COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga
Not a member yet
    283 research outputs found

    HUBUNGAN ANTARA KEKUATAN TUNGKAI DAN KELENTUKAN TUNGKAI DENGAN KECEPATAN TENDANGAN SABIT PADA OLAHRAGA PENCAKSILAT SISWA SMK NEGERI 2 BELOPA KABUPATEN LUWU

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kekuatan tungkai dan kelentukan tungkai dengan kecepatan tendangan sabit pada cabang olahraga pencaksilat. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMK Negeri 2 Belopa Kabupaten Luwu dengan jumlah sampel penelitian 60 orang siswa putra yang dipilih secara random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis korelasi dan regresi dengan menggunakan sistem SPSS Versi 15.00 pada taraf signifikan 95% atau  a 0,05. Bertolak dari hasil  analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: Ada hubungan yang signifikan kekuatan tungkai dengan kecepatan tendangan sabit pada cabang olahraga pencaksilat, terbukti nilai ro = 0,585 (P < a 0,05); Ada hubungan yang signifikan kelentukan tungkai dengan kecepatan tendangan sabit pada cabang olahraga pencaksilat, terbukti nilai ro = 0,649 (P < a 0,05); Ada hubungan antara  kekuatan tungkai dan kelentukan tungkai dengan kecepatan tendangan sabit pada cabang olahraga pencaksilat, terbukti nilai Ro = 0,653 (P < a 0,05). Kata Kunci: Kekuatan tungkai, kelentukan tungkai, kecepatan tendangan sabit ABSTRACT This study aims to determine the relationship between leg strength and leg flexibility with the speed of the crescent kick to the sport of martial arts. This study includes a descriptive type of research. The study population was all students SMK Negeri 2 Belopa Luwu a sample of 60 students study a chosen son of random sampling. Data analysis techniques used were correlation and regression analysis techniques using SPSS system version 15:00 on 95% or a significant level a of 0.05. Starting from the results of data analysis, this study concludes that: There is a significant relationship with the speed of the power leg crescent kick in martial arts sport, proved the value of ro = 0.585 (P <a 0.05); There is a significant relationship leg strength with the speed of limb flexibility crescent kick in martial arts sport, proved the value of ro = 0.649 (P <a 0.05); There is a relationship between leg strength and leg flexibility with the speed of the crescent kick to the sport of martial arts, proved the value of Ro = 0.653 (P <a 0 , 05). Keywords: Leg strength, leg flexibility, speed crescent kic

    PENGARUH LATIHAN KELINCAHAN DAN LATIHAN KECEPATAN TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA PADA SISWA SMA NEGERI 4 PARE-PARE

    No full text
    ABSTRAK Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan kelincahan dan latihan kecepatan terhadap kemampuan menggiring bola dalam permainan sepak bola. Sampel penelitian adalah sebanyak 30 orang siswa SMA Negeri 4 Pare-Pare. Sampel dibagi menjdi dua kelompok dan masing-masing terdiri dari 15 orang. Kelompok pertama diberikan perlakuan berupa latihan kelincahan dan kelompok kedua diberikan perlakuan latihan kecepatan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis uji-t pada taraf signifikan 95%. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ada pengaruh latihan kelincahan terhadap kemampuan menggiring bola yaitu diperoleh nilai t observasi 8,883 lebih besar dari nilai t tabel pada taraf signifikan 95% = 2,145, serta ada pengaruh latihan kecepatan terhadap kemampuan menggiring bola yaitu diperoleh nilai t observasi 7,102 lebih besar dari nilai t tabel pada taraf signifikan 95% = 2,145. Namun demikian pada prinsipnya bahwa, kedua latihan tersebut yaitu latihan kelincahan dan latihan kecepatan merupakan bentuk-bentuk latihan yang mampu memberikan suatu sumbangsi positif untuk dapat mengarahkan pemain untuk memacu diri baik dari segi peningkatan teknik-teknik dasar maupun dalam mencapai prestasi. Kata kunci: Latihan kelincahan, latihan kecepatan, kemampuan menggiring bola  )* Pendidikan Kepelatihan Olahraga FIK UNM ABSTRACT This experimental study aims to determine the effects of exercise training speed agility and the ability to dribble the football game. The samples are as many as 30 senior high school students 4 Pare-Pare. Samples were divided menjdi two groups and each consisted of 15 people. The first group was given treatment in the form of agility training and the second group was given the speed of treatment exercises. Data analysis techniques used are the t-test analysis at 95% significant level. Test results show that there are effects of exercise on the ability to dribble the agility that is obtained by observation of 8.883 t value greater than t table value at significant level 95% = 2.145, and no effect of exercise on speed dribbling ability is obtained t values ​​greater than 7.102 observations t value table at a significant level of 95% = 2.145. However, in principle, that, these two exercises are the exercises of agility and speed training are forms of exercise that can provide a positive sumbangsi to be able to direct the players to push themselves both in terms of increase in the basic techniques as well as in achievement

