SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM
Not a member yet
    2231 research outputs found

    SINDIRAN DALAM TEKS ANEKDOT KARYA SISWA KELAS X SMK NEGERI 7 MALANG

    No full text
    ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sindiran dalam teks anekdot karya siswa kelas X SMK Negeri 7 Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dalam penelitian ini berupa paparan kata, kalimat, dan gaya bahasa yang mengandung sindiran dalam teks anekdot karya siswa. Pengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumen, dan lembar tes. Penelitian ini menggunakan instrumen pengumpulan data dan instrumen analisis data. Instrumen yang digunakan adalah analisis data melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, analisis data, dan tahap penarikan kesimpulan. Keabsahan data, peneliti melakukan tahap tringulasi data yaitu, tahap membaca data berulang-ulang dan mendiskusikanya dengan guru dan teman sejawat. Hasil penelitian ini berupa bentuk sindiran dalam teks anekdot meliputi ironi, sinisme, dan sarkasme. Teknik penyampaian sindiran dalam teks anekdot meliputi teknik eksplisit dan implisit. Makna sindiran dalam teks anekdot meliputi mengejek, memprotes, menghina, dan menganjurkan. Kata Kunci: sindiran, gaya bahasa, teks anekdot ABSTRACTThis research aimed to describe satire in anecdote text by class X students of Vocational High School 7 Malang. This research used qualitative approach with descriptive type research. Data on this research are words, sentences and language style which contain satire on anecdote text written by student. This research collected data with document study and test sheet. This research used aggregation data instrument and analyze data instrument. Instrument which used on this research is data analysis through data aggregation phase, data reduction, data analyze and conclusion. Data validity executed with data triangulation which is read data repeatedly and discuss the data with teacher and colleague. The result of research is satire construction which irony, cynicism, and sarcasm on anecdote. Satirical writing technique on anecdote text are explicit and implicit technique. Satirical purpose on anecdote text are insulting, protesting, mortifying, and advising. Keywords: satire, language style, anecdote tex

    Tindak Tutur dalam Menulis Surat Resmi Bahasa Jawa Karya Siswa Kelas VIII SMP Negeri 15 Malang

    No full text
    Kata Kunci: jenis-jenis tindak tutur, fungsi tindak tutur, dan surat resmi.Bahasa sebagai alat komunikasi digunakan oleh guru dan siswa untuk berinteraksi dalam proses belajar mengajar. Melalui kegiatan berkomunikasi setiap penutur hendak menyampaikan tujuan atau maksud tertentu kepada mitra tutur. Komunikasi yang terjdi harus berlangsung secara efektif dan efisien sehingga pesan yang disampaikan dapat dipahami dengan jelas oleh mitra tutur yang terlibat dalam proses komunikasi. Dengan demikian untuk mempermudah komunikasi, bahasa yang digunakan oleh penutur harus bahasa yang mudah dipahami oleh mitra tutur. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan jenis-jenis tindak tutur, identifikasi fungsi tindak tutur dan identifikasi tindak tutur sesuai jenis model surat resmi bahasa Jawa karya siswa.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data penelitian ini adalah analisis jenis-jenis tindak tutur dan fungsi tindak tutur pada teks surat resmi bahasa Jawa. Jenis-jenis tindak tutur ada tiga, yaitu (1) lokusi, (2) ilokusi, dan (3) perlokusi. Tindak tutur ilokusi dibagi menjadi 5, yaitu (1) asertif, (2) direktif, (3) komisif, (4) ekspresif, dan (5) deklaratif. Kemudian analisis fungsi tindak tutur ditemukan fungsi direktif meminta 10 surat, fungsi direktif memohon 13 surat, fungsi direktif menginstruksi 1 surat, fungsi mengajak 6 surat, dan fungsi mengharapkan 4 surat. Selain itu, fungsi ekspresif mengucapkan terima kasih 28 surat dan fungsi ekspresif memuji 2 sura. Kemudian tindak tutur sesuai jenis surat resmi bahasa Jawa, yaitu (1) surat resmi berupa undangan, (2) surat resmi berupa permohonan, dan (3) surat resmi berupa pemberitahuan. Penelitian ini menggunakan tiga tahap analisis data, yaitu (1) identifikasi data, (2) pemyajian data, dan (3) penyimpulan data.Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis-jenis tindak tutur pada model teks surat resmi bahasa Jawa karya siswa ditemukan 34 surat termasuk tindak tutur direktif dan 31 surat termasuk tindak tutur ekspresif. Kemudian ditemukan 23 surat termasuk model surat resmi berupa undangan, 2 surat termasuk model surat resmi berupa permohonan, dan 9 model surat resmi berupa pemberitahuan. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa siswa sudah mampu menulis model teks surat resmi bahasa Jawa dengan menggunakan tindak tutur dan sesuai dengan jenis surat resmi. Maka dari itu, guru diharapkan memberikan materi dan sumber belajar yang lebih banyak lagi dan beragam.

