Economica: Jurnal Ekonomi Islam
Not a member yet
198 research outputs found
Sort by
Sharia Maqashid’s Inclusive Performance and Contribution to The Sharia Non-Bank Financial Industry in Indonesia
Abstract: This study aims to analyze the Sharia Non-Banking Financial Industry (henceforth INKB) performance in Indonesia based on the criterion of sharia maqashid and its inclusive contribution. This study's population is the Sharia IKNB, with the samples include sharia insurance companies, sharia finance companies, sharia pension funds, and pawnshop companies. The data in this study were analyzed using the Simple Additive Weighting method. The study results show the highest five ranks of Sharia Maqashid Index performance calculation, namely, in respective order, DPLK Muamalah, Reindo Syariah, Asuransi Takaful Indonesia, Sarana Multigriya Finansial, and lastly is Pegadaian Indonesia. To overcome the structural poverty that has been a prominent unfinished issue and often neglected by the state, it requires the ability and sensitivity to respond to the low class' turmoil by the sustainable economy, environment, and financial industry media. The Sharia IKNB must contribute to the public in becoming the frontline in improving the structural poverty system and leading industry in achieving the highest sharia objective, to maintain the life sustainability of humans, nature, economic resource, and other life aspects of the society.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja Industri Keuangan Non Perbankan Syariah (selanjutnya INKB) di Indonesia berdasarkan kriteria maqashid syariah dan kontribusinya yang inklusif. Populasi penelitian ini adalah IKNB Syariah, dengan sampel perusahaan asuransi syariah, perusahaan pembiayaan syariah, dana pensiun syariah, dan perusahaan pegadaian. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan metode Simple Additive Weighting. Hasil studi menunjukkan lima peringkat tertinggi penghitungan kinerja Indeks Maqashid Syariah, yaitu di masing-masing urutan, DPLK Muamalah, Reindo Syariah, Asuransi Takaful Indonesia, Sarana Multigriya Finansial, dan terakhir adalah Pegadaian Indonesia. Untuk mengatasi kemiskinan struktural yang selama ini menjadi isu menonjol yang belum terselesaikan dan sering diabaikan oleh negara, diperlukan kemampuan dan kepekaan dalam merespon gejolak kelas bawah oleh media ekonomi, lingkungan, dan industri keuangan yang berkelanjutan. IKNB Syariah harus berkontribusi kepada masyarakat menjadi garda terdepan dalam memperbaiki sistem kemiskinan struktural dan industri unggulan dalam mencapai tujuan syariah yang setinggi-tingginya, menjaga keberlanjutan kehidupan manusia, alam, sumber daya ekonomi, dan aspek kehidupan masyarakat lainnya.
Do Islamic Bank Assets Help Reducing Poverty? The Correlation Assessment in Poverty Cluster
Abstract: The purpose of this research is to examine the ability of total assets, deposit funds, and financing of Islamic banks in alleviating poverty in each province. Provincial clusters were measured by poverty levels which are deliberately established to reveal the level of success of each provincial cluster in reducing poverty. This study incorporates methods of hierarchical cluster and non-parametric correlation as means of exposing characters of the relationship between Islamic bank assets and poverty in each cluster measured by low, moderate, and high poverty levels. To refine the findings, correlation tests are performed on each cluster. This study proves that total assets, deposit funds, and Islamic bank financing have a significant negative relationship with poverty in clusters with high poverty level. On the other hand, in clusters with moderate and low poverty levels, the three variables do not have significant negative relationship with poverty. The finding implies the importance of Islamic banks to map the poverty weights in each group of regions so that it can be used to improve the level of poverty alleviation success.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji kemampuan total aset, dana pihak ketiga, dan pembiayaan bank syariah mengentaskan kemiskinan di setiap provinsi. Kluster provinsi yang diukur menurut tingkat kemiskinan untuk mengungkap level keberhasilan setiap kelompok dalam mengurangi angka kemiskinan. Penelitian ini memadukan metode kluster hirarki dan korelasi non-parametrik sebagai alat untuk mengungkap karakter hubungan aset-aset bank syariah dan kemiskinan. Untuk mempertajam temuan, uji korelasi dilakukan terhadap masing-masing kluster. Penelitian ini membuktikan bahwa total aset, dana pihak ketiga, dan pembiayaan bank syariah memiliki hubungan negatif signifikan dengan kemiskinan pada kluster yang tingkat kemiskinannya tinggi. Sedangkan pada kluster yang tingkat kemiskinannya sedang dan rendah, ketiga variabel tersebut tidak memiliki hubungan negatif signifikan dengan kemiskinan. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya bank syariah memetakan bobot kemiskinan di setiap kelompok daerah sehingga dapat digunakan untuk meningkatkan level keberhasilan pengentasan kemiskinan
