Cerdas Sifa Pendidikan
Not a member yet
147 research outputs found
Sort by
Survei Percaya Diri Peserta Ekstrakurikuler dalam Bermain Tenis Meja pada Siswa Sekolah Menengah Pertama
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui percaya diri peserta ekstrakurikuler dalam bermain Tenis Meja di SMP Negeri 12 Sungai Penuh. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode survei dan teknik pengumpulan datanya menggunakan angket. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh peserta ekstrakurikuler tenis meja SMP Negeri 12 Sungai Penuh yang terhitung sebanyak 15 orang. Hasil penelitian menunjukkan, percaya diri peserta ekstrakurikuler dalam bermain tenis meja pada aspek internal kategori baik sebanyak 7 orang dengan persentase 47%, kategori cukup baik sebanyak 8 orang dengan persentase 53%. Percaya diri peserta ekstrakurikuler dalam bermain tenis meja pada aspek eksternal kategori baik sebanyak 8 orang dengan persentase 53%, kategori cukup baik sebanyak 2 orang dengan persentase 13%, kategori kurang baik sebanyak 5 orang dengan persentase 33%. Percaya diri peserta ekstrakurikuler dalam bermain tenis meja pada kategori baik sebanyak 8 orang dengan persentase 53%, kategori cukup baik sebanyak 3 orang dengan persentase 20%, kategori kurang baik sebanyak 4 orang dengan persentase 27%. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah percaya diri peserta ekstrakurikuler dalam bermain tenis meja di SMP Negeri 12 Sungai Penuh kategori baik sebanyak 8 orang dengan persentase 53%.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui percaya diri peserta ekstrakurikuler dalam bermain Tenis Meja di SMP Negeri 12 Sungai Penuh. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode survei dan teknik pengumpulan datanya menggunakan angket. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh peserta ekstrakurikuler tenis meja SMP Negeri 12 Sungai Penuh yang terhitung sebanyak 15 orang. Hasil penelitian menunjukkan, percaya diri peserta ekstrakurikuler dalam bermain tenis meja pada aspek internal kategori baik sebanyak 7 orang dengan persentase 47%, kategori cukup baik sebanyak 8 orang dengan persentase 53%. Percaya diri peserta ekstrakurikuler dalam bermain tenis meja pada aspek eksternal kategori baik sebanyak 8 orang dengan persentase 53%, kategori cukup baik sebanyak 2 orang dengan persentase 13%, kategori kurang baik sebanyak 5 orang dengan persentase 33%. Percaya diri peserta ekstrakurikuler dalam bermain tenis meja pada kategori baik sebanyak 8 orang dengan persentase 53%, kategori cukup baik sebanyak 3 orang dengan persentase 20%, kategori kurang baik sebanyak 4 orang dengan persentase 27%. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah percaya diri peserta ekstrakurikuler dalam bermain tenis meja di SMP Negeri 12 Sungai Penuh kategori baik sebanyak 8 orang dengan persentase 53%
Pengembangan Media Latihan Taktik Bertahan untuk Usia U14 – U15 dalam Permainan Sepak Bola Berbasis Blog
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana media berbasis blog digunakan untuk mengembangkan model latihan taktik bertahan untuk usia 14-15 tahun dalam permainan sepakbola dan bagaimana media berbasis blog tersebut dapat menjadi sumber yang layak dan mudah diakses untuk anak-anak tersebut. Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan serta data kuantitatif, yang diperoleh melalui instrumen angket validasi. Studi ini menggunakan metode research and development (R&D). Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk media latihan berbasis blog untuk mempertahankan sepak bola memperoleh skor 84 dengan skor maksimal 90, dan dianggap sangat valid dengan persentase 78-100% dengan kategori yang sangat baik dan dapat digunakan dalam latihan sepak bola. Validasi materi selanjutnya, yang memperoleh skor 91 dengan skor maksimal 105, juga dianggap sangat valid dengan persentase 87,5%-100% dengan kategori yang sangat baik dan dapat digunakan dalam latihan sepak bolaTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana media berbasis blog digunakan untuk mengembangkan model latihan taktik bertahan untuk usia 14-15 tahun dalam permainan sepakbola dan bagaimana media berbasis blog tersebut dapat menjadi sumber yang layak dan mudah diakses untuk anak-anak tersebut. Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan serta data kuantitatif, yang diperoleh melalui instrumen angket validasi. Studi ini menggunakan metode research and development (R&D). Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk media latihan berbasis blog untuk mempertahankan sepak bola memperoleh skor 84 dengan skor maksimal 90, dan dianggap sangat valid dengan persentase 78-100% dengan kategori yang sangat baik dan dapat digunakan dalam latihan sepak bola. Validasi materi selanjutnya, yang memperoleh skor 91 dengan skor maksimal 105, juga dianggap sangat valid dengan persentase 87,5%-100% dengan kategori yang sangat baik dan dapat digunakan dalam latihan sepak bol
Hubungan Olahraga Dan Kesehatan Mental
Penelitian ini mengeksplorasi hubungan antara partisipasi dalam olahraga dan kesehatan mental melalui kajian literatur. Meskipun olahraga telah lama dikenal memiliki manfaat fisik, dampaknya terhadap kesehatan mental baru-baru ini mendapatkan perhatian lebih. Kajian ini menganalisis literatur yang membahas bagaimana olahraga mempengaruhi kesehatan mental, baik secara positif maupun negatif, menggunakan data dari artikel jurnal, buku, dan laporan penelitian yang diterbitkan dalam 20 tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa olahraga secara umum memiliki dampak positif yang signifikan terhadap kesehatan mental, termasuk pengurangan gejala depresi dan kecemasan, peningkatan suasana hati, rasa percaya diri, dan kualitas tidur. Selain itu, olahraga dapat membantu mengatasi stres dan meningkatkan fungsi kognitif. Faktor-faktor seperti jenis olahraga, intensitas, durasi, dan frekuensi partisipasi mempengaruhi manfaat yang dirasakan. Namun, ada juga tantangan dan potensi dampak negatif seperti risiko cedera, tekanan kompetitif, dan burnout pada atlet intensif. Penting untuk mengoptimalkan manfaat olahraga sambil meminimalkan risikonya. Kajian ini menegaskan pentingnya olahraga sebagai intervensi efektif untuk kesehatan mental, serta perlunya pendekatan seimbang dan terinformasi untuk mengelola risiko. Rekomendasi penelitian lebih lanjut mencakup investigasi longitudinal tentang efek jangka panjang olahraga pada kesehatan mental dan studi mekanisme psikologis di balik manfaatnya.Penelitian ini mengeksplorasi hubungan antara partisipasi dalam olahraga dan kesehatan mental melalui kajian literatur. Meskipun olahraga telah lama dikenal memiliki manfaat fisik, dampaknya terhadap kesehatan mental baru-baru ini mendapatkan perhatian lebih. Kajian ini menganalisis literatur yang membahas bagaimana olahraga mempengaruhi kesehatan mental, baik secara positif maupun negatif, menggunakan data dari artikel jurnal, buku, dan laporan penelitian yang diterbitkan dalam 20 tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa olahraga secara umum memiliki dampak positif yang signifikan terhadap kesehatan mental, termasuk pengurangan gejala depresi dan kecemasan, peningkatan suasana hati, rasa percaya diri, dan kualitas tidur. Selain itu, olahraga dapat membantu mengatasi stres dan meningkatkan fungsi kognitif. Faktor-faktor seperti jenis olahraga, intensitas, durasi, dan frekuensi partisipasi mempengaruhi manfaat yang dirasakan. Namun, ada juga tantangan dan potensi dampak negatif seperti risiko cedera, tekanan kompetitif, dan burnout pada atlet intensif. Penting untuk mengoptimalkan manfaat olahraga sambil meminimalkan risikonya. Kajian ini menegaskan pentingnya olahraga sebagai intervensi efektif untuk kesehatan mental, serta perlunya pendekatan seimbang dan terinformasi untuk mengelola risiko. Rekomendasi penelitian lebih lanjut mencakup investigasi longitudinal tentang efek jangka panjang olahraga pada kesehatan mental dan studi mekanisme psikologis di balik manfaatnya
