SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM
Not a member yet
    2231 research outputs found

    PENGGUNAAN PENANDA KOHESI DAN KOHERENSI MAHASISWA PROGRAM IN-COUNTRY BIPA UM TAHUN 2017

    No full text
    Ringkasan Penelitian ini membahas mengenai penanda kohesi dan koherensi pada tuturan mahasiswa program In-Country tahun 2018/2019. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitin ini adalah kualitatif deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah penanda kohesi dan penanda koherensi yang bersumber dari mahasiswa program In-Country 2018/2019. Data dikumpulkan dengan teknik rekam dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kohesi yang terdapat dalam tuturan adalah kohesi gramatikal dan leksikal, sedangkan koherensi yang ditemukan adalah kebersamaan, keparalelan, kelas anggota, perincian, dan kewaktuan.Kata Kunci : kohesi, koherensi, BIPA  Abstract This study discusses the markers of cohesion and coherence in the speech of In-Country program students in 2018/2019. The research method used in this research is descriptive qualitative. The data used in this study are cohesion markers and coherence markers sourced from 2018/2019 In-Country program students. Data collected by record and interview techniques. The results showed that the cohesion contained in the speech was grammatical and lexical cohesion, while the coherence found was kebersamaan, parallels, kelas anggota, details, and time.Key Word: markers of cohesion, markers of coherence, BIPA &nbsp

    Penilaian Autentik Keterampilan Menulis dalam Buku Siswa Kelas VII

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk tugas penilaian autentik keterampilan menulis pada buku siswa SMP kelas VII. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis isi. Hasil penelitian penilaian autentik keterampilan menulis ini berupa bentuk tugas menulis terbimbing dan menulis mandiri. Bentuk tugas menulis terbimbing mencakup melengkapi unsur teks, mengubah dan memperbaiki teks, serta mengurutkan unsur teks. Bentuk tugas menulis mandiri mencakup menulis dengan pemberian kriteria, menulis dengan petunjuk bertahap, menulis dengan rangsang konteks daerah, menulis dengan tahapan melakukannya, menulis dengan rangsang tujuan, menulis dengan media e-mail, menulis dengan rangsang peristiwa, serta menulis rangsang konteks. Temuan tersebut membuktikan bahwa bentuk tugas yang diberikan dalam buku siswa sangat beragam bentuknya sehingga dapat membantu siswa dalam belajar jenis teks yang terdapat dalam buku siswa. Kata Kunci: penilaian autentik, bentuk tugas, menulis terbimbing, menulis mandiri ABSTRACT The aim of this research to describe form of the task authentic assessment writing skills in student books junior high school 7th grade. This research uses a qualitative research design with content analysis approach. The result of the research authentic assessment of writing skills in the form of guided writing and independent writing. Forms of guided writing assignments include completing text elements, changing and correcting text, and sorting text elements. The form of independent writing assignments includes writing by giving criteria, writing with gradual instructions, writing with stimulating regional contexts, writing with stages of doing it, writing with goal stimuli, writing with e-mail media, writing with event stimuli, and writing context stimuli. These findings prove that form of tasks is given in the student book very diverse forms so that it can help student learn the types of texts contained in student books. Key word: authentic assessment, form of task, guided writing, independent writin

