Economica: Jurnal Ekonomi Islam
Not a member yet
    198 research outputs found

    PEMBERDAYAAN EKONOMI FAKIR MISKIN DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN

    Get PDF
    Kaum fakir dan miskin adalah dua kelompok kaum lemah (dhu’afa) yang banyak disebutkan Al-Qur’an. Ketika Al-Qur’an berbicara tentang kedua kelompok tersebut umumnya dalam konteks bagaimana mengentaskan kemiskinan yang mereka hadapi. Dari telaah atas ayat-ayat Al-Qur’an tentang pemberdayaan fakir miskin diperoleh kesimpulan bahwa upaya pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan kaum fakir dan miskin menurut Al-Qur’an terkait dengan  pemanfaatan dan distribusi harta. Ayat-ayat Al-Qur’an yang berbicara tentang harta ada yang berupa perintah dan anjuran dan yang kedua berupa larangan. Dari dua ketentuan ini, Al-Quran menempuh beberapa model langkah untuk pemberdayaan fakir miskin, yaitu perintah bekerja, perintah memberi makanan pokok, perintah berinfak, perintah mengeluarkan zakat, pemberian dari sebagian harta warisan, pembagian ganimah dan fa’i, larangan monopoli (ihtikār) dan menimbun harta (iktināz). Beberapa model pemberdayaan di atas dapat dibagi menjadi dua kelompok; langkah-langkah yang bersifat struktural dan yang bersifat kultural. Langkah struktural lebih ditekankan kepada lembaga khusus yang menanganinya agar berjalan dengan baik, sedangkan langkah kultural lebih ditekankan pada individu, baik individu yang diharapkan menjadi salah satu subjek pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan kaum fakir dan miskin maupun yang menjadi objeknya. Pada langkah struktural maupun kultural, keterlibatan pemerintah sangat diperlukan, bahkan dipandang sebagai sebuah keniscayaan

    REDEFINING OBJECTIVE OF ISLAMIC BANKING; STAKEHOLDERS PERSPECTIVE IN INDONESIA

    Get PDF
    Bank syariah harus memiliki tujuan yang berbeda bila dibandingkan dengan perbankan konvensional. Perkembangan bank syariah di latar belakang oleh motivasi ekonomi atau sosial. Penelitian ini akan membuktikan apa sebenarnya tujuan pendirian Bank Islam di Indonesia. Penelitian ini menguji data primer yang melibatkan responden yang mewakili pemangku kepentingan Perbankan Syariah; Pelanggan, Deposan, Masyarakat, Manajer Bank Syariah, Karyawan, Regulator dan Dewan Pengawas Syariah. Analisis uji beda digunakan untuk menentukan persepsi responden terhadap berbagai tujuan Perbankan Syariah di Indonesia. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa ada perbedaan perspektif antara berbagai stakeholder tentang tujuan perbankan Islam. Secara umum stakeholder mengharapkan agar Perbankan Syariah di Indonesia focus kepada tujuan sosial, tetapi tidak meninggalkan sifat sebagai lembaga komersial. Implikasi praktis bagi bank syariah di Indonesia diharapkan untuk mengikuti keinginan masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian sosial. Kegiatan sosial yang dapat dilakukan oleh Bank Syariah seperti mengurangi tingkat kemiskinan, mempromosikan nilai-nilai Islam dalam bisnis, melaksanakan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Tuntutan yang tinggi dari tujuan komersial manajer bank syariah (manajer dan karyawan) harus dikurangi dengan meningkatkan peran Dewan Pengawas Syariah. Implikasi dari hasil ini untuk penelitian masa depan adalah untuk menguji hubungan dari pelaksanaan tujuan sosial dengan kinerja keseluruhan dari Bank Syariah

    ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EFISIENSI BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA DENGAN PENDEKATAN TWO STAGE STOCHASTIC FRONTIER APROACH (Studi Analisis di Bank Umum Syariah)

    Get PDF
    Kinerja perbankan syariah dapat diukur dengan menggunakan salah satu parameter yaitu efisiensi. Data efisiensi dari sampel Bank Umum Syariah pada tahun 2006 – 2009 adalah sebesar 0.9467, data ini dapat mencerminkan kondisi tingkat efisiensi bank syariah selama periode tersebut, Tingkat efisiensi tertinggi berada di Bank Syariah Mandiri (BSM) pada periode 2009 yakni sebesar 0.9631 yang berarti sangat mendekati nilai efisiensi optimal. Penelitian ini diukur dengan menggunakan pendekatan parametrik Stochastic Frontier Approach (SFA) untuk mengetahui nilai efisiensi pada BSM. Sedangkan variabel yang diukur adalah ROA, CAR, FDR, BOPO, PPAP, dan NPF.Hasilnya bahwa Return On Asset (ROA) berpengaruh positif tidak signifikan,Sedangkan Capital Adaquacy Ratio (CAR) berpengaruh positif tidak signifikan, Financing Deposit Ratio (FDR) berpengaruh positif signifikan, Biaya Operasional Pendapatan Operasional  BOPO) berpengaruh negatif tidak signifikan, Penyisihan Piutang Aktiva Produktif (PPAP) berpengaruh positif tidak signifikan, Non Performing Finance (NPF) berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap tingkat efisiensi Bank Syariah Mandiri dengan pendekatan SFA

