SEMIOTIKA: Jurnal Komunikasi
Not a member yet
    192 research outputs found

    ANALISIS FRAMING ISU PENUNDAAN PEMILU 2024 DI CNN INDONESIA.COM DAN KOMPAS.COM

    Full text link
    Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mencetuskan isu penundaan Pemilu 2024 yang dilandasi atas klaim Big Data sejumlah 110 juta suara warganet. Banyak pihak meminta penjelasan Luhut, salah satunya datang dari kalangan mahasiswa. Pada 12 April 2022, Luhut berdebat dengan sekumpulan mahasiswa terkait isu Penundaan Pemilu 2024 dan klaim Big Data. Peristiwa tersebut mendapatkan perhatian besar dari publik. Google Trends juga memperlihatkan grafik dengan nilai 100, yang berarti ada ketertarikan tinggi warganet atas kejadian itu. Peristiwa tersebut juga mendapat perhatian besar dari media pers di Indonesia. Dari sekian banyak, Reuters Institute menempatkan dua media pers dengan tingkat kepercayaan publik paling tinggi adalah CNNIndonesia.com dan Kompas.com. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan utama mengetahui pembingkaian berita dari dua media pers yang paling dipercaya di Indonesia. Pembingkaian berita dianalisis menggunakan model Robert N. Entman. Objek penelitian adalah kumpulan berita pada 12 April 2022 terkait debat antara Luhut dan mahasiswa. Total berita yang diteliti adalah 11 berita, dengan rincian lima berita dari CNNIndonesia.com dan enam berita dari Kompas.com. Hasil penelitian ini menunjukkan ada dua pembingkaian yang berbeda. CNNIndonesia.com lebih menitikberatkan pada dua hal yakni, Luhut sebagai tokoh sentral yang harus bertanggung jawab atas isu penundaan Pemilu 2024 dan berkewajiban untuk menunjukkan validitas klaim Big Data. Sementara, Kompas.com membingkai isu penundaan Pemilu 2024 menjadi tanggung jawab pemerintah, bukan tanggung jawab Luhut secara pribad

    Pan Kosicki Framing Analysis about Sexual Harassment in Riau University on Kompas.com and Tribunnews.com

    Full text link
    A sexual harassment case occurred at the University of Riau, it is suspected that one of the students of International Relations at the University of Riau was sexually harassed by her thesis advisor. This sexual harassment case was denied by the alleged perpetrator Dean of FISIP Riau University Syafri Harto. This has attracted the attention of many Indonesian media to highlight the issue of sexual harassment that occurred at the University of Riau including kompas.com and tribunnews.com. This study aims to describe how the media tribunnews.com and kompas.com in framing cases of sexual harassment that occurred at University of Riau. The method used in this research is quantitative methods with constructivism paradigm. The theory used in this study is framing theory by Zhongdang Pan and Gerald M. Kosicki, in this theory the structure of the news to be analyzed is the syntactic structure, script structure, thematic structure, and rhetorical structure. The results show that the two media frame this case in the different way. Tribunnews.com further highlights the chronology of events quoted from the @komahi_ur instagram account. Kompas.com emphasizes the alleged rebuttal of the Dean of FISIP Syafri Harto for the sexual harassment case that carried his name.Keywords: framing, pan kosicki, sexual harassment, universitas riauKata kunci: framing, pan kosicki, pelecehan seksual, universitas riau.

    MITOS PADA LOGO KABUPATEN BOGOR SPORT AND TOURISM

    Full text link
    This research discusses the myths in the Bogor Sport and Tourism Regency Logo. This research uses qualitative research methods . The object of this research is the logo of Bogor Sport and Tourism Regency which was inaugurated in 2019. This logo displays the shape of mountains, kujang, taro, paragliding sports. This research uses documenter data collection techniques, visual material data collection techniques and online data techniques. The study used semiotics data analysis methods or techniques with an approach from Barthes that analyzed the meanings of denotation, connotations and myths. The technique of examining the validity of research results uses a cycle of data similarity, research persistence. And triangulation theory, the theory used is the theory of Symbolic Interactionism of Mead and Blumer. The results of the research obtained from this study related to the myth in the logo of Bogor Sport and Tourism Regency is that the Bogor Regency government wants to convey the message that currently the Bogor Regency government is having a strong goal and spirit to advance Bogor Regency towards The City of Sport and Tourism.  Bogor Regency Government relies on the potential of its territory to be part of tourism and sports activities. Beautiful landscapes, sports facilities, community culture and unique processed food become important points that are "sold" in the progress of Bogor Regency in the Sport & Tourism sector

