286 research outputs found

    EDUKASI GIZI YANG SEHAT UNTUK PENCEGAHAN STUNTING DI KELURAHAN BENDA BARU KECAMATAN PAMULANG TANGERANG SELATAN

    Get PDF
    The number of malnutrition in Indonesia is considered high with the results of the Nutrition Status Monitoring conducted by the Indonesian Ministry od Health in 2016, the nutritional status of children aged 0-59 months shows the percentage of malnutrition is 3.4% and under nourished is 14.4% (depkes.go.id, 2018). One of the effects of malnutrition is the occurrence of grow short in children or often referred to as stunting. In 2017 22.2% or around 150.8 million toddlers in the world were stunted. The aim of the implementation of the community service program was to develop the welfare section, namely the productivity of the culinary business a manufacture of processed mackerel and soybean through nutrition education to prevent stunting and increase the family economy. The methodology used in this community service program are planning and training productive community partnership programs. The mechanisms for implementing this activity are present material content, and indirect practice. Community service activities that have been carried out in Benda Baru, Pamulang, South Tangerang has been conducted online. The results obtained from the community service program based on of knowledge aspect, there was an increase with a difference of 32.2 obtained from the result of the pre-test and post-test and having skills on several examples of processed food products made from mackerel and soybean which contain high protein to prevent stunting. Abstrak Angka gizi buruk di Indonesia terhitung tinggi menurut hasil Pemantauan Status Gizi (PSG) yang dilakukan Kementerian Kesehatan tahun 2016, status gizi balita usia 0-59 bulan menunjukkan persentase gizi buruk sebesar 3,4% dan gizi kurang sebesar 14,4% (depkes.go.id, 2018). Salah satu dampak dari kekurangan gizi adalah terjadinya tumbuh pendek pada anak atau sering disebut dengan stunting. Tahun 2017,  22,2% atau 150,8 juta balita di dunia mengalami stunting. Tujuan dari pelaksanaan program PPM (Pengabdian Pada Masyarakat) ini adalah mengembangkan bidang kesejahteraan yakni produktivitas usaha kuliner berbahan dasar ikan kembung dan kacang kedelai melalui edukasi gizi pencegahan stunting serta dapat menambah perekonomian keluarga. Metodologi yang digunakan pada program PPM ini adalah perencanaan dan pelatihan program kemitraan masyarakat produktif. Mekanisme pelaksanaan kegiatan ini adalah pemberian materi, dan praktek online. Kegiatan PPM yang telah dilaksanakan di Kelurahan Benda Baru, Pamulang, Tangerang Selatan ini telah dilakukan secara online. Hasil yang diperoleh dari program PPM berdasarkan aspek pengetahuan, terjadinya peningkatan dengan selisih 32,2 yang diperoleh dari hasil pre test dan post test serta mempunyai keterampilan tentang beberapa contoh produk olahan makanan berbahan dasar ikan kembung dan kacang kedelai yang mengandung protein tinggi untuk mencegah stunting

    PENGABDIAN KKM DI DESA TURUS KECAMATAN WALANTAKA KOTA SERANG DALAM MENGHADAPI PANDEMI COVID-19 AGAR TETAP PRODUKTIF

    Get PDF
    During the Covid-19 pandemic there were still many people who ignored health protocols and also many were affected by the economy. Therefore, the student work study (KKM) of Sultan Ageng Tirtayasa University is to provide education to the public to be alert, alert and resilient to face the covid-19 outbreak. The population of activities in Turus village is all residents because the intended target is that all residents can carry out health protocols, and those who are productive can create jobs, and those who are still in school can learn well even at home. The method of implementing this KKM is a program oriented towards community assistance in the economic field, exploring local potential, a combination of online media in preparing human resource potential. Some of the results achieved in this service are the understanding of residents about covid-19, how to prevent and make their own personal protective equipment in the form of masks without sewing machines and hand sanitizers, also providing online tutoring for students, and socializing training on making aquaponics for fish and plant cultivation and help create an online media shop to promote citizen entrepreneurship.   Abstrak Di masa pandemi covid-19 ini masih banyak masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan dan juga banyak yang terdampak perekonomiannya. Oleh karena itu kuliah kerja mahasiswa (KKM) Universitas sultan ageng Tirtayasa adalah memberikan edukasi kepada masyarakat untuk siaga, sigap dan Tangguh menghadapi bencana wabah covid-19. Populasi kegiatan di desa Turus adalah seluruh warga karena sasaran yang dituju adalah seluruh warga dapat menjalankan protokol kesehatan, dan untuk yang produktif dapat membuat lapangan pekerjaan, serta yang masih bersekolah dapat belajar dengan baik meskipun dirumah. Metode pelaksanaan KKM ini yakni program berorientasi kepada pendampingan masyarakat dalam bidang ekonomi, menggali potensi lokal, kombinasi media daring dalam mempersiapkan potensi sumber daya manusia. Beberapa hasil yang dicapai dalam pengabdian ini adalah pemahaman warga mengenai covid-19, cara mencegah hingga membuat sendiri alat pelindung diri berupa masker tanpa mesin jahit dan hand sanitizer, juga memberikan bimbingan belajar online bagi siswa, dan mensosialisasikan pelatihan pembuatan akuaponik budidaya ikan dan tanaman serta membantu membuatkan media online shop untuk mempromosikan wirausaha warga

