MODELING: Jurnal Program Studi PGMI
Not a member yet
891 research outputs found
Sort by
Model Manajemen Pendidikan Islam dalam Aktivitas Dakwah Tuan Guru Haji Muhammad Mutawalli Yahya Al-Kalimi di Lombok
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis model manajemen pendidikan Islam yang diterapkan dalam aktivitas dakwah Tuan Guru Haji Muhammad Mutawalli Yahya Al-Kalimi di Lombok. Sebagai salah satu tokoh berpengaruh dalam penyebaran Islam di Lombok, Tuan Guru Mutawalli mengintegrasikan prinsip-prinsip dakwah dengan strategi manajemen yang efektif untuk membangun pendidikan Islam berbasis nilai-nilai spiritual dan budaya lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen dari lembaga pendidikan yang didirikan atau dipengaruhi oleh beliau. Penelitian ini juga mengidentifikasi elemen-elemen penting dalam manajemen pendidikan Islam yang mencakup perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan dakwah yang diarahkan pada pengembangan sistem pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model manajemen pendidikan Islam yang diterapkan oleh Tuan Guru Mutawalli mencakup tiga aspek utama: (1) Integrasi Dakwah dan Pendidikan, di mana dakwah tidak hanya sebagai aktivitas keagamaan tetapi juga sebagai sarana membangun pendidikan Islam yang holistik; (2) Penguatan Kelembagaan Pendidikan, dengan pendekatan berbasis komunitas yang melibatkan peran aktif masyarakat lokal; dan (3) Penerapan Nilai-Nilai Tasawuf, yang menekankan spiritualitas, akhlak mulia, dan kesadaran sosial dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan dakwah dan pendidikan Islam di bawah kepemimpinan Tuan Guru Mutawalli didukung oleh pendekatan manajemen yang sistematis dan kontekstual, yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Lombok. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya penerapan model manajemen berbasis dakwah untuk meningkatkan mutu pendidikan Islam di era kontemporer
Pengaruh Metode Pembelajaran Berbasis Teknologi terhadap Pemahaman Siswa Kelas VII Mata Pelajaran Fikih di MTsN 2 Labuhanbatu Utara
This research aims to determine the effect of technology-based learning methods on the understanding of grade VII students of the subject of fiqh at MTSN 2 North Labuhanbatu. The population in this study were students of MTSN 2 North Labuhanbatu class VII totaling 252 students from 7 classes, namely (VII-1, VII-2, VII-3, VII-4, VII-5, VII-6, VII-7). The technique used in this sampling is by using a random technique, where the author took a sample of 10% of the total number of students in class VII. So the sample in this study was 25 students. The results showed that the correlation value of rxy = (5.413) and the value of Df = 25-2 = 23 obtained rtable at a significant level of 5% of (1.71387) and multiple regression test (R Square) of 0.748 meaning that there is an influence of technology learning methods on the understanding of grade VII students by 74,8%, and the remaining 25,2% is influenced by other variables. Thus, rxy is greater than rtable so it can be concluded that there is an influence of technology-based learning methods on the understanding of class VII students in the subject of fiqh at MTSN 2 Labuhanbatu Utara.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran berbasis teknlogi terhadap pemahaman siswa kelas VII mata pelajaran fikih di MTSN 2 Labuhanbatu Utara. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik MTSN 2 Labuhanbatu Utara kelas VII yang berjumlah 252 siswa dari 7 kelas yaitu (VII-1, VII-2, VII-3, VII-4, VII-5, VII-6, VII-7). Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel ini adalah dengan menggunakan teknik acak, dimana penulis mengambil sampel 10 % dari jumlah siswa seluruh kelas VII. Maka sampel pada penelitian ini 25 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai korelasi rxy = (5,413) dan nilai Df = 25-2= 23 diperoleh rtabel pada taraf signifikan 5% sebesar (1,71387) dan uji regresi berganda (R Square) sebesar 0,748 artinya terdapat pengaruh metode pembelajaran teknologi terhadap pemahaman siswa kelas VII sebesar 74,8%, dan 25,2% sisanya dipengaruhi oleh variabel lainnya. Dengan demikian rxy lebih besar dari rtabel sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh metode pembelajaran berbasis teknologi terhadap pemahaman siswa kelas VII mata pelajaran fikih di MTSN 2 Labuhanbatu Utara
Pendidikan Islam Inklusif: Menyatukan Keberagaman dalam Satu Visi Tauhid
Artikel ini membahas konsep pendidikan Islam inklusif sebagai respons terhadap realitas masyarakat Muslim yang beragam, khususnya di Indonesia. Pendidikan Islam inklusif menekankan pentingnya membuka ruang dialog, saling menghormati perbedaan, dan membangun sistem pembelajaran yang berlandaskan nilai-nilai tauhid. Dengan pendekatan ini, keberagaman budaya, etnis, dan pemikiran keagamaan tidak dipandang sebagai penghalang, melainkan sebagai kekayaan yang memperkaya proses pendidikan. Artikel ini juga menguraikan tantangan, strategi implementasi, serta harapan ke depan dalam mewujudkan sistem pendidikan Islam yang ramah dan menyatukan
