Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN
Not a member yet
344 research outputs found
Sort by
Pengaruh Lama Pemanasan terhadap Kadar Air Serbuk Instant Kombinasi Ekstrak Air Meniran (Phyllanthus niruri L) dan Jahe (Zingiber officinale Roscoe.)
Meniran (Phyllanthus niruri L.) dan Jahe (Zingiber officinale Roscoe.) merupakan salah satu tanaman yang sering digunakan sebagai minuman fungsional. Salah satu bentuk praktis pengolahan tanaman tersebut yatu dibuat dalam bentuk serbuk instan. Metode pembuatan serbuk instan dipengaruhi oleh beberapa hal salah satunya lama pemanasan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lama pemanasan terhadap kadar air serbuk. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kristalisasi yang kemudian diuji kadar airnya. Hasil penelitian dianalisis statistik menggunakan program SPSS. Hasil: Formula 2 dan 3 memenuhi persyaratan kadar air dengan nilai rata – rata 1,00% dan 0,36% sedangkan Formula 1 tidak memenuhi persyaratan kadar air dengan nilai rata-rata 3,61%
Gambaran Karakteristik Pasien Asma pada Anak di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit di Kota Pontianak
Asma merupakan kelainan yang berupa inflamasi kronik saluran pernapasan yang menyebabkan hiperaktivitas bronkus terhadap berbagai rangsangan dan sering dijumpai oleh anak. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui karakteristik pasien asma pada anak yang meliputi jenis kelamin, umur dan berat badan. Metode penelitian ini adalah penelitian obsevasional yang bersifat deskriptif dengan pendekatan potong lintang. Subjek pada penelitian ini adalah pasien asma anak yang menjalani rawat inap tahun 2018-2019. Pengambilan data pada 44 rekam medis yang memenuhi kriteria inklusi dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien asma anak yang menjalani rawat inap rumah sakit di Kota Pontianak (RSUD Soedarso Pontianak dan RSUD Sultan Syarif Mohammad Alkadrie Pontianak) tahun 2018-2019 lebih banyak diderita berjenis kelamin laki-laki (57%) dibandingkan dengan perempuan (43%), Usia pasien lebih banyak diderita pada usia 5-11 tahun (61%), 2-4 tahun (32%), dan 12 (7%), Berat badan pasien lebih banyak dengan berat badan 10-16 kg (39%), 23-40 kg (23%), 19-23 kg (16%), 6-10 kg (9%), dan yang terakhir 16-19 kg dan lebih dari 40 kg (7%). Kata Kunci : Anak, Asma, Karakteristi
PENGARUH PEMBERIAN SUPLEMEN KALIUM TERHADAP KEBERSIHAN KANDANG TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus L.) GALUR WISTAR SECARA KUALITATIF
Tikus putih (Rattus norvegicus L.) galur Wistar merupakan hewan percobaan yang banyakdigunakan pada berbagai penelitian. Kalium merupakan ion bermuatan positif, akan tetapiberbeda dengan natrium, kalium terutama terdapat di dalam sel, sebanyak 95% kalium beradadi dalam cairan intraseluler. Kadar kalium yang tinggi dapat meningkatkan ekskresi natrium,sehingga dapat menurukan volume darah dan tekanan darah. Tujuan dari penelitian ini adalahuntuk melihat pengaruh pemberian suplemen kalium terhadap kebersihan lingkungan kandangtikus. Pemberiaan sediaan uji dilakukan secara oral dengan dosis berulang selama 14 haridengan volume pemberian berdasarkan bobot badan tikus dengan frekuensi pemberian 2 kalisehari. Sediaan yang diberikan berupa kelompok kontrol negatif (K1) yang diinduksi denganbasis hard candy lozenges, kelompok kontrol positif (K2) yang diinduksi dengan KSR 54mg/kgBB, kelompok normal (K3) yang tidak diinduksi dan kelompok dosis (K4) hard candylozenges kombinasi kulit pisang dan kulit nanas. Hasil pemeriksaan kelompok yang diberikanKSR 54mg/kgBB memiliki kondisi kandang yang cepat kotor dibandingkan dengan kelompoklainnya karena proses ekskresi yang lebih cepat dibandingkan dengan kelompok lainnya akibatproses homeostatis dalam mengatur keseimbangan cairan dan elektrolit di dalam tubuh.Kata kunci : tikus, kalium, kebersihan, kandan
