COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga
Not a member yet
    283 research outputs found

    ANALISIS KEKUATAN LENGAN, KELENTUKAN PERGELANGAN TANGAN DAN KOORDINASI MATA TANGAN TERHADAP KETEPATAN SERVIS ATAS BOLAVOLI PADA PEMAIN BKMF BOLAVOLI FIK UNM

    No full text
    ABSTRAK Kekuatan lengan, kelentukan pergelangan tangan, dan koordinasi mata-tangan merupakan faktor yang mendukung didalam melakukan teknik ketepatan servis atas pada permainan bolavoli. Penggabungan dengan ketiga unsur ini akan lebih efesien sebab kekuatan lengan merupakan kemampuan lengan untuk mampu memukul bola melewati di atas net dan lemah kuatnya sebuah pukulan terletak dari kekuatan lengan seorang pemain. Kelentukan pergelangan tangan berfungsi untuk arah sebuah bola yang dipukul dengan servis atas, apakah pukulan tersebut menukik atau melambung adalah akibat dari kelentukan pergelangan tangan. Namun semuanya itu efektif dan efeseinnya pukulan untuk memperoleh poin dengan melakukan servis adalah koordinasi mata dan tangan. Ketepatan servis atas yang dilakukan adalah akibat dari dukungan kekuatan lengan, kelentukan pergelangan tangan dan koordinasi mata-tangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi kekuatan lengan, kelentukan pergelangan tangan, koordinasi mata tangan terhadap ketepatan servis atas pada permainan bolavoli. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh pemain BKMF FIK UNM dengan jumlah sampel penelitian 30 orang putra yang dipilih secara random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis korelasi dan regresi dengan menggunakan sistem SPSS Versi 15.00 pada taraf signifikan 95% atau a0,05. Bertolak dari hasil  analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) Kontribusi kekuatan lengan dengan ketepatan servis atas pada permainan bolavoli pemain BKMF FIK UNM sebesar 71,7%; (2) Kontribusi kelentukan pergelangan tangan terhadap ketepatan servis atas pada permainan bolavoli pemain BKMF FIK UNM sebesar 67,2%; (3) Kontribusi koordinasi mata-tangan terhadap ketepatan servis atas pada permainan bolavoli pemain BKMF FIK UNM sebesar 64,9%; dan (4) Kontribusi kekuatan lengan, kelentukan pergelangan tangan dan koordinasi mata-tangan terhadap ketepatan servis atas pada permainan bolavoli pemain BKMF FIK UNM sebesar 78,3%.   Kata Kunci : Kekuatan Lengan, Kelentukan Pergelangan Tangan, Koordinasi Mata Tangan, Servis Atas Bolavoli ABSTRACT Strength of arm, wrist flexibility and hand-eye coordination is a factor that supports the precision engineering services, in making up the volleyball game. Merging with these three elements would be more efficient because the arm strength is the ability of the arm to be able to hit the ball passes over the net and the weak strength of a punch is of a player's arm strength. Flexibility wrist function for the direction a ball struck with the service, whether the hit dip or rise is a result of wrist flexibility. But they are effective and efeseinnya punches to earn points with the serve is hand-eye coordination. The accuracy of the service is done is the result of the support arm strength, wrist flexibility and hand-eye coordination. This study aims to determine the contribution of arm strength, wrist flexibility, hand-eye coordination to the accuracy of service on the volleyball game. This research includes descriptive research. The research population is the entire cast BKMF FIK UNM with sample number 30 boys randomly selected sampling. The data analysis technique used is the correlation and regression analysis techniques using SPSS system version 15:00 on 95% significance level or  0.05.a Departing from the results of the data analysis, the study concluded that: (1) Contribution servicing arm strength with accuracy up to the game BKMF FIK UNM volleyball player at 71.7%, (2) contribution to the accuracy of wrist flexibility serve on the volleyball game player UNM FIK BKMF 67.2%, (3) Contribution eye-hand coordination for the accuracy servicing over the volleyball game player UNM BKMF FIK by 64.9%, and (4) Contribution of arm strength, wrist flexibility and hand-eye coordination the accuracy of service on the volleyball game player FIK BKMF UNM 78.3%. Keyword  : Arm strength, flexibility Wrist, Hand Eye Coordination, Service Upper volleybal

    KONTRIBUSI KELENTUKAN, KESEIMBANGAN, DAN DAYA LEDAK TUNGKAI TERHADAP KEMAMPUAN MELAKUKAN GERAKAN SKJ 2004 PADA MAHASISWI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN JASMANI DAN KESEHATAN FKIP UNMUL SAMARINDA

