Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Not a member yet
    226 research outputs found

    Efektivitas Manajemen Boarding School Dalam Peningkatan disiplin Taruna Berbasis Semi Militer SMA Terpadu Wira Bhakti Gorontalo

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana manajemen boarding school di SMA Terpadu Wira Bhakti Gorontalo, bagaimana peningkatan disiplin taruna berbasis semi militer di SMA Terpadu Wira Bhakti Gorontalo, bagaimana faktor pendukung dan penghambat dalam peningkatan disiplin taruna di SMA Terpadu Wira Bhakti Gorontalo. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menerangkan bahwa (1) manajemen boarding school  di SMA Terpadu Wira Bhakti Gorontalo terbagi kedalam empat tahapan yaitu: Perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan/ evaluasi. (2) Kedisiplinan siswa di SMA Terpadu Wira Bhakti Gorontalo sudah cukup baik namun masih tetap perlu diadakan upaya peningkatan karena berbagai pelanggaran tata tertib siswa masih ada walaupun hanya merupakan pelanggaran kecil. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kedisiplinan siswa di SMA Terpadu Wira Bhakti Gorontalo adalah upaya yang bersifat preventif dan kuratif. (3) Faktor pendukung dalam peningkatan disiplin yaitu dengan adanya ketegasan dan keteladanan sikap guru dalam menjalankan tata tertib sekolah dan peran serta guru BK sangat membantu siswa untuk mengembangkan pola perilaku yang baik dalam dirinya. sedangkan faktor penghambat dalam peningkatan disiplin yaitu adaptasi dari para siswa dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan sekolah berasrama, sehingga terus menerus diadakan pembinaan terhadap para siswa

    Dinamika Perkembangan Spiritualitas dan Relevansinya Terhadap Pendidikan Islam

    Get PDF
    Seiring pertumbuhan seorang individu berlangsung pula proses perubahan fisik serta spiritual. Berlangsungnya proses pertumbuhan berimbas pada fisik yang mencapai tingkat kematangannya. Puncak pertumbuhan adalah masa dewasa. Namun spiritual batas yang jelas tentang batas usia kematangan spiritual belum dapat dijabarkan oleh psikologi perkembangan. Di sinilah tampaknya pendidikan mengambil peran aktifnya. Demi mempersiapkan individu untuk puncak pertumbuhan spiritual yang sempurna, pendidikan spiritual harus dijalankan secara menyeluruh dan bertahap. Artikel ini diharapkan dapat memberi pemahaman terutama kepada pendidik tentang perkembangan spiritual anak yang berdampak pada kemudahan dalam melaksanakan pendidikan Islam. Selain itu diharapkan dapat memudahkan pendidik untuk membentuk dan mengembangkan sikap spiritual sedari dini dan dilakukan sesuai dengan karakteristik kognitif dan emosi anak itu sendiri. Artikel ini adalah penelitian kepustakaan dengan mengkaji buku-buku relevan serta jurnal cetak maupun online, baik jurnal nasional dan jurnal lain yang dapat menjadi sumber pembahasan permasalahan dalam topik penelitian ini. Hasil pembahasan artikel ini adalah apa saja tahapan perkembangan rasa spiritual anak dan bagaimana keberpengaruhan tahapan tersebut terhadap penerimaan anak dalam proses pendidikan Islamnya. Selain itu dapat diketahui bahwa setiap tahap perkembangan rasa spiritual seiringan dengan perkembangan fisik dan psikisnya, yang dipengaruhi juga oleh interaksi anak dengan lingkungan.Kata Kunci: Perkembangan, Spiritual, Pendidikan, Ana

    Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Kelompok Kerja Guru Terhadap Kinerja Guru Sekolah Dasar

