MODELING: Jurnal Program Studi PGMI
Not a member yet
891 research outputs found
Sort by
Eksplorasi Pengalaman Spiritual dalam Proses Pemulihan Psikologis Pasca-Trauma
Pengalaman traumatis sering kali membawa dampak psikologis yang signifikan, mencakup kecemasan, depresi, hingga gangguan stres pasca-trauma (PTSD). Dalam proses pemulihan, spiritualitas memainkan peran penting sebagai sumber dukungan emosional dan makna hidup. Artikel ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman spiritual individu dalam pemulihan psikologis pasca-trauma. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam pada individu yang mengalami trauma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik spiritual seperti doa, meditasi, dan keterlibatan dalam komunitas keagamaan membantu individu mencapai keseimbangan emosional dan membangun makna baru dalam kehidupan mereka. Artikel ini merekomendasikan integrasi aspek spiritual dalam intervensi psikologis untuk mendukung pemulihan pasca-trauma
Hubungan Fear of Failure dan Anxiety dengan Prokrastinasi Akademik pada Mahasiswa Magister Psikologi Universitas Medan Area 2020
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara empirik hubungan antara dan Fear Of Failure Dan Anxiety Dengan Prokrastinasi Akademik Pada Mahasiswa Magister Psikologi Universitas Medan Area. Populasi dalam penelitian ini adalah 101 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan teknik Insidental sampling berjumlah 90 orang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Instumen yang digunakan adalah angket Fear Of Failure Dan Anxiety Dengan Prokrastinasi yang telah valid dan reliabel. Penelitian ini dianalisis dengan uji analisi regresi berganda. Pada penelitian ini adanya hubungan positif yang signifikan antara Fear OfnFailure dan Anxiety dengan prokrastinasi Akademik dilihat dari Uji validitas dengan skor ,< 0,300, < 0,300, ,< 0,300 nilai koefisien (Rx1x2y) = 0,645 dengan p = 0.000 < 0.05 dengan tingkat hubungan kuat, artinya ada hubungan Positif yang signifikan antara Fear Of Failure dan Anxiety dengan prokrastinasi Akademik, mahasiswa pascasajana Magister Psikologi Universitas Medan Area.Berdasarkan dengan kesimpulan
Abstract
This study aims to empirically determine the relationship between and Fear of Failure and Anxiety with Academic Procrastination in Psychology Masters Students of Medan Area University. The population in this study were 101 people. Sampling in this study with incidental sampling technique amounted to 90 people. This research uses a quantitative approach. The instrument used was a valid and reliable questionnaire of Fear of Failure and Anxiety with Procrastination. This study was analyzed by means of multiple regression analysis. In this study, there is a significant positive relationship between Fear of Failure and Anxiety with Academic Procrastination seen from the validity test with a score of <0.300, <0.300, <0.300 the value of the coefficient (Rx1x2y) = 0.645 with p = 0.000 <0.05 with a strong relationship level This means that there is a significant positive relationship between Fear of Failure and Anxiety with Academic Procrastination, postgraduate students of the Masters in Psychology at the University of Medan Area. Based on the above conclusions, the following suggestions can be given includin
Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Partisipasi Aktif Peserta Didik Mata Pelajaran PAI di SMA Negeri 3 Sidoarjo
Education is the primary foundation in building a new generation that is competitive and inclusive. In striving to achieve this goal, a differentiated approach is a suitable idea to be implemented. Differentiated learning is centered on learners and tailored to their needs, interests, and learning styles. However, field facts show that the implementation of differentiated learning is still not optimal due to unclear conceptual application. This study aims to identify how the implementation of differentiated learning engages active participation of learners within the scope of the Islamic Religious Education (PAI) subject\u27s Islamic Religious Education Competency (SKI) material. The research method used is qualitative descriptive with research subjects from class XI F-7 at SMAN 3 Sidoarjo and data collection through observation, interviews, and documentation. This qualitative research finds that there are three stages in optimizing the implementation of differentiated learning: content differentiation, process differentiation, and product differentiation. The results show that differentiated learning within the scope of SKI material in the PAI subject can enhance active engagement of learners in the classroom. The researcher concludes that the success of differentiated learning is supported by good collaboration and communication between teachers and learners.
