Serat Acitya
Not a member yet
236 research outputs found
Sort by
TINJAUAN HIPOTESIS SAPIR WHORF DALAM UNGKAPAN â€SERAH TERIMA†BAHASA JEPANG
Sapir-Whorf Hypothesis is a hypothesis which shows an interrelationship between language and the mind. In Japanese the relationship between the mind and language has created a language reality in which language is influenced by the cultures of the Japanese society. The influencing cultures are Joge Kankei (vertical relationship, upper-lower, social stratifications) and Uchi Soto (inner-outer circle of people), and one of the language elements being influenced is the ‘offering-accepting’ expression. The ‘offering-accepting’ expression for nouns is represented by the words ageru, kureru morau in the ordinary style of the language, and sashi ageru, kudasaru and itadaku in the polite style. In services teageru, te morau and te kureru are used.The use of the ‘offering-accepting’ expression is based on who is talking to whom, from which he/she comes, and what is the status of the speaker and the interlocutor. The correct use of the expression reflects an understanding of the culture of the Japanese society
Study Implementasi Program Raskin Di Desa Kebumen Kecamatan Sukorejo Kabupaten Kendal
Problem masyarakat di Negara berkembang seperti halnya Indonesia adalah masalah kemiskinan, ada 2 (dua) strategi pendekatan, yaitu (1) mengurangi beban pengeluaran penduduk miskin dan (2) meningkatkan pendapatan penduduk miskin melalui pengembangan usaha ekonomi produktif. Dalam penelitian ini yang akan dibahas dari berbagai program yang telah digulirkan oleh Pemerintah, adalah Program Beras untuk Keluarga Miskin (Raskin), yang merupakan salah satu program penanggulangan kemiskinan yang demikian populer di masyarakat.
Perumusan masalah dalam penelitian ini yaitu Bagaimana Implementasi program raskin dan hambatan- hambatan yang ditemui di Desa Kebumen Kecamatan Sukorejo Kabupaten Kendal? Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui implementasi program raskin dan hambatan – hambatan yang ditemui di Desa Kebumen Kecamatan Sukorejo.
Tipe penelitian menggunakan deskriptif. Responden adalah Kepala Desa, Satgas Raskin, Rumah Tangga Sasaran di Desa Kebumen Kecamatan Sukorejo Kabupaten Kendal keseluruhannya sebanyak 284 KK.Besarnya Responden diambil 5 % x 284 = 14 KK. Metode pengumpulan data menggunakan quisioner, dan wawancara.
Adapun hasil penelitian implementasi program raskin di Desa Kebumen Kecamatan Sukorejo Kabupaten Kendal adalah berjalan baik dan tepat sasaran dari 4 tahapan implementasi programnya yakni soialisasi ,distribusi, pengawasan dan pelaporan. Hambatan yang ada dalam implemenatasinya adalah sulitnya memberi sosialisasi pada masyarakatan tentang standart/kriteria keluarga miskin
PENGARUH STRATEGI ORGANISASI, HUBUNGAN PEMASARAN, PEMBELAJARAN ORGANISASI DAN KINERJA TERHADAP KUALITAS LAYANAN (Studi Pada Perguruan Tinggi Swasta Di Jawa Tengah)
The globalization of markets, rapid advancements in new technology, higher levels of competition, increasing focus on costs and cost management and the inevitable excess of demand over supply in terms of talented individuals all contribute to drive for change contemporary organizations. Models private university than can provide organizations with a robust, integrated and pragmatic approach to anable them to understand the dynamic of the change process and then proactively drive organization change. The main purpose of this research is to test and analyse the direct effect of organizational strategy, marketing relation, organization learning and performance to service quality of management s-1 study program accredited in Kopertis Regional VI Central Java. There are research samples counted 392 respondent students. They are divided into 82 students for A accreditation, and 222 students for B accreditation, and 88 students for C accreditation. The research object is private universities, in this case the accredited management study program. This research took its samples by the techniques purposive random sampling and  student met in field. The data analysis is carried out by applying structural equation model. To investigate the difference of service quality based on the accreditation criterion, this research used ANOVA. The research result indicates: 1.Organizational strategy has a direct effect on the marketing relation. 