    Get PDF
    This research is motivated by the problem of the performance of elementary school teachers in the Antapani subdistrict area of ​​Bandung in the face of the problem that the performance of teachers is not yet optimal, it can be seen in the average teacher performance data of 78%. In an effort to improve teacher performance through the Principal\u27s leadership and teacher participation in Teacher Working Group activities. In this research the object of research is the Principal\u27s Leadership (X1) and Teacher Working Group activities (X2) and Teacher Performance (Y). This research uses a quantitative approach while the method used is descriptive research method. The population in this study were 338 elementary school teachers in the Antapani district of Bandung, from 77 elementary schools, the sample in this study was 77 teachers using a proportional stratified random sampling technique. Data collection procedures are carried out by means of observation and questionnaire distribution. In simultaneous testing the level of influence of the Independent variable (Principal Leadership and Teacher Working Groups) on the dependent variable (Teacher Performance) has an influence. This is proven by the Adjusted R figure of 0.570a indicating that Teacher Performance has a relationship between Principal Leadership and Teacher Working Groups categorized as strong with a percentage of 57%, and Fcount> Ftable, which is 17,839> 3.12 with a significance level of 0,000 <0.05, Then Ho rejected means that there is a significant simultaneous effect of the independent variable on the dependent variable or it can be said that there is an influence of the Principal\u27s Leadership and Teacher Working Groups on the Performance of Elementary School Teachers in the Antapani District of Bandung.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan kinerja guru SD di wilayah Kecamatan Antapani Kota Bandung di hadapkan pada persoalan belum optimalnya kinerja guru ini terlihat pada data rata-rata kinerja guru sebesar 78%. Dalam upaya meningkatkan kinerja guru melalui kepemimpinan Kepala Sekolah dan keikutsertaan para guru pada kegiatan Kelompok Kerja Guru. Dalam penelitian ini yang menjadi objek penelitian adalah Kepemimpinan Kepala Sekolah (X1) dan kegiatan Kelompok Kerja Guru (X2) serta Kinerja Guru (Y). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif adapun metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah Guru Sekolah Dasar Se-Kecamatan Antapani Kota Bandung sebanyak 333 guru dari 14 Sekolah Dasar, sampel dalam penelitian ini adalah 77 guru dengan menggunakan teknik sampling (proportional stratified random sampling). Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan penyebaran kuisioner. Dalam pengujian secara simultan tingkat pengaruh variabel Independen (Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Kelompok Kerja Guru) terhadap Variabel dependen (Kinerja Guru) mempunyai pengaruh. Hal ini terbukti dengan angka Adjusted R sebesar 0.570a menunjukkan bahwa Kinerja Guru mempunyai hubungan antara Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Kelompok Kerja Guru berkategori kuat dengan persentase 57%, dan Fhitung>Ftabel, yaitu 17.839>3.12 dengan tingkat signifikansi 0,000<0,05, Maka Ho ditolak artinya terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan dari variabel Independen terhadap variabel dependen atau dapat dikatakan terdapat pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Kelompok Kerja Guru terhadap Kinerja Guru Sekolah Dasar Se-Kecamatan Antapani Kota Bandung

    Peranan Pengawas Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Kualitas Guru (Studi Kasus di Mts Al-Khairaat Kota Gorontalo)

    Get PDF
    Artikel ini bertujuan menganalisis Peranan Pengawas Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Kualitas Guru (Studi Kasus di MTs Al-Khairaat Kota Gorontalo). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif menggunakan pola deskriptif dengan metode pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tujuan supervisi pendidikan ialah memberikan layanan atau bantuan untuk kualitas mengajar guru di dalam kelas yang pada gilirannya untuk meningkatkan kualitas belajar siswa. Hal ini peran dari supervisor (pengawas dan kepala madrasah) sangat diharapkan karena dia merupakan orang yang harus memikirkan kemajuan pendidikan di tingkat sekolah/madrasah. peran pengawas pendidikan dalam meningkatkan kualitas guru di MTs Al-Khairaat Kota Gorontalo, menunjukkan adanya peningkatan kemampuan professional terutama supervisi kepada kepala madrasah, tenaga pendidik, dan tenaga kependidikan dengan cara kunjungan kelas, pembicaraan individual dan rapat MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran), Melakukan kunjungan ke Madrasah dengan cara melakukan kunjungan kelas secara langsung untuk mengamati proses pembelajaran. Adapun Upayanya yaitu Melakukan rapat antara pengawas dengan pihak madrasah, Melakukan pertemuan pada Kelompok Kerja Guru (KKG), Kelompok Kerja, pembinaan terhadap guru mata pelajaran. Adapun hambatannya yaitu Kurangnyanya jumlah pengawas, masih adanya guru yang tidak mau disupervisi, adanya guru yang merasa lebih senior dari pengawas, kurangnya komunikasi antara pengawas dan guru

    Perilaku Sosial Kepala Madrasah Dalam Pelayanan Pendidikan di Madrasah Aliyah Negeri I Pohuwato

    Get PDF
    Artikel ini bertujuan untuk menggali perilaku sosial kepala madrasah dalam pelayanan pendidikan di Madrasah Aliyah Negeri I Pohuwato. Metode yang dunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Perilaku sosial kepala madrasah dalam pelayanan pendidikan di MAN 1 Pohuwato ditunjukkan dalam berbagai kegiatan yang difokuskan pada dua aspek yaitu bekerjasama dengan pihak lain untuk kepentingan madrasah dalam hal ini yaitu guru, peserta didik dan komite madrasah. Kepala madrasah berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Kepedulian kepala madrasah dalam pelayanan pendidikan terhadap masyarakat belum tampak disebabkan sulitnya menemukan fakta di lapangan. &nbsp

    Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Motivasi Kepala Sekolah Terhadap Kinerja Guru di Madrasah Aliyah Unggulan Hikmatul Amanah

    No full text
    Kinerja guru merupakan  salah  satu  faktor penting dalam menunjang mutu pendidikan. Penelitian ini membahas gaya kepemimpinan dan motivasi kepala sekolah terhadap kinerja guru di Madrasah Aliyah Unggulan Hikmatul Amanah Bendunganjati Pacet Mojokerto.Jenis penelitian yang digunakan adaah penelitian kuantitatif dengan populasi berjumlah 30 orang dan sampel berjumlah 30 orang yang tergolong sampel jenuh. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitif dengan menggunakan pendekatan asisiatif kausal atau sebab akibat. Hasil penelitian menunjukan: (1) Terdapat pengaruh yang signifikan antara gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru, 2) Terdapat pengaruh yang signifikan antara  motivasi kepala sekolah  terhadap kinerja guru, dan 3) Terdapat pengaruh yang signifikan secara bersama antara gaya kepemimpinan dan motivasi kepala sekolah terhadap kinerja guru di Madrasah Aliyah Unggulan Hikmatul Amanah Bendunganjati Pacet Mojokerto. Hal ini menunjukan  bahwa gaya kepemimpinan dan motivasi kepala sekolah  yang baik berpengaruh yang signifikan  pada peningkatan kinerja guru. Sehingga menjadi perhatian bersama bagi para pimpinan lembaga pendidikan dalam menerapkan gaya kepemimpinan serta pemberian motivasi kepada guru yang berdampak pada semangat kerja dan meningkatnya kinerja guru

    Manusia dan Kebudayaan (Manusia dan Sejarah Kebudayaan, Manusia dalam Keanekaragaman Budaya dan Peradaban, Manusia dan Sumber Penghidupan)

    Get PDF
    Keragaman dalam masyarakat majemuk merupakan sesuatu yang alami yang harus dipandang sebagai suatu fitrah. Hal tersebut dapat dianalogikan seperti halnya jari tangan manusia yang terdiri atas lima jari yang berbeda, akan tetapi kesemuanya memiliki fungsi dan maksud tersendiri, sehingga jika semuanya disatukan akan mampu mengerjakan tugas seberat apapun. Untuk menyadari hal tersebut, Bhinneka Tunggal Ika memiliki peran yang sangat penting. Pengembangan multikulturalisme mutlak harus dibentuk dan ditanamkan dalam suatu kehidupan masyarakat yang majemuk. Jika hal tersebut tidak ditanamkan dalam suatu masyarakat yang majemuk, agar kemajemukan tidak membawa pada perpecahan dan konflik. Indonesia sebagai bangsa yang multikultural harus mengembangkan wawasan multikultural tersebut dalam semua tatanan kehidupan yang bernafaskan nilai- nilaikebhinekaan. Membangun masyarakat multikultur Indonesia harus diawali dengan keyakinan bahwa dengan bersatu kita memiliki kekuatan yang lebih besar

    KEPEMIMPINAN KETUA YAYASAN DALAM MEWUJUDKAN KUALITAS PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN DI SD SWASTA

    Get PDF
    Lembaga pendidikan dasar /SD swasta merupakan sebuah organisasi formal untuk melaksanakan kegiatan pendidikan dan pembelajaran di tingkat dasar yang melibatkan peran yayasan, guru, peserta didik, orang tua dan semua stakeholder terkait. Di dalam sebuah lembaga pendidikan dasar khususnya SD berstatus swasta tentunya sangat dipengaruhi oleh peran yayasan dalam menggerakkan semua aspek yang meliputi seluruh proses pembelajaran. Terkait dengan hal tersebut, maka seyogyanya peran yayasan yang dimotori oleh Ketua Yayasan amat dibutuhkan bukan hanya sekedar memberi dan menerima kritik dan saran dalam rangka perbaikan dan pengembangan lembaga pendidikan akan tetapi lebih daripada itu seorang Ketua Yayasan diharapkan bisa menjalankan peran kepemimpinannya dalam mengayomi, mengatur, mengarahkan dan membimbing SDM di lembaga pendidikan. Demikian pula seorang Ketua Yayasan dituntut agar dapat menjalin komunikasi dan kerjasama yang baik dengan orang tua peserta didik (komite), pemerintah dan semua komponen yang berkepentingan dalam membangun, menumbuhkembangkan dan mempertahankan kualitas pendidikan khususnya di lembaga pendidikan dasar/SD swasta. &nbsp