    KESULITAN BELAJAR MENULIS NASKAH DRAMA SATU BABAK KARYA MAHASISWA JURUSAN SATRA INDONESIA UNIVERSITAS NEGERI MALANG

    No full text
    Proses menulis naskah drama merupakan keterampilan yang membutuhkan ketekunan, artinya tidak ada seorangpun yang dapat menulis naskah drama secara instan untuk menghasilkan tulisan sempurna. Hal tersebut dikarenakan menulis merupakan aktivitas yang rumit dan kompleks. Rumit karena menulis melibatkan berbagai faktor, seperti perhatian, minat, kemampuan berbahasa, intelegensi, dan motivasi. Sementara itu, kompleks dikarenakan faktor-faktor tersebut saling berkaitan dan menunjang keterampilan seseorang dalam menulis. Tujuan penelitian ini ada tiga, yakni: (a) mendeskripsikan jenis kesulitan belajar menulis naskah drama, (b) mendeskripsikan faktor/sumber kesulitan belajar menulis naskah drama, dan (c) mendeskripsikan dampak kesulitan belajar menulis naskah drama.Pendekatan kualitatif digunakan untuk melakukan penjajakan terhadap suatu gejala guna menjawab persoalan yang menjadi minat peneliti.  Data yang digunakan ada dua jenis, yakni data berupa informasi  kesulitan belajar menulis naskah drama yang diperoleh melalui penyebaran angket kepada 15 mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia UM angkatan 2015, serta data berupa dialog dan deskripsi yang mencerminkan kesulitan belajar menulis naskah drama dari 62 naskah drama karya mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia UM angkatan 2015 offering A dan AA. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan, yakni: reduksi data, kategorisasi data dan sintesisasi data, serta penyimpulan data. Hasil analisis menunjukkan tiga hal.  Pertama, jenis kesulitan belajar yang muncul ada enam, yakni: kesulitan mengembangkan tema, kesulitan menentukan dan menggambarkan karakter tokoh, kesulitan mengembangkan konflik, kesulitan mengembangkan alur, kesulitan menggambarkan latar, serta kesulitan menggarap dialog sebagai jenis kesulitan yang paling dominan.  Kedua, faktor/sumber dari kesulitan belajar menulis naskah drama ada empat, yakni: faktor sikap, faktor minat, faktor pengetahuan, dan faktor keterampilan menulis yang mendominasi munculnya kesulitan belajar menulis naskah drama.  Ketiga, dampak kesulitan belajar menulis naskah drama ada lima, yakni: alur kurang padu, dialog kurang hidup, pesan kurang tersampaikan, suasana/fokus cerita terganggu, dan adegan kurang berkembang sebagai dampak yang paling dominan

    Efektivitas Metode Diskusi Kelompok Berbasis Masalah Dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Siswa Kelas VIII SMP Negeri 23 Malang

    No full text
    Kemampuan berbicara sangat diperlukan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia karena kemampuan berbicara merupakan aspek penting untuk menyampaikan materi yang belum dipahami oleh siswa. Berdasarkan rumusan masalah yang digunakan,  tujuan metode diskusi kelompok berbasis masalah memiliki tiga aspek, yaitu  untuk mengetahui efektivitas metode diskusi kelompok berbasis masalah dalam meningkatkan kemampuan bertanya jawab, kemampuan berpendapat dan kemampuan menyimpulkan. Penelitian ini menggunakan rancangan kuntitatif dengan desain penelitian eksperimen one group eksprimental pre tes dan pos tes. Sampel dalam penelitian ini menggunakan satu kelas eksperimen, yaitu kelas VIII.5 SMP Negeri 23 Malang. Data penelitian ini berupa skor hasil aktivitas tanya jawab, berpendapat, dan menyimpulkan yang bersumber dari diskusi kelompok berbasis masalah. Skor hasil observasi pre tes dan pos tes digunakan untuk mengethui efektivitas metode diskusi kelompok berbasis masalah melalui tahap uji normalitas, uji hipotesis dan uji deskriptif sebagai hasil nilai rata-rata.Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi diskusi kelompok dan tes performansi kemampuan berbicara. Pengumpulan data dilakukan malalui tahap persiapan dan tahap pelaksanaan. Pada tahap persiapan, peneliti menyusun instrumen pre tes dan pos tes untuk memeroleh data, sedangkan tahap pelaksanaan, peneliti melakukan observasi pre tes dan pos tes serta melakukan analisis data menggunakan perhitungan SPSS 20. Analisis data menggunakan uji-t. Sebelum uji-t, telebih dahulu dilakukan uji normalitas, uji hipotesis, dan uji deskriptif untuk mengetahui nilai rata-rata. Data pada penelitian ini dinyatakan berdistribusi normal (diterima) dengan keterangan 0,36>0,05 dan dinyatakan signifikan (diterima) dengan keterangan 0,0