Abstrak
Pendidikan merupakan pondasi utama dalam membangun generasi baru yang berdaya saing dan inklusif. Dalam upaya menggapai tujuan tersebut, pendekatan berdiferensiasi merupakan gagasan tepat untuk diterapkan. Pembelajaran berdiferensiasi merupakan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik yang disesuaikan dengan kebutuhan, minat, dan gaya belajar mereka. Namun fakta dilapangan menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran diferensiasi masih belum optimal karena konsep penerapan yang belum jelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana implementasi pembelajaran berdiferensiasi dalam keterlibatan aktif peserta didik pada ruang lingkup materi SPI mata pelajaran PAI. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian kelas XI F-7 di SMAN 3 Sidoarjo dan pengumpulan data melalui observasi, wanwacara, dan dokumentasi. Penelitian kualitatif ini menemukan bahwa terdapat tiga tahapan dalam upaya optimalisasi pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi yaitu diferensiasi konten, diferensiasi proses, dan diferensiasi produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi dalam ruang lingkup materi SPI pada mata pelajaran PAI dapat meningkatkan keterlibatan aktif peserta didik di kelas. Peneliti menyimpulkan bahwa keberhasilan pembelajaran berdiferensiasi tersebut didukung oleh adanya kolaborasi dan komunikasi yang baik antara guru dengan peserta didik.
 
Peran Pondok Pesantren dalam Melestarikan Al-Barzanji di Pondok Pesantren Irsyadul Islamiyah Tanjung Medan
This research examines the role of the Irsyadul Islamiyah Tanjung Medan Islamic Boarding School in preserving the Al-Barzanji tradition. Research Using descriptive qualitative research methods with data collection techniques through observation, interviews and documentation, this research aims to determine the Islamic boarding school\u27s efforts to maintain and teach the Al-Barzanji tradition, identify the challenges faced, and reveal the benefits and socio-religious impacts. The research results show that Islamic boarding schools play an active role in preserving Al-Barzanji through routine learning, competitions, and community involvement in various religious activities. Supporting factors for preservation include the active role of Islamic boarding school caregivers, community support, and the availability of learning resources. Meanwhile, inhibiting factors include the decline in interest of students, lack of in-depth understanding of the meaning of Al-Barzanji, the influence of globalization, and the challenges of regeneration. The impact of preserving this tradition can be seen in increasing the spirituality of students, strengthening their character, and creating social harmonization between the Islamic boarding school and the surrounding community. This research concludes that the preservation of Al-Barzanji in Islamic boarding schools not only functions as a means of religious education, but also as a medium for maintaining the continuity of the Islamic cultural heritage of the archipelago.
Abstrak
Penelitian ini mengkaji peran Pondok Pesantren Irsyadul Islamiyah Tanjung Medan dalam melestarikan tradisi Al-Barzanji. Penelitian Menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya pesantren dalam menjaga dan mengajarkan tradisi Al-Barzanji, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta mengungkap manfaat dan dampak sosial keagamaannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren berperan aktif dalam melestarikan Al-Barzanji melalui pembelajaran rutin, perlombaan, dan pelibatan masyarakat dalam berbagai kegiatan keagamaan. Faktor pendukung pelestarian meliputi peran aktif pengasuh pesantren, dukungan masyarakat, dan ketersediaan sumber daya pembelajaran. Sementara faktor penghambat mencakup menurunnya minat santri, kurangnya pemahaman mendalam terhadap makna Al-Barzanji, pengaruh globalisasi, dan tantangan regenerasi. Dampak pelestarian tradisi ini terlihat pada peningkatan spiritualitas santri, penguatan karakter, serta terciptanya harmonisasi sosial antara pesantren dan masyarakat sekitar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelestarian Al-Barzanji di pesantren tidak hanya berfungsi sebagai sarana pendidikan keagamaan, tetapi juga sebagai medium untuk menjaga keberlangsungan warisan budaya Islam Nusantara
Guru Pendidikan Agama Islam Mengembangkan Media Pembelajaran PAI untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Smp Anugrah Desa Tanjung Medan
Students’ interest in learning Fiqih is often low due to monotonous and less interactive teaching methods. This study aims to explore the strategies used by Islamic Education (PAI) teachers in developing Fiqih learning media to enhance students’ interest in learning at SMP Anugrah, Tanjung Medan Village. This research employs a qualitative approach with a case study method. Data were collected through interviews with PAI teachers, classroom observations, and documentation of teaching materials. The results show that PAI teachers developed technology-based learning media such as animated videos, infographics, and interactive quiz applications. The use of these media increased student engagement in Fiqih learning. Students became more active, enthusiastic in discussions, and showed improvement in learning outcomes. Teachers also stated that digital media are more effective in delivering abstract concepts compared to traditional lecture methods. However, there are challenges in implementing these media, such as limited technological facilities and a lack of training for teachers. Therefore, support from the school is needed in providing technological infrastructure and training so that the use of technology-based learning media can be optimized.