    PENGARUH LATIHAN TENDANGAN TERHADAP KEMAMPUAN SHOOTING FINALTI PADA PERMAINAN SEPAKBOLA

    No full text
    ABSTRAK Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk mengetahui; (1) apakah ada pengaruh latihan tendangan dengan menggunakan kaki bagian dalam terhadap kemampuan shooting finalti pada permainan sepakbola; (2) Apakah ada pengaruh latihan tendangan dengan menggunakan kaki bagian luar terhadap kemampuan shooting finalti pada permainan sepakbola; (3) Apakah ada perbedaan pengaruh antara latihan tendangan dengan menggunakan kaki bagian dalam dan latihan tendangan dengan menggunakan kaki bagian luar terhadap kemampuan shooting finalti pada permainan sepakbola. Sampel yang digunakan adalah mahasiswa putra yang berjumlah 30 orang, teknik penentuan sampel adalah dengan pemiihan secara acak dengan cara undian (simple random sampling) yang selanjutnya di bagi menjadi dua kelompok yang masing-masing berjumlah 15 orang dengan cara matchid ordinat. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis uji-t pada taraf signifikan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: ada pengaruh latihan tendangan dengan menggunakan kaki bagian dalam terhadap kemampuan shooting finalti pada permainan sepakbola dengan nilai t observasi 12,605 lebih besar dari nilai t tabel pada taraf signifikan 95% = 2,145, ada pengaruh latihan tendangan dengan menggunakan kaki bagian luar terhadap kemampuan shooting finalti pada permainan sepakbola dengan nilai t observasi 10,227 lebih besar dari nilai t tabel pada taraf signifikan 95% = 2,145, ada perbedaan pengaruh antara latihan tendangan dengan menggunakan kaki bagian dalam dan latihan tendangan dengan menggunakan kaki bagian luar terhadap kemampuan shooting finalti pada permainan sepakbola dengan nilai t observasi = 5,881 lebih besar dari nilai t tabel pada taraf signifikan 95% = 2,048.   Kata Kunci: Latihan tendangan kaki bagian dalam dan luar, tendangan shooting finalti   ABSTRACT   This descriptive study aims to determine: (1) whether there are effects of exercise by using the leg kick in the ability of finalti shooting at football games, (2) Is there an effect of exercise using leg kicks to the outside shooting ability finalti the game of football: (3) Is there any difference between the exercise effect by using the leg kick in and exercises using leg kicks to the outside shooting ability finalti the game of football. The sample used was the son of students numbering 30 people, the technique is the determination of sample pemiihan randomly by lottery (simple random sampling) is further divided into two groups, each of which amounted to 15 people in a way matchid ordinate. Data analysis techniques used are the t-test analysis at 95% significant level. The results showed that: there are the effects of exercise using leg kicks to the inside of the shooting ability finalti the game of football with a value of 12.605 t of observation is greater than t table value at significant level 95% = 2.145, no effect of exercise using leg kicks to the outside of the finalti shooting ability in the game of football with a value of 10.227 t of observation is greater than t table value at significant level 95% = 2.145, there is a difference between the exercise effect by using the leg kick in and exercises using leg kicks to the outside shooting ability in the game finalti football with the observations t = 5.881 is greater than t table value at significant level 95% = 2.048. Keyword: Exercise-foot shot inside and out, kick finalti shooting