    ANIMASI PANDUAN PEMBUATAN SERTA PENGGUNAAN HAND SANITIZER DAN DISINFEKTAN YANG AMAN DAN EFEKTIF DI MASA PANDEMI COVID-19

    Get PDF
    The COVID-19 pandemic occurred in many parts of the world has disrupted many aspects of life. One precaution to protect ourselves from this virus is cleaning our hands by using hand sanitizers and cleaning surfaces that are frequntly touched by using disinfectants. Therefore, there is tremendous need of this chemical substance in this pandemic era. This fact enforces people to make this chemical at home.. This homemade manufacture and use of sanitizers and disinfectants must be in accordance with the regulations, so that they don't cause any harmful effects for the body. This program is carried out with the aim of providing education to the community, especially residents of Duren Sawit Village. The media used in this program are Instagram and YouTube, and the materials were delivered in form of videos. Videos were uploaded to Instagram and YouTube on 2 – 23 June 2020. After that, a questionnaire was filled on 23 June – 1 July 2020. From the questionnaire data, it can be shown that the respondents have benefited from the video generally. The benefits obtained by the community were dealing with the functions and active ingredients contained in hand sanitizers and disinfectants; method of producing hand sanitizers and disinfectants; the importance of providing hand sanitizers and disinfectants at home; caution in using hand sanitizers and disinfectants; as well as the impact if there is a misuse of hand sanitizer or disinfectant. Through this program, it is expected that the community will be able to make and use sanitizers and disinfectants safely and effectively to achieve a healthier Indonesia. Abstrak Pandemi COVID-19 yang terjadi di berbagai belahan dunia mengakibatkan banyak aspek kehidupan terganggu. Salah satu tindakan pencegahan untuk melindungi diri kita dari virus ini adalah dengan membersihkan tangan menggunakan hand sanitizer dan membersihkan benda-benda yang sering tersentuh dengan disinfektan. Oleh karena itu, di masa pandemi kebutuhan bahan kimia tersebut meningkat tajam dan mendorong masyarakat untuk membuatnya sendiri di rumah. Pembuatan mandiri serta penggunaan hand sanitizer dan disinfektan ini harus sesuai aturan sehingga tidak menimbulkan efek yang tidak baik bagi tubuh. Program ini dilakukan dengan tujuan memberi edukasi kepada masyarakat, khususnya warga Kelurahan Duren Sawit, Kota Jakarta Timur. Materi disampaikan dengan video animasi melalui media Instagram dan YouTube. Video diunggah ke Instagram dan YouTube pada 2 – 23 Juni 2020. Setelah itu, dilakukan pengisian angket pada 23 Juni – 1 Juli 2020. Dari hasil angket, secara umum responden menyatakan sudah mendapatkan manfaat dari video yang dibagikan. Manfaat yang diperoleh masyarakat berupa fungsi, dan bahan aktif yang terkandung dalam hand sanitizer dan disinfektan; cara membuat hand sanitizer dan disinfektan; pentingnya penyediaan hand sanitizer dan disinfektan di rumah; beberapa peringatan dalam menggunakan hand sanitizer dan disinfektan; serta dampak yang ditimbulkan jika ada kesalahan dalam menggunakan hand sanitizer atau disinfektan. Melalui program ini diharapkan masyarakat mampu membuat serta menggunakan sanitizer dan disinfektan dengan aman dan efektif untuk mencapai Indonesia yang lebih sehat

