Jurnal Elektro dan Telekomunikasi Terapan
Not a member yet
164 research outputs found
Sort by
PERFORMANSI JARINGAN FIBER OPTIK DARI SENTRAL OFFICE HINGGA KE PELANGGAN DI YOGYAKARTA
Kebutuhan layanan komunikasi pada masa kini tidak hanya suara, melainkan juga data dan video. Maka diperlukan jaringan handal yang mampu memberikan performansi yang baik. Salah satu solusinya adalah jaringan fiber optik. Penelitian ini menganalisa power budget jaringan fiber optik milik PT. Telkom Indonesia di Yogyakarta yang meliputi 5 STO (Sentral Office) dan 20 Pelanggan. STO Terdiri dari STO Kalasan, STO Godean, STO Kotabaru, STO Bantul, dan STO Pugeran. 20 Pelanggan tersebar di wilayah STO Kotabaru, STO Bantul dan STO Pugeran. Berdasar pengukuran di peroleh nilai redaman total antara STO hingga ke pelanggan masih kurang dari 28 dB. Hasil tersebut sesuai dengan standar tetapan PT. Telkom Indonesia. Nilai redaman kabel adalah 0,26 dB/Km masih sesuai dengan standart ITU (International Telecomunication Union) no. T-REC-G.651-199802-I. Jaringan mampu melayani pelanggan dengan kecepatan rata rata 8,23 Mbps untuk download dan 2,04 Mbps untuk upload
EFEK REVERB TIPE LECTURE HALL DENGAN PENDEKATAN TEORI SABINE BERBASIS DIGITAL SIGNAL PROCESSOR (DSPs)
Salah satu jenis efek musik adalah reverb, yang merupakan hasil tiruan dari refleksi bunyi di dalam ruangan dimana sebagian bunyi akan terabsorpsi dan kemudian terjadi pemantulan bunyi yang berulang-ulang . Sesuai dengan tipe ruangannya, lecture hall didisain supaya tidak mengganggu suara dosen ketika sedang berbicara dimana sebuah pendekatan bernama teori Sabine mempunyaidelay di bawah satu detik. Teori ini akan direalisasikan menggunakan DSPs dengan input gitar elektrik .Perancangan efek dengan pendekatan Sabine disusun berdasarkan tiga subsistem yaitu Early Refelction, Butterworth dan Reverberation. Masing-masing subsistem menggunakan pemfilteran Infinite Impulse Response(IIR) dan total hasil efek reverb dilakukan pemrosesan CombFilter. Realisasi dijalankan dengan menggunakan duah buah PC dimana PC pertama untuk mengeksekusi program dan PC kedua untuk analisis hasil keluaran yang dicatat melalui dua buah professional software. CUBASE SX3 mencatat hasil dengan spesifikasi frekuensi Sabine dan ADOBE AUDITION 2.0 mencatat hasil dengan spesifikasi waktu Sabine. Hasil Eksekusi program sementara menunjukkan terjadinya error terhadap pendekatan Teori Sabine. Untuk spesifikasi frekuensi Sabine (faktor penguatan) error terbesar terletak pada frekuensi Sabine 2000 Hz sebesar 2.57 (frekuensi input 4000 Hz) dan 2.64 (frekuensi input 9600 Hz) sementara spesifikasi waktu Sabine (reverberation time) menunjukkan error 9.057 dengan frekuensi input 8000 Hz
SIMULASI ANGGARAN DAYA SISTEM KOMUNIKASI SERAT OPTIK BERBASIS MATLAB 7.5
Berkembangnya dunia telekomunikasi membuat kebutuhan akan media transmisi yang dapat menyalurkan informasi dengan kecepatan tinggi, memiliki kapasitas besar dan handal semakin dibutuhkan. Penggunaan kabel serat optik sebagai media transmisi dalam dunia telekomunikasi merupakan salah satu solusi dari berbagai permasalahan diatas. Serat optik mampu meningkatkan pelayanan sistem komunikasi data, suara dan video seperti peningkatan kanal yang tersedia.Sebelum serat optik digunakan dalam sebuah jaringan telekomunikasi perlu dilakukan suatu perhitungan dan analisis anggaran daya untuk mengetahui kualitas, biaya, kelayakan sistem dan kebutuhan komponen Erbium Dopped Fiber Amplifier (EDFA) sehingga sistem komunikasi serat optik tersebut dapat berjalan dengan baik. Pengujian yang dilakukan adalah menghitung anggaran daya pada system komukasi serat optik Bandung – Garut tanpa menggunakan penguat EDFA serta menggunakan penguat EDFA. Untuk mempermudah perencanaan sistem komunikasi serat optik diperlukan simulasi perhitungan anggaran daya menggunakan GUI MATLAB 7.5
PERANCANGAN APLIKASI PEMBACA WARNA UNTUK PENDERITA BUTA WARNA BERBASIS ANDROID