    Subjektivitas Penulisan Feature Human Interest Media Online

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan subjektivitas penulisan feature human interest pada media online 2018. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian analisis teks. Dalam penelitian ini, peneliti bertindak sebagai instrumen kunci. Penelitian ini menghasilkan tiga simpulan, yaitu (1) deskripsi dalam penulisan feature human interest, meliputi, deskripsi objek yang menimbulkan nilai rasa, deskripsi subjek yang menimbulkan nilai rasa, deskripsi suasana yang menimbulkan nilai rasa, dan deskripsi kronologi yang menimbulkan nilai rasa, (2) paparan harapan, meliputi, harapan pada masa yang akan datang, dan harapan agar senantiasa bahagia. (3) ungkapan emotif, meliputi, ungkapan pertentangan dan ungkapan perbandingan

    Analisis Majas dalam Antoligi Puisi Hujan Bulan Juni karya Sapardi Djoko Damono

    No full text
    ABSTRAKPeneltian ini bertujuan mendeskripsikan majas dan fungsi majas dalam antologi puisi Hujan Bulan Juni karya Sapardi Djoko Damono. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode analisis stilistika. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat majas perbandingan  meliputi (1) simile, (2) metafora, dan (3) personifikasi. Fungsi majas perbandingan memberikan: (1) gambaran yang jelas tentang puisi, (2) intensitas perasaan pengarang yang ingin disampaikan kepada pembaca, dan (3) gambaran yang jelas tentang suasana atau kesan tertentu yang terdapat pada puisi.Kata kunci: majas, fungsi majas, puisi Hujan Bulan JuniABSTRACTThis study aims to describe the advanced and advanced functions in the June anthology of Rain poetry by Sapardi Djoko Damono. This research is a qualitative research with stylistic analysis method. The results of this study indicate that there are comparison comparisons including (1) simile, (2) metaphor, and (3) personification. The function of the comparison comparison provides: (1) a clear picture of poetry, (2) the intensity of the author's feelings to be conveyed to the reader, and (3) a clear picture of the atmosphere or certain impressions contained in the poem.Keywords: figure of speech, advanced functions, poetry Hujan Bulan Jun

    Teks Editorial dalam Tajuk Sindonews Edisi November 2018

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji  teknik penalaran argumen dalam Tajuk Sindonews Edisi November 2018 dan pola penalaran argumen dalam Tajuk Sindonews Edisi November 2018. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis analisis teks.Berdasarkan hasil analisis, ditemukan beberapa teknik penalaran argumen dan pola penalaran argumen dalam Tajuk Sindonews Edisi November 2018. Teknik penalaran yang ditemukanadalah (1) sebab akibat dengan argumen level 2, (2) deduktif dengan argumen level 2, (3) induktif dengan argumen level 2, (4) analogi dengan argumen level 2, (5) sifat manusia dengan argumen level 2, (6) bobot relatif dengan argumen level 2, (7) bobot relatif dengan argumen level 3, (8) bobot relatif dengan argumen level 4, dan (9) bobot relatif dengan argumen level 5. Sedangkan pola penalaran yang ditemukan adalah (1) primer versi 1, (2) primer versi 2, (3) primer versi 3, (4) primer versi 4, (5) primer versi 5, dan (6) sekunder versi 1. Kata Kunci:teks editorial, teknik penalaran argumen, pola penalaran argumen ABSTRACT This study aims at analyzing the argument logical techniques in Tajuk Sindonews November 2018 Edition and the argument logical patterns in Tajuk Sindonews November 2018 Edition. This study uses qualitative approach with text analysis genre. Based on analysis result, some argument logical techniques and argument logical patterns has been discovered. Those argument logical techniques are: (1) cause-consequence with 2nd level argument, (2) deductive with 2nd level argument, (3) inductive with 2nd level argument, (4) analogy with 2nd level argument, (5) human  characteristic with 2nd level argument, (6) relative weight with 2nd level argument, (7) relative weight with 3rd  level argument, (8) relative weight with 4th level argument, and (9) relative weight with 5th level argument.  While the  argument logical patterns are: (1) primary 1st version, (2) primary 2nd version, (3) primary 3rd version, (4) primary 4th version, (5) primary 5th version, and (6) secondary 1st version. Key Words: Editorial, argument logical technique, argument logical  patter

