Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Not a member yet
226 research outputs found
Sort by
Peran Gaya Kepemimpinan Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Madrasah Di Provinsi Banten
Understanding the role of leadership style in the form of transactional leadership style, transformative leadership style and visionary leadership style in improving the quality of madrasa education in Banten Province, including exposing the supporting and inhibiting factors. This research uses literature study method. The author examines the existing problems by examining several books and related journal articles to compare and draw conclusions. The results of this study show the following: First, the leadership style of Madrasah directors in Banten Province is very different, especially at the research site, namely some have developed a transactional leadership style (the academic community of MAN 1 Serang City), some have developed a transformative leadership style (the MAN 2 Kota Serang academic community). Attack), and some of them develop visionary leadership styles (the academic community of MAN 1 Serang Regency). Second, the different leadership styles of madrasah directors practiced in different locations with different leadership styles play a significant role in efforts to improve the quality of madrasah education in Banten Province.
Memahami peran gaya kepemimpinan baik berupa gaya kepemimpinan transaksional, gaya kepemimpinan transformasional dan gaya kepemimpinan visioner untuk meningkatan mutu pendidikan madrasah di Provinsi Banten, termasuk mengungkapkan faktor pendukung dan faktor penghambatnya. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka. Penulis mengkaji permasalahan yang ada dengan cara menelaah beberapa buku dan artikel jurnal terkait untuk dibandingkan dan ditarik kesimpulan. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Pertama, gaya kepemimpinan kepala madarasah di Provinsi Banten cukup bervariasi, terutama di lokasi penelitian, yakni sebagian mengembangkan gaya kepemimpinan transaksional (civitas akademika MAN 1 Kota Serang), sebagian mengembangkan gaya kepemimpinan transformasional (civitas akademika MAN 2 Kota Serang), dan sebagian lagi mengembangkan gaya kepemimpinan visioner (civitas akademika MAN 1 Kabupaten Serang). Kedua, gaya kepemimpinan kepala madrasah yang bervariasi tersebut, diterapkan dilokasi yang berbeda dengan gaya kepemimpinan yang berbeda pula, mempunyai peran yang cukup bermakna dalam upaya peningkatan mutu pendidikan madrasah di Provinsi Banten
ARAH KEBIJAKAN PENDIDIKAN ISLAM PASCA REFORMASI DI INDONESIA
Artikel ini betujuan untuk melihat kebijakan pendidikan islam di Indonesia pada masa reformasi, sebagai bahan kajian dan pelajaran bagi proses dan pengambilan kebijakan dewasa ini. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka, di mana sumber atau data-data yang dihadirkan pada penelitian ini berasal dari berbagai literature yang dianalisis secara komprehensif, sistematis dan filosofis. Hasil penelitian menemukan bahwa kebijakan pendidikan islam di era reformasi sudah sangat baik, bahkan bisa dibilang kebijakan yang dikeluarkan sudah sangat berpihak pada pengembangan pendidikan islam baik secara proses maupun secara lembaga
PEMERATAAN AKSES PENDIDIKAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PADA LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM
Kehadiran teknologi informasi dan komunikasi menyebabkan terjadinya tuntutan dari masyarakat untuk mendapatkan pelayanan yang lebih cepat, transparan, tidak dibatasi waktu dan tempat khusus dalam bidang pendidikan. Sistem informasi manajemen dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pendidikan Islam adalah suatu kebutuhan. Hal ini didasari atas fakta bahwa masyarakat sekarang ini membutuhkan dan menuntut pelayanan pendidikan berkualitas. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan. Penulis mengkali permasalahan yang ada dengan cara menelaah beberapa buku dan artikel jurnal terkait untuk dibandingkan dan ditarik kesimpulan. Salah satu solusi yang dapat diberikan adalah tersedianya instrumen dan infrastruktur tehnologi yang memungkinkan pendidikan diselenggarakan dengan baik dan bermutu dalam bentuk sistem informasi manajemen pendidikan Islam. Pemerataan pendidikan hal yang sangat penting dalam penyelenggaran pendidikan di Negara ini. Penentuan satuan pendidikan yang menjadi sasaran program perluasan dan pemerataan akses pendidikan agama yang mempertimbangkan secara proporsional antara satuan pendidikan umum dan satuan pendidikan agama. Namun tingkat ketersentuhan itu tampak belum menyeluruhABSTRAK
Kehadiran teknologi informasi dan komunikasi menyebabkan terjadinya tuntutan dari masyarakat untuk mendapatkan pelayanan yang lebih cepat, transparan, tidak dibatasi waktu dan tempat khusus dalam bidang pendidikan. Sistem informasi manajemen dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pendidikan Islam adalah suatu kebutuhan. Hal ini didasari atas fakta bahwa masyarakat sekarang ini membutuhkan dan menuntut pelayanan pendidikan berkualitas. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan. Penulis mengkali permasalahan yang ada dengan cara menelaah beberapa buku dan artikel jurnal terkait untuk dibandingkan dan ditarik kesimpulan. Salah satu solusi yang dapat diberikan adalah tersedianya instrumen dan infrastruktur tehnologi yang memungkinkan pendidikan diselenggarakan dengan baik dan bermutu dalam bentuk sistem informasi manajemen pendidikan Islam. Pemerataan pendidikan hal yang sangat penting dalam penyelenggaran pendidikan di Negara ini. Penentuan satuan pendidikan yang menjadi sasaran program perluasan dan pemerataan akses pendidikan agama yang mempertimbangkan secara proporsional antara satuan pendidikan umum dan satuan pendidikan agama. Namun tingkat ketersentuhan itu tampak belum menyeluruh.
