SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM
Not a member yet
    2231 research outputs found

    Diksi dalam Teks Eksposisi Karya Siswa Kelas X MAN Kota Batu

    No full text
    ABSTRAK Rachmatika, Nur Fitria. 2017 .  Diksi dalam Teks Eksposisi Karya Siswa Kelas X MAN Kota Batu. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. Dwi Saksomo, M.Si. Kata Kunci: Teks eksposisi, pilihan kata (diksi), sinonim, denotatif, konotatif,   indria Salah satu jenis teks yang diajarkan untuk mengembangkan keterampilan menulis siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas X sekolah menengah atas berdasarkan Kurikulum 2013 adalah menulis teks eksposisi. Pada jenjang pendidikan sebelumnya teks eksposisi diajarkan kepada siswa kelas VIII sekolah menengah pertama. Teks ini bertujuan untuk menjelaskan, mengklarifikasi atau mengevaluasi sebuah persoalan atau isu tentang topik tertentu. Berdasarkan hasil penelitian yang telah peneliti laksanakan di MAN Kota Batu, khususnya di kelas X MIPA1 dan X MIPA2 ditemukan bahwa tidak semua siswa dapat menggunakan pilihan kata (diksi) dan memvariasikan diksi secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan empat fokus penelitian. Pertama, penggunaan kata bersinonim dalam teks eksposisi karya siswa kelas X. Kedua, penggunaan kata bermakna denotatif dalam teks eksposisi karya siswa kelasX. Ketiga, penggunaan kata bermakna konotatif dalam teks eksposisi karya siswa kelas X. Keempat,penggunaan kata indria dalam teks eksposisi karya siswa kelas X. Masing-masing bagian terdapat tiga sub bab yang dikaji, yaitu (1) penggunaan diksi bagian tesis (pembuka), (2) penggunaan diksi bagian argumen, dan (3) penggunaan diksi bagian penutup. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian dilakukan di MAN Kota Batu. Sumber data dalam penelitian ini berupa teks eksposisi karya siswa kelas X MAN Kota Batu. Data penelitian ini berupa teks eksposisi karya siswa kelas X MAN Kota Batu yang menggunakan bermacam-macam pilihan kata (diksi). Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan dua tahap. Tahap pertama yang dilakukan oleh peneliti dalam mengumpulkan data penelitian adalah melakukan identifikasi teks berupa tabel analisis. Penelitian ini menggunakan instrumen penelitian yang berupa pedoman telaah teks. Di dalamnya terdapat sebuah tabel identifikasi penggunaan diksi pada teks eksposisi karya siswa sesuai masing-masing bagian struktur teks eksposisi. Penggunaan diksinya mengacu pada: (a) penggunaan diksi teks eksposisi siswa bagian thesis (pembuka), (b) penggunaan diksi teks eksposisi bagian argumentasi, dan (c) penggunaan diksi teks eksposisi bagian penegasan ulang (penutup). Tahap kedua yaitu peneliti menerapkan instrumen pada data dengan cara mengutip bagian yang dimaksud untuk dimasukkan dalam tabel data dan tabel analisis penggunaan diksi.   Hasil penelitian ini berupa deskripsi tentang penggunaan diksi teks eksposisi pada masing-masing bagian struktur teks. Berdasarkan analisis data diperoleh tiga hasil sebagai berikut. Pertama, penggunaan diksi teks eksposisi karya siswa bagian thesis (pembuka). Kedua, penggunaan diksi teks eksposisi karya siswa bagian argumentasi. Ketiga, penggunaan diksi teks eksposisi karya siswa bagian penutup. Masing-masing bagian pada struktur teks menganalisis penggunaan diksi berdasarkan ketepatan penggunaannya, yaitu (1) penggunaan kata bersinonim, (2) penggunaan kata bermakna denotatif, (3) penggunaan kata bermakna konotatif, dan (4) penggunaan kata indria. Berdasarkan hasil penelitian, sebagian besar siswa menggunakan kata bersinonim yang kurang bervariasi, dikarenakan kurangnya pengetahuan siswa dalam menggunakan kata. Pada teks eksposisi siswa menggunakan kata bermakna denotatif, sehingga teks eksposisi karya siswa mudah untuk dipahami pembaca. Pada penggunaan kata bermakna konotatif, hanya beberapa siswa yang menggunakan kata bermakna bukan sebenarnya (konotatif). Penggunaan kata indria pada teks eksposisi karya siswa, seluruh teks eksposisi terdapat kata indria yang digunakan oleh siswa. Sebagian besar merupakan kata yang menggunakan indera penglihatan. Saran penelitian ditujukan kepada guru, siswa, dan peneliti selanjutnya. Bagi guru mata pelajaran disarankan untuk memberikan penjelasan lebih  dalam pilihan kata (diksi) kepada siswa agar dapat membedakan dan menggunakan diksi yang sesuai konteks pembelajaran. Bagi siswa disarankan untuk belajar lebih dalam mengenai pilihan kata (diksi) serta mencari lebih banyak variasi kata sehingga siswa mampu menggunakan kata secara tepat dan sesuai konteks. Bagi peneliti selanjutnya, disarankan untuk melakukan penelitian pada aspek lain yang terkait dengan teks eksposisi.                                                  