    IMPLIKATUR DALAM PERCAKAPAN CERITA DETEKTIF MISTERI KARIBIA KARYA AGATHA CHRISTIE: KAJIAN PRAGMATIK

    No full text
    RANGKUMAN Imro’atul Mufiddah. 2019. Implikatur dalam Percakapan Cerita Detektif Misteri Karibia Karya Agatha Christie: Kajian Pragmatik. Skripsi. Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Martutik, M.Pd. Kata Kunci : pragmatik, implikatur, bentuk, fungsi, dan makna Komunikasi merupakan kegiatan berinteraksi yang dilakukan oleh manusia sehari-hari. Sebuah komunikasi dikatakan berhasil ketika mitra tutur dapat menerima pesan yang sesuai dengan harapan penutur. Akan tetapi, sering kita jumpai percakapan yang memiliki maksud berbeda dengan kalimat yang diujarkan atau pesan yang disampaikan secara tidak langsung, yaitu implikatur. Tujuan sesorang menyampaikan maksud secara tersirat salah satunya adalah untuk memperhalus ujaran. Implikatur percakapan dapat dijumpai dalam novel Misteri Karibia Karya Agatha Christie. Dengan menganalisis implikatur dalam novel,  dapat diketahui berbagai ragam implikatur percakapan. Selain itu, novel merupakan salah satu karya yang tidak resmi sama seperti tuturan dalam kehidupan sehari-hari.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk implikatur percakapn, fungsi implikatur percakapam, dan makna implikatur percakapan. Penelitian tersebut ditinjau dari kajian pragmatik yang mengkaji hubungan antara bahasa dengan penggunanya. Penelitian ini mengunakan pendekatan pragmatik dan jenis penelititan ini adalah kualitatif. Pendekatan pragmatik merupakan pendekatan yang memberikan perhatian utama terhadap peranan pembaca. Penelitian kualitatif adalah suatu penelitian atau pemahaman yang berdasarkan pada metodologi yang meneliti sebuah fenomena sosial atau masalah tentang manusia. Data pada penelitian ini adalah kata-kata dalam percakapan atau dialog  yang mengandung implikatur. Sumber data dalam penelitian ini adalah karya sastra novel genre cerita detektif berjudul Misteri Karibia Karya Agatha Christie yang diterbitkan oleh Gramedia pada tahun 2013. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat implikatur percakapan dalam Cerita Detektif Misteri Karibia Karya Agatha Christie. Pertama, bentuk implikatur yang ditemukan, yaitu (1)  bentuk berita, (2) bentuk tanya, (3) bentuk perintah, dan (4) bentuk seruan. Kedua, fungsi implikatur yang ditemukan, yaitu (1) fungsi kompetitif dengan maksud meminta dan memerintah, (2) fungsi menyenangkan dengan maksud memuji, menyapa, meminta maaf, dan menawarkan, (3) fungsi bekerja sama dengan maksud memberikan informasi dan meyakinkan, dan (4) fungsi bertentangan dengan maksud menolak, memarahi, menyindir, melarang, dan mengeluh. Ketiga, makna implikatur yang ditemukan, yaitu (1) makna implikatur alamiah yang berfungsi menolak, mengeluh, memberikan informasi, memuji, dan memarahi dan (2) makna implikatur nonalamiah yang berfungsi menyindir, memarahi, meminta, menyapa, meyakinkan, menawarkan, memerintah,  meminta maaf, menolak, melarang, dan memberikan informasi. Pada bentuk implikatur percakapan ditemukan ujaran yang memiliki maksud lain selain bentuk kalimat yang digunakan. Misalnya, ujaran berbentuk kalimat tanya, tetapi fungsinya untuk menyindir bukan untuk bertanya sesuatu. Fungsi implikatur percakapan diklasifikasikan berdasarkan dengan tujuan sosial. Misalnya, ujaran berfungsi menyindir mitra tutur temasuk dalam fungsi bertentangan karena bertentangan atau tidak sesuai dengan tujuan sosial. Makna implikatur dibagi menjadi dua jenis, yaitu makna alamiah dan nonalamiah. Makna alamiah berkaitan dengan sifat manusia atau gejala alam dan tidak membutuhkan tindakan selanjutnya atau menimbulkan kesadaran. Misalnya, ujaran berfungsi memerintah termasuk makna nonalamiah karena setelah ujaran tersebut diucapkan, diharapkan mita tutur melakukan sesuatu sesuai dengan keinginan penutur. SUMMARY Imro'atul Mufiddah. 