    HUBUNGAN ANTARA KEKUATAN OTOT TUNGKAI DAN SUDUT TAPAK KAKI DENGAN KECEPATAN LARI 50 METER MAHASISWA PRODI. PENJASKES FKIP UNMUL SAMARINDA

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lain (1) kekuatan otot tungkai dengan kecepatan lari 50 meter, (2) Untuk mengetahui hubungan sudut tapak kaki dengan kecepatan lari 50 meter, dan (3) Untuk mengetahui hubungan antara kekuatan otot tungkai dan sudut tapak kaki dengan kecepatan lari 50 meter. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan FKIP Unmul Samarinda dengan jumlah sampel penelitian 40 orang siswa yang dipilih secara random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis korelasi dan regresi dengan menggunakan sistem SPSS Versi 15.00 pada taraf signifikan 95% atau  a0,05. Bertolak dari hasil  analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) Ada hubungan yang signifikan kekuatan otot tungkai dengan kecepatan lari 50 meter, terbukti nilai r0 = 0.839 (P < a0,05), (2) Ada hubungan yang signifikan sudut tapak kaki dengan kecepatan lari 50 meter, terbukti nilai r0 = 0.811 (P < a0,05), dan (3) Ada hubungan yang signifikan antara kekuatan otot tungkai dan sudut tapak kaki dengan kecepatan lari 50 meter, terbukti nilai R0 = 0.851 (P < a0,05). Tungkai sebagai penggerak utama saat lari sprint. Sudut tapak kaki yang ideal, memungkinkan untuk memiliki kemampuan bertumpu lebih luas. Dengan demikian nampak bahwa sudut tapak kaki memegang peranan penting dengan dukungan unsur fisik kekuatan otot tungkai akan mendukung dan menunjang kecepatan lari 50 meter. Penggabungan dengan kedua komponen akan lebih efesien sebab sudut tapak kaki yang besar dengan dukungan komponen fisik kekuatan otot tungkai, akan menghasilkan kecepatan maksimal pada lari sprint. Pada hakekatnya peranan sudut tapak kaki terhadap kecepatan lari sprint yaitu pada saat awalan yang beralih kemampuan maksimal atlet yang berhubungan dengan dasar pijakan, sehingga penekanan berat badan tidak seluruhnya dibebankan oleh tungkai, tetapi setelah menuju ke telapak kaki dan ujung kaki maka penekanan terjadi hingga arcus pedis berperan sebagai pegas yang kuat untuk ke arah ke depan dengan cepat. Kata Kunci : Kekuatan Otot Tungkai, Sudut Tapak Kaki, Kecepatan Lari 50 Meter ABSTRAC This study aims to determine the relationship between the other (1) leg muscle strength with a running speed of 50 meters, (2) To determine the relationship angle with the foot speed to run 50 meters, and (3) To determine the relationship between muscle strength of leg and foot angle the running speed of 50 meters. This study includes a descriptive type of research. The study population was all students of Physical Education and Health Studies FKIP Unmul Samarinda with a sample of the study 40 students chosen at random sampling. Data analysis techniques used were correlation and regression analysis techniques using SPSS system version 15:00 on 95% or a significant level  of a0.05. Starting from the results of data analysis, the study concluded that: (1) There is a significant relationship with the leg muscle running speed of 50 meters, proved the value of r0 = 0,839 (P < a0.05), (2) There is a significant point of footprints with the running speed of 50 meters, proved the value of r0 = 0811 (P < a0.05), and (3) There is a significant relationship between musclea strength of leg and foot angle to the running speed of 50 meters, proved the value of R0 = 0851 ( P < a0.05). Leg as the prime mover while running sprints. The ideal foot angle, allowing for a broader based ability. Thus it appears that foot angle plays an important role in support of the physical elements of the leg muscle strength will support and sustain the running speed of 50 meters. Merging the two components would be more efficient because a large angle footprints with the support of the physical components of the leg muscle strength, will produce the maximum speed in sprinting. In effect the role of sole point of sprint running speed is at maximum capacity switch prefix athletes associated with the foundation, so the emphasis is not entirely the weight imposed by the leg, but after heading to the soles of the feet and toes then suppression occurs until the arcus pedis act as a strong spring to the direction of forward quickly.Keyword : Leg Muscle Strength, Angle Tread Foot, 50 Meters Run Spee