    HERMENEUTIKA PAUL RICOEUR DAN PENERAPANNYA PADA PEMAKNAAN SIMBOL DALAM HIKAYAT SERIBU MASAIL

    No full text
    ABSTRAK:Hermeneutika sebagai ilmu maupun metode mempunyai peran luas dan penting dalam filsafat. Dalam sastra pembicaraanya sebatas sebagai metode. Sebagai metode, hermeneutik diartikan sebagai cara menafsirkan teks sastra untuk diketahui maknanya. Paul Ricoeur mengatakan bahwa heremeneutika merupakan teori mengenai aturan-aturan penafsiran, yaitu penafsiran terhadap teks tertentu, atau tanda, atau simbol yang dianggap sebagai teks. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan makna simbol dalam Hikayat Seribu Masail Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif.Hasil penelitian memperoleh temuan sesuai dengan fokus masalah yang telah ditentukan oleh peneliti. Kata Kunci: Hermeneutika, Hikayat, Simbol ABSTRACT:Hermeneutics as a knowlwdge or method has a broad and important role in philosophy. In the literary the speakers as a method. As a method hermeneutics is interpreted as a way of interpreting literary texts to know their meaning. Paul Recoeur said that hermeneutis is theory of rules of interpretation, it is of certain text or signs or symbols as a text. The purpose of this research is to describe the meaning of symbols in Hikayat Seribu Masail. The method used in this research in descriptive-quqlitative. The result of this research focus on the problems that has determined by the researchher. Keywords: Hermeneutics, Hikayat, Syimbo

    ANALISIS BAHAN AJAR UNIT KEGIATAN BELAJAR MANDIRI (UKBM) BAHASA INDONESIA DALAM PEMBELAJARAN KELAS X SMAN 1 TUREN TAHUN PELAJARAN 2017/2018

    No full text
    ABSTRAK   Alfiyah. 2018. Analisis Bahan Ajar Unit Kegiatan Belajar Mandiri (UKBM) Bahasa Indonesia dalam Pembelajaran Kelas X SMA Negeri 1 Turen Tahun Pelajaran 2017/2018. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Wahyudi Siswanto, M.Pd.   Kata Kunci: bahan ajar UKBM Bahasa Indonesia, kelas X, SMA Negeri 1 Turen Bahan ajar merupakan segala bentuk bahan pembelajaran berbentuk alat, informasi, maupun teks yang digunakan guru dalam menyampaikan materi pembelajaran di dalam kelas. Bahan ajar diperlukan kaitannya dengan alat untuk mencapai sebuah standar kompetensi dalam pembelajaran. Bahan ajar diperoleh dari suatu lembaga atau institusi dan dapat pula dibuat sendiri oleh seorang pendidik. Bahan ajar tebaru kaitannya dengan perkembangan Kurikulum 2013 adalah berupa bahan ajar Unit Kegiatan Belajar Mandiri (UKBM). Bahan ajar UKBM diterapkan merujuk pada penggunaan Sistem Kredit Semester (SKS). Bahan ajar UKBM Bahasa Indonesia tersebut diperoleh dari SMA Negeri 1 Turen. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mendeskripsikan sistematika bahan ajar UKBM Bahasa Indonesia, dan (2) untuk mendeskripsikan cakupan bahan ajar UKBM Bahasa Indonesia Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis analisis teks. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri, dengan instrumen pembantu berupa tabel pedoman analisis. Prosedur pengumpulan data berupa peneliti melakukan kegiatan (1) menentukan tujuan penelitian, (2) memilih sumber data, (3) menganalisis data, (4) menafsirkan data, dan (5) membuat simpulan atas temuan data yang telah diperoleh. Penelitian ini menunjukkan bahwa dalam bahan ajar UKBM Bahasa Indonesia SMAN 1 Turen Kelas X tahun pelajaran 2017/2018 terdapat bagian sistematika dan cakupan bahan ajar UKBM Bahasa Indonesia. Sistematika bahan ajar UKBM Bahasa Indonesia tersebut terdiri atas (a) kode, (b) judul, (c) identitas, (d) peta konsep, dan (e) proses belajar. Kemudian, cakupan bahan ajar UKBM Bahasa Indonesia yang terdiri atas (a) materi pembelajaran, (b) kompetensi, (c) tugas dan pengalaman belajar, dan (d) alat evaluasi diri. Simpulan dari penelitian ini adalah Bahan ajar UKBM Bahasa Indonesia yang diterapkan dalam pembelajaran kelas X SMA Negeri 1 Turen memiliki sistematika yang saling terintegrasi. Sistematika yang saling terintegrasi tersebut merujuk pada cakupan bahan ajar yang layak digunakan. Cakupan bahan ajar UKBM Bahasa Indonesia memiliki standar yang telah ditetapkan sesuai dengan aturan pengembangan bahan Unit Kegiatan Belajar Mandiri. Bahan ajar UKBM Bahasa Indonesia dalam pembelajaran kelas X SMA Negeri 1 Turen secara keseluruhan telah sesuai dengan sistematika bahan ajar UKBM yang saling terintegrasi satu sama lain