    budaya patriarki dalam novel menyemai harapan karya maria a sardjono

    No full text
    ABSTRAKPenelitian terhadap novel Menyemai Harapan ini dilatarbelakangi kenyataan sosial tentang ideologi patriarki yang telah mendarah daging dalam maysarakat Indonesia dan mengakibatkan perempuan berada di bawah kendali laki-laki terutama dalam perkawinan. Dan karena budaya patriarki banyak mengakibatkan ketimpangan antara laki-laki dan perempuan. karena pada dasarnya laki-laki dan perempuan itu mempunyai derajat yang sama. Yang membedakan hanya kodrat yang sudah diberikan Tuhan kepada laki-laki dan perempuan Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hail penelitian ini menunjukkan dominai laki-laki pada perempuan dan peran perempuan dalam keluarga. Kata kunci: budaya patriarki, peran perempuan ABSTRACTThe research on the novel Menyemai Harapan is based on social reality about patriarchal ideology that has been ingrained in Indonesian society and women under men who are intended for marriage. And because there is a lot of inequality between male and female patriarchal culture. Because basically men and women have the same degree. What determines only the nature that God has given to men and women Greetings this research shows the dominance of men to women and the role of women in the family.  Keywords: patriarchal culture, women's rol

    PELANGGARAN PRINSIP KERJASAMA DALAM NOVEL DILAN, DIA ADALAH DILANKU TAHUN 1990 KARYA PIDI BAIQ

    No full text
    ABSTRAK Nafisah, Meida Badiatun. 2018. Pelanggaran Prinsip Kerja Sama dalam Novel Dilan, Dia adalah Dilanku Tahun 1990 Karya Pidi Baiq. Skripsi. Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Bapak Sunaryo HS.,S.H. M. Hum. Kata kunci: maksim kuantitas, maksim kualitas, maksim relevansi, maksim cara, dan implikatur percakapan. Novel Dilanku. Dia adalah Dilanku Tahun 1990 Karya Pidi Baiq sebagai salah satu bacaan humor merupakan suguhan yang dapat memberi rasa senang, marah, bahkan jengkel sekalipun kepada pembacanya. Oleh karena itu, fokus penelitian ini adalah pelanggaran prinsip kerja sama dalam tuturan setiap tokohnya. Analisis terhadap pelanggaran prinsip kerjasama ini bertujuan untuk mengetahui wujud dan fungsi keempat pelanggaran prinsip kerja sama Grice, yaitu kuantitas, kualitas, relevansi, dan cara. Penelitian mengenai pelanggaran prinsip kerja sama dalan novel ini penting dilakukan sebagai salah satu cara memberi gambaran dalam mempraktikan tuturan yang baik dan mematuhi prinsipprinsip kerja sama Grice. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian tentang Pelanggaran Prinsip Kerjasama dalam Novel Dilan, Dia adalah Dilanku Tahun 1990 Karya Pidi Baiq ini adalah etnografi komunikasi yang menjelaskan suatu peristiwa komunikatif dalam tindak tutur dan penyampaian makna sosial dari peristiwa tutur tersebut. Pendekatan etnografi juga memusatkan perhatian kepada masalah yang aktual dalam teks sastra. Data penelitian yang berupa stimulus dan respon berbentuk tuturan antar tokok dalam novel yang disertai dengan konteks dan pelanggaran prinsip kerja sama. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik identifikasi berdasarkan tujuan dan indikator pelanggaran. Instrumen utama yang digunakan untuk pengumpulan data adalah peneliti itu sendiri, yang bertindak sebagai pengamat. Instrumen pendukung penelitian ini adalah panduan pengumpulan dan analisis data. Kegiatan analisis data dimulai dari identifikasi pelanggaran prinsip kerjasama yang terdiri dari kolom pelanggaran prinsip kerjasama, indikator, dan kode data, dan kesimpulan. Hasil penelitian ini ditemukan 103 tuturan pelanggaran prinsip kerja sama Grice, tuturan tersebut terbagi menjadi empat prinsip kerja sama. Pertama, maksim kuantitas dalam novel Dilan, Dia adaalah Dilanku Tahun 1990 terdapat 70 tuturan menyimpang yang banyak dilakukan oleh tokoh Dilan. Kedua, maksim kualitas dalam novel Dilan, Dia adaalah Dilanku Tahun 1990 terdapat 19 tuturan menyimpang yang banyak dilakukan oleh Milea. Ketiga, maksim relevansi dalam novel Dilan, Dia adaalah Dilanku Tahun 1990 terdapat 20 tuturan menyimpang yang banyak dilakukan tokoh Dilan. Keempat, maksim cara dalam novel Dilan,  Dia adaalah Dilanku Tahun 1990 terdapat 27 tuturan menyimpang yang banyak dituturankan tokoh Dilan. Berdasarkan paparan di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa penelitian Pelanggaran Prinsip Kerja Sama dalam Novel Dilan, Dia adalah Dilanku Tahun 1990 Karya Pidi Baiq memiliki ciri yang spesifik dilihat dari indikator dan fungsi keempat pelanggaran prinsip kerja sama. Dari keempat maksim tersebut, tuturan tooh Dilan dan Milea lebih dominan menyimpang prinsip kerja sama. Hal ini dikarenakan peran kedua tokoh tersebut merupakan tokoh utama sehingga lebih banyak muncul dama alur cerita tersebut