2. Organizational strategy has a direct effect on the service quality. 3. Marketing relation has a direct influence on the organization learning. 4. Marketing relation is influential and negative on the service quality. Negative condition show do not ready study program and lack of preparation of important anticipatory of marketing relation.This is due to the fact that marketing relation has to be applied on broad relations, long-term relation and within study program network and university network based on the vision of the study program service. 5.. Organization learning has a direct effect on performance. Organization learning is street for organization to improve performance reacted precisely to change in environment which do not earn to be forecasted. 6. Organization learning does not have an effect on to service quality. The ability of study program becomes the main focus to gain profit by creating customers satisfaction. 7. Performance  has a direct effect on the service quality. 8. There is a different service quality based on the criterion of accreditation. Â
ANALISIS KUALITAS PRODUK, BIAYA KUALITAS DAN VOLUME PENJUALAN
ABSTRAKSI Di wilayah Limpung terdapat puluhan perusahaan sejenis yang menghasilkan produk yang sama dengan target pasar yang tidak hanya di pulau jawa akan tetapi sampai ke pulau-pulau lain di Indonesia bahkan ke luar negeri. Situasi ini menimbulkan persaingan yang ketat antar perusahaan dan saling berlomba untuk menawarkan keunggulan kualitas produknya.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh signifikan kualitas produk terhadap volume penjualan emping melinjo dan pengaruh signifikan biaya kualitas terhadap volume penjualan emping melinjo.  Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah jumlah produk emping melinjo UD. HN Putra tahun 2010-2011. Pada periode ini perusahaan telah menjangkau daerah penjualan tidak hanya di pulau Jawa tetapi juga ke luar pulau Sumatra, Bali dan Kalimantan, bahkan ke luar negeri. Selain itu volume penjualan yang dicapai relatif stabil dari tahun-tahun sebelumnya. Pengumpulan data lebih berfokus pada dokumentasi.   Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kualitas produk mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap volume penjualan, sedangkan biaya kualitas mempunyai pengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap volume penjualan. Kualitas produk dan biaya kualitas memberikan kontribusi stimulasi sebesar 99,6% terhadap volume penjualan sedangkan sisanya (100%-99,6%) disumbang oleh variabel – variabel lain yang tidak terungkap dalam penelitian ini. Selain dari pada itu, secara akuntansi, perhitungan biaya kualitas perusahaan belum memisahkan secara tegas pengelompokan tiap-tiap jenis biaya kualitas seperti biaya penilaian, biaya pencegahan, biaya kegagalan internal dan biaya kegagalan eksternal. Kata kunci: Kualitas produk, biaya kualitas, volume penjualan, akuntansi, perusahaan ABSTRACT In the region Limpung there are dozens of similar companies that produce the same product with the target market not only in Java but are to the other islands in Indonesia and even abroad. This situation rises to intense competition among companies vying with each other and to offer superior quality products.  The purpose of this study is to find significant effects on product quality and sales volume melinjo chips significantly influences the quality cost to sales volume melinjo chips.  Samples used in this study is the number of chips melinjo UD. HN Putra products. years 2010-2011. In this period the company has reached out not only the sales area on the island of Java, but also to the outer islands of Sumatra, Bali and Borneo, and even abroad. In addition to the sales volume achieved was relatively stable from previous years. Data collection focused on the documentation.  The results showed that product quality has a positive and significant impact on sales volume, while the cost of quality has a positive but not significant effect on sales volume. Product quality and cost contributes to the quality of stimulation for 99.6% of sales volume while the rest (100% -99.6%) contributed by the variables - variables that are not revealed in this study. Apart from that, the accounting, costing the company the quality of the grouping has not been explicitly separating each type of quality costs such as appraisal costs, prevention costs, internal failure costs and external failure costs. Key words: quality of product, cost of quality, sales volume, accounting, compan