Pengaruh Model Latihan Passing Terhadap Ketepatan Passing pada Futsal di BWSS VI Kota Jambi
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh model latihan passing terhadap ketepatan passing pada pemain futsal di BWSS VI Kota Jambi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen yang menggunakan uji hipotesis yaitu Uji-T. Sampel penelitian sebanyak 20 orang dengan alur penelitian diawali tes awal, perlakuan, dan tes akhir. Intrumen tes yang digunakan tes ketepatan passing. Hasil analisis yang diperoleh dari uji-t menunjukan data bahwa Thitung 13.18 dan Ttabel 1.72913 dengan d.b. n-1 (20-1 = 19 pada α = 0,05. 95%) maka di bandingkan harga t hitung dengan harga ttabel. Perbandingan harga antara t hitung dan nilai persentil dari tabel distribusi diperoleh thitung (13.18) > ttabel (1.72913). Ini berarti terdapat pengaruh model latihan passing terhadap ketepatan passing pada pemain futsal di BWSS VI Kota Jambi. Kesimpulan yang didapat dalam penelitian ini, maka dapat dikemukakan pula saran agar penelitian ini dimanfaatkan untuk meningkatkan ketepatan passing pada pemain futsal di BWSS VI Kota Jambi.
Kata Kunci : Model Latihan Passing, Ketepatan PassingPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh model latihan passing terhadap ketepatan passing pada pemain futsal di BWSS VI Kota Jambi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen yang menggunakan uji hipotesis yaitu Uji-T. Sampel penelitian sebanyak 20 orang dengan alur penelitian diawali tes awal, perlakuan, dan tes akhir. Intrumen tes yang digunakan tes ketepatan passing. Hasil analisis yang diperoleh dari uji-t menunjukan data bahwa T Hitung 13.18 dan T Tabel 1.72913 dengan d.b. n-1 (20-1 = 19 padaα = 0,05. 95%) maka di bandingkan harga t hitung dengan harga t tabel. Perbandingan harga antara t hitung dan nilai presentil dari tabel distribusi diperoleh t hitung (13.18) > t tabel (1.72913). Ini berarti terdapat pengaruh model latihan passing terhadap ketepatan passing pada pemain futsal di BWSS VI Kota Jambi. Kesimpulan yang didapat dalam penelitian ini, maka dapat dikemukakan pula saran agar penelitian ini dimanfaatkan untuk meningkatkan ketepatan passing pada pemain futsal di BWSS VI Kota Jambi.
Kata Kunci : Model Latihan Passing, Ketepatan Passin
Motivasi Siswa Sekolah Dasar se-Kecamatan Cermin Nan Gedang dalam O2SN Atletik Tingkat Kecamatan
           Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Motivasi Siswa SD Se Kecamatan Cermin Nan Gedang Dalam Mengikuti 02SN Atletik Tingkat Kecamatan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan keseluruhan siswa Sekolah Dasar se-kecamatan Cermin Nan Gedang yang mengikuti olimpiade olahraga siswa nasional (O2SN) berjumlah 43 siswa dari 16 Sekolah Dasar. Berdasarkan analisis data motivasi siswa dalam mengikuti 02SN atletik tingkat kecamatan pada indikator intrinsik termasuk dalam kategori tinggi yaitu sebesar 87,67%. Motivasi siswa dalam mengikuti 02SN Atletik tingkat kecamatan pada indikator ekstrinsik termasuk dalam kategori tinggi yaitu sebesar 88,47%. Motivasi siswa dalam mengikuti 02SN Atletik tingkat kecamatan termasuk dalam kategori tinggi dengan besaran persentase sebesar 88% yang mana nilai tersebut berada dalam rentang interval antara 81-100%. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Motivasi siswa SD se kecamatan Cermin Nan Gedang dalam mengikuti 02SN atletik tingkat kecamatan termasuk dalam kategori tinggi dengan besaran persentase sebesar 88% yang mana nilai tersebut berada dalam rentang interval antara 81-100%.