2019. Implicature in Conversations of Caribbean Mystery Detective Stories by Agatha Christie: Pragmatic Study. Essay. Indonesian Language and Literature Department, Faculty of Literature, Malang State University. Advisor: Dr. Martutik, M.Pd. Keywords: pragmatics, implicature, form, function, and meaning Communication is an interaction activity carried out by everyday humans. A communication is said to be successful when the partner can receive a message that is in line with the expectations of the speaker. However, we often encounter conversations that have different intentions with the sentence being spoken or the message conveyed indirectly, namely implicature. The purpose of someone conveying implicit intent is one of them is to refine speech. Implications of conversation can be found in thenovel Misteri Karibia Agatha Christie. By analyzing the implicatures in the novel, can find out various kinds of conversational implicatures. In addition, novels are one of the unofficial works as well as utterances in everyday life. This study aims to determine the form of conversation implicature, conversational implicature function, and the meaning of conversational implicature. The research was reviewed from a pragmatic study that examined the relationship between language and its users. This study uses a pragmatic approach and this type of research is qualitative. The pragmatic approach is an approach that gives primary attention to the role of the reader. Qualitative research is a research or understanding based on a methodology that examines a social phenomenon or problem about humans. The data in this study are words in a conversation or dialogue containing implicature. The source of the data in this study is a detective story novel genre literature entitled Caribbean Mystery by Agatha Christie published by Gramedia in 2013. The results of this study indicate that there are conversation implicatures inDetective Story Misteri Karibia Agatha Christie's. First, the form of implicature found, namely (1) the form of the news, (2) the form of the question, (3) the form of the order, and (4) the form of appeal. Second, the implicature function is found, namely (1) competitive function with the intention of asking and ordering, (2) pleasant function with the intention of praising, greeting, apologizing, and offering, (3) the function of cooperating with the intention of providing information and convincing, and (4) the function is contradictory with the intention of rejecting, scolding, insinuating, forbidding, and complaining. Third, the meaning of implicature is found, namely (1) the meaning of functioning natural implicature rejecting, complaining, giving information, praising, and scolding and (2) the meaning of non-natural implicature that serves to insinuate, scold, ask, greet, convince, offer, rule, apologize, reject, prohibit, and provide information. In the form of conversational implicatures, utterances are found which have other meanings than the sentence form used. For example, utterances are in the form of a question sentence, but their function is to insinuate not to ask something. Conversational implicature functions are classified based on social goals. For example, utterances function to insinuate the speech partner including in conflicting functions because they are contradictory or not in accordance with social goals. The meaning of implicature is divided into two types, namely natural and non-natural meanings. Natural meaning is related to human nature or natural phenomena and does not require further action or raises awareness. For example, speech functions to govern including the non-natural meaning because after the utterance is spoken, it is expected that the speech will do something according to the wishes of the speaker

