Sarwahita
Not a member yet
286 research outputs found
Sort by
PELATIHAN PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS MICROSOFT POWER POINT UNTUK PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MATEMATIKA DI MGMP KECAMATAN PULOGADUNG
ABSTRAK
Dalam dunia profesionalisme, seorang guru dituntut untuk memiliki kemampuan verbal yang baik Namun jika proses pembelajaran hanya mengandalkan kemampuan verbal saja, maka akan muncul keterbatasan-keterbatasan. Perkembangan IPTEK ini seharusnya dapat dimanfaatkan juga dalam dunia pendidikan, salah satunya untuk memaksimalkan proses pembelajaran di dalam maupun diluar kelas melalui pembuatan media pembelajaran interaktif berbasis ICT (Information and Communication Technology). Sehingga, keterbatasan-keterbatasan yang dapat timbul dari proses pembelajaran yang hanya mengandalkan lisan saja dapat dihindari atau paling tidak dapat diminimalisir. Kegiatan pengabdi adalah memberikan pelatihan pembuatan media pembelajarn interaktif berbasis PowerPoint bagi guru-guru di Kecamatan Pulogadung.
ABSTRACTIn the world of professionalism, a teacher is required to have good verbal skills. But if the learning process only rely on verbal skills alone, it will appear the limitations. The development of science and technology should be able to be utilized also in the world of education, one of them is to maximize the learning process inside and outside the class through the making of interactive learning media based on ICT (Information and Communication Technology). Thus, the limitations that can arise from the learning process that only rely on oral can be avoided or at least can be minimized. The devotional activity is to provide training on making PowerPoint-based interactive learning media for teachers in Kecamatan Pulogadung
PELATIHAN PENGOLAHAN TEMPE MENJADI MINUMAN DAN TEPUNG TEMPE PADA TUTOR PAUD DI KECAMATAN MAKASAR JAKARTA TIMUR
ABSTRAK
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengelola dan tutor PAUD di Kecamatan Makasar Jakarta Timur tentang pengolahan tempe menjadi minuman sari tempe dan tepung tempe. Kegiatan dilaksanakan di PAUD Kuntum Melati Kampung Makasar Jakarta Timur dengan melibatkan 23 orang sasaran. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah penyuluhan interaktif antara narasumber dengan sasaran serta demonstrasi pengolahan tempe. Dari pelaksanaan kegiatan ini diketahui terjadi peningkatan pengetahuan sasaran tentang tempe dan produk olahannya, yaitu minuman sari tempe serta tepung tempe. Para pengelola dan tutor PAUD Kuntum Melati juga menyatakan tertarik untuk mengonsumsi dan memproduksi sendiri minuman sari tempe dan tepung tempe karena dipahami bahwa minuman tempe dan tepung tempe memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan.
ABSTRACT
Community service is aimed at improving the knowledge and skills of PAUD managers and tutors in Kecamatan Makasar East Jakarta about tempe processing into tempe and tempe beverage. The activity was held at PAUD Kuntum Melati Kampung Makasar East Jakarta, involving 23 target people. The method used in the implementation of this activity is an interactive counseling between resource persons with targets as well as demonstration processing of tempe. From the implementation of this activity is known to increase the target knowledge about tempe and its processed products, namely tempe juice and tempe flour. The managers and tutors PAUD Kuntum Melati also expressed interest to consume and produce their own tempe juice and tempe powder because it is understood that tempe and tempe powder have various health benefits
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENGGUNAKAN SOFTWARE R SEBAGAI SOLUSI UNTUK MENINGKATKAN INOVASI PEMBELAJARAN BAGI GURU-GURU MATEMATIKA SMA DAN SMK DI JAKARTA TIMUR
ABSTRAKKondisi yang dialami oleh banyak guru matematika antara lain yaitu kurangnya inovasi dalam pembelajaran matematika. Guru wajib memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani, dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional.untuk menjamin keterlaksanaan tugasnya secara professional. Untuk meningkatkan kompetensi guru-guru khususnya guru-guru di Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan perlu diberikan pelatihan-pelatihan software yang menunjang tugas utamanya sebagai pendidik. Salah satu software yang berguna untuk pembelajaran matematika diantaranya Software R. Software R dapat digunakan untuk menjelaskan banyak topik dalam matematika antara lain: masalah aritmatika, geometri, maupun aljabar. Sofware R juga dapat digunakan guru untuk membantu evaluasi pembelajaran maupun untuk mengolah data penelitian. Melalui pelatihan software R bertujuan agar guru mampu berinovasi untuk meningkatkan kemampuan dan kreativitas mengajar matematika guru- guru di Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan di Jakarta Timur. Feedback dari kegiatan pelatihan yang diselenggarakan, peserta memberikan respon positif terhadap pelatihan tentang Software R.
