Techno.Com
Not a member yet
738 research outputs found
Sort by
APLIKASI BERBAKTI: PERANCANGAN ARSITEKTUR PERANGKAT LUNAK PENGHUBUNG ANAK DENGAN ORANG TUA
Kebutuhan perawatan kondisi orang tua sangat perlu dilakukan seiring dengan berjalannya waktu. Hambatan mulai terjadi jika antara orang tua dan anak terpisah dalam kondisi yang cukup jauh sehingga anak sebagai pihak perawat orang tua tidak dapat maksimal dalam memberikan pemantauan dan perawatan secara intens, terlebih lagi perkembangan teknologi membuat orang tua pun kesulitan dalam menggunakan teknologi terkini. Untuk mengakomodasi dan memberikan solusi atas permasalahan tersebut maka perlu pengembangan perangkat lunak yang memudahkan anak dalam memantau dan merawat orang tua secara intens. Perangkat lunak yang dikembangkan terdiri dari dua buah perangkat lunak yang saling terhubung yaitu caregiver app yang digunakan oleh anak dan elder app yang digunakan oleh orang tua. Oleh karena dalam hal ini orang tua juga menggunakan perangkat lunak aplikasi tersebut, maka elder app dikembangkan secara khusus supaya mudh digunakan oleh orang tua. Tidak hanya pada elder app, desain sistem pada perangkat lunak ini dimodelkan secara khusus dan menjadi pembahasan dalam paper ini. Kata Kunci: caregiving, orangtua, anak, perkuat jalinan hubunga
ANALISIS TATA KELOLA OPTIMALISASI SUMBER DAYA SISTEM INFORMASI MANAJEMEN JEMBATAN TIMBANG (EDM04) BERDASARKAN KERANGKA KERJA COBIT 5 PADA DINAS PERHUBUNGAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA PROVINSI JAWA TENGAH
Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dinhubkominfo) Provinsi Jawa tengah sebagai perumus dan pelaksana kebijakan teknis, fasilitator, dan evaluator terkait penyelengaraan kegiatan penimbangan kendaraan bermotor melalui 16 jembatan timbang yang tersebar di wilayah provinsi jawa tengah telah mengimplementasikan sebuah system yang dipergunakan untuk kemudahan dalam menimbang kendaraan dengan mendata setiap kendaraan pada suatu system yang disebut Sistem Informasi Manajemen Jembatan Timbang (SIM JT). Masalah yang ditemukan saat ini yaitu, melihat padatnya antrian panjang kendaraan yang akan ditimbang disebabkan karena SIM JT yang belum memiliki database identitas kendaraan dan tidak dapat terpantau secara real time yang terjadi saat local server dalam keadaan down. Berdasarkan hal tersebut Dinhubkominfo berupaya mengoptimalkan kinerja SIM JT baik dari segi sumber daya manajemen manusia, TI, serta keuangan untuk meminimalkan kesalahan serta meningkatkan efektifitas pelayanan. Dari hasil studi dokumen, wawancara, dan kuesioner berdasarkan COBIT 5 menghasilkan tingkat kapabilitas tata kelola proses optimalisasi sumer daya (EDM04) pada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah saat ini berada di level 3 dengan status pencapaian Largely Achieved sebesar 80,18% setara dengan 3,80 dimana level 0, 1, dan 2 mencapai status Fully Achieved. Hal ini menunjukan telah mengelola dengan baik proses optimalisasi sumber daya dan diimplementasikan untuk mendukung pengerjaan proses standar dan efektif. Untuk mencapai tingkat target, Dinhubkominfo dapat melakukan strategi perbaikan dengan memperhatikan secara bertahap dari proses atribut level 1 sampai 4 Kata Kunci: Analisis Tata Kelola TI, COBIT 5, Sistem Informasi Manajemen Jembatan Timbang, Analisis Tingkat Kapabilitas, Analisis Kesenjangan
IMPLEMENTASI DATA MINING UNTUK PENENTUAN POSISI BARANG PADA RAK MENGGUNAKAN METODE APRIORI PADA PT MIDI UTAMA INDONESIA