    PENGARUH INFLASI TERHADAP KINERJA PEMBIAYAAN BANK SYARIAH, VOLUME PASAR UANG ANTAR BANK SYARIAH, DAN POSISI OUTSTANDING SERTIFIKAT WADIAH BANK INDONESIA

    Get PDF
    Berdasarkan pengujian yang menggunakan metode Vector Autoregression (VAR) ternyata variabel INF mempunyai pengaruh positif terhadap variabel FDR, NPF, VPUAS dan OSWBI. Berikut dijelaskan beberapa intisari dari hasil pengujian penelitian ini. Inflasi berpengaruh positif terhadap Financing to Depocit Ratio (FDR), volume transaksi Pasar Uang Berdasarkan Prinsip Syariah (VPUAS) dan posisioutstanding Sertifikat Wadiah Bank Indonesia (OSWBI). Meskipun demikian pengaruhnya sangat kecil, tidak signifikan dan hanya berlangsung dalam jangka pendek saja. Bahkan variabel-variabel tersebut lebih dipengaruhi oleh kinerjanya di masa lalu.Tidak signifikannya pengaruh variabel INF terhadap variabel FDR, dan VPUAS disebabkan masih kecilnya kedudukan perbankan syariah sebagai faktor yang dapat mempengaruhi peredaran uang di Indonesia

    PRINSIP KESYARIAHAN DALAM PEMBIAYAAN SYARIAH

    Get PDF
    Perkembangan perbankan syariah dalam periode tahun 2007-2013 terus menunjukkan kinerja yang menakjubkan. Berbagai indikator keuangan seperti total nilai aset dan jumlah dana pihak ketiga yang berhasil dihimpun terus mengalami peningkatan. Begitu juga dengan tingkat kinerjanya yang digambarkan dari perolehan  laba yang  dibukukan oleh perbankan dan unit-unit pembiayaan syariah juga mengalami pertumbuhan yang positif. Menggeliatnya kegiatan perbankan syariah di Indonesia tidak terlepas dari meningkatnya tingkat kepercayaan masyarakat untuk mengakses jasa layanan perbankan syariah. Hal ini setidaknya juga dapat digambarkan dari keberadaan kantor perbankan syariah dan unit-unit pembiayaan syariah yang tersebar di hampir seluruh wilayah tanah air hingga ke pelosok. Dibandingkan dengan perbankan konvensional, praktek perbankan syariah memiliki perbedaan yang sangat mendasar yaitu tidak menempatkan uang sebagai komoditas perdagangan, penetapan suku bunga dalam transaksi perbankan sangat dilarang karena riba, tidak ada unsur time- value of money dan balas jasa atas penggunaan dana menerapkan prinsip bagi hasil. Untuk memberikan edukasi dan perlindungan kepada nasabah (masyarakat) perlu adanya analisa prinsip-prinsip kesyariahan pada praktek perbankan syariah

    PERUBAHAN AKAD WADI’AH

    Get PDF
    Salah satu produk fiqh muamalah yang turut berkembang bersamaan dengan perkembangan ekonomi syari’ah adalah akad wadi’ah. Lembaga keuangan syari’ah, khususnya bank syari’ah mencoba memodifikasi dan menerapkan akad-akad al musamma termasuk wadi’ah sebagaimana yang disebutkan oleh kitab-kitab fiqh, namun aplikasinya telah mengalami perubahan bentuk yang sebaliknya dari pengertian semula.  Permasalahan yang akan dikaji adalah mengapa dan bagaimana perubahan tersebut bisa terjadi? Tulisan ini dari hasil pengkajian kitab-kitab fiqh (muamalah) klasik dalam berbagai madzhab, kitab-kitab fiqh modern (kontemporer) dan buku-buku tentang perbankan syari’ah termasuk fatwa DSN-MUI tentang wadi’ah dan dianalisis secara kualitatif. Perubahan bentuk akad wadi’ah dari fiqh ke bank syari’ah, setidaknya dalam 4 hal, yaitu 1), sifat wadi’ah yang semula adalah non profit (tabarru’) menjadi profit. 2) barang titipan semula adalah milik penitip dan tidak boleh dimanfaatkan oleh penerima titipan, di bank syari’ah barang titipan beralih menjadi milik bank dan bank bebas memanfaatkannya. 3) barang titipan yang semula adalah barang, dalam bank syari’ah berubah menjadi uang. Dan 4) akad wadi’ah semula obyeknya adalah jasa penitipan dimana penitiplah yang harus membayar jasa penitipan, tetapi di bank syari’ah berubah menjadi titipan investasi