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA, BUDAYA ORGANISASI DAN KOMPENSASI TERHADAP KEPUASAN KERJA UNTUK MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI ( STUDI PADA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 SEMARANG
Abstraksi Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Lingkungan Kerja terhadap Kepuasan kerja, Budaya Organisasi terhadap Kepuasan kerja dan Kompensasi terhadap Kepuasan Kerja, Lingkungan Kerja terhadap Kinerja, Kompensasi terhadap Kinerja dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja . Metode dasar dalam penelitian ini adalah metode diskriptif. Jenis data yang dikumpulkan adalah sekundair diperoleh dari Pegawai di lingkungan Fakultas Ekonomi UNTAG Semarang sedangkan data primer diperoleh dari wawancara / kuesioner kepada responden.Populasi adalah jumlah pegawai sebanyak 74 orang . Tehnik pengambilan sampel  dengan  teknik Slovin sebanyak 45 orang. Hasil penelitian menunjukkan Lingkungan Kerja, Budaya organisasi dan Kompensasi berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan Kerja dalam meningkatkan Kinerja pegawai Economic Faculty UNTAG Semarang. Kata kunci : Lingkungan Kerja, Budaya Organisasi, Kompensasi, Kepasan Kerja, Kinerj
PRAGMATICS AND CHARACTER LANGUAGE BUILDING
This opinion paper is about how to build a character language through pragmatics. The main aspects of pragmatics are briefly introduced and then elaborated as building-blocks for building a character language. The building blocks are: (1) elaboration of meaning and form strategies, (2) distant language and close language strategies, (3) politeness and camaraderie strategies, (4) object language and metalanguage strategies. The character language building through pragmatics is a verbal social project carried out in 6 phases: (1) interaction phase, (2) teaching-and-learning process phase, (3) evaluation phase, (4) re-evaluation phase, (5) verification phase, (6) selection phase. Upon the completion of a character language building, a competent speaker is well-equipped for using language in a particular situation that may call
PENGARUH BENTUK BAHAN ISIAN DALAM KOLOM EKSTRAKSI CAIR-CAIR TERHADAP PERUBAHAN DIAMETER TETESAN FASA TERDISPERSI
Proses ekstraksi cair-cair mengenal istilah fasa kontinyu yang dialirkan dari bagian atas kolom berisi umpan yang akan diekstraksi menggunakan solven yang dialirkan dalam bentuk dispersi atau tetesan dari bawah kolom melalui distributor dan disebut fasa terdispersi. Ukuran dispersi tetes pada media cair dalam kolom isian sangat beragam. Distribusi ukuran tetes tersebut berbeda pada posisi ketinggian kolom isian. Hal ini diakibatkan adanya peristiwa penggabungan dan pemecahan tetesan selama tetesan tersebut bergerak keatas dalam kolom isian. Peristiwa penggabungan dan pemecahan tetesan dapat disebabkan berbagai faktor temasuk diantaranya karena adanya isian yang menghalangi gerakan tetesan. Ketidak seragaman ukuran tetes dalam kolom tersebut mempengaruhi laju proses perpindahan massa dari fasa kontinyu ke fasa terdispersi atau sebaliknya, karena adanya variasi luas permukaan kontak serta perubahan tetesnya. Pengamatan perubahan tetesan mulai saat pembentukan tetes hingga pergerakannya saat melewati sela-sela isian merupakan faktor penting untuk menggambarkan distribusi tetesan dalam kolom isian. Perubahan ukuran tetesan tersebut dipengaruhi oleh berbagai variabel operasi dan variabel fisik. Percobaan dilakukan dengan menggunakan kolom segi empat yang terbuat dari bahan transparan sehingga bagian dalam kolom dapat dilihat, dan digunakan bahan isian berbentuk bola dari kaca dan raschig ring. Pengamatan dilakukan dengan membagi ketinggian kolom menjadi 6 segmen yang sama yaitu berjarak 10, 20, 30, 40, 50 dan 60 cm dari dasar kolom dan diberi nama Z0 hingga Z5. Pengamatan perubahan tetesan dilakukan secara visual dan direkam dengan kamera digital pada segmen ketinggian tersebut. Dari gambar yang diperoleh dapat dihitung diameter dan jumlah tetesan yang terbentuk, kemudian dapat ditentukan distribusi ukuranya dan juga bisa diamati pergerakan tetes fasa terdispersi saat melewati celah-celah bahan isian bola kaca maupun raschig ring. Hasil percobaan menunjukkan bahwa distribusi ukuran tetes cenderung mengarah ke diameter yang lebih kecil seiring dengan bertambahnya jarak dari dasar kolom. Pergerakan tetes fasa terdispersi dalam kolom dipengaruhi oleh laju alir dan bahan isian yang digunakan