Kata Kunci : Pemerataan Akses Pendidikan, Sistem Informasi Manajemen, Lembaga Pendidikan Isla
KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH DAN EFIKASI DIRI DENGAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU SEKOLAH DASAR DI GUGUS 013 KABUPATEN TANGERANG
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kepemimpinan transformasional kepala sekolah dan efikasi diri dengan kompetensi profesional guru sekolah dasar di Gugus 013 Kabupaten Tangerang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi guru dalam penelitian ini berjumlah 146 orang dari 14 sekolah di gugus 013 kecamatan Cisoka Kabupaten Tangerang dan sebanyak 107 orang dijadikan sampel penelitian dengan menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Selanjutnya pengumpulan data penulis menggunakan angket dan analisis yang digunakan adalah korelasi product moment dan korelasi ganda. Hasil penelitian menunjukkan (1) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan kepemimpinan transformasional kepala sekolah dengan kompetensi profesional guru dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,597 berada pada tingkat hubungan cukup kuat (2) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan efikasi diri dengan kompetensi profesional guru dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,572 berada pada tingkat hubungan cukup kuat (3) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan kepemimpinan transformasional kepala sekolah dan efikasi diri secara bersama sama dengan kompetensi profesional dengan nilai koefisien korelasi ganda sebesar 0,604 berada pada tingkat hubungan kuat dan nilai koefisien determinasi sebesar 36,48%
MANAJEMEN PROGRAM MATRIKULASI BAHASA ARAB DI PONDOK PESANTREN DARUL HIKMAH KOTA BIMA
The focus of this research is to describe the management of the Arabic matriculation program at Darul Hikmah Boarding School in Bima. In learning Arabic Darul Hikmah Boarding School implements a language matriculation program where this program must be followed by students and is expected to provide benefits in the field of language and convenience for students. In this paper the research used is qualitative research where data is collected through observation, interviews and documentation. In this paper the research used is qualitative research where data is collected through observation, interviews and documentation. Then in analyzing data consists of data collection as well as data reduction and conclusion drawing.The results of the study concluded that the series of arabic matriculation program management activities carried out at Darul Hikmah Boarding School included: planning an Arabic matriculation program through the establishment of learning programs, material preparation, media use and determination of learning method approaches. (2) Organizing Arabic matriculation has prepared qualified tutors with S2 and S1 Arabic qualifications as measured by teaching tests. (3) implementation of matriculation program applying time token arends learning model by using al-Arabiyatu Baina Yadai Auladina teaching book. (4) evaluation of Arabic matriculation program is to determine assessment standards, hold written and oral examinations, make improvements and follow-up. Thus the matriculation program using the learning time token arends model is a good program in managing the Arabic matriculation program at Darul Hikmah boarding school in BimaFokus tulisan ini adalah untuk mendeskripsikan manajemen program matrikulasi bahasa Arab di Pondok Pesantren Darul Hikmah Bima. Dalam pembelajaran bahasa Arab Pondok Pesantren Pondok Pesantren Darul Hikmah Bima menerapkan program matrikulasi bahasa yang mana program ini wajib diikuti santri dan diharapkan dapat memberikan manfaat dalam bidang kebahasaan dan kemudahan bagi santri. Dalam tulisan ini penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dimana data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian dalam menganalisis data terdiri dari pengumpulan data sekaligus reduksi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian disimpulkan bahwa rangkaian kegiatan manaejemen program matrikulasi Bahasa Arab yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Darul Hikmah Bima meliputi (1) perencanaan program matrikulasi bahasa Arab melalui penetapan program pembelajaran, penyusunan materi, penggunaan media dan penentuan pendekatan metode pembelajaran. (2) pengorganisasian matrikulasi bahasa Arab sudah menyiapkan tutor yang mumpuni dengan kualifikasi S2 dan S1 bahasa Arab yang diukur dengan tes mengajar. (3) pelaksanaan program matrikulasi menerapkan model pembelajaran time token arends dengan menggunakan buku ajar Al-Arabiyatu Baina Yadai Auladina. (4) evaluasi program matrikulasi bahasa Arab yaitu menentukan standar penilaian, mengadakan ujian tulis dan lisan, mengadakan perbaikan dan tindak lanjut. Dengan demikian program matrikulasi dengan menggunakan pembelajaran model time token arends ini merupakan program yang bagus dalam mengelola program matrikulasi bahasa Arab di Pondok Pesantren Darul Hikmah Bim