PERSEPSI,KONSUMSI DAN PREFERENSI TEH KRATOM SEBAGAI MINUMAN KESEHATAN DI KOTA PONTIANAK
Kratom merupakan salah satu tanaman asli Asia Selatan yang telah banyak digunakan oleh masyarakat sebagai ramuan tradisional untuk membantu dalam menunjang stamina dan kesehatan. Tujuan dari peneltian ini adalah untuk mengetahui mengenai persepsi dan preferensi masyarakat Kota Pontianak dalam mengkonsumsi teh kratom. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah metode observasional. Pemilihan sampel dilakukan dengan sistem non-probability sampling. Data kemudian dianalsis secara deskriptif dengan skala pengukuran menggunakan skala Likert. Kriteria inklusi dari penelitian ini adalah responden pria dan wanita dengan usia 18 tahun keatas, mengkonsumsi teh kratom, dan dapat membaca dan menulis. Responden termasuk dalam kriteria ekslusi apabila mengundurkan diri. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner sebanyak 30 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Berdasarkan karakteristik menunjukkan responden laki-laki (86,7 %) dan perempuan (13,3%), rentang usia 17-35 tahun (53,3%), 36-55 tahun (46,7%) dengan tingkat pendidikan Perguruan Tinggi/Universitas (33,3%) dan SMA/Sederajat (66,7%). Hasil penelitian ditemukan bahwa atribut rasa mimiliki pengaruh sebesar 41,7 %, keamanan 91,3%, alasan penambah energi 86,7%, alasan penunjang kesembuhan 75,3%, kepraktisan konsumsi 77,3%, harga 90,7% dan kecepatan reaksi 97,3% dengan rata-rata distribusi dari kategori preferensi konsumen terhadap penggunaan atribut pada teh kratom, yaitu 80% atau berpengaruh kuat terhadap preferensi masyarakat dalam mengkonsumsi teh kratom. Hasil dari persepsi masyarakat terhadap manfaat mengkonsumsi teh kratom menyatakan bahwa 91,3% merasakan berenergi atau tidak mudah lelah dan berstamina, 68% tidak berefek apa-apa dan 74,7% mengobati penyakit ringan dengan distribusi rata-rata 78% . Kesimpulan dari penelitian ini adalah atribut persepsi dan preferensi berpengaruh kuat terhadap konsumsi teh kratom. Kata Kunci : Persepsi, Preferensi, Teh Krato
KARAKTERISTIK PASIEN RAWAT JALAN DIABETES MELITUS TIPE II KOMPLIKASI HIPERTENSI ESSENSIAL DI RSUD SULTAN SYARIF MOHAMAD ALKADRIE PONTIANAK
Diabates mellitus (DM) merupakan penyakit gangguan metabolik pada pankreas yang tidak dapat memproduksi insulin secara normal dan biasanya diikuti peningkatan tekanan darah. Hipertensi adalah penyakit kardiovaskuar yang ditandai dengan naiknya tekanan darah secara drastis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien Diabetes Mellitus tipe II komplikasi hipertensi essensial yang meliputi jenis kelamin dan umur pada pasien rawat jalan di RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Pontianak. Metode penelitian ini adalah penelitian observasional dengan rancangan studi potong lintang (Cross sectional) bersifat retrospektif. Subjek pada penelitian ini adalah pasien rawat jalan Diabetes mellitus tipe II dengan komplikasi hipertensi essensial yang menerima terapi antidiabetes dan antihipertensi periode Januari - Juli 2019. Pengambilan data pada 72 rekam medis yang memenuhi kriteria inklusi dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk uraian tabel. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Microsoft Excel. Hasil yang diperoleh adalah pasien Diabetes Melitus tipe II komplikasi hipertensi essensial di instalasi rawat jalan RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Pontianak periode Januari - Juli 2019 lebih banyak diderita pada jenis kelamin perempuan sebanyak 58,3% dibandingkan laki-laki sebanyak 41,7%. Usia pasien lebih banyak diderita pada usia 55-64 tahun sebanyak 44%, 65-74 tahun sebanyak 29,1% dan terakhir usia 45-54 tahun sebanyak 26,9%