    PENGGUNAAN BAHASA DALAM KARANGAN BERDASARKAN PENGAMATAN: STUDI KASUS PADA KELAS V SDIT INSAN PERMATA MALANG

    No full text
    ABSTRAKTujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penggunaan bahasa karangan berdasarkan pengamatan siswa kelas V SDIT Insan Permata Malang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah karakteristik karangan siswa dilihat dari (1) bentuk karangan berupa karangan narasi dan deskripsi, (2) penggunaan diksi berupa kata dan frasa asing, kata khusus dan umum, kata ilmiah dan popular, kata indria, serta kata percakapan, dan (3) penggunaan ejaan berupa penulisan huruf kapital, bentuk ulang, kata depan, kata singkatan, kata dan bilangan, kata ganti, tanda titik (.), tanda hubung (-), serta tanda koma (,). Kata Kunci: karakteristik, karangan, menulis ABSTRACTThe present study aims at describing characteristic of text based on the observation of Fifth grade students at SDIT Insan Permata Malang. The present study employs qualitative descriptive method. The result of the study is the characteristic of students’ text reviewed from (1) the form of text is narrative and descriptive texts, (2) the dictions is both  foreign words and phrases, (3) the spelling is capital letters, repetitive, preposition, abbreviation, words and numbers, pronouns, period (.), hyphen (-), and comma (,). Key words: Language, write, tex

    ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN SANDANGAN PANYIGEG WANDA PADA UJIAN AKHIR SEMESTER MAHASISWA MINOR JAWA PRODI PENDIDIKAN BAHASA SASTRA INDONESIA DAN DAERAH

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan penggunaan sandangan panyigeg wanda  pada Ujian Akhir Semester mahasiswa  Prodi Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah, Fakultas Sastra,  Universitas Negeri Malang angkatan 2015 yang mengambil Minor Jawa dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif.  Data yang digunakan adalah kata-kata dan frasa pada hasil Ujian Akhir Semester yang telah dilaksanakan. Hasil dari penelitian ini adalah analisis kesalahan penggunaan sandangan panyigeg wanda oleh mahasiswa mencakup sandangan cecak, layar, wignyan, dan pangkon. Kata kunci: aksara Jawa, sandangan panyigeg wanda, minor Jawa, Mardi Kawi ABSTRACT The purpose of this study is to describe the type of error in sandangan panyigeg wanda writing by students of the college students of Javanese Selection Course students in Educational Indonesian and Javanese Language Class of 2015 using a qualitative descriptive approach. Research data are in the form of fragments in words, phrases, or sentences from the final test done by Javanese selection course student. The results of this study is four types of error in sandangan panyigeg wanda writing which are errors in the use of cecak, layar, wignyan, and pangkon.. Keywords: Javanese script, sandangan panyigeg wanda, Javanese Selection Course, Mardi Kaw