    STUDI ANALISIS KEKUATAN OTOT LENGAN DAN KELENTUKAN PERGELANGAN TANGAN TERHADAP KEMAMPUAN SERVIS ATAS BOLAVOLI PADA SISWA SMA NEGERI 1 MATTIRO SOMPE KABUPATEN PINRANG

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) hubungan kekuatan otot lengan terhadap kemampuan servis atas bolavoli, (2) hubungan kelentukan pergelangan tangan terhadap kemampuan servis atas bolavoli, dan (3) hubungan antara kekuatan otot lengan dan kelentukan pergelangan tangan terhadap kemampuan servis atas bolavoli. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri 1 Mattiro Sompe Kabupaten Pinrang dengan jumlah sampel penelitian 40 orang siswa putra yang dipilih secara random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis korelasi dan regresi dengan menggunakan sistem SPSS Versi 15.00 pada taraf signifikan 95% atau a0,05. Bertolak dari hasil  analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) Ada hubungan yang signifikan kekuatan otot lengan terhadap kemampuan servis atas bolavoli, terbukti nilai r0 = 0,836 (P < 0.05), (2) Ada hubungan yang signifikan kelentukan pergelangan tangan terhadap kemampuan servis atas bolavoli, terbukti nilai r0 = 0,733 (P < 0.05), dan (3) Ada hubungan yang signifikan antara kekuatan otot lengan dan kelentukan pergelangan tangan terhadap kemampuan servis atas bolavoli, terbukti nilai R0 = 0,853 (P < 0.05). Kemampuan servis atas adalah kecapakan dalam melakukan pukulan pertama dalam permainan bolavoli yang memerlukan gerakan yang akurat. Untuk itu dengan dua komponen fisik yang diteliti ternyata sangat dibutuhkan dalam melakukan pukulan servis atas bolavoli. Sebab pada dasarnya kemampuan dalam melakukan pukulan servis atas bolavoli membutuhkan kekuatan otot lengan untuk membantu melewati net atau jaring sedangkan pada kelentukan pergelangan tangan lebih mengarahkan bola ke sasaran yang dingingkan. Dengan demikian, apabila dapat dilakukan akan nampak bahwa gerakan pukulan yang dilakukan efesien. Gerakan servis atas dapat dicapai guna memperoleh nilai atau poin apabila pukulan tersebut kuat, terarah dan akurat. Oleh karena itu, pengembangan kemampuan untuk otot lengan dan pergelangan tangan yang ditunjang adanya kondisi fisik kekuatan dan kelentukan akan mencapai hasil pada saat melakukan servis atas dalam permainan bolavoli sebagaiman yang diharapkan. Kata Kunci: Kekuatan Otot Lengan, Kelentukan Pergelangan Tangan, Servis Atas BolavoliABSTRACT This study aimed to determine (1) the relationship of muscle strength of the arm of the ability of the volleyball serve, (2) relationships wrist flexibility to serve the volleyball skills, and (3) the relationship between muscle strength and flexibility wrist arm of the ability of the service volleyball. This research includes descriptive research. The study population was all students in Senior High School 1 Mattiro Sompe Pinrang with a sample of 40 students study a chosen son random sampling. The data analysis technique used is the correlation and regression analysis techniques using SPSS system version 15:00 on 95% significance level or a0.05. Departing from the results of the data analysis, the study concluded that: (1) There is a significant relationship to the ability of the arm muscle strength serve up volleyball, proved the value of r0 = 0.836 (P < a0.05), (2) There is a significant relationship wrist flexibility the ability to serve up volleyball, proved the value of r0 = 0.733 (P < a0.05), and (3) There is a significant relationship between muscle strength and flexibility wrist arm to serve the volleyball skills, proven value of R0 = 0.853 (P < a0.05 ). Above is kecapakan service capabilities in conducting the first punch in a volleyball game that requires precise movements. For those with two physical components under study was very necessary in the service hit a volleyball. For essentially the ability to hit a volleyball serve the needs arm muscle strength to help over the net or nets while more wrist flexibility to direct the ball into the goal dingingkan. Thus, if it can be done it would appear that the movement is done efficiently blow. Servicing the movement can be achieved in order to obtain the value or point where the blow strong, focused and accurate. Therefore, the development of the ability to arm and wrist muscles which supported the physical strength and flexibility will achieve results when serving as represented on the volleyball game was expected.Keywords: Arm Muscle Strength, Flexibility Wrists, Volleyball Top Service