Penerapan Fungsi Pemberi Pertimbangan Komite Sekolah dalam Pelaksanaan Standar Proses Pendidikan Agama Islam
Kajian ini bertujuan menganalisis penerapan fungsi pemberi pertimbangan Komite Sekolah dalam pelaksanaan standar proses pendidikan agama Islam di SMA Negeri 3 Kota Gorontalo. Hasil temuan dalam penelitian ini membuktikan bahwa penerapan fungsi pemberi pertimbangan komite sekolah dalam pelaksanaan standar proses pembelajaran PAI di SMA Negeri 3 Kota Gorontalo terlaksana secara efektif dan efisien namun belum seluruhnya. Ketua dan anggota Komite Sekolah memahami bahwa pelaksanaan pembelajaran PAI sepenuhnya adalah otoritas guru sehingga terkesan tidak boleh diintervensi oleh Komite Sekolah padahal regulasi yang mengatur hal ini justru memungkinkan dijalankannya fungsi pemberi pertimbangan. Kondisi ini bisa dipahami karena kedatangan Komite Sekolah ke sekolah bila ada masalah yang mendesak atau ada undangan dari sekolah. Selama ini tanggungjawab pelaksanaan pembelajaran PAI di sekolah sepenuhnya diserahkan kepada kepala sekolah dan guru PAI sebagai pelaksananya. Hal ini tidak terjadi bila kedatangan Komite Sekolah rutin ke sekolah. Pembuatan jadwal kunjungan setiap minggu bagi seluruh anggota Komite Sekolah bisa dilakukan, karena yang berkunjung di sekolah tidak mesti ketua Komite Sekolah
Dinamika Kelompok Pendidikan di Lembaga Pondok Pesantren Jaisyul Quran Nagreg
ABSTRACT
The study of this paper is to describe the main discussion of group dynamics in educational institutions. The group dynamics can be used as a management tool for the progress of the Islamic Boarding School Jaisyul Quran Nagreg. The method used is descriptive quantitative with a population of 41 teachers and leaders. Data retrieval using a Likert scale instrument that has been tested for validity and reliability. The result obtained from this study are the dynamics of the Pondok Jaisyul Quran group seen from eight aspects showing a good category. Aspect Goal group achieved a relative score of 73%. Aspects of group stucture 73%. Task and roles of groups 73%. Aspect of group coaching 71%. Group cohesiveness aspect 69%. Aspects of group atmosphere 71%. Aspect group pressure 70%. The aspect of group effectiveness is 68%.ABSTRAK
Kajian makalah ini adalah untuk mendeskripsikan bahasan pokok dinamika kelompok di lembaga pendidikan. Dinamika kelompok disinyalir dapat dimanfaatkan sebagai alat manajemen kemajuan pondok pesantren jaisyul quran nagreg. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan populasi pengambilan data seluruh pimpinan dan guru sejumlah 41 orang. Pengambilan data menggunakan instrumen skala likert yang telah diuji validitas dan realibilitasnya. Hasil yang di dapat dari penelitian ini adalah dinamika kelompok pondok jaisyul quran dilihat dari delapan aspek menunjukan kategori baik. Aspek Tujuan kelompok mencapai skor relatif 73%. Aspek Struktur kelompok 73%. Aspek tugas dan peran kelompok 73%. Aspek pembinaan kelompok 71%. Aspek kekompakan kelompok 69%. Aspek suasana kelompok 71%. Aspek tekanan kelompok 70%. Aspek keefektifan kelompok 68%
KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU DAN PENGARUHNYA TERHADAP KARAKTER PESERTA DIDIK
Tujuan Penelitian ini ialah Untuk mengetahui pengaruh dari variabel kompetensi kepribadian guru terhadap variabel karakter peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dengan jumlah sampel 177 peserta didik di SMP Negeri 2 Sinjai dengan menggunakan instrument penelitian berupa angket. Hasil Penelitian yakni bahwa kompetensi kepribadian guru berpengaruh terhadap Karakter Peserta Didik, setelah diuji dengan menggunakan rumus analisis regresi sederhana Y= 22,167 + 0,881 X. Hal ini membuktikan bahwa kompetensi kepribadian guru memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap Karakter Peserta Didik, Serta mengakibatkan peningkatan sebesar 0,860 pada konstanta 22,167. Hal ini juga dibuktikan dengan pengujian hipotesis di mana thitung > ttabel yaitu 21,897 > 1,653920. Maka hal tersebut menunjukan variabel kompetensi kepribadian guru memberikan pengaruh yang sangat signifikan terhadap Karakter Peserta Didik di SMP Negeri 2 Sinjai.