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi kelentukan, keseimbangan dan daya ledak tungkai terhadap kemampuan melakukan gerakan SKJ 2004. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswi ahasiswi Porgram Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan FKIP Unmul Samarinda, dengan jumlah sampel penelitian 40 orang yang dipilih secara random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis korelasi dan regresi dengan menggunakan sistem SPSS Versi 15.00 pada taraf signifikan 95% atau a0,05. Bertolak dari hasil  analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) kontribusi kelentukan terhadap kemampuan melakukan gerakan SKJ 2004 sebesar 49,8%, (2) kontribusi keseimbangan terhadap kemampuan melakukan gerakan SKJ 2004 sebesar 57,8%, (3) kontribusi daya ledak tungkai terhadap kemampuan melakukan gerakan SKJ 2004 sebesar 36,8%, dan (4) kontribusi kelentukan, keseimbangan dan daya ledak tungkai terhadap kemampuan melakukan gerakan SKJ 2004 sebesar 65,8%. Hal ini dapat dijelaskan bahwa apabila mahasiswi didukung kelentukan, keseimbangan dan daya ledak tungkai yang baik maka mahasiswi tersebut dapat melakukan gerakan SKJ 2004 dengan baik pula. Seorang mahasiswi yang melakukan SKJ 2004 perlu ditunjang kelentukan, keseimbangan dan daya ledak tungkai. Hal ini diharuskan sebab seseorang dituntut untuk dapat bergerak melakukan gerakan SKJ 2004 dengan indah. Kelentukan berperan untuk memberikan keluwesan gerakan secara luas dalam melakukan setiap gerakan yang ada di SKJ 2004 guna memperlihatkan teknik gerakan yang didalamnya lebih indah. Sedangkan keseimbangan berperan untuk menjaga posisi tubuh dalam melakukan gerakan, disamping itu daya ledak tungkai berguna untuk membantu seseorang dalam melakukan gerakan yang tidak lepas dari tungkai untuk bergerak baik dalam perubahan setiap gerakan. Dengan demikian ketiga komponen fisik yang diteliti yaitu kelentukan, keseimbangan dan daya ledak tungkai sangat berperan untuk membantu dalam melakukan gerakan SKJ 2004. Kata Kunci : Kelentukan, Keseimbangan, Daya Ledak Tungkai, Gerakan SKJ 2004 ABSTARCT This study aims to determine the contribution flexibility, balance and explosive power of the ability to move limbs SKJ 2004. This research includes descriptive research. The population of this research is all porgram ahasiswi student of Physical Education and Health Studies FKIP Unmul Samarinda, with sample number 40 people chosen at random sampling. The data analysis technique used is the correlation and regression analysis techniques using SPSS system version 15:00 on 95% significance level or  a0.05. Departing from the results of the data analysis, the study concluded that: (1) contribution to the ability to perform the movement flexibility SKJ 2004 was 49.8%, (2) contribute the balance of the ability to move SKJ 2004 was 57.8%, (3) contributions explosive power of the legs to the ability of the motion SKJ 2004 was 36.8%, and (4) contribution flexibility, balance and explosive power of the ability to move limbs SKJ 2004 was 65.8%. It can be explained that when the student is supported flexibility, balance and explosive power of good leg then the student can perform the movement SKJ 2004 well too. A student who does SKJ 2004 to be supported flexibility, balance and explosive leg power. This is required because a person is required to be able to move the motion SKJ 2004 beautifully. Flexibility to contribute to a widespread movement flexibility in performing any movement in the SKJ 2004 to demonstrate the technique in which the movement is more beautiful. While balancing act to keep the body in movement, in addition to the explosive power of the legs is useful to help someone in that movement can not be separated from the limbs to move well in each movement changes. Thus the three physical components studied, namely flexibility, balance and explosive leg power was instrumental to assist in movement SKJ 2004. Keyword : Flexibility, balance, explosive power Limbs, SKJ Movement 200

    ANALISIS KEKUATAN TUNGKAI DAN KECEPATAN LARI DENGAN KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA PADA SISWA SMK NEGERI 1 SOMBA OPU KABUPATEN GOWA

