Telkom University

Open Library
Not a member yet
    104612 research outputs found

    Learn Robotics Programming: Build and control AI-enabled autonomous robots using the Raspberry Pi and Python, 2/E.

    No full text
    We live in an age where the most complex or repetitive tasks are automated. Smart robots have the potential to revolutionize how we perform all kinds of tasks with high accuracy and efficiency. With this second edition of Learn Robotics Programming, you\u27ll see how a combination of the Raspberry Pi and Python can be a great starting point for robot programming. The book starts by introducing you to the basic structure of a robot and shows you how to design, build, and program it. As you make your way through the book, you\u27ll add different outputs and sensors, learn robot building skills, and write code to add autonomous behavior using sensors and a camera. You\u27ll also be able to upgrade your robot with Wi-Fi connectivity to control it using a smartphone. Finally, you\u27ll understand how you can apply the skills that you\u27ve learned to visualize, lay out, build, and code your future robot building projects. By the end of this book, you\u27ll have built an interesting robot that can perform basic artificial intelligence operations and be well versed in programming robots and creating complex robotics projects using what you\u27ve learned

    ANALISIS PAPARAN BIOAEROSOL SECARA PERSONAL DALAM KEGIATAN SEHARI-HARI

    No full text
    Selain konsentrasi gas dan partikulat di udara yang berdampak terhadap tingkat polusi udara, bioaerosol dapat memberikan kontribusi pencemaran sampai 30% di lingkungan perkotaan. Secara keseluruhan manusia dapat terpapar melalui polutan non-biologi, seperti materi partikulat berukuran 2,5 mikrometer ke bawah (PM2.5) serta gas Karbon Dioksida (CO2), ataupun mikroorganisme (biologi). Manusia yang terpapar polutan berdampak buruk terhadap kesehatan seperti toksik akut, termasuk demam, malaise, dan penurunan fungsi paru yang diakibatkan oleh infeksi bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan bioaerosol dengan parameter non-biologi (T, RH, PM2.5, CO2, kecepatan angin, arah angin) serta mengetahui potensi paparan bioaerosol (bakteri) secara personal. Pengukuran dilakukan di Tempat Pembuangan Sampah Terbuka (TPST) sekitar kampus pada 13 Agustus 2020. Hal ini bertujuan untuk melihat kondisi ekstrem pertumbuhan bakteri dan persebaran aerosol ke daerah sekitarnya. Mekanisme pengukuran sampel biologi dilakukan secara pararel dengan alat ukur non-biologi pada pagi (sebelum pembakaran) dan sore hari (setelah pembakaran) selama dua menit dengan dua kali pengulangan. Pada penelitian ini digunakan alat sampling mikroorganisme secara aktif dengan menggunakan Andersen Singler Stage Impactor sebagai perangkap bakteri ke dalam media PCA. Sampel media kemudian diidentifikasi sampai pada tingkatan genus menggunakan metode kultur. Sementara itu, Low-Cost Sensor digunakan untuk mengukur parameter non-biologi yang digunakan untuk mengetahui kualitas udara serta faktor metelorologi. Hasilnya, bakteri yang teridentifikasi tidak bisa dihitung secara kuantitatif. Hal ini karena tingginya kontaminasi limbah sampah organik dan anorganik di TPST, serta pengambilan waktu sampel yang berlebihan. Hal ini berdampak pada tingginya pertumbuhan bakteri sehingga terjadi penumpukan pada media PCA. Meskipun demikian, beberapa bakteri teridentifikasi dari genus Bacillus Sp dan Micrococcus pada pengukuran pagi dan sore hari dengan konsentrasi CO2 dan PM2.5 rata-rata masing-masing sebesar 584-816 ppm dan 86-124 µg/m³ pada kelembapan relatif 97-100% dan temperatur 26 oC. PM2.5 yang dihasilkan terhitung melebihi ambang batas karena pembakaran sampah secara terus-menerus. Sumber emisi lokal ini mengakibatkan terdampaknya lingkungan sekitar (polutan tersebar ke arah barat dan barat daya dengan kecepatan 2 m/s) sehingga mempengaruhi kualitas udara di dalam ruangan yang berada disekitarnya