    ANALISIS WACANA KRITIS KESETARAAN GENDER PADA WOMEN’S MARCH JKT 2019 PADA AKUN INSTAGRAM @WOMENSMARCHJKT

    Full text link
    Budaya patriarki yang masih terasa kental di Indonesia menjadi salah satu akar dari maraknya masalah ketidakadilan berbasis gender. Diskriminasi, kekerasan, serta stereotype adalah beberapa contoh nyata kerugian yang harus dialami perempuan akibat budaya ini. Namun, lahirnya gerakan Women’s March pertama kali di Amerika pada tahun 2017, seolah memberikan wanita wadah aspirasi untuk menyuarakan kegelisahan nya terhadap banyaknya penindasan yang mereka rasakan. Lalu Women’s March pertama kali lahir di Indonesia pada Maret 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan model deskriptif serta menggunakan teori Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough. Fairclough membagi analisis wacana menjadi tiga dimensi, yaitu analisis teks, analisis praktik kewacanaan dan analisis praktik sosial budaya. Adapun tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui teks, praktik wacana dan praktik sosial budaya mengenai kesetaraan gender diwacanakan pada akun Instagram Women’s March Indonesia 2019. Hasil dari peneltian yang dilakukan menunjukkan bahwa dalam memproduksi teksnya, Women’s March Indonesia bekerjasama dengan organisasi dan kelompok yang berkaitan dengan isu perempuan dan kelompok lainnya. Dari segi praktik wacana, caption dalam unggahan-unggahan tersebut dibentuk karena mendasar pada realitas yang ada, bahwa saat ini, diskiminasi berbasis gender memang terjadi di Indonesia

    ANALISIS SEMIOTIKA MAKNA PESAN IKLAN MCDONALD’S INDONESIA VERSI “McDelivery Lakukan Pengantaran Tanpa Kontak Langsung”

    Full text link
    Dengan menganalisa ‘Iklan Mcdelivery Lakukan Pengantaran Tanpa Kontak Langsung’ menggunakan semiotika, saya ingin mengetahui makna yang terkandung pada iklan tersebut. Dalam penelitian ini saya selaku peniliti menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa penelitian pustaka dan menganalisisnya menggunakan teori semiotika Ferdinand De Saussure. Dapat diketahui bahwa banyak sekali makna secara tersirat yang terdapat dalam iklan tersebut, Iklan “McDelivery Lakukan Pengantaran Tanpa Kontak Langsung” ingin memberikan gambaran atau pesan kepada masyarakat tentang pencegahan penyebaran COVID-19 yang dilakukan oleh pihak McDonald’s dengan cara mengirimkan atau mengantar makanan tanpa kontak langsung guna mendapatkan kepercayaan dari masyarakat, agar tidak ragu dan yakin saat mengkonsumsi produk dari McDonald’s.Kata Kunci: Ferdinand De Saussure, Semiotika, Pemaknaan Ikla