    Keanekabahasaan dalam Tuturan Penyiar Podcast di Aplikasi Spotify

    No full text
    ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud keanekabahasaan, situsasi komunikasi dalam keanekabahasaan, serta faktor yang melatarbelakangi keanekabahasaan dalam tuturan podcast di aplikasi Spotify. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Data dalam penelitian ini merupakan data verbal dari tuturan penyiar podcast yang ditranskrip untuk dianalisis sesuai indikator penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wujud keanekabahasaan dalam tuturan penyiar podcast di aplikasi Spotify berupa alih kode dan campur kode. Situasi komunikasi yang terdapat dalam tuturan penyiar podcast di aplikasi Spotify mencakup situsi informal santai, situasi informal motivasional-inspiratif, dan informal intim. Faktor yang melatarbelakangi keanekabahasaan dalam tuturan penyiar podcast di aplikasi Spotify meliputi faktor linguistik dan faktor ekstralinguistik. Kata Kunci: keanekabahasaan, tuturan penyiar, podcast ABSTRACTThis research aims to describe the form of multilingual phenomenon, the communication situation from multilingual phenomenon, and the factors that generate the occurrence of multilingual phenomenon on podcast announcer speech in Spotify application. The data on this research are verbal data from podcast announcer speech which transcript that analyzed based on indicator of the research. The result of this research show that the form of multilingual phenomenon in podcast announcer speech in Spotify application comprise of code switching and code mixing. Communication situation which found in podcast announcer speech in Spotify application comprise of relaxed informal situations, motivationalinspirational informal situations, and intimate informal situations. Factors that generate multilingual phenomenon on podcast announcer speech in Spotify application comprise of linguistic and extra linguistic factors. Keywords: multilingual phenomenon, announcer speech, podcas

    Bahasa dalam Teks Deskripsi pada Karangan Siswa Kelas VII SMP

    No full text
    ABSTRAK penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kata yang mencirikan teks deskripsi karya siswa kelas VII SMP Negeri 9 Malang, pernyataan yang mencirikan teks deskripsi karya siswa kelas VII SMP Negeri 9 Malang, dan paragraf yang mencirikan teks deskripsi karya siswa kelas VII SMP Negeri 9 Malang. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dan merupakan penelitian analisis teks. Data dalam penelitian ini berupa kata, pernyataan, dan paragraf yang menggambarkan deskripsi objek teks deskripsi. Sumber data berupa hasil karangan teks deskripsi karya siswa. Hasil penelitian ini ada tiga, yaitu  (1) kata yang mencirikan teks deskripsi karya siswa terdiri dari tiga bagian, yaitu kata berdasarkan ragam objek yang dideskripsikan, kata berdasarkan bentuk objek yang dideskripsikan, dan kata berdasarkan sifat objek yang dideskripsikan. Kata berdasarkan ragam objek yang dideskripsikan terdapat tiga ragam, yakni ragam objek tempat, benda, dan manusia. (2) pernyataan yang mencirikan teks deskripsi karya siswa dibagi menjadi dua, yaitu pernyataan yang menggambarkan pencitraan dan pernyataan yang menggambarkan perasaan. Pernyataan yang menggambarkan pencitraan terbagi menjadi dua, yakni pencitraan penglihatan dan pencitraan rabaan. Paragraf yang mencirikan teks deskripsi karya siswa dibagi menjadi dua, yaitu paragraf ditinjau dari struktur penggambaran objek dan paragraf ditinjau dari isi objek yang digambarkan. Kata Kunci:teks deskripsi, penggunaan bahasa, gambaran, kata, pernyataan, paragraf. ABSTRACT This study aims to describe the word that characterizes the description text of the seventh grade students of SMP Negeri 9 Malang, the statement that characterizes the description text of the seventh grade students of SMP Negeri 9 Malang, and  the paragraph that characterizes the description text by seventh grade students of SMP Negeri 9 Malang. This study uses qualitative research and is a text analysis study. The data in this study are in the form of words, statements, and paragraphs that describe the object of the description text. The results of this study are three, namely (1) the word that characterizes the description text of the student's work consists of three parts, namely words based on the variety of objects described, words based on the shape of the object described, and words based on the character of the object described. Words based on the variety of objects described are three kinds, namely the variety of place, objects, and humans. (2) the statement that characterizes the description text of the student's work is divided into two, namely a statement that describes the image and a statement that describes the feeling. The statement describing imaging is divided into two, namely imaging of vision and palpable imaging. The paragraph that characterizes the description text of the student's work is divided into two, namely paragraphs in terms of the structure of drawing objects and paragraphs in terms of the contents of the object described. Keywords: description text, use of language, description, words, statements, paragraphs