    Ragam Bahasa Iklan Online Shop pada Media Sosial Instagram

    No full text
    ABSTRAK Pramesti, Adisti Putri. 2019. Ragam Bahasa Iklan “Online Shop” pada Media Sosial Instagram. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Martutik, M.Pd. Kata kunci: laras bahasa, iklan online shop, media sosial instagram Ragam bahasa adalah variasi atau laras bahasa yang digunakan oleh sekelompok pengguna bahasa menurut kesesuaiannya. Laras bahasa adalah kesesuaian antara bahasa dan fungsi pemakaian iklan online shop di instagram.Iklan online adalah salah satu bentuk komunikasi publik yang memuat pesan untuk mendorong serta membujuk khalayak ramai agar tertarik pada barang atau jasa yang ditawarkan melalui media online. Media sosial instagram menjadi salah satu aplikasi yang diminati pebisnis untuk mempromosikan jasa atau produk yang dijual. Penggunaan media sosial instagram dianggap sebagai media yang efektif untuk menawarkan produk. Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah penggunaan bahasa pada media sosial instagram karena penggunaan bahasa lebih banyak didasarkan pada konvensi yang terjadi dalam masyarakat media sosial.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) bentuklaras bahasa iklan online shop dan (2) fungsi laras bahasa iklan online shop pada media sosial instagram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian grounded theory. Data penelitian ini berupawacana yang mendampingi gambar yang terdapat dalam instagram. Proses pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik dokumentasi. Analisis data yang dilakukan meliputi proses reduksi data yaitu identifikasi, pengodean, dan klasifikasi.Kemudian dilakukan penyajian data dalam bentuk teks naratif, penarikan kesimpulan, dan pengecekan keabsahan data. Berdasarkan analisis data, diperoleh hasil penelitian sebagai berikut.Pertama, bentuk laras bahasa iklan yang terdapat dalam iklan online shop meliputi bentuk dasar, afiksasi, reduplikasi, pemajemukan, singkatan dan akronim, istilah, urutan kata, dan struktur kalimat. Bentuk laras bahasa iklan online shop digunakan penulis iklan sebagai pembentuk citra positif produk dan untuk menyampaikan informasi sehingga makna yang diterima konsumen sesuai dengan yang diharapkan. Kedua, fungsi laras bahasa yang terdapat dalam iklan online shop meliputi fungsi ekspresif, fungsi direktif, fungsi informasional, dan fungsi interaksional. Fungsi laras bahasa iklan merupakan upaya penulis untuk membangkitkan daya tarik mengenai produk dan memengaruhi konsumen untuk membeli produk yang dijual. Berdasarkan hasil penelitian ini, dikemukakan beberapa saran. Pertama,penulis iklan diharapkan memperhatikan secara cermat penulisan iklan, mulai dari penggunaan kata, penyusunan kalimat, hingga ketercapaian pesan yang akan disampaikan pada iklan.Kedua, konsumen diharapkan kritis dalam memahami makna atau pesan yang disampaikan dalam iklan secara cermat dan tidak terburu-buru dalam membuat keputusan untuk membeli produk. Ketiga, pendidik bahasa perlu menanamkan pentingnya memahami informasi yang disampaikan secara kritis sehingga informasi yang didapat dalam iklan dalam media sosial tak langsung ditelan secara mentah-mentah. ABSTRACT Pramesti, Adisti Putri. 2019. Variety Language Advertising Online Shop on Social Media Instagram. Thesis, Department of Indonesian Literature, Faculty of Literature, State Universityof Malang. Adviser: Dr. Martutik, M.Pd. Key words: laras bahasa, advertising online shop, instagram. Language diversity is the variation or laras bahasa of the language used by a group of language users according to suitability. Laras bahasa is alignment of language usage and function of advertising online shop on instagram. Online advertising is a form of public communication that contains the message to encourage and persuade the general public to be interested in the goods or services offered through online media. Instagram became one of the applications that business people are interested in promoting services or products sold. This study aims to describe (1) the form of laras bahasa online shop advertising and (2) the function of laras bahasa online shop  advertising on instagram. This study used a qualitative approach with grounded theory study. This research data in the form of discourse that accompany the pictures contained in the instagram. The process of data collection was done by using the documentation. The data analysis was conducted on data reduction process is the identification, coding, and classification. Then the data is presented in the form of narrative text, drawing conclusions, and checking the validity of the data. Based on the data analysis, the result of the study as follows. First, the form of laras bahasa contained in the online shop include basic shapes, affixation, reduplication, compounding, abbreviations and acronyms, as well as special names,include word order, and sentence structure. The form of laras bahasa online shop advertising used copywriters as forming a positive image of the product and to convey information so that the consumer accepted meaning as expected. Second, the function of laras bahasa contained in the online shop advertising  include expressive function, the function of the directive, the functions informasional, and interaksional function. The function of laras bahasaof the ad is an attempt to evoke the allure authors regarding products and influence consumers to buy products that are sold. Based on the results of this research, known some suggestions. First, the author of the ad is expected to heed carefully writing ads, ranging from the use of the word, arranging of a sentence, to the achievement of a message that will be delivered on an ad. Second, consumers are expected to understand the meaning or message delivered in ads carefully and do not rush in making a decision to purchase the product. Third, the language educators need to instill the importance of understanding the information presented critically so that information obtained in ads in social media not directly ingested in raw