ABSTRACTConditions experienced by many teachers of mathematics, among others, the lack of innovation in learning mathematics. Teachers are required to have academic qualifications, competencies, certificates of educators, physically and mentally, and have the ability to realize the goals of national education. To ensure professional execution of their duties. To improve the competence of teachers, especially teachers in Senior High School and Vocational High School need to be given software training that support the main task as educator. One of the software that is useful for learning mathematics such as Software R. Software R can be used to explain many topics in mathematics, among others: the problem of arithmetic, geometry, and algebra. Software R also can be used by teacher to assist evaluation of learning and also to process research data. Through software training R aims to enable teachers to innovate to improve the skills and creativity of teaching mathematics teachers in High School and Vocational High School in East Jakarta. Feedback from the training activities held, the participants gave a positive response to the training on Software R
PELATIHAN PEMBUATAN MIE DARI BAHAN DASAR TEPUNG MODIFIED CASAVA FLOUR (Mocaf) SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN WAWASAN PENGETAHUAN DAN PELUANG USAHA BAGI IBU-IBU PKK DI DESA JAYA SAKTI MUARAGEMBONG KABUPATEN BEKASI
ABSTRAK
Pengabdian ini mempunyai tujuan untuk memberikan pengetahuan dan pengajaran mengenai pembuatan tepung mocaf dan penggunaannya sebagai bahan dasar pengganti tepung terigu dalam pembuatan mie sehingga dapat membantu ibu-ibu di Desa Jaya Sakti dalam memenuhi kebutuhan mereka membuat mie dari tepung mocaf dengan harapan hasil produk dapat dijual sehingga dapat menambah income bagi keluarga mereka.
Khalayak sasaran adalah Ibu-ibu PKK dan warga sekitar Desa Jaya Sakti. Pelatihan
ini di laksanakan dalam satu kali pertemuan, Pertemuan dilakukan di rumah Kepala Desa
Jaya Sakti Muaragembong Bekasi
Pertemuan diawali dengan pembukaan kemudian memberikan materi dan praktek pembuatan tepung mocaf, dan pembuatan mie dari tepung mocaf. Untuk bahan dasar mie tepung mocaf digunakan yang telah siap pakai.
Tepung Mocaf (Modified Cassava Flour), adalah produk tepung dari ubi kayu/singkong yang diperoses menggunakan prinsip memodifikasi sel ubi kayu dengan cara fermentasi. Mikroba yang tumbuh menyebabkan perubahan karakteristik pada tepung yang dihasilkan, yaitu naiknya viskositas, kemampuan gelasi, daya rehidrasi, dan kemudahan melarutkan. Mikroba juga menghasilkan asam-asam organic, terutama asam laktat yang akan terimbibisi dalam tepung, dan ketika tepung itu diolah akan menghasilkan aroma dan citra rasa khas, yang dapat menutupi aroma dan citra rasa ubi kayu yang cenderung tidak menyenangkan konsumen. Tekstur dan warna tepung mocaf ini lebih halus dan lebih putih dari tepung terigu.
Untuk pengembangan lebih lanjut, maka tepung mocaf diaplikasikan untuk
membuat mie, selain nilai jualnya lebih baik lagi karena menghasilkan produk yang lain dan langsung bisa di konsumsi.
Dari hasil kegiatan pengabdian ini terlihat antusias dari para peserta, karena mereka senang mendapatkan pengetahuan baru yang dapat mereka praktekkan di rumah masing- masing.