    PENGARUH LATIHAN HALF SQUAT DAN GOOD MOVING EXERCISE TERHADAP KEMAMPUAN HEADING DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA PADA SISWA SMA NEGERI 1 SOPPENG

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan half squat jump dan latihan good moving exercise terhadap kemampuan heading pada permainan sepakbola. Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri 1 Soppeng dengan jumlah sampel penelitian 20 orang yang dipilih secara random sampling, kemudian dilanjutkan pembagian kelompok dengan menggunakan machid ordinat. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis uji-t dengan menggunakan sistem SPSS Versi 15.00 pada taraf signifikan 95% atau a0,05. Bertolak dari hasil  analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) ada pengaruh yang signifikan latihan half squat jump terhadap kemampuan heading pada permainan sepakbola, terbukti nilai t0 = 39,027 > tt = 2,262 atau (P tt = 2,262 atau (P tt = 2,101  atau (P tt = 2.262 or (P tt = 2.262 or (P t= = 2.101 or (P < a0.05). And groups that get half squat jump exercises are more effective and efficient in improving the ability of heading to the game of football compared to good practice moving exercise. Both forms of exercise are used as research material that is half squat exercise and good practice moving exercise has the same goal which is to form a movement in the heading. But in the process of implementation of different exercises. Over half squat exercise serves to maximize the heading. Compared to good practice moving exercise, because in doing well at the time heading the ball and put the ball into the goal sought to be dealing directly with the arrival of the ball. Good training exercise while moving focus position of the body in addition to heading the football game. Keywords : Half Squat Jump Exercise, Exercise Good Moving Exercise, Ball Headin

    PERBANDINGAN PENGARUH LATIHAN ANTARA PERMAINAN KASTI DENGAN PERMAINAN BENTENG TERHADAP PENINGKATAN KESEGARAN JASMANI DAN VITAL KAPASITAS PARU-PARU MURID SD KECAMATAN BACUKIKI KOTA PARE-PARE