    IOT (INTERNET OF THINGS) NAVIGASI DRONE BERDASARKAN WAYPOINT

    No full text
    Umumnya pada pengoperasian drone atau pesawat tanpa awak terdiri atas dua macam sistem pengendalian, yaitu menggunakan remote control dan secara automous (auto pilot). Untuk sistem pengendalian secara auto pilot, sebelumnya harus menggunakan titik-titik koordinat (waypoint) yang berfungsi sebagai rute perjalanan drone. Untuk penentuan titik koordinat menggunakan software yang bernama Mission Planner. Dimana pada Mission Planner ini, titik koordinat yang kita sudah atur akan disimpan dan datanya akan dikirim ke flight controller si wahana drone, yang nantinya akan terbang sesuai dengan titik koordinat yang sudah dibuat di Mission Planner. Pada penelitian kali ini dibuat sebuah transisi aplikasi yang fungsinya sama dengan mission planner yaitu simulasi penentuan waypoint (titik koordinat) jalur terbang drone. Bedanya dengan mission planner kita bisa membuat waypoint nya lewat smartphone (android) sedangkan mission planner hanya bisa diakses melalui PC (laptop). Mengganti komunikasi telemetry drone dengan menggunakan komunikasi jaringan 4G. Kelebihan lain dari transisi aplikasi ini yaitu penentuan waypoint (titik koordinat) bisa dilakukan lewat smartphone tidak lagi menggunakan PC (laptop). Untuk antar koneksinya, aplikasi tersebut bisa terhubung dengan jaringan 4G sehingga tidak lagi menggunakan dua telemetry yang dihubungkan di smartphone dan drone. Untuk ketinggian terbangnya sendiri menggunakan ketinggian 3 meter dan 5 meter dengan jarak berkisar 46 meter sampai 162 meter dengan pengujian waypoint yang bervariasi (7 waypoint, 10 waypoint, dan 14 waypoint). Perbandingan selisih antara menggunakan telemetry dengan jaringan 4G tidak jauh berbeda, telemetry dengan selisih error 0,111 meter sedangkan jaringan 4G selisih error nya 0,157 meter. Kata kunci: Remote control, drone, auto pilot, waypoint, mission planner, telemetry

    Frontiers in Cyber Security: First International Conference, FCS 2018, Chengdu, China, November 5-7, 2018, Proceedings

    No full text
    This book constitutes the proceedings of the First International Conference on Frontiers in Cyber Security, held in Chengdu, China, in November 2018. The 18 full papers along with the3 short papers presented were carefully reviewed and selected from 62 submissions. The papers are organized in topical sections, namely: symmetric key cryptography, public key cryptography, post-quantum cryptography, cloud security and data deduplication, access control, attack and behavior detection, system and network security, security desig

    Advances in Computing and Data Sciences: Second International Conference, ICACDS 2018, Dehradun, India, April 20-21, 2018, Revised Selected Papers, Part I

    No full text
    This two-volume set (CCIS 905 and CCIS 906) constitutes the refereed proceedings of the Second International Conference on Advances in Computing and Data Sciences, ICACDS 2018, held in Dehradun, India, in April 2018. The 110 full papers were carefully reviewed and selected from 598 submissions. The papers are centered around topics like advanced computing, data sciences, distributed systems organizing principles, development frameworks and environments, software verification and validation, computational complexity and cryptography, machine learning theory, database theory, probabilistic representations

    Machine Learning and Intelligent Communications

    No full text
    This two-volume set constitutes the refereed post-conference proceedings of the Second International Conference on Machine Learning and Intelligent Communications, MILCOM 2017, held in Weihai, China, in August 2017. The 143 revised full papers were carefully selected from 225 submissions. The papers are organized thematically in machine learning, intelligent positioning and navigation, intelligent multimedia processing and security, intelligent wireless mobile network and security, cognitive radio and intelligent networking, intelligent internet of things, intelligent satellite communications and networking, intelligent remote sensing, visual computing, and three-dimensional modeling, green communication and intelligent networking, intelligent ad-hoc and sensor networks, intelligent resource allocation in wireless and cloud networks, intelligent signal processing in wireless and optical communications, intelligent radar signal processing, intelligent cooperative communications and networking

    SISTEM ANTENA PEMANCAR MIMO (2×4, SUSUNAN 2 ELEMEN) MENGGUNAKAN MULTI SUBSTRAT 3 LAYER PADA FREKUENSI 3,5 GHZ UNTUK KOMUNIKASI 5G

    No full text
    Kebutuhan komunikasi nirkabel semakin meningkat setiap tahun sehingga pengembangan komunikasi nirkabel terus dilakukan. Pemilihan multi antena dengan cara mengaplikasikan sistem MIMO digunakan untuk kapasitas yang lebih besar serta untuk melayani user yang banyak secara bersamaan. Frekuensi yang digunakan pada generasi kelima (5G) berdasarkan pada persetujan adalah frekuensi 3,5 GHz. Pada Tugas Akhir ini dilakukan perancangan sistem antena pemancar MIMO, 2x4 dengan susunan 2 elemen. Perencanaan ini dikelompokkan menjadi 3 tahapan. Tahap pertama adalah perancangan antena mikrostrip elemen tunggal. Pada tahap ini dilakukan pemilihan bahan substrat, penentuan dimensi antena, penentuan dimensi pada saluran pencatu. Hasil yang di dapatkan di tahap 1 akan dilanjutkan pada tahap kedua, yaitu elemen tunggal disusun secara linear dengan ukuran 2x1. Pada tahap 3, antena array akan disusun secara MIMO, 2x4. Pada masing-masing tahap dilakukan penambahan metode multi substrat 3 layer. Bahan yang digunakan adalah FR-4 untuk substrat dan tembaga untuk groundplane dan patch. Patch yang digunakan adalah sirkular dan menggunakan pencatuan mikrostrip line. Antena yang dirancang disesuaikan dengan spesifikasi yang dibutuhkan pada teknologi 5G. Perancangan antena pada Tugas Akhir ini menggunakan perangkat lunak. Hasil yang didapatkan adalah antena memiliki VSWR ? 1,348 dengan pola radiasi unidireksional, mutual coupling ? -21,25 dB serta memiliki gain ? 7,062 dB dan bandwidth ? 142,9 MHz pada frekuensi 3,32 GHz-3,36 GHz

