MODELING: Jurnal Program Studi PGMI
Not a member yet
891 research outputs found
Sort by
Penerapan program rutin shalat dhuha Terhadap Penumbuhan sikap tanggung jawab di SMP Bilingual Terpadu Krian Sidoarjo
Tiang agama dan sarana komunikasi efektif antara hamba dengan sang khalik adalah melakukan shalat wajib maupun sunnah. Di samping shalat dapat membentuk karakter diantaranya karakter tanggung jawab. Penelitian untuk mengetahui penerapan program rutin shalat dhuha terhadap penumbuhan sikap tanggung jawab di SMP Bilingual Terpadu Krian Sidoarjo.Penelitian menggunakan metode kuantitatif yang bersifar korelasional. Populasi penelitian adalah siswa SMP Bilingual Terpadu Sidoarjo kelas VIII berjumlah 252 dan dibagi 25% dari 252 hingga didapat hasil sampel sejumlah 63 siswa. Tehnik pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling karena pengambilan sampel secara tidak teratur dari populasi tanpa melihat derajat, kepandaian dan lainnya yang ada dalam populasi.Analisis data hasil Uji korelasi menggunakan Uji Person Corelation diketahui tingkat signifikan P value 0,000 < ? 0,05 maka H1 diterima artinya ada korelasi Penerapan program rutin shalat dhuha Terhadap Penumbuhan sikap tanggung jawab di SMP Bilingual Terpadu Krian Sidoarj
English Language Proficiency Development Among Primary School Students: Challenges and Solutions
This research delves into the complexities of English la
This research delves into the complexities of English language instruction at the primary school level in Probolinggo, where English proficiency is crucial in the global context. Despite the importance of English education, challenges persist, including a shortage of trained teachers and unique characteristics of primary education. Employing a qualitative approach, this study presents insights obtained through expert interviews, focus group discussions, and content analysis of relevant literature. The findings emphasize the need for engaging, interactive teaching materials that integrate various language skills and capture students\u27 attention. Although the English language program has proven effective, challenges arise in classroom implementation due to resource constraints and teacher limitations. To address these challenges, greater involvement from schools and the community is sought. This research aims to inform strategies for enhancing English language instruction at the primary school level in Probolinggo.
nguage instruction at the primary school level in Probolinggo, where English proficiency is crucial in the global context. Despite the importance of English education, challenges persist, including a shortage of trained teachers and unique characteristics of primary education. Employing a qualitative approach, this study presents insights obtained through expert interviews, focus group discussions, and content analysis of relevant literature. The findings emphasize the need for engaging, interactive teaching materials that integrate various language skills and capture students\u27 attention. Although the English language program has proven effective, challenges arise in classroom implementation due to resource constraints and teacher limitations. To address these challenges, greater involvement from schools and the community is sought. This research aims to inform strategies for enhancing English language instruction at the primary school level in Probolinggo
Peran Sedekah Subuh dalam Membentuk Nilai Karakter Siswa: Studi Kasus di MI Ma’arif 01 Gentasari
Sedekah subuh merupakan ibadah dengan berbagai keutamaan dan manfaat. Sedekah subuh dapat berupa sumbangan dalam bentuk uang, makanan, atau apapun yang bermanfaat bagi penerima. Peran penting dari sedekah subuh dalam membentuk karakter individu terletak pada kemampuannya untuk meningkatkan kecerdasan spiritual, membangun rasa peduli, dan meningkatkan disiplin. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi bagaimana sedekah subuh berkontribusi membentuk nilai karakter siswa di MI Ma’arif 01 Gentasari. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui praktik sedekah subuh, terjadi perubahan sikap siswa. Nilai-nilai karakter yang terkembangkan meliputi sikap religius, kejujuran, toleransi, kemandirian, kepedulian sosial, dan tanggung jawab
Pembelajaran Berbasis TPACK untuk Meningkatkan Kemampuan Numerasi dan Hasil Belajar Peserta Didik
