Polyglot: Jurnal Ilmiah
Not a member yet
    192 research outputs found

    The Implementation of Problem-Based Learning to Increase Students’ Conceptual Understanding According to a Christian Perspective

    No full text
    In the world of education, it is important that the teacher considers knowledge that students gain in school that can be applied in various situations in a student’s life either during the course of their formal education or when facing real-life problems. The inability to apply knowledge is termed as a lack of conceptual understanding. The researcher hypothesized that Problem Based Learning (PBL) will overcome this problem. The aim of this research is to determine whether the implementation of PBL can increase student’s conceptual understanding and to discover effective ways to implement PBL in order to increase the student’s conceptual understanding. This research is Classroom Action Research and is two-cycle research where the researcher used  written tests, questionnaires,  interviews of teachers and students, teacher’s observation forms, and journal reflections as instruments to measure the student’s conceptual understanding and the implementation of PBL based on a Christian perspective. Based on the analysis and discussion, it can be concluded that the implementation of problem-based learning can increase the student’s conceptual understanding according to a Christian perspective.BAHASA INDONESIA ABSTRAK: Dalam dunia pendidikan, sangatlah penting bagi seorang guru untuk memperhatikan bahwa pengetahuan yang sudah siswa pelajari di sekolah dapat diaplikasikan dalam berbagai situasi baik saat siswa di sekolah maupun ketika mereka diperhadapkan dengan masalah dalam kehidupan. Ketidakmampuan siswa untuk mengaplikasikan pengetahuan yang sudah didapatkan dapat disebut sebagai kurangnya penguasaan konsep. Peneliti memutuskan untuk menggunakan Metoda Pembelajaran Berbasis Masalah (MPBM) untuk mengatasi masalah ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan apakah penerapan MPBM dapat meningkatkan penguasaan konsep siswa dan langkah-langkah efektif untuk menerapkan MPBM dengan maksud untuk meningkatkan penguasaan konsep siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang berlangsung selama dua siklus di mana peneliti menggunakan ujian tertulis, angket siswa, wawancara siswa, wawancara guru, lembar observasi guru, dan jurnal refleksi sebagai instrumen untuk mengukur penguasaan konsep siswa dan penerapan MPBM. Berdasarkan hasil analisis dan diskusi, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan MPBM dapat meningkatkan penguasaan konsep siswa dalam mempelajari peluang secara perspektif Kristen

    Penetapan dan Penerapan Peraturan Spesifik untuk Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Kelas VIII SMP ABC Cikarang [Making and Applying Specific Rules for Hand Raising Before Speaking to Improve Discipline of Grade VIII Students at a Junior High School during Biology Class]

    No full text
    It was discovered that during the process of learning biology, grade VIII students at SMP ABC in Cikarang lacked discipline which distrupted the ability of the class to study conducively.  To solve this problem, the researcher implemented a specific rule which was "Raise Your Hand before Speaking". The research aim was to see whether the discipline of the students in grade VIII could be improved through the establish and implementation of this specific rule. The method used was the classroom action research method. It used the cycle model and it was made reflectively. The research was completed after 2 cycles with 25 students as the subject of the research. The results of the data were analyzed using descriptive statistical techniques and descriptive qualitative. The instruments used to collect data were student questionnaires, observation sheets of students' discipline, student interview sheets, mentor’s feedback sheets and the researcher’s journal reflections. The data from all the instruments showed that in the second cycle the discipline indicators achieved a very good criteria. This shows that the establishment and implementation of the specific "Raise Your Hand Before Speaking" rule can improve the discipline of the students of grade VIII at SMP ABC in Cikarang. BAHASA INDONESIA ABSTRAK: Selama pembelajaran Biologi berlangsung ditemukan bahwa siswa kelas VIII SMP ABC CIKARANG kurang disiplin sehingga mengganggu terciptanya iklim kelas yang kondusif untuk belajar. Dalam rangka mengatasi masalah yang ditemukan, peneliti menerapkan peraturan spesifik Raise Your Hand before Speaking. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah kedisplinan siswa kelas VIII dapat ditingkatkan melalui penetapan dan penerapan peraturan spesifik ini.Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas model siklus yang dilakukan secara bersiklus dan bersifat reflektif. Penelitian ini diselesaikan dalam dua siklus. Satu siklus terdiri dari dua pertemuan belajar. Subjek penelitian berjumlah 25 siswa.Hasil data dianalisa dengan menggunakan teknik statistik deskriptif dan deskriptif kualitatif. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah angket siswa, lembar observasi kedisiplinan siswa, lembar wawancara siswa, lembar umpan balik mentor dan jurnal refleksi peneliti. Berdasarkan data dari seluruh instrumen tersebut menunjukkan bahwa pada siklus 2 ketercapaian indikator kedisiplinan bermakna baik sekali. Hal ini menunjukkan bahwa penetapan dan penerapan peraturan spesifik Raise Your Hand before Speaking dapat meningkatkan kedisiplinan siswa kelas VIII di Sekolah SMP ABC Cikarang dalam pelajaran Biologi