Implementation of English Learning Model with Contextual Teaching and Learning (CTL) Approach to Improve Students’ Comprehension
This study aims to determine the improvement of English learning outcomes of MTs Negeri 7 Boyolali students through the application of English learning models with the CTL approach. This type of research is Classroom Action Research. The subjects of this study were MTs Negeri 7 Boyolali students with a total of 23 students. The research instruments used were observation, tests and documentation. The result data exposure shows that student learning outcomes experience a significant increase in each cycle which is marked by the sufficient category, the first cycle of student learning completeness is 74% with an average value of 76.4 or 17 students who complete then increases in the second cycle of student learning completeness is 87% with an average value of 85.4 or 20 students who pass to achieve good qualifications. Based on the results obtained, it was concluded that there was a very significant increase in English learning outcomes at MTs Negeri 7 Boyolali through the application of the English language learning model with the CTL approach
The Practice of Implementing Dhuha Prayer Before Learning Activities and it\u27s Impact on Student\u27s Religious Character at SD Negeri 215 Bengkulu Utara
This study aims to examine the implementation of the daily Salat Dhuha routine before classroom activities and its impact on the development of students’ religious character at SD Negeri 215 Bengkulu Utara. The academic concern driving this research lies in the limited exploration of routine worship practices as a character-building strategy within public elementary schools. Employing a descriptive qualitative approach, the study involved teachers, the principal, and students as key informants. Data were collected through observations, interviews, and documentation, then analyzed through data reduction, display, and verification. The findings reveal that the Salat Dhuha routine strengthens discipline, enhances worship consistency, fosters emotional calmness, and cultivates responsibility, all of which are reflected in students’ behaviors during the learning process. Teachers’ exemplary conduct, supportive school culture, and established habituation programs further contribute to the effectiveness of the initiative. Despite its strengths, the program faces challenges including students’ varying developmental levels, limited facilities, and the need for continuous teacher development. These findings highlight the importance of integrating religious practices into daily learning structures as a sustainable strategy for nurturing students’ spiritual and behavioral growth
Analisis Penggunaan Quizizz sebagai Media Berbasis Website untuk Evaluasi Kognitif pada Pembelajaran di Sekolah Dasar
Karena perkembangan teknologi yang semakin pesat di era globalisasi ini Quizizz hadir untuk memudahkan evaluasi kognitif pada pembelajaran di Sekolah Dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana keefektifan penggunaan quizizz sebagai media berbasis website untuk evaluasi kognitif pada pembelajaran di Sekolah Dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan yang bersifat kualitatif dengan menggunakan pengumpulan data dalam bentuk observasi dan wawancara. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Dasar yang ada di Kabupaten Rejang Lebong, informan pada penelitian ini adalah guru kelas 4 di Sekolah Dasar yang ada di Kabupaten Rejang Lebong. Hasil wawancara menunjukan bahwa penggunaan quizizz terbukti efektif jika digunakan sebagai media dalam evaluasi kognitif di pembelajaran. Melihat dari semakin berkembangnya ilmu komunikasi dan teknologi diera sekarang ini, penggunaan media pembelajaran e-learning sangatlah membantu guru, proses pembelajaran akan menjadi semakin mudah dan peserta didik pun akan menjadi termotivasi dalam mengerjakan soal-soal yang ada apalagi gadget sekarang sudah sangat melekat dalam diri generasi milenial
Pengaruh Media Animasi Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa di Kelas V SD Muhammadiyah 21 Medan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh media animasi terhadap hasil belajar IPA siswa di Kelas V SD Muhammadiyah 21 Medan. Metode yang digunakan adalah pretest atau pretest dengan desain one group pretest and posttest. Populasi penelitian adalah siswa Kelas V SD Muhammadiyah 21 Medan yang berjumlah 27 orang, laki-laki 16 orang dan perempuan 11 orang. Metode analisis data yang dipakai dalam penelitian ini menggunakan uji validitas data, uji reliabilitas, uji normalitas dan uji paired samples test.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media animasi berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa SD Muhammadiyah 21 Medan yang dapat dilihat pada tabel hasil pretest dan posttest. Diketahui berdasarkan output yang telah diuji dalam SPSS diperoleh deskripsi nilai terhadap rata-rata mean pada pretest 60,59 dan data posttest 77,78. Maka dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh media animasi terhadap hasil belajar sisw