ABSTRACTThis dedication aims to provide knowledge and teaching about making mocaf flour and its use as a substitute of wheat flour in making noodles so it can help mothers in Jaya Sakti Village in fulfilling their need to make noodles from mocaf flour in the hope that the product can be sold so that can increase income for their families.Target audiences are PKK mothers and residents around Jaya Sakti Village. Trainingthis was held in one meeting, the meeting was held at the Village Head's houseJaya Sakti Muaragembong BekasiThe meeting begins with the opening then gives the material and practice of making mocaf flour, and making noodles from mocaf flour. For basic materials used mocaf flour noodles that have been ready to use.Mocaf Flour (Modified Cassava Flour), is a flour product of cassava / cassava that is processed using the principle of modifying cassava cells by fermentation. Increased microbes cause characteristic changes in the resulting flour, namely increased viscosity, gelability, rehydration, and ease of dissolution. Microbes also produce organic acids, especially lactic acid which will be added to the flour, and when the flour is processed it will produce a distinctive flavor and taste image, which can mask the flavor and taste of cassava that tend to discomfort the consumer. The texture and color of the mocaf flour is finer and whiter than wheat flour.For further development, then the mocaf flour is applied tomaking noodles, in addition to the selling price is better because it produces other products and can directly in consumption.From the results of this devotional activity look enthusiastic from the participants, because they love to get new knowledge that they can practice in their homes
WORKSHOP PENELITIAN TINDAKAN KELAS SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PROFESIONALITAS GURU SEKOLAH DASAR DESA KUBANG BAROS - RANCA SANGGAL KECAMATAN CINANGKA – KABUPATEN SERANG – PROVINSI BANTEN
ABSTRACTThrough the implementation of Classroom Action Research (PTK) teachers can conduct research on the interaction and participation of students in the learning process, the effectiveness of the use of methods and media learning. In addition, the teacher can also effectively analyze and diagnose what has been done in the classroom in the learning process. In other words through teacher classroom action research can improve the learning practice so that it becomes more effective.Classroom action research can also bridge the gap between educational theory and practice. This occurs because the activity is carried out on its own, in its own classroom, involving its own students through an action planned, implemented, and evaluated. Thus obtained a systematic feedback on what has been done in teaching and learning activities. In addition, it can be proved a theory of teaching and learning to be applied well in the classes that are occupied. If there is a theory that does not fit the conditions in its class, through the TOD the educator can adapt other theories for the benefit of the process and / or product of learning more effectively, optimally, functionally.From a policy perspective in the field of education, the teacher's understanding and ability on classroom action research is very important, especially regarding teacher certification and grade increase. Here then, it is necessary to do community service, in this case the school community in developing classroom action research.
ABSTRAK
Melalui pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) guru dapat melakukan penelitian terhadap interaksi dan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran, efektifitas penggunaan metode dan media pembelajaran. Di samping itu gurujuga secara refektif dapat menganalisis dan mendiagnosis apa yang telah dilakukan di kelas dalam proses pembelajaran. Dengan kata lain melalui penelitian tindakan kelas guru dapat memperbaiki praktik pembelajaran sehingga menjadi lebih efektif.Penelitian tindakan kelas juga dapat menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik pendidikan. Hal ini terjadi karena kegiatan tersebut dilaksanakan sendiri, di kelas sendiri, dengan melibatkan siswanya sendiri melalui sebuah tindakan-tindakan yang direncakan, dilaksanakan, dan di evaluasi. Dengan demikian diperoleh umpan balik yang sistematik mengenai apa yang selama ini dilakukan dalam kegiatan belajar mengajar. Di samping itu, dapat dibuktikan suatu teori belajar mengajar untuk diterapkan dengan baik di kelas yang ditekuni. Jika sekiranya ada teori yang tidak cocok dengan kondisi di kelasnya, melalui PTK pendidik dapat mengadaptasikan teori lain untuk kepentingan proses dan atau produk belajar yang lebih efektif, optimal, fungsional.Dari sisi kebijakan dalam bidang pendidikan, pemahaman dan kemampuan guru mengenai penelitian tindakan kelas, sangat penting terutama terkait sertifikasi guru dan kenaikan golongan. Di sinilah kemudian, perlu dilakukan pengabdian masyarakat, dalam hal ini masyarakat persekolahan dalam mengembangkan penelitian tindakan kelas
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KADER POSYANDU DALAM MENGIDENTFIKASI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK)
ABSTRACTThe purpose of this community service activity is to empower the ability of posyandu cadres in identifying the crew in Kayuringin Jaya village, South Bekasi. The background of this activity is the problem faced by the posyandu cadres in carrying out their duty is not understand the characteristics of children with special needs that exist around the neighborhood posyandu. Limitations posedandu cadres in carrying out its role, due to lack of understanding and skills in identifying crew based on characteristics. Target in this devotion activity is cader posyandu cempaka located in Kayuringin Jaya Village South Bekasi Subdistrict. The method used in this activity is guided training by using lectures and simulations supported by materials that are theoretical and practical. The result of this activity is the skill of Cempaka posyandu cadres in identifying the crew.
ABSTRAKTujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberdayakan kemampuan kader posyandu dalam mengidentifikasi ABK di kelurahan Kayuringin Jaya Bekasi Selatan. Latar belakang dilakukannya kegiatan ini adalah adanya permasalahan yang dihadapi oleh para kader posyandu dalam menjalan tugasnya yaitu belum memahami karakteristik anak berkebutuhan khusus yang ada disekitar lingkungan posyandu. Keterbatasan yang dimiliki para kader posyandu dalam menjalankan perannya, dikarenakan kurangnya pemahaman dan keterampilan dalam mengidentifikasi ABK berdasarkan karakteristiknya. Sasaran dalam kegiatan pengabdian ini adalah kader posyandu Cempaka yang berada di Kelurahan Kayuringin Jaya Kecamatan Bekasi Selatan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan terbimbing dengan menggunakan ceramah dan simulasi didukung dengan materi yang bersifat teori dan praktik. Hasil dari kegiatan ini adalah keterampilan kader posyandu Cempaka dalam mengidentifikasi ABK
PEMBERDAYAAN WANITA MANTAN TKW MELALUI PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK SEBAGAI USAHA KERAJINAN RUMAHAN (STRATEGI PENGURANGAN ARUS BALIK TKW KE LUAR NEGERI)
ABSTRAK Pengiriman Tenaga Kerja Wanita (TKW) ke Luar Negeri adalah sebagai salah satu solusi dari persoalan pengangguran untuk bisa meningkatkan ekonomi keluarga, khusunya untuk wanita yang berasal dari masyarakat berpenghasilan rendah. TKWyang sudah kembali ke Tanah air, pada umumnya adalah wanita usia produktifdan menjadi pengangguran. Agar tidak kehilangan mata pencaharian dan dapat tents bekerja untuk menopang ekonomi keluarga, diperlukan upaya pemberdayakan mantan TKW tersebut melalui pelatihan kerajianan dengan memanfaatkan limbah plastik untuk menambah penghasilan dan meningkatkan ekonomi keluarga. Pelatihan kerajinan ini bertujuan untuk menciptakan lapangan kerja baru dan diharapkan apresiasi dan perilaku peserta meningkat serta berorientrasi pada peningkatan taraf kehidupan. Pembuatan souvenir atau industri rumahan yang berbahan dasar plastik menggunakan jenis Polietilena yang merupakan plastik yang paling banyak diproduksi seperti bungkus kopi perm en, bungkus minuman atau makanan instant, bungkus deterjen dan bungkus-bungkus lain yang bisa dimanfaatkan untuk kerajinan industri rumahan. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan mulai tanggal 26 Agustus sampai 2 September 2016 di Desa Rowokembu Kecamatan Wonopringgo Pekalongan, Jawa Tengah. Kegiatan dilakukan dengan cara pelatihan mandiri dan berkelompok secara tutorial langsung dari instruktur yang mendampinginya di salah satu rumah warga peserta pelatihan. Selain masyarakat yang mengikuti pelatihan, pihak yang terlibat dalam program ini adalah, UPT LPM UNJ, Pemerintah kota /daerah melalui instansi yang terkait, serta didukung oleh Pembiayaan Program yang berasal dari Anggaran Program, Rincian Anggaran Proses Pelatihan, Rincian Anggaran Peralatan dan Perlengkapan, dan Rincian Manajemen pelaksanaan dan evalusi kegiatan Setelah peserta mengikuti proses pelatihan, mendapatkan dukungan dan pendampingan hingga mampu memproduksi barangjadi kerajinan, dari kegiatan ini diharapkan dapat akan terbentuk suatu Kelompok Swadaya Masyarakat yang produktifserta mampu menghasilkan produk yang dapat diserap ofeh pembeli, memacu peserta untuk mengembangkan dan menciptakan produk-produk kerajinan souvenir. Kegiatan ini diharapkan pula dapat menjadi menjadi usaha alternatif'peningkatan ekonomi keluarga melalui pemanfaatan limbah plastik Dukungan Pemerintah Desa dan Pemerintak Kata dapat berupa memasukan kegiatan pemberdayaan dalam perencanaan pembangunan di desa dengan memperhatikan masa/ah yang dihadapi warga dari semua sektor yang meliputi poleksosbudhankam yang seimbang dan merata, Meningkatkan partisipasi masyarakat dengan melakukan pembangunan secara partisipatifsehingga dapat memperlancar dan mempercepat proses pembangunan ditengah-tengah masyarakat. Membangun kemitraan antara peserta dengan pemerintah desa dan pemerintah kota yang berperan sebagai agen promosi melalui pameran dan dianggap sebagai produk unggulan wilayahnya, agar produk yang dihasilkan dari pelatihan bisa menjadi ikon daerah tersebut. Kata Kunci : Tenaga Kerja Wanita, Limbah Plastik, Pemberdayaa