    KEMAMPUAN MENULIS TEKS ULASAN TENTANG FILM PENDEK "PLES" SISWA SMP NEGERI 2 TUREN

    No full text
    RINGKASANAl Mufidah, Nisa`u Sholikha. 2019. Kemampuan Menulis Teks Ulasan tentang Film Pendek “PLES” Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Turen. Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing Drs. Pidekso Adi M.Pd. Kata Kunci: kemampuan menulis, teks ulasan, tentang film pendekMenulis teks ulasan tentang film pendek terdpat dalam KD 4.12 kurikulum 2013 kelas VIII. Teks ulasan adalah teks yang berisikan tentang penilaian suatu karya sastra seperti novel, cerpen, film/drama. Film pendek merupakan suatu  film yang memiliki durasi pendek yaitu kurang dari 60 menit. Peneliti memilih film pendek yang berjudul “PLES” karena film tersebut memiliki banyak pesan moral di dalamnya, sangat inspiratif dan dapat meningkatkan pendidikan karakter siswa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan menulis siswa dalam menulis teks ulasan tentang film pendek “PLES”. Empat aspek struktur teks ulasan yang diteliti adalah aspek orientasi, aspek tafsiran, aspek evaluasi, aspek rekomendasi.Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 2 Turen dengan populasi berjumlah 257 siswa. Penentuan sampel dilakukan dengan cara mengambil 20%-25% sehingga sampel yang diambil berjumlah 60 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Teknik Random Sampling cara tersebut dilakukan karena anggota populasi homogen. Instrumen penelitian berupa perintah penugasan menulis teks ulasan tentang film pendek “PLES”. Pengumpulan data menggunakan empat langkah sebagai berikut (1) melaksanakan tes, (2) memberi kode pada data dan, (3) melakukan identifikasi serta pemilihan sumber data yang telah dikumpulkan. Analisis data menggunakan tiga langkah (1) menganalisis data,(2) menghitung nilai kemampuan siswa dan, (3) membuat klasifikasi kemampuan siswa.Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar siswa sudah bisa menulis teks ulasan pada aspek orientasi karena mendapatkan nilai rata-rata di atas KKM. Siswa yang memiliki kualifikasi sangat mampu sebesar 41,7% (25 siswa). Siswa yang memiliki kualifikasi mampu sebesar 41,7% (25 siswa). Siswa yang memiliki kualifikasi cukup mampu sebesar 15% (9 siswa). Siswa yang memiliki kualifikasi kurang mampu sebesar 1,7% (1 siswa). Sebagian siswa sudah bisa menulis teks ulasan pada aspek tafsiran namun mendapatkan nilai rata-rata di bawah KKM. Siswa yang memiliki kualifikasi sangat mampu sebesar 30% (18 siswa). Siswa yang memiliki kualifikasi mampu sebesar 35% (21 siswa). Siswa yang memiliki kualifikasi cukup mampu sebesar 30% (18 