JPG (Jurnal Penelitian Geografi)
Not a member yet
    304 research outputs found

    PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN DAN KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR GEOGRAFI

    Get PDF
    This study aims to find out (1) the effect of learning media on learning outcomes on the subjects of geography, (2) the effect of learning independence on learning outcomes on the subjects of geography, (3) the effect of learning media and learning independence collectively on learning outcomes on the subjects of geography. The research is using ex post facto. The population in this research is the social science students of class XI with 135 students, with a sample of 100 students. The result showed (1) learning media effect on student learning outcomes on the subjects of geography, the contribution of the effectis about 30 percent,(2) independence learning effect on student learning outcomes on the subjects of geography, the contribution of the effect is about 20,9 percent,(3) learning media and learning independence collectively effect on student learning outcomes on the subjects of geography, the contribution of the effect is about 33,9 percent.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh media pembelajaran terhadap hasil belajar geografi, (2) pengaruh kemandirian belajar terhadap hasil belajar geografi, (3) pengaruh media pembelajaran dan kemandirian belajar terhadap hasil belajar geografi. Penelitian menggunakan metode ex post facto. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS sejumlah 135 siswa, dengan sampel penelitian sebesar 100 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) media pembelajaran berpengaruh terhadap hasil belajar geografi, besarnya sumbangan pengaruh yaitu 30 persen, (2) kemandirian belajar berpengaruh terhadap hasil belajar geografi, besarnya sumbangan pengaruh yaitu 20,9 persen, (3) media pembelajaran dan kemandirian belajar berpengaruh terhadap hasil belajar geografi, besarnya sumbangan pengaruh yaitu 33,9 persen.Kata kunci: hasil belajar, kemandirian belajar, media pembelajara

    KONDISI SOSIAL EKONOMI KEPALA KELUARGA YANG BEKERJA DI PANTAI MUTUN

    Get PDF
    This study to describe the social economy condition of family leader that work at Mutun Beach. The result of this research showed that : 1) Most of respondent 73,52% have low level education, 2) Most of respondent 58,82% have low income, 3) There are 52,94% kinds of business are draper, tire renters and boat renters, 4) Almost of 73,52% respondents home ownership is theirs, 5) Most of respondents 55,89% have hight dependents, 6) Most of respondents 94,11% have high working hours, 7) Most of respondents 70,59% did the business 2 until 5 years, 8) Most of respondents 67,64% have short distance with home and 9) Most of respondents 55,89% the minimum needed not full filled.Penelitian ini untuk mendiskripsikan kondisi sosial ekonomi kepala keluarga yang bekerja di obyek wisata Pantai Mutun. Metode yang digunakan metode deskriptif.  Hasil penelitian menunjukan bahwa : 1) Sebanyak 73,52% responden berpendidikan rendah, 2) Sebanyak 58,82% responden berpendapat rendah, 3) Sebanyak 52,94% jenis usaha yang paling banyak dilakukan yaitu pedagang pakaian, penyewa ban dan penyewa perahu, 4) Sebanyak 73,52% status kepemilikan rumah milik sendiri, 5) Sebanyak 55,89% responden mempunyai jumlah tanggungan keluarga tinggi, 6) Sebanyak 94,11% responden memiliki jam kerja tinggi, 7) Sebanyak 70,59% responden dengan lama usaha 2-5 tahun, 8) Sebanyak 67,64% responden mempunyai jarak rumah dekat dan 9) Sebanyak 55,89% responden pemenuhan kebutuhan pokok tidak terpenuhi.Kata kunci : kepala keluarga, pantai mutun,sosial ekonomi.