    BIMBINGAN TERPADU OLIMPIADE SAINS NASIONAL BIDANG MATEMATIKA SISWA SMP NEGERI 2 MERAUKE: INTEGRATED GUIDANCE FOR NATIONAL SCIENCE OLIMPIADE IN MATHEMATICS STUDENTS OF SMP NEGERI 2 MERAUKE

    Get PDF
    Abstract This article discusses a new concept of complete guidance of the national science olympiad in the field of mathematics. This guidance is carried out periodically with the aim of providing new experiences for students in preparation for the 2020 national science olympiad. Assistance for national science olympiad guidance is carried out in three main steps. First, the results of observations made to discuss students and schools in the implementation of national science olympiad guidance at school. In this observation, an explanation was obtained about the school where the community service had not contributed to the national science olympiad five years ago. Second is the socialization stage. At this stage of socialization is the initial part made. The socialization consisted of the socialization of the national science olympiad guidebook and online technical guidance socialization with Edmodo application platform. Socialization is carried out in accordance with predetermined planning. The third is the evaluation stage. The evaluation stage is the final stage of the national science olympiad guidance. This final phase is fully supported in the implementation of integrated guidance. Evaluation of the National Science Olympiad book and evaluation of the use of Edmodo application in online guidance. The evaluation book consists of revised material that is suitable for junior high school level learning material and high-level evaluation material. Online tutoring evaluation is done by activating student guidance in online tutoring.   Abstrak Artikel ini membahas tentang suatu konsep baru bimbingan terpadu olimpiade sains nasional dalam bidang matematika. Bimbingan ini dilakukan secara berkala dengan tujuan untuk memberikan pengalaman baru untuk siswa dalam persiapan olimiade sains nasional tahun 2020. Pelaksanaan bimbingan terpadu olimpiade sains nasional dilakukan dalam tiga tahapan utama. Pertama, adalah tahapan observasi yang dilakukan untuk mengetahui permasalahan siswa dan sekolah dalam pelaksanaan bimbingan olimpiade sains nasional disekolah. Pada observasi ini diperoleh penjelasan bahwa sekolah yang menjadi tempat pengabdian belum berkontribusi dalam olimpiade sains nasional pada lima tahun belakangan. Kedua adalah tahapan sosialisasi. Pada tahapan sosialisasi ini merupakan pengenalan awal prosedur bimbingan terpadu. Sosialisasi terdiri dari sosialisasi buku panduan olimpiade sains nasional dan sosialisasi teknis bimbingan online dengan platform aplikasi Edmodo. Sosialisasi dilakukan secara bertahap sesuai dengan perencanaan yang telah ditentukan. Ketiga adalah tahapan evaluasi. Tahapan evaluasi merupakan tahapan akhir dari bimbingan terpadu olimpiade sains nasional. Tahapan akhir ini mengevaluasi secara keseluruhan dalam pelaksanan bimbingan terpadu. Evaluasi buku olimpiade sains nasional dan evluasi penggunaan aplikasi Edmodo dalam bimbingan online. Evaluasi buku terdiri dari pemisahan materi yang sesuai dengan materi pembelajaran tingkat sekolah menengah pertama dan mengevaluasi seluruh kesalahan dalam penulisan-penulisan. Evaluasi bimbingan online dilakukan dengan mengaktifkan secara terjadwal aktifitas siswa dalam bimbingan online

    PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DAN SISWA MELALUI PEMBUATAN WEBSITE SEKOLAH DI PONDOK PESANTREN AL IHSAN PANDEGLANG