    Get PDF
    ABSTRAK Penelitian yang dilakukan merupakan jenis penelitian deskriptif dengan tujuan untuk mengetahui hubungan kekuatan tungkai dan keceptan lari dengan kemampuan menggiring bola dalam permainan sepakbola. Populasi yang digunakan adalah siswa SMK Negeri 1 Somba Opu Kabupaten Gowa dengan jumlah sampel 40 orang putra. Teknik analisis data yang digunakan adalah secara deskriptif dan inferensial pada taraf signifikan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1. Ada hubungan yang signifikan kekuatan tungkai dengan kemampuan menggiring bola dalam permainan sepakbola pada siswa SMK Negeri 1 Somba Opu Kabupaten Gowa. Terbukti dari hasil analisis diperoleh nilai korelasi observasi -0,751 (P < 0,05), 2. Ada hubungan yang signifikan kecepatan lari dengan kemampuan menggiring bola dalam permainan sepakbola pada siswa SMK Negeri 1 Somba Opu Kabupaten Gowa. Terbukti dari hasil analisis diperoleh nilai korelasi observasi 0,733 (P < 0.05),  Ini membuktikan bahwa bahwa seorang pemain sepakbola harus cepat dan 3. ada hubungan yang signifikan antara kekuatan tungkai dan kecepatan lari dengan kemampuan menggiring bola dalam permainan sepakbola pada siswa SMK Negeri 1 Somba Opu Kabupaten Gowa. Terbukti dari hasil analisis diperoleh nilai regresi observasi 0,785 (P < 0.05). Kata Kunci : Kekuatan Tungkai, Kecepatan Lari, Menggiring Bola ABSTRACT Research conducted a descriptive research with the aim to determine the relationship of leg strength and running speed dribbling skills in the game of football. The population is students of SMK Negeri 1 Somba Opu Gowa with a sample of 40 boys. The data analysis technique used is a descriptive and inferential at 95% significance level. The results showed that: 1. There is a significant relationship with the leg strength dribbling skills in the game of football to the students of SMK Negeri 1 Somba Opu Gowa. Evident from the analysis of correlation values ​​obtained observations -0.751 (P <0.05), 2. There is a significant relationship running speed dribbling skills in the game of football to the students of SMK Negeri 1 Somba Opu Gowa. Evident from the results obtained by the analysis of the correlation observed 0.733 (P <0.05), this proves that that a soccer player must be fast and 3. There is a significant relationship between leg strength and running speed dribbling skills in the game of football to the students of SMK Negeri 1 Somba Opu Gowa. Evident from the results of the regression analysis of observations obtained value 0.785 (P <0.05). Keyword : Limbs Strength, Speed ​​Run, Ball Dribblin

    HUBUNGAN ANTARA KEKUATAN LENGAN, KELINCAHAN, DAN KECEPATAN REAKSI TANGAN DENGAN KEMAMPUAN BERMAIN TENISMEJA PADA SISWA SMA NEGERI SUNGGUMINASA

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kekuatan lengan, kelincahan dan kecepatan reaksi tangan dengan kemampuan bermain tenismeja. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri Sungguminasa Kabupaten Gowa, dengan jumlah sampel penelitian 40 orang yang dipilih secara random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis korelasi dengan menggunakan sistem SPSS Versi 15.00 pada taraf signifikan 95% atau a0,05. Bertolak dari hasil  analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) ada hubungan yang signifikan kekuatan lengan dengan kemampuan bermain tenismeja terbukti nilai ro = 0,952 (P < a 0,05), (2) ada hubungan yang signifikan kelincahan dengan kemampuan bermain tenismeja terbukti nilai ro = 0,890 (P < a 0,05), (3) ada hubungan yang signifikan kecepatan reaksi tangan dengan kemampuan bermain tenismeja terbukti nilai ro = -0,876 (P < a 0,05), dan (4) ada hubungan yang signifikan antara kekuatan lengan, kelincahan dan kecepatan reaksi tangan dengan kemampuan bermain tenismeja terbukti nilai Ro = 0,962 (P < a 0,05). Ini membuktikan bahwa kekuatan lengan, kelincahan dan kelentukan pergelangan tangan sangat berperan dalam permainan tenismeja. Seorang pemain tenismeja dalam melakukan servis dan berbagai jenis pukulan beserta variasinya, dengan dukungan kekuatan otot lengan akan dapat membantu dalam permainan tenismeja, sehingga pukulan-pukulan yang dilakukan lebih akurat dan keras. Pemain yang memiliki tingkat kelincahan yang tinggi akan dengan mudah merubah arah pada posisi yang berbeda dalam kecepatan yang tinggi dan dengan kemampuan tangan untuk bergerak lebih cepat untuk mengantisipasi bola. Kecepatan reaksi tangan diperlukan pula untuk mengantisipasi putaran bola atau lentingan bola yang kadang-kadang tidak terduga akibat spin bola dari lawan yang bervariasi akan mendapatkan atlet yang berpotensi.   Kata Kunci : Kekuatan Lengan, Kelincahan, Kecepatan Reaksi Tangan, Bermain Tenismeja     ABSTRACT This study aimed to determine the relationship between the arm strength, agility and reaction speed hand with the ability to play table tennis. This research includes descriptive research. The study population was all students Sungguminasa SMA Gowa, with sample number 40 people chosen at random sampling. The data analysis technique used is the technique of correlation analysis using SPSS system version 15:00 on 95% significance level or a 0.05. Departing from the results of the data analysis, the study concluded that: (1) there was a significant arm strength with the ability to play table tennis proved the value of ro = 0.952 (P <a 0.05), (2) there is a significant relationship agility with the ability tenismeja play proved the value of ro = 0.890 (P <a 0.05), (3) there was a significant reaction rate in hand with the ability to play table tennis proved the value of ro = -0.876 (P <a 0.05), and (4) there significant relationship between the arm strength, agility and reaction speed hand with the ability to play table tennis proved the value of ro = 0.962 (P <a 0.05). This proves that the arm strength, agility and flexibility wrist was instrumental in the game of table tennis. A table tennis player in the servicing and various types of punch and its variations, with the support arm muscle strength will help the game of table tennis, so that blows that made ​​more accurate and harder. Players who have a high level of agility that will easily change direction at different positions in the high speed and the ability to move faster hands in anticipation of the ball. Hand reaction speed is also necessary to anticipate a round ball or balls lentingan sometimes unexpected consequence spin the ball from your opponent will get a varying potential athletes. Keyword : Arm Strength, Agility, Reaction Speed ​​Hand, Playing Table Tenni