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah terjadi peningkatan hasil belajar dan peningkatan pemahaman berhitung siswa melalui pelaksanaan pembelajaran dengan pendekatan berbasis TPACK di sekolah. Sejalan dengan pandangan dunia modern pembelajaran abad 21, yang mengharuskan pengajar mampu menampilkan pembelajaran yang dapat mendorong pergerakan siswa di dalam kelas pada saat persiapan pembelajaran. Strategi yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah strategi pertimbangan penulisan atau audit penulisan. Hasil dari renungan penulisan ini dapat disimpulkan bahwa telah terjadi peningkatan pemahaman berhitung dan peningkatan hasil belajar anggota
Strategi Guru Kelas dalam Menghadapi Peserta Didik untuk Pengelolaan Kelas
Pengelolaan kelas inklusi pastinya berbeda dengan Pengelolaan kelas reguler, dimana dalam pengelolaan kelas inklusi ini guru mempunyai peran yang lebih ekstra lagi dalam pengelolaan kelasnya. Guru juga dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dengan menjaga pengelolaan kelas, kegiatan yang menarik dalam belajar, dan lingkungan belajar yang kondusif. Dalam penelitian ini membahas tentang strategi guru dalam Pengelolaan kelas inklusi di Madrasah Ibtidaiyah Al Ma\u27arif 02 Jombang Kabupaten Jember. Dalam Madrasah Ibtidaiyah Al Ma\u27arif 02 Jombang memiliki kelas inklusi dengan anak berkebutuhan khusus, dan penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus untuk meneliti guru strategi dalam pengelolaan kelas inklusi. Penelitian dilakukan pada bulan Maret 2024. Teknik pengumpulan data menggunakan metode Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Dari hasil pengumpulan data menunjukkan pengelolaan kelas inklusi di Madrasah Ibtidaiyah Al Ma\u27arif 02 Jombang dari berbagai aspek seperti kondisi fisik, sosio-emosional, dan organisasional. Dalam pengelolaan kelas inklusi Guru menerapkan tipe kepemimpinan demokratis, memiliki sikap sabar dan telaten, serta menggunakan suara yang sesuai. Terdapat juga kendala dalam pengelolaan kelas inklusi seperti perbedaan dengan kelas reguler dan kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan khusus siswa, serta sarana dan prasarana untuk kelas inklusi
Program Adiwiyata sebagai Pengembangan Karakter Peduli Lingkungan Peserta Didik Madrasah Ibtidaiyah
Karakter peduli lingkungan pada peserta didik di sekolah dapat dibentuk dengan menerapkan pendidikan peduli lingkungan hidup. Program Adiwiyata menjadi suatu wadah khususnya di jalur pendidikan untuk menciptakan rasa peduli terhadap lingkungan yang dilakukan oleh semua warga sekolah sebagai bentuk upaya pelestarian lingkungan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara mendalam pelaksanaan dan proses pembinaan karakter peduli lingkungan peserta didik di MI Assunniyyah 45 Paseban Kencong. Metode penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terkait dengan pelaksanaan program Adiwiyata, dan proses pembentukan karakter peduli lingkungan peserta didik. Subjek penelitian ini terdiri dari kepala madrasah, guru,koordinator tim Adiwiyata, peserta didik, penjaga kebersihan, dan para orang tua siswa. Hasil penelitian, program Adiwiyata dapat mengembangkan karakter peduli lingkungan bagi warga madrasah khususnya bagi peserta didik dengan melakukan pembinaan pembentukan karakter yang bisa menjadi bekal bagi penerus bangsa dalam melestarikan lingkungan hidup melalui Gerakan Peduli Berbasis Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS)
Strategi Pembelajaran Guru Bahasa Arab dalam Meningkatkan Maharoh Kitabah Siswa Kelas Tahfidz MI Muhammadiyah 1 PK Sukoharjo
Education has an important position in human life. In the world of education there is a process of teaching and learning activities between an educator (teacher) and students. One of the successes of a teacher is to use learning strategies. From the statement above, the researcher analyzed the teacher\u27s strategy and its application in improving speaking skills in the Arabic language material of the Tahfidz MI Muhammadiyah 1 PK Sukoharjo class. This study aims to find out and describe the strategies used by Arabic teachers in improving speaking skills in students of Tahfidz MI Muhammadiyah 1 PK Sukoharjo, as well as to determine the supporting and inhibiting factors of learning strategies in improving speaking skills.