    Pengaruh Dividend Payout Ratio (DPR) terhadap Firm Value (FV) yang Dimoderasi oleh Intangible Asset (IA) pada Perusahaan Manufaktur yang Tercatat pada IDX Periode 2012-2014

    No full text
    ABSTRAK   Saputri, A.D. 2017. Pengaruh Dividend Payout Ratio (DPR) terhadap Firm Value (FV) yang Dimoderasi oleh Intangible Asset (IA) pada Perusahaan Manufaktur yang Tercatat pada IDX Periode 2012-2014. Skripsi, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Yuli Agustina, S.E., M.M.   Kata Kunci: firm value, dividend payout ratio, intangible asset, tobin’s Q               Perusahaan manufaktur mengalami perkembangan yang cukup pesat dan memilik andil besar dalam mendorong perumbuhan ekonomi negara. Tujuan utama sebuah perusahaan adalah meningkatkan kesejahteraan para pemegang saham, dengan meningkatkan nilai perusahaan (firm value) yang dimiliki. Nilai perusahaan (firm value) dalam penelitian ini menggunakan perhitungan rasio Tobin’s Q. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui (1) bagaimana kondisi firm value (FV), dividend payout ratio (DPR), dan intangible asset (IA), (2) pengaruh DPR terhadap FV, dan (3) apakah IA memoderasi pengaruh DPR terhadap FV.             Penelitian ini merupakan jenis penelitian asosiatif kausalitas dengan pendekatan kuantitatif, dengan populasinya adalah perusahaan manufaktur yang tercatat pada IDX periode 2012-2014 sebanyak 141 perusahaan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling sehingga diperoleh 18 perusahaan sampel, namun karena adanya data yang tidak memenuhi kriteria dalam pengujian statistik maka sampel dikurangi menjadi 15 perusahaan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah polling data, yaitu dokumentasi atau dengan menggunakan data sekunder yang berasal dari Laporan Keuangan atau Ikhtisar Keuangan Perusahaan. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear dan regresi moderasi dengan uji residual menggunakan SPSS 23.0 dengan taraf signifikansi 0,05 (5%).             Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kondisi variabel nilai Tobin’s Q dan nilai Dividend Payout Ratio (DPR) perusahaan sebagian besar berada pada kondisi baik, sedangkan kondisi nilai Intangible Asset (IA) perusahaan sebagian besar berada di bawah rata-rata, (2) terdapat pengaruh yang signifikan dari variabel Dividend Payout Ratio (DPR) terhadap variabel Firm Value (FV) baik sebelum maupun setelah dimoderasi oleh variabel Intangible Asset (IA), (3) variabel Intangible Asset (IA) tidak dapat memoderasi pengaruh Dividend Payout Ratio (DPR) terhadap Firm Value (FV).             Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, maka saran yang dapat diberikan oleh peneliti antara lain (1) investor sebaiknya juga memperhatikan bagaimana nilai aset-aset tidak berwujud (IA) yang dimiliki perusahaan sebelum memutuskan untuk berinvestasi, selain melihat kondisi nilai perusahaan (FV). Karena aset-aset tidak berwujud yang dikelola dengan baik, akan membantu peningkatan nilai perusahaan, meskipun tidak dapat memberikan pengaruh lebih pada peningkatan DPR, (2) perusahaan perlu untuk memperhatikan kestabilan pembagian dividen serta pengelolaan aset-aset tidak berwujud perusahaan guna meningkatkan nilai perusahaan, dalam upaya meningkatkan kemakmuran pemegang saham dan menarik kepercayaan investor, dan (3) bagi peneliti selanjutnya, sebaiknya menambah variabel independen di luar penelitian yang memiliki keterkaitan dengan variabel moderasi dan berpengaruh terhadap nilai perusahaan, serta memperluas objek penelitian (menambah jumlah sampel dan periode penelitian). Selain itu, untuk pengujian variabel moderasi menggunakan analisis subgroup dan moderated regression analysis sebaiknya menggunakan jumlah sampel minimal 3xN agar hasil lebih akurat