Penyandang cacat buta warna selalu mengalami kesulitan dalam hal membedakan warna dalam kehidupan sehari-harinya, sehingga dibutuhkan alat bantu bagi mereka. Dalam penelitian ini dibuat sebuah algorithma yang dapat berfungsi untuk membedakan warna, algorithma tersebut diaplikasikan kedalam sebuah android. Aplikasi ini membantu dalam hal membedakan warna (merah, hijau dan biru) dengan pola image processing. Output dari aplikasi ini berupa text dan voice yang merupakan hasil deteksi dari input (captured image) secara langsung menggunakan smartphone android. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini, yaitu tingkat akurasi total sistem 85% dengan waktu komputasi 6,67 detik dan jarak terjauh 20 cm
REALISASI PENGENDALI INTENSITAS CAHAYA LAMPU DENGAN KONTROL SUARA DAN GOOGLE ANDROID SPEECH RECOGNITION API
Dalam kehidupan sehari-hari setiap orang tidak dapat lepas dari cahaya untuk melakukan berbagai aktivitas di ruangan. Namun cahaya di ruangan harus disesuaikan dengan kebutuhan aktivitas masing-masing untuk menghindari pemborosan energi listrik. Terkadang sebagian orang sering lupa dan malas untuk mematikan atau menyalakan lampu dalam keadaan tertentu karena saklar yang digunakan masih manual. Oleh karena itu dibutuhan saklar yang dapat dikendalikan dari jarak jauh. Penelitian ini merealisasikan sistem pengendali lampu jarak jauh berbasis suara yang didukung oleh google voice recognition engine dan menggunakan android , tidak hanya mematikan dan menghidupkan lampu, namun juga mengatur lampu dengan beberapa level intensitas cahaya. Arduino Uno R3 digunakan sebagai piranti pengendali dengan Bluetooth sebagai media komunikasi antara smartphone dan mikrokontroller. Berdasarkan pengujian sistem dan alat yang direalisasikan, untuk pengujian di dalam ruangan dengan penghalang, maksimal jangkauan control mencapai 10 meter dengan respon lampu rata-rata 1,426 detik
ESTIMASI ARAH SUMBER SUARA BERBASIS GAUSSIAN MIXTURE MODEL
Estimasi arah sumber suara menjadi topik penting yang berhubungan dengan aplikasi robot, sistem sensor dan keamanan. Variasi kondisi ekperimen dalam melakukan estimasi tersebut akan menentukan nilai akurasi. Dalam penelitian ini, variasi terhadap temperatur dan waktu pantul diambil untuk dianalisa terhadap nilai akurasi estimasi arah sumber suara. Sinyal yang digunakan adalah sinyal binaural dengan menggunakan sinyal pengganggu white noise dan human speech like (HSL) noise untuk sudut azimuth bervariasi. Estimasi dilakukan dengan menggunakan metode Gaussian Mixture Model (GMM) untuk tipe horizontal plane dan horizontal – vertical planes. Hasil eksperimen menunjukkan sudut azimuth yang dekat dengan pendengar akan menyampaikan sinyal suara lebih cepat daripada sudut yang jauh, sinyal dengan durasi waktu yang panjang yaitu 2000 milidetik akan memberikan akurasi estimasi yang lebih tinggi daripada durasi sinyal yang lebih pendek: 100, 500, dan 1000 milidetik. Selain itu, akurasi estimasi lebih tinggi untuk suara dengan white noise daripada suara dengan HSL noise. Hasil lainnya adalah estimasi memiliki performansi lebih tinggi untuk horizontal – vertical planes daripada hanya kondisi horizontal plane. Estimasi mencapai 98,6% akurasi untuk horizontal plane dan 100% akurasi untuk horizontal-vertical planes
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM ORTHOGONAL FREQUENCY DIVISION MULTIPLEXING (OFDM) DENGAN MENGGUNAKAN DSK-TMS320C6713
OFDM adalah salah satu teknik transmisi yang menggunakan beberapa buah frequency subcarrier yang saling tegak lurus (orthogonal). Karakteristik yang saling tegak lurus membuat frequency subcarrier dapat saling overlap tanpa menimbulkan interferensi. Dilakukan perancangan sistem OFDM dengan menggunakan DSK (Digital Signal Processing Starter Kit) TMS320C6713 berbasis m-file dan Simulink dengan menggunakan beberapa modulasi diantaranya QPSK, 16QAM, dan 64QAM. Pengujian dilakukan dengan membandingkan hasil keluaran dari diagram konstelasi sinyal, sinyal OFDM, dan Bit Error Rate (BER) pada m-file, Simulink dan DSK TMS320C6713. Hasil BER yang ditunjukan pada saat implementasi, Modulasi QPSK memiliki nilai BER yang paling baik dari pada modulasi 16QAM dan 64QAM. Pada nilai Eb/No 10dB, modulasi QPSK memiliki nilai BER sebesar 0,14400, modulasi 16-QAM memiliki nilai BER sebesar 0,253600, dan modulasi 64-QAM memiliki nilai BER sebesar 0,288700. Kemudian modulasi QPSK memiliki efisiensi memori yang paling baik sebesar 1,0530303 % setelah diimplementasikan pada DSK TMS320C6713
