Jurnal Teknik Kimia
Not a member yet
    233 research outputs found

    MINERAL STRUVITE DARI BATUAN DOLOMIT DENGAN REAKTOR KOLOM SEKAT

    Full text link
    Dolomit sangat berlimpah dialam dengan memiliki kandungan calsium dan magnesium yang cukup tinggi, sehingga dolomit dapat dimaanfaatkan sebagai pembentukan mineral struvite. Manfaat dari Kristal struvite yaitu untuk pupuk lepas lambat yang baik untuk tanaman dimana pupuk struvite ini dapat membantu tanaman untuk tumbuh dengan jumlah pupuk struvite yang sedikit di bandingkan dengan jenis pupuk lainnya karena sruvite merupkan pupuk slow release.Struvite terbentuk dengan mereaksikan senyawa magnesium amonium phospate. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh mineral struvite dengan memanfaatkan magnesium dari batuan dolomit sebagai pembentuk kristal struvite menggunakan reaktor sekat. Pembentukan kristal struvite dengan mereaksikan larutan dolomit, NH4OH, dan H3PO4 perbandingan 1:1:1 dengan variabel peubah yaitu pH (8, 9, 10, 11, 12) dan rate udara (0.25L/menit, 0.5L/menit, 0.75L/menit, 1L/menit, 1.25L/menit). Kristal yang diperoleh dianalisa dengan metode XRF (X-Ray Fluorensence)untuk mengetahui kandungan yang terdapat pada kristal , XRD (X-Ray Diffractometer), dan SEM (Scanning Electro Microscope). Didapatkan  hasil analisis XRF diperoleh kandungan magnesium dan phosphate tertinggi pada pH 12 dengan rate udara 1L/menit, dengan kandungan magnesium sebesar 14.2% dan phospate sebesar 58,3%. Kata kunci: dolomit ; kristalisasi ; struvite DOI : https://doi.org/10.33005/jurnal_tekkim.v14i2.203

    MINYAK ATSIRI DAUN JERUK PURUT DAN SEREH DAPUR PADA KALOR PREMIUM

    Full text link
    Minyak atsiri merupakan senyawa yang volatile, bersifat oksigenat dan memiliki titik didihrendah mirip dengan bensin, sehingga memungkinkan digunakan sebagai zat aditif pada bensin.Struktur kimia dari kandungan minyak sereh dapur (sitronellal oil) sebagai monoterpen, menjadipertimbangan yang menguntungkan sebagai aditif pada solar yang tersusun atas karbon lurus.Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penambahan minyak atsiri dari daun jerukpurut dan daun sereh dapur terhadap nilai kalor. Metode yang digunakan adalah menggunakan keteldestilasi uap-air dan melakukan penambahan minyak atsiri pada premium dengan perbandingan 1:4.Hasil FTIR pada daun jeruk purut didapatkan komponen sitronellal yang berada pada gugus fungsi –CH-alifatik dengan pita serapan 3433.38cm-1. Sedangkan pada daun sereh dapur tidak didapatkankandungan sitronellal. Nilai kalor sitronellal murni lebih tinggi daripada nilai kalor percobaanminyak atsiri daun jeruk purut dan daun sereh dapur. Hal ini dikarenakan banyak minyak menguapdan air yang masih tercampur di minyak atsiri daun jeruk purut dan sereh dapur.   DOI : https://doi.org/10.33005/tekkim.v13i2.140

    ADSORBEN KOMPOSITE SILICA CARBON DARI LIMBAH ABU SEKAM PADI

    Full text link
    Komposit silika karbon merupakan pengembangan dari teknologi Adsorben yang bahanbakunya berasal dari campuran silika dari limbah abu sekam padi dan karbon dari glukosa.Tujuandari penelitian ini adalah membuat komposite silika karbon dari limbah hasil samping pembakaransekam padi sebagai bahan bakar pabrik (Abu Sekam Padi). Komposisi partikel komposite silikakarbon yang paling merata adalah pada pH 7 dengan konsentrasi 0,3N dan gugus Si-O-C munculpada vibrasi bilangan rentang 600cm-1 hingga 800cm-1 serta pada konsentrasi 0,3N dengan pH 7komposit silika yang terbentuk dapat menyerap unsur pengotor pada minyak jelanta lebih banyakdaripada konsentrasi lainnya. Komposisi silika dan karbon pada konsentrasi 0.3N dengan pH 7 iniyaitu sebesar 14,77%wt dan 7,98 %wt. DOI : https://doi.org/10.33005/tekkim.v13i2.141