    The Teacher’s Role in Supporting the ZPD in Students’ English Oral Communication Skills based on the PYP Language Scope and Sequence of Grade EY 3A: A Case Study

    No full text
    With many international schools implementing bilingual systems in their teaching learning activities, different students who come from different family backgrounds may apply bilingual communication, both at school and at home. For the classroom teacher, one approach to support students’ oral communication skills is through supporting the Zone of Proximal Development (ZPD). In order to make the ZPD happen in the classroom, particularly in the students’ speaking skills, the classroom teacher needs to apply some strategies. The research was descriptive qualitative and the tools used to collect data in the study were in the form of observations, interviews and field notes. The results of the research indicate there are six strategies that the classroom teacher used to support the ZPD. Besides that, there were five aspects that the classroom teacher did to support the students’ oral communication skills and based on the PYP Language Scope and Sequence, the students demonstrated various common trends in their oral communication skills.  BAHASA INDONESIA ABSTRAK: Dengan banyaknya sekolah Internasional yang menerapkan sistem dwibahasa dalam aktivitas belajar mengajar, peserta didik yang berasal dari latar belakang keluarga yang berbeda berkomunikasi menggunakan dua bahasa, baik di sekolah maupun di rumah. Bagi guru kelas, pendekatan yang bisa digunakan untuk mendukung keterampilan berkomunikasi lisan siswa adalah dengan mendukung Zone of Proximal Development (ZPD). Agar ZPD dapat berjalan di kelas, terutama di keterampilan berbicara siswa, guru kelas perlu menerapkan beberapa strategi. Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan alat yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini dalam bentuk observasi, wawancara dan catatan lapangan. Hasil penelitian mengindikasikan ada enam strategi yang  diterapkan guru kelas untuk mendukung Zone of Proximal Development. Di samping itu, ada lima aspek yang dilakukan guru kelas untuk mendukung keterampilan berkomunikasi lisan siswa dan berdasar PYP Language Scope and Sequence, siswa menunjukkan berbagai macam tren yang muncul pada umumnya

    Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa Kelas XI-IPS dalam Belajar Matematika melalui Metode Guided Discovery Instruction [Improving Conceptual Understanding of Grade XI Social Science Students in Learning Mathematics Using the Guided Discovery Instruction Method]

    No full text
    The aim of this research was to know whether the Guided Discovery Instruction (GDI) method can improve conceptual understanding in learning mathematics. The research method used classroom action research in two cycles. The pre-cycle showed that students' conceptual understanding still was low. The research was conducted at Sekolah Lentera Harapan (SLH) in Ambon involving 14 students and the instruments used were post-test questionnaires, attainment sheet method, interviews, observations, and journal reflections. The results showed that using GDI improved students’ conceptual understanding in learning mathematics as evident by the increased number of students graduating KKM (71) from the first cycle (71.4%) to the second cycle (85.7%).BAHASA INDONESIA ABSTRAK:  Penelitian bertujuan mengetahui peningkatan pemahaman konsep siswa melalui metode GDI dengan model penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Pra-siklus untuk memastikan pemahaman konsep kelas XI-IPS masih rendah. Penelitian ini dilakukan pada kelas XI-IPS SLH Ambon melibatkan 14 siswa dan menggunakan post-test, angket, lembar ketercapaian metode, wawancara, observasi, angket, dan jurnal refleksi sebagai instrumen. Hasilnya menunjukkan GDI meningkatkan pemahaman konsep siswa terlihat dari peningkatan jumlah siswa lulus KKM (71) dari siklus I (71,4%) ke siklus II (85,7%)

    Konsistensi Strategi Instruksional Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK) dalam Mengontrol Disiplin Peserta Didik [Instructional Strategies for Health, Sport, and Physical Education to Control Student Discipline]