    TEKS DAN KONTEKS TEMBANG DOLANAN JAWA DALAM SÉRAT RARYÅ SARÅJÅ KARYA K.P.A. KOESOEMADININGRAT

    No full text
    ABSTRAK   Sandiarani, Devi. 2018. Teks dan Konteks Tembang Dolanan Jawa dalam Serat Rarya Saraja Karya K.P.A. Koesoemadiningrat.Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Prof. Dr. Maryaeni, M.Pd.   Kata Kunci: teks, konteks, ajaran, Serat Rarya Saraja ,jawa, tembang dolanan Serat Rarya Saraja karya K.P.A. Koesoemadiningrat adalah sebuah teks naskah cetak kuno yang beraksara dan berbahasa Jawa, dengan teks berbentuk prosa. Dalam naskah oleh K.P.A. tersebut banyak diuraikan mengenai nilai ajaran dari beberapa permainan (dolanan) Jawa yang dimaknai berdasarkan lagu-lagu pengiringnya. Ada beberapa pertimbangan yang memperkuat alasan untuk menjadikan Serat Rarya Saraja karya K.P.A. Koesoemadiningratsebagai objek kajian penelitian ini, alasan yang pertama Serat Rarya Saraja karya K.P.A. Koesoemadiningrat merupakan teks prosa yang didalamnya terdapat kumpulan lagu-lagu dolanan yang sangat menarik untuk diteliti serta sangat sulit untuk ditemukan, karena tidak semua perpustakaan memiliki Serat Rarya Saraja karya K.P.A. Koesoemadiningrat.Hal itu membuat peneliti tertantang untuk mencari dan meneliti naskah tersebut. Kedua, Serat Rarya Saraja karya K.P.A. Koesoemadiningrat berisi tembang-tembang dolanan yang mengandung nilai ajaran didalamnya, dalam naskah tersebut telah dijelaskan maksud menurut pengarang dari setiap tembang dolanan.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan 1) Moralitas Tembang Dolanan Jawa dalam Serat Rarya Saraja karya K.P.A. Koesoemadiningrat, 2) Mentalitas Tembang Dolanan Jawa dalam Serat Rarya Saraja karya K.P.A. Koesoemadiningrat, 3) Spiritualitas Tembang Dolanan Jawa dalam Serat Rarya Saraja karya K.P.A. Koesoemadiningrat, dan 4) Seksualitas Tembang Dolanan Jawa dalamSerat Rarya Saraja karya K.P.A. Koesoemadiningrat. Dalam pemaknaan tersebut, peneliti menggunakan pemahaman teks dan konteks sebagai teori untuk menemukan empat nilai ajaran yang terkandung didalam tembang dolanan diantaranya, ajaran moral, mental, spiritual dan seksual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data penelitian ini berupa kutipan lirik dan makna tembang yang mengandung nilai ajaran moral, mental, spiritual danseksual yang diperoleh dari tembang-tembang dolanan dalam Sérat Raryå Saråjå karya K.P.A. Koesoemadiningrat. Penelitian ini akan menghasilkan empat temuan. Pertama, ajaran moral yang merupakan ajaran tentang baik dan buruk mengenai perbuatan, sikap, kewajiban, dan juga akhlak, budi pekerti, dan susila seseorang dalam kehidupannya di dunia. Kedua, ajaran mental sebagai sesuatu hal yang berhubungan dengan pikiran, akal, ingatan atau proses yang berasosiasi dengan pikiran, akal dan ingatan. Ketiga, ajaran spiritual yaitu ajaran yang berhubungan dengan batin, agama dan Tuhan yang bersifat kejiwaan. Keempat, ajaran seksual yang merupakan ajaran tentang pedoman serta kaidah tentang berperilaku seksual yang baik serta tidak menyimpang dari aturan-aturan yang berlaku pada masyarakat Jawa. Penelitian ini diharapkan mampu menjadi referensi maupun rujukan untuk kegiatan penelitian selanjutnya

    Analisis Materi Ajar Drama dalam Buku Teks Produktif Berbahasa Indonesia untuk SMK/MAK Kelas XI Terbitan Erlangga Tahun 2016