PERAN SERTA MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA (Studi Kasus di Sampangan & Jomblang, KotaSemarang)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran serta masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Penelitiandilaksanakan dengan metode studi kasus pada kawasan RT 03,02 Sampangan dan kawasan kelurahan Jomblang yang dilakukan bulan pada Agustus 2008. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif yaitu penelitian yang bermaksud mendeskripsikan fenomena yang terjadi. Teknik pengambilan data meliputi: wawancara, kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan keabsahan data diperkuat dengan metode triangulasi. Analisa data menggunakan analisa deskriptif kualitatif. Kata Kunci : Partisipasi, Sampah
PENGARUH PEDAGANG KAKI LIMA TERHADAP KESERASIAN DAN RUANG PUBLIK KOTA DI SEMARANG
Fenomena penataan pedagang kaki lima (PKL) yang sering menimbulkan masalah sudah berlangsung cukup lama sejak merebaknya jenis usaha sektor informal pada saat Indonesia dilanda krisis ekonomi di tahun 1997. Di satu sisi Pemerintah Kota berharap kotanya bersih, asri, nyaman, para PKL terlokalisir dan tertata baik, namun disisi lain kondisi di lapangan menunjukan adanya kesemrawutan dan kekumuhan. Proses penulisan diawali dengan pengumpulan data dengan melakukan survey lapangan dan membuat identifikasi, juga melakukan studi komparasi. Setelah data dianggap valid dan reliable maka dilakukan analisis. Metode yang digunakan disini adalah deskriptif kualitatif. Temuan-temuan di lapangan sebelum ditarik kesimpulannya terlebih dahulu dieksplorasi dengan menggunakan teori-teori yang terkait, setelah itu baru disimpulkan demi membuat rekomendasi. Dari hasil temuan di lapangan didapatkan bahwa para PKL yang melakukan aktivitas usahanya merupakan mata pencaharian pokok dan keberadaannya dibutuhkan oleh para konsumen, meskipun keberadaannya dengan sarana usaha dan tatanannya yang tidak teratur pada trotoar dan bahu jalan, menimbulkan gangguan baik para pejalan kaki maupun kendaraan (mobil) yang akan parkir. Terdapat pula adanya pencaplokan public domain oleh private domain di trotoar yang ditempati untuk ekspansi/menjajakan dagangannya. Dari kondisi diatas perlu adanya penataan PKL dan menerbitkan aturan-aturan yang realistis dalam operasional diikuti dengan pengawasan san sangsi hokum yang tegas bagi para PKL yang melanggar. Kata kunci : Pedagang kaki lima, keserasian kota, ruang publik
PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP PROFESIONALISME DOSEN AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 SEMARANG
Penelitian ini secara empiris menguji kembali penelitian yang dilakukan oleh Mas’ud Machfoedz (1999), yang meneliti mengenai Studi Persepsi Mahasiswa Terhadap Profesionalisme Dosen Akuntansi Perguruan Tinggi tahun 1999.    Responden penelitian ini adalah seluruh mahasiswa akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas 17 Agustus 1945 Semarang. Sampel berdasarkan Purposive sampling dengan kriteria mahasiswa semester 7 berjumlah 40 mahasiswa. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis inferensial Regresi Linear Berganda. Hasil analisa deskriptif menunjukkan bahwa mahasiswa cenderung menyatakan keahlian (skill), pengetahuan (knowledge) dan karakter (character) dosen akuntansi di Fakultas Ekonomi Universitas 17 Agustus 1945 Semarang adalah tinggi serta Indeks Prestasi Kumulatif mahasiswa adalah 3 – 3,4. Regresi linier berganda diperoleh persamaan : Y = 2,718 + 0,349 Skill + 1,013 Knowledge + 0,17 Character + ε. Uji hipotesis secara parsial dengan α = 0,05, diperoleh hasil bahwa keahlian (skill) dosen akuntansi mempunyai pengaruh positif terhadap IPK mahasiswa, hal ini ditunjukkan dengan nilai Ï = 0,023 dengan koefisien regresi 0,349. Pengetahuan (knowledge) juga mempunyai pengaruh positif terhadap IPK mahasiswa, hal ini ditunjukkan dengan nilai Ï = 0,024 dengan koefisien regresi 1,013. Namun, Karakter tidak mempunyai pengaruh terhadap IPK mahasiswa, hal ini ditunjukkan dengan nilai Ï = 0,634.Uji hipotesis secara simultan dengan α = 0,05, diperoleh hasil bahwa keahlian (skill), pengetahuan (knowledge) dan karakter dapat menjelaskan IPK mahasiswa, hal ini ditunjukkan dengan nilai Ï = 0,030 dan Adjusted R2 = 0,15