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Ada tidaknya pengaruh latihan permainan kasti terhadap peningkatan kesegaran jasmani murid SD Kecamatan Bacukiki Kota Pare-Pare, (2) Ada tidaknya pengaruh latihan permainan kasti terhadap peningkatan kapasitas vital paru murid SD Kecamatan Bacukiki Kota Pare-Pare, (3) Ada tidaknya pengaruh latihan permainan benteng terhadap peningkatan kesegaran jasmani murid SD Kecamatan Bacukiki Kota Pare-Pare, (4) Ada tidaknya pengaruh latihan permainan benteng terhadap peningkatan kapasitas vital paru murid SD Kecamatan Bacukiki Kota Pare-Pare, (5) Ada tidaknya perbedaan antara pengaruh latihan permainan kasti dengan permainan benteng terhadap peningkatan kesegaran jasmani murid SD Kecamatan Bacukiki Kota Pare-Pare, (5) Ada tidaknya perbedaan antara pengaruh latihan permainan kasti dengan permainan benteng terhadap peningkatan kpasitas paru murid SD Kecamatan Bacukiki Kota Pare-Pare. Sampel sebanyak 60 orang dari murid SD Negeri 79 dan SD Negeri 35 di Kecamatan Bacukiki Kota Pare-Pare. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa Ada pengaruh latihan permainan bola kasti terhadap tingkat kesegaran jasmani murid SD Negeri Se-Kecamatan Bacukiki Kota Parepare, terbukti di peroleh nilai t hitung = 10.717 (P < 0,05), Ada pengaruh permainan benteng terhadap tingkat kesegaran jasmani murid SD Negeri Se-Kecamatan Bacukiki Kota Parepare, terbukti di peroleh nilai t hitung = 6.785 (P < 0,05), Ada pengaruh latihan permainan kasti terhadap kapasitas vital paru murid SD Negeri Se-Kecamatan Bacukiki Kota Parepare, terbukti di peroleh nilai t hitung = 4.600 (P < 0,05), Ada pengaruh latihan permainan benteng terhadap kapasitas vital paru murid SD Negeri Se-Kecamatan Bacukiki Kota Parepare, terbukti di peroleh nilai t hitung = 6.594 (P < 0,05), Ada perbedaan pengaruh antara latihan permainan bola kasti dan latihan permainan benteng terhadap tingkat kesegaran jasmani murid SD Negeri Se-Kecamatan Bacukiki Kota Parepare, terbukti di peroleh nilai F hitung = 5.008 (P < 0,05), Ada perbedaan pengaruh antara latihan permainan bola kasti dan benteng terhadap kapasitas vital paru murid SD Negeri Se-Kecamatan Bacukiki Kota Parepare, terbukti di peroleh nilai t hitung = 3.315 (P < 0,05). Kata kunci : Kesegaran jasmani, kapasitas vital paru, permainan kasti, permainan benteng ABSTRACT Comparison Between the Effect of Exercise rounders By Game Fortress Game Against Increasing Physical Freshness And Vital Lung Capacity District elementary students Bacukiki Pare-Pare. This study aims to determine: (1) There is a correlation exercise rounders game against the increase in physical fitness of primary school students sub-district Bacukiki Pare-Pare, (2) There is a correlation exercise rounders game against the increase in lung vital capacity of primary school students sub-district Bacukiki Pare-Pare, (3) There is a correlation exercise fortress game against increasing physical fitness of primary school students sub-district Bacukiki Pare-Pare, (4) There is a correlation exercise game stronghold of vital lung capacity building of primary school students sub-district Bacukiki Pare-Pare, (5) There whether the difference between the effect exercise rounders game by game stronghold on improving physical fitness of primary school students sub-district Bacukiki Pare-Pare, (5) There is at least the difference between the effect exercise rounders game by game stronghold of primary school pupils increased lung kpasitas District Bacukiki Pare-Pare. Sample as many as 60 people from elementary school students 79 and Elementary School 35 in District Bacukiki Pare-Pare. Results of hypothesis testing showed that there baseball game exercise influence on the level of physical fitness of students Elementary School District A Bacukiki Parepare, proven obtained t value = 10 717 (P <0.05), There is the influence of the fortress game against the physical fitness level of students Elementary School District A Bacukiki Parepare, proven obtained t value = 6785 (P <0.05), There is the influence of exercise rounders game against lung vital capacity Elementary School students Se-Sub Bacukiki Parepare, proven obtained t value = 4600 (P <0.05), There is the influence of exercise game stronghold of vital lung capacity of primary school pupils A Sub Bacukiki Parepare, proven obtained t value = 6594 (P <0.05), There is a difference between the effect of exercise baseball game and practice games stronghold of the level of physical fitness of students Elementary School District A Bacukiki Parepare, proven in obtaining the value of F count = 5008 (P <0.05), There is a difference in effect between exercise and citadel baseball game against the vital capacity lung Elementary School students Se-Sub Bacukiki Parepare, proven obtained t value = 3315 (P <0.05). Keywords: Physical fitness, lung vital capacity, baseball game, castle game