PELATIHAN PEMBUATAN CASE GADGET CHEMISTRY STYLE YANG UNIK DAN KREATIF DALAM RANGKA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MAHASISWA JURUSAN KIMIA FMIPA UNJ
ABSTRAK
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebagai penerapan IPTEKS telah dilakukan di Jurusan Kimia FMIPA UNJ yang dihadiri oleh mahasiswa Jurusan Kimia sebagai tenaga potensial, dengan jumlah total peserta sebanyak 40 orang. Perumusan masalah utama pada kegiatan ini adalah: Bagaimana upaya konkrit untuk melatih keterampilan mahasiswa mendesain berbagai case gadget Chemistry Style dengan berbagai design unik dan kreatif yang terbuat dari resin sebagai upaya mengaplikasikan pengetahuan Kimia?
Tujuan dari kegiatan ini adalah: (1) Menambah dan mengembangkan wawasan pengetahuan Kimia para mahasiswa Jurusan Kimia tentang aplikasi resin; (2) Meningkatkan keterampilan kreatif mahasiswa dalam mendesain berbagai case gadget Chemistry Style dengan berbagai design unik dan kreatif yang terbuat dari resin. Program pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat memberikan manfaat: (1) Untuk menambah dan mengembangkan pengetahuan mahasiswa Jurusan Kimia FMIPA UNJ tentang resin dan aplikasinya dengan berbagai design unik dan kreatif untuk case gadget Chemistry Style; (2) Semua mahasiswa dapat mengembangkan kegiatannya menjadi lebih terprogram dan bernilai ekonomis; (3) Keterampilan yang diperoleh setelah mengikuti program ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menciptakan lapangan kerja baru dan pada akhirnya dapat menambah penghasilan.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat terlaksana dengan baik, karena: (1) Mahasiswa mengikuti setiap tahapan kegiatan yang diselenggarakan dari awal sampai akhir dengan sungguh-sungguh; (2) Mahasiswa aktif bertanya pada setiap tahap yang tidak dimengerti; (3) Mahasiswa berkeinginan untuk mengembangkan keterampilan yang diperoleh pada skala komersial yang bertujuan meningkatkan penghasilan; (5) Ketua Jurusan dan BEMJ Jurusan Kimia yang telah memberikan dukungan sehingga terwujudnya kegiatan dengan memberikan kemudahan dalam perizinan, himbauan pada mahasiswa dan penyebaran undangan.
ABSTRACT
Community service activity as the implementation of science and technology has been done in Chemistry Department FMIPA UNJ which was attended by Chemistry Department students as potential energy, with total number of participants as many as 40 people. The main problem formulation in this activity is: How is the concrete effort to train students skill to design various Chemistry Style gadget cases with various unique and creative designs made from resin as an effort to apply Chemical knowledge?The aims of this activity are: (1) Adding and developing Chemical Chemistry students knowledge about resin application knowledge; (2) Improving students' creative skills in designing various Chemistry Style gadget cases with unique and creative designs made of resin. This program of community service is expected to provide benefits: (1) To increase and develop the knowledge of Chemistry FMIPA UNJ's students about resin and its application with various unique and creative designs for Chemistry Style gadget case; (2) All students can develop their activities become more programmed and economic value; (3) Skills acquired after participating in this program are expected to be utilized to create new jobs and ultimately to increase income.Community service activities can be done well, because: (1) Students follow every stage of the activity held from start to finish seriously; (2) Students actively ask at any stage that is not understood; (3) Students wish to develop skills acquired on a commercial scale aimed at increasing income; (5) Head of Department and BEMJ Department of Chemistry who has provided support so that the realization of activities by providing ease in permitting, appeal to students and the dissemination of invitations
PELATIHAN MENYUSUN RENCANA USAHA (BUSINESS PLAN) BAGI PENGUSAHA KECIL DI DESA BANTAR WARU
ABSTRAK
Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk Memberikan pelatihan dan penyuluhan kepada individu/pengusaha kecil dilingkungan desaBantarwaru untuk dapat menyusun perencanaan dan pengelolaan usaha bagi usaha yang telah dijalankan.