Embedding Crowdfunding Structure in Islamic Venture Capital for SMEs Development
SMEs that play significant role in Indonesia economy still suffer from financial constraint. Even though government provides big support to open finance access for SMEs, there are still more than half are not supported by sufficient access of financing. This paper investigates the possible financing methods that can be used by SMEs by examining its positive and negative aspects along with the shariah view on it. Since there are limitations that have to be removed, we propose new scheme of financing suits best for Indonesia SMEs based on the venture capital design by embedding crowdfunding structure and the Islamic element in it. This paper also proposes new possible exit strategy for the scheme in order to benefit all parties involved.UKM memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia yang masih mengalami kendala keuangan. Meskipun pemerintah memberikan dukungan besar untuk membuka akses keuangan untuk UKM, masih ada lebih dari setengah yang tidak didukung oleh akses pembiayaan yang memadai. Kajian ini meneliti kemungkinan metode pembiayaan yang dapat digunakan oleh UKM dengan memeriksa aspek positif dan negatifnya disertai dengan pandangan syariah atas permasalahan ini. Karena ada keterbatasan yang harus dihilangkan pada model-model pembiayaan, maka kami mengusulkan skema baru pembiayaan yang terbaik untuk UKM Indonesia berdasarkan desain modal ventura dengan menanamkan struktur crowdfunding dan elemen Islami di dalamnya. Penelitian ini juga mengusulkan kemungkinan strategi keluar baru untuk skema tersebut agar bermanfaat bagi semua pihak yang terlibat
Model Inovasi Produk Perbankan Syariah di Indonesia
Sharia banking faces various challenges in order to reach market share both sharia banking and the other one. The sharia banking industry in Indonesia must take competitive advantage through product innovation. This research suggests conceptual model product innovation for sharia banking industry using the opportunity of global sharia economic development and the international trust in Indonesia. Product innovation for sharia banking can achieved by strengthening Sharia Banking Working Group, sharia compliance, financial stability, product innovation activity. This model expected to encourage market expansion both domestically and abroad. It’s achieved by providing a variety of products that are closer and accepted by the community, with products that have a high social attachment (close to the society).Perbankan syariah saat ini dihadapkan pada persaingan yang ketat dalam meraih pangsa pasar, baik persaingan antara bank syariah dengan bank konvensional maupun antarsesama bank syariah. Oleh karena itu, perbankan syariah harus memiliki keunggulan kompetitif dengan melakukan inovasi produk. Penelitian ini mengusulkan model inovasi produk dengan memanfaatkan peluang pesatnya perkembangan ekonomi syariah global dan membaiknya kepercayaan dunia internasional terhadap ekonomi Indonesia dengan dukungan penguatan Working Group Perbankan Syariah (WGPS), pemenuhan ketentuan syariah (sharia compliance), pencapaian stabilitas keuangan, serta peningkatan dalam aktivitas inovasi produk. Model yang diusulkan diharapkan dapat mendorong perluasan pasar perbankan syariah baik di dalam negeri maupun luar negeri dengan menyediakan beragam produk yang lebih dekat dan diterima masyarakat. Perbankan syariah diharapkan melakukan inovasi produk yang memiliki kelekatan sosial tinggi (dekat, dapat diterima, serta sesuai dengan preferensi masyarakat)
Pengaruh Penerapan Nilai-nilai Islami dan Komitmen Organisasional terhadap Kinerja Karyawan Pemasaran Bank Umum Syariah di Jawa Barat
Implementation of Islamic values is necessary for the development of the organization today, in order to impact organizational commitment and employee performance. The purpose of this study is is to determine and analyze the influence of Islamic values and organizational commitment to the performance of marketing employees of Sharia Commercial Bank in West Java. The method used is a descriptive and explanatory survey, by taking 100 samples of marketing employees, with sample accidental sampling technique and data analysis using path analysis. The research findings show that the implementation of Islamic values and organizational commitment partially or together have an impact on the performance of marketing employees of Sharia Commercial Bank in West Java. that the application of Islamic values and organizational commitment partially or together has an impact on the performance of marketing employees of Sharia Commercial Bank in West Java. Furthermore, the determinant value obtained is worth 0.892, this gives the meaning that Islamic values and