    No full text
    This research examines instructional strategies for health, sport, and physical education as a means to control student discipline. The research method used is a descriptive qualitative procedure: choosing a topic, determining the focus of the inquiry, conducting a preliminary survey, doing a literature review, developing sub-categories, and developing the instrument. The results of the research are as follows: a) to train and shape the attitudes of learners in learning readiness, b) to train and establish cooperation between learners, c) to form independent attitudes and do not give up easily, d) to evaluate the process. BAHASA INDONESIA ABSTRAK: Berdasarkan pengamatan peneliti pada kelas III B ada keunikan dari kelas ini, yakni kekompakan, kerjasama dan saling menghargai. Kekompakan ditunjukkan dengan datang ke kelas tepat waktu dan menaati peraturan serta prosedur yang ditetapkan. Hal ini dapat terjadi karena strategi instruksional dan peran pendidik dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah : a) Menjelaskan konsistensi strategi instruksional pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan dalam mengontrol disiplin peserta didik. b) Menjelaskan manfaat pelaksanaan strategi instruksional pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan dalam mengontrol disiplin peserta didik. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan lima kali pengambilan data. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas III yang terdiri dari 12 peserta didik. Penelitian dilaksanakan pada 21 Oktober 2015 sampai 13 November 2015. Data dikumpulkan melalui instrument penelitian, lembar angket strategi dan disiplin peserta didik, lembar observasi (ceklist) strategi pembelajaran dan penerapan disiplin oleh pendidik, lembar wawancara strategi pembelajaran dan penerapan disiplin oleh pendidik dan dokumentasi strategi pembelajaran dan disiplin peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan adalah analis deskriptif kualitatif miles dan huberman dengan sedikit analisis sederhana kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian membuktikan bahwa peran pendidik dalam strategi instruksional dan disiplin kelas membuat lingkungan belajar yang kondusif dan terkontrol, karena konsistensi pendidik dalam menjalankan semua tahapan strategi instruksional, peraturan dan prosedur sehingga berdampak pada sikap dan karakter peserta didik yang siap, kerjasama dan mandiri

    Penggunaan Lembar Kerja Siswa (LKS) untuk Menigkatkan Hasil Belajar Kognitif Materi Bangun Ruang Sisi Lengkung pada Peserta Didik Kelas IX-B SMP XYZ Sentani Papua [Using Student Worksheets to Increase Cognitive Achievement of Curve Sides of Three Dimensional Space Figures of Grade IX-B Students at XYZ Junior High School in Sentani, Papua]

    No full text
    The problem faced by the students in grade IX-B SMP XYZ in Sentani, Papua is the low achievement of cognitive learning, especially in math. Factors affecting low cognitive achievement are internal and external. Seeing the problem at hand, the researcher tried to solve it by using student worksheets as a medium to improve cognitive learning outcomes. The purpose of the research is to determine whether there is an increase in cognitive achievements of students using student worksheets and to know how to use the student worksheet to help the students achieve the cognitive learning outcomes.  The research methodology used was Class Action Research (CAR) that lasted for two cycles. The research was carried out in grade IX-B at XYZ Junior High School in Sentani, Papua from August 26, 2015 until November 13, 2015. The research instruments used were student assesment worksheets, written test sheets, observation sheets, questionnaire sheets, and interview sheets. Based on the results of the research, using student worksheets has not improved the cognitive learning outcomes of the students between cycle 1 and cycle 2. There was a decline in the percentage of cognitive learning outcomes of students in the second dimension of the cognitive process (understanding). However, the results suggest that the overall use of student worksheets can improve the cognitive learning process of students.BAHASA INDONESIA ABSTRAK:  Permasalahan yang ada pada peserta didik kelas IX-B SMP XYZ Sentani, Papua adalah rendahnya pencapaian hasil belajar kognitif khususnya pelajaran matematika. Faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya hasil belajar kognitif berasal dari dalam dan luar diri peserta didik. Dari permasalahan yang ada, maka diberikan solusi dengan menerapkan penggunaan lembar kerja siswa (LKS) sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan hasil belajar kognitif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan hasil belajar kognitif peserta didik melalui penggunaan media lembar kerja siswa (LKS) dan untuk mengetahui cara penggunaan media lembar kerja siswa (LKS) dalam membantu peserta didik mencapai hasil belajar kognitif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian tindakan kelas (PTK) yang berlangsung selama dua siklus. Penelitian dilaksanakan di SMP XYZ Sentani, Papua kelas IX-B tanggal 26 Agustus 2015 hingga 13 November 2015. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar penilaian LKS, lembar tes tertulis, lembar observasi, lembar angket, dan lembar wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan media lembar kerja siswa belum dapat meningkatkan pencapaian hasil belajar kognitif peserta didik dari siklus 1 ke siklus 2. Terjadi penurunan presentase pencapaian hasil belajar peserta didik pada dimensi proses kognitif kedua (memahami). Akan tetapi secara keseluruhan penggunaan LKS dapat meningkatkan proses belajar kognitif peserta didik