    STUDI ANALISIS PHYSICAL FITNES TRAINING TERHADAP HASIL PRESTASI ATLET KARATE PON XVII DI KALTIM TAHUN 2008

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui pengaruh physical fitness training aspek kekuatan terhadap hasil prestasi atlet karate PON XVII di Kaltim Tahun 2008, (2) untuk mengetahui pengaruh physical fitness training aspek daya tahan otot terhadap hasil prestasi atlet karate PON XVII di Kaltim Tahun 2008, dan (3) untuk mengetahui pengaruh physical fitness training aspek daya tahan umum terhadap hasil prestasi atlet karate PON XVII di Kaltim Tahun 2008. Dengan menggunakan metode kuasi eksperimen. Populasi yang digunakan adalah atlet PON XVII di Kaltim tahun 2008 dengan sampel atlet karate pada PON XVII di Kaltim 2008 sebanyak 16 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji-t pada taraf signifikan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Ada pengaruh yang signifikan physical fitness training aspek kekuatan terhadap hasil prestasi atlet karate PON XVII di Kaltim tahun 2008, terbukti t0 = 4,875 > tt = 2,131, (2) Ada pengaruh yang signifikan physical fitness training aspek daya tahan otot terhadap hasil prestasi atlet karate PON XVII di Kaltim tahun 2008, terbukti t0 = 9,233 > tt = 2,131, dan (3) Ada pengaruh yang signifikan physical fitness training aspek daya tahan umum terhadap hasil prestasi atlet karate PON XVII di Kaltim tahun 2008, terbukti t0 = 3,738 > tt = 2,131. Secara keseluruhan hasil yang dicapai physical fitness training terhadap hasil prestasi atlet karate pada PON XVII di Kaltim tahun 2008 dari 16 orang atlet, medali emas diperoleh dari komite atas nama Ismail Aswar dan Hendro Salim  memiliki kategori baik sekali, di Katak Perorangan atas nama Faisal ZN kategori baik, dan Katak Beregu atas nama Aswar kategori baik sekali, Faisal ZN dan Fidel YS Lolobua memiliki kategori baik. Untuk medali perak diperoleh atas nama Wiwi Pertiwi kategori baik. Untuk medali perunggu diperoleh dari komite atas nama Ardjuna S. dan Arif Afandy, serta di Katak Beregu atas nama Ririn Krisna Sari, Sulhadra dan Tri Wulan Mei masing-masing berkategori baik. Untuk peringkat IV diperoleh dari Komite atas nama Sri Huriani, Irwan Rifai, Teguh Ganeswara dan Mulyadi Nur masing-masing berkategori baik. Dan satu atlet yang tidak berhasil lolos di babak penyisian atas nama Sulaeman berkategori baik. Dapat disimpulkan bahwa physical fitness training terhadap hasil prestasi atlet karate pada PON XVII di Kaltim tahun 2008 dikategorikan baik (13 : 81.3%). Dengan demikian secara keseluruhan physical fitness training yang terdiri dari aspek kekuatan, daya tahan otot, dan daya tahan umum sebagai bahan penelitian sangat mempengaruhi hasil prestasi yang dicapai pada atlet karate di PON XVII Kaltim tahun 2008. Namun demikian ketiga aspek yang diteliti ternyata aspek daya tahan otot yang sangat mendukung hasil prestasi yang dicapai atlet karate pada PON XVII di Kaltim tahun 2008. Akan tetapi ketiga komponen aspek physical fitness training tersebut hanya bagian kecil dari keberhasilan atlet karate dalam mencapai hasil prestasi Kata Kunci: Physical Fitness Training, Kekuatan, Daya Tahan, Olahraga Karate ABSTRACT This study aimed (1) to determine the effect of physical fitness strength training aspect of karate athletes achievements in East Kalimantan PON XVII of 2008, (2) to determine the effect of physical fitness aspects of endurance training on the achievements of karate athletes in East Kalimantan PON XVII of 2008 , and (3) to determine the effect of physical fitness training aspect of the general resistance against the achievements of karate athletes in East Kalimantan PON XVII of 2008. By using quasi-experimental methods. Population used is the athlete PON XVII in East