    Survei Kapasitas Vital Atlet Renang Anaerobik dan Aerobik di Universitas Negeri Malang

    No full text
    ABSTRAK   Suyadi, Nur Muhammad. 2017. Survei Kapasitas Vital Atlet Renang Anaerobik dan Aerobik di Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) dr. Rias Gesang Kinanti, M.Kes, (II) Olivia Andiana. S.Or, M.Kes.   Kata Kunci: Kapasitas Vital, Renang, Anaerobik, Aerobik.   Kapasitas vital adalah jumlah udara yang dikeluarkan pada saat ekspirasi maksimal setelah inspirasi maksimal dan merupakan salah satu indikasi untuk mengukur kemampuan sistem pernapasan dalam menyuplai oksigen. Salah satu faktor yang mempengaruhi kapasitas vital adalah kebiasaan olahraga. Olahraga terbagi menjadi 2 jenis olahraga yaitu anaerobik dan aerobik. Kedua jenis olahraga tersebut dibedakan oleh penggunaan sistem energi yaitu sistem energi anaerobik dan aerobik. Sistem energi anaerobik maupun aerobik akan terpakai apapun bentuk cabang olahraganya, hanya terjadi perbedaan persentase sistem energinya (energysystempredominant) yang tergantung pada intensitas, waktu, frekuensi, dan jaraknya. Perbedaan kedua jenis olahraga tersebut berpengaruh pada nilai kapasitas vital. Olahraga dapat meningkatkan kekuatan dan elastisitas otot-otot pernapasan apabila dilakukan secara teratur, sistematik, dan berkesinambunganyang dilakukan secara teratur juga dapat meningkatkan persediaan energi. Apabila persediaan energi meningkat maka sel dalam tubuh termasuk otot dapat berfungsi dengan baiksehingga berdampak pada otot-otot pernapasan. Jika atlet memiliki paru-paru dengan daya elastisitas yang baik dan daya tampung yang besar, berarti atlet tersebut mempunyai kapasitas vital yang baik dan tinggi sehingga dapat menerima desakan karbondioksida yang besar dan dapat bertahan lama. Selain itu, kapasitas vital memiliki hubungan dengan daya tahan cardiorespiratory. Apabila seseorang memiliki kapasitas vital yang baik maka dalam melakukan aktivitas olahraga dia tidak mudah merasa lelah. Bagi seorang atlet kapasitas sangat penting karena dengan kapasitas vital yang baik maka akan memiliki daya tahan yang stabil pada saat berlomba.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membandingkan nilai kapasitas vital atlet renang anaerobik dan aerobik di Universitas Negeri Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif deskriptif.Sampel yang digunakan yaitu5 atlet renanganaerobik dan 5 atlet renang aerobik di Universitas Negeri Malang. Teknik pengambilan sampel menggunakan tenik sampling purposiveyaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu. Instrumen penelitian berupa angket, tes spirometer, dan data dokumen. Analisis data dengan uji ANOVA menggunakan SPSS (Statistical Package of Social Science). Hasil penelitian menunjukkan taraf siginifikasi (P>0,05) pada uji ANOVAsehingga tidak terdapat perbedaan yang signifikannilai kapasitas vital antara atlet renang anaerobik dan aerobik di Universitas Negeri Malang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwatidak terdapat perbedaan yang signifikannilai kapasitas vital antara atlet renang anaerobik dan aerobik di Universitas Negeri Malang.Sebaiknya atlet renang Universitas Negeri Malang perlu menambah porsi latihannya bagi yang masih dalam kategori kurang dan mempertahankan porsi latihannya yang sudah dalam kategori baik

    0

    full texts

    2,231

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