Pengaruh Model Quantum Teaching Berbantuan Media Audio Visual terhadap Hasil Belajar Kognitif IPA Siswa Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA di Tingkat IV Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif pre-experimental dengan desain one-group pretest posttest. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas IV SDN Kenongo 1 yang berjumlah 80 siswa. Sampel diambil sebanyak 23 siswa dari kelas IV-A dengan menggunakan teknik random sampling dari semua kelas IV. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan tes. Dimana tes ini dilakukan sebelum diberikan perlakuan berupa model Quantum Teaching berbantuan Media Audio Visual (pretest) dan sesudah diberikan perlakuan dengan model Quantum Teaching berbantuan Media Audio Visual (posttest). Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah soal pilihan ganda sebanyak 20 butir. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada penerapan model Quantum Teaching dengan berbantuan Media Audio Visual terhadap hasil belajar kognitif siswa pada mata Pelajaran IPA materi Transformasi Energi disekitar Kita. Hal tersebut dapat dilihat dari rata-rata nilai presentase siswa setelah diberikan perlakuan adalah 85, nilai ini termasuk kategori yang dinyatakan sudah mencapai ketuntasan dalam hasil belajar kognitif IPA karena acuan KKM yang digunakan pada mata pelajaran IPA di SDN Kenongo 1 sebesar 75. Hasil uji analisis data menggunakan t-test berpasangan yang menghasilkan nilai signifikansi 0,001 atau nilai signifikansi < Tingkat signifikansi yang digunakan 0,05. Diperoleh hasil thitung 26,990 > ttabel 2,045 yang dimaksud bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Dalam penelitian ini siswa sangat bersemangat dan aktif dalam proses pembelajaran dengan menggunakan model Quantum Teaching dengan berbantuan Media Audio Visual baik secara berkelompok maupun individu, penelitian ini dapat menjadikan pengalaman yang bermakna bagi setiap siswa
Toleransi antar Sesama Pemeluk Agama
Keragaman agama, suku, ras dan budaya di Indonesia sudah dikenal sejak dahulu. Ditemukan banyak perbedaan dalam keragaman yang dapat memicu konflik jika tidak dibina dan dirawat dengan baik. Di antara hal yang paling urgen adalah pengembangan sikap toleran. Prinsip-prinsip toleransi sesungguhnya ditemui dalam tuntunan semua agama, khususnya Islam. Islam mengakomodir kebebasan beragama dan budaya bagi siapapun dan tidak pernah memaksakannya kepada siapapun sebagaiana tertulis dalam lembaran sejarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pandangan Islam terkait toleransi secara teoretis, dasar dan pengembangannya. Penelitian ini adalah berjenis kepustakaan atau library research yang disusun secara sistematis. Hasil penelitian ini adalah mengungkap sejarah toleransi dalam Islam, dasar toleransi antar pemeluk agama dalam Islam, prinsip-prinsip toleransi dalam beragama serta pengembangan sikap toleransi
Meningkatkan Kemampuan Mengeluarkan Pendapat Melalui Model Pembelajaran Brainstorming pada Mata Pelajaran PPKn Kelas XI IPS di SMA Negeri 7 Gorontalo Utara
Dalam penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang meningkatkan kemampuan mengeluarkan pendapat melalui model pembelajaran brainstorming pada mata pelajaran PPKn kelas XI IPS di SMA Negeri 7 Gorontalo Utara. Dalam penelitian ini peneliti menggukan metode penelitian tindakan kelas (PTK) dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari 4 tahapan utama yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses belajar dan dapat berpikir kritis agar pembelajaran dapat berjalan dengan efektif dan efisien, data yang didapatkan melalui tahap observasi, wawancara, dokumentasi dan tes. agar data yang didapatkan sesuai dengan data lapangan serta demi untuk memperkuat data yang dapatkan. Adapun hasil penelitian menujukan bahwa kemampuan siswa dalam mengeluarkan pendapat mengalami peningkatan pada setiap siklus. Pada siklus I mengalami peningkatan dari siswa yang aktif 4 orang dari 27 siswa dengan hasil persentase 15%, cukup aktif 12 orang 44% dan kurang aktif 11 orang 41%. Sementara pada pertemuan 2 siklus 1 siswa yang aktif 11 orang 41%, cukup aktif 9 orang 33% dan kurang aktif 7 26%. Pada siklus II siswa yang aktif 18 orang 67%, siswa yang cukup aktif 7 orang 26% dan kurang aktif 2 orang 7% sedangkan pada pertemuan 2 siswa yang aktif 23 orang 85% dan cukup aktif 4 orang 15%. Dengan demikian maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran brainstorming dapat meningkatkan kemampuan mengeluarkan pendapat pada mata pelajaran PPKn di SMA Negeri 7 Gorontalo Utara