    No full text
    ABSTRAK   Pembelajaran merupakan kegiatan yang dilakukan untuk memperoleh informasi atau pengetahuan tertentu. Pembelajaran pada umumnya menggunakan panduan untuk mencapai suatu kompetensi tertentu. Panduan tersebut dapat berupa buku, artikel, contoh, dan lain sebagainya untuk menunjang keberhasilan kegiatan pembelajaran tersebut. Salah satu panduan yang sering digunakan dalam kegitan belajar mengajar di sekolah adalah buku teks. Buku teks merupakan suatu alat atau sarana penunjang keberhasilan pemcapaian kompetensi dalam pembelajaran. Dengan menggunakan buku teks sebagai panduan dalam pembelajaran, pendidik dapat lebih mudah mendapatkan teori yang dibutuhkan sesuai materi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui relevansi, konsistensi dan kecukupan materi ajar drama yang disajikan dalam buku teks Produktif Berbahasa Indonesia Untuk SMK/MAK Kelas XI Terbitan Erlangga. Analisis materi ini ditinjau dari aspek relevansi bahan ajar, konsistensi bahan ajar, dan kecukupan materi dalam buku teks berdasarkan KI dan KD dalam kurikulum yang berlaku. Dalam penelitian ini dilakukan analisis data berdasarkan indikator yang telah disusun peneliti dan disetujui oleh pembimbing. Analisis data ini bertujuan untuk mengetahui tiga aspek materi yang terdapat didalam bahan ajar drama. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sedangkan data yang diperoleh dari penelitian ini adalah berbentuk aspek-aspek dalam materi drama yang mencakup relevansi, konsistensi, dan kecukupan materi dalam bahan ajar. Adapun sumber data utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah buku teks bahasa Indonesia Produktif Berbahasa Indonesia untuk SMK/MAK Kelas XI terbitan Erlangga Tahun 2016. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini berupa tabel panduan analisis data yang disusun oleh peneliti berdasarkan yang sudah dikonsultasikan pada  dosen pembimbing. Tahap-tahap dalam penelitian ini diawali dengan identifikasi data, pengklasifikasian data, kemudian tahap penyajian data, dan terakhir adalah tahap verifikasi data. Pada tahap identifikasi data dilakukan kegiatan memililah data yang dibutuhkan dalam penelitian. Tahap kedua Pada tahap pengklasifikasian data dilakukan kegiatan mengurutkan materi sesuai kebutuhan yaitu data relevansi, konsistensi, dan kecukupan dalam materi bahan ajar. Tahap ketiga tahap penyajian data melalui tabel yang telah disusun dengan format tertentu untuk mempermudah proses analisis. Pada tahap terakhir verifikasi data dilakukan dengan cara menarik kesimpulan dari paparan data yang telah disusun. Hasil analisis data yang dilakukan peneliti dalam penelitian ini sudah mencakup kelesuruhan aspek yang ingin dicapai. Adapun data yang dianalisis secara menyeluruh mencakup ketiga aspek sesuai kebutuhan peneliti. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bahan ajar drama dalam buku teks Produktif Berbahasa Indonesia untuk SMK/MAK Kelas XI Terbitan Erlangga mencakup seluruh aspek yang dianalisis yaitu bahan ajar relevan dengan KI dan KD, pemilihan materi dalam bahan ajar konsisten sesuai dengan kebutuhan capaian kompetensi, dan materi yang disajikan cukup untuk menunjang pengetahuan siswa sesuai pencapaian kompetensi. Dari hasil penelitian dan pembahasan yang telah disusun, saran yang dapat diberikan oleh peneliti adalah pertama, penggunaan bahan ajar harus disertai dengan sumber lain agar materi yang diajarkan dapat lebih akurat dan mendalam, kedua contoh yang disajikan dalam bahan ajar dapat lebih baik lagi dikembangkan agar dapat menumbuhkan minat belajar siswa. ketiga, bentuk penugasan dalam buku teks lebih baik lagi jiga dikembangan agar lebih menarik bagi siswa