    The Effect of Brainstorming Implementation on Students’ Engagement in Learning about Probability in Math Classes in Grade XI IPA at SMA ABC Cikarang

    No full text
    This research aims to determine the effects of brainstorming on students’ engagement in learning about probability. The method used in this research is the quasi-experimental with a non-equivalent control group. The sampling technique is in the form of a census. The data was collected through a questionnaire and analyzed by using non-parametric tests -- the Mann-Whitney U-test and the Wilcoxon Signed-Rank test with alpha level of 0.05. The results show that: 1) there was no significant difference on students’ engagement before and after the experiment in the group that was taught without brainstorming; 2) there was significant difference on students’ engagement before and after the experiment in the group taught with brainstorming; and 3) there was no significant difference on students’ engagement between the group that was taught with brainstorming and the group that was taught without brainstorming. The result of this research indicates that implementing brainstorming produces a positive effect on students’ engagement in learning about probability in math classes in grade XI IPA at SMA ABC Cikarang.BAHASA INDONESIA ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk menemukan pengaruh penerapan brainstorming terhadap keterlibatan siswa dalam mempelajari topik peluang.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi-eksperimen dengan desain non-equivalent control group. Data dikumpulkan melalui kuisioner dan dianalisis dengan uji non-parametrik, yaitu uji Mann-Whitney U dan uji Wilcoxon Signed-Rank dengan taraf signifikansi 0.05.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) tidak ada perbedaan yang signifikan dalam keterlibatan siswa antara sebelum dan sesudah perlakuan di grup yang diajar tanpa brainstorming (hasil uji Wilcoxon Signed-Rank: ); 2) ada perbedaan yang signifikan pada keterlibatan siswa antara sebelum dan sesudah perlakuan di grup yang diajar dengan brainstorming (hasil uji Wilcoxon Signed-Rank: ); dan 3) tidak ada perbedaan yang signifikan pada keterlibatan siswa antara grup yang diajar dengan brainstorming dan tanpa brainstorming (hasil uji Mann-Whitney U: ). Hasil dari penelitian ini mengindikasikan bahwa penerapan brainstorming memberikan pengaruh yang positif terhadap keterlibatan siswa dalam mempelajari peluang di pelajaran matematika kelas XI IPA SMA ABC Cikarang

    Penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Ketrampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas IX dalam Pelajaran Ekonomi [Problem-Based Learning Implementation to Increase Grade IX Students' Critical Thinking Skill in Learning Economics]

    No full text
    This study aims to determine grade IX students’ response to the application of problem-based learning in economics and to determine the increase in students' critical thinking skills using the problem-based learning method. The design of this research is Class-Action Research (CAR), with the subjects being 31 grade IX students at a Christian junior high school in the city of Tangerang. The research instruments used in the application of problem-based learning are the students’ daily test scores, surveys, feedback from supervising teachers and fellow students, interviews with mentor teachers, and journal reflections. Analysis of the data used is descriptive analysis of the value of students' daily tests, observations of feedback from fellow students and their teachers, interviews, and students’ questionnaires. The results show that students' response to problem-based learning can improve critical thinking skills of students in learning economics. It could be seen from the increase in students' critical thinking skills in both students’ ability to ask questions, answer questions, and analyze and solve problems presented by the author.BAHASA INDONESIA ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon siswa kelas IX terhadap penerapan pembelajaran berbasis masalah dalam pelajaran ekonomi, dan untuk mengetahui peningkatan ketrampilan berpikir kritis siswa melalui pembelajaran berbasis masalah. Desain penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan subjek penelitian adalah siswa kelas IX yang terdiri dari 31 siswa pada salah satu SMP Kristen di kota Tanggerang. Instrumen penelitian yang digunakan pada penerapan pembelajaran berbasis masalah adalah nilai ulangan harian siswa, angket, hasil observasi berupa umpan balik dari guru pembimbing dan rekan mahasiswa, hasil wawancara bersama dengan guru mentor, dan jurnal refleksi. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, yaitu pada nilai ulangan harian siswa, hasil observasi, wawancara serta angket siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa respon siswa terhadap pembelajaran berbasis masalah adalah positif dan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis para siswa dalam mempelajari ekonomi. Hal ini terlihat dari peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa baik dalam kemampuan bertanya siswa, menjawab pertanyaan, menganalisis serta menyelesaikan permasalahan yang diajukan oleh penulis