siswa). Siswa yang memiliki kualifikasi kurang mampu sebesar 5% (3 siswa). Sebagian besar siswa sudah bisa menulis teks ulasan pada aspek evaluasi karena mendapatkan nilai rata-rata di atas KKM. Siswa yang memiliki kualifikasi sangat mampu sebesar 65% (39 siswa). Siswa yang memiliki mampu sebesar 25% (15 siswa). Siswa yang memiliki kualifikasi cukup mampu sebesar 8,3% (5 siswa). Siswa yang memiliki kualifikasi kurang mampu sebesar 1,7% (1 siswa). Sebagian siswa sudah bisa menulis teks ulasan pada aspek rekomendasi namun mendapatkan nilai rata-rata di bawah KKM. Siswa yang memiliki kualifikasi sangat mampu sebesar 25% (15 siswa). Siswa yang memiliki mampu sebesar 38,3% (23 siswa). Siswa yang memiliki kualifikasi cukup mampu sebesar 36,7% (22 siswa). Tidak ada siswa yang memiliki kualifikasi kurang mampu.Disimpulkan dari keseluruhan aspek yang telah dianalisis siswa paling bisa menulis pada aspek evaluasi sedangkan siswa kurang mampu menulis pada aspek rekomendasi. Pada aspek rekomendasi siswa masih kurang mampu dalam memberi saran pada film. Diketahui bahwa kemampuan menulis teks ulasan siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Turen sebagian siswa sudah dapat menulis struktur teks ulasan dengan baik dan benar serta nilai rata-rata keseluruhan siswa sudah mencapai KKM maka nilai rata-rata siswa dalam menulis struktur teks ulasan tergolong dalam kategori mampu. Media yang berbentuk audio visual ini dianggap mampu membangkitkan minat siswa dalam belajar. Selain itu media audio visual merupakan media yang dapat mendorong keinginan siswa untuk menyimak dengan baik, sebab sifat audio visual yang tidak mudah membuat bosan dengan gambar yang menarik dan siswa lebih mudah dalam memahaminya.Berdasarkan hasil simpulan, disarankan kepada pihak-pihak yang terkait dalam penelitian ini sebagai berikut. Pertama, guru sebagai pengajar mata pelajaran disarankan untuk lebih bersikap kreatif dan inovatif dalam mengembangkan kemampuan menulis teks ulasan siswa agar dapat mencapai suatu kompetensi pembelajaran. Kedua, sekolah disarankan agar lebih meningkatkan kegiatan literasi yang telah ada agar lebih maksimal karena kegiatan literasi merupakan salah satu kegiatan yang dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis teks ulasan. Ketiga, peneliti selanjutnya disarankan agara melakukan penelitian tentang kemampuan menulis teks ulasan pada aspek kebahasaan dan menggunakan media yang mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis teks ulasan dalam berbagai karya yang diulas

    0

    full texts

    2,231

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