Kalimantan in 2008 with a sample of karate athletes in East Kalimantan PON XVII in 2008 as many as 16 people. Data analysis technique used is the t-test at significant level 95%. The results showed that: (1) There were significant effects of physical fitness strength training aspect of karate athletes achievements PON XVII in East Kalimantan in 2008, proved t0 = 4.875> tt = 2.131, (2) There was a significant influence aspects of the physical fitness training resistant muscle of the achievements of karate athletes in East Kalimantan PON XVII in 2008, proved t0 = 9.233 > tt = 2.131, and (3) There is a significant influence of physical fitness training aspect of the general resistance to the achievement of karate athletes in East Kalimantan PON XVII of 2008, proved t0 = 3.738 > tt = 2.131. Overall physical fitness results achieved against the performance athlete training karate at PON XVII in East Kalimantan in 2008 from the 16 athletes, gold medal from the committee on behalf of Salim Ismail Aswar and Hendro have very good categories, in the name of Faisal Individual Frogs ZN category good, and on behalf of Team Frog Aswar excellent category, Faisal, and Fidel YS Lolobua ZN has either category. For the obtained silver medal on behalf of the Earth Wiwi either category. For the bronze medal from the committee on behalf of Ardjuna S. and Arif Afandy, as well as in the Frog Team on behalf of Krishna Ririn Sari, and Tri Wulan Mei Sulhadra each category either. To rank IV obtained from the Committee on behalf of Sri Huriani, Irwan Rifai, Teguh Ganeswara and Nur Mulyadi each category either. And an athlete who is not able to escape in the last category penyisian on behalf Sulaeman good. It is concluded that physical fitness training for karate athletes achievements in PON XVII in East Kalimantan in 2008 categorized both (13: 81.3%). Thus the overall physical fitness training which consists of aspects of strength, muscular endurance, and general durability as research material greatly affects the outcome of our achievements in karate athletes in East Kalimantan PON XVII 2008. Yet a third aspect of the study was that muscle endurance aspect strongly supports the achievement of karate athletes in PON XVII in East Kalimantan in 2008. However, the three components of physical fitness training aspect is only a small part of karate athletes success in achieving performance results Keywords : Physical Fitness Training, Strength, Endurance, Sport Karat

    PERBEDAAN DAYA TAHAN OTOT LENGAN ANTARA ATLET DAYUNG CANO DAN ATLET DAYUNG KAYAK DI SULAWESI SELATAN

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui perbedaan daya tahan otot lengan antara atlet dayung cano dan atlet dayung kayak di Sulawesi Selatan. Populasi populasi pada penelitian ini adalah atlet dayung di Sulawesi Selatan. Dengan demikian sampel yang digunakan adalah atle dayung cano dan kayak dengan perincian 10 orang atlet dayung cano dan 10 orang atlet dayung kayak. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis uji t pada taraf signifikan 95%. Berdasarkan hasil pengujian analisis perbedaan daya tahan otot lengan antara atlet dayung cano dan atlet dayung kayak di Sulawesi Selatan diperoleh nilai µcano = 12,3000 nilai ttabel ( tt ) = 1,73  dengan tingkat probabilitas ( P ) TTable value (tt) = 1.73 probability level (P) <a 0.05, because the probability tobservasi larger and smaller then Ho is rejected and H1 accepted. Thus there are significant differences between the arms muscular endurance athletes and athletes Cano paddle kayak paddle in South Sulawesi. And muscular endurance athletes kayak paddle arm is better than arm muscle endurance rower Cano in South Sulawesi. Keywords: Arm muscle endurance, cano paddles, kayak paddle

