MODELING: Jurnal Program Studi PGMI
Not a member yet
    891 research outputs found

    Democratic Leadership Strategy of KH.Salahudin Wahid in Improving Modern Islamic Education at Tebuireng Islamic Boarding School

    No full text
    K.H. Salahuddin Wahid is a national figure with a background in Architecture education, he is called a technocrat because of his role in physical development at Tebuireng Islamic Boarding School Jombang. This study discusses the figure of K.H. Salahuddin Wahid. three focuses Democratic Leadership Profile of K.H. Salahuddin Wahid in Improving Modern Islamic Education at Tebuireng Islamic Boarding School Jombang. Democratic Leadership of  K.H. Salahuddin Wahid in Improving Modern Islamic Education at Tebuireng Islamic Boarding School Jombang. The Role of Democratic Leadership K.H. Salahuddin Wahid dedicates the development of modern Islamic education at Tebuireng Islamic Boarding School, Indonesia. Using a qualitative approach with historical methods, data were collected through interviews, observations, and document analysis. The results of this study indicate that, the profile of KH. Salahudin Wahid shows good democratic leadership Jcharacteristics, including moderate influence, inspiring motivation, intellectual, and collective consideration. His leadership strategy integrates Islamic and general education. Tebuireng Islamic Boarding School has undergone changes in the era of the caretaker K.H. Salahuddin Wahid., Through his role, Tebuireng Islamic Boarding School has undergone changes in physical and non-physical aspects. and the construction of new buildings to support facilities. In the non-physical field, K.H. Salahuddin Wahid established many units to support the process of organizing Islamic boarding schools. The impact is significant, improving the quality of education, modernizing physical facilities, strengthening the role of Islamic boarding schools in society, and expanding alumni networks. This study contributes to understanding how the principles of transformational leadership can be applied effectively in traditional Islamic educational institutions facing modern challenges

    Tinjauan Maqasid Syariah terhadap Fatwa MUI dan Al-Lajnah Al-Daimah tentang Pernikahan Dini

    No full text
    The objectives of this research were to find out and analyze early marriage in fatwas issued by the Indonesian Ulama (MUI) and al-Lajnah al-Daimah in Saudi Arabia. This research was a literature study research with a qualitative approach. The data collection technique was carried out by documentation study. The research process was conducted by collecting fatwa documents from the Indonesian Council of Ulama and al-Lajnah al-Daimah in Saudi Arabia. The findings of this reserach were that 1) The status of early marriage is considered legal if the prerequisite and pillar in contract have been fulfilled according to the view of (MUI) and al-Lajnah al-Daimah 2) There are differences in the fatwas studied in the substance and recommendations, al-Lajnah al-Daimah encourages young people to marry even though they have not reached the age of majority, while MUI require brides and grooms to meet the age stipulated in the Law and 3) Viewed through the maqasid sharia perspective shows that the fatwa of Indonesian Ulama Council is more suitable with the value of maqasid sharia than the fatwa of al-Lajnah al-Daimah, these found through a study of four aspects in these fatwas, namely: theoretical basis, influence on family resilience, consideration of the maslahat and mafsadat in early marriage, and Fatwa recommendations. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pernikahan dini dalam fatwa yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia dan al-Lajnah al-Daimah Arab Saudi. Penelitian ini merupakan penelitian studi pustaka dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan studi dokumentasi. Proses penelitian dilakukan dengan mengumpulkan dokumen-dokumen fatwa dari Majelis Ulama Indonesia dan al-Lajnah al-Daimah Arab Saudi.Temuan dalam penelitian ini adalah 1) Status pernikahan dini yang dihukumi sah apabila dalam akadnya telah terpenuhi syarat dan rukunnya dalam pandangan MUI dan al-Lajnah al-Daimah 2) Terdapat perbedaan dalam fatwa-fatwa yang dikaji dalam substansi dan rekomendasinya, al-Lajnah al-Daimah mendorong anak muda untuk menikah walaupun belum mencapai usia dewasa, sedangkan MUI mengharuskan pengantin untuk memenuhi usia yang ditetapkan dalam Undang-Undang dan 3) Ditinjau melalui perspektif maqasid syariah dalam pernikahan menunjukkan bahwa fatwa MUI lebih sesuai dengan nilai maqasid syariah, hasil ini ditemukan melalui kajian terhadap empat aspek dalam fatwa-fatwa tersebut, yaitu: landasan teori, pengaruh terhadap ketahanan keluarga, pertimbangan maslahat dan mafsadat pernikahan dini, dan rekomendasi fatwa.