    Get PDF
    Abstract Website is a media tool that can be used by anyone, including educational institutions as a means of official, fast, and accessible communication from anywhere. This community service activity held at the Al-Ihsan Pandeglang Islamic Boarding School has a purpose to improve the abilities and self-development of teachers and students in the world of computers, especially website creation. It is hoped that, after receiving the website creation training, both teachers and students can develop and manage the school's website independently. The problems faced by partners at this time are the absence of specific ICT learning, teachers with limited ICT abilities, students who only have the ability to type, and the absence of an official school website. The implementation method used is assisting in making websites from content to management In this mentoring, pre-test and post-test surveys were also carried out to see the level of knowledge and the effects of the assistance provided. The results of the pre-test and post-test provided showed an increase in knowledge for participants by 29.31% for basic website creation, and an increase of 34.48% for knowledge related to website content. The conclusion is that this assistance is effective in increasing participants' knowledge of the creation and management of website content.  Abstrak Website menjadi sarana media yang dapat dimanfaatkan oleh siapa saja tak terkecuali oleh institusi pendidikan sebagai sarana komunikasi yang resmi, cepat, dan bisa diakses dari mana saja. Kegiatan pengabdian masyarakat yang diselenggarakan di lingkungan Pondok Pesantren Al-Ihsan Pandeglang ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan pengembangan diri bagi para guru dan siswa dalam dunia komputer khususnya pembuatan website, diharapkan setelah menerima pelatihan pembuatan website, baik guru maupun siswa dapat mengembangkan serta mengelola secara mandiri website milik sekolah. Adapun permasalahan yang dihadapi Mitra saat ini adalah tidak adanya pembelajaran TIK secara khusus, guru dengan kemampuan TIK terbatas, siswa yang hanya memiliki kemampuan mengetik, serta tidak adanya website sekolah secara resmi.Metode pelaksanaan yang digunakan adalah melakukan pendampingan pembuatan website mulai dari konten sampai pengelolaan, dalam pendampingan tersebut dilaksanakan juga survei pre test dan post test untuk melihat sejauh mana tingkat pengetahuan dan efek dari pendampingan yang diberikan. Hasil dari pre test dan post test yang diberikan terdapat peningkatan pengetahuan bagi peserta sebesar 29.31% untuk dasar pembuatan website, dan kenaikan 34,48% untuk pengetahuan terkait konten website. Kesimpulan yang didapatkan adalah pendampingan ini efektif untuk meningkatkan pengetahuan peserta terhadap pembuatan dan pengelolaan konten website

    UPAYA MENINGKATKAN PENDIDIKAN MASYARAKAT MELALUI BUDIKDAMBER DENGAN AQUAPONIK DI LAHAN SEMPIT

    Get PDF
    Abstract The program of applying science and technology to the community (PPIM) was carried out for 9 months, located in the Kampung Bumi Baru Blambangan Umpu Way Kanan, the partners in this program were women of Alhidayah recitation. This program is increasing public knowledge through Budikdamber education with Aquaponics in narrow areas. Budikdamber stands for fish and vegetable cultivation in buckets, namely raising livestock and farming with limited land, budikdamber can be a very appropriate choice in overcoming food problems. The lack of public knowledge about aquaponics culture has resulted in the need to carry out this program. The purpose of this PPIM is to increase the knowledge, capabilities and skills of partners, optimize yard land and business capital used for cultivating fish and plants and increase income and save on partner expenses. The implementation of this PPIM first coordinated with village officials, then continued with education on budikdamber with lecture and discussion methods, accompanied by training on budikdamber which included making, caring for fish, planting kale, and water changing techniques (penyiponan). The output of this activity is: the birth of a group of people who have knowledge of Budikdamber application and the open opportunity of the business.  Abstrak Kegiatan program penerapan iptek kepada masyarakat (PPIM) ini dilaksanakan selama 9 bulan, bertempat di kampung Bumi Baru Blambangan Umpu Way Kanan, mitra dalam program ini  adalah ibuibu pengajian Alhidayah. Program ini adalah peningkatan pengetahuan masyarakat melalui pendidikan Budikdamber dengan Aquaponik dilahan sempit. Budikdamber singkatan dari budidaya ikan dan sayuran dalam ember, yaitu berternak dan bertani dengan lahan terbatas, budikdamber dapat menjadi salah satu pilihan yang sangat tepat dalam mengatasi permasalahan pangan. Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang budikdamber dengan aquaponik ini mengakibatkan perlunya dilakukan program ini. Tujuan dari PPIM ini adalah meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan mitra, mengoptimalkan lahan pekarangan dan  modal usaha yang digunakan untuk melakukan budidaya ikan dan tanaman serta  meningkatkan pendapatan dan menghemat pengeluaran mitra. Pelaksanaan PPIM ini terlebih dahulu berkoordinasi dengan perangkat desa, kemudian dilanjutkan penyuluhan budikdamber dengan metode ceramah dan diskusi, disertai pelatihan budikdamber yang meliputi cara pembuatan, perawatan ikan, menanam kangkung, dan teknik pergantian air (penyiponan). Output kegiatan ini adalah: lahirnya kelompok masyarakat yang memiliki pengetahuan dengan mengerti dan paham akan penerapan Budikdamber serta dapat membuka peluang usaha