    ADSORBSI LOGAM BERAT TEMBAGA (CU) DENGAN KITOSAN DARI LIMBAH CANGKANG KUPANG PUTIH

    Full text link
    Permasalahan pencemaran logam berat pada lingkungan sangat berbahaya. Salah satu alternatifpengurangan logam berat dalam limbah industri yaitu menggunakan adsorben dari kitosan cangkangkupang putih. Penelitian bertujuan untuk menentukan kondisi optimum kemampuan pengikatan logamberat tembaga oleh kitosan cangkang kupang putih yang meliputi massa adsorben dan waktu kontakkitosan terhadap tembaga saat adsorbsi dan mengetahui daya penyerapan kitosan cangkang kupangputih terhadap tembaga. Pada penelitian ini digunakan variabel massa kitosan 0,7 ; 1 ; 1,3 ; 1,6 dan 1,9(gram), dan waktu adsorbsi 20, 40, 60, 80, dan 100 (menit). Tahapan pada penelitian ini yaitu persiapanbahan, isolasi kitin dari cangkang kupang putih, deasetilasi kitin menjadi kitosan, pembuatan sampellarutan tercemar logam berat Cu, dan adsorbsi Cu dalam larutan CuSO4 oleh kitosan cangkang kupangputih. Adsorben kitosan ini memiliki luas permukaan sebesar 770,960 m2/g mampu menyerap Cu denganbaik hingga 99,41794 % pada waktu kontak 100 menit dengan menggunakan adsorben kitosan sebanyak1 gram.Kata kunci:adsorbsi, kitosan, logam berat DOI : https://doi.org/10.33005/jurnal_tekkim.v14i1.165

    PEMBUATAN BIOETANOL BERBASIS GLUKOSA OFF GRADE DENGAN PROSES FERMENTASI MENGGUNAKAN FERMIOL

    Full text link
    Glukosa off grade merupakan glukosa yang belum bersertifikasi Standart Nasional Indonesia(SNI) dikarenakan memiliki warna kecoklatan dan berbau khas gula, sehingga menurunkan hargajual glukosa off grade. Produk olahan dari glukosa off grade merupakan sarana yang tepat untukmeningkatkan daya jualnya di pasaran. Salah satu solusi adalah dengan mengubah glukosa off gradetersebut menjadi produk bioetanol dengan menggunakan proses fermentasi. Penelitian ini bertujuanuntuk menghitung kadar optimum glukosa dan waktu terbaik dalam fermentasi glukosa off grademenjadi bioetanol.. Dalam penelitian pembuatan bioetanol berbasis glukosa off grade dengan prosesfermentasi menggunakan fermiol digunakan variabel konsentrasi glukosa awal 10%; 12%; 14%;16%; dan 18% (b/b), dan waktu fermentasi 3, 4, 5, 6, 7(hari). Proses fermentasi dilakukan padakeadaan anaerob, suhu ± 30oC, volume larutan 800 ml, kecepatan pengadukan 100 rpm, NPK danUrea 0,1g/100 ml, fermiol 0,15g/liter. Diperoleh hasil terbaik dengan kadar bioetanol sebesar 11%(v/v) dan persentase yield sebesar 61,63% pada perlakuan menggunakan konsentrasi glukosa awal14%(b/b) selama 6hari. Serta kadar sisa glukosa terbaik sebesar 3,2(%b/b) pada perlakuanmenggunakan konsentrasi glukosa awal 14% (b/b). DOI : https://doi.org/10.33005/tekkim.v13i2.140