Alfamidi merupakan objek penelitian mengalami permasalahan pada posisi penempatan barang pada rak jualan masih kurang tertata, karena kurang teraturnya posisi barang pad arak mengakibatkan terkadang ada barang yang dicari oleh konsumen tapi malah tidak ditemuka di bagian rak, yang berdampak pada pengurangan daya minat pembeli. Penelitian ini menggunakan algoritma apriori untuk mengklasifikasikan data transaksi penjualan dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP. Diharapkan penelitian ini dapat membantu pihak Alfamidi untuk menyusun penempatan produk yang dijual. Kata Kunci : Data Mining, Algoritma Apriori, lokasi barang
METODOLOGI WORKING HOURS DEVELOPMENT PADA SISTEM INFORMASI DOSEN (E-LECTURER) DALAM MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN
Dengan berlakunya Masyarakat Ekonomi Asean [MEA], maka sudah seharusnya Negara Indonesia mengubah paradigma dalam bekerja terutama membuat waktu menjadi seefesien dan seefektif mungkin untuk dapat menyelesaikan sebuah pekerjaan. Universitas, sebagai contoh, adalah merupakan salah satu pilar dari kekuatan sebuah Negara untuk menghasilkan sumber daya manusia, dimana dosen sebagai barisan depan dalam Universitas, memiliki kewajiban-kewajiban yang oleh tata tertib dan peraturan sudah ditetapkan dan kemudian melaksanakan tugasnya dengan penuh integritas. Dalam penelitian ini, akan mengembangkan metodologi Working Hours Development yang merupakan salah satu metode untuk dapat memberikan kepada dosen waktu yang sangat efektif dan efesien sehingga dosen dapat menghasilkan dan memberikan kontribusi yang positif, baik itu terhadap Universitas, Mahasiswa, Masyarakat dan dirinya sendiri. Penelitian ini menghasilkan metodologi yang akan diterapkan pada sistem informasi dosen (e-lecturer). Metodologi disusun berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia No.14 tahun 2005 Tentang Guru Dan Dosen, Pasal 72 dan menggunakan framework yang berasal dari The University NewCastle, Australia. Kata kunci : e-lecturer, jam kerja, dosen, universitas, departemen/jurusan
PENGAWASAN, EVALUASI, DAN PENILAIAN SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL TERKAIT BILLING SYSTEM PADA RSUD UNGARAN BERDASARKAN KERANGKA KERJA COBIT 5 (MEA02)
RSUD Ungaran Kabupaten Semarang ini memiliki sejumlah layanan kesehatan yang melayani masyarakat umum, layanan kesehatan dinamakan dengan Billing System yang dibuat dengan tujuan mempercepat pelayanan kesehatan terhadap pelanggan. Melihat banyaknya kebutuhan setiap bagian yang terkait sehingga semakin besar pengelolaan data yang ada menyebabkan keterlambatan sistem dan kesalahan dalam pengelolaan data. Berbagai upaya dilakukan untuk memberikan layanan operasional terbaik dan meminimalisasi kesalahan. Salah satunya dilakukan penilaian kinerja pengelolaan layanan yang diberikan, penilaian kinerja ini merupakan pengendalian kontrol internal secara sistematik, untuk melihat tingkat kesesuaian dan keefektifan implementasi layanan. Dari hasil observasi, wawancara, dan kuesioner berdasarkan COBIT 5 dihasilkan level kapabilitas tata kelola proses pengawasan, evaluasi, dan penilaian pengendalian internal terkait billing system (MEA02) pada RSUD Ungaran saat ini adalah Level 2 dengan status Largely Achieved sebesar 71,56% setara 2,71 dimana Level 1 dan Level 0 tercapai Fully Achieved.Hal ini menunjukan sudah dilakukan komunikasi perencanaan kedepan dari hasil penilaian kinerja tetapi belum diimplementasikan. Dan untuk mencapai level kapabilitas, RSUD Ungaran dapat melakukan strategi perbaikan yang dilakukan secara bertahap dari proses atribut level 1 sampai 3. Kata Kunci: Analisis Tata Kelola TI, Sistem Informasi Kesehatan, COBIT 5, Analisis Tingkat Kapabilitas, Analisis Kesenjanga
PERBANDINGAN METODE SETENGAH RATA-RATA DAN METODE KUADRAT TERKECIL UNTUK PERAMALAN PENDAPATAN PERUSAHAAN DI BLU UPTD TERMINAL MANGKANG SEMARANG