Kata kunci: Motivasi Siswa, 02SN, Atletik Tujuan penelitian ini yautu untuk mengetahui Motivasi Siswa SD Sekecamatan Cermin Nan Gedang Dalam Mengikuti 02SN Atletik Tingkat Kecamatan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan keseluruhan siswa Sekolah Dasar se-kecamatan Cermin Nan Gedang yang mengikuti olimpiade olahraga siswa nasional (O2SN) berjumlah 43 siswa dari 16 Sekolah Dasar. Berdasarkan analisis data motivasi siswa dalam mengikuti 02SN atletik tingkat kecamatan pada indikator instrinsik termasuk dalam kategori tinggi yaitu sebesar 87,67%. Motivasi siswa dalam mengikuti 02SN Atletik tingkat kecamatan pada indikator ekstrinsik termasuk dalam kategori tinggi yaitu sebesar 88,47%. Motivasi siswa dalam mengikuti 02SN Atletik tingkat kecamatan termasuk dalam kategori tinggi dengan besaran porsentase sebesar 88% yang mana nilai tersebut berada dalam rentang interval antara 81-100%. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Motivasi siswa SD sekecamatan Cermin Nan Gedang dalam mengikuti 02SN atletik tingkat kecamatan termasuk dalam kategori tinggi dengan besaran porsentase sebesar 88% yang mana nilai tersebut berada dalam rentang interval antara 81-100%.
Kata kunci: Motivasi Siswa, 02SN, Atleti
Hubungan Daya Ledak Otot Tungkai Dan Koordinasi Mata Tangan Terhadap Hasil Jump Shoot Bola Basket
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan daya ledak otot tungkai dan koordinasi mata tangan terhadap hasil Jump Shoot pada pemain basket SMA Negeri 5 Kota Jambi. Jenis penelitian ini adalah penelitian dengan metode korelasional. Populasi penelitian yaitu siswa putri yang mengambil kegiatan ekstrakurikuler bola basket, berjumlah 12 orang. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Teknik pengambilan data dengan tes vertical jump, tes lempar tangkap bola tenis, dan tes Jump Shoot. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa variabel daya ledak otot tungkai dan koordinasi mata tangan dengan hasil Jump Shoot diperoleh kesimpulan (1) Terdapat hubungan daya ledak otot tungkai terhadap hasil Jump Shoot bola basket pada pemain basket SMA Negeri 5 Kota Jambi (2) Terdapat hubungan koordinasi mata tangan terhadap hasil Jump Shoot bola basket (3) Terdapat hubungan daya ledak otot tungkai dan koordinasi mata tangan terhadap hasil Jump Shoot bola basket Kemudian data tersebut diuji signifikansi korelasi dengan dibandingkan r tabel pada taraf signifikansi 5% = 0,576 yang berarti r hitung > r tabel. Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat hubungan daya ledak otot tungkai dan koordinasi mata tangan terhadap hasil Jump Shoot bola basket pada pemain basket SMA Negeri 5 Kota Jambi.
Kata kunci: Daya ledak tungkai, koordinasi mata tanganTujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan daya ledak otot tungkai dan koordinasi mata tangan terhadap hasil Jump Shoot pada pemain basket SMA Negeri 5 Kota Jambi. Jenis penelitian ini adalah penelitian dengan metode korelasional. Populasi penelitian yaitu siswa outri yang mengambil kegiatan ekstrakulikuler bola basket, berjumlah 12 orang. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Teknik pengambilan data dengan tes vertical jump, tes lempar tangkap bola tenis, dan tes Jump Shoot. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa variabel daya ledak otot tungkai dan koordinasi mata tangan dengan hasil Jump Shoot diperoleh kesimpulan (1) Terdapat hubungan daya ledak otot tungkai terhadaphasil Jump Shoot bola basket pada pemain basket SMA Negeri 5 Kota Jambi (2) Terdapat hubungan koordinasi mata tangan terhadap hasil Jump Shoot bola basket (3) Terdapat hubungan daya ledak otot tungkai dan koordinasi mata tangan terhadap hasil Jump Shoot bola basket Kemudian data tersebut diuji signifikansi korelasi dengan dibandingkan r tabel pada taraf signifikansi 5% = 0,576 yang berarti r hitung > r tabel. Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat hubungan daya ledak otot tungkai dan koordinasi mata tangan terhadap hasil Jump Shoot bola basket pada pemain basket SMA Negeri 5 Kota Jambi.
