SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM
Not a member yet
2231 research outputs found
Sort by
PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF BERBANTUANMOUSE MISCHIEF UNTUK PEMBELAJARAN MATERI PENCERNAAN MAKANAN MANUSIA PADA SISWA KELAS VIII SMPN 1 PAKIS, KABUPATEN MALANG
ABSTRAK Zein, Rico 2017. Pengembangan Media Interaktif Berbantuan Mouse Mischief Materi Sistem Pencernaan Manusia di SMPN 1 Pakis, Malang. Skripsi.Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Ibrohim, M.Si., (2) Dra. Hj. Nursasi Handayani, M.Si.Kata kunci: pengembangan, mouse mischief, sistem pencernaan manusia Media interaktif berbasis mouse mischief pada materi sistem pencernaan kelas VIII SMP/MTs ini dikembangkan karena ketersediaan media untuk IPA belum ada dan juga guru kurang bias untuk mengembangkan media. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan desain pengembangan media interaktif berbasis mouse mischief pada materi sistem pencernaan kelas VIII dan menguji kualitas media interaktif berbasis mouse mischief pada materi sistem pencernaan kelas VIII di SMP Negeri 1 Pakis, Malang. Tahapan dalam penelitian ini meliputi ADDIE. Subjek validasi produk adalah ahli materi, ahli media pembelajaran, dan kelompok. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode angket, dengan menggunakan instrumen berupa kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan ada dua yaitu teknik analisis kuantitatif dan teknik analisis kualitatif. Hasil penelitian menghasilkan flowchart dan storyboard. Menurut review kualitas multimedia interaktif adalah: (1) ahli materi menunjukkan kategori sangat baik (91,13%), (2) ahli media pembelajran berada pada kategori sangat baik (89,83%), (3) praktisi lapangan menunjukkan kategori baik (94,44%), dan (4) berdasarkan hasil uji coba kelompok kecil berada pada kategori sangat baik (93,46%)
STRUKTUR DAN FUNGSI MATERI GEGURITAN SEBAGAI BAHAN AJAR DI SMA/SMK/MA KELAS XI
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur dan fungsi materi yang terdapat pada bahan ajar bahasa Jawa di Sekolah Menengah Atas kelas XI. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur materi dalam bahan ajar terdiri atas judul, pembuka, materi pokok, latihan, tugas/langkah kerja, dan evaluasi. Kemudian, fungsi materi dalam bahan ajar terdiri atas fungsi berdasarkan tujuan, konteks, dan situasi.
PENGARUH MEDIA FILM PENDEK TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS CERPEN
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh penggunaan media film pendek terhadap kemampuan menulis teks cerpen dari aspek tema, alur, tokoh penokohan, dan gaya bahasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian quasi eksperimental. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa MA Mambaul Ulum Tumpang dan sebagai sampelnya, yaitu kelas XI IPA dan XI IPS. Kelas XI IPA sebagai kelompok eksperimen dan kelas XI IPS sebagai kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah tes berupa perintah dan petunjuk menulis teks cerpen beserta rubrik penilaian. Data penelitian berupa skor kemampuan menulis teks cerpen siswa dari aspek tema, alur, tokoh penokohan, dan gaya bahasa. Data tersebut diperoleh melalui pengumpulan data dari pelaksanaan pretes dan postes. Analisis data penelitian ini menggunakan uji statistik dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh penggunaan media film pendek terhadap kemampuan menulis cerpen. Kata Kunci: media film pendek, kemampuan menulis, teks cerpe
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MENULIS TEKS EKSPLANASI DENGAN MEDIA VIDEO PERISTIWA ALAM UNTUK SISWA KELAS VIII SMP
ABSTRAK Bahasa Jawa merupakan muatan lokal dalam mata pelajaran yang wajib dipelajari mulai deri jenjang pendidikan SD hingga SMA di Jawa Timur. Pelajaran bahasa Jawa tidak hanya mengajarkan siswa untuk belajar berbahasa tetapi juga berbudaya, khususnya pada karakter Jawa. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian terhadap buku ajar siswa karena buku ajar adalah bahan ajar siswa dalam proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ragam muatan nilai pendidikan karakter Jawa dalam buku ajar bahasa Jawa untuk siswa kelas X SMA tahun pelajaran 2017/ 2018 dan relevansinya dengan tujuan pendidikan karakter untuk siswa SMA.Penelitian ini mengunakan pendekatan dan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan mengkaji isi/ teks. Data penelitian ini berupa unit-unit verbal tulis dalam materi pembelajaran bahasa Jawa yang mengandung nilai pendidikan karakter Jawa yang termuat dalam buku ajar Sayaga Basa Jawa untuk siswa kelas X SMA. Peneliti berperan sebagai instrumen kunci yang bertugas mengumpulkan, mengolah, serta menyajikan data. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tahap alih bahasa tulisan, membaca tulisan secara intensif, mengambil kutipan sesuai dengan panduan intrumen penelitian, dan mengklasifikasikannya sesuai dengan kelompok data. Sementara itu, teknik analisis dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan data.Hasil penelitian menunjukkan adanya 10 nilai karakter Jawa dalam buku ajar Sayaga Basa Jawa, yaitu (1) eling,ialah ingat kepada Tuhan dan ingat pada orang lain; (2) pracaya, ialah percaya kepada Tuhan, utusan-Nya, dan diri sendiri; (3) mituhu, ialah taat pada peraturan dan perintah; (4) rila, ialah keikhlasan hati dan tidak pamrih; (5) narima, ialah menerima keadaan apa adanya dan senantiasa bersyukur; (6) temen, ialah bersungguh-sungguh dalam menepati kata hati; (7) sabar, ialah kekuatan hati dalam menghadapi cobaan; (8) budiluhur, ialah sikap atau watak baik; (9) rukun, ialah menjaga keharmonisan masyarakat; dan (10) hormat, ialah sikap yang berkaitan dengan tata krama. Selain itu, ditemukan relevansi (1) nilai pendidikan karakter eling dengan tujuan pendidikan karakter jujur dan tanggung jawab; (2) nilai pendidikan karakter pracaya dengan tujuan pendidikan karakter cerdas dan kreatif; (3) nilai pendidikan karakter mituhu dengan tujuan pendidikan karakter jujur dan tanggung jawab; (4) nilai pendidikan karakter temen dengan tujuan pendidikan karakter gigih; (5) nilai pendidikan karakter sabar dengan tujuan pendidikan karakter cerdas; (6) nilai pendidikan karakter budiluhur dengan tujuan pendidikan karakter cerdas; (7) nilai pendidikan karakter rukun dengan tujuan pendidikan karakter peduli dan tanggung jawab; dan (8) nilai pendidikan karakter hormat dengan tujuan pendidikan karakter bertanggung jawab
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Pop Up Terhadap Kemampuan Memahami Cerita Fabel untuk Siswa Kelas VII SMP
Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran Pop Up terhadap kemampuan memahami cerita fabel siswa SMP. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen dengan rancangan Control Group Pretes-Postest Design. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes subjektif yang berupa soal uraian beserta rubrik penilaiannya dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) sebagai instrumen perlakuan. Data penelitian ini adalah data kuantitatif berupa skor siswa pada tes akhir yang menggambarkan kemampuan memahami cerita fabel. Hasil penelitian pada kemampuan memahami cerita fabel secara keseluruhan menunjukan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol dengan nilai signifikasi adalah 0,00
VALIDITAS ISI DAN KONSTRUKSI PENYUSUNAN DALAM BUTIR SOAL UAS BAHASA INDONESIA KELAS VIII SMP
ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas isi butir soal UAS Bahasa Indonesia kelas VIII SMP ditinjau dari kesesuaian cakupan materi tes dengan materi kurikulum, validitas isi butir soal UAS Bahasa Indonesia kelas VIII SMP ditinjau dari kesesuaian isi butir tes dengan indikator esensial KD, dan ketepatan konstruksi penyusunan dalam butir soal UAS Bahasa Indonesia kelas VIII SMP Negeri 10 Malang tahun pelajaran 2017/2018. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang datanya diperoleh dari kata-kata. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif dan kegiatannya berupa analisis teks. Pendekatan ini dipilih karena data penelitian ini berupa butir soal UAS Bahasa Indonesia kelas VIII SMP sejumlah 50 butir dan sumber data yang dikumpulkan berupa dokumen, yakni dokumen soal UAS Bahasa Indonesia kelas VIII SMP. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwavaliditas isi butir soal UAS Bahasa Indonesia kelas VIII SMP ditinjau dari kesesuaian cakupan materi tes dengan materi kurikulum terdapat42 materi tes dikategorikan sesuai dan 8 materi tes dikategorikan tidak sesuai, validitas isi butir soal UAS Bahasa Indonesia kelas VIII SMP ditinjau dari kesesuaian isi butir tes dengan indikator esensial KD terdapat 46 isi butir tes dikategorikan sesuai dan 4 isi butir tes dikategorikan tidak sesuai, dan ketepatan konstruksi penyusunan dalam butir soal UAS Bahasa Indonesia kelas VIII SMP Negeri 10 Malang terdapat 39 butir soal dikategorikan tepat dan 11 butir soal dikategorikan tidak tepat. Kata kunci: validitas isi, ketepatan konstruksi penyusunan butir soal, soal UAS Bahasa Indonesia.