organizational commitment are able to explain the performance of marketing employees worth 89.2%. Meanwhile, 10.8% was due to other factors.Penerapan nilai-nilai Islami diperlukan dalam perkembangan organisasi saat ini, agar berdampak terhadap komitmen organisasional dan kinerja karyawan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh nilai-nilai Islami dan komitmen organisasional terhadap kinerja karyawan pemasaran Bank Umum Syariah di Jawa Barat. Metode yang digunakan adalah descriptive dan explanatory survey, dengan mengambil sampel 100 orang karyawan pemasaran, teknik sampel accidental sampling dan analisis data menggunakan path analysis. Dari penelitian ini ditemukan hasil bahwa penerapan nilai-nilai Islami dan komitmen organisasional secara parsial maupun bersama-sama mempunyai dampak terhadap kinerja karyawan pemasaran Bank Umum Syariah di Jawa Barat. Selanjutnya, nilai determinan diperoleh senilai 0.892, hal ini memberikan makna bahwa nilai-nilai Islami dan komitmen organisasional mampu menjelaskan kinerja karyawan pemasaran senilai 89,2%. Sementara itu, senilai 10,8% disebabkan oleh faktor lainnya
Mengembangkan Koperasi Syariah di Indonesia: Pendekatan Interpretative Structural Modelling (ISM)
Despite growing rapidly, but Islamic cooperatives are still experiencing many obstacles in its development, both from the internal, external and regulatory side. This study attempts to identify the factors of needs, activities, and objectives in the development of sharia cooperatives in Indonesia, using the Interpretative Structural Modelling (ISM) approach. The results of this study provide some conclusions include: (1) Elements of the needs of the key key in sharia cooperative development strategy in Indonesia to improve SMEs is the need for strong support on the legal aspects of sharia cooperatives, (2) Elements of activities that are key to Shariah cooperative development are to conduct training and certification programs for shariah cooperative management and members, and (3) Elements of actors/institutions that are key in sharia cooperative development strategy in Indonesia to improve UMKM is sharia financial institution.Walaupun tumbuh dengan pesat, namun koperasi syariah masih mengalami banyak kendala dalam pengembangannya, baik dari sisi internal, eksternal maupun regulasi. Penelitian ini mencoba untuk mengidentifikasi faktor-faktor kebutuhan, aktifitas dan tujuan dalam pengembangan koperasi syariah di Indonesia, dengan pendekatan metode Interpretative Structural Modelling (ISM). Hasil penelitian memberikan beberapa kesimpulan, antara lain: (1) Elemen kebutuhan yang menjadi kunci utama dalam strategi pengembangan koperasi syariah di Indonesia untuk meningkatkan UMKM adalah perlu adanya dukungan yang kuat pada aspek hukum koperasi syariah, (2) Elemen aktifitas yang menjadi kunci utama dalam pengembangan koperasi syariah adalah mengadakan training dan program sertifikasi bagi manajemen koperasi syariah dan anggota, dan (3) Elemen pelaku/lembaga yang menjadi kunci utama dalam strategi pengembangan koperasi syariah di Indonesia untuk meningkatkan UMKM adalah lembaga keuangan syariah
Wakaf sebagai Instrumen Ekonomi Pembangunan Islam
This study aimed to analyze the role of waqf as an economic instrument for Islamic development. This was motivated by unresolved poverty conditions. That poor people still experience difficulties in meeting their primary needs. On the other hand, endowments as Islamic economic instruments have excellent potential in developing the economy and providing benefits to the community. This study uses qualitative methods by reviewing kinds of literature in obtaining waqf models in several countries and their success. The results show that endowments have potential in economic development. Some countries show their success in managing waqf and providing benefits to the community. The results of this study also show that Indonesia has a very good waqf potential and is able to be a solution to the problem of poverty.Artikel ini mencoba untuk menganalisis bagaimana peran wakaf sebagai intrumen ekonomi pembangunan Islam. Hal tersebut dilatarbelakangi oleh kondisi kemiskinan yang belum terselesaikan. Bahwa penduduk miskin masih mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan primernya. Di sisi lain, wakaf sebagai intrumen ekonomi Islam memiliki potensi yang sangat baik dalam pengembangan perekonomian dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengkaji beberapa sumber dalam mendapatkan model wakaf di beberapa negara dan keberhasilannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wakaf memiliki potensi dalam pembangunan ekonomi. Beberapa negara menunjukkan keberhasilannya dalam mengelola wakaf dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Hasil dari penelitian ini juga menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi wakaf yang sangat baik dan mampu menjadi solusi dari masalah kemiskinan