Kata kunci: Daya ledak tungkai, koordinasi mata tanga
Pengaruh Variasi Latihan Passmove Terhadap Keterampilan Teknik Dasar Passing Futsal
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi latihan passmove terhadap keterampilan teknik dasar passing Futsal Ekstrakurikuler SMA Negeri 11 Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, dalam penelitian ini terdapat satu kelompok eksperimen yang sengaja diberikan perlakuan. Adapun rancangan penelitian ini menggunakan rancangan One Group Pretest-Posttest Design yaitu kelompok yang diberikan perlakuan, tetapi sebelum perlakuan diberikan terlebih dahulu dilakukan tes awal (pretest), dan kemudian di akhir perlakuan dilakukan lagi tes akhir (posttest). sampel pada penelitian ini menggunakan total sampling pemain Futsal Ekstrakurikuler SMA Negeri 11 Kota Jambi berjumlah 18 orang. Berdasarkan analisis data yang diperoleh sebagai berikut tes awal diperoleh rata-rata sebesar 6,39 Standar Deviasi 1,39 dengan nilai terbaik 9 dan kemampuan terendah 4 serta rentang 5. Data hasil tes akhir keterampilan teknik dasar passing  futsal setelah diberi Latihan Passive didapat rata-rata sebesar 8,78 Standar Deviasi 0,73 dengan nilai terbaik 10 dan kemampuan terendah 7 dengan rentang 3. Nilai antara t hitung dengan nilai persentil pada tabel distribusi – t, untuk taraf nyata α = 0,05 dengan derajat kebebasan (dk) = (n – 1) = 17 diperoleh t hitung (8,85) > t tabel (1,7396). Ini berarti hipotesis Ha yang diterima dan Ho ditolak. Jadi dapat disimpulkan terdapat pengaruh Latihan Passmove terhadap keterampilan teknik dasar passing  futsal ekstrakurikuler SMA Negeri 11 Kota Jambi dengan t hitung > t Tabel. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh Latihan Passmove terhadap keterampilan teknik dasar passing  futsal ekstrakurikuler SMA Negeri 11 Kota Jambi.
Kata kunci: Latihan Passmove, Teknik Dasar, Passing FutsalTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi latihan passmove terhadap keterampilan teknik dasar passing Futsal Ekstrakurikuler SMA Negeri 11 Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, dalam penelitian ini terdapat satu kelompok eksperimen yang sengaja diberikan perlakuan. Adapun rancangan penelitian ini menggunakan rancangan One Group Pretest-Postest Design yaitu kelompok yang diberikan perlakuan, tetapi sebelum perlakuan diberikan terlebih dahulu dilakukan tes awal (pretest), dan kemudian diakhir perlakuan dilakukan lagi tes akhir (postest). sampel pada penelitian ini menggunakan total sampeling pemain Futsal Ekstrakurikuler SMA Negeri 11 Kota Jambi berjmlah 18 orang. Berdasarkan analisis data yang diperoleh sebagai berikut tes awal diperoleh rata-rata sebesar 6,39 Standar Deviasi 1,39 dengan nilai terbaik 9 dan kemampuan terendah 4 serta rentang 5. Data hasil tes akhir keterampilan teknik dasar passing futsal setelah diberi Latihan Passmove didapat rata-rata sebesar 8,78 Standar Deviasi 0,73 dengan nilai terbaik 10 dan kemampuan terendah 7 dengan rentang 3. Nilai antar t hitung dengan nilai presentil pada tabel distribusi – t, untuk taraf nyata α = 0,05 dengan derajat kebebasan (dk) = (n – 1) = 17 diperoleh t hitung (8,85) > t tabel (1,7396). Ini berarti hipotesis Ha yang diterima dan Ho ditolak. Jadi dapat disimpulkan terdapat pengaruh Latihan Passmove terhadap keterampilan teknik dasar passing futsal ekstrakurikuler SMA Negeri 11 Kota Jambi dengan t Hitung > t Tabel. Dapat di simpulkan bahwa terdapat pengaruh Latihan Passmove terhadap keterampilan teknik dasar passing futsal ekstrakurikuler SMA Negeri 11 Kota Jambi