    PERANCANGAN PENILAIAN KINERJA KARYAWAN MENGGUNAKAN METODE BEHAVIORALLY ANCHORED RATING SCALES (BARS) DI PT WIDYA TRANS CARGO

    No full text
    PT Widya Trans Cargo merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dibidang logistik dalam menyediakan transportasi pengangkutan barang menggunakan transportasi jenis kontainer. Perusahaan ini menggunakan dua rute yaitu jalur darat maupun jalur lautan. PT Widya Trans Cargo memberikan pelayanan jasanya kepada setiap perusahaan-perusahaan yang membutuhkan jasa pengangkutan barang. Permasalahan yang terdapat pada perusahaan ini yaitu tidak terdapatnya penilaian kinerja karyawan yang jelas dan terukur pada divisi operasi mengakibatkan tidak diketahuinya performansi dan pencapaian yang sudah didapatkan oleh setiap karyawan. Hal ini membuat karyawan merasa kurang puas terhadap penilaian yang dilakukan serta tidak ada feedback yang diberikan kepada karyawan atas capaian yang telah dilakukan. Selain itu, pada tahun 2019 target pengiriman container perbulannya banyak yang tidak tercapai. Oleh karena itu dilakukan perancangan performance appraisal yang lebih jelas dan terukur. Perancangan ini dilakukan dengan menggunakan metode Behaviorally Anchored Rating Scales (BARS) untuk membantu perusahaan mengetahui hal-hal apa saja yang mempengaruhi penurunan kinerja, hal-hal apa saja yang perlu ditingkatan, dan dapat memberikan feedback kepada karyawan dari hasil penilaian ini mengenai pencapaian yang sudah didapatkan

    Contactless 3D Fingerprint Identification

    No full text
    This important text/reference presents the first dedicated review of techniques for contactless 3D fingerprint identification, including novel and previously unpublished research. The text provides a systematic introduction to 3D fingerprint identification, covering the latest advancements in contactless 2D and 3D sensing technologies, and detailed discussions on each key aspect in the development of an effective 3D fingerprint identification system. Topics and features: Introduces the key concepts and trends in the acquisition and identification of fingerprint images, and a range of 3D fingerprint imaging techniques Proposes a low-cost method for online 3D fingerprint image acquisition, and an efficient 3D fingerprint imaging approach using coloured photometric stereo Describes pre-processing operations on point cloud 3D fingerprint data, and explains the specialized operations for reconstructing 3D fingerprints from live finger scans Examines the representation of minutiae in 3D space, providing details on recovering these features from point cloud data, and on matching such 3D minutiae templates Reviews various 3D fingerprint matching methods, including binary surface code-based approaches and a tetrahedron-based matching approach Discusses the uniqueness of 3D fingerprints, evaluating the benefits of employing 3D fingerprint identification over conventional 2D fingerprint techniques This unique work is a must-read for all researchers seeking to make further advances in this area, towards the exciting opportunities afforded by contactless 3D fingerprint identification for improving the hygiene, user convenience, and matching accuracy of fingerprint biometric technologies. Dr. Ajay Kumar is an Associate Professor in the Department of Computing at the Hong Kong Polytechnic University. He has previously served as an Assistant Professor at the Department of Electrical Engineering, IIT Delhi. He is a Fellow of IEEE and IAPR. His other publications include the Springer title Deep Learning for Biometrics

    PERANCANGAN PENINGKATAN PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN USAHA HANS MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD)

    No full text
    Usaha Hans merupakan usaha yang bergerak dalam bidang pangan yang berada di desa pecangaan kabupaten Jepara. Produk yang di tawarkan usaha hans ialah beras Dlanggu. Saat ini usaha hans mengalami penurunan kualitas pelayanan, hal ini dapat dilihat dari penurunan jumlah pelanggan pada 8 bulan terakhir dan adanya komplain dari pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan usulan terhadap kualitas pelayanan usaha hans dengan menggunakan metode QFD. Dengan menggunakan servqual yang merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengukur kepuasan pelanggan atas jasa yang telah diterimanya yakni dengan membandingkan tingkat presepsi dan tingkat ekspektasinya. Servqual menilai kualitas pelayanan berdasarkan lima dimensi kualitas yaitu emphaty, assurance, reliability, responsivenes, dan tangibels. Atribut kebutuhan diperoleh dari hasil wawancara kemudian hasil wawancara tersebut diterjemahkan kedalam atribut-atribut kebutuhan. Maka diperoleh 14 atribut kebutuhan berdasarkan dimensi servqual. Terdapat 3 usulan yang paling prioritas berdasarkan rangking perhitungan HOQ yang perlu dilakukan perbaikan monitoring owner, training pegawai, jenis atribut. Kata Kunci : QFD ,SERVQUAL, HOQ, kepuasan pelangga

    37,605

    full texts

    104,612

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Open Library
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