BLU UPTD Terminal Mangkang adalah Badan Pengelola Bus Rapid Transit atau yang kita kenal dengan BRT. BLU UPTD Terminal Mangkang mempunyai data pendapatan tiap bulan. Dari data tersebut, kita dapat melakukan peramalan dengan analisis deret berkala. Dalam penelitian ini akan membandingkan metode setengah rata-rata atau kuadrat terkecil untuk mengetahui pendapatan perusahaan BLU UPTD Terminal Mangkang. Tujuannya adalah mengetahui metode yang terbaik untuk meramal pendapatan di BLU Terminal Mangkang. Serta mengetahui keakuratan metode Least Square dan metode Semi Average dalam meramal pendapatan BLU UPTD Terminal Mangkang. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh penulis, bila dibandingkan metode least square dan metode semi average dapat disimpulkan bahwa metode least square lebih baik dibandingkan dengan metode semi average. Sehingga dengan menggunakan metode least square, peramalan dapat dilakukan dengan sederhana dan menghasilkan output yang lebih akurat. Akurasi metode least square untuk peramalan koridor satu dengan nilai RMSE 60.755.001,55 dan nilai MAPE 8,33% dan untuk peramalan koridor dua dengan nilai RMSE 63.631.105,41 dan nilai MAPE 18% sangat baik jika dibandingkan dengan metode semi average untuk peramalan koridor satu dengan nilai RMSE 62.340.956,08 dan nilai MAPE 8,65% dan untuk peramalan koridor dua dengan nilai RMSE 66.496.101,15 dan MAPE 20,36%. Kata kunci : Least Square, Semi Average, Peramalan, RMSE, MAP
SISTEM INFORMASI PEMETAAN WISATA FAUNA DI BALI
Pariwisata di Bali memiliki keanekaragaman pesona wisata dan panorama yang indah untuk dikunjungi. Salah satunya adalah obyek wisata fauna. Wisata fauna ini mulai banyak dikunjungi oleh wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara, karena selain menarik juga dapat menambah wawasan. Untuk meningkatkan pengelolaan yang baik dan menambah potensi yang ada maka perlu dikembangkan lebih maksimal lagi dari sisi informasinya. Dengan adanya Sistem Informasi Pemetaan Wisata Fauna dapat menambahkan suatu informasi  yang mampu menampilkan lokasi dan informasi mengenai wisata fauna di Bali yang nantinya berbasis Web.  Kata kunci: Sistem Informasi Geografis, Wisata Fauna, Pemetaan, Bali
IMPLEMENTASI KRIPTOGRAFI GAMBAR MENGGUNAKAN KOMBINASI ALGORITMA ELGAMAL DAN MODE OPERASI ECB (ELECTRONIC CODE BOOK)
Studio foto Aura photography merupakan suatu usaha yang bergerak di berbagai bidang seperti studio foto, fotocopy dan warnet. Studio ini memiliki satu komputer server dan delapan komputer client (warnet), dimana komputer server digunakan untuk menyimpan berbagai file penting, khususnya file gambar berekstensi .jpg dan .jpeg. Namun penggunaan komputer server tidak hanya karyawan saja, sehingga dalam pengaksesan data penting yang disimpan mudah diakses oleh orang lain yang tidak memiliki hak atas data tersebut. Oleh karena itu, untuk mengamankan file tersebut dibutuhkan pemanfaatan kriptografi dengan mengkombinasikan algoritma Elgamal dan mode operasi ECB dalam melakukan enkripsi dan dekripsi. Penelitian ini memilih kedua algoritma tersebut karena Elgamal merupakan algoritma asimetris serta menitik beratkan kekuatan kuncinya pada pemecahan masalah logaritma diskrit sedangkan ECB adalah mode operasi yang digunakan dengan kemampuan dekripsi dan enkripsi yang tepat. Sehingga dalam menggunakan kedua algoritma ini dapat memperkuat pengamanan file gambar dan menyulitkan kriptanalis dalam memecahkan file yang terenkripsi. Namun untuk file gambar yang sudah diserang seperti penambahan Brightness atau contrass, noise, blurring dan cropping tidak dapat di dekripsi karena intesitas nilai piksel pada chipertext berubah. Hasil pengujian dari gambar sebelum enkripsi dan sesudah enkripsi dekripsi yaitu MSE 0 dan PSNR inf. Kata kunci: Kriptografi, Elgamal, ECB, File Gambar
PENGGUNAAN AUGMENTED REALITY UNTUK MENSIMULASIKAN DEKORASI RUANGAN SECARA REAL TIME