    PENURUNAN BOD DAN COD PADA LIMBAH CAIR INDUSTRI RUMPUT LAUT DENGAN METODE ION EXCHANGE

    Full text link
    Rumput laut merupakan salah satu komoditas strategis Indonesia disektor kelautan, disampingudang dan tuna. Dengan banyaknya Industri rumput laut akan menimbulkan permasalahan limbah cairyang mempunyai kandungan BOD awal 5297,78mg/liter dan COD 18.252,55mg/liter. Penelitian inibertujuan untuk menurunkan BOD dan COD dari limbah cair industri rumput laut melalui proses resinpenukar ion, dimana resin yang digunakan adalah resin anion. Variabel berat resin adalah 250, 300,350, 400, dan 450gr, dengan kecepatan pengadukan 200rpm, dan waktu pengadukan 15, 30, 45, 60dan 75menit. Kemudian setelah resin mengalami kejenuhan, maka dilakukan regenerasi, denganmenggunakan larutan NaOH 13%. Hasil penelitian penurunan COD terbaik adalah 9196 mg/literdidapat pada waktu pengadukan 45menit dengan penambahan resin 450gr. Hasil penurunan BODterbaik adalah 3002,66mg/liter didapat pada waktu pengadukan 75menit dan penambahan resin450gr.   DOI : https://doi.org/10.33005/tekkim.v13i2.141

    PUPUK MULTINUTRIENT BERBASIS SILIKA DARI LIMBAH GEOTHERMAL SLUDGE DENGAN PROSES ASIDIFIKASI

    Full text link
    Sintesis pupuk multinutrien berbasis silika telah berhasil dilakukan. Pupuk multinutrien adalah pupukyang megandung lebih dari satu nutrient yang dihutuhkan tanaman seperti kalium, nitrogen dan fosfor.Pembuatan gel Si-K-N dan Si-K-Pdilakukan dengan pengasaman larutan kalium silikat menggunakan asamnitrat dan asam fosfat pada rentang pH 5,6,7,8 dan 9. Ekstraksi silika dari geothermal sludge dilakukanmenggunakan laruran kalium hidroksida (KOH) untuk mendapatkan larutan kalium silikat (K2SiO3). Hasilpeneltian menunjukkan bahwa produk yang sesuai dengan standar pupuk adalah pupuk K-Si-N pada pH 5dengan konsentrasi 33,4% K dan Si 18,01. %. Elemen N tidak sesuai dengan standar karena konsentrasi hanya6,55%. K-Si-P Pupuk yang memenuhi standar pada pH 5 dengan konsentrasi K 27,5% dan Si 13,61%. ElemenP tidak sesuai dengan standar yaitu 20,41%. Spektra IR menunjukkan bahwa produk pupuk mengandungkelompok silanol (Si-OH), siloxane (Si-O-Si), kelompok senyawa nitrogen, dan senyawa fosfat.Kata kunci : asidifikasi; fertilizer; geothermal sludge; multinutrien, silika DOI : https://doi.org/10.33005/jurnal_tekkim.v14i1.165

    TRIMETIL BORAK DENGAN ACTIVATED ALUMINA SEBAGAI PENYERAP AIR

    Full text link
    Trimetil borak banyak digunakan sebagai aditif dalam cairan hidrolik dan pelumas, pengawet kayu,katalis polimerisasi, dalam proses pengelasan bersih, dan sintesis organik Proses produkasinya menggunakanbahan baku seperti tingkal, asam borak, borak oxida dan metanol. Tujuan dari penelitian ini adalah memberiinformasi agar mendapatkan produk trimetil borak dalam jumlah maksimal dengan metode reaksi methanollangsung yaitu mereaksikan secara langsung antara asam borak dengan metanol dengan rasio mol asam borakdibanding metanol adalah 1:6, 1: 9, 1:12 , 1:15 dan 1: 18 pada suhu operasi 70°C, 80°C, 90°C, tekanan 1atmosfer, lama proses 8 jam tanpa menggunakan katalis yang mana larutan dalam reaktor disirkulasi melewatibahan penyerap air berupa activated alumina berbentuk granul. Hasil proses reaksi dianalisa kadar trimetilboraknya dengan metode titrasi. Dari hasil penelitian menunjukkan konversi bahan baku asam borak palingtinggi terjadi pada reaksi dengan rasio mol asam borat dibanding metanol yaitu 1:15 dengan suhu reaksi 80°Cdidapatkan hasil 68.6 %.Kata kunci : activated alumina.; asam borak; methanol;trimetil borak DOI : https://doi.org/10.33005/jurnal_tekkim.v14i1.164