    PENGEMBANGAN BAHAN AJAR TEK PERSUASI UNTUK SISWA KELAS VIII SMP/MTS

    No full text
    ABSTRAK   Sulistyowati, Indah. 2018. Pengembangan Bahan Ajar Teks Persuasi untuk Siswa Kelas VIII SMP/MTs. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Prof. Dr. Dawud, M.Pd.   Kata kunci: bahan ajar, teks persuasi, siswa kelas VIII Penelitian pengembangan ini dilatarbelakangi oleh (1) pentingnya pembelajaran teks persuasi, (2) pentingnya bahan ajar sebagai salah satu sumber belajar bagi siswa, dan (3) kemenarikan bahan ajar dari segi isinya. Berdasarkan wawancara yang dilakukan di salah satu MTs pada tanggal 30 Januari 2018, diperoleh informasi bahwa (1) kendala dalam memahami pembelajaran teks persuasi yang dialami oleh siswa, (2) bahan ajar yang digunakan siswa berisi pembelajaran teks persuasi dengan materi yang terlalu banyak sehingga membuat siswa jenuh untuk membaca, dan (3) bahan ajar yang digunakan siswa berisi latihan soal yang kurang bervariasi. Informasi tersebut digunakan peneliti sebagai landasan dikembangkannya bahan ajar teks persuasi untuk siswa kelas VIII SMP/MTs. Tujuan penelitian pengembangan ini yaitu mengembangkan produk bahan ajar teks persuasi yang terdiri atas empat spesifikasi produk. Keempat spesifikasi produk tersebut adalah (1) memahami isi teks persuasi, (2) menyimpulkan isi teks persuasi, (3) mengenali struktur dan bentuk teks persuasi, serta (4) menyusun teks persuasi. Model penelitian pengembangan yang digunakan peneliti adalah modifikasi dari model penelitian pengembangan R&D. Prosedur pengembangan yang dilakukan terdiri atas (1) tahap prapengembangan, (1) tahap pengembangan, (3) tahap uji coba produk, dan (4) tahap pascapengembangan. Produk bahan ajar diujicobakan kepada tiga subjek yang meliputi (1) uji ahli kepada dosen Jurusan Sastra Indonesia, (2) uji praktisi kepada guru Bahasa Indonesia, dan (3) uji lapangan kepada siswa kelas VIII A MTs Negeri 2 Kota Malang sejumlah 20 siswa. Data penelitian ini berupa data verbal dan data numerik. Analisis data penelitian ini ada dua, yakni analisis data verbal dan data numerik. Data verbal sebagai acuan langsung untuk memperbaiki bahan ajar. Sementara itu, data numerik digunakan sebagai tolak ukur kelayakan bahan ajar dengan menggunakan distribusi frekuensi dan analisis derajat kesukaran butir soal. Hasil pengembangan penelitian ini terdiri atas empat aktivitas yang meliputi (1) memahami isi teks persuasi, (2) menyimpulkan isi teks persuasi, (3) mengenali struktur dan bentuk teks persuasi, serta (4) menyusun teks persuasi. Pertama, memahami isi teks persuasi. Aktivitas tersebut dibagi menjadi lima kegiatan yang terdiri atas (1) mengingat kembali isi teks persuasi, (2) membedakan teks persuasi, (3) menentukan jenis teks persuasi, (4) meyebutkan unsur teks persuasi, dan (5) menguraikan teknik teks persuasi. Kedua, menyimpulkan isi teks persuasi. Aktivitas tersebut dibagi menjadi tiga kegiatan yang terdiri atas (1) mengingat kembali isi teks persuasi, (2) menyimak iklan televisi/radio, dan (3) membuat simpulan isi teks persuasi.Ketiga, mengenali struktur dan bentuk teks persuasi. Aktivitas tersebut dibagi menjadi dua kegiatan yang terdiri atas (1) menunjukkan struktur teks persuasi, dan (2) menyebutkan bentuk teks persuasi. Keempat, menyusun teks persuasi. Aktivitas tersebut dibagi menjadi tiga kegiatan yang terdiri atas (1) menyusun gambar dan  membuat kalimat persuasi, (2) mengembangkan ide pokok paragraf persuasi, dan (3) menyusun teks persuasi. Simpulan penelitian pengembangan ini adalah pengembangan keempat spesifikasi produk dikembangkan berdasarkan landasan teori. Keempat spesifikasi produk tersebut adalah sebagai berikut. Aktivitas memahami isi teks persuasi dikembangkan berdasarkan teori pengertian teks persuasi, jenis teks persuasi, unsur teks persuasi, dan teknik teks persuasi. Aktivitas menyimpulkan isi teks persuasi dikembangkanberdasarkan teori simpulan isi teks persuasi dan jenis teks persuasi. Aktivitas mengenali struktur dan bentuk teks persuasi dikembangkan berdasarkan teori struktur teks persuasi dan bentuk persuasi. Aktivitas menyusun teks persuasi dikembangkan berdasarkan teori struktur teks persuasi dan bentuk persuasi. Saran penelitian pengembangan ini ditujukan kepada tiga pihak yang terdiri atas (1) saran bagi siswa, (2) saran bagi guru, dan (3) saran bagi peneliti lainnya. Pertama, saran bagi siswa. Bahan ajar teks persuasi dapat dimanfaatkan sebagai variasi sumber belajar karena disusun dengan teori yang ringkas, latihan soal yang bervariasi, dan dapat digunakan secara mandiri oleh siswa. Kedua, saran bagi guru. Bahan ajar teks persuasi dapat dimanfaatkan sebagai variasi sumber belajar karena disusun dengan teori yang ringkas, latihan soal yang bervariasi, dan dapat digunakan secara mandiri oleh siswa. Ketiga, saran bagi peneliti lainnya. Penelitian pengembangan ini dapat dijadikan sumber atau masukandalam mengembangkan bahan ajar yang lebih baik lagi

    Hubungan Kemampuan Literasi Dasar dan Prestasi Belajar Mahasiswa Tingkat Awal Universitas Negeri Malang