    Analisis Konten Pesan-Pesan Kesehatan Mental di Dalam Musik Populer

    Full text link
    Masalah kesehatan mental merupakan sebuah permasalahan yang sangat rawan di antara kaum muda, dengan jumlah penderita pada kaum muda mengalami kenaikan selama dekade 2000-an dan 2010-an, namun upaya untuk mencari bantuan mengalami stagnasi. Dengan begitu, musik dapat dijadikan sebagai salah satu upaya untuk menanggulangi dan juga menangani masalah kesehatan mental. Penelitian ini menggunakan metode analisis kuantitatif untuk menganalisis keberadaan pesan-pesan dan referensi terhadap masalah kesehatan mental di dalam musik populer, dengan tujuan untuk mencari tahu betapa banyaknya lagu yang mereferensikan kesehatan mental dan apakah terdapat perkembangan atau pengurangan dari referensi ini seiring tahun. Analisis ini dilakukan terhadap 25 lagu paling populer pada tahunnya menurut daftar yang dikeluarkan oleh majalah Billboard yang berjudul Billboard Year-End Hot 100 Singles dari tahun 2001, 2006, 2016, dan 2021. Sebuah coding book kemudian dibuat sebagai kerangka untuk menganalisis keberadaan pesan atau referensi masalah kesehatan mental di dalam tiap lagu. Data kemudian dianalisis menggunakan analisis frekuensi dan uji One-Way Anova untuk menguji linearitas menggunakan perangkat lunak SPSS. Dari hasil analisis ini ditemukan bahwa 53 dari 125 lagu mengandung pesan atau referensi masalah kesehatan mental. Hasil uji juga menunjukan bahwa tidak ada tren linear dari tahun 2001 hingga 2021, dimana terjadi penurunan jumlah referensi dari tahun 2001 ke 2006, kenaikan dari tahun 2006 hingga 2016, lalu penurunan kembali pada tahun 2021. Salah satu penjelasan terhadap perkembangan yang tidak menentu ini bisa dilihat dari kejadian-kejadian dunia seperti resesi ekonomi dan pandemi yang mempengaruhi keadaan mental masyarakat. Akan tetapi, kenaikan jumlah referensi dari tahun 2008 hingga 2016 bisa dilihat dari meningkatnya pula risiko masalah kesehatan mental di masyarakat

    [Political Protest Communication to The Authorities (Critical Discourse Analysis of Norman Fairclough on Robin of Sherewood by Teater Katak)]

    Full text link
    The leadership crisis is an interesting thing to discuss in the current era, where everyone wants to gain power and is upheld by the people under him. However, the power that has been obtained is not the least bit misused properly, a person should rule and lead his people. Social issues regarding corruption, oppression of the little people, arbitrary tax increases, dishonesty from the leaders themselves, are certainly very close to our ears about the political and social conditions that exist in Indonesia. The Robin of Sherewood performance from the KataK Theater, directed and written by Venantinus Vladimir Ivan, raised this with satires in the form of dialogue that was brought up during the performance which took place at the Jakarta Arts Building on 11-13 May 2018. The political communication of protest is reflected in this performance, how Loxely and the rest of Robin are a reflection of those who dare to cast a voice of truth. To further analyze the Robin of Sherewood performance from the KataK Theater, researchers used critical discourse analysis developed by Norman Fairclough. In his analysis, Fairclough divides discourse analysis into three major aspects, namely: Microstructure Analysis (Text), Mesostructural Analysis (Performance Production), Macrostructural Analysis (Situational, Institutional, Social) (Eriyanto, 2018: 286). This research uses qualitative research methods, supported by a critical paradigm and also a critical tradition. The results of this study indicate that it has been shown how a theater performance can reflect, entertain and educate the audience regarding the political communication of protest contained therein through dialogues that are reflected in each act. Criticism of the authorities, conveying what feels right, and defending the oppressed people are continuous with the current political conditions in Indonesia. All these aspects are packaged neatly and attractively.

    ANALISIS KAJIAN SEMIOTIKA DALAM PUISI CHAIRIL ANWAR MENGGUNAKAN TEORI CHARLES SANDERS PIERCE

    Full text link
    Penelitian  ini  bertujuan  mengetahui  makna tanda  pada  puisi  karya Chairil  Anwar dengan  menggunakan teori semiotik Charles Sanders Pierce berdasarkan objeknya berupa ikon, indeks, dan simbol. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penulis menggunakan sembilan data yang diperoleh dari 3 puisi dalam puisi ”Derai-Derai Cemara”, ”Pada Sebuah Kamar”, dan ”Yang Terampas dan Yang Putus” karya Chairil Anwar. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik membaca dan mencatat. Berdasarkan hasil analisis data yang didasarkan subjek berupa ikon, indeks, dan simbol yang ditemukan dalam puisi karya Chairil Anwar ini terdapat kombinasi yang penuh dan signifikan. Dalam kajian ini diperoleh data (1) sebagian besar teks puisi merupakan indeks, (2) sebagian kecil teks puisi merupakan ikon, dan (3) terdapat teks puisi merupakan simbol. Pada hubungan judul dan isi teks: judul sebagai indeks dan sebagai ikon bagi isi teks, sedangkan simbol hanya berwujud kata/frase metaforik

