MODELING: Jurnal Program Studi PGMI
Not a member yet
891 research outputs found
Sort by
Supervisi Manajerial Kepala Madrasah di Madrasah Aliyah Negeri 1 Mesuji
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui supervise manajerial yang dilakukan oleh Kepala Madrasah Aliyah Negeri 1 Mesuji yang berada di kabupaten Mesuji. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif, pengumpulan data dengan menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian ini adalah 1) Perencanaan Supervisi Manajerial Kepala Madrasah yaitu pertama menetapkan Tujuan dan Standar supervise manajerial yang akan dilakukan, kedua melakukan Identifikasi Kebutuhan dalam melaksanakan supervise manajerial, ketiga, menyusun program supervise. 2) Koordinasi dalam rencana program supervisi manajerial yaitu pertama, sosialisasi Pemahaman Visi dan Misi madrasah, kedua Penyusunan Rencana Strategis secara bersama, membangun Komunikasi yang Efektif dengan seluruh tenaga kependidikan.3)Pelaksanaan Supervisi manajerial yaitu: pertama, menyampaikan Waktu pelaksanaan kepada tenaga kependidikan sesuai dengan program yang telah dibuat, kedua berkoordinasi dan komunikasi dengan tim supervise, ketiga, melaksanakan kegiatan Supervisi. 4) Melakukan Penilaian yaitu: pertama Penentuan Tujuan evaluasi/penilaian, kedua melakukan pengumpulan data, ketiga melakukan analisis data, keempat melakukan interpretasi hasil penilaian, kelima, membuat rekomendasi dan keenam mengkomunikasikan hasil supervise manajerial. 5) Pengembangan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) kependidikan, yaitu pertama, Pengadaan Sumber Daya Manusia (SDM), kedua mengadakan pelatihan dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), ketiga melakukan evaluasi kinerja Sumber Daya Manusia (SDM), keempat melakukan motivasi dan penghargaan, kelima peningkatan kesejahteraan dan keenam, menciptakan budaya organisasi yang positif serta ke tujuh pengembangan dan pengelolaan karier
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Augmented Reality untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Matematika Siswa Kelas V di Madrasah Ibtidaiyah
The development of interactive learning media based on Augmented Reality was carried out with the aim of increasing the mathematics learning motivation of madrasah ibtidaiyah students. This interactive learning media was developed according to the digital era which makes Augmented Reality learning media effective, interesting and fun. Development research using the ADDIE procedure modified into five development stages has produced a learning media product in the form of interactive learning media based on Augmented Reality with mathematical material in the form of educational game learning media. The results of the analysis of the collected data have shown differences in the development of mathematics learning motivation in students between before and after using learning media. Augmented reality-based interactive learning media has been developed in accordance with the independent curriculum, so that it can improve learning outcomes for students
Penerapan Pendidikan Karakter Peduli Lingkungan dalam Menumbuhkan Sikap Sosial Siswa di MI KH Abu Mansur Surabaya
Dalam pembelajaran di sekolah Pendidikan karakter menjadi bagian terpenting untuk menghasilkan murid-murid yang berkualitas dan luar biasa.Guru harus meningkkatkan kualitas Pendidikan karakter kepedulian lingkungan dalam menumbuhka sosial siswa di MI KH ABU MANSUR . Tujuan penelitan untuk memastikan bahwa karakteritik peduli lingkungan untuk menjadikan siswa memiliki sikap dan tindakan untuk mencegah kerusakan alam dan mengembangkan sikap memperbaiki dan mengelola, menjaga dan melestarikan lingkungan .Dalam wawancara dan observasi di temukan adanya siswa yang belum paham akan kepedulian lingkungan Dalam hal ini peneliti juga menemukan langkah-langkah yang diambil dalam penerapan pendidikan karakter peduli lingkungan dengan cara , merawat tanaman , membuang sampah pada tempatnya dan membedakan jenis sampah organik dan anorganik.Tingkat kepedulian dan kepekaan siswa dapat terbentuk dengan pendidikan karakter kepedulian lingkunga