    The Influence of Inclusive Education on Students’ Social Skills and Self-Esteem at SDN 1 Gereneng in the Academic Year 2025/2026

    No full text
    This study investigates the influence of inclusive education on students’ social skills and self-esteem at SDN 1 Gereneng in the 2025/2026 academic year. Using simple linear regression analysis, the findings demonstrate that inclusive education significantly predicts both variables, with 89.1% of the variance in social skills (F = 69.729; p < 0.05; R² = 0.891) and 92% of the variance in self-esteem (F = 97.562; p < 0.05; R² = 0.920) explained by its implementation. The results indicate that inclusive educational practices not only enhance students’ collaboration, empathy, responsibility, and self-regulation in social interactions but also strengthen their confidence and sense of self-worth. Theoretically, this research contributes to educational psychology by affirming the role of inclusive environments in fostering both social competence and self-esteem. Practically, it highlights the importance of designing learning strategies, extracurricular activities, and school climates that balance cognitive, affective, and social dimensions. These findings suggest that inclusive education provides a critical foundation for developing equitable, supportive, and diversity-affirming learning environments that nurture students’ holistic growth

    Efektivitas Model Creative Problem Solving terhadap Kreativitas Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa SMP

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kreativitas belajar peserta didik dalam pembelajaran PAI, yang menunjukkan adanya kesenjangan antara strategi guru dan kebutuhan siswa akan pendekatan yang lebih interaktif dan menstimulasi kreativitas. Minimnya kajian tentang efektivitas model Creative Problem Solving (CPS) dalam pembelajaran PAI tingkat SMP, sementara penelitian sebelumnya lebih banyak berfokus pada bidang sains, teknologi, dan kewirausahaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas CPS dalam meningkatkan kreativitas belajar PAI. Metode yang digunakan adalah Quasi Experimental dengan desain Posttest-Only Control Group Design, melibatkan dua kelas yang dipilih melalui simple random sampling: kelas VIII D sebagai kelas eksperimen dan VIII B sebagai kelas kontrol. Instrumen berupa angket 15 butir yang telah teruji valid dan reliabel dengan koefisien 0,764. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan uji-t. Hasil menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok (t = –2.126; p = 0.038), sehingga CPS terbukti efektif meningkatkan kreativitas belajar PAI. Temuan ini menegaskan bahwa CPS tidak hanya relevan bagi pembelajaran sains, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan pedagogi PAI melalui peningkatan berpikir kreatif, kemampuan pemecahan masalah, dan internalisasi nilai moral

    Model Manpower Planning Sebagai Basis Perencanaan Pembiayaan Pendidikan SMK untuk Meningkatkan Keterserapan Tenaga Kerja

    No full text
    Kesenjangan antara kompetensi lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan kebutuhan dunia kerja menjadi tantangan utama dalam meningkatkan keterserapan tenaga kerja lulusan. Penelitian ini menganalisis penerapan model Manpower Planning dalam perencanaan pembiayaan pendidikan di SMK untuk mengatasi masalah tersebut. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara, analisis dokumen, dan observasi di tiga SMK di Jawa Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembiayaan berbasis Manpower Planning mampu menyelaraskan kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja melalui keterlibatan aktif industri, alokasi dana yang mendukung pelatihan berbasis teknologi, dan penguatan kurikulum berbasis kompetensi di bidang teknik dan agribisnis. Penelitian ini merekomendasikan kolaborasi yang lebih intensif antara sekolah, pemerintah, dan industri untuk menciptakan perencanaan pembiayaan yang berorientasi pada peningkatan daya saing lulusan SMK. Hasil ini memberikan panduan bagi pembuat kebijakan untuk merancang kebijakan pendidikan vokasi yang efektif dan relevan dengan kebutuhan pasar kerja lokal, sehingga dapat mendukung peningkatan keterserapan tenaga kerja lulusan SMK secara signifikan