Kata kunci: Latihan Passmove, Teknik Dasar, Passing Futsa
Survei Tingkat Kepuasan Siswa Terhadap Sarana dan Prasarana Olahraga di SMP Negeri Se-Kecamatan Sarolangun
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan siswa terhadap sarana dan prasarana olahraga di SMP Negeri Se Kecamatan Sarolangun yaitu dengan Kuesioner atau angket. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kuantitatif dengan data penelitian yaitu data kuantitatif, yang didapat melalui instrumen berupa Kuesioner atau angket. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survey. Hasil penelitian ini berupa Tingkat kepuasan siswa terhadap sarana dan prasarana PJOK di SMP Negeri Se Kecamatan Sarolangun, secara keseluruhan memperoleh nilai maksimal : 129,00 ; nilai minimal: 100 dengan hasil dari berbagai kategori seperti sangat puas 7 atau 6%, frekuensi dengan kategori puas 36 atau 30%, frekuensi dengan kategori cukup puas 41 atau 34%, frekuensi dengan kategori tidak puas 0 atau 0%, frekuensi dengan kategori sangat tidak puas 38 atau 31%. Sarana olahraga di SMP Negeri Se Kecamatan Sarolangun terbatas dan tidak terawat dengan baik. Beberapa sarana olahraga tidak layak digunakan karena rusak atau tidak dapat digunakan lagi, dan guru tidak selalu menggunakannya selama proses pembelajaran.
Kata Kunci: Survey, Tingkat Kepuasan Siswa, Sarana dan PrasaranaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan siswa terhadap sarana dan prasarana olahraga di SMP Negeri Sekecamatan Sarolangun yaitu dengan Kuisioner atau angket. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kuantitatif dengan data penelitian yaitu data kuantitatif, yang didapat melalui instrumen berupa Kuisionner atau angket. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survey. Hasil penelitian ini berupa Tingkat kepuasan siswa terhadap sarana dan prasarana PJOK di SMP Negeri Sekecamatan Sarolangun, secara keseluruhan memperoleh nilai maksimal:129,00; nilai minimal: 100 dengan hasil dari berbagai kategori seperti Sangat puas 7 atau 6%, ferkuensi dengan kategori Puas 36 atau 30%, frekuensi dengan kategori Cukup puas 41 atau 34%, frekuensi dengan kategori Tidak puas 0 atau 0%, frekuensi dengan kategori Sangat tidak puas 38 atau 31%. Sarana olahraga di SMP Negeri Sekecamatan Sarolangun terbatas dan tidak terawat dengan baik. Beberapa sarana olahraga tidak layak digunakan karena rusak atau tidak dapat digunakan lagi, dan guru tidak selalu menggunakannya selama proses pembelajaran.
Kata Kunci: Survey, Tingkat Kepuasan Siswa, Sarana dan Prasaran
Analisis Manajemen Pembinaan Beladiri Karate Perguruan Gokasi di Kecamatan Mandiangin
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana manajemen pembinaan atlet berdampak pada penutupan dojo (klub) perguruan Gokasi di kecamatan Mandiangin. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Wawancara dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data. Penulis menggunakan teknik analisis reduksi, yaitu merangkum dan memfokuskan pada hal-hal yang penting untuk menganalisisnya. Dalam penelitian ini, ada empat atlet karate di Gokasi Dojo Mandiangin, dua dari mereka adalah pelatih, dan satu orang tua atlet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instruksi bela diri karate di perguruan Gokasi Mandiangin berkonsentrasi pada peran manajemen dan tantangan yang dihadapi atlet, yang menyebabkan banyak atlet keluar dan berhenti. Perencanaan di perguruan Gokasi Mandiangin dilakukan dengan baik, seperti yang ditunjukkan oleh kegiatan sehari-hari dan latihan yang diadakan secara teratur.