Pentingnya Evaluasi Pembelajaran pada Tingkat Sekolah Dasar di SD Negeri 194/VI Tambang Emas I
This research aims to determine students\u27 abilities regarding evaluations carried out by teachers at SD Negeri 194/VI Tambang Emas I. This research is a type of Classroom Action Research. Implementing classroom learning will have an impact on increasing teacher abilities, because a competent teacher is a teacher who is able to manage the class and evaluate students individually and in groups. Learning evaluation is a process of determining the level of achievement of predetermined learning objectives through a systematic method. Learning evaluation aims to collect information that is the basis for measuring the level of progress, development and learning achievements of students, as well as the effectiveness of educators in teaching. The results of the research show that teachers at SD Negeri 194/VI Tambang Emas I will provide an evaluation after repeating the lessons that have been learned and after that the teachers explain the lessons that will be learned using observation media for students so that students find out for themselves and after that the teacher will explain
Tradisi Nasi Ambeng sebagai Adat Mendoakan Leluhur dan Menjalin Silaturahmi di Masyarakat Kecamatan Sooko Kabupaten Ponorogo Provinsi Jawa Timur
The ruwahan tradition is the tradition of sending prayers to the ancestors independently each family and also together using an Ambengan which is carried out in the mosque. Ambengan is food as a symbol to send prayers and ask God for the safety of the ancestral spirits of the Sooko Ponorogo hamlet community. The people of Sooko Ponorogo Hamlet usually send prayers for a pilgrimage to the grave after the 15th of the month of Syaban. The ruwahan tradition is carried out to send prayers and remind people of their deceased ancestors. This ruwahan tradition has existed for a long time, therefore people now only preserve or continue the tradition. Along with time, the implementation of the ruwahan tradition experienced dynamics by summarizing the tradition. This makes it easier for people to carry out the tradition, but on the other hand there is a cut in the tradition that will reduce the richness of the pre-existing culture
Peran Majlis Taklim dalam Membentuk Karakter Islami melalui Sirah Nabawi
Implementasi dari kajian sirah nabawi memiliki manafaat yang cukup signifikan, hal ini dilandasi dengan karakter yang kuat dari sosok yang menjadi topik pembahasan yaitu Muhammad, dengan adanya upaya pembinaan dengan metode yang diaklimatisasi dengan karakter remaja saat ini secara kontinyu, menjadikan kajian sirah nabawi dapat diterima dan diaktualisasi dengan baik, namun hal ini perlu menjadi perhatian seluruh kalang untuk dapat meminimalisir problematika yang ada saat ini. Metode penelitian berupa pendekatan kualitatif diskriptif dengan menganalisis informasi, data dan mendeskripsikan suatu gejala yang terjadi di Majelis Taklim Shoutus Sabab hasilnya membuktikan bahwa dengan menggunakan pendekatan kajian sirah nabawi secara kolaboratif, interaktif, holistik, dan historis disertai dengan upaya pendekatan batiniyah dapat lebih diterima secara maksimal oleh Kalangan remaja, adanya kajian ini sebagai salah satu upaya problem solving dalam mengatasi problematika karakter remaja saat ini
Inovasi Pendidikan Islam melalui Peningkatan Profesionalitas Guru Agama Islam
Guru adalah pendidik, yang menjadi tokoh, panutan, dan identifikasi bagi para peserta didik, dan lingkungannya. Kemampuan seorang guru dalam menghadapi era pendidikan 4.0 dengan kemajuan Iptek yang semakin pesat harus selalu diasah. Tulisan ini bertujuan untuk melihat bagaimana penerapan dan urgensi dari Inovasi Pendidikan Islam Melalui Peningkatan Profesionalitas Guru Agama Islam. Penelitian ini menggunakan teknik studi literatur dari berbagai penelitian yang sudah ada yang mana peneliti menjabarkan mengenaiinovasi pendidikan islam melalui peningkatan profesionalitas guru agama Islam. Studi literatur merupakan kegiatan untuk mencari sebagian teori dari beberapa referensi yang relevan dengan topik pembahasan atau