    Peran Kepemimpinan Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan disiplin Sholat Berjamaah Peserta Didik

    Get PDF
    Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana peran kepemimpinan kepala madrasah dalam meningkatkan disiplin shalat berjamaah peserta didik di MA Al-Khairaat Kota Gorontalo, Apa saja faktor pendukung dan penghambat peran kepemimpinan kepala madrasah dalam meningkatkan disiplin shalat berjamaah peserta didik di MA Al-Khairaat Kota Gorontalo. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran kepemimpinan kepala madrasah dalam meningkatkan disiplin shalat berjamaah peserta didik di MA Al-Khairaat Kota Gorontalo, Untuk mngetahui apa saja faktor pendukung dan penghambat peran kepemimpinan kepala madrasah dalam meningkatan disiplin shalat berjamaah peserta didik di MA Al-Khairaat Kota Gorontalo. Jenis penelitian ini tergolong jenis kualitatif dengan pendekatan yang digunakan adalah fenomenologis. Selanjutnya, teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu: reduksi data, penyajian data dan Penarikan Kesimpulan. Dari hasil penelitian yang diperoleh peran Peran kepemimpinan kepala madrasah dalam meningkatkan disiplin shalat berjamaah peserta didik di MA Al-Khairaat kota Gorontalo, sudah diperankan dengan baik. Hal ini dilihat dari segi peran kepala madrasah sebagai manajer seperti melaksanakan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan serta evaluasi semuanya sudah terlaksana dengan baik. Faktor pendukung dan penghambat Peran kepemimpinan kepala madrasah dalam meningkatkan disiplin shalat berjamaah peserta didik di MA Al-Khairaat kota Gorontalo adalah Karena MA Al-Khairaat adalah: 1) Karena MA Al Khairaat adalah madrasah yang berbasis pondok pesantren, jadi lingkungannya baik dari pihak guru maupun sarana prasarana sangat mendukung. 2) Penghambatnya yakni: pertama, Ketika sudah bel istirahat shalat peserta didik yang tinggal di luar asrama pulang ke kos atau rumah mereka, kedua, Tidak adanya dukungan dari orang tua siswa untuk menjalankan peran sebagai pemimpin di madrasah

    Gaya Kepemimpinan Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru di Madrasah Ibtidaiyah Kota Gorontalo

    Get PDF
    Tujuan dalam penelitian ini adalah yaitu: Untuk mengetahui gaya kepemimpinan kepala madrasah di MI Al-Khairaat kota gorontalo provinsi gorontalo, mengetahui gaya kepemimpinan kepala madrasah dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru di mi al-khairaat kota gorontalo provinsi gorontalo, mengetahui upaya yang dilakukan kepala madrasah dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru di mi al-khairaat kota gorontalo provinsi gorontalo. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif  yaitu penelitian yang berusaha menyuguhkan dengan sistematis dan cermat fakta-fakta aktual dan sifat populasi tertentu. Teknik pengumpulan data digunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan yaitu reduksi data, Data Display dan penarikan kesimpulan.   Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peneliti menarik kesimpulan yaitu: Gaya kepemimpinan Kepala Madrasah di MI Al-Khairaat Kota Gorontalo Provinsi Gorontalo bersifat demokratis, dan selalu menjunjung tinggi keputusan-keputusan yang di sepakati bersama. Sehingganya dalam meningkatkan kompetensi guru khususnya kompetensi pedagogik, karena Kemampuan kompetensi pedagogik merupakan salah satu kompetensi yang wajib dimiliki oleh setiap guru. Semakin baik kompetensi pedagogik guru yang dimiliki tersebut maka semakin baik pula kemampuannya dalam mengelolah pembelajaran. Dimana Kepala Madrasah selalu memotivasi guru, membuka peluang kepada seluruh guru untuk melanjutkan pendidikan dan pelatihan-pelatihan, seminar, dan workshop dengan terbaik dengan peningkatan kompetensi pedagogik guru. Dan menerapkan disiplin serta melakukan supervisi. Implikasi dari hasil penelitian ini bahwa gaya kepemimpinan kepala madrasah yang bersifat demokratis mampu meningkatkan kompetensi guru khususnya kompetensi pedagogik guru, baik dengan upaya pengelolaan dalam pembelajaran ataupun semacamnya, hanya saja dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru perlu adanya penekanan dari kepala madrasah dalam menerapkan kedisiplinan agar peningkatan dapat tercapai dengan baik

    204

    full texts

    226

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