Abstrak
Minat belajar siswa dalam mata pelajaran Fiqih sering kali rendah akibat metode pembelajaran yang monoton dan kurang interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengembangkan media pembelajaran Fiqih guna meningkatkan minat belajar siswa di SMP Anugrah, Desa Tanjung Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi kelas, dan dokumentasi materi ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi, seperti video animasi, infografis, dan aplikasi kuis interaktif. Penggunaan media ini meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran Fiqih. Siswa menjadi lebih aktif, antusias berdiskusi, dan menunjukkan peningkatan hasil belajar. Guru juga menyatakan bahwa media digital lebih efektif dalam menyampaikan konsep abstrak dibandingkan metode ceramah. Namun, terdapat tantangan dalam penerapannya, seperti keterbatasan fasilitas teknologi dan kurangnya pelatihan bagi guru. Oleh karena itu, dibutuhkan dukungan sekolah dalam penyediaan infrastruktur dan pelatihan guru agar penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi dapat berjalan optimal
Pengembangan Bahan Ajar Menulis Teks Prosedur dengan Model Discovery Learning Mengunakan Media Audio Visual di Universtitas Bina Sehat PPNI
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar menulis teks prosedur dengan metode pembelajaran discovery learning mengunakan media audio visual. Metode penelitian yang digunakan untuk mengkaji hal ini mengunakan metode R&D digunakan untuk mengembangkan dan mengvalidasi produk pendidikan. Penelitian ini juga dilakukan di universitas Bina Sehat PPNI dengan pertimbangan mahasiswa tersebut juga sedang menempuh mata kuliah teks prosedur sehingga sesuai untuk menjadi objek yang diteliti.
Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah dari 75 mahasiswa menunjukan 89,5% merespon positif dengan adanya pembelajaran ini. Dari data presentase data 89,5% berada pada interval skor 85% yang berarti respon yang diberikan oleh mahasiswa sangatlah positif. Menurut Hobri (2009), kreteria keefektifan suatu model dikaitkan dengan ketuntasan hasil belajar siswa dan respon positif mereka. Pembelajaran efektif terjadi bila ada keaktifan mahasiswa yang dilibatkan untuk mengorganisasikan dan menemukan hubungan informasi yang diberikan
Analisis Gerakan Literasi Sekolah terhadap Minat Membaca Siswa Kelas 4 SDN 001 Sawah Baru Kecamatan Kampa Kabupaten Kampar
Latar belakang dari penelitian ini adalah rendahnya minat membaca siswa kelas IV UPT SDN 001 Sawah Baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses kegiatan literasi terhadap minat baca siswa dan untuk mengetahui dampak gerakan literasi sekolah terhadap minat membaca siswa kelas IV UPT SDN 001 Sawah Baru. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian analisis, yang dilaksanakan di kelas tinggi. Subjek dalam penelitian ini yaitu 1 orang guru dan 18 orang siswa kelas IV. Pengumpulan data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan kuesioner. Adapun hasil dari penelitian ini adalah proses kegiatan literasi terhadap minat baca siswa ini dilakukan dengan cara melakukan pembiasaan membaca 15 menit sebelum memulai pembelajaran di pojok baca kelas dan melakukan kunjungan setiap minggunya ke perpustakaan sekolah. Dampak gerakan literasi sekolah terhadap minat membaca siswa adalah siswa menjadi terbiasa dalam membaca sehingga kemampuan siswa dalam menyelesaikan permasalahan dalam pembelajaran menjadi lebih baik, dan dengan demikian hasil belajar siswa pun dapat meningkat atau membaik
????? ????? ??????? ?? ???? ???????? ????? ??????? ????????? ???????? 1 ?????????