    STUDI ANALISIS TINGGI BADAN DAN KOORDINASI MATA TANGAN DENGAN KEMAMPUAN SHOOTING DALAM PERMAINAN BOLABASKET PADA SISWA SMP NEGERI 2 SINJAI

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lain (1) tinggi badan dengan kemampuan shooting dalam permainan bolabasket, (2) Untuk mengetahui hubungan koordinasi mata tangan dengan kemampuan shooting dalam permainan bolabasket, dan (3) Untuk mengetahui hubungan antara tinggi badan dan koordinasi mata tangan dengan kemampuan shooting dalam permainan bolabasket. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMP Negeri 2 Sinjai dengan jumlah sampel penelitian 60 orang siswa yang dipilih secara random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis korelasi dan regresi dengan menggunakan sistem SPSS Versi 15.00 pada taraf signifikan 95% atau  a0,05. Bertolak dari hasil  analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) Ada hubungan yang signifikan tinggi badan dengan kemampuan shooting dalam permainan bolabasket, terbukti nilai r0 = 0.645 (P < a0,05), (2) Ada hubungan yang signifikan koordinasi mata tangan dengan kemampuan shooting dalam permainan bolabasket, terbukti nilai r0 = 0.686 (P < a0,05), dan (3) Ada hubungan yang signifikan antara tinggi badan dan koordinasi mata tangan dengan kemampuan shooting dalam permainan bolabasket, terbukti nilai R0 = 0.699 (P < a0,05). Dengan tinggi badan akan memudahkan jangkauan bola ke keranjang atau basket, sedangkan koordinasi mata tangan akan membantu memasukkan bola lebih maksimal. Oleh karena itu dengan dukungan dua unsur tersebut, maka hasil shooting di bawah basket akan lebih maksimal. Kata Kunci: Tinggi badan, Koordinasi Mata Tangan, Kemampuan Shooting Bolabasket ABSTRACT This study aims to determine the relationship between the other (1) with height in the game of basketball shooting skills, (2) To determine the relationship with the hand eye coordination in the game of basketball shooting skills, and (3) To determine the relationship between height and hand eye coordination with the shooting ability of basketball games. This study includes a descriptive type of research. The study population was all students of SMP Negeri 2 Sinjai a sample of the study 60 students chosen at random sampling. Data analysis techniques used were correlation and regression analysis techniques using SPSS system version 15:00 on 95% or a significant level of a0.05. Starting from the results of data analysis, the study concluded that: (1) There was a significant association with height in the game of basketball shooting skills, proven value r0 = 0,645 (P < a0.05), (2) There is a significant relationship coordination eyes with a hand in the game of basketball shooting skills, proven value r0 = 0,686 (P < a0.05), and (3) There is a significant relationship between height and hand eye coordination by shooting in the game of basketball ability, proved the value of R0 = 0,699 (P < a0.05). With a height range will allow the ball to the basket or the basket, while the hand eye coordination will help to put the ball over the maximum. Therefore, with the support of two elements, then the shooting under the basket will be maximal. Keywords: Height, Eye Hand Coordination, Ability Basketball Shootin

    KORELASI ANTARA KEKUATAN OTOT LENGAN DAN KESEIMBANGAN DENGAN KEMAMPUAN HANDSTAND DALAM SENAM LANTAI MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN JASMANI DAN KESEHATAN FKIP UNMUL SAMARINDA