The research method used is qualitative method. This study used three data collection techniques, namely observation, interviews, and documentation. Researchers analyze the data using namely; data collection, data reduction, data presentation, and conclusions. While the data trianggulation used is a triangulation technique
Bimbingan Klasikal Menggunakan Teknik Symbolic Modelling untuk Mengembangkan Sikap Mau Belajar pada Siswa Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai fenomena makna yang muncul terkait sikap mau belajar pada siswa sekolah dasar yang mendapatkan layanan bimbingan klasikal menggunakan teknik symbolic modelling (menayangkan film animasi burung PIPER jangan takut mencoba). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Subjek pada penelitian ini adalah 25 siswa kelas 5 sekolah dasar di Bandung. Teknik pengumpulan datanya menggunakan observasi pengamatan dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan melihat berbagai makna dalam konteks pemberian layanan bimbingan klasikal menggunakan teknik symbolic modelling dan melihat berbagai dokumentasi yang relevan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, 1) tokoh yang menjadi model perilaku siswa yang digambarkan memiliki sikap mau belajar yang tinggi adalah influencer, tokoh nasional, atau tokoh ilmuwan, 2) siswa menyadari bahwa sikap mau belajar ini sangat penting dimiliki oleh setiap individu karena berdampak terhadap prestasi akademik, pengembangan potensi diri, dan persiapan untuk masa depan, dan 3) siswa mampu mengidentifikasi berbagai sikap mau belajar seperti tidak mudah menyerah, berani, belajar dari kesalahan atau belajar dari orang lain, mandiri, kerja keras, dan sungguh-sungguh. Penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam pendidikan terutama dalam mengembangkan sikap mau belajar pada siswa sekolah dasar dengan menggunakan layanan bimbingan klasikal dengan teknik symbolic modelling
Pelaksanaan Penilaian Diagnostik Non Kognitif di Sekolah Dasar
The aim of the research carried out is to analyze how non-cognitive diagnostic assessments are carried out. This research uses descriptive analytical methods with a qualitative approach. The data collection techniques used were through observation, questionnaires and interviews. The research subjects were class V students at SDN 160/IV Jambi City with a total of 13 students. Meanwhile, data analysis is carried out through data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of the planning analysis obtained data that class V students at SDN 160/IV Jambi City had sufficient development or needed to be improved as evidenced by 23% or 3 out of 13 students having very good emotional development, 38% or 5 out of 13 students having emotional development which is good, 38% or 5 out of 13 students have sufficient emotions or need to be improved. The students\u27 learning motivation is very good, as evidenced by 30% or 4 out of 13 students having very good learning motivation, 46% or 6 out of 13 students having good learning motivation, and 23% or 3 out of 13 students having sufficient learning motivation (necessary improved. Meanwhile, the learning styles of students tend to vary, namely 3 students have a visual learning style, 4 students have an auditory learning style, and 6 students have a kinesthetic learning style
Signifikansi Metode Deduktif dan Induktif dalam Pembelajaran Ilmu Nahu
Nahu rules (Nahu science) are one of the branches of Arabic linguistics, considering the importance of understanding Nahu science in learning Arabic, but it is very unfortunate that there are still many students who are less able to understand the rules of Nahu science itself, so appropriate methods are needed. in his learning. In learning science, there are two methods that are often used, namely deductive and inductive methods, but the significance of these two methods needs to be studied. Therefore, this article will discuss the significance of deductive and inductive methods in learning science. This article was written using the library research method, the data obtained as a reference in writing were in the form of books, articles and several other sources of data or information that were considered relevant to the study. The results of this research show that deductive and inductive methods are still frequently and relevantly used in learning science, especially in Indonesia. Where there are still many Islamic boarding schools and madrasas that use books such as Al-ajrumiyah, nahu Wadih and Syarah Ibn \u27aqil in learning nahu science. And these books still use deductive and inductive methods in their teaching