Evaluasi Penggunaan Antibiotik pada Pasien Pediatrik Rawat Inap di RSUD dr.Soedarso Pontianak
Antibiotik merupakan obat yang paling sering diresepkan pada anak-anak. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat berkontribusi terhadap terjadinya resistensi yang berdampak pada peningkatan morbiditas, mortalitas dan biaya kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien dan mengevaluasi penggunaan antibiotik pada pasien pediatrik di RSUD dr Soedarso Pontianak tahun 2019. Metode penelitian yang digunakan adalah cross-sectional dengan pengambilan sampel secara purposive sampling. Hasil penelitian diperoleh 91 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Data yang diperoleh kemudian dievaluasi berdasarkan pedoman yang digunakan yaitu British National Formulary for Children September 2018-2019, Informatorium Obat Nasional Indonesia (IONI) 2014, MIMS 2017/2018 dan Pediatric & Neonatal Dosage Handbook 2013. Pasien pediatrik yang paling banyak diresepkan antibiotik pada laki-laki (54,95%) dan pada rentang usia 5-11 tahun (65,93%). Evaluasi ketepatan penggunaan antibiotik yaitu tepat dosis (62,64%), tepat frekuensi (90,11%), tepat durasi (84,62%) dan tepat rute pemberian (97,80%). Kata Kunci : Antibiotik, Pediatrik, Tepat Dosis, Tepat Frekuensi, Tepat Durasi, Tepat Rute Pemberia
Analisis Pengetahuan Masyarakat Tentang Penggubaan Vitamin C dalam Meningkatkan Imunitas Tubuh Sebagai Pencegah Corona Virus Disease ( COVID-19)
Adanya pandemi COVID-19 menyebabkan masyarakat berupaya agar dapat terhindar dari penularan virus COVID-19. Salah satu cara yang dapat dilakukan dengan cara memperbaiki daya tahan tubuh melalui konsumsi vitamin C. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat pengetahuan perempuan mengenai vitamin C dalam meningkatkan imunitas tubuh dan mencegah penyakit COVID-19. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan studi potong lintang yang bersifat deskriptif. Teknik pengambilan sampel quota sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik responden didominasi pada usia 17-30 tahun sebanyak 45,7%. Responden memiliki tingkat pendidikan SMP/SMA cenderung lebih banyak 68,6% dibandingkan tingkat pendidikan lainnya (SD maupun Perguruan Tinggi). Responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang vitamin C berada pada rentang usia 31–45 tahun sebanyak 32,26%. Pengetahuan responden tentang manfaat vitamin C dalam meningkatkan sistem imunitas tubuh dalam mencegah infeksi penyakit COVID-19 bervariasi. Responden dengan tingkat pendidikan Sarjana atau Diploma memiliki tingkat pengetahuan yang baik sebanyak 58%. Responden dengan tingkat pendidikan SMP/SMA memiliki tingkat pengetahuan yang sedang sebanyak 66,7% dan responden dengan tingkat pendidikan SD memiliki tingkat pengetahuan kurang sebanyak 40 %. Tingkat pengetahun responden secara keseluruhan berada pada tingkat sedang sebanyak 59%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingkat pengetahuan responden tentang manfaat penggunaan vitamin C dalam mningkatkan sistem imunitas tubuh dan mencegah penyakit COVID-19 di Desa Kinjil Pesisir berada pada tingkat sedang. Kata Kunci : COVID-19 , Sistem Imun, Vitamin
POTENSI MINYAK JARAK (Ricinus Oil) DALAM SEDIAAN KOSMETIK BIBIR