    Implementasi Manajemen Berbasis Madrasah Terhadap Mutu Pendidikan di MAN 3 Jombang

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan hasil kajian terkait Implementasi Manajemen Berbasis Madrasah terhadap Mutu Pendidikan di MAN 3 Jombang. Data diperoleh melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tiga tahap: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji kredibilitasnya. Dalam prosesnya implementasi manajemen berbasis madrasah merupakan sistem pendidikan yang menjadi salah satu model pendidikan yang terbukti efektif dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan. Di Indonesia, sistem ini diidentikkan dengan pesantren yang menekankan pembinaan karakter dan pendidikan agama dalam lingkungan yang terkendali. Sistem pendidikan asrama, khususnya di Indonesia, telah muncul sebagai model yang efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui fokus pada pembentukan karakter dan pendidikan agama. Peningkatan kualitas dan pengelolaan pendidikan telah menjadi topik penting dalam diskusi kebijakan pendidikan global, terutama di negara-negara berkembang yang menghadapi tantangan besar dalam menciptakan sistem pendidikan yang efektif dan inklusif. Salah satu pendekatan yang mendapat perhatian luas adalah Manajemen Berbasis Madrasah (MBM), sebuah model desentralisasi yang memberikan kewenangan lebih besar kepada sekolah untuk mengelola sumber daya dan proses pembelajaran sesuai dengan kebutuhan lokal. Pendekatan ini menitikberatkan pada otonomi sekolah dalam pengambilan keputusan, pengelolaan kurikulum, serta pengembangan kapasitas guru dan tenaga kependidika

    Penerapan Model Pembelajaran Mordiscvein Berbantuan Media Kodular untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran IPAS di Kelas VI.2 MIM Unggulan Kota Gorontalo

    No full text
    Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan rumusan masalah yaitu apakah model Mordiscvein berbantuan media Kodular dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS di kelas VI.2 MIM Unggulan Kota Gorontalo?. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS di kelas VI.2 MIM Unggulan Kota Gorontalo melalui penerapan model pembelajaran Mordiscvein berbantuan media Kodular. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam II siklus setiap siklus teridiri dari dua kali pertemuan. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu persiapan (perencanaan), pelaksanaan tindakan, pemantauan dan evaluasi, serta analisis dan refleksi. Hasil belajar yang diperoleh dari pesertad didik yang dikenai tindakan pada siklus I dan siklus II berjumlah 26 peserta didik yang terdiri dari 13 peserta didik laki-laki dan 13 perempuan. Siklus I terdapat 3 peserta didik yang mencapai KKTP dengan persentase (11,54%) dan yang tidak memenuhi KKTP berjumlah 23 orang dengan persentase (88,64%). Pada siklus II, mengalami peningkatan yaitu sebanyak 24 peserta didik yang memenuhi KKTP (92,31%) dan yang tidak memenuhi KKTP 2 orang (7,69%). Berdasarkan kajian dari data siklus I dan siklus II maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Mordiscvein berbantuan media Kodular dapat meningkatkan hasil belajar peserta didikpada mata pelajaran IPAS di kelas VI MIM Unggulan Kota Gorontalo

    Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Santri (Studi Kasus di Yayasan Pondok Pesantren Modern Al Muwahidin Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat Tahun 2024)