 
Manajemen Konflik dan Cara Penanganan Konflik Dalam Organisasi Sekolah
This study aims to describe conflicts in an organization, what factors cause conflict, approaches to conflict handling, and the impact of conflict on organizational performance. This type of research is a literature study. The results of this study are (1) conflict can be interpreted with 3 meanings, namely positive, neutral, and negative meanings, (2) the factors that cause conflict can come from external and internal factors of individual organizations. Internal factors can be in the form of personality differences, stress, decreased productivity and so on. While external factors can be in the form of communication problems, limited resources, sexual harassment, and so on, (3) the approach to handling conflict requires leadership skills. There are eight conflicts handling approaches, namely, deliberation, interference by third parties, confrontation, bargaining (bargaining), compromise, mediation, conciliation and consultation, and increasing resources, and (4) the performance of an individual can be hampered due to conflict, however not all conflicts have a negative impact, conflict can have a positive impact if it can be managed appropriately.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konflik dalam suatu organisasi, faktor-faktor apa saja yang menyebabkan konflik, pendekatan dalam penanganan konflik, dan dampak konflik terhadap kinerja organisasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi literatur. Hasil penelitian ini yaitu (1) konflik dapat dimaknai dengan 3 makna yakni makna positif, netral, dan negatif, (2) faktor-faktor penyebab konflik dapat berasal dari faktor eksternal dan internal individu organisasi. Faktor internal bisa berupa perbedaan kepribadian, stress, penurunan produktivitas dan lain sebaginya. Sedangkan faktor eksternal bisa berupa masalah komunikasi, sumber daya yang terbatas, pelecehan seksual, dan lain sebagainya, (3) pendekatan menangani konflik memerlukan keterampilan kepemimpinan. Pendekatan penanganan konflik ada delapan yakni, musyawarah, campur tangan pihak ketiga, konfrontasi, tawar-menawar (bargaining), kompromi, mediasi, konsiliasi dan konsultasi, dan peningkatan sumber daya, dan (4) kinerja suatu individu dapat terhambat karena adanya konflik, namun tidak semua konflik berdampak negatif, konflik dapat memberi dampak positif jika dapat dikelola secara tepat
Harmonisasi Kebijakan Kurikulum Pendidikan Islam dan Kurikulum Pendidikan Nasional
Tulisan ini membahas tentang kebijakan kurikulum pendidikan Islam dan pendidikan Nasional. Menurut penulis, kurikulum menjadi menarik untuk dikaji karena fenomena selama ini terlihat tidak akur, yang disebabkan adanya jurang dikotomis antara keduanya yang dalam ranah praktis semakin membuat hubungan keduannya saling mengklaim dan bersaing untuk membuktikan mana yang lebih baik padahal menurut hemat penulis, kedua sistem tersebut harusnya berada dalam posisi yang tidak sedang bersaing namun harus dalam posisi bersama-sama memajukan dan mencerdaskan manusia. Adapun tujuan tulisan ini adalah untuk melihat sejauh mana harmonisasi antara kedua kurikulum tersebut. Sedangkan metode yang digunakan adalah konten analisis isi dengan berbagai literature yang dikaji dengan pendekatan teoritis dan filosofis. Hasil dari penelitian ini adalah kurilulum pendidikan Islam dan nasional berada dalam suatu sistem yang sama dan bukan untuk dipertentangkan, sehingga dengan adanya hubungan yang harmonis akan mampu membangun sebuah peradaban yang lebih baik, dan menjadikan dunia pendidikan menjadi lokomotif dalam perubahan kehidupan manusia