Minyak jarak telah digunakan secara luas pada produk kosmetik, makanan, dan formulasi farmasetik. Pada bidang kosmetik khususnya kosmetik bibir, minyak jarak diketahui mengandung asam lemak yang menyebabkan minyak ini memiliki sifat emolien. Asam lemak tersebut antara lain adalah asam risinoleat, asam palmitat, asam oleat, asam linoleat, asam linolenat, asam stearat, dan asam dihidrostearat. Emolien ini dapat digunakan sebagai pelembab untuk mempertahankan hidrasi, merehidrasi kulit, dan mencegah terjadinya penguapan air pada kulit agar tidak terjadi permasalahan bibir seperti bibir pecah-pecah, kering, dan warna yang kusam. Selain itu, minyak jarak juga digunakan pada sediaan kosmetik bibir untuk mendispersikan warna secara merata, dan berpengaruh pada kelenturan sediaan. Minyak jarak juga mampu membuat campuran wax mudah untuk dituangkan dan dapat memberikan daya kilap
Tingkat Pendidikan, Pengetahuan, Dan Kepatuhan Ibu Hamil Mengonsumsi Tablet Tambah Darah
Tingkat pendidikan merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi tingkat pengetahuan seseorang. Pengetahuan juga menentukan atas prilaku sesorang terhadap kepatuhan. Kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi tablet tambah darah merupakan faktor yang sangat penting dalam mengobati anemia pada ibu hamil. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini yaitu Untuk mengetahui tingkat pendidikan, pengetahuan, dan kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi tablet tambah darah. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan penelitian potong lintang (cross sectional) yang bersifat deskriptif. Sampel pada penelitian ini yaitu ibu hamil di Kota Pontianak dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling dan didapatkan sebanyak 43 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil: Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pendidikan sedang (tamat SMP dan SMA sederajat) sebesar 51,2%, tingkat pengetahuan baik sebesar 67,5%, dan tingkat kepatuhan rendah sebesar 55,8%. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini yaitu tingkat pengetahuan ibu hamil tentang anemia tergolong baik, sedangkan kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi tablet tambah darah tergolong rendah. tingkat pendidikan ibu hamil dikota Pontianak sebagian besar merupakan lulusan SMP dan SMA sederajat
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL KULIT DAUN LIDAH BUAYA (Aloe vera (L) Burm.f) TERHADAP BAKTERI PENYEBAB DIARE
Insidensi dan prevalensi kejadian diare tahun 2013 untuk semua kelompok umur di Indonesia adalah 3,5% dan 7%. Penyebab diare yang terbanyak adalah diare infeksi yang disebabkan oleh virus, bakteri maupun parasit. Penggunaan antibiotik yang tidak rasional pada penyakit diare cenderung meningkatkan resistensi bakteri yang semula sensitif. Lidah buaya memiliki kandungan senyawa antrakuinon, fenol dan flavonoid yang terdapat didalam kulit daun lidah buaya yang diketahui memiliki aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan mengetahui aktivitas antibakteri dari ekstrak etanol kulit daun lidah buaya (Aloe vera (L) Burm.f) terhadap bakteri Bacillus subtilis dan Salmonella typhi. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan menggunakan metode disc diffusion Kirby-Bauer. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk mengetahui karakteristik antibakteri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol kulit daun lidah buaya (Aloe vera (L) Burm.f) dapat menghambat pertumbuhan bakteri Bacillus subtilis dan Salmonella typhi dengan konsentrasi terkecil 12,5mg/ml dan 2,5mg/ml dengan kategori daya hambat sedang