    PENELITIAN TINDAKAN KELAS SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU SEJARAH DI SEKOLAH MENENGAH ATAS KABUPATEN BOGOR

    Get PDF
    Abstract This article describes results of the Community Service Activities carried out by the State University of Jakarta academic community, History Education Department. Regarding Classroom Action Research training for history teachers in Bogor Regency. This activity was held on September 18-19 2019 at SMAN 1 Cibinong,  Bogor Regency. The purpose is to improve professional competence of history teachers so that, they are able to carry out simple research to improve the quality of history learning. One of the characteristics a professional teacher is having ability to reflect on learning outcomes continuously so that they are able to find problems and solve them to improve the quality of learning activities in the classroom. Referring to Permendikbud No. 16 of 2007 concerning academic standards and teacher competence, the teacher as a instructor must have competencies that include; pedagogic, professional, social and personal competences. The professional competence of teachers includes abilities; able to make lesson plans, carry out learning activities, assess the progress of learning activities and interpret and take advantage from results of the assessment of learning activities progress. Thus the ability of teachers to conduct Classroom Action Research is part of the demands of teacher professionalism. Meanwhile, history teachers in Bogor Regency generally have not optimal ability to do PTK. For this reason, Classroom Action Research training activities carried out by the History Education Department are a solution to solving problems faced by history teachers in Bogor Regency. This activity is proven have an important and beneficial meaning for teachers, because they are able to formulate problems for PTK to do as an effort to improve the quality of learning. Thus this training has an impact on improving the professional of history teachers. So they are able to carry out classroom action research to solve problems and find solutions to improve the quality of learning so that learning objectives can be achieved.   Abstrak Artikel ini mengambarkan hasil Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilakukan oleh civitas  akademika Universitas Negeri Jakarta, prodi Pendidikan Sejarah tentang pelatihan Penelitian Tindakan Kelas bagi guru guru sejarah di Kabupaten Bogor. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 18 – 19 September 2019 di SMAN 1 Cibinong, Kab. Bogor. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kompetensi professional guru sejarah, supaya mereka mampu melakukan penelitian sederhana untuk perbaikan kualitas pembelajaran sejarah. Salah satu ciri guru profesional adalah memiliki kemampuan merefleksi hasil pembelajaran secara kontinyu sehingga mampu menemukan permasalahan dan pemecahannya untuk meningkatkan kualitas kegiatan pembelajaran di kelas. Mengacu pada permendikbud No. 16 tahun 2007 tentang standar akademik dan kompetensi guru, maka guru sebagai pengajar harus memiliki kompetensi yang meliputi; kompetensi pedagogic, professional, sosial dan personal. Adapun  kompetensi professional guru meliputi kemampuan yang meliputi; mampu membuat perencanaan pembelajaran, melakukan kegiatan pembelajaran,  menilai kemajuan kegiatan pembelajaran dan menginterpretasikan serta memanfaatkan hasil penilaian kemajuan kegiatan pembelajaran. Dengan demikian kemampuan guru dalam melakukan Penelitian Tindakan Kelas merupakan bagian dari tuntutan profesionalitas guru. Sementara guru sejarah di Kabupaten Bogor secara umum kemampuan melakukan PTK belum optimal. Untuk itu, kegiatan pelatihan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan oleh program studi pendidikan sejarah merupakan solusi memecahkan masalah yang dihadapi  oleh guru sejarah di kabupaten Bogor. Kegiatan ini terbukti memiliki arti penting dan bermanfaat bagi guru, karena mereka mampu merumuskan masalah  untuk dilakukan PTK sebagai upaya peningkatan kualitas pembelajaran. Dengan demikian pelatihan ini memiliki dampak bagi peningkatan professional guru sejarah. Sehingga mereka mampu melakukan penelitian tindakan kelas  untuk  memecahkan masalah dan mencari solusi meningkatkan kualitas pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai

    PELATIHAN PEMBUATAN SABUN BERBAHAN BAKU JELANTAH BAGI IBU PKK DI NAGORI DOLOK MARAJA KABUPATEN SIMALUNGUN

    Get PDF
    Abstract Scientifically soap is a mixture of sodium or potassium salts from fatty acids which can be derived from oil or fat which is reacted with lye (sodium or potassium hydroxide) through a saponification process. One of the raw materials for making soap is fat found in cooking oil waste (used for cooking). Dolok Maraja village has great potential in this soap-making business with the number of heads of families (KK) reaching 1449. Each month it produces  1 kg of cooking per family. So in 1 month about 1449 kg of used cooking is produced. The aim of the training on making used used soap is to develop the potential of the women of the Dolok Maraja Village PKK in creating soap products made from used cooking raw materials, which are household needs. The presenters and instructors from the Physics and Chemistry Education Study Program lecturers came to Dolok Maraja Village, then provided information and training to PKK women about making soap made from used cooking ingredients. Based on the results of the average score scores from the evaluation and mentoring carried out by the PKM Unimed team, the process of making solid soap which was followed by 10 participants was able to master immaterial in the Very Good category. For the manufacture of liquid soap with 16 participants in the Good category. Meanwhile, making dab soap is included in the category of not mastering because the process is quite long.   Abstrak Secara ilmiah sabun merupakan campuran garam natrium atau kalium dari asam lemak yang dapat diturunkan dari minyak atau lemak yang direaksikan dengan alkali (natrium atau kalium hidroksida) melalui suatu proses saponifikasi. Salah satu bahan baku pembuat sabun adalah lemak yang terdapat pada limbah minyak goreng (jelantah). Desa Dolok Maraja sangat berpotensi dalam usaha pembuatan sabun ini dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) mencapai 1449. Setiap bulannya menghasilkan jelantah  1 Kg/keluarga. Maka dalam 1 bulannya dihasilkan sekitar 1449 kg jelantah. Tujuan  pelatihan pembuatan sabun berbahan baku jelantah ini adalah untuk mengembangkan potensi ibu-ibu PKK Desa Dolok Maraja dalam menciptakan produk sabun berbahan baku jelantah yang merupakan kebutuhan dalam rumah tangga. Pemateri beserta instruktur dari dosen Prodi Pendidikan Fisika dan Kimia datang ke Desa Dolok Maraja, kemudian memberikan informasi dan pelatihan kepada ibu-ibu PKK tentang pembuatan sabun berbahan baku jelantah. Berdasarkan hasil rata-rata skor nilai dari evaluasi dan pendampingan yang dilakukan oleh tim PKM Unimed, proses pembuatan sabun padat yang diikuti 10 pesert, mampu menguasa imateri dengan kategori Sangat Baik. Untuk pembuatan sabun cair dengan 16 peserta berkategori Baik. Sedangkan untuk pembuatan sabun colek termasuk dalam kategori kurang menguasai karena prosesnya cukup panjang