    No full text
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya manajemen sumber daya manusia (SDM) dalam organisasi, terutama di Pondok Pesantren Modern Al Muwahidin, yang memiliki SDM memadai dan membutuhkan pengelolaan yang baik untuk mencapai tujuan serta meningkatkan kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen SDM dalam meningkatkan kualitas pelayanan serta menganalisis proses rekrutmen di Pondok Pesantren Modern Al Muwahidin tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sementara analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini berlangsung selama empat bulan, dari Juli hingga Oktober 2024, dengan teknik purposive sampling untuk menentukan informan penelitian. Informan terdiri dari Pimpinan Yayasan Pondok Pesantren Modern Al Muwahidin, Ketua Pengurus Pondok Pesantren, serta Ketua Pembina Putra dan Putri. Wawancara dilakukan dengan metode semi-terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen SDM dalam meningkatkan kualitas pelayanan di Pondok Pesantren Modern Al Muwahidin mencakup: (1) Perencanaan, yang meliputi penarikan SDM serta perencanaan program seperti pelatihan, kajian bagi pembina, pemberian motivasi, dan evaluasi; (2) Pelaksanaan, yang mencakup pelaksanaan pelatihan, pemberian motivasi, dan evaluasi. Adapun proses rekrutmen dilakukan melalui dua sumber, yaitu: (a) Sumber internal, berupa kaderisasi dari santri dan alumni; serta (b) Sumber eksternal, yaitu perekrutan dari luar lembaga, khususnya kaderisasi maha santri Ma’had Aly Nurul Hakim Kediri

    Implementasi Metode Cerita Islami dalam Menanamkan Nilai-nilai Moral Keagamaan Siswa di SDIT Imam Syafi’iy Kota Bima

    No full text
    Penelitian ini mengkaji implementasi metode cerita Islami dalam menanamkan nilai-nilai moral keagamaan di SDIT Imam Syafi\u27i Kota Bima dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode cerita Islami yang mengintegrasikan kisah-kisah Qur\u27ani dengan media visual, diskusi interaktif, dan praktik langsung terbukti efektif menanamkan nilai kejujuran (melalui kisah Nabi Muhammad Al-Amin), kesabaran (dari keteladanan Nabi Ayyub), kepedulian sosial, serta keadilan dan kebijaksanaan (dari kisah Nabi Sulaiman). Faktor pendukung utama meliputi: (1) kurikulum terstruktur dengan alokasi khusus cerita Islami, (2) lingkungan sekolah religius melalui pembiasaan ibadah, (3) media pembelajaran kreatif (buku bergambar, video animasi), dan (4) pelatihan guru berkala. Tantangan seperti keterbatasan konsentrasi siswa diatasi dengan teknik cerita bersegmen, sementara minimnya alat peraga ditanggapi dengan melibatkan siswa membuat media sederhana. Kolaborasi dengan orang tua melalui parenting guide memperkuat internalisasi nilai di rumah. Dampak positif terlihat pada perubahan perilaku siswa seperti meningkatnya sikap jujur, empati, dan resolusi konflik secara bijaksana. Penelitian merekomendasikan penguatan sistem monitoring jangka panjang dan digitalisasi konten untuk optimalisasi metode. Temuan ini membuktikan bahwa metode cerita Islami, ketika didukung sinergi sekolah-keluarga, mampu menjadi strategi efektif pembentukan karakter Qur\u27ani di sekolah dasar Islam terpadu

    Strategi Kepala Madrasah dalam Membentuk Karakter Disiplin Peserta Didik di Madrasah Aliyah Al-Khair Ambung Masbagik

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Strategi Kepala Madrasah Dalam Membentuk Karakter Disiplin Peserta Didik di Madrasah Aliyah Al-khair Ambung Masbagik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui proses observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisi data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat aspek utama dalam strategi yang diterapkan : perencanaan, pendekatan, dan pelaksanaan, dan evaluasi. Dalam implementasi strategi terdapat faktor pendukung dan faktor penghambat. Faktor pendukung berupa peran aktif guru, kepedulian orangtua, dan sarana prasarana yang mendukung. Sedangkan faktor penghambatnya berupa kesadaran siswa yang rendah, pengaruh pertemanan, dan pengaruh gadget

    0

    full texts

    891

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    MODELING: Jurnal Program Studi PGMI
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