Kata Kunci : Analisis Manajemen, Pembinaan, Perguruan GokasiPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana manajemen pembinaan atlet berdampak pada penutupan dojo (klub) perguruan Gokasi di kecamatan Mandiangin. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Wawancara dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data. Penulis menggunakan teknik analisis reduksi, yaitu merangkum dan memfokuskan pada hal-hal yang penting untuk menganalisisnya. Dalam penelitian ini, ada empat atlet karate di Gokasi Dojo Mandiangin, dua dari mereka adalah pelatih, dan satu orang tua atlet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instruksi bela diri karate di perguruan Gokasi Mandiangin berkonsentrasi pada peran manajemen dan tantangan yang dihadapi atlet, yang menyebabkan banyak atlet keluar dan berhenti. Perencanaan di perguruan Gokasi Mandiangin dilakukan dengan baik, seperti yang ditunjukkan oleh kegiatan sehari-hari dan latihan yang diadakan secara teratur.
Kata Kunci : Analisis Manajemen, Pembinaan, Perguruan Gokas
Pengaruh Latihan Smash Bola Gantung Terhadap Kemampuan Smash Kedeng Sepak Takraw Putri
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh latihan Smash bola gantung terhadap kemampuan atlet Sepak Takraw putri terhadap kemampuan melakukan Smash Kedeng. Penelitian ini merupakan penelitian sebab-akibat (eksperimen) dengan menggunakan rancangan One group pre test-post test Design yaitu kelompok yang diberikan perlakuan, tetapi sebelum perlakuan, terlebih dahulu dilakukan tes awal (pretest) dan kemudian diberikan perlakuan. Setelah itu dilakukan lagi tes akhir (posttest). Objek penelitian ini adalah atlet sepak takraw putri SMAN 8 Kabupaten Bungo dengan sampel yang digunakan berjumlah 10 orang dengan teknik sampel acak. Untuk mengetahui pengaruh latihan bola gantung terhadap kemampuan smash kedeng digunakan tiga uji dengan menggunakan aplikasi IBM SPSS, Statistics, yaitu uji normalitas shapiro wilk, uji homogenitas varians F, dan uji hipotesis T. Dari hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan smash kedeng pada atlet sepak takraw putri SMAN 8 Kabupaten Bungo. Hasil pre test uji normalitas shapiro wilk sebesar 0,535>0,285 dan post test sebesar 0,809 > 0,285. Dari hasil uji homogenitas varians didapatkan F hitung (184,736) F tabel (5,59). Hasil uji T menunjukkan nilai signifikan sebesar 0,00<0,05 dan nilai T hitung 13,592>2,44 T tabel.
Kata Kunci: Latihan Bola Gantung, Smash KedengPenelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh latihan Smash bola gantung terhadap kemampuan atlet Sepak Takraw putri terhadap kemampuan melakukan Smash Kedeng. Penelitian ini merupakan penelitian sebab-akibat (eksperimen) dengan menggunakan rancangan One group pre test-post test Design yaitu kelompok yang diberikan perlakuan, tetapi sebelum perlakuan, terlebih dahulu dilakukan tes awal (pretest) dan kemudian diberikan perlakuan. Setelah itu dilakukan lagi test akhir (posttest). Objek penelitian ini adalah atlet sepak takraw putri SMAN 8 Kabupaten Bungo dengan sampel yang digunakan berjumlah 10 orang dengan teknik sampel acak. Untuk mengetahui pengaruh latihan bola gantung terhadap kemampuan smash kedeng digunakan tiga uji dengan menggunakan aplikasi IBM SPSS, Statistics, yaitu uji normalitas shapiro wilk, uji homogenitas varians F, dan uji hipotesis T. Dari hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan smash kedeng pada atlet sepak takraw putri SMAN 8 Kabupaten Bungo. Hasil pre test uji normalitas shapiro wilk sebesar 0,535>0,285 dan post test sebesar 0,809 > 0,285. Dari hasil uji homogenitas varians didapatkan F hitung (184,736) F tabel (5,59). Hasil uji T menunjukkan nilai signifikan sebesar 0,00<0,05 dan nilai T hitung 13,592>2,44 T tabel.
Kata Kunci: Latihan Bola Gantung, Smash Keden