    No full text
    ABSTRAK   Fuaida, Filda. 2018. Hubungan Kemampuan Literasi Dasar dengan Prestasi Belajar Mahasiswa Tingkat Awal Universitas Negeri Malang. Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, dan daerah, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Suyono, M.Pd.   Kata kunci: kemampuan literasi, prestasi belajar, korelasi Kemampuan literasi dasar merupakan titik utama dalam peningkatan kualitas hidup manusia, karena manusia literate yaitu manusia yang memiliki protensi untuk membangun bangsanya.Penelitian literasi mengharuskan diadakannya tes untuk mengukur kemampuan membaca, kemampuan berpikir dan kemampuan menulis. Kemampuan literasi dapat diukur dengan menggunakan tes. Tes yang dapat digunakan untuk mengukur kemampuan literasi yaitu dengan menggunakan tes yang mengaitkan kemampuan membaca,berpikir, dan menulis. Tes yang digunakan untuk mengukur kemampuan literasi dapat dilakukan dengan enam kegiatan yaitu (1) merangkum teks, (2) mengkritik teks, (3)membandingkan unsur-unsur isi teks, (4) membahasakan tabel isi teks, (5) membuat diagram batang isi teks, (6) menyimpulkan isi teks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kemampuan literasi dasar dengan prestasi belajar mahasiswa tingkat awal Universitas Negeri Malang angkatan 2016-2017. Jenis peneflitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi penelitan ini adalah mahasiswa tingkat awal Universitas Negeri Malang angkatan 2016-2017. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa tingkat awal Universitas Negeri Malang yakni sebanyak 7.925 (angkatan 2016) ditambah 8.133 (angkatan 2017) dari 29 jurusan. Teknik sampel yang dipilih adalah Purposive Sampling. Data berupa skor nilai kemampuan literasi mahasiswa. Analisis data terdiri dari tiga tahapan (1)pemeriksaan (editing), (2) proses pemberian identitas (coding), (3) proses pembeberan data. Hasil analisis data menunjukan bahwa kemampuan merangkum mahasiswa tingkat awal Universitas Negeri Malang angkatan 2016-2017 amat baik. Mahasiswa setiap fakultas rata-rata mendapatkan skor antara 16-20 dalam kegiatan merangkum. Artinya kemampuan merangkum teks oleh mahasiswa yaitu mencapai 81-100%. Kemampuan mengkritik teks mahasiswa tingkat awal Universitas Negeri Malang angkatan 2016-2017 baik.Mahasiswa setiap fakultas rata-rata mendapatkan skor antara 16-20 dalam kegiatan merngkritik. Artinya kemampuan mengkritik isi teks oleh mahasiswa yaitu mencapai 60-81%.Kemampuan membandingkan teks mahasiswa tingkat awal Universitas Negeri Malang angkatan 2016-2017 baik. Kemampuan membahasakan tabel mahasiswa tingkat awal Universitas Negeri Malang angkatan 2016-2017 cukup rendah dengan perolehan skor rata-rata 8,4. Artinya kemampuan membahasakan tabel oleh mahasiswa yaitu mencapai 21-40%. Kemampuan membuat diagram batang isi teks oleh mahasiswa tingkat awal Universitas Negeri Malang angkatan 2016-2017 cukup rendah dengan perolehan skor rata-rata 5,5. Artinya kemampuan membuat diagram batang isi teks yang telah dibaca oleh mahasiswa yaitu mencapai 0-20%. kemampuan merangkum mahasiswa tingkat awal Universitas Negeri Malang angkatan 2016-2017 amat baik. Mahasiswa setiap fakultas rata-rata mendapatkan skor antara 11-15 dalam kegiatan merangkum. Artinya kemampuan menyimpulkan teks oleh mahasiswa yaitu mencapai 60-81%.Kemampuan literasi mahasiswa tingkat awal Universitas Negeri Malang angkatan 2016-2017 cukup baik. Dari hasil tes yang terdiri atas lima kegiatan dengan tingkat kesulitan yang berbeda, diperoleh nilai rata-rata keseluruhan kegiatan dengan jumlah nilai 56,7. Artinya, kemampuan literasi mahasiswa tingkat awal UM cukup baik yaitu sekitar 55%. Berdasarkan data yang dikumpulkan, dapat diketahui bahwa rata-rata Indeks Prestasi atau hasil prestasi mahasiswa tingkat awal Universitas Negeri Malang tergolong tinggi. Mahasiswa rata-rata mendapatkan skor dengan persentase 81,7%. Skor yang diperoleh tersebut tergolong baik karena mencapai tingkat penguasaan antara 75%-84%. Hal ini terjadi salah satunya karena mata kuliah yang ditempuh belum sepenuhnya memberatkan mahasiswa tersebut. Berdasarkan hasil analisis data, dapat diketahui bahwa terdapat hubungan antara kemampuan literasi dasar dan prestasi belajar siswa. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa nilai signifikansi 0,024< 0,05 dan drajat hubungan sebesar 0,114. Hubungan tersebut terjadi secara positif, karena kemampuan literasi dasar yang tinggi mendukung prestasi belajar yang tinggi pula. Berdasarkan hasil analisis dan simpulan, hasil penelitian ini dapat menjadi saran bagi pihak-pihak berikut. Pertama, kepada mahasiswa semester awal universitas negeri malang untuk meningkatkan kemampuan literasi dasar mahasiswa melalui tes. Pihak-pihak tersebut yang ingin mengetahui kemampuan literasi apat menjadikan tes literasi dasar yang dimiliki peneliti sebagai masukan dalam pembuatan tes. Kedua, kepada peneliti lain untuk menjadikan hasil penelitian ini sebagai masukan dalam melakukan penelitian lain terkait literasi dan prestasi belajar