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) korelasi kekuatan otot lengan dengan kemampuan handstand dalam senam lantai, (2) korelasi keseimbangan dengan kemampuan handstand dalam senam lantai, dan (3) korelasi antara kekuatan otot lengan dan keseimbangan dengan kemampuan handstand dalam senam lantai. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh Mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan FKIP UNMUL Samarinda dengan jumlah sampel penelitian 40 orang Mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan FKIP UNMUL Samarinda yang dipilih secara random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis korelasi dan regresi dengan menggunakan sistem SPSS Versi 15.00 pada taraf signifikan 95% atau  a0,05. Bertolak dari hasil  analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) Ada korelasi yang signifikan kekuatan otot lengan dengan kemampuan handstand dalam senam lantai, terbukti nilai r0 = 0,558 (P < 0.05); (2) ada korelasi yang signifikan keseimbangan badan dengan kemampuan handstand dalam senam lantai, terbukti nilai r0 = 0,721 (P < 0.05); dan (3) ada korelasi yang signifikan antara kekuatan otot lengan dan keseimbangan dengan kemampuan handstand dalam senam lantai, terbukti nilai R0 = 0,737 (P < 0.05). Gerakan handstand membutuhkan kekuatan otot lengan untuk menahan badan dan kedua kaki setelah diluruskan ke atas. Dari analisis gerakan handstand pada senam lantai, jelas dibutuhkan unsur fisik berperanan utama dalam gerakan handstand. Disamping itu dalam gerakan handstand keseimbangan badan ini sangat dibutuhkan. Pada saat mengangkat kedua kaki lurus ke atas membutuhkan keseimbangan statis, artinya secara beraturan dan berirama kedua kaki bergerak ke atas dengan lurus, barulah dilanjutkan dengan kedua tangan menahan badan pada saat kedua kaki lurus ke atas. Gerakan ini dapat saja kehilangan keseimbangan karena adanya gerakan mengangkat kedua kaki ke atas dalam keadaan lurus, apalagi bila gerakan tersebut dilakukan beberapa kali. Kata Kunci: Kekuatan Otot Lengan, Keseimbangan, handstand Senam Lantai ABSTRACT This study aimed to determine (1) the correlation of muscle strength with the ability to arm handstand in gymnastics floor, (2) correlation with the ability to balance a handstand in gymnastics floor, and (3) the correlation between muscle strength and balance with the ability to arm handstand in gymnastics floor. This research includes descriptive research. The population of this research is all Student Program Health and Safety Guidance and Counseling UNMUL Samarinda with sample number 40 people Student Program of Physical Education and Health FKIP UNMUL Samarinda randomly selected sampling. The data analysis technique used is the correlation and regression analysis techniques using SPSS system version 15:00 on 95% significance level or  a0.05. Departing from the results of the data analysis, the study concluded that: (1) There is a significant correlation with the ability of muscle strength arm handstand in gymnastics floor, proved the value of r0 = 0.558 (P < a0.05), (2) there is a significant correlation with body balance ability handstand in gymnastics floor, proved the value of r0 = 0.721 (P < a0.05), and (3) there was a significant correlation between muscle strength and balance with the ability to arm handstand in gymnastics floor, proved the value of R0 = 0.737 (P < a0.05). Movement arm handstand requires muscle strength to hold the body and both legs after straightened up. From the analysis of motion handstand on gymnastic floor, clearly needed physical element major role in the movement handstand. Besides, the movement balance handstand body is needed. At the time of lifting both legs straight up requires a static equilibrium, which means that regular and rhythmic moves both legs straight up, then followed it with both hands hold the body at the time of both legs straight up. This movement can be out of balance due to lifting both legs straight up in the state, especially when the movement is performed several times. Keywords: Arm Muscle Strength, Balance, Floor Gymnastics Handstan

    HUBUNGAN ANTARA KELENTUKAN PERGELANGAN TANGAN DAN KESEIMBANGAN DENGAN KEMAMPUAN BERMAIN TENISMEJA PADA SISWA SMP NEGERI 3 MAKASSAR

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lain(1) Untuk mengetahui hubungan kelentukan pergelangan tangan dengan kemampuan bermain tenismeja, (2) Untuk mengetahui hubungan keseimbangan dengan kemampuan bermain tenismeja, dan (3) Untuk mengetahui hubungan antara kelentukan pergelangan tangan dan keseimbangan dengan kemampuan bermain tenismeja. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMP Negeri 3 Makassar dengan jumlah sampel penelitian 60 orang siswa yang dipilih secara random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis korelasi dan regresi dengan menggunakan sistem SPSS Versi 15.00 pada taraf signifikan 95% atau  a 0,05. Bertolak dari hasil  analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) Ada hubungan yang signifikan kelentukan pergelangan tangan dan kemampuan bermain tenismeja, terbukti nilai r0 = -0,597 (P < a0.05), (2) Ada hubungan yang signifikan keseimbangan dengan kemampuan bermain tenismeja, terbukti nilai r0 = 0,884 (P < a0.05), dan (3) Ada hubungan yang signifikan antara kelentukan pergelangan tangan dan keseimbangan dengan kemampuan bermain tenismeja, terbukti nilai R0 = 0,921 (P < a0.05). Untuk itu kemampuan bermain tenismeja dapat ditentukan oleh tingkat kelentukan pergelangan tangan dan keseimbangan. Kata Kunci: Kelentukan Pergelangan Tangan, Keseimbangan, Bermain Tenismeja ABSTRACT This study aims to determine the relationship between the other (1) To determine the relationship wrist flexibility with the ability to play table tennis, (2) To determine the relationship of balance with the ability to play table tennis, and (3) To determine the relationship between wrist flexibility and balance with the ability to play table tennis. This study includes a descriptive type of research. The study population was all students of SMP Negeri 3 Makassar with a sample of the study 60 students chosen at random sampling. Data analysis techniques used were correlation and regression analysis techniques using SPSS system version 15:00 on 95% or a significant level  of a0.05. Starting from the results of data analysis, the study concluded that: (1) There is a significant relationship wrist flexibility and ability to play table tennis, proved the value of r0 = -0.597 (P < a0.), (2) There was a significant correlation with the ability to balance table tennis, proved the value of r0 = 0.884 (P < a0.05), and (3) There is a significant relationship between wrist flexibility and balance with the ability to play table tennis, proved the value of R0 = 0.921 (P < a0.05). For the ability to play table tennis can be determined by the level of the wrist flexibility and balance. Keywords: Wrist Flexibility, Balance, Play Table Tenni

