen dan terisolasi secara spektral yang disebut subchannelization. Dari hasil simulasi Power Spectral Density (PSD), Overlapping antar subband diperlihatkan dari titik puncak untuk subband pertama, berada di titik dasar subband selanjutnya. Daya setiap subcarrier-nya tersebar hanya di sebagian dalam subband dan side lobe untuk tiap subband tidak selebar pada Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM). Kata kunci – Orthogonal, Power Spectral Density, Wavelet Packe
Perancangan dan Realisasi Antena Mikrostrip 700 MHz Model Patch Circular Dengan Metode Linear Array Sebagai Penerima TV Digital
Teknologi digital pada media broadcast salah satunya adalah televisi (TV), dimana memiliki keunggulan salah satunya adalah tahan terhadap noise. Antena adalah salah satu komponen terpenting dari telekomunikasi digital. Berbagai macam antena telah banyak dikembangkan untuk beragam aplikasi, salah satunya adalah antena Mikrostrip. Pada penelitian ini dibuat antena Mikrostrip dengan metode linear array dengan 2 elemen patch berbentuk circular yang nantinya akan menggunakan kanal frekuensi 700 MHz. Tujuannya adalah sebagai penerima sinyal dari siaran televisi digital di daerah Jember dan Malang. Dari hasil penelitian didapatkan karakteristik dari antena yang dibuat memiliki besar return loss -23,1962 dB, VSWR 1,1487 dB, gain 2,8732 dBm dan bandwidth 17,5 MHz. Dengan karakteristik tersebut, antena mikrostrip dapat bekerja dengan baik pada frekuensi 692 – 710 MHz
Alat Uji Menentukan kelayakan Minyak Trafo Menggunakan Metode Fuzzy Logic
Minyak trafo berfungsi sebagai pendingin karena mampu menghantarkan panas dengan baik dan sebagai isolasi diantara tembaga (kumparan) dan besi (inti) pada transformator, kenaikan temperatur minyak terjadi akibat dari transformator diberi beban yang tinggi secara terus menerus. Umur minyak trafo sendiri dapat dihitung berdasarkan lamanya minyak dalam trasformator dan pemakaian transformator berbeban. Alat uji kualitas minyak trafo yang peneliti buat diharapkan dapat mengetahui isolasi minyak trafo melalui pengujian terhadap dua parameter yaitu viskositas dan warna minyak dengan pengambilan keputusan kelayakan minyak trafo menggunakan metode fuzzy. Nilai pengujian viskositas-warna pada sampel 1 sebesar 27cSt-0,5 dengan error 1,8% keputusan baik, sampel 2 sebesar 30cSt-2 dengan error 7,1% keputusan baik, sampel 3 sebesar 37cSt-5 dengan error 5,7% keputusan perhatian, sampel 4 sebesar 44cSt-8 dengan error 4,7% keputusan jelek. Kata Kunci :  fuzzy, transformator, viskositas, warna minya
Peramalan Beban Listrik Menggunakan JST Di Kota Ambon
Permintaan kebutuhan energi listrik di Kota Ambon cenderung terus meningkat karena peningkatan jumlah penduduknya dan pertumbuhan ekonomi setiap tahunnya yang terus bertambah. Berdasarkan data dari PT PLN (Persero) Wilayah Maluku diketahui bahwa saat ini kota Ambon menggunakan dua sistem pembangkit yang saling terinterkoneksi, yaitu PLTD Poka dan PLTD Hative Kecil (Galala). Pada paper ini disajikan peramalan permintaan beban listrik jangka menengah, yang dapat dimanfaatkan untuk memprediksi kebutuhan pemenuhan beban listrik di kota Ambon dalam jangka beberapa tahun ke depan. Perhitungan dilakukan dengan memanfaatkan jaringan syaraf tiruan. Berdasarkan nilai epoch dan mean square error (MSE) tertentu, arsitektur jaringan syaraf tiruan yang disusun digunakan untuk meramalkan permintaan beban dari tahun 2014 sampai tahun 2020, dengan menggunakan data validasi dari tahun 2007-2013. Sebagai data pembanding digunakan hasil peramalan beban menggunakan metode regresi. Hasil perbandingan menunjukkan bahwa penggunaan arsitektur jaringan syaraf tiruan hasil prediksi beban listrik pada tahun 2020 sebesar 88,223 MW dan metode regresi sebesar 52,548 MW, dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penelitian ini metode jaringan syaraf tiruan backpropagation yang lebih masuk akal dibandingkan hasil peramalan menggunakan metode regresi
Identifikasi Sel Acute Lymphoblastic Leukemia (ALL) pada Citra Peripheral Blood Smear Berdasarkan Morfologi Sel Darah Putih
Penelitian ini mengajukan sebuah sistem untuk melakukan identifikasi sel Acute Lymphoblastic Leukemia (ALL) pada citra sediaan apus darah berdasarkan ciri morfologi. Agoritma yang digunakan meliputi beberapa langkah: pra-pengolahan, segmentasi citra, perhitungan fitur dan klasifikasi. Algoritma K-means Clustering berdasarkan segmentasi warna digunakan untuk memisahkan citra apus darah menjadi empat daerah: latar belakang, nukleus WBC, sitoplasma WBC dan RBC. Nukleus yang tumpang tindih kemudian dipisahkan dengan mengaplikasikan metode Watershed Transform. Berdasarkan lima fitur morfologi yaitu area, perimeter, diameter, roundness dan compactness, citra apus darah diklasifikasikan menggunakan metode Support Vector Machine. Hasil penelitian ini didapatkan akurasi pengenalan sel ALL dan sel darah putih normal sebesar 95.45%
Desain Sumber Arus untuk Electrical Impedance Tomography (EIT)
Electrical Impedance Tomography adalah suatu metode pengukuran yang menggunakan konsep pencitraan (non-visual) yang sering digunakan pada dunia industri dan biomedis. Dalam EIT, terdapat dua bagian yang penting. Bagian penting itu yakni sumber arus dan perangkat koleksi data. Pada EIT, konsep dasar yang digunakan yakni pengukuran nilai resistivitas suatu objek. Proses pengukuran tersebut dilakukan dengan menginjeksi arus dan mengukur tegangan sesuai dengan prinsip dasar Hukum Ohm pada setiap elektrode. Dengan demikian, sumber arus  adalah elemen terpenting dalam pada EIT. Pada penelitian kali, sebuah sumber arus akan coba dibuat dengan mengacu konsep Voltage Control Current Source. Sumber arus yang didesain memiliki amplitudo hingga 10 mA dan bisa bekerja secara optimal pada frekuensi 200 kHz. Sumber arus terdiri dari rangkaian sinyal generator, pengatur tegangan offset dan amplifier, dan rangkaian Howland. Sinyal generator dibuat berbasis Arduino dan modul AD9850 yang menggunakan konsep Direct Digital Synthesizer (DDS)
Perancangan dan Simulasi Mobil Bertenaga Udara Tekan dengan Matlabâ„¢ Simulink
In this paper, discussed the results of the development model of small car with compressed air propulsion (CAC). Modelling components of the compressed air system of the car is based on the characteristics of the existing industrial components. Model testing was carried out as a common test performed on vehicle models with alternative energy. In addition, it also presented a comparison fuel economy of a car driven by compressed air with several types of vehicles with a similar size from several manufacturers. The simulation results showed that the car with compressed air propulsion has MPGe value of 7.6, slightly higher than conventional cars in general