    PENDEKATAN BALANCE SCORECARD PADA LEMBAGA AMIL ZAKAT DI MASJID AGUNG JAWA TENGAH

    Get PDF
    Implementasi balanced scorecard dalam rangka revitalisasi Lembaga Pengelola Zakat menunju Good Organzation Governance pada LAZISMA Jawa Tengah belum dilaksanakan secara maksimal khususnya dalam perspektif keuangan. Sedangkan dari perspektif pelanggan yang didasarkan pada kepuasan pelanggan dalam menerima pelayanan dari lembaga cenderung baik karena sebagai organisasi sosial kemasyarakatan yang berdasarkan Islam mereka memperlakukan mustahik sebagai keluarga. Perspektif bisnis internal yang meliputi pembelajaran, kemampuan untuk berubah, penanganan keluhan pelanggan, waktu yang diperlukan untuk menangani keluhan dan akuntabilitas organisasi juga dirasakan kurang karena bukan berorientasi profit, melainkan untuk kepentingan ibadah. Perspektif pertumbuhan dan pembelajaran didasarkan pada pertumbuhan dan pembelajaran SDM (karyawan) didasarkan pada kepuasan karyawan sebagai human capital bagi organisasi menunjukkan bahwa karyawan yang dimiliki oleh lembaga zakat tersebut relatif masih dilandasi oleh faktor ibadah, loyalitas yang ditunjukkan oleh karyawan dan usaha untuk belajar secara otodidak dilandasi untuk ibadah dan mencari ridha Allah SWT semata

    MEMBANGUN PEMBERDAYAAN EKONOMI DI PESANTREN

    Get PDF
    Pesantren sebagai bagian integral masyarakat mempunyai tanggung jawab untuk mengembangkan dan memberdayakan masyarakat dalam segala bidang termasuk dalam bidangan ekonomi. Hal ini merupakan tugas baru bagi pesantren yang sementara ini berkutat dalam bidang ilmu-ilmu keagamaan. Walaupun sifatnya masih sporadis, kurang terkoordinasi, tidak institusional dan belum disertai dengan visi dan misi yang jelas, serta perangkat pendukungnya. Peran ini memang tidak mudah bagi pesantren yang selama ini lebih berkonsentrasi pada bidang keagamaan dari pada bidang sosial kemasyarakatan, terutama dalam bidang ekonomi. Ini merupakan tantangan yang harus dihadapi oleh pesantren, untuk merubah pola dakwah yang menitikberatkan cara bil lisan menjadi pola dawah bil hal di tengah-tengah masyarakat yang semakin komplek

    TRACER STUDY ALUMNI JURUSAN PERBANKAN SYARIAH FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM IAIN WALISONGO SEMARANG

    Get PDF
    Salah satu cara untuk mengukur keberhasilan institusi pendidikan dalam menghasilkan kualitas lulusan adalah dengan melaksanakan survei penelusuran alumni (tracer study). Hal ini berguna untuk mengukur kompetensi lulusan yang bermutu tinggi dan relevan dengan kebutuhan pasar, meningkatkan kualitas tata kelola yang kredibel, transparan dan akuntabel, dan cara untuk mengetahui perubahan dan kebutuhan akan kemampuan dan kapabilitas yang sesuai dengan kondisi di dunia praktis yang kompleks melalui pendapat alumninya. Di sisi lain, tracer study juga berguna untuk memperoleh informasi tentang kekurangan yang mungkin terjadi dalam proses pendidikan

    PENGARUH PROFITABILITAS DAN KAPITALISASI PASAR TERHADAP NILAI EMITEN JAKARTA ISLAMIC INDEX

    Get PDF
    Tulisan ini meneliti pengaruh antara Return on Assets (ROA) sebagai proksi dari profitabilitas dan kapitalisasi pasar terhadap Tobin's Q sebagai proksi dari nilai emiten. Tujuan penelitian adalah untuk menemukan bukti empiris tentang pengaruh profitabilitas  dan kapitalisasi pasar terhadap nilai emiten. Sampel dalam penelitian ini adalah emiten Jakarta Islamic Index (JII)  yang terdaftar dalam  Indonesia Stock Exchange (IDX)  dalam  rentang tahun 2012-2014. Sampel penelitian adalah sebanyak 21 perusahaan dengan 63 kali pengamatan. Analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda.  Hasil penelitian dengan analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap nilai emiten. Hal ini ditunjukkan dengan taraf signifikansi dari hasil uji statistik t sebesar 0,000 (<0,05). Sedangkan kapitalisasi pasar tidak berpengaruh secara signifikan terhadap nilai emiten yang ditunjukkan dengan taraf signifikansi sebesar 0,195 (>0,05). Namun secara simultan profitabilitas dan kapitalisasi pasar berpengaruh signifikan terhadap nilai emiten. Hal ini diketahui dari hasil uji statistik F, taraf signifikansinya sebesar 0,000 (<0,05). Nilai Koefisien Determinasi sebesar 0,653  menunjukkan bahwa model regresinya sudah baik karena kemampuan variabel bebas dalam menjelaskan variabel terikat  sebesar 65,3%.  Sisanya sebesar 34,7% dijelaskan oleh variabel di luar penelitian

    182

    full texts

    198

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Economica: Jurnal Ekonomi Islam
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