    HUBUNGAN ANTARA DAYA LEDAK TUNGKAI DAN KECEPATAN DENGAN KEMAMPUAN LOMPAT JAUH PADA SISWA SMA NEGERI 15 MAKASSAR

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara daya ledak tungkai dan kecepatan dengan kemampuan lompat jauh. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri 15 Makassar pada jenis kelamin laki-laki dengan jumlah sampel penelitian 40 orang yang dipilih secara random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis korelasi dengan menggunakan sistem SPSS Versi 15.00 pada taraf signifikan 95% atau a0,05. Bertolak dari hasil  analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) ada hubungan yang signifikan daya ledak tungkai dengan kemampuan lompat jauh pada siswa SMA Negeri 15 Makassar, terbukti ro =  0,799   (P = 0,000 < a0,05); (2) ada hubungan yang signifikan kecepatan dengan kemampuan lompat jauh pada siswa SMA Negeri 15 Makassar, terbukti ro = 0,781 (P = 0,000 < a0,05); dan (3) ada hubungan yang signifikan antara daya ledak tungkai dan kecepatan dengan kemampuan lompat jauh pada siswa SMA Negeri 15 Makassar, terbukti Ro = 0,808 (P = 0,000 < a0,05). Kata Kunci: Daya ledak tungkai, kecepatan, lompat jauh     ABSTRACT This study aims to determine the relationship between limb explosive power and speed with the ability to jump far. This study includes a descriptive type of research. The study population was all high school students in District 15 Makassar male gender with the study sample of 40 people chosen at random sampling. Data analysis techniques used were correlation analysis techniques using SPSS system version 15:00 on 95% or a significant level a of 0.05. Starting from the results of data analysis, the study concluded that: (1) there is a significant relationship with the explosive power leg long jump ability of the District 15 high school students Makassar, proved to be ro = 0.799 (P = 0.000 <a 0.05), (2 ) there is a significant relationship with the ability to speed the long jump at the District 15 high school students Makassar, proved to be ro = 0.81 (P = 0.000 <a 0.05), and (3) no significant relationship between limb explosive power and speed with the ability to long jump District 15 high school students in Makassar, proved Ro = 0.808 (P = 0.000 <a 0.05). Keywords: Legs explosive power, speed, long jum

    HUBUNGAN ANTARA KEKUATAN LENGAN, KELINCAHAN, DAN KECEPATAN REAKSI TANGAN DENGAN KEMAMPUAN BERMAIN TENIS MEJA PADA SISWA SMP NEGERI 2 KABUPATEN GOWA

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) hubungan kekuatan lengan dengan kemampuan bermain tenis meja, (2) hubungan kelincahan dengan kemampuan bermain tenis meja, (3) hubungan kecepatan reaksi tangan dengan kemampuan bermain tenis meja, dan (4) hubungan antara kekuatan lengan, kelincahan dan kecepatan reaksi tangan dengan kemampuan bermain tenis meja. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMP Negeri 2 Gowa dengan jumlah sampel penelitian 60 orang siswa putra yang dipilih secara random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis korelasi dan regresi dengan menggunakan sistem SPSS Versi 15.00 pada taraf signifikan 95% atau  a0,05. Bertolak dari hasil  analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) Ada hubungan yang signifikan kekuatan lengan dengan kemampuan bermain tenis meja pada siswa SMP Negeri 2 Gowa, terbukti nilai ro = 0,898 (P < a0,05); (2) Ada hubungan yang signifikan kelincahan dengan kemampuan bermain tenis meja pada siswa SMP Negeri 2 Gowa, terbukti nilai ro = -0,768 (P < a0,05); (3) Ada hubungan yang signifikan kecepatan reaksi tangan dengan kemampuan bermain tenis meja pada siswa SMP Negeri 2 Gowa, terbukti nilai ro = -0,786 (P < a0,05); dan (4)  Ada hubungan yang signifikan antara kekuatan lengan, kelincahan dan kecepatan reaksi tangan dengan kemampuan bermain tenis meja pada siswa SMP Negeri 2 Gowa, terbukti nilai Ro = 0,899 (P < a0,05). Ini membuktikan bahwa kekuatan lengan, kelincahan dan kecepatan reaksi tangan sangat berperan dalam permainan tenis meja. Seorang pemain tenis meja dalam melakukan berbagai jenis pukulan beserta variasinya, dengan dukungan kekuatan otot lengan akan dapat membantu dalam permainan tenis meja, sehingga pukulan-pukulan yang dilakukan lebih akurat dan keras. Pemain yang memiliki tingkat kelincahan yang tinggi akan dengan mudah merubah arah pada posisi yang berbeda dalam kecepatan yang tinggi dan dengan kemampuan tangan untuk bergerak lebih cepat untuk mengantisipasi bola. Kecepatan reaksi tangan diperlukan pula untuk mengantisipasi putaran bola atau lentingan bola yang kadang-kadang tidak terduga akibat spin bola dari lawan yang bervariasi akan mendapatkan atlet yang berpotensi.   Kata Kunci: Kekuatan Lengan, Kelincahan, Kecepatan Reaksi Tangan, bermain Tenismeja ABSTRACT This study aims to determine (1) with the arm strength to play table tennis skills, (2) the relationship agility with the ability to play table tennis, (3) ties the hands of the reaction rate with the ability to play table tennis, and (4) the relationship between the strength of arm, agility and reaction speed of the hand with the ability to play table tennis. This study includes a descriptive type of research. The study population was all students of SMP Negeri 2 Gowa with a sample of 60 students study a chosen son of random sampling. Data analysis techniques used were correlation and regression analysis techniques using SPSS system version 15:00 on 95% or a significant level  of a0.05. Starting from the results of data analysis, the study concluded that: (1) There is a significant relationship with the arm strength to play table tennis skills in students of SMP Negeri 2 Gowa, proved the value of r0 ​​= 0.898 (P < a0.05), (2) There is a significant relationship with the agility to play table tennis skills in students of SMP Negeri 2 Gowa, proved the value of r0 ​​= -0.768 (P < a0.05), (3) There is a significant relationship with the hand speed of reaction skills to play table tennis at the junior high school students 2 Gowa country, proved the value of ro ​​= -0.786 (P < a0.05), and (4) There is a significant relationship between arm strength, agility and reaction speed in hand with the ability to play table tennis on the students of SMP Negeri 2 Gowa, proven value R0 = 0.899 (P < a0.05). This proves that the arm strength, agility and reaction speed of the hand is played in a game of table tennis. A table tennis player in conducting various types of strokes and their variations, with the support arm muscle strength will be able to assist in the game of table tennis, so that the blows which made more accurate and harder. Players who have a high level of agility that will easily change direction at different positions in the high speed and the ability to move faster hands in anticipation of the ball. Hand the reaction rate is also necessary to anticipate the round ball or the ball lentingan sometimes unpredictable due to spin the ball from the opponent will get a variety of potential athletes. Key Words: Arm Strength, Agility, Reaction Speed ​​Hand, Playing Table Tenni