BAHASA PADA CERITA FANTASI KARYA SISWA KELAS VII MTs NEGERI 2 KOTA MALANG
Cerita fantasi merupakan sebuah gambaran kehidupan baru yang diciptakan oleh siswa, yang mengisahkan tokoh, latar, serta kejadian-kejadian yang unik dan tidak dapat ditemui di dunia nyata. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan ciri bahasa pada cerita fantasi karya siswa kelas VII MTs Negeri 2 Kota Malang. Alasan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah karena ciri bahasa dalam cerita fantasi masih bersifat umum dan kurang bisa menjadi ciri khas atau pembeda dengan jenis teks yang lain. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa instrumen kunci dan instrumen pelengkap, yakni lembar tugas siswa menulis cerita fantasi dan panduan pengumpulan data. Adapun temuan dalam penelitian ini meliputi (1) paparan bahasa yang menggambarkan keunikan latar fisik, (2) paparan bahasa yang menggambarkan keunikan latar sosial budaya, dan (3) paparan bahasa yang menggambarkan keunikan latar waktu. Kata Kunci: cerita fantasi, keunikan, bahas
KESALAHAN PENGUCAPAN DALAM PIDATO BAHASA JAWA MAHASISWA MINOR JAWA UNIVERSITAS NEGERI MALANG
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan pengucapan vokal dan konsonan dalam pidato bahasa Jawa (sesorah) mahasiswa minor Jawa Universitas Negeri Malang. Melalui teks pidato ini dapat digunakan untuk melihat bagaimana kemampuan berbahasa Jawa mahasiswa Minor Jawa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data pada penelitian ini berupa bentuk-bentuk kesalahan vokal dan konsonan. Sumber datanya adalah tuturan lisan dalam pidato bahasa Jawa. Hasil penelitian ini ditemukan kesalahan vokal dan konsonan. Pada penelitian ini ditemukan 21 bentuk kesalahan pengucapan vokal. Kesalahan tersebut berada pada posisi tengah dan akhir kata. Sedangkan pada kesalahan pengucapan konsonan, ditemukan 12 bentuk kesalahan yang terdapat pada awal, tengah, dan akhir kata
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Kemampuan Menulis Cerpen Siswa Kelas XI MAN 1 Malang
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan menulis teks cerpen dari aspek orientasi, komplikasi, resolusi, dan gaya bahasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian quasi eksperimental dengan rancangan controlgroup pretes-postes Design. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah tes berupa perintah dan petunjuk menulis teks cerpen beserta rubrik penilaian. Analisis data penelitian ini menggunakan uji statistik dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh penggunaan model pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan menulis cerpen. Kata Kunci: media film pendek, kemampuan menulis, teks cerpe
TINGKAT KETERBACAAN BUKU TEKS BAHASA INDONESIA SISWA KELAS VII SMP
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tingkat keterbacaan buku teks Bahasa Indonesia siswa kelas VII SMP yang diukur dengan menggunakan formula/grafik Fry. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan analisis dokumen. Data penelitian ini berupa jumlah suku kata dan kalimat pada seratus kata pertama dalam teks yang diukur menggunakan formula/grafik Fry. Sumber data berupa tujuh teks yang diambil dari buku Bahasa Indonesia kelas VII SMP kurikulum 2013 terbitan Kemendikbud. Penelitian ini menghasilkan pengukuran tingkat keterbacaan tujuh teks sampel yang diambil dari buku teks bahasa Indonesia kelas VII SMP. Berdasarkan penelitian, terdapat kesesuaian tingkat keterbacaan pada teks 1, 5, 6, 7 dan terdapat ketidak sesuaian tingkat keterbacaan pada teks 2, 3, 4. Hasil penelitian tersebut menunjukan bahwa tingkat keterbacaan buku teks Bahasa Indonesia Siswa Kelas VII SMP kurikulum 2013 terbitan Kemdikbud sudah sesuai dengan level atau tingkat baca siswa kelas VII SMP