masalah yang sudah penulis temukan. Kesimpulan dari artikel ini adalah: (1) Professional secara istilah dapat diartikan sebagai pekerjaan yang dilakukan oleh mereka yang khusus dipersiapkan atau dididik untuk melaksanakan pekerjaan tersebut dan mereka mendapat imbalan atau hasil berupa upah atau uang karena melaksanakan pekerjaan tersebut. (2) Kompetensi profesional guru sangat dibutuhkan sebagai upaya proses pembelajaran yang lebih baik, sehingga peserta didik akan termotivasi untuk belajar dan berprestasi. Karena guru yang profesional akan mampu melaksanakan strategi pembelajaran dan menyajikan materi dengan baik dan menyenangkan dan tidak hanya berorentasi kepada ketuntasan belajar saja tetapi proses tumbuh kembang potensi peserta didik yang meliputi aspek kognitif, afektif dan psikomotorik. (3) Inovasi pendidikan adalah suatu perubahan yang baru dan bersifat kualitatif, berbeda dari hal yang ada sebelumnya serta diusahakan untuk meningkatkan kemampuan profesional tenaga pendidik (kepala sekolah dan guru) dan untuk memecahkan masalah tenaga kependidikan yang belum dapat diatasi dengan cara-cara yang konvensional. Untuk lebih mendekatkan pemahaman kita terhadap inovasi pendidikan tenaga pendidik (upaya profesionalisasi), Maka dalam konteks profesionalisasi, istilah profesi dapat dijelaskan dengan tiga pendekatan (approach), yaitu pendekatan karakteristik, pendekatan institusional, dan pendekatan legalistik.
Abstract
Teachers are educators, who become figures, role models and identification for students and their environment. A teacher\u27s ability to face the era of education 4.0 with increasingly rapid advances in science and technology must always be honed. This article aims to see the implementation and urgency of Islamic Education Innovation through Increasing the Professionalism of Islamic Teachers. This research uses literature study techniques from various existing studies in which researchers describe innovations in Islamic education through increasing the professionalism of Islamic religious teachers. Literature study is an activity to search for some theories from several references that are relevant to the topic of discussion or problem that the author has found. The conclusions of this article are: (1) . Professional in terms can be interpreted as work carried out by those who are specifically prepared or educated to carry out the work and they receive rewards or results in the form of wages or money for carrying out the work. (2) Teacher professional competence is really needed as an effort to improve the learning process, so that students will be motivated to learn and achieve. Because professional teachers will be able to implement learning strategies and present material well and in a fun way and not only oriented towards learning completeness but also the process of potential growth and development of students which includes cognitive, affective and psychomotor aspects. (3) Educational innovation is a change that is new and qualitative in nature, different from what existed before and is sought to improve the professional abilities of teaching staff (school principals and teachers) and to solve problems of educational staff that cannot be resolved using conventional methods. . To bring our understanding closer to the educational innovation of teaching staff (professionalization efforts), in the context of professionalization, the term profession can be explained using three approaches, namely the characteristic approach, the institutional approach, and the legalistic approach
HIBRIDISASI TRADISI DAN KERUKUNAN UMAT BERAGAMA (Studi Kasus Intern Umat Islam di Jampirogo Sooko Mojokerto)
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk identitas kultur lokal pada masyarakat Kedungpring; menganalisis konstruksi interpenetrasi kolektivitas identitas antar identitas lokalitas masyarakat Kedungpring, dan; menganalisis bingkai hibridisasi tradisi masyarakat Kedungpring dalam rangka membangun kerukunan intern umat Islam. Metode penelitian yang dipakai adalah metode kualitatif dengan menekankan pada analisis interpretatif terkait fenomena yang diamati.