    The Use of a Relay Race Game to Increase Grade V Students’ Motivation in Learning English in an Elementary School in Karawaci

    No full text
    Through an observation done of fifth graders in an elementary school at Karawaci, Tangerang, it was found that the students did not show much motivation in learning English in the classroom. They did not show interest in doing their tasks and they did not show respect while doing activities with their friends during lesson times. Motivation is important in energizing, directing, and sustaining (good) behavior of students during the learning process in the classroom. Therefore, the researcher decided to use a relay race game to solve the problem. It was expected that through the relay race game, the students’ motivation would be increased and how the steps of the game would increase the students’ motivation in learning English. The method used was Classroom Action Research and data was collected by using several instruments, such as an observation checklist done by the mentor and researcher’s partner, questionnaires done by the students, and reflective journals done by the researcher. After conducting the research, the results showed that the motivation of students learning English increased using a relay race game and the steps of the game must be done consistently to make it effective.BAHASA INDONESIA ABSTRAK: Selama masa pengamatan yang dilakukan di kelas V di sebuah sekolah dasar di Tangerang, ditemukan bahwa siswa tidak menunjukkan ketertarikan terhadap pelajaran dan usaha dalam mengerjakan tugas- tugas di kelas. Siswa tidak menunjukkan motivasi yang besar dalam pembelajaran Bahasa Inggris di kelas. Metode yang diadakan oleh peneliti adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana permainan Relay Race dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dalam belajar Bahasa Inggris dan bagaimana prosedur permainan Relay Race diterapkan di pembelajaran tersebut. Instrumen yang digunakan adalah observasi checklist oleh mentor dan rekan peneliti, kuisioner oleh siswa, dan jurnal refleksi oleh peneliti. Setelah mengadakan penelitian ini, hasil yang diperoleh adalah bahwa motivasi siswa dalam belajar Bahasa Inggris dapat meningkat menggunakan permainan Relay Race

    Mengkaji Revolusi Mental dalam Perspektif Pendidikan Kristen [Assessing the Mental Revolution from a Christian Education Perpective]

    No full text
    Mental Revolution is a priority program of the Indonesian government that aims to produce individuals with good character, an independent mindset, and a national identity that makes them ready to compete in the global era.  It also aims to help them see education as the main path to implementing this mental revolution, particularly in character development. Through a review of the literature, the writer will examine the Mental Revolution from the perspective of Christian education:  its background, its processes, and its objectives.  By comparing and analyzing the Mental Revolution, this study will show the uniqueness of Christian education in realizing transformative education that produces learners as restorative persons, servants, and globalizer in all aspects of life.BAHASA INDONESIA ABSTRAK: Revolusi mental sebagai program prioritas pemerintah Indonesia memiliki tujuan untuk menghasilkan individu dan bangsa yang berkarakter, mandiri dan beridentitas dalam menjadikan bangsa yang siap berkompetisi di era global; dan melihat pendidikan sebagai jalur utama melaksanakan revolusi mental, terutama dalam mengembangkan karakter. Melalui tinjauan literatur, penulisan akan mengkaji revolusi mental dari perspektif pendidikan Kristen; latar belakang, proses, dan tujuan dari revolusi mental. Dengan membandingkan dan menganalisis revolusi mental, diharapkan kajian ini dapat menampilkan keunikan pendidikan Kristen dalam mewujudkan pendidikan yang transformatif untuk menjadikan nara didik sebagai restorater, penatalayan dan globalizer dalam seluruh aspek kehidupan di era global

    128

    full texts

    192

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Polyglot: Jurnal Ilmiah
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