???????? ??? ??? ?? ??????? ??????? ??? ????????. ???? ????? ???? ?? ???? ????? ???????? ??? ??? ???? ????? ???? ????? ???????? ??? ???? ????? ??????? ??? ??? ??????? ????? ???? ????? ?????? ?????? ??? ??????? ??? ???? ??? ?????? ????????? ??????? ????? ?????? ??? ????? ??? ?????? ????? ??????. ???? ??? ????? ??? ????? ????? ?????? ???????? ?????? ??????? ?? ???? ????? ??????? ?? ???? ????? ??????? ??? ??????. ????? ????? ????????? ?? ????? ??????? ???? ???????? ?????? ?????? ?? ?????? ????????? ?????? ??? ????? ?? ?????? ?????? ????????? ?? ?? ??????. ????? ??? ???????? ???? ??? ?????? ?????? ????? ?? ????? ???? ????? ??????? ???????? ????? ??????? ????? ??? ????? ????? ???? ??????.??? ???? ????? ???????? ??????
Pengertian, Tujuan, dan Objek Kajian Sains
Manusia pada hakikatnya akan selalu mengikuti perkembangan zaman dan akan selalu berusaha untuk mengikutinya. Maka, manusia perlu meningkatkan kemampuannya dalam Pendidikan ilmu pengetahuan, termasuk menigkatkan kemampuan berpikir. Salah satu pemicu berkembangnya zaman adalah munculnya pengetahuan-pengetahuan baru yang rasional dan telah diuji kebenarannya. Pengetahuan dasarnya bermula dari sains. Oleh karena itu, penelitian ini akan menjelaskan mengenai pengertian, ruang lingkup, dan objek kajian dari sains. Metode yang digunakan adalah penelitian bahan pustaka atau library research, di mana buku, majalah, dan bahan bacaan yang lainnya menjadi sumber utama pada penelitian ini. Sains adalah cabang ilmu pengetahuan yang memiliki sifat yang kongkrit, rasional, teruji, dan dapat dirasakan oleh indra manusia
Implementasi Literasi Al-Qur’an Sebagai Upaya Peningkatan Karakter Religius Siswa Sma Muhammadiyah 2 Surakarta
Penelitian ini berupaya meneliti tentang literasi Al-Qur’an Lokasi penelitian ini di SMA Muhammadiyah 2 Surakarta, Lembaga pendidikan yang menanamkan pendidikan karakter, sekolah swasta yang diselenggarakan oleh Majelis Dikdasmen PDM Surakarta. Lokasi penelitian di SMA Muhammadiyah 2 Surakarta. mengkaji upaya peningkatan nilai karakter religius peserta didik melalui pembiasaan Literasi Al-Qur’an. Metode yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode deskriptif kualitatif, pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengamatan dilakukan dengan cara menyusun kerangka terlebih dahulu sebagai persiapan awal. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa indikator keberhasilan Literasi Al-Qur’an dapat dilihat apabila siswa membaca Al-Qur’an dengan baik, menghafal minimal 30 juz, memahami apa yang dipelajari serta dapat mengaplikasikan kehidupan sehari-hari, serta melakukan dokumentasi bertujuan untuk mendapatkan data berupa tulisan atau gambar. Hasil penelitian menunjukkan kegiatan literasi Al-Qur’an salah satu media dalam mendekatkan diri kepada Allah untuk mencapai ketenangan dan ketentraman batin pada setiap siswa untuk membentuk pribadi yang matang, serta mampu meyakini dalam beragama. Dampak dari kegiatan ini terhadap peserta didik yaitu perubahan sikap karakter religius, menurut teori Gay Hendricks dan Kate Ludeman ada 8 Aspek sikap religius berupa kejujuran, adil, bermanfaat, rendah hati, bekerja efisien, memiliki visi dan misi, disiplin, dan keseimbangan diri. Dimisalkan sikap terhadap guru, orang tua dan sesama teman, serta dapat memotivasi dirinya sendiri dengan tanggung jawab dan kewajiban ibadahnya, seperti membaca Al-Qur’an, belajar ilmu agama, shalat Dhuha dan shalat dzuhur berjama\u27ah