    PENAMBAHAN POLIMER EVA/VEOVA PADA WATERPROOF CEMENT TERMODIFIKASI

    Full text link
    EVA/VeoVA merupakan polimer yang dimodifikasi dengan mortar tahan air yang ramah lingkungan.EVA/VeoVA adalah polimer dengan penambahan ethylene vinyl acetate (EVA) dan versatic acid (VeoVa).EVA mempunyai sifat softness dan fleksibilitas, mempunyai material dengan sifat kemurnian dan kehalusanbaik sehingga dengan penambahan EVA dalam campuran mortar dapat meningkatkan ketahanan terhadapair. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui proses pembuatan Polymer Modified Waterproof Mortar(PMWM) dan untuk mengetahui pengaruh polymer EVA/VeoVa pada penambahan mortar semen. Variabelrasio PMWM (Polymer Modified Waterproof Mortar) menggunakan semen portland dengan rasio materialyaitu rasio pasir/semen 1:3; 1:3,5 dan EVA/VeoVA 1:3; 1:1; 3:1. Prosedur yang digunakan pada percobaanini adalah persiapan dan pengujian sample dengan melakukan uji kuat tekan selama 3,7,dan 28 hari, ujisudut kontak, uji XRF dan uji SEM. Dari penelitian ini didapatkan hasil uji kuat tekan terbaik pada variabelperbandingan semen/pasir silika 1:3 dengan polimer EVA/VeoVa 1:1 sebesar 32,68 MPa, pada uji sudutkontak mendapatkan hasil sesuai dengan literatur yang distandartkan yaitu 95° yang menunjukkan bersifathidrofobik (menolak air), pada uji permeabilitas pada variabel perbandingan semen/pasir silika 1:3 denganpolimer EVA/VeoVa 1:1 sebesar 4 cm. Sedangkan untuk uji XRF pasir silika mendapatkan hasil kandunganterbesar yaitu SiO2 sebesar 91,11%, pasir silika digunakan sebagai bahan pengisi pada mortar.Kata kunci: mortar, polimer, semen portland, waterproof DOI : https://doi.org/10.33005/jurnal_tekkim.v14i1.164

    BIODIESEL DARI MINYAK BIJI KAPUK (CEIBA PENTANDRA) TEROZONASI MELALUI PROSES DENGAN BANTUAN ULTRASONIK

    Full text link
    Minyak biji kapuk sebagai minyak non pangan merupakan bahan baku potensial untuk sintesisbiodiesel. Metode alternatif sintesis biodiesel dari minyak biji kapuk telah diterapkan pada penelitianini. Minyak biji kapuk diozonasi sebelum mengalami tahap esterifikasi, selanjutnya dilakukan tahaptrans-esterifikasi dengan katalis KOH. Kedua tahap sintesis biodiesel tersebut diselenggarakandengan bantuan gelombang ultrasonik. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari pengaruh lamareaksi trans-esterifikasi dengan katalis KOH dibantuan gelombang ultrasonik pada sintesis biodieseldari minyak biji kapuk terozonasi. Lama reaksi trans-esterifikasi dipelajari pada variasi waktu 30, 60,dan 90 menit dengan bantuan gelombang ultrasonik pada frekuensi 35 kHz. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa reaksi trans-esterifikasi selama 60 menit memberikan biodiesel dengan kualitasterbaik, yaitu bilangan asam 0,75mg KOH/g, bilangan iod 80,56mg I2/g, densitas 877kg/m3, viskositas4,7mm2/s, angka cetana 68,7, dan titik nyala 135oC, pada kondisi tersebut diperoleh biodiesel denganrendemen 86,75%.   DOI : https://doi.org/10.33005/tekkim.v13i2.141

    223

    full texts

    233

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Teknik Kimia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