    Ragam Latihan dalam Buku Teks Siswa Kelas VII SMP

    No full text
    ABSTRAK   Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mendeskripsikan keragaman bentuk evaluasi dalam latihan soal, keragaman tingkat latihan soal berdasarkan ranah kognitif Bloom dan kesesuaian latihan soal dengan KD yang perlu dicapai siswa berdasarkan kurikulum yang berberlaku untuk siswa kelas VII SMP. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian ini adalah (1) bentuk evaluasi dalam latihan soal pada buku teks siswa kelas VII SMP ditemukan dua jenis, yaitu tes dan non tes. Bentuk evaluasi jenis tes berupa bentuk latihan subjektif dan objektif.(2) Keragaman tingkat latihan soal berdasarkan ranah kognitif Bloom ditemukan enam tingkat kognitif yang didominasi tingkat kognitif C2 (memahami). (3) Kesesuaian latihan soal dengan KD yang perlu dicapai siswa berdasarkan kurikulum yang berlaku, ditemukan latihan soal yang sesuai, kurang sesuai dan tidak sesuai yang didominasi oleh latihan soal sesuai dengan KD

    Nilai Religi Dalam Kumpulan Cerita Tandak Karya Royyan Julian

    No full text
    RINGKASAN   Religi merupakan salah satu hal yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan setiap manusia, sebab religi telah menjadi rantai pengikat setiap tindakan manusia. Eratnya hubungan religi dan sastra membuat banyak sastrawan menjadikan religi sebagai suatu dasar dalam pembuatan karya-karyanya. Salah satunya adalah kumpulan cerita Tandak karya Royyan Julian. Kumpulan cerita Tandak karya Royyan Julian dipilih sebagai objek penelitian ini, karena kumpulan cerita Tandak karya Royyan Julian mengandung nilai religi yang begitu kental dan kumpulan cerita Tandak karya Royyan Julian ini merupakan pemenang Sayembara Sastra Dewan Kesenian Jawa Timur 2015. Ulasan dalam penelitian ini adalah nilai-nilai religi yang terkandung dan fungsi nilai religi dalam kumpulan cerita Tandak karya Royyan Julian. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif deskriptif. Data dalam penelitian ini berupa paparan verbal yang mengandung nilai religi yang terdapat dalam setiap cerita pada kumpulan cerita Tandak karya Royyan Julian yang berupa narasi, dialog antar tokoh, maupun dari penjelasan pengarang. Sumber data penelitian ini adalah kumpulan cerita Tandak karya Royyan Julian, yang terdapat lima belas cerita. Pengumpulan data penelitian ini terdiri dari tiga tahap, yakni: (1) pembacaan sumber data berulang-ulang, (2) melakukan pengamatan yang menfokuskan pada kalimat yang mengandung nilai religi, dan (3) pengidentifikasian yang berkaitan dengan nilai-nilai religi. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sebagai pengumpul data utama dan pengkaji kumpulan cerita Tandak karya Royyan Julian. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tabel yang memaparkan indikator penelitian. Teknik analisis data pada penelitian ini dibagi dalam tiga tahap, yakni (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) kesimpulan. Pengecekan keabsahan dilakukan dengan cara pembacaan objek penelitian secara berulang-ulang, serta dilakukan penelaahan dan kecakupan referensial. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, ditemukan nilai religi yang dibagi menjadi dua, yakni: (1) kepercayaan kepada Tuhan YME (agama) yang meliputi iman, Islam, ihsan, takwa, tawakal, dan sabar; dan (2) kepercayaan terhadap ilmu gaib meliputi penolak dan agresif. Fungsi nilai religius dalam kumpulan cerita Tandak karya Royyan Julian meliputi (1) religi sebagai alat untuk mengubah sikap maupun karakter tokoh; (2) religi sebagai pemulai konflik; (3) religi sebagai penyelesai konflik; dan (4) religi sebagai alat untuk memperburuk konflik dalam cerita. Berdasarkan hasil yang telah diperoleh dalam penelitian, disampaikan saran-saran sebagai berikut. Pertama, bagi pendidik, cerita-cerita dalam kumpulan cerita Tandak karya Royyan Julian ini dapat dijadikan sebagai salah satu sarana pembelajaran Bahasa Indonesia dalam hal mengkaji nilai religi dalam sebuah cerita. Kedua, bagi pembaca, dapat menjadikan penelitian ini sebagai pedoman untuk mencerna nilaiserta amanat yang terkandung dalam cerita-cerita kumpulan cerita Tandak karya Royyan Julian. Dan ketiga, bagi peneliti selanjutnya, dapat mengembangkan penelitian ini, atau menjadikan penelitian ini sebagai acuan untuk meneliti dari sudut pandang yang berbeda.  