    PERBANDINGAN KUANTITAS KINERJA ORGANISASI ANTARA PENGURUS PROVINSI PELTI, PTMSI DAN PBSI DI SULAWESI SELATAN

    No full text
    ABSTRAK Sistem dan jalur pembinaan olahraga prestasi yang ada pada saat ini, maka orientasi pembinaan olahraga secara mendasar, sistematis, efisien dan terpadu serta mengarah kepada satu tujuan yang sama. Oleh karena itu, salah satu pengembangan dalam pembinaan prestasi cabang olahraga di Sulawesi Selatan yaitu adanya konsep dan strategi yang tepat, mendasar, terpadu dan berkesinambungan melalui pembenahan manajemen olahraga di Sulawesi Selatan tentang kinerja organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; (1) perbedaan kuantitas kinerja organisasi antara pengurus provinsi PELTI dan PTMSI di Sulawesi Selatan; (2) perbedaan kuantitas kinerja organisasi antara pengurus provinsi PELTI dan PBSI di Sulawesi Selatan; (3) perbedaan kuantitas kinerja organisasi antara pengurus provinsi PTMSI dan PBSI di Sulawesi Selatan. Penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif. Populasinya adalah seluruh Pengurus PengProv. PELTI, PTMSI dan PBSI di Sulawesi Selatan dengan sampel berjumlah 20 orang dengan menggunakan teknik random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji-t pada taraf signifikan 95% atau a0,05. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa; (1) Ada perbedaan yang signifikan kuantitas kinerja antara pengurus provinsi PELTI dan PTMSI di Sulawesi Selatan, terbukti t0 = 5,205 > tt = 2,093 atau P tt = 2,093 atau P tt = 2,093 atau P tt = 2.093 or P tt = 2.093 or P tt = 2.093 or P < a0.05. Key Words: Quantity of Organizational Performance, Management PELTI Province, PTMSI, PBS

    213

    full texts

    283

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