    KONSERVASI TANAMAN KHAS CILIWUNG MELALUI EDUKASI KOMUNAL

    Get PDF
    Abstract As an area with unique biodiversity, the area around Ciliwung plays a major role in determining the sustainability of this role. One of the Ciliwung watershed parts of Jakarta, namely in Pejaten Timur Pasar Minggu, there is an area that is very well preserved. Based on the priority problems of the partners, the solutions offered are increasing public knowledge and transfer of science and technology regarding the conservation of typical Ciliwung plants. Increasing knowledge is deemed necessary and important because the community is an active actor in biodiversity. The methods for implementing the Ciliwung special plant conservation education are socialization, training and education, introduction of science and technology, mentoring, and monitoring. The partners involved are the Ciliwung Care Community (KPC) Gema Bersuci and people around KPC. The result of the activity is an increase in partners insights regarding the importance of conservation, recording and labeling of plants at partner locations, and planting of seedlings on the border. The conclusion of the activity is that there are around 100 types of plants that grow in partner locations, planting Moringa seeds along the border of the partner's area, labeling 100 types of plants, and the community plays an active role in conservation of Ciliwung's typical plants.   Abstrak Sebagai wilayah dengan keanekaragaman hayati yang khas, wilayah sekitar Ciliwung berperan besar dalam menentukan sustainabilitas peranan tersebut. Salah satu DAS Ciliwung bagian Jakarta, yaitu tepatnya di Pejaten Timur Pasar Minggu terdapat wilayah yang sangat dijaga kelestariannya. Berdasarkan permasalahan prioritas pada mitra maka solusi yang ditawarkan yaitu peningkatan pengetahuan masyarakat dan transfer iptek mengenai konservasi tanaman khas Ciliwung. Peningkatan pengetahuan dianggap perlu dan penting karena masyarakat merupakan pelaku aktif kelestarian hayati. Metode pelaksanaan edukasi konservasi tanaman khas Ciliwung yaitu sosialisasi, pelatihan dan edukasi, introduksi iptek, pendampingan, dan monitoring. Mitra yang terlibat adalah Komunitas Peduli Ciliwung (KPC) Gema Bersuci dan masyarakat. Hasil kegiatan adalah adanya peningkatan wawasan mitra mengenai pentingnya konservasi, tercatat dan terlabelnya tanaman di lokasi mitra, serta penanaman bibit di sempadan. Kesimpulan kegiatan adalah terdapat sekitar 100 jenis tanaman yang tumbuh di lokasi mitra, penanaman bibit kelor di sepanjang sempadan wilayah mitra, pelabelan terhadap 100 jenis tanaman, dan masyarakat berperan aktif dalam kegiatan konservasi tanaman khas Ciliwung

    PEMANFAATAN LIMBAH MINYAK GORENG SEBAGAI SABUN CUCI RUMAH TANGGA DI LEMPUING JAYA

    Get PDF
    Abstract Cooking oil is basic human needs as a food processor. Cooking oil has a threshold in its use to process food. The quality of cooking oil decreases with repeated use so that it becomes waste. It is very rarely used in the villages of Sukamaju, Sukajaya and Tanjung Sari II as materials that can be recycled into more useful materials. The purpose of this activity is to invite the community to use waste from cooking oil to be recycled into household soap and provide activities as an effort to improve the village economy. The method used is a waste-free waste management system. The concept of free waste consists of reducing, reusing and recycling (3R). These activities are: 1) designing community service activities during KKN 2) counseling on utilization of cooking oil waste in the village, 3) directing society woman in cooking oil waste collection activities, 4) distributing cooking oil waste processing books, 5) training on processing waste oil into household washing soap, 6) training in the use of soap in the economic field. The resulting outputs are in the form of waste-free oil-based waste management techniques, household washing soap products, increased environmental awareness and creation of beneficial activities in village.   Abstrak Minyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia sebagai alat pengolah bahan makanan. Minyak goreng memiliki ambang batas dalam pemakaiannya untuk mengolah bahan pangan. Kualitas minyak goreng menurun seiringnya penggunaan berulang-ulang sehingga menjadi limbah. Limbah minyak goreng sangat jarang digunakan pada desa Sukamaju, Sukajaya dan Tanjung Sari II sebagai bahan yang dapat di daur ulang menjadi bahan yang lebih bermanfaat. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengajak masyarakat memanfaatkan limbah dari minyak goreng untuk dapat didaur ulang menjadi sabun rumah tangga dan memberikan kegiatan pada ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan sebagai upaya peningkatan ekonomi desa. Metode yang dipakai adalah sistem pengolahan limbah berbasis bebas sampah. Konsep bebas sampah terdiri dari mengurangi, menggunakan kembali dan mendaur ulang (3r reduce, reuse, recycle). Kegiatan tersebut adalah: 1) perancangan kegiatan pengabdian masyarakat pada masa KKN, 2) penyuluhan pemanfaatan limbah minyak goreng di desa, 3) pengarahan ibu PKK dalam kegiatan pengumpulan limbah minyak goreng, 4) pembagian buku pengolahan limbah minyak goreng 5) pelatihan pengolahan limbah minyak menjadi sabun cuci rumah tangga, 6) pelatihan pemanfaatan sabun dalam bidang ekonomi. Luaran yang dihasilkan berupa teknik pengelolaan limbah minyak berbasis bebas sampah, produk sabun cuci rumah tangga, dan peningkatan kesadaran akan lingkungan serta terciptanya kegiatan bermanfaat di desa

    276

    full texts

    286

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Sarwahita
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