    HUBUNGAN ANTARA DAYA LEDAK LENGAN, KELINCAHAN DAN KESEIMBANGAN DENGAN KEMAMPUAN PASSING BAWAH DALAM PERMAINAN BOLAVOLI PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN JASMANI DAN KESEHATAN FKIP UNMUL SAMARINDA

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lain: (1) hubungan daya ledak lengan dengan kemampuan passing bawah dalam permainan bolavoli, (2) hubungan kelincahan dengan kemampuan passing bawah dalam permainan bolavoli, (3) hubungan keseimbangan dengan kemampuan passing bawah dalam permainan bolavoli, dan (4) hubungan antara daya ledak lengan, kelincahan dan keseimbangan terhadap kemampuan passing bawah dalam permainan bolavoli. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan FKIP UNMUL Samarinda S1 yang telah memperogramkan mata kuliah bolavoli dengan jumlah sampel penelitian 60 orang mahasiswa yang dipilih secara random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis korelasi dan regresi dengan menggunakan sistem SPSS Versi 15.00 pada taraf signifikan 95% atau  a 0,05. Bertolak dari hasil  analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) Ada hubungan daya ledak lengan dengan kemampuan passing bawah dalam permainan bolavoli, terbukti r0 = 0,719 (P < α0,05), (2) Ada hubungan kelincahan dengan kemampuan passing bawah dalam permainan bolavoli, terbukti r0 = -0,707 (P < α0,05), (3) Ada hubungan keseimbangan dengan kemampuan passing bawah dalam permainan bolavoli, terbukti r0 = 0,677 (P < α0,05), dan (4) Ada hubungan antara daya ledak lengan, kelincahan dan keseimbangan terhadap kemampuan passing bawah dalam permainan bolavoli, terbukti R0 = 0,774 (P < α0,05) Hal ini dapat dijelaskan bahwa apabila mahasiswa didukung daya ledak lengan, kelincahan dan keseimbangan yang baik maka mahasiswa tersebut dapat melakukan passing bawah dalam permainan bolavoli dengan baik pula.   Kata Kunci: Daya Ledak Lengan, Kelincahan, Keseimbangan, Passing Bawah Bolavoli ABSTRACT This study aims to determine the relationship among other things: (1) with explosive power arm with the passing ability in the game of volleyball, (2) relationship with the agility of the passing ability in the game of volleyball, (3) the relationship of balance with the passing ability in the game volleyball, and (4) the relationship between arms explosive power, agility and balance to the passing ability in the game of volleyball. This study includes a descriptive type of research. The study population was all students of Physical Education and Health Studies FKIP UNMUL Samarinda memperogramkan S1 which has a volleyball course with a sample of the study 60 students chosen at random sampling. Data analysis techniques used were correlation and regression analysis techniques using SPSS system version 15:00 on 95% or a significant level of a0.05. Starting from the results of data analysis, the study concluded that: (1) There is a link arms with explosive power passing capability under the volleyball game, proved to r0 = 0.719 (P < a0.05), (2) There is a relationship with the agility of passing ability under the volleyball game, proved to be r0 = -0.707 (P < a0.05), (3) There is a balance with the passing ability in the game of volleyball, proved to be r0 = 0.677 (P < a0.05), and (4) there is a relationship between the arms explosive power, agility and balance to the passing ability in the game of volleyball, proven R0 = 0.774 (P < a0.05) this can be explained that if the student is supported arm explosive power, agility and balance are good then the student can do under the passing game of volleyball in well too. Keywords: Arm Explosive Power, Agility, Balance, Passing Down Volleybal

    213

    full texts

    283

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