    ANALISIS SEMIOTIKA JOHN FISKE PADA IKLAN KAMPANYE PEMILU PRESIDEN 2019 JOKOWI – MA’RUF AMIN DI TELEVISI

    Full text link
    Menjelang pemilihan umum presiden Indonesia 2019, pasangan calon presiden gencar menampilkan iklan kampanye mereka melalui berbagai media. Menurut survei Adstensity, pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin lebih gencar memasang iklan kampanye di stasiun televisi nasional. Iklan digunakan sebagai sarana partai politik dalam menampilkan tokoh politiknya yang diharapkan mampu meningkatkan elektabilitas melalui berbagai tema iklan kampanye. Penelitian ini menggunakan metode semiotika Codes of Television John Fiske yang terbagi dalam tiga level, yaitu representasi, realitas dan ideologi. Serta model kampanye Nowak & Warneryd untuk menganalisis makna dan isi pesan dari iklan kampanye Pemilihan Umum Presiden 2019 pasangan calon nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa iklan ini menggambarkan Jokowi sebagai calon pemimpin yang rendah hati, peduli dengan sesama yang terlihat dari berbagai kegiatan yang dilakukan bersama masyarakat yang digambarkan melalui scene beliau menyuapi seorang anak di daerah pelosok, memeluk seorang nenek, menjadi sosok yang dicintai oleh berbagai usia dan juga digambarkan sebagai sosok pemimpin yang tegas melalui scene Jokowi menyampaikan pidato dengan semangat yang membara. Didalam iklan ini Jokowi – Ma’ruf Amin terlihat menunjukkan kesiapannya untuk menjadi Presiden dan Wakil Presiden dalam menyejahterakan masyarakat melalui beberapa program kerja yang dibuat untuk 5 tahun mendatang. Iklan ini merupakan bentuk kampanye yang dilakukan dalam memperkenalkan sosok Presiden Jokowi di masyarakat, serta upaya membentuk persepsi positif kepada khalayak luas dengan tujuan mendulang suara masyarakat Indonesia untuk memilih Jokowi – Ma’ruf Amin dalam kontestasi pemilihan umum presiden 2019

    Representasi Patriarki dalam Film Kim Ji Young Born 1982

    Full text link
    AbstrakSaritasya . 1610631190167. Penelitian ini berjudul Representasi Patriarki  Dalam Film Kim Ji Young Born 1982. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Tokoh Ji Young mempresentasikan prilaku patriarki yang dia alami semasa hidupnya. Karena film merupakan alat untuk menyampaikan pesan kepada khalayak melalui suatu media cerita. Pesan yang terkandung didalam film disampaikan secara luas kepada masyarakat yang menyaksikan film tersebut. Film di buat berdasarkan fenomena yang terjadi di masyarakat. Film juga memiliki kemampuan mengantar pesan yang unik dengan audio visualnya. Untuk dapat menyampaikan pesan pada film secara mendalam maka, suatu penelitian dibuat.. Peneltian ini menggunakan metode kualitatif berdasarkan Teori Semiotika Roland Berthes. Peneliti akan memilih setiap potongan scene secara teliti yang menggambarkan tentang adanya kesenjangan sosial. Kemudian akan dianalisis tentang makna denotasi, konotasi, dan mitos. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa data dokumentasi dan observasi. Fokus penelitiannya yaitu pada tanda (adegan) yang terkandung makna denotasi, konotasi, dan mitos yang terdapat dala film Kim Ji Young Born 1982. Peneliti mengambil lima scene untuk dianalisis, dengan hasil yang diperoleh peneliti adalah tokoh Ji Young mempresentasikan adanya prilaku patriarki yang dialaminya disetiap titik dalam hidupnya. Kim Ji Young telah menggambarkan adanya patriarki dalam ranah domestik, diskriminasi gender, kesenjangan upah yang ditunjukan dalam dialog, latar, gesture, ekspresi, wardrobe, alur cerita, karakter, dan teknik pengambilan gambar

    186

    full texts

    192

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SEMIOTIKA: Jurnal Komunikasi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