    Penggunaan Ejaan pada Teks Biografi Bahasa Indonesia Karya Siswa Kelas X IPS SMA Negeri 1 Babadan Ponorogo

    No full text
    RINGKASAN     Ejaan adalah kaidah atau peraturan untuk melambangkan bunyi ujaran dan untuk menghubungkan antarlambang-lambang pemisah dan penghubung dalam suatu bahasa. Secara ilmiah, yang dimaksud dengan ejaan ialah kaidah penggunaan huruf, penulisan kata, pemakaian tanda baca, dan penulisan kata serapan. Ejaan biasa digunakan di beberapa teks, salah satunya teks biografi. Teks biografi karangan siswa kelas X IPS SMA Negeri 1 Babadan, memerlukan penggunaan ejaan yang tepat. Penggunaan ejaan yang tepat dapat menentukan keformalan suatu teks yang dibutuhkan untuk memperjelas makna atau maksud ide dalam suatu kalimat tersebut agar mudah dipahami. Pentingnya penelitian ini dilakukan didasarkan pada beberapa alasan berikut. Pertama, belum ada penelitian tentang penggunaan ejaan pada teks biografi karangan siswa kelas X IPS, SMA Negeri 1 Babadan. Kedua, penelitian ini dilakukan terhadap siswa kelas X IPS, SMA Negeri 1 Babadan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian diklasifikasikan menurut penggunaan ejaan berupa penggunaan huruf, penulisan kata, penggunaan tanda baca, dan penulisan kata serapan yang terdapat pada teks biografi karya siswa kelas X IPS, SMA Negeri 1 Babadan. Prosedur pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan cara menelaah dan membaca teks biografi hasil karya siswa secara berulang-ulang, kemudian menandai setiap bentuk kesalahan penggunaan ejaan. Data diberi kode menurut jenis kesalahan penggunaan, setelah itu data diklasifikasi dan dimasukkan ke dalam tabel sesuai jenis kesalahan penggunaan ejaan. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil sebagai berikut. Pertama, penggunaan ejaan dilihat dari aspek penggunaan huruf yang ditemukan dalam teks biografi karya siswa kelas X IPS, SMA Negeri 1 Babadan meliputi penggunaan ejaan yang tepat dan tidak tepat dilihat dari aspek penggunaan huruf. Bentuk penggunaan ejaan dilihat dari aspek penggunaan huruf meliputi penggunaan huruf kapital, huruf miring, dan huruf tebal. Kedua, penggunaan ejaan dilihat dari aspek penulisan kata yang ditemukan dalam teks biografi karya siswa kelas X IPS, SMA Negeri 1 Babadan meliputi penggunaan ejaan yang tepat dan penggunaan ejaan yang tidak tepat dilihat dari penulisan kata. Bentuk penggunaan ejaan dilihat dari aspek penulisan kata meliputi penulisan kata berimbuhan, bentuk ulang, gabungan kata, kata depan, singkatan dan akronim, angka dan bilangan, kata ganti ku-, kau-, -ku, -mu, dan –nya, dan kata sandang si dan sang. Ketiga, penggunaan ejaan dilihat dari aspek penggunaan tanda baca yang ditemukan dalam teks biografi karya siswa kelas X IPS, SMA Negeri 1 Babadan meliputi penggunaan ejaan yang tepat dan penggunaan ejaan yang tidak tepat dilihat dari penggunaan tanda baca. Bentuk penggunaan ejaan yang dilihat dari aspek penggunaan tanda baca meliputi penggunaan tanda titik, tanda koma, tanda titik dua, dan tanda hubung. Keempat, penggunaan ejaan dilihat dari aspek penulisan kata serapan yang ditemukan dalam teks biografi karya siswa kelas X IPS, SMA Negeri SMA Negeri 1 Babadan meliputi penggunaan ejaan yang tepat dilihat dari aspek penulisan kata serapan.   Berdasarkan hasil penelitian dikemukakan dua saran. Pertama, saran ditujukan untuk guru. Guru disarankan untuk lebih memperhatikan dan mencermati pekerjaan siswa dalam penulisan teks biografi. Selain itu, guru diharapkan dapat memberi contoh kepada siswa mengenai penggunaan ejaan yang baik dan benar, supaya siswa tidak terbiasa dan terjerumus dalam penggunaan ejaan yang salah. Kedua, saran ditujukan kepada peneliti selanjutnya. Peneliti selanjutnya diharapkan dapat menjadikan penelitian ini sebagai acuan mengadakan penelitian sejenis dengan aspek penggunaan ejaan pada teks biografi dengan struktur teks biografi serta diharapkan dapat meneliti penggunaan bahasa yang dilihat dari konteks pemakaian bahasa Indonesia dari kajian fungsi.  

    0

    full texts

    2,231

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