    KAIN SONGKET DALAM UPAYA PELESTARIAN BUDAYA DAERAH PALEMBANG DI MUARA PENIMBUNG ULU

    Get PDF
    Songket is one of the culture from Palembang. The aim of this study is to assess the perception of songket in preserving local culture in Palembang by artisans, public figure, and the society. This research used a descriptive research method with a cultural approach. Collecting data is done through interview with artisans, public figure, Muara Penimbung Ulu society, literature studies and observations of songket in Palembang. The result of this research showed that (1) the condition of climate is classified as climate D, (2) songket has been 22 motifs, (3) perception of artisans are learning songket is a tradition from one generations to the next generations, function and motif can be added as much as needed, (4) songket has changed and developed, that is public figures perceptions, (5) publics perception is motif of songket has increased continually.Kain tenun songket adalah salah satu bagian dari hasil budaya masyarakat Palembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang persepsi kerajian tenun songket dalam upaya pelestarian budaya daerah Palembang oleh pengrajin, tokoh masyarakat, dan masyarakat. Kajian penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kebudayaan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan pengrajin, tokoh masyarakat, dan masyarakat Desa Muara Penimbung Ulu serta studi literatur dan observasi atas songket Palembang. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa (1) keadaan iklim tergolong iklim D, (2) songket telah terdaftar ada 22 jenis motif, (3) persepsi pengrajin yaitu pembelajaran songket yang merupakan tradisi secara turun temurun, penambahan ragam fungsi dan ragam motif sangat diperlukan, (4) persepsi tokoh masyarakat yaitu songket saat ini mengalami perubahan atau perkembangan, (5) persepsi masyarakat yaitu ragam motif songket semakin bertambah.Kata kunci: budaya, palembang, songket

    PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI

    Get PDF
    This study aims to analyze the use of inquiry learning model in increasing IPS learning activity on 8th Grade students of SMP Negeri 12 Bandar Lampung. The method used action research conducted in 3 sessions. The results showed that (1) the first cycle, the student activity is 45,83% and the student learning outcomes completeness is 41,66%, (2) the second cycle, the student activity increased by 14,63% so that to become 60,46% and the student learning outcomes increased by 19,87% to become 61,53%, (3) the third cycle, the student activity increased by 22,65% so that to become 83,11% and the student learning outcomes increased by 26,93% to become 88,46%. We can conclude that the use of inquiry learning model can improve the activity and learning outcomes in IPS subject at 8th grade students of SMP Negeri 12 Bandar Lampung academic year 2013/2014.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan model pembelajaran inkuiri dalam peningkatan aktivitas dan hasil belajar IPS siswa kelas VIII SMP Negeri 12 Bandar Lampung. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam 3 siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) siklus I, aktivitas siswa sebesar 45,83% dan ketuntasan hasil belajar siswa 41,66%, (2) siklus II, aktivitas siswa mengalami peningkatan sebesar 14,63% sehingga menjadi sebesar 60,46% dan ketuntasan hasil belajar siswa meningkat sebesar 19,87% sehingga menjadi 61,53%, (3) siklus III, aktivitas siswa mengalami peningkatan sebesar 22,65% sehingga menjadi sebesar 83,11% dan ketuntasan hasil belajar siswa meningkat sebesar 26,93% sehingga menjadi 88,46%. Simpulan penelitian ini adalah penggunaan model pembelajaran inkuiri dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPS siswa kelas VIII SMP Negeri 12 Bandar Lampung tahun ajaran 2013/2014.Kata kunci: aktivitas, hasil belajar, model pembelajaran inkuiri

    PERBANDINGAN LEARNING JOURNAL DENGAN MIND MAP TERHADAP HASIL BELAJAR GEOGRAFI

    Get PDF
    This study was aimed to find out (1) the difference of students’ mean score in Pretest, (2) the difference of students’ mean score in Postest, (3) the difference of n-Gain learning result score which was taught by Learning Journal and Mind Map method. This study used quasi experiment research. The population was X grade students in which  the samples were X.4 and X.8. The results showed that (1) there is no significant difference between students’ mean score in Pretest, (2) there is significant difference between students’ mean score in Postest, where Mind Map is higher, (3) there is difference of n-Gain learning result were which was taught by Learning Journal and Mind Map, where n-Gain of Mind Map is higher and included into moderate criteria.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perbedaan nilai rerata Pretest siswa, (2) perbedaan nilai rerata Posttest siswa, (3) perbedaan n-Gain hasil belajar siswa yang diajarkan dengan metode pembelajaran Learning Journal dengan Mind Map. Penelitian menggunakan metode eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini siswa kelas X dengan sampel kelas X.4 dan X.8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tidak ada perbedaan signifikan antara nilai rerata Pretest siswa, (2) ada perbedaan signifikan antara nilai rerata Posttest siswa, dimana rerata Mind Map lebih besar, (3) ada perbedaan n-Gain hasil belajar siswa yang diajarkan dengan metode pembelajaran Learning Journal dengan Mind Map, dimana n-Gain Mind Map lebih besar dan termasuk dalam kriteria sedang.Kata kunci: hasil belajar, learning journal, mind map