Abstrak Mendekorasi ruangan merupakan kegiatan yang memakan banyak waktu dan tenaga, terutama jika objek yang digunakan besar dan berat. Akan merepotkan jika seseorang harus menggeser setiap objek untuk menentukan letak yang sesuai. Hal ini dapat dihindari dengan menggunakan aplikasi berbasis Augmented Reality. Augmented Reality merupakan sebuah teknologi untuk menggabungkan dunia nyata dan dunia virtual dengan cara menampilkan objek-objek virtual di dunia nyata secara real time. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menciptakan suatu aplikasi Android dengan menggunakan Augmented Reality yang dapat digunakan untuk menggantikan objek nyata dengan objek virtual 3D sehingga memudahkan pengguna dalam mensimulasikan dekorasi ruangan. Aplikasi ini bekerja dengan cara memindai marker yang sudah dicetak pada selembar kertas. Jika marker telah terdeteksi, objek 3D berupa perabot akan ditampilkan di kamera aplikasi. Pengguna dapat memindah lokasi, memutar, dan mengubah ukuran objek untuk mensimulasikan tata letak ruangan. Hasil penelitian ini adalah aplikasi Android berbasis Augmented Reality yang dapat digunakan untuk mensimulasikan dekorasi ruangan secara real time. Kata Kunci: augmented reality, dekorasi, interior, marker Abstract Decorating the room is an activity that takes a lot of time and effort, especially if the object is large and heavy. It would be inconvenient if someone has to drag each object to determine the appropriate location. This problem can be avoided using an Augmented Reality-based application. Augmented reality is a technology that combine the real world and the virtual world by displaying virtual object in real world. The main purpose of this research is to create an Android application using Augmented reality that can be used to replace the real object with virtual 3D object, making it easier for the user to simulate the decoration of the room. This application works by scanning the marker that has been printed on a paper. If marker is detected, 3D object such as furniture will be displayed on the application’s camera. User can move the location of the object, rotate and resize the object to simulate the layout of the room. The result of this research is an Augmented Reality-based Android application that can be used to simulate the decoration of the room in real time. Keywords: augmented reality, decoration, interior, marke
IMPLEMENTASI PERBANDINGAN ALGORITMA K-NEAREST NEIGHBOR DAN CLASSIFICATION AND REGRESSION TREE DALAM KLASIFIKASI EVALUASI KINERJA PEGAWAI DI PERUSAHAAN
Pegawai merupakan salah satu aspek penting dalam keberhasilan berjalannya produksi suatu perusahaan. Dalam suatu perusahaan dibutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas untuk meningkatkan kinerja. Dengan kinerja pegawai yang baik maka akan menghasilkan produksi perusaahan secara maksimal sebaliknya jika pegawai tidak menunjukan kinerja yang baik akan mengurangi angka produksi suatu perusahaan. Kinerja pegawai merupakan nilai kerja ataupun pencapaian kerja pegawai pada periode waktu tertentu dalam melaksanakan pekerjaanya sesuai dengan tanggung jawab dan target produksi. Dari hal tersebut perlu adanya evaluasi yang dilakukan dalam jangka waktu tertentu. Proses evaluasi sangat penting bagi setiap pegawai yang harus dilakukan secara adil, jujur, transparan dan akurat yang sesuai dengan pekerjaan yang dilakukan untuk menentukan kebijakan yang dilakukan perusahaan selanjutnya yang diberikan kepadanya. Dengan memanfaatkan data mining penulis membandingkan algoritma KNN dan CART untuk mengetahui hasil klasifikasi serta akurasi yang lebih baik dari kedua algoritma tersebut ketika memprediksi data evaluasi pegawai di perusahaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa algortima KNN memiliki akurasi sebesar 85,895% dan algoritma CART memiliki akurasi sebesar 88,46%. Kata kunci : evaluasi, Algortima KNN, Algoritma CART, dat