Metode penelitian yang digunaka adalah metode klasikal dengan pendekatan diskusi/tanya jawab dan bisnis game (simulasi) dengan maksud agar materi dapat diterima oleh peserta dengan baik. Bimbingan/konsultasi dilakukan baik melalui satu sesi pertemuan terakhir dengan peserta, telpon maupun melalui surat
Hasil pelatihan menunjukan dengan adanya pelatihan ini para peserta memiliki pengetahuan dan keterampiilan praktis mengenai PembuatanRencana Usaha(Busines Plan) dan termotivasi untuk membuuat dan menggunakannya dalam usaha mereka Berdasarkan hasil pelatihan ini dapat disimpulkan peserta menginginkan pengetahuan yang berkelanjutan. Sangat diharapkan memberikan pengetahuan dalam bentuk pelatihan yang rutin dan berkesinabungan.
ABSTRACTThe purpose of community service is to provide training and counseling to individuals / small entrepreneurs in the environment of the village of Bantarwaru to be able to arrange the planning and business management for the business that has been run.The research method used is classical method with discussion / question and answer approach and game business (simulation) with the intention that the material can be accepted by the participants well. Guidance / consultation is conducted either through one last session with participants, telephone or by mailThe training results show that with this training the participants have the knowledge and practical practicality about the Busines Plan and are motivated to build and use it in their business. Based on the results of this training, it can be concluded that the participants want continuous knowledge. It is desirable to provide knowledge in the form of regular training and sustainable
PELATIHAN PEMBUATAN PERMEN DAN JELLY ANTANAN SEBAGAI SUPLEMEN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN DAYA INGAT BAGI SANTRI PENGHAFAL AL-QURAN DI PESANTREN SABILA CITEUREUP BOGOR
ABSTRAK
Pondok Pesantren Sabila yang berlokasi di Citeureup Kabupaten Bogor merupakan pondok pesantren untuk penghafal Al Qur’an. Menghafal merupakan salah satu aktivitas mental yang sangat memerlukan kondisi kesehatan yang baik. Menghafal Al Qur’an memiliki keutamaan dalam ajaran Islam. Untuk meningkatkan kemampuan hafalan, diperlukan asupan makanan yang dapat meningkatkan daya ingat, di antaranya ialah antanan. Atas dasar itu dilaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan judul “Pelatihan Pembuatan Permen dan Jelly Antanan Sebagai Suplemen untuk Meningkatkan Kemampuan Daya Ingat Bagi Santri Penghafal Al Qur’an di Pesantren Sabila Citeureup Bogorâ€. Kegiatan dari mulai persiapan, pelaskanaan dan evaluasi dilaksanakan selama tiga bulan terhitung mulai Juli s.d September 2015. Kegiatan dilaksanakan pada hari Jum’at, tanggal 11 September 2015 bertempat di aula Pondok Pesantren Sabilia Citeurup Bogor, diikuti oleh 20 orang santri. Materi pelatihan mencakup pengenalan tanaman antanan, teori dan praktik membuat permen jelly antanan serta proses pengemasan permen jelly antanan. Hasil pelatihan diketahui bahwa peserta pelatiha menguasai materi pelatihan yang telah disampaikan.
ABSTRACTPondok Pesantren Sabila located in Citeureup Bogor Regency is a boarding school for memorizing Al Qur'an. Memorization is one of the mental activities that really need a good health condition. Memorizing the Qur'an has a virtue in the teachings of Islam. To improve the ability of memorization, it is necessary intake of foods that can improve memory, among which is antanan. On that basis community service activities are held entitled "The Training Of Making Candies and Jelly Antanan As Supplements to Increase Memory Capacity For Sanctuaries of Al Quran in Pesantren Sabila Citeureup Bogor". The activities of the preparation, holding and evaluation are conducted for three months starting from July to September 2015. The activity was held on Friday, September 11, 2015 in the hall of Pesantren Sabilia Citeurup Bogor, followed by 20 santris. Training materials include introduction of antanan plants, the theory and practice of making jelly antanan candies and packing process of jelly antanan candy. The result of training is known that the trainees mastered the training materials that have been submitted