    DESKRIPSI INDUSTRI KERAJINAN SULAM USUS DI DESA NATAR TAHUN 2014

    Get PDF
    This research aimed to describe the sulam usus craft industry in the village of Natar sub-district Natar South Lampung Regency in the year 2014. Pressure point in this research was the availability of capital, raw materials, labor and marketing of products. Methods used in this research was descriptive method. The population research were 12 of craftsman. Techniques of data collected from observations, structured interviews , and documentation. The data was analyzed by using percentage table. The result showed that: (1) Capital needed sulam usus craft industry in the village natar 100% available. (2) The raw materials used sulam usus craft industry in the village. (3) Labor on the sulam usus craft industry in the village natar 100% available. (4) Marketing products on the sulam usus craft industry in the village natar 100% running smoothly.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan industri kerajinan sulam usus di Desa Natar Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2014. Titik tekan pada penelitian ini adalah ketersediaan modal, bahan baku, tenaga kerja dan pemasaran hasil produksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif. Populasi penelitian ini yaitu 12 pengrajin. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan tabel presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Modal yang dibutuhkan industri kerajinan sulam usus di Desa Natar 100% tersedia. (2) Bahan baku yang digunakan industri kerajinan sulam usus di Desa Natar 100% tersedia. (3) Tenaga kerja pada industri kerajinan sulam usus di Desa Natar 100% tersedia. (4) Pemasaran produk pada industri kerajinan sulam usus di Desa Natar 100% berjalan lancar.Kata kunci : kerajinan, natar, sulam usus

    FAKTOR-FAKTOR PENDUKUNG BERDIRINYA INDUSTRI KERAJINAN DARI BAHAN BAKU KAIN PERCA

    Get PDF
    This study aims to examine the factors supporting the establishment of cottage industries of raw material patchwork in Banyumas Regency Village District Sukamulya Pringsewu 2012. With pressure point studies: access to capita, raw materials, labor, transportation and marketing of products. This study uses descriptive. This study population is 13 entrepreneurs. The research data collection by observation, structured interviews and documentation techniques. Analysis of the data by frequency tables and percentages,as the basis for interpretation and is described as a research report. The results showed: (1) all employers said easy to get capital, (2) all employers said easy to get raw materials, (3) all employers said easy to obtain labor, (4) all employers said easy to get the means transportation, (5) all employers said easy to market their products.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang faktor-faktor pendukung berdirinya industri kerajinan dari bahan baku kain perca di Desa Sukamulya Kecamatan Banyumas Kabupaten Pringsewu Tahun 2012. Dengan titik tekan kajiannya: kemudahan mendapatkan modal, bahan mentah, tenaga kerja, sarana transportasi dan pemasaran hasil produksi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Populasi penelitian ini yaitu 13 pengusaha. Pengumpulan data penelitian ini dengan teknik observasi, wawancara terstruktur dan teknik dokumentasi. Analisis data dengan tabel frekuensi dan persentase, sebagai dasar interpretasi dan dideskripsikan sebagai laporan hasil penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) semua pengusaha menyatakan mudah untuk mendapatkan modal, (2) semua pengusaha menyatakan mudah untuk mendapatkan bahan mentah, (3) semua pengusaha menyatakan mudah untuk mendapatkan tenaga kerja, (4) semua pengusaha menyatakan mudah untuk mendapatkan sarana transportasi, (5) semua pengusaha menyatakan mudah untuk memasarkan hasil produksinya.Kata kunci: faktor-faktor pendukung, industri, kain perc