SIMULASI DATA ACQUISITION ALAT UJI FLIGHT CONTROL ACTUATOR PESAWAT MENGGUNAKAN SOFTWARE LABVIEW
Flight control system merupakan suatu sistem di pesawat udara yang digunakan untuk pergerakan pesawat di udara dari satu kondisi terbang ke kondisi terbang lainnya. Alat uji flight control system actuator pesawat ini untuk mengetahui beban yang diterima terhadap jarak dari pergerakan aktuator pesawat. Sistem akuisisi data dari alat uji flight control actuator berupa data beban dan jarak, serta pemberian PWM (Pulse Width Modulation). Data akuisisi menggunakanbantuan software Labview sebagai software untuk memprogram dan interface data akuisisi pada PC dan juga pada bagian hardware mekanikal menggunakan mikrokontroler arduino uno sebagai media untuk akuisisi data. DAQ alat uji flight control actuator pesawat dirancang menggunakan LabView yang telah direalisasikan, yaitu mampu menampilkan data berat yang diterima aktuator, yang berupa motor servo sebagai unit under test, dengan berat maksimum 2kg serta mampu menampilkan data pergerakan unit under test dari pergerakan 3 cm – 5 cm, serta mampu menampilkan PWM yang diberikan pada unit under test saat bergerak maju sebesar 45, saat bergerak mundur 135 dan saat berhenti 90
EFEK PIN HOLE UNTUK MENEKAN EFEK MULTILENSA PADA KOMUNIKASI FREE SPACE OPTICS
Teknologi FSOC pada jaringan teresterial memanfaatkan media atmosfer yang sangat terpengaruh kondisi cuaca sebagai media propagasi informasi sinyal optik. Pengaruh kondisi cuaca ini menyebabkan media atmosfer mengalami turbulens. Akibat turbulens atmosfer, teknologi FSOC dihadapkan oleh tantangan terbesar dimana salah satunya terjadi efek multi lensa akibat gradient temperature di atmosfer yang menyebabkan sinar meleset dari titik penerima.Gangguan yang terjadi pada FSOC bersifat random dan fluktuatif dalam domain spasial dan waktu sehingga dilakukan pendekatan secara statistik untuk menganalisa gelombang yang dipropagasikan pada sistem FSOC. Pengujian eksperimen penelitian melalui pendekatan dengan teknik SISO FSOC (Single-input single output) dengan menggunakan laser He-Ne pada panjang gelombang 632 nm. Sistem dirancang dengan menggunakan pin hole di receiver FSOC dimana pada eksperimen ini terjadi peningkatan nilai SNR sebesar 7.3443 dB saat sistem diuji menggunakan pin hole 10 μm
IDENTIFIKASI KODE JARI TANGAN PADA SISTEM OPERASI ANDROID DENGAN METODE EUCLIDEAN DISTANCE UNTUK SISTEM KUNCI PINTU
Keamanan adalah kebutuhan vital bagi setiap manusia, baik untuk melindungi dirinya maupun materi yang dimilikinya. Banyaknya produsen yang memproduksi smartphone untuk berbagai macam kalangan ekonomi membuat sebagian besar lapisan masyarakat dapat mengenal dan menggunakan teknologi ini. Salah satu kelebihan sistem operasi android yaitu menyediakan platform terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka sendiri. Dengan memanfaatkan fitur yang ditawarkan oleh sistem operasi android di atas, dalam penelitian ini direalisasikan sistem keamanan kunci pintu berbasis mikrokontroler yang diakses menggunakan citra kode jari tangan yang diambil menggunakan smartphone dan kemudian diolah menggunakan algoritma yang telah dirancang dengan metode klasifikasi Euclidean distance sehingga menghasilkan keputusan yang digunakan untuk mengeksekusi kunci pintu. Komunikasi antara smartphone dan hardware dilakukan dengan menggunakan bluetooth. Dari hasil penelitian diperoleh tingkat akurasi algoritma secara non-realtime adalah 86,11%. Tingkat akurasi sistem rata-rata secara realtime adalah 84%. Jarak jangkau maksimum komunikasi bluetooth antara aplikasi dan hardware adalah 16,9 meter