Hasil penelitian menunjukkan: (1) Bentuk dan perubahan identitas kultur lokal masyarakat Kedungpring-Jampirogo terjadi melalui ambivalensi identitas kultural, deterritorialisasi identitas kultural, modifikasi tradisi (manakib dan khataman), dan kreolisasi kultural (antara ganjaran dan maksiat, antara nasib dan ’nasab’, dan keluk; antara ibadah dan syirik). (2) Konstruksi interpenetrasi kolektivitas identitas antar identitas lokalitas terjadi melalui perubahan bahasa. (3) Bingkai hibridisasi tradisi terbangun melalui interaksi interpenetrasi antar identitas lokalitas; interaksi interpenetrasi antar identitas lokalitas terbangun identitas kolektif; dan melalui bangunan identitas kolektif inilah terbangun kerukunan intern umat Islam masyarakat Jampirogo, Sooko, Mojokerto.
Abstract
The purpose of this research is to describe the form of local cultural identity in Kedungpring community; analyze the construction of interpenetration of identity collectivity between local identity of Kedungpring community, and; analyze the frame of hybridization of Kedungpring community tradition in order to build internal harmony of Muslims. The research method used is qualitative method by emphasizing on interpretative analysis related to the observed phenomenon.
The research results show: (1) Forms and changes of local cultural identity of Kedungpring-Jampirogo community occur through ambivalence of cultural identity, deterritorialization of cultural identity, modification of tradition (manakib and khataman), and cultural creolization (between reward and sin, between fate and \u27nasab\u27, and keluk; between worship and shirk). (2) The construction of identity collectivity interpenetration between locality identities occurs through language change. (3) The frame of hybridization of tradition is built through the interaction of interpenetration between locality identities; the interaction of interpenetration between locality identities builds collective identity; and through this collective identity building, the internal harmony of the Muslim community of Jampirogo, Sooko, Mojokerto is built
Penggunaan Kecerdasan Buatan untuk Pembelajaran Bahasa Arab yang Adaptif dan Terpersonalisasi
Artificial intelligence is a breakthrough and advancement that focuses on the needs and demands of students. Over time, digital transformation has undergone rapid development. This has a significant impact on the growth of various sectors, including the education sector. Technology or Artificial Intelligence (AI) has experienced significant developments along with technological advances. The presence of AI is increasingly affecting all aspects of human life, especially in the field of education. Therefore, in the realm of education, utilizing technology in schools or universities is a wise move, as it not only facilitates access to information but also helps in independent learning. The use of AI in Arabic language learning can be used in translation, Arabic grammatical learning and can also be used in helping muhadatsah activities. The aim of this study is to elucidate the role of AI in building adaptive and personalized learning ecosystems, particularly in Arabic language education. The method used in this study is a literature review or literature research with a qualitative approach, data data collected from various literature in the form of scientific journals, books, and several other scientific discoveri
Analysis of Islamic Education Values in the Novel Kembara Rindu by Habiburrahman El Shirazy
This research aims to find out what Islamic education values are contained in the novel Kembara Rindu by Habiburrahman El Shirazy. This research is motivated by the existence of problems in the world of education such as social, cultural and so on, as educators or educated people must be able to find a way out to solve these problems. The way that can be done is through learning resources. One of the interesting learning resources can be done through reading materials, namely literary works. The bast seller novel whose story has many lessons and even Islamic education values that can be used as a learning resource is the novel kembara rindu by habiburrahman El Shirazy. This research is a type of library research (Library Reseach). The data collection technique used in this research is documentation, collecting various kinds of data in the form of writings that are relevant to the problems that are the focus of research. The data analysis technique used in this research is content analysis. The results showed that there are Islamic education values in the novel kembara rindu by Habiburrahman El Shirazy including the value of aqidah, such as faith in Allah, faith in the books of Allah, faith in the Messenger, faith in the last day and faith in \u27qada and qadar. Furthermore, there is the value of worship, such as prayer, prayer and dhikr. And finally there are moral values, such as helping and gratitude