    DESKRIPSI INDUSTRI KOPI LUWAK DI WILAYAH DESA WAY MENGAKU

    Get PDF
    This study aims to examine the description of civet coffee industry in the region of the village of Balik Bukit District Way Mengaku West Lampung. The study used a descriptive method. Population of 13 civet coffee industry. Data collection observation, interview and documentation. Analysis of the percentage table data as a basis for the study description. The results showed (1) raw materials civet coffee entrepreneur average of 154 kg for every one-time production, (2) one-time capital production average of Rp 3,000,000 (3) the production process using a mortar and pestle. (4) the marketing of civet coffee production set up their own stalls, (5) transportation used is a motorcycle (6) personnel  employed as many as 2 people (7) Fuel used to use fuels such as firewood.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang deskripsi industri kopi luwak di wilayah Desa Way Mengaku Kecamatan Balik Bukit Kabupaten Lampung Barat. Penelitian menggunakan metode deskriptif. Populasi sebanyak 13 industri kopi luwak. Pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data tabel persentase sebagai dasar untuk penelitian deskripsi. Hasil penelitian menunjukkan (1) bahan baku pengusaha kopi luwak rata-rata 154 kg untuk setiap satu kali produksi,(2) modal satu kali produksi rata-rata Rp 3.000.000 (3) proses produksi menggunakan alat lumpang dan alu. (4) pemasaran hasil produksi kopi luwak mendirikan kios sendiri, (5) Transportasi yang digunakan adalah sepeda motor (6) Tenga kerja yang dipekerjakan sebanyak 2 orang (7) Bahan bakar yang digunakan menggunakan bahan bakar berupa kayu bakarKata kunci : industri, kopi, luwak

    KAJIAN RENDAHNYA PARTISIPASI SUAMI (PUS) SEBAGAI AKSEPTOR KB DI DESA TANJUNG SARI

    Get PDF
    This study aims to determine the causes of the low participation of reproductive age couple as acceptors in Tanjung Sari District of South Lampung Natar. This research study is involving couples of childbearing age who do not use contraceptives tool and have had children at least 1 year of 2014. The research was descriptive research. The object of research are couples of childbearing age in the village of Tanjung Sari District of South Lampung Natar. Collecting data using structured interview techniques and documentation. The results showed that (1) the husband couples of childbearing age have less knowledge about family planning (2) husband couples of childbearing age have a low income (3) husband couples of childbearing age have a positive perception of the value of the child (4) and husband couples of childbearing age have a negative attitude towards contraception.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab rendahnya partisipasi pasangan usia subur sebagai akseptor KB di Desa Tanjung Sari Kecamatan Natar Lampung Selatan. Kajian penelitian melibatkan pasangan usia subur yang tidak menggunakan alat kontasepsi dan telah memiliki anak minimal 1 Tahun 2014. Metode penelitian adalah penelitian deskriptif. Objek penelitian adalah pasangan usia subur di Desa Tanjung Sari Kecamatan Natar Lampung Selatan. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara terstruktur dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) suami PUS memiliki pengetahuan yang kurang tentang KB (2) suami PUS memiliki pendapatan yang rendah (3) suami PUS memiliki persepsi yang positif terhadap nilai anak (4) dan suami PUS memiliki sikap yang negatif terhadap alat kontrasepsi.Kata kunci: partisipasi, pendapatan, pengetahuan, persepsi, sikap

    TINJAUAN GEOGRAFIS TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR SAMPAH BAKUNG KELURAHAN BAKUNG TAHUN 2013

    Get PDF
    The purpose of this study was to find out the source of waste generation in Bandar Lampung and its management and the capacity of  Bakung’s garbage final disposal which was the prominent final disposal in Bandar lampung. Descriptive research method was used in this research. It was direct observation method to find out the source of waste generation. Field observation technique and documentation technique were used in this research to collect the data. The results showed that: 1) The source of waste generation in Bandar Lampung was produced from household’s garbage 2) The capacity of final disposal in planning year would be overload, 3) Garbage processing method still used open dumping method, 4) leachate water management and decomposition had not run optimally.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sumber timbulan sampah yang ada di kota Bandar Lampung beserta Pengelolaan dan daya tampung TPA Bakung sebagai satu-satunya terminal induk sampah di Kota Bandar Lampung. Metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif yaitu survei langsung ke lapangan untuk mengetahui sumber timbulan sampah. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi lapangan dan dokumentasi. Hasil penelitian menunujukkan: 1) Sumber timbulan sampah di Kota Bandar Lampung dihasilkan dari sektor rumah tangga, 2) Daya tampung TPA pada tahun perencanaan akan mengalami kelebihan muatan (over load), 3) Metode pengolahan sampah masih menggunakan open dumping, 4) pengelolaan air lindi dan pengomposan sampah belum berjalan dengan optimal.Kata kunci: daya tampung, sampah, TPA

    293

    full texts

    304

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JPG (Jurnal Penelitian Geografi)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